Jawaban Terhadap Surat Terbuka Rahmat Siliwangi, Warga Mustika Jaya, Bekasi

22 09 2010

Dikutip dari Rakyat Merdeka Online Jum’at, 17 September 2010 , 15:25:00 WIB

Peristiwa penusukan oleh sekelompok orang terhadap jemaat dan pendeta Huria Kristen Batas Protestan (HKBP) pada Minggu lalu (12/9) telah menyita perhatian publik. Masyarakat terbelah menyikapi insiden tersebut. Ada yang langsung mengecam, ada yang bersikap berhati-hati sebelum mengeluarkan sikap, dan tentu ada pula yang tidak mau tahu atas persoalan tersebut. Redaksi Rakyat Merdeka Online, menerima e-mail bersifat surat terbuka dari salah seorang warga Mustika Jaya, Bekasi tempat keberadaan gereja HKBP itu, Rahmat Siliwangi. Surat ini sengaja kami publikasi agar menambah data pembanding bagi para pembaca. Tentu sebagai media independen dan terbuka, Redaksi Rakyat Merdeka Online, juga akan memuat bila ada dari pihak HKBP yang membantah isi surat di bawah ini. Berikut kutipan lengkap dari surat terbuka Rahmat.

SAYA warga mustika jaya, Bekasi hanya ingin sharing kenapa sebenarnya kami sulit untuk menerima kehadiran warga HKBP di daerah kami. Dua puluh tahun lalu seorang warga Batak mulai menjadikan rumah tinggalnya sebagai tempat kebaktian. Kami warga perumahan Mustika Jjaya dapat menerima karena kami sangat menghargai toleransi dan kebebasan dalam memilih keyakinan. Namun makin lama kami biarkan semakin banyak warga Batak yang sering mondar mandir di perumahan kami. Bahkan perilaku mereka yang tadinya hormat kepada warga sekitar menjadi arogan dan mau menang sendiri. Selain itu dalam aktifitas sehari hari mereka mulai tidak menghormati tetua warga dan warga asli Mustika Jaya, Bekasi. Seakan–akan tanah dan daerah ini milik mereka. Bahkan dalam acara–acara keluarga, mereka sangat mengganggu ketentraman kami sebagai warga asli. Ini bukan masalah agama. Karena di tempat kami ada juga warga yang non muslim selain Kristen HKBP. Warga selain musliUuim pun mulai keberatan dengan perilaku dan cara–cara warga HKBP dalam sosial kemasyarakatan. Kesimpulan kami bersama warga–warga non muslim selain jemaat HKPB, jemaat HKBP cenderung kasar, sembrono, tidak tahu diri, tidak tahu malu, menyebalkan, cara bicaranya keras dan sangat arogan. Setalah sepuluh tahun kami biarkan, jika ada acara, mereka mulai mendominasi akses jalan kampung dan mereka mulai berani terang–terangan melakukan indimidasi terhadap warga sekitar yang keberatan dengan pola tingkah dan perilaku hidup mereka seperti mabuk, menggoda wanita–wanita dan putri–putri kami, mulai mengganggu tatanan adat masyarakat asli dan hukum yang berlaku.
Selain itu jika ada acara makan–makan, mereka mulai berani memotong babi dan anjing di sekitar kampung Mustika. Bahkan bau daging–daging itu sampai tercium kemana–mana. Mereka mulai berani keliling kampung dengan bernyanyi–nyani dengan suara dan logat khas batak. Pemaksaan cara mereka inilah yang membuat kami sangat kesal dengan tingkah pola mereka. Bahkan mereka mulai berani mendirikan lapo–lapo tuak yang selalu memicu keributan disekitar daerah Mustika Jaya.
Kemudian, kami warga sekitar, baik itu muslim dan non muslim non HKBP sering mengadakan pertemuan untuk membahas keberadaan warga HKBP (meskipun sebagian besar hanya datang setiap hari Minggu). Kesimpulan dan kesepakatan warga, kami takut jika ini dibiarkan akan merubah tatanan masyarakat kami dari berbagai lintas agama dan suku lain selain Batak. Perilaku mereka akan mengubah tatanan kemasyarakatan yang tadinya saling menghormati, toleran, sopan santun, menjadi arogan, mau menang sendiri, mabuk–mabukan dimana saja. Dan makan dengan makanan yang bagi kami sangat menjijikan. Seperti bakar babi dan anjing.
Dan kami pun mulai melaporkan ke Pemerintah Kota Bekasi mengenai keberadaan mereka sesuai apa adanya. Kami juga meminta Pemkot Bekasi bahkan Kepolisian dan Babinsa di daerah kami untuk berkata apa adanya dan menyelidiki secara langsung perilaku warga HKBP. Karena yang kami sampaikan bukanlah omong kosong maka setelah hampir dua puluh tahun kami menderita dengan perilaku HKBP, oleh Pemkot Bekasi kegiatan jemaat mereka dianggap liar. Dan gereja di rumah seorang warga pun disegel oleh Pemkot Bekasi. (Tentunya dengan hasil penyelidikan selama waktu yang cukup dengan melibatkan Kepolisian dan Koramil setempat).
Jadi maksud saya membuat surat ini pada dasarnya bukan masalah didirikan gereja atau tidak dirikan gereja yang menjadi pokok permasalahan. Tapi yang akan mendirikan gereja di tempat kami adalah jemaat Huria Kristen Batak Protestan, yang menurut teman saya juga beragama Kristen tapi dari suku lain (Jawa, Maluku, Irian, NTT) mereka juga kurang suka dengan kelompok ini (HKBP). Karena di dalam persatuan gereja–gereja Kristen pun, selalu membuat masalah–malsalah tatanan sesuai pola arogansi kesukuan Batak mereka. Saya hanya bisa berharap, surat saya ini bisa menjadi informasi pembanding dan pertimbangan yang objektif apakah apa yang saya sebutkan dengan perilaku mereka diatas itu salah atau mengada–ada. Khusus untuk teman–teman wartawan jika Anda ingin objektif silahkan survey warga Mustika Jaya Bekasi apakah yang saya sampaikan di atas benar atau tidak.
Dan saya surat saya ini juga ditujukan Warga HKBP untuk bercermin terhadap perilaku mereka, berperilakulah seperti manusia, kalau ingin dihormati dengan sebenarnya hormatilah tatanan masyarakat sekitar. Kita ini orang
timur, “Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung.” Kalau tidak dimanapun anda berada kalian tidak akan pernah diterima oleh suku manapun! Kami takut jika mereka jadi bermukim di Mustika Jaya, tatanan kehidupan sosial kami berubah, kami takut anak–anak kami menjadi para pemabuk, keras kepala, kekerasan meningkat, kejahatan meningkat, sekali lagi kami bukan tidak mau menerima umat kristiani. Yang tidak kami terima mereka ini HKBP.
Salam,
Agustus 2010,
Mustika Jaya Bekasi
Rahmat Siliwangi

http://www.rakyatmerdeka.co.id/news.php?id=4062

http://supermilan.wordpress.com/2010/09/18/inilah-alasan-lengkap-warga-mustika-jaya-tolak-gereja-hkbp/
===================================================

Saya bisa mengerti bagian dimana orang Batak dinilai kasar dan arogan dikarenakan logat bicara orang Batak yang sangat khas. Saya kira semua orang Batak pernah mendengar perndapat itu, dan kami memakluminya. Tapi sebenarnya kita harus sadar, antara “terdengar kasar” dengan “bermaksud kasar” ada perbedaan mendasar. Sebagai orang Batak yang tinggal di Banten, lucunya saya juga mendengar komentar yang sama dari orang Sunda Bandung mengenai logat bicara orang Sunda Banten yang bagi kami biasa saja, tapi dinilai arogan, keras, dan kasar serta sok jagoan. Konyolnya lagi pendapat warga Banten tentang orang Madura yang juga kurang lebih sama atau antara orang Betawi dengan orang Sunda misalnya yang dinilai genit dan suka bercanda seronok alias cunihin. Begitu juga warga Betawi yang dinilai suka bicara kasar, ngotot dan petantang petenteng mentang mentang penduduk asli Masih banyak contoh lain yang bisa kita kemukakan disini. Dan kami bisa mengerti itu karena kami merasakan juga stereotype yang sama padahal itu bukanlah kearoganan ataupun kesombongan. Itu murni cara bicara yang tidak ada hubungannya dengan kearoganan. Tidak ada sangkut pautnya logat bicara seorang Banten dengan kejagoannya dia bersilat lagak jawara misalnya. Kami mengerti banyak faktor yang membuat mereka begitu tanpa harus memandang bahwa semua orang dari suku mereka pasti begitu.

Saya tidak mendapat alasan kuat dari pendapat Anda ini : “mereka yang tadinya hormat kepada warga sekitar menjadi arogan dan mau menang sendiri”…” dalam aktifitas sehari hari mereka mulai tidak menghormati tetua warga dan warga asli Mustika Jaya, Bekasi”…”Seakan–akan tanah dan daerah ini milik mereka” Bagaimanakah kami harus hormat kepada warga sekitar? Haruskah kita bersalam-salaman terus setiap ketemu? Atau haruskah kami meminta ijin setiap kami lewat? Mestikah kami mencium tangan tetua warga setiap berpapasan? Saya pikir sekedar menyapa atau bilang permisi itu sudah cukup sopan. Kalaupun ada yang tidak menyapa, itu bukan berarti tanah anda menjadi hak milik mereka bukan?

Saya heran anda tidak mengerti bagaimana orang Batak mulai berdatangan ke rumah yang dijadikan gereja. Itu dikarenakan mereka adalah pendatang seperti halnya kami mengerti bagaimana di kampung kami banyak suku Jawa atau Minang atau Aceh atau Melayu dan mereka mendirikan masjid lantas berdatangan untuk beribadah. Itu karena kami mengerti mereka tinggal berjauhan dan ditempat mereka tidak ada masjid. Saya tidak memandang mereka yang mondar-mandir mau beribadah ke masjid tanpa menyapa opung kami sebagai sesuatu yang arogan.

Saya tidak mendapat bukti kuat dari pendapat Pak Rahmat : “Setalah sepuluh tahun kami biarkan, jika ada acara, mereka mulai mendominasi akses jalan kampung dan mereka mulai berani terang–terangan melakukan indimidasi terhadap warga sekitar yang keberatan dengan pola tingkah dan perilaku hidup mereka seperti mabuk, menggoda wanita–wanita dan putri–putri kami, mulai mengganggu tatanan adat masyarakat asli dan hukum yang berlaku. Bisa dijelaskan apa bentuk intimidasi tersebut? Saya pikir menggoda wanita bukanlah perilaku orang Batak saja. Kita semua juga pernah mendapat pengalaman itu, putri saya juga sering digoda penduduk bukan pendatang. Pemuda mereka pun sering mabuk-mabukan bahkan memakai narkoba. Apakah itu menjadi stereotype kami terhadap warga asli? Hanya karena beberapa orang dari mereka genit, mabuk-mabukan dan memakai narkoba lantas semua warga asli memang bejat? Ada yang aneh dari pernyataan anda disini. Anda menyamaratakan stereotype yang di suku manapun ada pelakunya.

Mengenai makan dan memotong babi, sekedar info, sebelah rumah saya adalah seorang haji yang tiap Idul Adha memotong puluhan kambing. Anda bayangkan bau feses dan kencing yang dikeluarkan binatang itu sampai ke rumah saya. Apa saya merasa terintimidasi? Saya memaklumi hal itu sebagai bagian yang harus dipikul bersama sebagai warga negara heterogen dimana semua kepentingan publik dapat bersinggungan. Saya tidak mengerti bagaimana bau daging bisa membuat hal itu sebagai suatu hal yang menghina dan dinilai arogan atau tidak tahu diri. Pengalaman anda itu kami rasakan juga dikampung kami dan kami tidak memandangnya sebagai hal yang negatif. Tentu saja pandangan negatif ini ada karena Islam mengharamkan hal itu. Sama halnya kami memandang negatif muslim yang bangga berpoligami di kampung kami bahkan mempropagandakan hal itu sebagai budaya timur. Jelas ini lebih berbahaya dari sekedar makan daging babi atau anjing. Ini juga merusak tatanan sosial yang ada disana, juga mersuak mental dan moral generasi muda dan jelas ada hubungannya dengan ajaran Islam. Tapi apakah kami melarang masjid berdiri? Kan tidak.

Yang saya tidak mengerti adalah bagian ketidaksukaan anda terhadap “tindak-tanduk” orang Batak berakibat dengan tidak diberikannya ijin mendirikan gereja. Saya amat sangat bingung kalau anda menghubungkan kearoganan, kekasaran, kesembronoan, ketidaktahu dirian, ketidak tahu maluan, dan sikap menyebalkan kami dengan ijin beribadah. Padahal anda sendiri menyatakan bahwa banyak non muslim yang bukan Batak berpendapat sama dengan anda. Jadi bukan gereja yang jadi masalah.

Bagaimana mungkin kami bisa membina kerabat kami yang kasar, sembrono, tidak tahu diri, tidak tahu malu, menyebalkan, cara bicaranya keras dan sangat arogan itu jika tidak membina kerohanian mereka? Saya amat sangat yakin bahwa Pak Rahmat mengerti, bahwa fungsi rumah ibadah juga memiliki fungsi edukasi atau pembinaan.

Jelas sekali kalau Bapak Rahmat Siliwangi hendak membelokkan masalah pembangunan gereja dengan mengait-ngaitkannya kepada stereotype negatif orang Batak. Jelas sekali Pak Rahmat melebih-lebihkan kalau semua kekerasan dan kejahatan yang terjadi disana itu hanya dan oleh orang Batak saja. Kalau boleh saya menyimpulkan pendapat Anda, karena perilaku orang Batak sudah paling buruk di bumi ini lah maka tidak pantas untuk beribadah, maka tidak boleh mendirikan gereja. Entah apa bapak mengerti, bahwa ini tidak nyambung bahkan terkesan dicari-cari. Pernyataan Anda bahwa banyak warga non muslim pun merasa tidak suka dengan perilaku negatif orang Batak diatas sebenarnya sudah menjelaskan bahwa hal itu tidak berhubungan dengan agama.

Sebagai orang Batak, saya mengerti ada banyak ketidak sempurnaan dalam perilaku orang Batak. Kami mengakui sebagai manusia kami tidak sempurna. Sebagaimana saya juga mengerti ketidaksempurnaan warga muslim di kampung kami atau dimanapun. Tapi itu bukan berarti kami melarang mereka beribadah dengan melarang mereka mendirikan masjid. Sama halnya saya tidak begitu yakin bahwa setiap warga Mustika Jaya adalah calon penghuni surga berhati malaikat yang berakhlak mulia tanpa ada cela.

Salam.
Tuhan Yesus Mengasihi Anda.
Jephanya Manalu


Aksi

Information

81 responses

22 09 2010
mr. sectiocadaveris

agak aneh memang alasan2 yang dilontarkan untuk berkelit dlm menghadapi sorotan publik terhadap penganiayaan HKBP oleh muslim ciketing,
mula-mula alasannya karena takut dimurtadkan dan diajak ke gereja (alasan ini lalu menghilang setelah tahu bahwa HKBP menggunakan bhs batak dlm ibadahnya)
lalu alasannya ganti menjadi: krn pemuda ciketing diajak tawuran oleh HKBP (lagi2 alasan ini lenyap setelah orang tahu bahwa ada polisi yang mengawal jemaat HKBP)
nah loh sekarang yang ini lagi… kebencian terhadap jemaat HKBP ciketing berubah menjadi kebencian terhadap orang Batak
agh banyak sekali maunya orang2 ini😦

22 09 2010
DeHaSy

wah lae, tulisan anda sangat artikulatif dan tajam. tampaknya ditulis dari kepala jenih dan penulis handal.
minta izin mengutip tulisan ini untuk dijadikan tanggapan di blog ini http://sakuja.wordpress.com/2010/09/22/inilah-alasan-lengkap-warga-mustika-jaya-tolak-gereja-hkbp/

22 09 2010
Goatlord

Jephman, anda pintar sekali mengalihkan pembicaran, dan memutar balik seolah2 warga bekasi adalah rasis.
Intinya cm 1, hkbp diberi toleransi selama ini, tapi lama2 jd gak tau diri, ga menghormati warga sekitar dan adat istiadatnya.
Pemkot pun udah memberi solusi, tp slalu ditolak mentah2, hkbp slalu melakukan provokasi agar mereka diserang, lalu mereka akan teriak2 sbg korban. Watak spt itu sudah jd rahasia umum.
Gereja di indo ga cm 1 biji, ada ribuan, mereka bs damai krna ada saling menghormati dgn masy sekitar. Tidak seperti hkbp yg slalu melakukan provokasi thd warga.

22 09 2010
Aren

Pembahasan yg mantap bang..

klo menurutq jg emang kliatan dalam surat ini adalah alasan yang dibuat-buat.

23 09 2010
Fitri

Kalau saya perhatikan artikel – artikel lalu tentang gereja yang tidak dapat izin, dirusak, dst., hampir semuanya tentang gereja HKBP di Bekasi bukan gereja non HKBP.

23 09 2010
Goatlord

Hahaha, komentarku yg panjang lebar ternyata tidak diaprove.

23 09 2010
poltak marbun

hehehehe… yaelah.., baru dua puluh tahun aja udah kayak gitu…. lha saya lebih dari dua puluh tahun, tiap malam di bulan puasa biasanya terbangun karena kaget mendengar orang bangunin sahur, tiap hari dengerin adzan, nonton tivi sore diselipin adzan, nonton bola pagi diselipin azan, dan masih banyak lagi… tapi itu bukan merupakan gangguan buat saya, karena saya itu merupakan cerminan dari hidup dalam kebersamaan yang beragam, jangan egoislah…😀

23 09 2010
fanya

Percayakan penyelesaian kasus HKBP Ciketing yg tlh menjadi menjadi isu nasional bahkan internasional ini pd mekanisme hukum yg berlaku, bukan memperkeruhnya dengan opini2 counter productive. Sebaiknya semua pihak introspeksi diri secara jujur agar mudah menemukan benang merah permasalahannya. Peribahasa bilang tiada asap tanpa api bukan? Mudah2an semakini terang yg mana SEBAB dan yg mana AKIBAT, sebagaimana kutipan berikut:

“Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik”. (Mat 7:17)

“Tetapi jawab Ayub kepadanya: “Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya”. (Ayb 2:10)

salam

23 09 2010
borusasada

@Ito Rodry
Molo godang “maunya”, intor doltok ulu na i, ito. Hehe.. Apa kbr??
Ga prnah muncul di “rmh” Bapak Tua lagi, ya?

-salam-🙂

23 09 2010
mr. sectiocadaveris

@boru sasada
horas,.. memang banyak kali maunya.. lebih baik terus terang saja mereka
misalnya
“kami tidak suka melihat jemaat HKBP yang datang beribadah naik mobil mentereng,.. sedangkan kami cuma bisa memandang2 aja” —> kita kasih upeti bulanan
atau
“kami tidak suka dgn orang Kristen di sini, sebab kami mau mendirikan NII” —> biar di selesaikan dgn bijak sana (oleh Densus 88)😆

denggan do kabarhu ito, sai diramoti di bagasan Tuhanta i…ai boha do kabarmuna ito, sonnari di luar negeri dope? ringgas do ahu ro tu jabu ni bapatua parhobass, alai holan manjaha do,…boha ma ito, molo manghatai saotik ahu di si, tor ro angka halak ion on na mangkompor2i iba,… e tahee..😆

23 09 2010
jephman

@goatlord
Entah darimana anda menyimpulkan bahwa saya menyatakan warga bekasi rasis? Ada saya tulis atau memang begitu yg ada dikepala pak goatlord?

Entah darimana orang beribadah sampai dianggap provokasi? Bisa anda bayangkan jika muslim yg merantau ke kampung kami 20 tahun dilarang mendirikan masjid? Saya yakin bukan orang jalan beriringan sambil bernyanyi tiap jumat untuk memprotesnya.

Ini adalah bukti melebarkan masalah untuk menutup-nutupi masalah sebenarnya.

Karena bukan hanya hkbp ciketing yang ditutup karena alasan tidak berijin. Ada GKI Taman Yasmin di Bogor. Ada gereja katolik di cengkareng yang dilarang berdiri. Ada gereja pantekosta di Puncak yang disegel. Ada HKBP Cinere depok yang jelas-jelas sudah memiliki ijin dicabut. Anda tinggal search di Google dgn kata kunci “gereja ditutup” dan akan heran dengan hasilnya.

Bukti bahwa bukan hanya orang Batak yang tidak boleh beribadah.
Memakai alasan perilaku sosial orang batak sebagai penyebab ditutupnya gereja, sama saja seperti menutup masjid karena ada muslim jadi teroris.

Anda tahu betapa tololnya hal itu.

Tapi tidak pernah terjadi bukan?

23 09 2010
jephman

Itu bukan tidak di approve pak Goatlord. Blog WP memang otomatis menahan komen orang yg jarang berkunjung utk di approve.

23 09 2010
royan

@ fanya kita sih gak perlu dikkutip ayat alkitab lagi mbak. Kutip saja buat teman teman anda di bekasi sana. Itu baru passss
Kamu sendiri sering bikin panas suasana ttg agama kristen, skrg setelah ada korban tertusuk kau mau padamkan api yg kau sendiri ikutan menyalakan
Dasar muslim

23 09 2010
nandosimo

kalau saya baca di forum-forum tidak sedikit yang mengaitkan HKBP dengan teori konspirasi zionist,, astaga.. itu fitnah atau orang-orangnya yang memang idiot. jika berdebat tidak bisa terfokus pada masalah lokal namun dialihkan ke masalah2 israel-palestina, serbia-bosnia, ambon-poso. ditengarai ada misi ormas2 tertentu di NKRI.

23 09 2010
fanya

@Royan

Silahkan saja anda mau berpendapat begitu, namun perlu dicermati bhw faktanya tak semua pembangunan HKBP di wilayah yg mayoritas muslim bermasalah, bahkan umumnya berjalan mulus, lancar dan sukses, contohnya pembangunan HKBP Gunung Sindur sejak 2009 s/d sekarang.

Silahkan introspeksi, mengapa pembangunan HKBP di tempat lain mulus dan lancar dlm koridor SKB 2 menteri dan mengapa di Ciketing timbul masalah?

salam

23 09 2010
jephman

Anda salah bu Fanya, justru gereja2 (bukan hanya hkbp) sedang tidak mulus dan lancar pembangunan terkait ada ormas2 tertentuyg sengaja mengompori warga sekitar grj untuk menolak gereja. Silahkan bu fanya search di google.

Dan banyak gereja yang sudah dibangun, diusik lagi mengenai perijinan. Yg saya tahu hkbp tangerang, serpong dan purwakarta.

23 09 2010
johnferrysihotang

aku mendukungmu, bang jephan. aku sudah bikin artikel juga berupa tawaran cara beragama ala ahmad wahib. semoga bisa membantu kawan-kawan di sini juga.

ini linknya: http://johnferrysihotang.wordpress.com/2010/09/18/berpikir-merdeka-dalam-beragama/

23 09 2010
fanya

@Om Jephman
@Royan

Daripada berpolemik dan saling menyalahkan yg malah memicu disintegritas bangsa, sebaiknya panitia2 pembangungan gereja HKBP belajar pd Pdt Daniel T.A. Harahap atau Ketua Panitia Pembangunan Gereja Gunung Sindur St Haposan Hutabarat yg terbukti sukses membangun dan memakmurkan gerejanya dengan sukses dan tanpa konflik. Silahkan cek di :

http://rumametmet.com/2010/04/10/hkbp-gunung-sindur-membangun-lagi/

Salam

24 09 2010
jephman

Bu fanya, menurut anda apa bedanya hkbp gunung sindur dgn ciketing? Apa masyarakat yg sama dgn ormas2 yang sama?
Ini bukan berpolemik. Anda mengambil contoh yg baik sementara yang jadi contoh baik itu bukan masalah disini. Tentu saja banyak gereja hkbp yg aman damai dan tentram. Itu tentu tidak masalah kan? Buat apa dibahas? 0 Ini sperti anda mencontohkan banyak masjid di amerika yang boleh berdiri dan anda tidak mau membahas masjid yg ditentang di lokasi wtc. Hanya krn ada masjid yg sukses di lain lokasi. konyol kan :p

25 09 2010
fanya

@Om Jephman

….Tentu saja banyak gereja hkbp yg aman damai dan tentram. Itu tentu tidak masalah kan?

===> logikanya, jika banyak pembangunan gereja HKBP di tempat lain (dgn prosedur, dasar hukum, otoritas dan komunitas sosial yg sama) terbukti dpt berjalan dgn baik dan lancar, maka jika di tempat lain bermasalah yg harus ditelaah tentu adalah aspek2 lain diluar hal2 tsb diatas donk….hihi..

Bukankah Alkitab sendiri tlh dgn gamblang mengatakan bhw :
Demikianlah setiap pohon (permohonan/pemohon) yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik”. (Mat 7:17)
:
:
@…0 Ini sperti anda mencontohkan banyak masjid di amerika yang boleh berdiri dan anda tidak mau membahas masjid yg ditentang di lokasi wtc.
:
:===>Betullll… mungkin mestinya fanya bilang bhw “Lihat.. di masyarakat terpelajar Amerika aja yg mayoritas penduduknya non Muslim pemeluk agama KASIH dan konon sangat mengedepankan kebebasan dan toleransi beragama, terbukti menentang dgn berbagai cara pendirian mesjid di dekat Ground Zero meski pemohon telah mengantongi ijin dari otoritas setempat yg diikuti dengan dukungan/persetujuan dari Presiden AS, dengan cara2 yg tidak beradab yg dipelopori oleh Pastor!”.

“Lihat pula fakta selanjutnya, … meski telah memenuhi syarat2 dan dukungan dari otoritas tertinggi AS, pohon (pemohon) pembangunan mesjid di Ground Zero tersebut dgn arif dan tanpa ribut-ribut memindahkan rencana pembangun mesjid tsb dari lokasi awal yg merupakan tanah hak miliknya ke lokasi lain yg mesti dibelinya……”

Bukan karen tak tahu fakta tersebut jika fanya tak mengemukakannya dlm komen sebelumnya karena rasanya koq … gimana gicu loh…., tapi sebagaimana dikatakan Om Jeph diatas mungkin ada baiknya hal tsb diungkap agar dijadikan suri tauladan oleh panita pembangunan gereja HKBP Ciketing bagaimana menjadi pohon yg baik sebagaimana isi kutipan Mat 7:17 tersebut.

Salam

25 09 2010
Emanuel Setio Dewo

Jawaban yg baik sekali. Sekaligus menunjukkan kedegilan hati si penulis surat tersebut.

GBU

25 09 2010
jephman

Bu fanya, kasus ciketing bukannya tidak sesuai prosedur. Dari awal prosedurnya memang tidak jalan. Dari awal ijinnya tidak diberikan. Baik dari masyarakat, maupun dari pemdanya. Sudah 20 tahun ijin diminta, 2 kali dibangun 2 kali juga dirobohkan, memakai rumah juga dipersalahkan padahal bukan maunya ibadah dirumah, krn gerejanya dirobohkan terus walaupun sudah ditanah sendiri. Masih juga dipermasalahkan ijin, prosedur oleh anda. Ini bukan kasus masjid di wtc, krn tidak ada supir metromini yg menabrakan bisnya ke gedung ciketing trade centre dan menjadi pahlawan surga dijamu 72 bidadari.

Yang mau melawan hukum siapa bu fanya? Yang mau melanggar prosedur siapa? Yang tidak minta ijin siapa? Bu fanya seakan2 tidak ada usaha mereka untuk meminta ijin. Yang tidak mengedepankan kasih siapa? Apakah kami membalas warga ciketing dgn penusukan?
Siapa yg pasang toa bersholawat sambil menimpuki memukuli ketika kami beribadah ditanah milik sendiri?

Masih gak mengerti pohon mana yg tidak menghasilkan buah baik?

25 09 2010
lovepassword

Saya rasa dua aspek yang perlu dilihat :

Pertama : Aspek belajar dari pihak yang sukses itu juga bagus2 saja ^_^. Mengapa masyarakat di daerah X kok damai bisa mudah menerima sementara di Y tidak , Y saya rasa bagus2 saja belajar di X, tanya – instropeksi dsb. Ada upaya mendekati masyarakat lokal bumi dipijak langit dijunjung. Siapapun juga yang namanya pendatang memang perlu gitu. teorinya gitu. Artinya dari sisi pribadi semua pihak instropeksilah, termasuk aku hi hi hi. apa hubungannya sama aku tapi…? hiks. Termasuk HKBP dan FPI itu. HKBP di situ mesti lebih membaur , lha FPI, FUI dsb termasuk HKBP juga ya tidak sekedar main keras-kerasan kepala.

Kedua : Pemerintah kita , yang dipimpin presiden gagah perkasa keren semestinya kan bisa lebih tegas dalam menegakkan aturan. Lha SBY itu kesannya beraninya cuma sama bawahannya doang. Kalo ngamuk sama telkom perkara gak terlalu penting ya berani. Sudah ngamuk eh salah lagi. Lha Sama FPI sungkan, sama HKBP juga sungkan, sama Malaysia sungkan. Pokoknya serba tidak berani mengambil keputusanlah, seakan takut kehilangan citra dituduh terlalu kekiri atau kekanan dituduh goyang kiri atau goyang dombret. Mestinya ya tegakkan saja aturan main. Selesai. Siapa saja yang seenak udelnya menciptakan kekacauan ya tindak. Gitu saja kok repot.

Kalo misalnya HKBP belum bisa memenuhi aturan, ya diupayakan , dinasehati , dll supaya aturan itu bisa dipenuhi. Kalo misalnya ada pemalsuan tanda tangan ya usut itu.
Tetapi pada sisi lain kalo ada pihak luar yang mengompori masyarakat lokal , termasuk mengancam dsb ya pemerintah juga harus bertindak tegas dan adil , menangkap pihak tersebut.
Kalo misalnya ada walikota , bupati atau siapapun penguasa setempat seenak udelnya menabrak aturan main, ya mendagri juga harus menegur.
Misalnya pengadilan sudah memutuskan X, tetapi walikota sok berkuasa tidak melaksanakan ya mendagri menegur itu. Kalo mendagri nya memang gak mampu ngatur ya ganti. Kalo masih mampu ya terus.

Lha kalo presiden ngatur anak buahnya juga nggak mampu ya mendingan jadi penyanyi sajalah. Tidak perlu terlalu pusing mikir banyak-banyak. Kalo mampu ya silahkan terus tetapi kalo memang merasa nggak mampu ya berhenti kan juga gak papa…Siapa juga dulu yang milih ..? hi hi hi…

25 09 2010
mr. sectiocadaveris

jeph, sorry OOT

sepanjang sejarah saya belajar Bible, baru kali ini ada yang menerjemahkan pohon menjadi “pemohon”:mrgreen:
Mat 7:17 “Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik”

dalam Bible sih ayat ini didahului ayat 15 tentang pesan Yesus untuk waspada terhadap nabi palsu (false prophets). Nabi yang baik (benar) menghasilkan yang pengikut benar, nabi yang nggak benar (alias false-lu palsu menghasilkan pengikut yang nggak benar juga.
Sumber: NIV Study Bible

entahlah kenapa pohon malah diberi sisipan ditafsirkan jadi pemohon
mohon lain kali agar berhati2 sebelum mengutip kitab Allah😆

25 09 2010
Nokia

Ibu Fitri kalau hampir semua itu bearti 90 persen. ini yang kasus di Bekasi HKBP cuma 2 kasus. Yaitu HKBP PTI, dan HKBP Tambun atau Filadelpia.

Gereja Albertus Antonius di Harapan Indah tahun lalu dibakar.

Lihat ini …. http://megapolitan.kompas.com/read/2009/12/18/16432018/polisi.tangkap.satu.pelaku.perusakan.gereja

Belum kasus lain di Bekasi seperti di kompleks Galaxy, ada GKI. Dan mohon Ibu Fitri sebelum bicara cek and ricek dulu, setelah itu baru bicara.

Mohon pelajari kata “HAMPIR SEMUA” , dan buktikan dong jangan asal bicara. Jadi memang masyarakat disana nya yang dah kehabisan akal sehat, karena takut ada nya kristenisasi. Otak picik dan akal bulus ya seperti ini.

25 09 2010
lovepassword

sepanjang sejarah saya belajar Bible, baru kali ini ada yang menerjemahkan pohon menjadi “pemohon”:mrgreen:

===>he he he, pohon di situ kan maksudnya manusia , ya termasuk diantaranya pemohon gitu lho … ^_^ . Kayaknya gitu sih. Lha manusia kan dinilai orang lain bukan dari sekedar pidatonya tetapi hasilnya, apa yang dilaksanakan dll. hi hi hi..

See You

Salam

25 09 2010
jephman

Aduh pak love, kalo sekedar solusi kayak begitu mah level anak smp juga tahu

Masalahnya apa bisa dibilang orang Batak di ciketing tidak menjunjung langit semua?

Masalahnya adalah 20 tahun tidak diberikan ijin beribadah bisa saja membuat kepahitan kepada mereka dan menurunkan “penjunjungan langit” mereka.

Kita bisa saja main komen situ gak ini lah, sana beginilah seenak congor. Mentang2 disana aman2 saja lantas semua faktor dianggap sama. Semua tanah yg dipijak dianggap sama. Itu tolol sekali. Sama seperti pak Rahmat diatas yg memukul rata.

Model kasus pembangunan masjid di ground zero Wtc adalah contoh baik bahwa “tanah yang di pijak” itu berbeda.

Kalo di indo ditambah adanya skb 2 menteri yang jelas menyulitkan minoritas. Sy yakin tidak ada perbedaan jauh antara orang Batak ciketing maupun orang Batak di gunung sindur. Sama2 suka makan saksang

Kalo pakai pola pikirmu itu ya seharusnya “minoritas” muslim dikampung kami akan kesulitan juga mengumpulkan tanda tangan ijin mendirikan masjid karena ada faktor skb 2 menteri. Tapi kenyataannya kan tidak begitu. Understand?

25 09 2010
jephman

Iya lae, awalnya juga saya pikir bu fanya ini menerjemahkan berdasarkan kemiripan huruf (pohon = PemOHON) ternyata tidak hehhehe :p

26 09 2010
lovepassword

@Mister Jephman : Ya understandlah hi hi hi. Saya kan juga gak ngomong semua faktor dianggap sama. Intinya kalo ada yang bisa dipelajari ya baguslah dipelajari. Masak iya gengsi belajar sesama Kristen lagi ^_^ , kalo misalnya ada suatu daerah yang adem ayem , kan bagus juga dipelajari bagaimana caranya membaur dengan penduduk lokal. Lha kalo memang situasinya beda ya diadaptasi sebagaian yang bisa dipakai. Kan gak mesti dipake mentah2..he he he…Ada dua hal yang sebaiknya diseimbangkan : Semuanya saja ya Jangan mau diinjak injak tetapi juga tidak perlu sombong besar kepala. Artinya ketegasan dan persuasi itu diseimbangkan. Itu saja intinya.

Model kasus pembangunan masjid di ground zero Wtc adalah contoh baik bahwa “tanah yang di pijak” itu berbeda. ===> Oh iya memang bener itu. Lha presidennya juga beda, keberaniannya juga pasti beda..^_^ . hik hiks…

Artinya pemimpin tercinta kita memang perlu didorong lebh tegas bersikap dalam banyak persoalan. Mulai dari kasus anarki Ormas, HKBP, Malaysia, penegakan hukum, Dll dll…Lha Ormas tidak boleh anarki, tetapi penegakan hukum ya harus kuat. Tidak bisa ada sweepang sweeping baik memakai alasan agama, nasionalisme, atau apapunlah. Tidak bisa warga masyarakat tanpa standard aturan yang jelas tiba2 mengambil alih tugas aparat negara. Lha pada sisi lain aparat negara lebih2 pemimpinnya ya harus tegas. TIDaK perlu sekedar berusaha menyenangkan semua pihak tetapi endingnya malah menjengkelkan semua pihak.

SALAM Mister J
See You

26 09 2010
jephman

Jadi ingat pelajaran PMP (Ppkn) dulu melihat komenmu dek love

Masalahnya bukanlah pada orang Bataknya, ini sudah saya bilang berkali-kali berdasarkan pengalaman saya sendiri, dimana2 orang Batak kurang lebih sama dimana saja, sama2 doyan saksang, sama2 bicara keras dlsb. jadi bukan orang Bataknya yg jadi masalah pak.

Yg jadi masalah itu tanah yang dipijak. Kenapa? Ya karena ditempat lain gak begitu.
Gitu aja kok repot amat pake teori idealisme segala.

Sudah rahasia umum kalau mau lancar itu pakai sogokan. Sogok oknum sogok preman sogok pentolan daerah kasih permen sana-sini baru lancar. Gak usah bermanis-manis karena memang begitu mental mereka. Sebaik manapun perilaku sosial kami, ya ujung2nya duit juga biar lancar. Saya lihat sendiri mobil avanza dibawa buat sogok bupati didaerah sya karena ijin gak kunjung ditanda-tangani walopun ijin warga dll sudah lengkap. Untuk masalah ciketing ini pentolan kampungnya aja yg gak kenyang

26 09 2010
fanya

@Om Lovepassword

Terimakasih tlh berkenan mengelaborate substansi dari komen fanya diatas, memang spt itulah yg saya maksudkan dan saya yakin Om Jeph dan Ito Rodry pasti sebetulnya paham juga…^_^

@Ito Rodry

Makna “pohon baik berbuah baik” memang sangat luas dan dalam sehingga wajar jika tak sembarang orang memahaminya …….^_^.

Dalam pemahaman fanya yg awam, pohon dlm kutipan tsb adalah sbg segala sesuatu yg berperan sbg sumber, a.l. misalnya perbuatan baik membuahkan reward yg baik; pikiran yg baik menghasilkan perkataan yg baik; prasangka yg baik membuahkan pranata yg baik….. dsb dsb, termasuk juga pemohon …… (buktinya pemohon ijin pembangunan gereja HKBP Gundung Sindur mendapat respon yg baik baik dari masyarakat sekitar maupun otoritas pemda setempat); dgn kata lain produk yg baik dihasilkan dari produsen yg baik mengingat buah adalah produk dari pohon.

Dalam komen paling awal fanya katakan:

Percayakan penyelesaian kasus HKBP Ciketing yg tlh menjadi menjadi isu nasional bahkan internasional ini pd mekanisme hukum yg berlaku, bukan memperkeruhnya dengan opini2 counter productive. Sebaiknya semua pihak introspeksi diri secara jujur agar mudah menemukan benang merah permasalahannya. …..

Mengingat bahwa kasus Ciketing ini sdh menjadi isu nasional bahkan Presiden SBY sendiri sdh menginstruksikan utk diproses secara adil dan bijaksana sesuai ketentuan hukum dan perundang-undangan yg berlaku, maka penyelesaian masalah ini sudah sepatutnya dipercayakan kpd pihak yg berwenang. Kalau ito Rodry n Om Jeph tidak berkenan mempercayakan penyelesaian masalah ini pd pihak yg berwenang, lantas siapa yg diharap akan menyelesaikannya? … atau apa mau bikin negara sendiri……hihihi…

Jika fanya mengajak SEMUA PIHAK utk introspeksi diri karena Islam mengajarkan agar manusia senantiasa mengintrospeksi diri karena introspeksi diri adalah perbuatan terpuji dan sangat positif bagi penentuan langkah kedepan.

Kalau dlm hal ini Ito Rodry dan Om Jeph juga ga berkenan merespon ajakan fanya utk sama2 introspeksi diri………….. hihihi….ya tentu itu hak anda ……

Salam

27 09 2010
borusasada

@fanya
Terimakasih tlh berkenan mengelaborate substansi dari komen fanya diatas, memang spt itulah yg saya maksudkan dan saya yakin Om Jeph dan Ito Rodry pasti sebetulnya paham juga…^_^
—-
karena saya ikut baca, saya mau minta dijelaskan lagi karena saya belum paham benar apa yag dimaksudkan dengan (hubungan) pohon=pemohon dalam ayat itu (tentunya dengan pasalnya juga). ^_^

_____________________________________________
pohon dlm kutipan tsb adalah sbg segala sesuatu yg berperan sbg sumber, a.l. misalnya perbuatan baik membuahkan reward yg baik; pikiran yg baik menghasilkan perkataan yg baik; prasangka yg baik membuahkan pranata yg baik….. dsb dsb, termasuk juga pemohon …… (buktinya pemohon ijin pembangunan gereja HKBP Gundung Sindur mendapat respon yg baik baik dari masyarakat sekitar maupun otoritas pemda setempat); dgn kata lain produk yg baik dihasilkan dari produsen yg baik mengingat buah adalah produk dari pohon.

Nah, mbak ambil hubungannya dengan HKBP Gundung Sindur. Hubungan pohon=pemohon dg HKBP Ciketing?

-salam-

27 09 2010
borusasada

@fanya
Terimakasih tlh berkenan mengelaborate substansi dari komen fanya diatas, memang spt itulah yg saya maksudkan dan saya yakin Om Jeph dan Ito Rodry pasti sebetulnya paham juga…^_^

Saya ikutan baca, tapi tidak seperi Ompung Jeph dan Ito Rodry yang mbak yakin sudah paham apa yang mbak maksud. Karena itu, mohon penjelasannya lagi, ya. Untuk menambah wawasan saya tentang hubungan antara pohon dengan pemohon dalam ayat itu. Terimakasih mbak.
————————————————
pohon dlm kutipan tsb adalah sbg segala sesuatu yg berperan sbg sumber, a.l. misalnya perbuatan baik membuahkan reward yg baik; pikiran yg baik menghasilkan perkataan yg baik; prasangka yg baik membuahkan pranata yg baik….. dsb dsb, termasuk juga pemohon …… (buktinya pemohon ijin pembangunan gereja HKBP Gundung Sindur mendapat respon yg baik baik dari masyarakat sekitar maupun otoritas pemda setempat); dgn kata lain produk yg baik dihasilkan dari produsen yg baik mengingat buah adalah produk dari pohon.

Nah, mbak sudah menjelaskan bagaimana pohon=pemohon dikaitkan dengan pembangunan HKBP Gundung Sindur. Kalau dikaitkan dengan kasus HKBP Ciketing, bagaimana mbak?

-salam-

27 09 2010
fanya

@Borusasada
Nah, mbak sudah menjelaskan bagaimana pohon=pemohon dikaitkan dengan pembangunan HKBP Gundung Sindur. Kalau dikaitkan dengan kasus HKBP Ciketing, bagaimana mbak?
:
:
===> disitulah poin fanya mengajak SEMUA PIHAK mengintrospeksi diri, baik pada pihak yg berwenang memberikan ijin/persetujuan (otoritas pemda maupun warga masyarakat sekitar) juga pada pihak pemohon (HKBP Ciketing) mengingat potensi terjadinya “error” sbgmana disinyalir Om Parhobass bisa terjadi pada pihak mana saja, bukan hanya pd pihak masyarakat Muslim setempat, otoritas pemda, apalagi jika secara tendensius ditimpakan kpd kaum MUSLIMIN atau AJARAN ISLAM sebagaimana terlontar dlm beberapa komen rekan2 di blog ini…………

Dengan introspeksiyg dilakukan secara jujur dan komprehensif diharapkan dpt menemukan benang merah permasalahan Ciketing. Mungkin saja masalah bermula dari aspek formal (prosedural, kelengkapan perijinan dsb); atau aspek sosial non formal (teknis pendekatan kpd warga setempat, tokoh masyarakat, otoritas pemda dsb). Dengan penelusuran komprehensif dan terarah (tidak emosional) diharapkan akan lebih mudah menelusuri, melokalisir dan mengatasi permasalahan yg ada, sehingga masalahnya tidak berkembang bagai bola liar yg lepas tak terkendali yg dpt merusak tatanan sosial yg ada.

Sekiranya kemudian terbukti bhw permasalahan tidak bersumber pada aspek prosedural dan legal formal (artinya semua persyaratan tlh sah dipenuhi oleh pemohon), melainkan pd aspek sosial (sekedar keberatan masyarakat setempat atau kelompok tertentu thdp eksistensi gereja, atau sentimen pribadi, atau mungkin performance dari pemohon yg kurang match dengan kultur masyarakat setempat), fanya yakin masih banyak solusi yg dpt ditempuh utk menyelesaikannya secara baik dan damai, kalau kita serius mencari penyelesaiannya, sebagaimana lancar dan damainya pembangunan gereja HKBP Gunung Sindur…ya khan?

Namun sebagaimana dikemukakan dlm komen fanya sebelumnya, jika rekan2 HKBP tidak memandang perlu KITA SEMUA introspeksi diri, tidak bersedia mempercayakan penyelesaian masalah pada mekanisme hukum yg berlaku, dan bahkan lebih suka mencari2 kesalahan pd pihak lain saja (termasuk pd fanya yg pd hakekatnya tidak punya sangkut paut apapun dgn kasus Ciketing)……. ya menurut fanya kecil kemungkinan akan tercapai suatu penyelesaian………. karena pihak lainpun belum tentu mau begitu saja disalahkan, bahkan sebaliknya masing2 pihak pasti merasa justru pihaknyalah yg sesungguhnya menjadi “korban”…….

salam

28 09 2010
Parende

Mbak fanya Yth,
Mengenai HKBP Gunung Sindur dan HKBP Serpong. Perlu saya jelaskan disini karena saya adalah salah satu aktifis digereja serpong.
Bahwa dulunya sebelum ada gereja serpong, kami hidup beribadah dari ruko yang satu keruko yang lain didaaerah BSD. Kemudian kami beribadah di HKBP Melati Mas Serpong juga bukan tanpa kendala. dulu waktu kebaktian saja, kami masih dua tempat. jadi ada yang kebaktian di RUKO dan ada juga yang kebaktian di Melati Mas. Kadang saat kebaktian di Melati mas, ada warga kampung yang datang dan melempari gereja kami yang pada saat itu pendeta kami masih Inang Siregar. Yang pasti kami melaksanakan kebaktian diserpong selalu dihantui rasa takut, tapi dulunya ya ? Setelah itu, Seiring waktu perkembangan perumahan didaerah BSD terutama didaerah melati sangat pesat, hingga akhirnya orang-orang kampung tersingkir dan digantikan oleh penghuni perumahan yang berpikir intelektual. barulah gereja kami boleh dikategorikan aman walaupun setiap paskah, natal dan tahun baru selalu dijaga oleh satuan polisi untuk keamanan.
Untuk Gereja Gunung Sindur, kenapa mereka bisa membangun dengan aman ? menurut saya, yah…karena mereka membangun didaerah pemukiman Ternak Babi dan Ayam. jadi disana itu, jarang penduduk yang Muslim. ada juga Warga China yang juga memelihara babi dan anjing dan Peternakan Ayam. Paham Mbak Fanya ??? jadi bukan Pdt. Harahap yang punya hajatan dan pinter, tapi sebelum ada pendeta harahap, gereja serpong sudah ada, Gunung sindur sudah ada walaupun kebaktian dirumah-rumah namun tanahnya sudah ada dari dulu. Apalagi alasanmu mbak Fanya ? mau saya tambah ? Nih…. Salah satu cabang dari gereja serpong yaitu Gereja HKBP Cisauk, walapun sudah berdiri dengan kokohnya, namun sampai hari ini tidak diperbolehkan oleh warga kampung yang dikoordinir oleh ustad-ustad yang gak sekolah dan “Jaro” yang bodoh pulak untuk dipakai beribadah. padahal disampingnya jelas-jelas ada gereja Bethel. uang Warga HKBP Cisauk udah banyak yang keluar untuk meminta izin para jaro, ustad dan Pemda setempat, tetapi masih kurang aja tuh. Gak tau apa maunya…!

28 09 2010
parhobass

@all

sedikit info yang tidak perlu dipolitisir

ada gereja di daerah anu didirikan, ternyata aman2 saja…

selidik punya selidik separoh biaya pembangunan disetor ke “tokoh agama” setempat…

pelajaran:
1. Hai Umat ALLAH, sogok menyogok adalah dosa, Gereja bukan gedungnya BUNG!!!

2. Kalau “tokoh agama” tidak disogok maka akan timbul “mungkin penusukan”, ….

salam
Note 1
untuk sementara gereja anu itu saya simpan di dalam hati, dan “tokoh agama” anu itu saya simpan juga di dalam hati….

Note 2
Benar tidak ada masalah agama di sini, yang ada adalah masalah manusia beragama yang rohnya belum dimenangkan…

28 09 2010
fanya

Suap menyuap adalah wabah penyakit masyarakat dan perbuatan maksiat yg menjangkiti hampir seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan umat beragama apapun.

Ajaran agama dan Hukum positif dgn tegas menyatakan bhw apapun dalihnya, pihak YG MENYUAP dan DISUAP adalah SAMA2 OKNUM PELANGGAR HUKUM yg harus DIBASMI!!!

Salam

28 09 2010
Harry

Saya tidak mendapat alasan kuat dari pendapat Anda ini : “mereka yang tadinya hormat kepada warga sekitar menjadi arogan dan mau menang sendiri”…” dalam aktifitas sehari hari mereka mulai tidak menghormati tetua warga dan warga asli Mustika Jaya, Bekasi”…”Seakan–akan tanah dan daerah ini milik mereka” Bagaimanakah kami harus hormat kepada warga sekitar? Haruskah kita bersalam-salaman terus setiap ketemu? Atau haruskah kami meminta ijin setiap kami lewat? Mestikah kami mencium tangan tetua warga setiap berpapasan?

Silakan baca lagi surat ybs, selanjutnya ada banyak kok di detailkan berbagai masalahnya.

Contoh :

mereka mulai berani terang–terangan melakukan indimidasi terhadap warga sekitar

mabuk, menggoda wanita–wanita dan putri–putri kami

That’s sexual harassment there.

Saya tidak mengerti bagaimana bau daging bisa membuat hal itu sebagai suatu hal yang menghina dan dinilai arogan atau tidak tahu diri

Jelas bahwa Anda belum tahu mengenai Islam.

Daging babi = haram
Daging anjing = haram, dan liur anjing = najis

Anda memberi perbandingan contoh daging kambing – apakah kambing itu haram / najis bagi Anda ?
Setahu saya tidak. Jadi, analoginya masih kurang pas.

Saya amat sangat bingung kalau anda menghubungkan kearoganan, kekasaran, kesembronoan, ketidaktahu dirian, ketidak tahu maluan, dan sikap menyebalkan kami dengan ijin beribadah. Padahal anda sendiri menyatakan bahwa banyak non muslim yang bukan Batak berpendapat sama dengan anda. Jadi bukan gereja yang jadi masalah.

Batak yang baik itu ada. Tapi, yang jahat juga ada. Dan jika kebetulan mereka berkumpul dalam satu wadah, maka jadi bisa terjadi insiden-insiden yang dijelaskan oleh warga Mustika Jaya tsb.

Ini adalah salah satu sifat dasar manusia. Istilahnya adalah “Gang psychology”.
Bahkan, yang baik pun jadi bisa ikut-ikutan melakukan berbagai kegiatan yang tidak menyenangkan, antara lain karena “peer pressure”, dll.

Saya juga sudah pernah lihat sendiri etnis minoritas lainnya (Cina, Madura, Padang, dll) – namun kelakuannya sangat petantang petenteng & arogan. Mirip seperti kelakuan jemaat HKBP yang dijelaskan oleh Rahmat ini.

Di beberapa tempat hasilnya sudah jelas mengenaskan – seperti pembantaian etnis Madura oleh etnis Dayak beberapa waktu yang lalu di Kalimantan.

Apakah Anda ingin ini terjadi juga di Bekasi ?

Saya yakin tidak. Nah, solusinya bukan dengan menafikan – tapi dengan mengklarifikasi.
Jangan belum apa-apa sudah ditolak & diremehkan dulu.

Setelah klarifikasi, selanjutnya perlu komunikasi. Dialog.
Untuk melarutkan ketegangan-ketegangan yang sudah ada.

Dengan dialog yang terbuka & jujur, maka semua masalah jadi bisa diselesaikan.

Catatan tambahan :

Berbagai kesaksian lainnya juga selaras dengan kesaksian Rahmat ini. Contoh :

http://pemudaalirsyad.or.id/posts/pb-pemuda-al-irsyad-minta-presiden-bentuk-tpf-independen-untuk-usut-bentrokan-umat-islam-hkbp-di-ciketing-bekasi

Mengenai penutupan tempat ibadah – jika meresahkan masyarakat sekitar, wajar saja. Jika kita mengaku sebagai orang yang beradab, tentu kita menghormati & menjaga hubungan baik dengan tetangga kita. Dan bukannya malah memprovokasi mereka.

Di Inggris, (rumah yang diubah menjadi) mesjid pun diberangus oleh Pemda nya, karena meresahkan warga sekitar :

http://www.timesonline.co.uk/tol/news/world/ireland/article6446104.ece

Dan saya setuju dengan tindakan tersebut.

Seperti kata pepatah, “Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung”.
Mudah-mudahan itu tidak terlalu berat untuk kita SEMUA laksanakan bersama-sama.

Terimakasih.

28 09 2010
Harry

Saya amat sangat bingung kalau anda menghubungkan kearoganan, kekasaran, kesembronoan, ketidaktahu dirian, ketidak tahu maluan, dan sikap menyebalkan kami dengan ijin beribadah.

Pernyataan yang menarik.

Untuk jawabannya, mari kita baca artikel berikut ini :

http://www.timesonline.co.uk/tol/news/world/ireland/article6446104.ece

Disitu dituliskan, bahwa mesjid tersebut ditutup karena warga keberatan dengan SUARA MOBIL para jemaat.

Dan, saya setuju dengan tindakan penutupan tersebut.

Mengapa ?
Karena, kalau sampai diprotes dengan alasan yang “sepele” seperti itu, berarti jelas tidak ada usaha dari para jemaat tsb untuk berkomunikasi & berdialog dengan para tetangganya.

Ini adalah contoh arogansi. Yang jadi menyebabkan miskomunikasi.
Dan akhirnya merugikan mereka sendiri.

Nah, Anda bayangkan sendiri di kasus Ciketing / HKBP ini, yang terjadi adalah : “kearoganan, kekasaran, kesembronoan, ketidaktahu dirian, ketidak tahu maluan, dan sikap menyebalkan

Jelas JAUH lebih parah dari sekedar polusi suara mesin mobil saja, kan ?

Sekali lagi – dialog. Yang jujur, tulus, dan terbuka.
Bukan yang penuh dengan rekayasa.

Janganlah merasa sungkan, atau gengsi, atau segan untuk berkomunikasi dengan tetangga kita. Karena nantinya kita sendiri yang akan rugi.

Terimakasih.

28 09 2010
Harry

Bicara soal dialog, ternyata HKBP mangkir dari acara dialog yang diadakannya sendiri :

http://voa-islam.com/news/indonesia/2010/09/17/10110/terungkapbiang-insiden-penusukan-jemaat-hkbp-adalah-hkbp-sendiri/

Kalau begini terus, ya sulit akan bisa terwujud perdamaian antara semua pihak disana.

28 09 2010
jephman

Wah voa islam ya pak? Kalah dong info dari media nasional dan penegak hukum ya? Apa alasannya ya menusuk jemaat sendiri pakai atribut islam lagi…oh iya buat bikin skenario islam dan fpi jadi jelek ya? Oke deh😀

Jadi kesimpulannya kami harus tidak boleh beribadah karena kelakuan kami paling buruk dari warga mustika jaya.

Oke deh pak harry. Terima kasih juga, tapi tidak pak.

Kami akan terus beribadah karena kami tahu itu tidaklah perbuatan lebih buruk daripada melarang orang beribadah.

Orang boleh mengatakan apapun keburukan kami, yang kami tahu beribadah membuat kami lebih baik.
Salam

28 09 2010
Harry

Hehe… poin2 saya yang lain dilewatkan semua🙂 dan fokus ke ad hominem🙂

Oh well, nice talking to you🙂

29 09 2010
tanobato

Sangat setuju menggunakan HKBP jemaat Gunung Sindur sebagai contoh, yang secara khusus adalah tentang ketidakterlibatan ormas (berkedok) Islam yang bersikap arogan (seolah-olah) sebagai pembela agama. Dengan fakta ini, ada yang berasumsi bahwa kerukunan beragama berpotensi rusak bilamana ada sang biang kerok seperti itu.

Aku sudah ke sana dan sempat beriteraksi dengan beberapa orang (bukan hanya warga jemaat HKBP) warga Gunung Sindur. Sangat tenteram. Baik alam, maupun kehidupan warganya. Saat hendak beribadah, ketua RT (yang non pribumi dan bukan Kristen) beserta isteri, dengan tersenyum mempersilakan untuk memarkirkan mobil di halaman rumahnya karena halaman gereja sudah penuh. Kandang-kandang babi dan ternak ayam serta pemeliharaan ikan adalah pemandangan yang jamak di lingkungan tersebut. Ada beberapa ekor anjing (yang bersih dan sehat karena terpelihara dengan baik …) berkejaran di pematang jalan tanah yang lembab. Bau tanah dan tumbuh-tumbuhan serta udara yang sejuk segar menimbulkan aroma yang mengajak orang-orang (yang baik dan beriman) untuk memuji dan bersyukur pada Tuhan.

Mengomentari pembangunan gereja yang sedang berjalan – dan membandingkannya dengan pengalaman buruk jemaat yang lain – saat itu ada yang ‘nyeletuk, “Ala ni adong pinahan dohot panangga on do ra na umbahen partangkuluk marmise i mabiar ro manggugai tu son. Umbiar do nasida tu si sian tu Debata …”.

29 09 2010
nandosimo

gereja HKBP itu sudah dipindahkan http://megapolitan.kompas.com/read/2010/09/26/14040924/HKBP.Berharap.Janji.Direalisasikan-5# semoga menjadi jalan keluar terbaik dan mohon jangan dipermasalahkan lagi
http://www.eramuslim.com/berita/foto/usir-hkbp-dari-bekasi.htm

30 09 2010
lovepassword

Makanya apa kubilang Par..hi hi hi, kalian itu terlalu lemah gemulai. Ya protes sana sama pemerintah jangan kebanyakan inggih inggih saja. Kalo Protes yang keras. Pacivis ya pacivis tetapi ya sekali-kali galak dikit ya gak papa…. ingat kata2 favoritmu Par : just war..hik hik hik…- katanya Batak itu keras gagah berani eh tetapi kalian lebih kebanyakan curhat kayak SBY…Lagian pemerintah sekarang kalo nggak didorong2 kayaknya ya lemes kayak kalian itu. Bapak Kesejahteraan apanya , kalo yang ngangkat aku sudah tak angkat jadi Bapak Disintergrasi Nasional. Kasus Kasus HKBP gak selesai, bentrok Tarakan, tembak-tembakan di Ampera…kayaknya pemerintah babar blas gak ada wibawanya sehingga menciptakan kekacauan nasional… Semua pihak harus mendorong pemerintah menjalankan aturan main yang berlaku. Kalo misalnya ada walikota, bupati seenak udelnya ya copot saja udelnya…beres deh…Kalo ada pemalsuan identitas ya diusut karena itu juga kriminal.

30 09 2010
parhobass

@lovepassword

Anda yang memfavoritkan kata “just war”….

Batak memang keras, tetapi sejuta kali lebih warar daripada ide profokatif Anda…

Batak memang keras, tetapi sejutakali lebih cerdas jika diberi selangkah memerintah negara ini,… sayangnya itu sesuatu yang masih jauh ke depan…

orang statistik berkata: “6 dari 6 sudah gagal, apa masih bisa dipercayai?”… ngerti ngga maksudku?…

kalau Anda cerdas pasti bs mengerti…

orang preman mendengar sesuatu masalah akan mengeluarkan pedangnya
orang yang mengaku tahu sesuatu seperti Anda akan mengeluarkan keadaan isi hatinya yang sebenarnya jika menghadapi masalah…

salam

30 09 2010
lovepassword

Batak memang keras, tetapi sejuta kali lebih warar daripada ide profokatif Anda… ==>

Parhobass..Parhobass..ideku provokatif ideku yang mana ? aku kan nggak nyuruh kamu ngebom atau mengkudeta negara, aku cuma menyarankan kalian itu jangan kebanyakan curhat..gitu lho..Nggak efektif tapi yah mungkin melegakan perut kalian saja.
Karena pemerintah secara umum gagal menjaga ketentraman umum ( bukan cuma masalah HKBP saja ) maka wajar saja jika pemerintah didesak supaya lebih berani sedikit…tegas gitu saja sih . Sebab kalo tidak Indonesia bisa jadi sarang mafia kayak Kolombia dimana ada kelompok2 yang merasa punya kerajaan sendiri2 di dalam negara. Bahkan preman coro pun berani pamer eksistensi kayak di Ampera itu..

Batak memang keras, tetapi sejutakali lebih cerdas jika diberi selangkah memerintah negara ini,… sayangnya itu sesuatu yang masih jauh ke depan…==> Ya kalo kamu misalnya mau jadi Presiden juga silahkan saja kalo kamu merasa mampu dan dikehendaki rakyat. Ngomong2 yang kamu maksud sejuta kali lebih cerdas itu lebih cerdas dibandingkan siapa ? dengan presiden saat inikah ? Ya kita lihat saja nantilah ^_^ Semoga…Par..
See You…

SALAM Parhobass..
Nice to meet you…

30 09 2010
lovepassword

@Parhobass : orang statistik berkata: “6 dari 6 sudah gagal, apa masih bisa dipercayai?”… ngerti ngga maksudku?…

kalau Anda cerdas pasti bs mengerti…

===> Saya tidak tahu apakah saya cerdas atau tidak, lagian saya juga bisa saja salah menangkap bahasa bersayapmu..hi hi hi …Kalimatmu kan sering kali sedemikian puitis kayak mau ngarang lagu saja.

Apakah dengan ngomong gini kamu sebenarnya mau ngomong Presiden2 yang dari Jawa telah gagal, sehingga ada baiknya orang Batak yang jadi Presiden selanjutnya ? Siapa orang Batak yang layak jadi Presiden ? Si poltakkah tokoh favoritku yang sedemikian besar cintanya kepada Bapak pemimpin kita …? atau siapa ? Atau pokoknya asal Batak gak perduli siapa orangnya …

SALAM Par

30 09 2010
lovepassword

Kalo Tanah dipijak dianggap jadi masalah, ya nggak usah diinjak. Kan juga gak ada yang maksa nginjak tanah itu.

Yang namanya interaksi kan dua arah. Kalo masing2 merasa pokoknya kami X maka kami emang gini, emang gini. Selalu pihak lain yang dianggap bermasalah atau pihak lain yang disuruh berubah atau yang dianggap salah, maka ya emang sulit.

Tetapi agak aneh semestinya kalo tanah yang dipijak yang disalahkan padahal juga gak ada maksa menginjak tanah itu.

Waktu Nommensen dateng ke tanah kalian itu apa manjanya juga sama dengan sikap kalian sekarang ??? Dia nyalahin tanah yang dipijak juga ? hi hi hi…
atau tanahnya kebetulan pas baik-baik? atau juga kalian anggap nyogok jangan-jangan ? ….

SALAm deh..
See You…

30 09 2010
parhobass

@lovepassword

siapapun layak jadi presiden di NKRI ini, tidak melulu harus Jawa dan Islam ‘kan?

jika Anda katakan dasarnya harus dipilih, bukti berkata pilihan Anda adalah bapak SBY, dan apa hasilnya? dan karena beliau adalah pilihan Anda maka Anda layak protes, kesal, sementara saya ngga bisa karena saya tidak memilih beliau…ngga ada urusan dengan beliau di dalam hal protes dan sebagainya, sebab dari awal saya merasa dia akan gagal hehehe…makanya pilih yang lain…

artinya pilihan itu tidak selalu benar, vox populi vox dei itu tidak mutlak…

tanah dipijak, langit dijunjung
tapi kalau tanah dipijak adalah tanah setan
roh kebenaran harus ditebarkan…

Anda bukannya tidak cerdas, tetapi kebanyakan orang pejabat seperti Anda, cerdas tetapi agnostik, peragu terhadap pilihan yang harus dilakukan.. bahkan kenyakan anjing kudisan, ekor tak bertuan…

salam

30 09 2010
lovepassword

@Parhobass : hik hik hik, bagus bagus aku senang dengan gayamu ini ..tegas mantap dan tanpa basa-basi. Sip Keren pokoknya….Coba kamu sering-sering bisa selugas itu. hi hi hi…gak perlu kutendang pantatmu biar kamu tambah galak deh..^_^

jika Anda katakan dasarnya harus dipilih, bukti berkata pilihan Anda adalah bapak SBY, dan apa hasilnya? dan karena beliau adalah pilihan Anda maka Anda layak protes, kesal, sementara saya ngga bisa karena saya tidak memilih beliau…ngga ada urusan dengan beliau di dalam hal protes dan sebagainya, sebab dari awal saya merasa dia akan gagal hehehe…makanya pilih yang lain…===> Yang namanya sudah jadi Presiden itu siapapun rakyat ya berhak protes, gak melulu pemilihnya…..Presiden kan milik bersama. Kalo simbol2 negara misalnya dilecehkan oleh negara lain termasuk Presiden ya tidak melulu juga pemilih nya yang berhak protes, begitu juga sebaliknya jika kinerjanya mengecewakan bahkan kamu pun juga boleh protes…Intinya SBY itu milik kita bersama, lha kalo dia dilecehkan ya patut dibela lha wong Presiden. Lha kalo gak ada kemajuan ya wajar saja jika diprihatinkan.
============================================
vox populi vox dei itu tidak mutlak…

tanah dipijak, langit dijunjung
tapi kalau tanah dipijak adalah tanah setan
roh kebenaran harus ditebarkan…

===> Hmmm gitu ya…demokrasi memang bagaimanapun tidak bebas kelemahan , saya sadar itu. karena itu kadang ada juga ide mengganti demokrasi dengan konsep2 lain.

tetapi ada baiknya juga kamu belajar dari sejarah. Ketika Gereja berkuasa nyaris mutlak, apakah menimbulkan kebaikan bagi dunia ?

Martin Luther ngedumel soal surat Indulgensia. Kongkalikong duit duit duit
Pembunuhan wanita atas nama perburuan penyihir.
Heliosentris dipaksa tutup mulut,
dll
dll

Saya rasa itu juga perlu dilihat. Tidak ada sistem yang 100 persen ideal karena pelakunya termasuk kamu dan saya masih manusia. Kalo menurutku sih demokrasi tetap lebih baik. Walaupun bukan berarti 100 persen tanpa masalah.

SALAM

1 10 2010
parhobass

@lovepassword

Anda lebih layak protes kepada orang yang Anda pilih dibanding saya. ANda memilihnya tentu karena Anad merasa pola pikiran dia cocok dengan pola pikiranmu bukan?
kecuali Anda seorang pemilih GUUOOOOBLOOOK ya itu beda hal.. sebab banyak itu ditemukan di negara tercinta ini…
Sejak awal saya tidak setuju dengan pikiran dia, dan saya tidak memilihnya adalah bentuk protes pertama dari saya.

Dan dapt saya pastikan pilihan saya itu tepat, tidak ada penyelasan hehehe..beda dengan ANda yang menyesal bukan?… banyak yang malu dengan pilihan jagonya ternyata…

Hidup di depan TUHAN itu tidak seeperti yang ANda kira…
APAPUN PILIHANMU, TUHAN BISA buat menjadi berkat, mau demokrasi, mau komunis, mau ismis, mai kristenis, semua bisa, apapun itu bisa dijalankan sebab kita percaya TUHAN MAHA KUASA…
jadi intinya bukan dibentuk apa yang harus dijalankan, sebab sejak 100-an tahun silam sudah dipastikan NKRI harus berpijak pada PANCASILA/UUD45… nah mari kita hidup dan menunjukkan keimanan dengan kedua kaki ini…
bisa?

orang TOLOL yang masih bingung mau menerapkan pondasi yang lain dari PANCASILA… sangat tololnya sampai partai-partai berbasis bukan PANCASILA diloloskan sembarangan (maaf dengan kata kasar saya ini, pandang saja sebagai diri BATAK YANG KERAS, TEGAS dan LUGAS, dan jangan pandang itu sebagai arogan dan sombong…),

salam

1 10 2010
lovepassword

@Parhobass : Bagus..bagus ..hi hi hi..itu baru namanya Batak…

nulis GUUOOOOBLOOOK-nya saja O-nya sampai tiga baris. Mantaps….Surantap deh….

Jadi intinya saya gebleks karena memilih pemimpin geblek ? Idemu menarik juga. Semakin lama pemimpin itu geblek tidak bisa mengatasi kekacauan dalam masyarakat berarti saya juga ikutan dinilai tambah geblek dong ?
Wih wih…. bisa berabe ya…Bisa malu aku malu pada semut merah..yang berbaris di dinding ……

1 10 2010
fanya

Menurut hemat fanya sih, karakter bangsa Indonesia sekarang tidak lepas dari pengaruh berkembangnya demokrasi liberal yg diusung para politisi seiring tumbangnya rezim Orde Baru dgn demokrasi Pancasila-nya sebelum aspek mendasar pendukung demokrasi itu terwujud….

Jargon demokrasi “agree to disagree” (setuju utk tidak bersetuju) malah dijadikan dalih oleh setiap pihak utk bersikukuh pd posisi masing2, utk menentang, utk menyalahkan pihak yg tak mendukung kepentingan individu atau kelompoknya…… atau malah “dikomersilkan” seiring munculnya kecenderungan mengembangkan “tirani minoritas modern” bertameng demokrasi….

Demokrasi sesungguhnya baru bisa berkembang setelah law enforcement terwujud dgn perangkat yudikatif yg kredibel. Tanpa law enforcement dan perangkat yudikatif yg kredibel,……… jelas hanya akan memicu anarkisme akibat ketidak percayaan thdp aparat berwenang, akibat kejemuan thdp semua debat yg tak kunjung membuahkan kata sepakat, akibat proses hukum yg berlarut-larut “mengatur” putusan bagi pihak yg mampu, akibat kepentingan individu yg makin mendesak…….

Kesempurnaan memang hanyalah milik Tuhan. Namun ketidak sempurnaan mestinya memacu kita utk bisa saling bahu-membahu, saling memberi dan saling memaafkan agar sekurang2nya lebih mudah “mendekati” target sasaran yg kita inginkan bersama, bukan justru saling mengecoh, saling memaksakan kehendak, saling menyalahkan dan ingin saling mengalahkan antar sesama kita………..

Salam

1 10 2010
martogu silalahi

Yang pasti rasis. Orang kasar itu bukan Batak saja, anggota gereja lain juga banyak Batknya. Anda sendiri bego kali ya.
Apa memang masih ada penduduk asli di Bekasi dan di Indonesia ini. jangan harap tatanan seperti jaman dulu, sebab mobiliasasi penduduk cepat dan tatanan berubah. Anda pernah dengar berapa gereja yang ditutup dan itu bukan hanya gereja orang Batak. Dari Cianjur sampai Jakarta. Tolong jangan asal cuap lah.

1 10 2010
martogu silalahi

Gereja yang bukan HKBP juga banyak yang ditutup, seperti GPIB, GBI, tapi yang mau melawan atas tindakan yang sewenang-wenang ini hanya HKBP. Jadi dikira orang seperti anda hanya HKBP yang ditutup. Tolong cermat sedikit cari informasi

1 10 2010
martogu silalahi

Siap bilang mudah bangun gereja, di mana-man juga dipersulkit. Itu sebabnya terpaksa di ruko. SKB 2 mentri itu ada pemaksaan tau

1 10 2010
Sura

OOT nih, ada nemu web menarik http://www.isadanislam.com

Monggo…

4 10 2010
henju

@parhobass

“Batak memang keras, tetapi sejutakali lebih cerdas jika diberi selangkah memerintah negara ini,… sayangnya itu sesuatu yang masih jauh ke depan…”

Itu kan sudah diberi kewenangan memimpin Kominfo🙂

26 10 2010
andri

Ternyata iblis memang sedang tertawa atas kemalangan bangsa ini. Tidak ada lagi kasih antar sesama manusia. Gak akan ada solusi untuk masalah seperti ini selama belum ada yang berani mengkritik dan introspeksi diri sendiri, semua pihak akan merasa benar dan akan menyalahkan yang lainnya.
Ito Jephman mungkin sangat kritis dan sangat logis menguraikan duduk permasalahan, tapi menilik Jaman Perjanjian baru begitu banyak penganiayaan terjadi atas rasul-rasul dan jemaat mula-mula, banyak yang menentang, banyak fitnah dan provokasi tetapi Kristen hanya diajarkan bahwa Kasih mampu melampaui semua itu.
Kasih disaat seperti ini memang sangat tidak logis bahkan cenderung kedengarannya konyol, tetapi justru dalam kebodohanlah Tuhan menyatakan kuasanya. Tuhan tidak memilih orang yang hebat dan pintar tetapi Dia memilih orang yang punya Kasih. Try to forgive them ito.
Salam .. Horas

20 11 2010
anak medan

mmmm…. gimana kalo teman-teman di Papua, Maluku, NTT, Nias, Tapanuli, Manado, dimana lagi basis Kristen membalas semua apa yang mereka perbuat ini bagi kita, tapi itu buka penyelesaian masalah karena Kristen adalah KASIH.
Segalanya dianggap kristenisasi jadi selama ini Sholat di seluruh TV setiap sore, kumandang adzan 5 x sehari di semua mesjid, bantuan buku2 tokoh islam di perpustakaan sekolah, pemaksaan jilbab di Aceh dan sumatera barat apakah itu harus kita artikan islamisasi? orang batak keras makanya bisa berhasil diperantauan,jadi hal biasa kesirikan itu terjadi pada orang pendatang karenapenduduk asli kalah dengan pendatang. kenapa pandangan mereka sempit? karena mereka adalah orang2 yang menjadi katak dalam tempurung yang tidak pernah merantau. jadi merasa menjadi jagoan dikampung sendiri. jadilah anak medan biar kambing dikampung sendiri tapi banteng di perantauan.

22 11 2010
peace

ko kesannya anda sgt berusaha terlihat pintar dlm setiap argumen anda? skrg saya tanya..apa anda benar2 perempuan? bagaimana jika sewaktu2 suami anda ingin berpoligami (tapi lupakan jika itu sudah terjadi)? atau jika anda seorag ibu..apa anda kuat melihat putri anda menjadi istri kedua atau ke3? pertanyakan pada hati nuranimu…krna saya juga akan meninggalkan kristen jika tuhan saya menghalalkan darah org lain..meskipun utk menyelamatkan kepala saya sendiri..!

jika pertanyaan yg sgt simpel diataspun tdk bisa kau jawab dgn hati nuranimu…percuma mbahas hal lainnya dgnmu. an satu hal…jgn sok tahu klo bikin coment…cuma hkbp? apa anda pernah jln2 ke banten ! dilingkungan saya 50% kristen…..toh mereka msh melaksanakan kebaktian di ruko2. itu mash contoh kecil…dan apa anda pernah cari tahu yg terjadi di tapanuli? muslim bisa dihitung dgn jari tangan..tapi tdk mjadi alsan buat kami utk tdk menghargai keberadan mereka. dan mesjid pertama di kampungku? lokasinya adalah sumbangan warga yg beragama kristen…!

27 11 2010
Purba Anggoni

Saya tidak sudak logat sunda yang lembut tapi didalam hatinya lebih kasar

9 03 2011
gempur manalu

semua isi blog ini memang bernada kebencian kepada muslim, yaah dimana saja kalian akan mendirikan tempat ibadah mesti ditolak, soalnya orang2nya kasar. Paling tidak walaupun penulis blog ini merasa santun tapi bagi orang jawa tetap kental kasarnya.

26 04 2011
Tio

Pantaslah gereja dianiaya, tempat kumpulnya kebo2 dungu penyembah tuhan haha -salam tio oriental (0813 6753 8181)

21 10 2011
pedesbanget

hi hi……ukuran imanmu ternyata sebatas materi az kasihan yach,jadi hkbp cuman bwt ajang kontes pamer???(anda bisa menulis itu mungkin yg terjadi dlm intern hkbp seperti itu yach???ajang kompetisi)ha ha……..maling teriak maling……
hai klo skedar mobil ajahhh org muslim
banyak kaleee yang punya….narsis gak jelasss loe,aku ktawa dulu yach wkkkkkk….santai brur….keep smiling

31 10 2011
ajiibb

jancooookkk memang orang batak itu…..ga nyadar tp////

10 11 2011
modernland

Hipokrit, mengasihani diri sendiri dan menimpakan kesalahan pada faktor eksternal!

14 01 2012
pengamat

sorry semuanya……
intinya cuma ijin pembangunan tempat ibadah
gitu aja kok diributin
ya kalo memang kita beragama ngapin ngelarang orang beribadah, ga tau deh kalo cuma pelengkap KTP aja…
masa orang beribadah aja ga dijinin. setahu aku sih tempat ibadah itu tempat
orang yg baik dimana didalamnya diajarkan hal yg baik bukan yg jahat.
jadi kalo alasan sikap dan sifat dengan adanya tempat ibadah tersebut sikap dan sifat yg buruk menjadi baik. Thank’s dan renungi

17 01 2012
ikan paus

si jepman ini pinter membolak balikan fakta…
pantes banyak orang batak yg jadi pengacara ya…
para penjahat jadi pada bebas karena orang batak pada pandai bicara😀

20 02 2012
Waldo Sianturi

Tak satu pun dari ANDA-ANDA semua yang berperan sebagai pihak yang berwenang mengurusi masalah ini, namun ironis dan betapa anehnya ANDA-ANDA sekalian terus saja berkomentar. Percayalah, bahwa komentar anda tidak dapat menyelesaikan masalah ini. Yang diperlukan adalah tindakan. “Talk Less Do More”.
Horas!

21 03 2012
Rhatam

Saya muslim dari jateng,
Sangat menyedihkan hidup di negara indonesia yang berPancasila (ber-ke-TUHAN-an bukan ber-AGAMA-an ) tp masih ada diskriminasi seperti itu.
Kunci kehidupan manusia jawa yang sesungguhnya adalah “URIP NgURIPI/ hidup-menghidupi”
diluar itu,meskipun manusia jawa orang tersebut adalah orang “jawa sing ilang jawane/hilang jawanya”
Kita sebagai manusia apapun agama yang kita peluk/yakini hedaknya selalu memahai bahwa “hubungan yang baik dengan sesama manusia adalah langkah untuk berhubungan dengan TUHAN”
atau dalam istilah agama islam ” Habluminannas untuk menggapai Habluminnalloh”

semua masalah/konflik yang sekarang terjadi adalah karena sebaliknya yaitu “Meresa Habluminnalloh dan mengabaikan Habluminannas”

negara ini bukan milik golongan/kelompok/agama tertentu!
suka tidak suka ini adalah negara indonesia yang”SUDAH TERLANJUR DAN INDAH” merdeka karena PLURALIS.

14 04 2012
regan

Tikkos doi lae.
Dang olo alak ciketing adong batak i si.
Dang alani hkbp i, alana adong teroris i si.
Sitorus parbrimob do au. Jadi huboto do i.

26 04 2012
Yanray Parada Purba
30 04 2012
maickel

sy kurang ngikuti berita penutupan gereja, cuma sy mw nambahkan lg penutupan gereja HKBP filadeldia di bekasi

sumber:
http://www.sejuk.org/kolom/agama/209-hkbp-filadelfia-dan-pemerintah-yang-lalai.html
http://www.elsam.or.id/new/index.php?id=1854&lang=in&act=view&cat=c/302

komentar sy:
buseettt….
emang benar2 impotenlah Pak Presiden, Pak Polisi dan pejabat2 di negara ini
menyelesaikan mslh yg menurut sy sepele ini sj tidak bs, boro2 menyelesaikan mslh besar yg menyangkut harkat dan martabat bangsa ini

pantas saja negara singapura, malaysia dan jepang, yg secara luas daerah dan kekayaan alam kecil, memandang remeh negara kita dan org2nya

siap2lah kita dijajah terus apbl pejabat2 negara yg menjadi lapisan pertama pertahanan negara, cm serapuh ini hny krn lembaran2 kertas fana

2 05 2012
Ferdinand

@fanya
Kau bilang kau awam, tapi masih saja komentar. Yang tak ngertinya kau arti awam???? Shut the hell up, understood!!!! Diajari tidak kau, ditampar pipi kirimu, berikan pipi kananmu (untuk kalian semua)? Sudah sampai mana anda menjelajah keanekaragaman Indonesia ini dan dunia ini?

27 05 2012
Jeky Perdianto B (@berutuLg)

kuatkan iman.. cuma itu yg saya tahu.. hehehe

2 10 2012
No Name

Ini memang akhir zaman sebentar lagi Yesus datang dan menghakimi setiap orang menurut perbuatannya oleh karena itu siapa yg berjalan dalam pakaian putih (perbuatan orang benar/perbuatan orang kudus) akan diangkat ke Sorga, apalagi yg ada minyak dan anggur tidak di rusakkan (bdk wahyu 6 : 6 – 8) jadi buat saya orang orang yang demikian merusak,atau apapun namanya mereka punya bagian mereka sendiri yaitu menemani Lucifer bapak para pendusta,pembunuh atau apapun namanya, jadi saya sudah tidak heran dengan kejadian tersebut. Karna saya percaya Yesus akan membalaskan segala kejahatan manusia setimpal dengan perbuatan yg mereka lakukan.

15 04 2013
W Sijabat

Horas,
Saya merasa kita perlu menjadi orang yang peduli dengan lingkungan. Kalau surat terbuka di atas benar, saya setuju dengan apa yang diungkapkan oleh Rahmat Siliwangi tentang kalau orang batak sering tidak menghargai tata krama dan budaya setempat. Sering terkesan arogan bahkan beberapa komentar di atas juga mendukung kearoganan tersebut. Saya orang Batak dan masih lahir di Samosir, tetapi menjadi orang Batak tidak harus kasar, baik dialek maupun kelakuan.

Saya setuju bahwa maksudnya baik, tetapi apakah tidak lebih baik maksud yang baik disampaikan dengan cara yang baik juga? Jangan kita bangga dengan sesuatu yang tidak perlu dipertahankan misalnya: “Pokoknya orang Batak ya begitulah logatnya!” Orang Batak bicara kasar dan keras bisa diubah image nya kok, asal mau saja! Dan kita tetap menjadi orang Batak meskipun logatnya halus dan lembut.

Saya menegur bukan karena benci tetapi karena sayang, saya seorang Pendeta yang melayani di Semarang dan tidak menjadi masalah kalau saya melayani orang Jawa. Dan saya tetap orang batak dan bangga menjadi orang Batak! Karena Batak bukan logat dan kelakuan yang tidak pantas seperti yang disebutkan oleh Rahmat di atas!

Karena orang Batak bangga dengan identitasnya : “MARADAT” dan “ANAK NI RAJA” bagaimana mungkin anak raja berperilaku seperti budak yang tanpa aturan dan tata krama? Maradat kan artinya sopan dan santun?

Kalau mau diterima di lingkungan orang lain mari kita hargai budaya dan tata krama orang lain!

Horas!

17 06 2013
Mack

you’re really a excellent webmaster. The web site loading velocity is amazing. It kind of feels that you’re doing any distinctive trick.
In addition, The contents are masterwork.
you’ve done a great process on this subject!

12 08 2014
PAK IMRAN

kami sekeluarga tak lupa mengucapkan puji syukur kepada ALLAH S,W,T
dan terima kasih banyak kepada AKI atas nomor togel.nya yang AKI
berikan 4 angka 6990 alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI.
dan alhamdulillah sekarang saya bisa melunasi semua utan2 saya yang
ada sama tetangga.dan juga BANK BRI dan bukan hanya itu AKI. insya
allah saya akan coba untuk membuka usaha sendiri demi mencukupi
kebutuhan keluarga saya sehari-hari itu semua berkat bantuan AKI..
sekali lagi makasih banyak ya AKI… bagi saudara yang suka main togel
yang ingin merubah nasib seperti saya silahkan hubungi AKI SOLEH,,di no (((082-313-336-747)))
insya allah anda bisa seperti saya…menang togel 275
juta, wassalam.

dijamin 100% jebol saya sudah buktikan…sendiri….

Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini !!!!

1″Dikejar-kejar hutang

2″Selaluh kalah dalam bermain togel

3″Barang berharga anda udah habis terjual Buat judi togel

4″Anda udah kemana-mana tapi tidak menghasilkan solusi yg tepat

5″Udah banyak Dukun togel yang kamu tempati minta angka jitunya
tapi tidak ada satupun yang berhasil..

Solusi yang tepat jangan anda putus asah….AKI SOLEH akan membantu
anda semua dengan Angka ritwal/GHOIB:
butuh angka togel 2D 3D 4D SGP / HKG / MALAYSIA / TOTO MAGNUM / dijamin
100% jebol
Apabila ada waktu
silahkan Hub: AKI SOLEH DI NO: (((082-313-336-747))) KLIK DISINI

angka GHOIB: singapur 2D/3D/4D/

angka GHOIB: hongkong 2D/3D/4D/

angka GHOIB; malaysia

angka GHOIB; toto magnum 4D/5D/6D/

angka GHOIB; laos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: