Kemanakah Hutanku?

6 07 2010

Seorang sahabat menghubungiku tentang permasalahan ini beberapa waktu lalu, permasalahan lama yang tidak mendapat perhatian pemerintah,  tenggelam oleh kemeriahan Piala Dunia, dikalahkan oleh desahan video mesum artis, kemanakah janji-janji kampanye pemilu lalu? Entah kenapa presiden dan para menteri kita bersedia memberikan perhatian dan komentar tentang video porno daripada perusakan hutan, kesejahteraan rakyat kecil dan pemanasan global yang di depan mata.

Masih ingat kasus PT Inti Indorayon Utama (IIU) beberapa tahun lalu yang disinyalir menyebabkan kerusakan hutan dan banjir di Tapanuli Utara? Sekarang PT IIU berubah nama menjadi PT Toba Pulp Lestari (TPL) dan tidak merubah kebijakannya mengambil kayu dari hutan untuk keuntungan perusahaan. Banjir , tanah longsor, kerusakan ekosistem, kehilangan kekayaaan keanekaragaman hayati diganti oleh keuntungan para pemegang saham, hasil pajak yang entah kemana, dan hanya 1% persen keuntungan diberikan kepada masyarakat sekitar. Berbagai protes dilakukan masyarakat sekitar hanya berujung pada penindasan dan kriminalisasi. Walaupun PT TPL mengaku sudah menanam kembali hutan yang ditebangnya, masih diperlukan puluhan tahun lagi agar hutan kembali seperti semula.

Hutan di Porsea adalah hutan rakyat yang sudah ada sebelum republik ini berdiri, penghasil kemenyan terbesar di Indonesia yang diperlukan indusrti parfum Perancis serta sumber damar & rotan yang menjadi sumber nafkah penduduk sekitar. Sekarang rusak oleh beberapa orang kaya yang berhasrat untuk lebih kaya, tanpa memikirkan masyarakat sekitar yang telah memelihara hutan tersebut semenjak nenek moyang mereka menginjakkan kaki di Tanah Batak.

Salah satu kegiatan penghijauan yang dilakukan penduduk setempat bersama LSM. “Kemanakah hutanku yang indah?” mungkin itulah di benak Oppung ini, melihat keserakahan manusia yang terjadi.

Salah satu produk yang menggunakan pulp kertas dari PT Toba Pulp Lestari.  Kebiasaan boros menggunakan kertas tanpa sadar bermuara pada perusakan hutan dan menambah pundi-pundi kekayaan pengusaha rakus dan pejabat yang korupsi.


Aksi

Information

58 responses

6 07 2010
canon digital rebel xt eos

sayang banget ya,,,makasih infonya…salam hangat…

6 07 2010
hh

http://hariansib.com/?p=35140
=>, Pak Nurudin Usman yang menilai apapun masalahnya hutan gundul dia tidak mencari siapa yang membabat tetapi bagaimana kita menanam kembali.

Maksudnya, tidak perduli siapa yang meluluhlantakkan hutan itu? Kemudian rakyat yang diharapkan menanam kembali?
—–
Biar sepuluh juta pohon ditanam masyarakat seperti yang dilakukan oleh ompung boru itu, tidak akan sama dengan hutan. Bumi ini memerlukan Hutan, bukan hanya pohon.

6 07 2010
borusasada

Ada seorang Bapak pernah mengatakan kepadaku. Jika ada orang Porsea yang pergi merantau dan setelah beberapa tahun diperantauan orang Porsea tersebut merasa home sick, obatnya cukup dengan mengajaknya ke Tempat Pembuangan Akhir (Tempat Pembuangan Sampah). Karena “bau” yang dihasilkan di TPA itu SAMA DENGAN “bau” yang tercium di wilayah Porsea yang diakibatkan aktivitas PT TPL tersebut (bahkan saya pikir jauh lebih bau yang tercium di daerah Porsea). Tragis ;((

6 07 2010
Hendry HM Lbn Gaol

tata krama pengambilan teks, poto dll dari blog orang adalah dengan mencantumkan sumbernya, biar lebih intelek dikit.

6 07 2010
Fitri

Kalau hutan Kalimantan malah sering dibakar.😥😥😥

6 07 2010
borusasada

@Inang Fitri

Yoi, mbak.. Impactnya, suhu di bumi pun semakin panas saja..

6 07 2010
Lamsito

Entah nanti anak cucu kita akan mengenal hutan.
tak taulah….

6 07 2010
parhobass

na godangan nuaeng si bolis di Indonesia…
terenyuh jadinya….

7 07 2010
jephman

@ Fitri
Sorry ping-nya dihapus krn tidak berhubungan dgn isi/tema posting ini. Yang saya lihat hanyalah salah kutip saja dalam perdebatan itu dan bukan kebohongan publik.

@ Hendry HM Lbn Gaol
itu lae yg foto ya? ga usah sewot gitu lah lae
Kalau foto setahu saya itu sudah ada tulisan sumber fotonya di foto oppung2
Kalau tulisan tidak ada yg saya ambil, murni tulisan saya dan disetiap fakta sudah ada linknya, silahkan mouse over di tulisan

7 07 2010
Fitri

Hayo. . .kena marah tuh gara – gara foto.😀

7 07 2010
Batak Portugal

oy Hendry, memanglah kw ini. kasi saran gak jelas. jangan2 kau bos di PT TPL, tulisan bagus kok kw tanggapi negatif

7 07 2010
gabenamora

HALLELUYAAAA…………posting yang bagus untuk ‘HEMAT ENERGI”..tapi sayang tidak semua bisa “MELIHAT” dan “MENGERTI”…dan sudah ku TANAMKAN jiwa di diri keluargaku dan ANAK ku dan juga orang sekitarku untuk HEMAT ENERGI,
1) TIDAK BUANG SAMPAH SEMBARANGAN
2) PAKAI SEPERLUNYA
3) JANGAN MALAS UNTUK MENGGERAKKAN TUBUH
4) DAUR ULANG

7 07 2010
Mossack Anme

Peduli dengan lingkungan dan korelasinya dalam kebijakan pemerintah?
Silakan bergabung dengan Partai Lingkungan Hidup.
Masih rintisan sangat awal. Silakan berkumpul dengan saudara sevisimisi.

7 07 2010
mr. sectiocadaveris

mestinya pemerintah ambil sikap tegas terhadap orang2 semacam ini…jangan mau disuap/bagi hasil dengan keuntungan mereka.
nanti kalau sudah terjadi bencana alam/banjir, baru lah semua “nunduk-nunduk”
tipikal orang indonesia

7 07 2010
lovepassword

Wah bisa tambah panas saja dunia ini…

7 07 2010
Herwitz

Hutanku kemana-mana….
Hutanku kemana-mana….

Enak too…mantep too……
Oh yeeeeee…………………..

7 07 2010
hh

Neraka sudah mau dinyalakan, mas LP. Hahahahah.

8 07 2010
Fitri

Kalau cuma omong untuk hemat energi, tidak buang sampah sembarangan dan seterusnya, tapi tangan menerima uang untuk tutup mata atas penebangan hutan lalu apa gunanya?😀

8 07 2010
Fitri

Kalau cuma berkoar – koar pemerintah jangan mau begini dan begitu, semua juga bisa. Tapi hati siapa yang tau. Cuma demi uang 25 ribu saja, orang – orang mau saja di suruh demo pemerintah.

Apalagi kalau ternyata diri sendiri juga masih suka menerima suap atau bagi hasil.😀

8 07 2010
Fitri

@mas love
Kalau dunia tambah panas, air laut juga akan naik. Dan perlahan – lahan daratan akan hilang. Jadi mikir, gimana cara menyalakan api.🙄

8 07 2010
Fitri

Jangan takut Hendry, aku dukung kamu. Kalau itu memang foto milikmu, kamu punya hak untuk menuntut. Enggak usah takut dengan Batak Yahudi.🙂

8 07 2010
Fitrok

wakakakak…ga mutu bgt komennya

8 07 2010
lovepassword

Kalo menyalahkan api mah, pake korek api Mbak Pit Pit… 😀

8 07 2010
borusasada

@Amangboru lovepassword

Menyalakan, Om. Bukan menyalahkan..😀

8 07 2010
Fitri

@mas love
Kalau air laut naik, dapat korek apinya darimana? Hayo. .😀

8 07 2010
mr. sectiocadaveris

so intinya….?

8 07 2010
Fitri

So. .banyak orang berkoar – koar meminta pemerintah jangan terima uang suap, tapi diri sendiri juga menerima suap untuk kepentingan lain.😀

bahkan pendemo – pendemo itu juga banyak yang di bayar oleh saingan yang di demo itu.😆

8 07 2010
lovepassword

Kalo air laut naik ya berenang dulu..jangan malah menyalakan api… he he he ( ngeles mode on )

8 07 2010
lovepassword

Sama teman sendiri tak kasih bonus lah , Satu huruf H

9 07 2010
borusasada

@Ito sectiocadaveris

Molo sai hujaha kan ito hata ni itoan i mangalusi ito, tar songon on ma ra intina: ala didok ito asa unang olo panggomgomi manjalo sisip, na asingan pe boi do mandok songon i. Hape pada kenyataanna, na mandok asa unang songon i panggomgom i, ibana pe olo do manjalo sisip. Dang na pabadahon ito au dohot ibana. Alai molo hu pamanat, sai hira tu si do arahna. Dang si tanggapan nian i, ai boi do annon baenonna sian hau na di tombak gabe sahat tu panghataion tarngot tu buku na badia. Na denggan be didok halak, asing2 do tanggapanna. Parrohahon ma alusna tu “jadi orang kaya” na di ginjang.

@for all:
Saya cuma mau sharing sst dengan my young brother Mr. sectiocadaveris. Mohon maaf klu pakai bahasa daerah kami.

9 07 2010
mr. sectiocadaveris

@ito boru tobing
huantusi do ito.. ai nga sian nadjolo do i ito i songon i pangalahona.. djala angka donganta na asing nga mekkel2 halak i mamereng gaya ni boru sileban i.
alai…boha ma dohonon ito ku, ai olat ni i do na binotona. unang pola tatanggapi molo naeng mambahen parbadaan ibana. tatangiangkon ma asa umpistar ibana saotik, djala manjalo tondi parbadia i ito.
hahaha😀
horas ma di hamu saluhutna
butima

9 07 2010
Fitri

@Jephman
izinkan saya untuk mengetahui berapa no IP pemakai nama Fitrok. Saya tunggu.

9 07 2010
Robinson A. Sihotang

@ Jephman

Sangat berat itu lae Jephman…
Kami sudah melihat kerusakan di sana.. akibat dari PT Pulp Lestari itu. Sudah begitu keras perlawanan masyarakat di sana akibat kerusakan hutan itu. Apa mau dikata teman-teman sdr kita di sanapun yg telah pro kpd PT Pulp Lestari itupun malah menjadi lawan penduduk yg anti mereka..
Hanya usaha yg keras dgn dukungan rakyat yg penuh baru bisa berjalan rencana mengusir PT Pulp Lestari itu sebelum terlambat …

9 07 2010
hh

Benar itu, pra Rob, TPL harus hengkang dari sana sebelum terlambat, sebab bumi ini perlu hutan sebagai penyeimbang.

TPL telah meraup laba yang besar. Cukuplah.

Sekiranya bumi ini tidak memerlukan hutan, tidak jadi masalah.

salam

9 07 2010
hh

Biarpun orangtua kita sendiri yang pro TPL karena mendapat pakerjaan dari TPL sebagai mitra kerja, kita harus lawan dengan jalan memberikan pengertian akan pentingnya hutan itu.

salam

10 07 2010
erwin

Maaf lae semuanya, saat ini untuk apa kita berkutit di permasalahan sumber photo, yang penting sekarang kita dapat menggunakan photo tersebut sebagai bahan kampanye kita untuk menentang Arogansi PT.TPL di Tanah Batak.

tetapi kalau lae semuanya pingin tau sumber photo tersebut. karna saya selama ini yang mengarsipkan photo tersebut di KSPPM, disini saya perjelas sumber photo tersebut.

Photo 1, by Dimpos Manalu, George Junus Aditjondro, dan dr Robert (dok.KSPPM, Pollung 2007)
Photo 2, by Teman-teman staf KSPPM sewaktu pelatihan metode penelitian bersama George Junus Aditjondro. (dok.KSPPM POLLUNG 2007).
Photo 3, by by Teman-teman staf KSPPM sewaktu pelatihan metode penelitian bersama George Junus Aditjondro. (dok.KSPPM POLLUNG 2007).

Thanks
Stop Penebangan Hutan Tanah Batak

10 07 2010
erwin

Lae, ompung itu bukan hanya menanam pohon itu saja.

tetapi ompung itu merupakan salah satu pejuang lingkungan hidup tanah batak, salah satu kaum Ibu yang ikut memperjuangkan tanah adat turunan Raja Sidomdom Barimbing seluas 51, 36 Ha dari rampasan PT. IIU (dulunya Indorayon, sekarang PT. TPL) dengan memanipulasi hukum adat.

Dan tanah mereka pun kembali.

Mauliate
Tano on Badia do di rohan nami.

11 07 2010
goni

he he he :))

11 07 2010
mr. sectiocadaveris

sepertinya perlu gerakan besar2an yang dimotori oleh para pemimpin2 batak kampung di sana dan juga para anak2 rantau untuk mengusir Toba Pulp dari kampung kita itu.
jangan sampai 50 tahun lagi kampung kita jadi tanah gersang, yang ilalang pun tidak mau tumbuh akibat tidak ada deposit air di bawahnya, krn pohon2nya sdh pada ditebangi oleh orang2 berduwit itu.

12 07 2010
jephman

@ erwin
mauliate godang lae atas infonya! saya memang gak tahu itu foto siapa. Arogansi begitulah yg sering bikin halak hita gak maju2, baru foto saja sudah bawa2 intelek segala, mending kalo saya ambil untung (jual ini foto misalnya) ini cuma penyambung lidah sudah jd masalah.

Hampir saja mau ku hapus itu foto, tapi kulihat wajah oppung itu, jadi sedih aku 🙂

12 07 2010
jephman

sama dengan anda bu

12 07 2010
ANDY SUBANDONO

Akhlak, moral, budi pekerti, dan tingkah laku adalah perhiasan yang melekat pada diri manusia. untuk itu teruslah menulis dan berkarya teman… semoga yang Anda berikan bisa bermanfaat untuk orang banyak.

15 07 2010
dave

Ini photo pasti diambilnya waktu hutan tsb sdh ditebang yach ? nah waktu hutannya ditanam lagi ngak diambil lagi photo nya mas ??
hehehe… jadi orang yg gentlement donk… jangan hanya photo pas yg jelek2xnya aja kamu ambil… dibayar ama siapa situ mas utk publish hal – hal ini, and pakai menampilkan gambar salah satu product segala..? apa sdh siap kalau di tuntut oleh yg punya product…. ada dasarnya ngak mas menyatakan product tersebut penyebab kerusakan hutan yg mas maksud ? ati2x loh…. jangan terlalu gegabah deh..
Gini deh.. safe our planet is a must.. i agree lah…’cause, apart of our responsibility, that GOD wants us to do…
not just talking but do something..
melihat apa yg saat ini kita lakukan sehari2x.. apakah sdh mencerminkan kita jg turut membantu menjaga lingkungan ? nah situ merokok ngak ? situ buang sampah masih sembarangan ngak ? situ kalau meludah masih sembarang tempat ngak ? situ naik mobil/kendaraan bermotor yg lain ngak ? situ kalau belanja sering ngak minta kantong plastiknya dibanyakin… ngak mau pakai karton bekas/bawa kantong plastik yg sdh ada dirumah ? situ sering cuci mobil pakai air tanah ngak ? dirumah pakai pam atau air tanah nich ? dirumah pakai AC ngak ? Nonton TV sampai larut malam ngak ? sering begadang sambil nonton ? kalau ngisi air dibak mandi sampai tumpah2x ngak ? kalau pesta2x pasti deh besar2xan kan ada bir dalam kemasan botol lah, minuman dalam botol plastiklah, tahu ngak kalau botol and plastik itu sangat lama didaur ulangnya oleh alam, sampah dirumah uda dipisah belum antara yg organik dan non organik ? atau jgn2x situ ngak tahu apa yg dimaksud sampah tersebut ?pilih mana snip or snap ? ok ? so mulailah dari hal2x yg kecil yg ada disekitar kita, hal yg mudah, tetapi kalau 100 jt org di Indonesia ini melakukannya, maka mungkin saja dampaknya akan bisa menekan kerusakan2x yg lain.. termasuk pembalakan liar ini loh… OK clear yach friends… anda bisa setuju bisa juga tidak.. but for me the point is .. just do start from yourself.. !!

15 07 2010
Charly Silaban

Pemilik dan pendistribusi awal foto2 diatas setau saya sangat senang jika foto ini disebarkan untuk tujuan kebaikan Tano Batak.. Foto2 tersebut bahkan sudah dibuat menjadi materi untuk spanduk2 kampanye APTB (Aliansi Peduli tano Batak) (lihat disini >> http://is.gd/dsLke )
Jadi polemik foto ini memang tidak perlu ada namun alangkah baiknya juga jika Lae Jephman juga menyertakan informasi credit untuk sekedar memberi apresiasi atas karya cipta mereka.

APTB = Aliansi Peduli Tano Batak adalah gabungan unsur-unsur sub-etnis, kedaerahan, dan agama; yang terpanggil oleh ratapan tanah leluhur. Kita berjuang demi menghentikan perusakan alam Tano Batak, dan memulihkan kearifan lokal.
Silahkan bergabung disini >> http://www.facebook.com/Aliansi.Peduli.Tano.Batak

15 07 2010
jephman

wuihh jangan marah2 gitu mas. Banyak amat pertanyaannya sampai bingung aku jawabnya.

Ini photo pasti diambilnya waktu hutan tsb sdh ditebang yach ?
>> ya iya. itukan yg jadi permasalahannya

nah waktu hutannya ditanam lagi ngak diambil lagi photo nya mas ??
>> itu foto nenek yg lagi tanam? masa mesti ku upload semua? lagipula sudah ditulis diatas, dan butuh puluhan tahun lagi buat kembali spt semula

dibayar ama siapa situ mas utk publish hal – hal ini, and pakai menampilkan gambar salah satu product segala..?
>> saya gak dibayar siapa2 dan itu memang salah satu produk yg pakai pulpnya PT TPL

apa sdh siap kalau di tuntut oleh yg punya product…. ada dasarnya ngak mas menyatakan product tersebut penyebab kerusakan hutan yg mas maksud ?
>> jelas siap. masa main taruh itu produk kalau bukan salah satu produk yg pakai pulp PT TPL

nah situ merokok ngak ?
>> nggak

situ buang sampah masih sembarangan ngak ? situ kalau meludah masih sembarang tempat ngak ? situ naik mobil/kendaraan bermotor yg lain ngak ?
>> ngak, nggak & nggak

situ kalau belanja sering ngak minta kantong plastiknya dibanyakin
>> jelas tidak😛

ngak mau pakai karton bekas/bawa kantong plastik yg sdh ada dirumah ?
>> sudah kepakai lagi (reuse) buat buang sampah

situ sering cuci mobil pakai air tanah ngak ?
>> nggak punya mobil

dirumah pakai pam atau air tanah nich ?
>> nanya dulu baru nuduh ya?😀

dirumah pakai AC ngak ?
>> nggak. kipas angin😛

Nonton TV sampai larut malam ngak ? sering begadang sambil nonton ?
>> tidak, kecuali piala dunia kemarin

kalau ngisi air dibak mandi sampai tumpah2x ngak ?
>> nggak juga

kalau pesta2x pasti deh besar2xan kan ada bir dalam kemasan botol lah, minuman dalam botol plastiklah
>> sory, mabuk2an dilarang agama

sampah dirumah uda dipisah belum antara yg organik dan non organik ?
>> sudah dong, masa kayak gitu aja belum. yg anorganik ke tempat sampah, yg organik jadi pupuk tanamanku.

so mulailah dari hal2x yg kecil yg ada disekitar kita, hal yg mudah, tetapi kalau 100 jt org di Indonesia ini melakukannya, maka mungkin saja dampaknya akan bisa menekan kerusakan2x yg lain.. termasuk pembalakan liar ini loh… OK clear yach friends… anda bisa setuju bisa juga tidak.. but for me the point is .. just do start from yourself.. !!
>> kebiasaan pribadi dan masalah pembalakan liar bukan hal yang berhubungan. Akibatnya saja yg sama.

Kalau saya berpolusi, bukan berarti penebangan hutan membabi buta jadi dibenarkan.

gitu aja kok repot, pakai interogasi segala😀 hehehe

15 07 2010
mr. sectiocadaveris

gini bang jephman…
.
.
.
nah situ merokok ngak ?
>> jelas nggak

situ buang sampah masih sembarangan ngak ? blah blah blah cuih
>> jelas nggak

situ kalau belanja sering ngak minta kantong plastiknya dibanyakin
>> jelas nggak
.
.
.
maaf bung jelasnggak, namamu kucuri kupinjam dulu ya
xixixixi:mrgreen:

16 07 2010
jephman

gak tahu lah lae, niat cuma menyambung lidah, ada yg marah2 ttg foto (yg punya aja gak protes); ada yang ngomel2 ttg air bak mandi segala😛

16 07 2010
Fitrok

weheheheh….ga tahu malu loe😀

16 07 2010
dave

Bos.. koreksi yach.. anda ada salah tuch… prod yg kau tampilkan itu yg kau tuduh itu, tdk pernah memakai kayu dari TPL ini, karena bahan baku kayu dari prod yg kau tampilkan itu berasal dari pohon acacia (acacia mangium nama latinnya), sementara kayu yg dari TPL itu adalah kayu eucalyptus… so next time jgn langsung pasang foto product sebelum tahu detailnya donk bos…

Mr secti : hahaaha

16 07 2010
hh

Bro David, kesanalah lihat langsung, bro, ditanami gak setelah ditebang habis habisan? Kalau ya, tolong ambil gambarnya ya dan sertakan dengan komentar bro berikutnya ya. Tapi bro harus janji, jangan cuma yang ditanam di pinggir jalan itu bro, lihat di tengah hutan sana.

16 07 2010
hh

sementara kayu yg dari TPL itu adalah kayu eucalyptus… so next time jgn langsung pasang foto product sebelum tahu detailnya donk bos…

=>Heh,,,, bung…. gak pernah ada sejarahnya hutan rimba ditumbuhi pohon (bukan kayu ya) eucalyptus. Yang diluluhlantakkan oleh TP LESTARI adalah HUTAN RIMBA Tapanuli.

Yang mereka coba tanam di sebagian bekas hutan timba itu adalah eukaliptus yang kau sebutkan itu.

so next time bruer….. jangan bodoh lagi.

16 07 2010
hh

Masalah yang ada ialah hilangnya hutan rimba Tapanuli, bukan kertas merek apa yang memakai pulp dari tpl tsb.

unang sappur sappur hata inggeris dohot latin i lae david,,,, sapala na marhata inggeris, hata inggeris baen sude, pusing iba majjaha.

horasma

16 07 2010
jephman

alangkah baiknya mas Dave ini menunjukan bukti langsung kalau itu bukan salah satu produk yg memakai pulp PT TPL, kalu sekedar pengetahuan bahan itukan bisa diganti.
Tapi, saya memasang foto itu berdasarkan data ini: http://tobapulplestastari.ec51.com/
(semoga saja gak dihapus sama mereka setelah saya posting ini)

BTW, saya sudah lama gak pakai parfum beraerosol sekedar mengurangi emisi CFC yg membunuh ozone. mas Dave masih pakai air tanah/PAM? pake sumur aja mas biar beban lingkungan berkurang hehehe

16 07 2010
jephman

karena kata2 ‘next time’-nya mas Dave, jadi gatal tanganku. Ini hasilnya dari sumber lain:

http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2007/01/15/LU/mbm.20070115.LU122902.id.html

http://tobapulplestari.en.ec21.com/print_offer_detail.jsp?offer_id=OF0008440011

mas Dave, udah gali sumur belum?
jangan meludah sembarangan ya😛

16 07 2010
parhobass

@lae Jeph

ketika saya mahasiswa dulu, kita sempat membuat organisasi kecil untuk memperhatikan nasib2 hutan kita di Tapanuli sana,

ketika saya ke sana, pulang kampung, saya melewati porsea, dan hebatnya aroma yang busuk telah ada, dan itu tidak pernah saya rasakan 5 tahun sebelum saya ke P. Jawa…, dan obroloan dengan sesama penumpang MRTpun terjadi…

apa yang terjadi…?
masalah menjadi kompleks, seperti biasalah,.. karena ternyata banyak orang yang mendapat mata pencaharian dari berdagang makanan dan sebagainya dari para karyawan PT anu itu,… dan mereka semakin banyak…
dan orang2 inilah yang menutup mata atas kasus bau busuk yang menyebar di area PT anu itu… pengorbanan sudah tidak ada, kehidupan sesaat lebih membubung,… yang akhirnya bentrok dengan orang-orang yang tidak bermatapencaharian sebagai pedagangpun terjadi, itu tidak dapat dihindari lagi… kasihan sekali…pedagang bentrok dengan petani….saya melihat demo anak SD waktu itu, dan saya melihat ibu2 dihantam sama pendukung PT ANU itu…

lalu dimana letak masalah utamanya?
masalah utamanya adalah sudah tidak ada pemikiran jernih, yang ada perut dan perut, saya menyebutnya “anjing liar”…(maaf dengan kosa kata yang seram ini)….

cara penyelesaian, adalah pengorbanan…
sekarang siapa yang rela berkorban?, tidak ada, maka selama tidak ada yang mau berkorban, masalah tidak akan pernah terselesaikan…
PT ANU harus rela berkorban…tutup TITIK
pedagang harus rela berkorban…. pindah tempat TITIK
petani harus berkorban, menanami kembali hutan yang gundul.. TITIK
sehingga kalau kita pulang kita masih bisa merasakan hembusan udara segar di tengah hari bolong… itulah yang hilang puluhan tahun ini…

salam

16 07 2010
mr. sectiocadaveris

biasa lah lae..
anggap aja lah dia…aktipis lingkungan hidup yang kesasar di kaki gunung
ambil postitipnya aja😆

16 07 2010
mr. sectiocadaveris

kalau orang masih benar2 mencintai bona pasogitnya sesuai nilai-nilai luhur dan adat istiadat, pasti dia akan menolak si te pe el ini.😆

11 03 2011
ramson sahala simamora

Melihat hutan alam yang dibabat TPL di kabupaten Humbang Hasundutan, sudah waktunya masyarakat bertindak. Ancaman bencana alam yang maha dahsat akan terjadi, untuk itu harus dihentikan. Hutan hilang berarti nyawa kita juga akan hilang.
Saya seorang warga Dolok Sanggul sangat merasakannya sebab hutan alam yang ada tanaman kemenyan juga dibabat habis. Tanaman kemenyan itu adalah tanaman yang dilindungi, mohonlah LSM pencinta lingkungan melarangnya sebab itu peninggalan di tano batak.
Pemerintah tidak berdaya sebab sudah berkoalisi dengan pengusaha maka LSM dan Media yang mampu melawannya bersama rakyat. Horas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: