Tong Kosong Nyaring Bunyinya

29 05 2012

Tong Kosong Nyaring Bunyinya
<<
Lihat Beritanya >>DISINI<<


Aksi

Information

27 responses

31 05 2012
parhobass

Butuh waktu lama lae untuk sebuah kata DEWASA….

31 05 2012
Dame

Sebelumnya saya minta maaf Bang Jephman, menurut saya isi blog Bang Jephman ini bisa menimbulkan konflik loh, terutama bagi kita sesama keturunan Batak (saya Batak Muslim). Banyak banget isi blog abang ini yang menyinggung dan memprovokasi lewat tulisan, seolah-olah Islam itu salah. Jelas saya bilang ke abang, kalo opini abang di tulisan banyak yang salah dan gak ada faktanya. Saya cuma memberikan pendapat saja, semoga kita semua hidup damai di Indonesia ini….peace

Note: takutnya, blog abang bisa diblokir jika banyak orang yang mengadukan ini ke wordpress.

Makasih bang๐Ÿ˜€

1 06 2012
jephman

Tunjukkan dimana tulisan ku yg menyinggung & memprovokasi. Mana yg salah dan gak ada faktanya. Kalo terbukti silahkan saja.

4 06 2012
fery

Si Dame ini sedang ngancam secara halus.
Sama seperti muslim lainnya, kalo gak neror gak damai hatinya

4 06 2012
onanon

@Dame kalau biasanya anada hanya mendengar, cobalah ganti meytode yang anda dengar itu dengan belajar sendiri dari sumber nya , ngomong ngomong saya juga menminta untuk menutup : http://indonesia.alisina.org

5 06 2012
Siska

Aku tidak melihat ada provokasi di blog ini. blog itukan tuangan perasaan dan pikiran, hak si empunya blog mau menulis apa. Kalaupun temen dari agama lain merasa ‘diprovokasi’, yah jangan merasa. Karena aku rasa bang Jephman juga niatnya bukan untuk memprovokasi kita kok, tapi menyadarkan kita dengan keadaan saat ini.

Dikategori “kartun batak” bang Jephman juga mengkritisi adat istiadat ato kebiasaan orang batak yang ‘agak jelek’, tapi itu adalah sebuah kebenaran. Jadi, semua tergantung kita melihatnya seperti apa.

To bang Jephman: lanjooot bang… waahhahhahhaha

7 06 2012
Gala

nice bang jephman..maju teruss.

apa yang tertulis diatas itu fakta..
orang bodoh yang masih berkata lagi “tidak ada fakta??”
kemane aje lu??

*mana ngakunya org batak lagi..:P

8 06 2012
gabenamora

@ Dame yth. :ADAT adalah kebiasaan yg dilakukan berulang-ulang dan diakui, tapi adat-adat yg positih kita lakukan dan yang negatif harus kita hilangkan, mngenai FAKTA, lae jephman sudah di dukung oleh foto-foto, dokumentasi yg BENAR, kecuali kau di gambar kartun ama lae, kemaluannya di hidungmu baru BUKAN FAKTA, dame ma hita………………….

6 07 2012
Jabilik Namiring

Wow……Buta kali si Dame ini…….Bebal kali kawan ini….

12 07 2012
HALAK BATAK MEDAN

@Dame : Ngaku Batak Pula kau??

Blokir?

Sok jago kau memblokir blog orang,
Kenyataannya sudah Benar2 Valid
Jangan Menutupi KEBOHONGAN Kalianโ€ฆ

Makanya Negara Bobrokโ€ฆ.gara2 KALIANโ€ฆ.

@Bang Jephman : MAJU TORUS BANG UNANG MABIARโ€ฆ

Ittor sadia haroa halakiโ€ฆ..

Komentar mereka aja gak berbobot, sudah diselingi oleh fakta2 yang akurat masih ttp ngelesโ€ฆ

Memang itu kenyataan nya

Untuk Bang Jephman TOP MARKOTOP Lah

14 07 2012
Jabilik Namiring

Ini cukup sangat mengherankan bahwa orang Indonesia bisa menilai diri sendiri bahwa Indonesia adalah Negara yang paling tolerant di dunia. Karena penilaian itu bisanya lebih baik kalau datang dari orang luar Indonesia yang melihat kedalam Indonesia dan bukan berasal dari penilai-an diri sendiri yang tidak objecktif. Karena kalau kita menilai diri sendiri, ada unsur2 โ€œConflict of Interest.โ€ Saya sebagai orang yang mengamati dari luar, Indonesia itu bukan-lah Negara yang tolerant. Ini bukan berarti semua orang Indonesia tidak tolerant, tetapi secara persepsi, toleransi orang Indonesia itu sangat cetek atau dangkal. Tapi sayang-nya orang2 yang tak setuju kepada orang2 yang non-tolerant-pun sering bungkem saja, se-olah2 mereka setuju atau takut kepada yang non-toleran.

11 08 2012
bagot

@Dame tulisan dalam kurung mu itu yang membuat hati dan pikiran mu menjadi selalu terprovokasi. mata mu ga lihat kalau itu adalah foto2 asli kelakuan dari umat yang kau banggakan di dunia ini!

11 10 2012
Rudy fambos limbong

Saya tidak membenci agama lain
karna agama lain juga agama yg mengajarkan hidup

tapi saya tetap berdoa supaya orang2 yg membakar rumah ibadah di ampuni dan semoga dia di panggil Oleh Tuhan utk melayani agama yg di bencinya selama ini

Igat kata firman Tuhan
‘jgn membenci sesamamu” dan ada juga firman mengatakan jgn menghakimi sesamamu

3 11 2012
Anonim

cara2 seperti ini semoga cepat berlalu n ada jalan kedamaian

24 02 2013
Fery

Yang jelas semua umat islam itu salah! ITU INTINYA! Meski ada islam yg toleran tapi TETAP AJA SEMUA SALAH!

2 03 2013
Wida Nainggolan Parhusip

Pusssinngg ..

6 03 2013
deahmuara

โ€œJadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan padanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledaiโ€ (Samuel 15:3)

โ€œJangan kamu menyangka bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi; aku datang bukan untuk membawa damai melainkan pedangโ€ (Matius 10:34)

โ€œAkan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka Aku menjadi rajanya, bawalah mereka kemari dan bunuhlah mereka di depan matakuโ€ (Lukas 92:27)

kami mohon marilah kita sadar dan jgn lah kita sebagai saudara sebangsa setanah air menganut konsep sadis tsb.

8 03 2013
hh

Mr. deahmuara,

Bangsa Amalek adalah keturunan Esau, saudaranya Yakub. Antara bgs Israel dan bgs Amalek masih ada hubungan. Ketika bgs Israel keluar dari Mesir menuju Tanah Kanaan, bangsa Amalek menghadang bgs Israel di Rafidim. Karenan itu Tuhan berkata dalam Kel 17:14,…: “Tuliskanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah ke telinga Yosua, bahwa Aku akan menghapuskan sama sekali ingatan kepada Amalek dari kolong langit.”

Jadi, perintah Tuhan dalam 1 Sam 15:3 adalah penggenapan apa yang telah diucapkan Tuhan dalam Kel 17:4, bukan sebagai ayat yang barlaku untuk selamanya.
—————————-
Yang dimaksud dengan damai dalam Mat 10:34 adalah toleransi: Tuhan tidak membiarkan sedikitpun toleransi terhadap kompromi antara dunia dan surga. Melalu pedang itu, Tuhan memisahkan yang jahat dari yang baik, tidak ada kompromi sama sekali. Seorang anak harus terpisah dari orangtua atau sebaliknya kalau salah satu menjauh dari Tuhan.
—————————–
Luk 19:27 adalah sebuah perumpamaan tentang seorang raja. Bacalah baik baik. Hal ini menggambarkan hari kiamat nanti,,,,,, Semua yang tidak percaya kepada Yesus, tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan surga.

salam

30 03 2013
JJ

Mr. Deahmura!
Yesus Kristus adalah satu-satunya Juru Selamat Manusia!
Pelajari dan lakulanlah apa yg diajarkan-Nya! Semuanya ada di ALKITAB, belajar yg benar berdoalah minta petunjuk dan bimbingan-Nya. Gak dilarang kok, jgn belajar sama penghasut!

26 04 2013
Isa bin Maryam

Yesus adalah murid pretrus yang menyesakan kalian.. di orang yahudi.. yesus sebenarnya adalah nabi isa yang di angkat ke langit. dan di akhir zaman nanti isa akan turun membunuh dajjal.. kasihan dirimu sudah di jerumuskan orang yahudi untuk menyembah tuhan dari manusia

26 04 2013
Isa bin Maryam

Islam menyetujui Kristen, pada umumnya, dalam hal-hal sbb.:

1. Islam menganjurkan untuk mempercayai kesucian Yesus.

Sebenarnya hal ini menjadi bagian yang pokok dari ajaran
Islam untuk menghormati dan mempercayai kesuciannya, dan
bahwa dia hidup di dunia ini orang yang suci bebas dari
dosa.

Dari Kitab Suci Al-Qur’an:

“Ketika malaikat berkata: Hai Maryam! Sesungguhnya Tuhan
menyampaikan berita gembira kepadamu dengan perkataan dari
Tuhan [kelahiran anak] namanya Al-Masih Isa anak Maryam,
orang besar di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang
yang dekat ke pada Tuhan.” 3:45

2. Pandangan-pandangan Islam tentang kesucian Maryam, Ibu
dari Yesus. Tak seorang Islampun yang ragu tentang
kesusilaan dan kemurnian Maryam. Dia menurut Qur’an, yang
termulia di antara wanita-wanita yang lain di dunia:

“Dan ketika Malaikat berkata: Hai Maryam! Sesungguhnya Tuhan
memilihmu, menyucikanmu dan melebihkan kamu dari
perempuan-perempuan dunia. Hai Maryam! Patuhlah kepada
Tuhanmu dan sujudlah dan rukuklah bersama orang-orang yang
rukuk!” 3 :42-43

3. Islam menyatakan bahwa Yesus dilahirkan dengan keajaiban
dari seorang ibu tanpa seorang ayah. Dari Kitab Suci Qur’an:

“Dan ingatlah riwayat Maryam di dalam Kitab, ketika dia
berangkat meninggalkan keluarganya, ke suatu tempat di
sebelah timur:

Dan dia bersembunyi dari mereka, lalu Kami utus kepadanya
Ruh Kami, dan kelihatan olehnya serupa seorang laki-laki
yang sempurna.

Dia berkata: Sesungguhnya aku berlindung diri dari engkau
kepada Tuhan Yang Pemurah, jika engkau seorang yang menjaga
diri dari kejahatan.

Dia menjawab: aku hanyalah utusan dari Tuhan engkau, akan
memberikan kepada engkau seorang anak laki-laki yang suci.

Dia berkata: bagaimana aku akan memperoleh seorang anak
laki-laki, sedangkan aku belum pernah disinggung oleh
manusia, dan aku bukanlah seorang perempuan jahat.

Dia menjawab: Begitulah (kejadiannya).

Tuhan engkau telah berkata: Hal itu buat Aku adalah perkara
mudah, dan peristiwa itu hendak Kami jadikan keterangan bagi
manusia dan rahmat dari Kami dan jadi suatu perkara yang
telah diputuskan.

Kemudian dia mengandung dan menyingkir ke tempat yang jauh.
Ketika sakit mau beranak, maka dia datang bernaung ke pohon
korma Dia berseru mengatakan:

Aduhai nasibku! Baiklah aku meninggal dunia saja sebelum ini
dan aku akan dilupakan orang.

Lalu (satu suara) menyeru kepadanya dari sebelah bawah:
Janganlah berduka cita, sesungguhnya Tuhan engkau
mengalirkan di bawah engkau sebuah sungai.

Dan goyangkanlah pohon korma itu, niscaya dia akan
menjatuhkan buah korma yang baru masak.

Dan makanlah, minumlah dan senangkanlah hatimu! Dan kalau
ada seseorang manusia melihat engkau, katakanlah:
Sesungguhnya aku telah berjanji dengan Tuhan Yang Pemurah
untuk berpuasa, sebab itu pada hari ini aku tiada akan
bercakap-cakap dengan siapapun.” 19:16-26

4. Qur’an menyebutkan keajaiban-keajaiban Yesus yang juga
disebutkan di dalam Injil. Sesuai dengan Kitab Suci Qur’an,
Yesus diberi kuasa oleh Tuhan menyembuhkan penyakit,
menghidupkan yang mati, dan membuat yang buta dapat melihat
jalannya:

“Dan dia menjadi Rasul untuk anak-anak Israil, (katanya):

Sesungguhnya aku datang kepada kamu membawa
keterangan-keterangan dari Tuhanmu, bahwa aku buat dari
tanah serupa burung, kemudsn kuhembus ke dalamnya, lalu
menjadi burung dengan izin Tuhan, dan kesembuhkan orang buta
dan orang yang berpenyakit lepra, dan kuhidupkan orang-orang
mati dengan izin Tuhan, dan kukabarkan kepadamu apa yang
kamu makan, apa yang kamu simpan dalam rumahmu, sesungguhnya
hal itu menjadi keterangan bagimu kalau kamu memang
orang-orang beriman.” 3:49

Dan juga Kitab Suci Qur’an menganggap keajaiban Yesus yang
tidak tercantum di Injil: Yesus telah berbicara dengan jelas
ketika dia di dalam buaian.

“Dan dia datang membawanya kepada kaumnya. Mereka
mengatakan: Hai Maryam! Sesungguhnya engkau telah membuat
suatu perkara yang aneh.

Hai saudara Harun! Bapakmu bukanlah seorang laki-laki yang
buruk, dan ibumu bukanlah seorang perempuan yang jahat.
Tetapi dia mengisyaratkan kepadanya, mereka berkata:

Bagaimana kami akan bercakap-cakap dengan seorang
kanak-kanak yang dalam buaian?

Dia (Isa) berkata: Sesungguhnya aku ini hamba Allah,
diberiNya Kitab kepadaku, dan aku dijadikanNya seorang Nabi.
DijadikanNya aku pembawa berkat di mana saja aku berada, dan
diperintahkanNya kepadaku mengerjakan sembahyang dan
membayar zakat, selama aku hidup.

Dan berbakti kepada ibuku, dan tiadalah aku dijadikannya
seorang yang sombong dan celaka.

Dan kebahagiaan untuk aku, di hari aku dilahirkan, dan di
hari aku wafat, dan di hari aku dibangunkan hidup kembali.”
19:27-33.

27 04 2013
Isa bin Maryam(Not Yesus)

Yahudi Dalam Al-Qur’an; Dasar Pijakan Umat Islam Benci Zionis Israel

Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.

Allah Ta’ala telah membongkar isi hati dan tabiat asli Yahudi. Berisi kekufuran, kebencian, dan permusuhan terhadap Islam dan umatnya. Bahkan, Al-Qur’an bersaksi mereka tak akan ridha dengan kaum muslimin sehingga meninggalkan agamanya. Akankah umat Islam masih ragu akan kabar dari kitab sucinya?

Berikut ini kami paparkan sifat-sifat buruk Yahudi yang dikabarkan oleh Al-Qur’an sebagai nasihat kepada kaum muslimin agar tidak tertipu oleh syetan. Tidak tertipu oleh orang munafik yang suka berdusta dan berpura-pura. Kita memusuhi mereka karena disebabkan kekufuran, kefasikan dan kedzaliman mereka. Baik dunia menyetujinya atau tidak. Baik mereka menampakkan permusuhan atau sifat lunaknya terhadap kita. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah membongkar isi hati mereka.

Yahudi Dalam Al-Qur’an

1. Yahudi adalah orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang mukmin. Termasuk juga orang-orang Nashrani yang mengatakan, “Sesungguhnya Allah adalah satu dari yang tiga,” dan orang-orang yang mengatakan, “Sesungguhnya Allah itu adalah Al-Masih Ibnu Maryam. Allah berfirman tentang mereka,

ู„ูŽุชูŽุฌูุฏูŽู†ู‘ูŽ ุฃูŽุดูŽุฏู‘ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุนูŽุฏูŽุงูˆูŽุฉู‹ ู„ูู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุงู„ู’ูŠูŽู‡ููˆุฏูŽ ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฃูŽุดู’ุฑูŽูƒููˆุง

โ€œSesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.โ€ (QS. Al-Maidah: 82)

2. Mereka kufur kepada Allah dan para rasul-Nya serta membedakan antara beriman kepada Allah dan kepada para rasul.

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ูŠูŽูƒู’ููุฑููˆู†ูŽ ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุฑูุณูู„ูู‡ู ูˆูŽูŠูุฑููŠุฏููˆู†ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูููŽุฑู‘ูู‚ููˆุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุฑูุณูู„ูู‡ู ูˆูŽูŠูŽู‚ููˆู„ููˆู†ูŽ ู†ูุคู’ู…ูู†ู ุจูุจูŽุนู’ุถู ูˆูŽู†ูŽูƒู’ููุฑู ุจูุจูŽุนู’ุถู ูˆูŽูŠูุฑููŠุฏููˆู†ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุชู‘ูŽุฎูุฐููˆุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุณูŽุจููŠู„ุงู‹ ุฃููˆู„ูŽุฆููƒูŽ ู‡ูู…ู ุงู„ู’ูƒูŽุงููุฑููˆู†ูŽ ุญูŽู‚ู‘ู‹ุง ูˆูŽุฃูŽุนู’ุชูŽุฏู’ู†ูŽุง ู„ูู„ู’ูƒูŽุงููุฑููŠู†ูŽ ุนูŽุฐูŽุงุจู‹ุง ู…ูู‡ููŠู†ู‹ุง

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasu-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: “Kami beriman kepada yang sebahagian dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)”, serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara yang demikian (iman atau kafir), merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan.” (QS. Al-Nisa’: 150-151)

3. Yahudi mengingkari para Nabi, mencela dan merusak kehormatan mereka serta kehormatan hamba-hamba Allah yang shalih dan shalihah.

ูˆูŽุจููƒููู’ุฑูู‡ูู…ู’ ูˆูŽู‚ูŽูˆู’ู„ูู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽุฑู’ูŠูŽู…ูŽ ุจูู‡ู’ุชูŽุงู†ู‹ุง ุนูŽุธููŠู…ู‹ุง

“Dan karena kekafiran mereka (terhadap Isa), dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina).” (QS. Al-Nisa’: 156)

4. Mengaku telah membunuh dan menyalib Nabi Isa ‘alaihis salam, padahal tidaklah mereka berhasil berbuat seperti itu karena Allah tidak memperkenankan rencana jahat mereka.

ูˆูŽู‚ูŽูˆู’ู„ูู‡ูู…ู’ ุฅูู†ู‘ูŽุง ู‚ูŽุชูŽู„ู’ู†ูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽุณููŠุญูŽ ุนููŠุณูŽู‰ ุงุจู’ู†ูŽ ู…ูŽุฑู’ูŠูŽู…ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู…ูŽุง ู‚ูŽุชูŽู„ููˆู‡ู ูˆูŽู…ูŽุง ุตูŽู„ูŽุจููˆู‡ู ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู’ ุดูุจู‘ูู‡ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุงุฎู’ุชูŽู„ูŽูููˆุง ูููŠู‡ู ู„ูŽูููŠ ุดูŽูƒู‘ู ู…ูู†ู’ู‡ู ู…ูŽุง ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุจูู‡ู ู…ูู†ู’ ุนูู„ู’ู…ู ุฅูู„ุง ุงุชู‘ูุจูŽุงุนูŽ ุงู„ุธู‘ูŽู†ู‘ู ูˆูŽู…ูŽุง ู‚ูŽุชูŽู„ููˆู‡ู ูŠูŽู‚ููŠู†ู‹ุง . ุจูŽู„ู’ ุฑูŽููŽุนูŽู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽุฒููŠุฒู‹ุง ุญูŽูƒููŠู…ู‹ุง

“Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan `Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Nisa’: 157-158)

5. Yahudi gemar berbuat zalim dan banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah, suka makan riba, dan memakan harta manusia dengan cara batil.

ููŽุจูุธูู„ู’ู…ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู‡ูŽุงุฏููˆุง ุญูŽุฑู‘ูŽู…ู’ู†ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ุทูŽูŠู‘ูุจูŽุงุชู ุฃูุญูู„ู‘ูŽุชู’ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุจูุตูŽุฏู‘ูู‡ูู…ู’ ุนูŽู†ู’ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุง () ูˆูŽุฃูŽุฎู’ุฐูู‡ูู…ู ุงู„ุฑู‘ูุจูŽุง ูˆูŽู‚ูŽุฏู’ ู†ูู‡ููˆุง ุนูŽู†ู’ู‡ู ูˆูŽุฃูŽูƒู’ู„ูู‡ูู…ู’ ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุจูุงู„ู’ุจูŽุงุทูู„ู ูˆูŽุฃูŽุนู’ุชูŽุฏู’ู†ูŽุง ู„ูู„ู’ูƒูŽุงููุฑููŠู†ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจู‹ุง ุฃูŽู„ููŠู…ู‹ุง

“Maka disebabkan kedzaliman orang-orang Yahudi, Kami haramkan atas mereka (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, dan karena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah, dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta orang dengan jalan yang batil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.” (QS. Al-Nisa’: 160-161)

. . . Yahudi gemar berbuat zalim dan banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah, suka makan riba, dan memakan harta manusia dengan cara batil. . .

6. Bersegera kepada kekafiran, banyak mendengarkan perkataan-perkataan dusta, banyak makan suap dan harta haram, merubah ayat-ayat Allah dari tempatnya, dan hati mereka najis (kotor).

“Hai Rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, yaitu di antara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka: “Kami telah beriman”, padahal hati mereka belum beriman; dan (juga) di antara orang-orang Yahudi. (Orang-orang Yahudi itu) amat suka mendengar (berita-berita) bohong dan amat suka mendengar perkataan-perkataan orang lain yang belum pernah datang kepadamu; mereka merobah perkataan-perkataan (Taurat) dari tempat-tempatnya. Mereka mengatakan: “Jika diberikan ini (yang sudah dirubah-rubah oleh mereka) kepada kamu, maka terimalah, dan jika kamu diberi yang bukan ini, maka hati-hatilah” Barang siapa yang Allah menghendaki kesesatannya, maka sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatu pun (yang datang) daripada Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak menyucikan hati mereka. Mereka memperoleh kehinaan di dunia dan di akhirat mereka memperoleh siksaan yang besar. Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong dan banyak memakan yang haram.” (QS. Al-Maidah: 41-42)

7. Orang-orang Yahudi adalah kafir, suka menjual ayat-ayat Allah dengan harga yang murah dan berhukum dengan selain yang Dia turunkan.

“Dan bagaimanakah mereka mengangkatmu menjadi hakim mereka, padahal mereka mempunyai Taurat yang di dalamnya (ada) hukum Allah, kemudian mereka berpaling sesudah itu (dari putusanmu)? Dan mereka sungguh-sungguh bukan orang yang beriman. Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (QS. Al-Maidah: 43-44)

8. Orang-orang Yahudi gemar menimpakan fitnah atas kaum muslimin terhadap Al-Qur’an yang diturunkan kepada mereka, berpaling dari kebenaran setelah mengetahuinya. Dan mereka merupakan kumpulan orang-orang fasik yang menghendaki hukum jahiliyah.

“Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” (QS. Al-Maidah: 49-50)

. . . Yahudi gemar menimpakan fitnah atas kaum muslimin terhadap Al-Qur’an yang diturunkan kepada mereka, berpaling dari kebenaran setelah mengetahuinya. . .

9. Menghina agama Islam, shalat, dan adzan karena mereka memang tidak berakal.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi Kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman. Dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk (mengerjakan) shalat, mereka menjadikannya buah ejekan dan permainan. Yang demikian itu adalah karena mereka benar-benar kaum yang tidak mau mempergunakan akal.” (QS. Al-Maidah: 57-58)

10. Dengki terhadap kaum mukminin, membenci keimanan mereka kepada semua kitab samawi, padahal kaum mukminin itu tidak sama dengan mereka.

“Katakanlah: “Hai Ahli kitab, apakah kamu memandang kami salah, hanya lantaran kami beriman kepada Allah, kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya, sedang kebanyakan di antara kamu benar-benar orang-orang yang fasik?” (QS. Al-Maidah: 59)

11. Mereka dilaknat dan dimurkai serta menjadi penyembah thaghut yang sangat buruk. Di antara mereka ada yang dirubah menjadi kera dan babi. Mereka adalah makhluk paling buruk di muka bumi dan paling sesat.

“Katakanlah: “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu di sisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut?” Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus.” (QS. Al-Maidah: 60)

12. Yahudi mencela Allah Ta’ala dan menghina-Nya, Maha Suci Allah dari kekafiran mereka.

ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽุชู ุงู„ู’ูŠูŽู‡ููˆุฏู ูŠูŽุฏู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูŽุบู’ู„ููˆู„ูŽุฉูŒ ุบูู„ู‘ูŽุชู’ ุฃูŽูŠู’ุฏููŠู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูุนูู†ููˆุง ุจูู…ูŽุง ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุจูŽู„ู’ ูŠูŽุฏูŽุงู‡ู ู…ูŽุจู’ุณููˆุทูŽุชูŽุงู†ู ูŠูู†ู’ููู‚ู ูƒูŽูŠู’ููŽ ูŠูŽุดูŽุงุกู

“Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu”, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki.” (QS. Al-Maidah: 64)

13. Kedurhakaan dan kekafiran mereka semakin menjadi setelah diturunkannya Al-Qur’an karena hati mereka sudah rusak. “Dan Al Qur’an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka.” (QS. Al-Maidah: 64)

14. Yahudi paling gemar menciptakan permusuhan dan peperangan di dunia ini serta membuat kerusakan di atas bumi. Bahkan terhadap sesama mereka saja senantiasa menebarkan permusuhan dan kebencian walau secara dzahir terlihat bersatu. “Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan di muka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.” (QS. Al-Maidah: 64)

15. Yahudi telah membunuh Nabi-nabi Allah, mendustakan mereka ketika para nabi tersebut datang membawa ajaran yang menyelisihi hawa nafsu mereka. Mereka dibutakan dari kebenaran dan tidak pernah berbicara dengannya.

ู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ุฃูŽุฎูŽุฐู’ู†ูŽุง ู…ููŠุซูŽุงู‚ูŽ ุจูŽู†ููŠ ุฅูุณู’ุฑูŽุงุฆููŠู„ูŽ ูˆูŽุฃูŽุฑู’ุณูŽู„ู’ู†ูŽุง ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ุฑูุณูู„ู‹ุง ูƒูู„ู‘ูŽู…ูŽุง ุฌูŽุงุกูŽู‡ูู…ู’ ุฑูŽุณููˆู„ูŒ ุจูู…ูŽุง ู„ูŽุง ุชูŽู‡ู’ูˆูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ููุณูู‡ูู…ู’ ููŽุฑููŠู‚ู‹ุง ูƒูŽุฐู‘ูŽุจููˆุง ูˆูŽููŽุฑููŠู‚ู‹ุง ูŠูŽู‚ู’ุชูู„ููˆู†ูŽ () ูˆูŽุญูŽุณูุจููˆุง ุฃูŽู„ู‘ูŽุง ุชูŽูƒููˆู†ูŽ ููุชู’ู†ูŽุฉูŒ ููŽุนูŽู…ููˆุง ูˆูŽุตูŽู…ู‘ููˆุง ุซูู…ู‘ูŽ ุชูŽุงุจูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ุซูู…ู‘ูŽ ุนูŽู…ููˆุง ูˆูŽุตูŽู…ู‘ููˆุง ูƒูŽุซููŠุฑูŒ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูŽุตููŠุฑูŒ ุจูู…ูŽุง ูŠูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽ

“Sesungguhnya Kami telah mengambil perjanjian dari Bani Israel, dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang tidak diingini oleh hawa nafsu mereka, (maka) sebagian dari rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebagian yang lain mereka bunuh. Dan mereka mengira bahwa tidak akan terjadi suatu bencana pun (terhadap mereka dengan membunuh nabi-nabi itu), maka (karena itu) mereka menjadi buta dan pekak, kemudian Allah menerima tobat mereka, kemudian kebanyakan dari mereka buta dan tuli (lagi). Dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.” (QS. Al-Maidah: 71-72)

16. Mereka dilaknat melalui lisan para Nabi yang diutus ke tengah-tengah mereka disebabkan kemaksiatan dan kedurhakaan mereka, tidak memerintahkan kepada kebaikan dan tidak melarang dari kemungkaran. “Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israel dengan lisan Daud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.” (QS. Al-Maidah: 78-79)

17. Tolong menolong dengan penyembah berhala dan orang-orang kafir untuk memerangi umat muslim dikarenakan mereka tidak beriman kepada Allah, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, dan Al-Qur’an. “Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan. Sekiranya mereka beriman kepada Allah, kepada Nabi (Musa) dan kepada apa yang diturunkan kepadanya (Nabi), niscaya mereka tidak akan mengambil orang-orang musyrikin itu menjadi penolong-penolong, tapi kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang fasik.” (QS. Al-Maidah: 80-81)

18. Senantiasa berusaha memurtadkan kaum muslimin yang mentaati dan tunduk kepada mereka.

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ุฅูู†ู’ ุชูุทููŠุนููˆุง ููŽุฑููŠู‚ู‹ุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฃููˆุชููˆุง ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจูŽ ูŠูŽุฑูุฏู‘ููˆูƒูู…ู’ ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุฅููŠู…ูŽุงู†ููƒูู…ู’ ูƒูŽุงููุฑููŠู†ูŽ

“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian dari orang-orang yang diberi Al Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman.” (QS. Ali Imran: 100)

19. Mengingkari kenabian Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam walaupun mereka mengenalnya dengan baik dan mengetahui kejujurannya sebagaimana mereka mengenal anak kandung mereka sendiri.

ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขูŽุชูŽูŠู’ู†ูŽุงู‡ูู…ู ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจูŽ ูŠูŽุนู’ุฑููููˆู†ูŽู‡ู ูƒูŽู…ูŽุง ูŠูŽุนู’ุฑููููˆู†ูŽ ุฃูŽุจู’ู†ูŽุงุกูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ููŽุฑููŠู‚ู‹ุง ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ู„ูŽูŠูŽูƒู’ุชูู…ููˆู†ูŽ ุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ูŽ ูˆูŽู‡ูู…ู’ ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ

“Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 146)

“Bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu (Muhammad) benar-benar rasul, dan keterangan-keterangan pun telah datang kepada mereka? Allah tidak menunjuki orang-orang yang dzalim. Mereka itu, balasannya ialah: bahwasanya laknat Allah ditimpakan kepada mereka, (demikian pula) laknat para malaikat dan manusia seluruhnya, mereka kekal di dalamnya, tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula) mereka diberi tangguh,” (QS. Ali Imran: 86-88)

20. Tidak mau bersatu di atas agama Islam dikarenakan kedengkian mereka dan mengkufuri ayat-ayat Allah serta membunuh nabi-nabi dan para juru dakwah. “Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku”. Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: “Apakah kamu (mau) masuk Islam?” Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memang tidak dibenarkan dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, maka gembirakanlah mereka bahwa mereka akan menerima siksa yang pedih.” (QS. Ali Imran: 19-22)

21. Menolak untuk berhukum dengan Kitabullah dengan alasan meyakini bahwa meninggalkan hukum dan peradilan Islam hanya dosa maksiat, dosa kecil yang tidak sampai menyebabkan kekufuran dan tidak pula membuat kekal di neraka. Mereka membuat-buat kedustaan atas nama Agama.

“Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang telah diberi bahagian yaitu Al Kitab (Taurat), mereka diseru kepada kitab Allah supaya kitab itu menetapkan hukum di antara mereka; kemudian sebahagian dari mereka berpaling, dan mereka selalu membelakangi (kebenaran). Hal itu adalah karena mereka mengaku: “Kami tidak akan disentuh oleh api neraka kecuali beberapa hari yang dapat dihitung”. Mereka diperdayakan dalam agama mereka oleh apa yang selalu mereka ada-adakan. Bagaimanakah nanti apabila mereka Kami kumpulkan di hari (kiamat) yang tidak ada keraguan tentang adanya. Dan disempurnakan kepada tiap-tiap diri balasan apa yang diusahakannya sedang mereka tidak dianiaya (dirugikan).” (QS. Ali Imran: 23-25)

. . . Yahudi menolak berhukum dengan Kitabullah dengan alasan meyakini bahwa meninggalkan hukum dan peradilan Islam hanya maksiat, dosa kecil yang tidak sampai menyebabkan kekufuran dan tidak pula membuat kekal di neraka. . .

22. Memilih menjadi pengikut pendahulu mereka yang menyembah anak sapi, tidak mau bertaubat darinya. ” . . lalu kamu menjadikan anak lembu (sembahanmu) sepeninggalnya dan kamu adalah orang-orang yang dzalim.” (QS. Al-Baqarah: 51)

23. Mengolok-olok syariat Allah yang disampaikan para rasul-Nya dan merubah-rubah (mengganti) perkataan mereka.

“Dan (ingatlah), ketika Kami berfirman: “Masuklah kamu ke negeri ini (Baitulmaqdis), dan makanlah dari hasil buminya, yang banyak lagi enak di mana yang kamu sukai, dan masukilah pintu gerbangnya sambil bersujud, dan katakanlah: “Bebaskanlah kami dari dosa”, niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu. Dan kelak Kami akan menambah (pemberian Kami) kepada orang-orang yang berbuat baik”. Lalu orang-orang yang dzalim mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada mereka. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang dzalim itu siksa dari langit, karena mereka berbuat fasik.” (QS. Al-Baqarah: 58-59)

Mereka mengganti bersujud dengan cara masuk dengan merangkak di atas pantat mereka. Mereka juga mengganti kata Hittah (Bebaskan kami dari dosa) dengan kata Hinthah (artinya: biji gandum).

24. Menghina dan merendahkan makhluk Allah yang lain. Ketika lemah mereka menjadi anak manis, tunduk dan patuh kepada musuh-musuhnya, namun ketika kuat mereka menjadi sombong dan kejam sampai-sampai nabi-nabi mereka bunuh.

ูˆูŽุถูุฑูุจูŽุชู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู ุงู„ุฐู‘ูู„ู‘ูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุณู’ูƒูŽู†ูŽุฉู ูˆูŽุจูŽุงุกููˆุง ุจูุบูŽุถูŽุจู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฐูŽู„ููƒูŽ ุจูุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ูู…ู’ ูƒูŽุงู†ููˆุง ูŠูŽูƒู’ููุฑููˆู†ูŽ ุจูุขูŽูŠูŽุงุชู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽูŠูŽู‚ู’ุชูู„ููˆู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ููŠู†ูŽ ุจูุบูŽูŠู’ุฑู ุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ู ุฐูŽู„ููƒูŽ ุจูู…ูŽุง ุนูŽุตูŽูˆู’ุง ูˆูŽูƒูŽุงู†ููˆุง ูŠูŽุนู’ุชูŽุฏููˆู†ูŽ

“Lalu ditimpakanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.” (QS. Al-Baqarah: 61)

25. Menghalalkan beberapa masalah yang Allah haramkan kepada mereka dengan kilah yang rendahan, dan menyelewengkan perintah Allah dengan alasan menghormatinya.

ูˆูŽู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ุนูŽู„ูู…ู’ุชูู…ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุงุนู’ุชูŽุฏูŽูˆู’ุง ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ูููŠ ุงู„ุณู‘ูŽุจู’ุชู ููŽู‚ูู„ู’ู†ูŽุง ู„ูŽู‡ูู…ู’ ูƒููˆู†ููˆุง ู‚ูุฑูŽุฏูŽุฉู‹ ุฎูŽุงุณูุฆููŠู†ูŽ ููŽุฌูŽุนูŽู„ู’ู†ูŽุงู‡ูŽุง ู†ูŽูƒูŽุงู„ู‹ุง ู„ูู…ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ูŠูŽุฏูŽูŠู’ู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ุฎูŽู„ู’ููŽู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽูˆู’ุนูุธูŽุฉู‹ ู„ูู„ู’ู…ูุชู‘ูŽู‚ููŠู†ูŽ

“Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar di antaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka: “Jadilah kamu kera yang hina”. Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang di masa itu, dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 65-66)

26. Hanya membaca Taurat semata tanpa mau memahami, merenungi, mendengar dan mentaati isinya, bahkan mereka melakukan tahrif (penyimpangan) maknanya.

ูˆูŽู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ุฃูู…ู‘ููŠู‘ููˆู†ูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุฃูŽู…ูŽุงู†ููŠู‘ูŽ ูˆูŽุฅูู†ู’ ู‡ูู…ู’ ุฅูู„ู‘ูŽุง ูŠูŽุธูู†ู‘ููˆู†ูŽ () ููŽูˆูŽูŠู’ู„ูŒ ู„ูู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ูŠูŽูƒู’ุชูุจููˆู†ูŽ ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจูŽ ุจูุฃูŽูŠู’ุฏููŠู‡ูู…ู’ ุซูู…ู‘ูŽ ูŠูŽู‚ููˆู„ููˆู†ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ู…ูู†ู’ ุนูู†ู’ุฏู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ููŠูŽุดู’ุชูŽุฑููˆุง ุจูู‡ู ุซูŽู…ูŽู†ู‹ุง ู‚ูŽู„ููŠู„ู‹ุง ููŽูˆูŽูŠู’ู„ูŒ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ู…ูู…ู‘ูŽุง ูƒูŽุชูŽุจูŽุชู’ ุฃูŽูŠู’ุฏููŠู‡ูู…ู’ ูˆูŽูˆูŽูŠู’ู„ูŒ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ู…ูู…ู‘ูŽุง ูŠูŽูƒู’ุณูุจููˆู†ูŽ

“Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al Kitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga. Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.” (QS. Al-Baqarah: 78-79)

. . . Ketika lemah mereka menjadi anak manis, tunduk dan patuh kepada musuh-musuhnya, namun ketika kuat mereka menjadi sombong dan kejam sampai-sampai nabi-nabi mereka bunuh. . .

Penutup

Seorang muslim pasti beriman dengan kitab sucinya, Al-Qur’an. Apa yang disebutkan di dalamnya wajib diimani dan dibenarkan. Lalu jika demikian Al-Qur’an mengabarkan tentang sifat dan tabiat buruk kuffar Yahudi, maka pantaskah umat Islam menjadikan mereka sebagai kawan karib dan teman dekat mereka. Apalagi jika kuffar Yahudi merampas hak kaum muslimin dan mendirikan negara mereka di sana, maka pantaskah umat Islam memberikan dukungan terhadapnya? [PurWD/voa-islam.com]

24 06 2013
ibrahim hasibuan

haduuuhhhhhh……………..

ni namanya udah memprovokasi kau kawan………….

batak muslim dan batak kristen dikampungku TAPSEL dan di seluruh wilayah SUMUT gak ada saling bentrok,malah kami saling membantu satu sama lain..

walaupun kami beda agama,kami tetap saudara,kami sama2 orang batak…
kami tetap satu…….

dan tindakkan yang ada digambar diatas ,itu bukan tindakkan yang diajarkan islam…..
kalo kau mengerti dan memahami isi di dalam al-quran,mungkin kau pasti tak melakukan hal macam ini…..
emang aku gak maksa kau untuk mengetahui isi al-quran…….
tapi setidaknya,kau jangan membuat provokasi secara halus kayak gini…

kita ini manusia yang gak abadi di dunia ini……………..

kita lihat aja lah nanti di akhirat,siap yang benar dan siapa yang salah……….
tuhan itu maha melihat dan maha mendengar,tuhan tidak tidur lae……

17 07 2013
andy

katakan hitam kl hitam, putih kl putih,… memang bgs ini tidak menghargai ke bhinneka an, diskriminasi thdp minoritas,,, lae jephman maju terus pantang mundur

11 02 2015
FARIDAH

Kencing nanah pada pria yang sudah bersarang di dalam prostat harus diperiksa dengan pengambilan getah prostatnya. Caranya dengan melakukan urut prostat lalu getah yang keluar dari liang penis dilakukan pembiakan kuman (kultur kuman).

8 08 2015
Anonim

insyaaflah kawan kawan bersyukur terhadap kepercayaan masing masing masih diberi umur panjang & masih hidup kalau sudah mati semua abis cerita. PIKIRKAN

11 09 2015
Vi Sarah

sama sama darah keturunan batak harus akur…junjung tinggi martabat nenek moyang……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: