Mengapa oh Mengapa?

17 03 2010

Ini kasus di daerah Cengkareng, Jakarta Barat. IMB dan ijin warga setempat sudah ada, masih juga terjadi hal seperti ini. Sumber


Aksi

Information

68 responses

17 03 2010
borusibarani

Contoh agama damai…:)
Damai bagai mereka yang penting bukan perang dan bukan nge-bom.
Melarang agama lain beribadah pun juga di lakukan dengan “damai”.

Padahal yang bertangung jawab dibawahna 90% bertitel “H” semua.
apa mungkin karena sudah bertitel, sudah merasa sebagai penjaga surga ya??

yach, (sekali lagi dan seterusnya) penonton harap maklum.

17 03 2010
Fery

Ini gw pernah lihat deh gereja Santa MAria klo gak salah ya?

17 03 2010
hh

Tu dongan dongan saluhutna di blog ni Lae Jephman on, hupasahatma tu hamu: Selamat Tahunbaru Batak; Artia Sipahasada, yang jatuh pada tgl 17 Maret 2010 penanggalan masehi. Artia = nama hari perama, Sipahasada = nama bulan pertama dalam penanggalan Batak.

Horas Tondi Madingin
Pir Tondi Matogu

18 03 2010
Gala_ren

keong emang orang ini..

mengapa???
ini jawabanna:
itu yang pake..”h” pasti pengen dianggap pahlawan islam..
hahahahay…wkwkwkwk.

18 03 2010
JEFRI RUBEN PANGGABEAN

Memang beginilah masih dinegara kita Indonesia, padahal negara menjamin kebebasan beragama bagi setiap warga negaranya. Dan hal ini juga tertuang dalam UUD 1945 Pasal 29 ayat 2 : ” Negara menjamin kebebasan…………………………………….”. Mendirikan rumah ibadah kenapa harus dilarang. Dimana letak keadilan, tapi seandainya mendirikan diskotik atau tempat hiburan pasti gak ada yang larang. Ditempat saya ( Medan ), sepanjang jalan dari Tebing Tinggi – Medan yang jaraknya kurang lebih 45 Km ada banyak terdapat pungutan untuk pembangunan mesjid. Dan sah – sah saja gak ada yang larang. Nah kita mau mendirikan gereja dan sudah punya dana sendiri juga kenapa harus dilarang.

18 03 2010
jelasnggak

@Jephman,

Boleh pinjem gambarnya buat di blog saya…?

18 03 2010
lovepassword

Boleh boleh jell, tentu boleh silahkan saja . Ambil saja dua atau empat . Jephman ini baik hati kok. Hi Hi Hi

19 03 2010
jephman

boleh bro

19 03 2010
jelasnggak

Thanks.

19 03 2010
supini sofia siahaan

itu hal biasa, jadi tetap sabar dan tekun dalam pelayanan. mari kita saling mendoakan dan mairi kita berdoa syafaat karena peperangan kita bukan melawan darah dan daging, tapi melawan penguasa2 di udara. mari berdoa supaya kita di kuatkan sampai akhirnya DIA kan datang. be strong my friends ^_*

19 03 2010
Fitri

Saya boleh copy juga gambarnya? Ah, paling-paling ntar di larang. Saya mau investigasi.

20 03 2010
juan

yah,,, memang berat pergumulan kita di tano sileban ini. Tapi kita harus tetap tabah, sebab teladan kita sendiri sudah hidup menderita demi kita. Kalo kita liat saudara2 kita di tempat2 lain, seperti di Nigeria yang perang saudara karena agama atau di Timur Tengah dimana saudara2 kita terancam nyawanya, kita masih bisa bersyukur atas berkatnya kepada kita karena kita di sini masih ribuan kali lebih nyaman dibanding mereka.
Memang sih, kesel juga liat mereka2 ini, kok sifatnya gitu, lha kita kan bangun rumah ibadah, kok ga dibolehin gitu lho. Di kawasan rumahku, di daerah Bekasi, mau minta izin bangun gereja, harus bayar Rp. 150.000 per keluarga yang tinggal di daerah sini. bayangin aja besarnya uang yang harus dibayarkan kalo misalnya 200 keluarga aja. padahal kita kan bangunnya pake duit sendiri, ngumpulin uang berapa tahun, eh malah harus keluar duit buat hal2 yang gak penting..

Salam kepada teman2 di blog ini, baik angka dongan2 sahaporseaon maupun mas lovepassword dan mba’ fitri yang masih setia mengunjungi blog ini.

GBU

22 03 2010
lovepassword

Salam Kenal Kembali. Terimakasih..

Salam Iya

22 03 2010
jhon charles sinambela

ku share dulu ya lae d wallku!

23 03 2010
parhobass

@all

biar sedikit ada berita gembiranya….

di sekitar BEKASI TIMUR, dekat Jalan Meutiah, telah diberikan ijin oleh pemerintahan BEKASI-Jawa Barat untuk mendirikan 4 buah gereja di tempat yang sama…Gedung Gereja akan berdiri 2 lantai…

bagi yang dapat berita, mari kita sama2 menolong mereka untuk dapat meneruskan pembangunan Gereja itu…

Salam Pembangunan…

24 03 2010
Robinson A. Sihotang

@ For All
Saya setuju laeku Parhobas..
Terus kita bikin pesta disana yakni pesta pembangunan / pesta gotilon lalu mengundang mereka yg beranti pati selama ini (FPI, Muhammadiah, keluarga Lovepasword mewakilin Islam demokrat, keluarga besar Densus 88, kel Fietria mewakili Kalimantan, kel Jelasnggak sbg tuan rumah) dn semua keluarga kita umat Muslimin lainnya. Seperti kaum Muslimin mengundang pihak gereja HKBP, KATOLIK, PENTAKOSTA pd acara MTQ di Sumatera Utara ( Medan ) kemarin.
Jadi mudah2an pendirian gereja tidak lagi dihalang-halangin siapapun yg mengerti hak-hak azasi manusia.

26 03 2010
Rikky Hasibuan

Santabi OOT dihalak eda dohot laek…

robe jo bah tuson…. bantu nge-rate 5 biar hotthread…
di kampung halaman neh…

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3686541

26 03 2010
Filar Biru

aku suka dengan gambar itu. tapi aku tak mau ambil

26 03 2010
Filar Biru

Robin kema aja engkau robin tapi mau diskusi sama aku tapi kagak nongol
gimana seh….apakah kamu udaj nyerah dan sekarang masuk islam

26 03 2010
Fitri

Memangnya aku beranti pati?๐Ÿ˜€๐Ÿ˜†

Sudah ah, nanti ada komen-komen nyerocos bilang aku OOT. Padahal yang nyerocos nggak sadar juga OOT.

27 03 2010
Ihut Sitohang

Blog rasis, blog cacat.
Mayoritas menindas minoritas itu hukum alam, di United States, France, Italy, jangan menutup mata di daerah itu. Lebih baik tak usah dibahas lah masalah2 yang lu bikin disini. Bikin negara kacau. Orang2 cacat macam kau inilah yang bikin sentimen2 di internet, gimana kalau orang yang lugu akan internet baca blog anda blok.

Sampe kesitu kah pemikiran anda? Ato jangan2 anda idiot.๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

27 03 2010
Robinson A. Sihotang

@ Filar
.
.
Saya menunggu posting yg mas janjikan , karena tidak nongol2 juga sampai kemarin… kelamaan gt membuat jadi saya ketiduran.
.
.
Hahahayy … saya masuk Islam ??? Waduh2… mas ini , kita ini bersahabat dgn kaum ulama dan jutaan teman saya kaum Muslimin dan mereka tidak spt mas yg fanatik membabi buta tuh . Hehehe , ok deh saya akan layanin mas .. kita meluncur keTKP…

27 03 2010
Robinson A. Sihotang

Filar Biru // Maret 22, 2010 pada 10:41 am | Balas

@ Robin

Jawaban dari dialog ini saya postingkan kedalam artikel yang baru selamat membaca dan di postingan itu mari kita dialog dengan baik dan cerdas. saya beri Judulnya SAMUDRA AL-FATIHAH

Sampai detik ini juga belum ada postingmu bro ….
Karena nunggu janjimu maka saya tidak koment

27 03 2010
Hardiman Nainggolan

Dia kira dia ALLLAH, kasihan

27 03 2010
Freddy

Namanya juga duniawi ……

27 03 2010
hh

Disordak do harbangan ni huta muna i lae, Hasibuan, ndang boi masuk.

28 03 2010
Fitri

Hellooow w w

anybody home?

28 03 2010
hh

apa yang mas Biru sukai dari gambar tersebut? Pesannya? Semoga tidak.

salam

29 03 2010
parhobass

@fitri
pada demo kali neng,… rumah kosong neh heehe

29 03 2010
hh

Ada apa di United States, France, dan Italy, mas/lae Ihut Sitohang? Kalau menutup mata disana, matanya tidak bisa lagi terbuka? Boasa boi songon i, lae kandung? Beri penjelasanlah sikit lae, jangan marah marah gitu.

29 03 2010
Fitri

@Om Par
Pasti lagi demo soal gereja mereka yang di bakar atau tidak di izinkan.๐Ÿ˜€

30 03 2010
Nero

@borusibarani
apa pula hub. Pelarangan pembangunan gereja dengan org bertitel h? Yg betul ajah

30 03 2010
parhobass

@fitri
hehehe, wah ngga tau deh masalah demo apaan… mungkin demo soal Gayus Tambunan, mungkin demo masalah yang lain…

atau lagi sibuk ke ladang cari rumput segar…

30 03 2010
mr. sectiocadaveris

oh hubungannya jelas sekali, orang2 yang bertitel h tersebut seringsekali menginisiasi pelarangan pembangunan gereja di daerahnya, sekalipun sudah ada izin dari setempat.
bisa baca tulisan pada gambar di atas, kan?

2 04 2010
peter

dasar batak ya? selalu bikin masalah……..

3 04 2010
Arif

Satu lagi dari Parung, Bogor. Ini link-nya: http://www.gatra.com/artikel.php?id=136323

Ditolak Massa
Misa Paroki Parung Pindah ke Restoran

Bogor, 3 April 2010 01:24
Umat Katolik di wilayah Paroki Parung, Bogor, memindahkan lokasi pelaksanaan misa Jum`at Agung, ke sebuah restoran setelah sekelompok massa menolak semua bentuk kegiatan ibadat di Kapel Paroki Parung di Desa Tulang Kuning karena kapel itu belum mempunyai izin.

“Untuk mencegah adanya tindakan yang tidak diinginkan, maka panitia memindahkan misa Jumat Agung ke Restoran Garden di Lebak Wangi,” kata Ketua Lingkungan Santo Paulus Parung Bartholomeus Andri di Parung, Jum`at (2/4).

Sebelumnya, sekitar 200 orang dari kelompok tertentu melakukan unjuk rasa, Kamis (1/4) malam, di Kantor Kecamatan Parung, guna menolak segala bentuk kegiatan dan ibadat dalam rangkaian perayaan Paskah yang dilakukan umat Katolik Parung di halaman Kapel Paroki Parung di Tulang Kuning.

Mereka menilai, Kapel Paroki Parung itu belum mendapat izin mendirikan bangunan sebagai gereja sehingga umat Katolik tidak boleh melakukan kegiatan ibadat apapun di sana.

Massa juga mengancam bakal membubarkan paksa setiap kegiatan ibadah di gedung itu.

Aksi itu terjadi setelah sekitar 1.000 umat Katolik Parung merayakan Misa Kamis Putih yang berlangsung di tanah Kapel Tulang Kuning, dengan penjagaan ketat aparat keamanan. Misa yang digelar sejak pukul 17.30 WIB berjalan dengan lancar hingga selesai pada pukul 19.30 WIB.

Kejadian seperti ini mengulang peristiwa pada perayaan Natal Desember 2009 lalu, ketika umat Katolik Parung juga harus memindahkan perayaan Natal ke sebuah kantor di Lebak Wangi karena adanya penolakan serupa.

Umat Katolik Parung sebenarnya sudah mengajukan izin untuk mendirikan bangunan gereja di areal Tulang Kuning sejak tahun 1990 kepada Bupati Bogor, namun hingga saat ini izin itu tidak juga keluar. [EL, Ant]

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, SAMPAI KAPAN SEMUA INI ?

4 04 2010
Marende

boasa ma gabe songonon ate..
hape molo di bonapasogit, soadong larangan tu halak i mambahen tempat ibadah.

6 04 2010
pangopu

hm,makin terus aj..tp apakah bapak Presiden yg dpilih org laen ini melihatnya??ini kah negara demokratis n nasionalis??cck,…ai boasa ma tahe dipillit hian i Amattai…..songoni ma muse na martitel i,ala dao2 dialap nasida i tu banua holing an,hapeee…lak ‘malo’,lak so adong be diattusi manghargai akka donganna.hmm

6 04 2010
Fitri

Apalagi tentang patung Sisimangaraja.

Belum lagi tentang suku Melayu yang di usir dari Medan.๐Ÿ˜€

6 04 2010
mr. sectiocadaveris

emang ada apa dgn patung sisingamangaraja (bukan sisimangaraja) dan suku melayu? patung sisingamangaraja itu di samping rumah saya di medan, kayanya ga ada apa2 tuh..

6 04 2010
Fitri

Katanya mata patung sisingamangraja sengaja di tutupin pakai kain. Dan katanya suku Melayu dulu di usir dari Medan karena Batak pengen menguasai Medan.๐Ÿ˜€:mrgreen:

6 04 2010
mr. sectiocadaveris

katanya..? kata siapa..? sumber informasinya perlu diklarifikasi dulu… btw ngga ada tuh yg namanya pengusiran Melayu.. justru Melayu makin eksis sampai sekarang… gubernur2 Sumut adl melayu (Rizal Nurdin, Syamsul Arifin) begitu juga pemimpin2 daerah.. kejadiannya justru, Batak yang terpinggirkan.

6 04 2010
Fitri

Tapi benar tuh kan, kalau patung sisingamangraja sengaja matanya di tutup pakai kain.๐Ÿ˜€

Atasan saya di kantor juga orang Medan, loh.

Katanya suku Batak pengen menguasai kota Medan karena suku Melayu yang menjadi mayoritas. Itu terjadi pas zaman dulu.

7 04 2010
Fitri

He he he. . .nggak di jawab. Berarti benar dong.๐Ÿ˜€

7 04 2010
mr. sectiocadaveris

ya ampun,.baru saya tinggal satu hari aja udah diklaim benar secara sepihak..
gini yah, dulu waktu saya masih tinggal di medan hampir tiap hari sepulang sekolah saya lewat2 di depan patung SM raja, dan ga ada tuh ditutupin kain… lagipula kalau ditutup kain emang artinya apa? mengenai orang melayu, yah, apa jangan2 atasan mbak fitri orang melayu ya makanya dia ngomong begitu? ngga ada tuh yang namanya kuasa-menguasai kota medan… malah penguasa kota medan dulu ya orang eropa dan china, hehehe

7 04 2010
Fitri

Patungnya pernah di pindahin kan? ? ?

He he he . . .ya . .iyalah. .atasanku orang Melayu. Pada zaman dulu orang Melayu itu mayoritas di Medan tapi orang Batak pengen menguasai Medan. Jadi, banyak orang-orang Melayu yang pergi.

Soal patung yang matanya di tutup pakai kain, itu gaya bercandanya atasan saya pada orang-orang Batak kalau lewat di depan patung itu. Karena menyindir moyangnya orang Batak.

8 04 2010
Robinson A. Sihotang

@ Fitri
iyalah. .atasanku orang Melayu. Pada zaman dulu orang Melayu itu mayoritas di Medan tapi orang Batak pengen menguasai Medan. Jadi, banyak orang-orang Melayu yang pergi.

Soal patung yang matanya di tutup pakai kain, itu gaya bercandanya atasan saya pada orang-orang Batak kalau lewat di depan patung itu. Karena menyindir moyangnya orang Batak.
.
.
Hah … ?? Orang Batak pengin menguasai Medan…
Nanti om ketok palamu ya Fit … (xixixi) .. apa apaan sih ..
Orang Batak itu adalah suku yg sangat mobiler … bergerak dinamis dan bekerja penuh semangat tinggi. Jangankah kota Medan, sampai ke Jayapura pun org2 Batak sudah ribuan jiwa memiliki tanah tempat tinggal. Mungkin di kota mu nanti akan berdiri patung namboru Sihotang ( Sitolu sada Ina) . Jangankan Kalimantan dsb , planet Mars puin akan ditempatin orang2 Batak , masalahnya tidak ada bajaj, bus atau angkot ke sana….
Orang Batak itu jangan dimusuhin lho Fit, krn persahabatan bagi Batak adalah agama yg kedua. Kau baca posting kemarin lagu ANAK MEDAN versi Jephman.

8 04 2010
hh

Neng Fiet,
bilang sama atasanmu itu agar jangan suka berpikir/merasa dikuasai dan terusir. Hal itu tidaklah baik, karena apa yang kita pikirkan sering menjadi kenyataan. Kalau suku lain datang ke tanah mereka (Melayu Deli) karena memang boleh, mengapa pergi tinggalkan daerahnya karena merasa dikuasai?

salam

8 04 2010
mr. sectiocadaveris

patungnya dipindahin..? wakakakak…. pernyataan paling geblek yg pernah sy dengar.. itu patung jelas2 tertanam kuat di situ sejak dulu. juga ga pernah ada yang nutupin, biar semua tahu bahwa sisingamangaraja adalah pahlawan nasional dari tanah Batak (mana ada yg berani macam2 sama pahlawan..?)… huffhh…makin parah saja penyakit si kawan ini, ckckck
(mungkin bosnya itu termasuk barisan sakit hati kali ya sama orang batak, jadinya mengarang cerita hoax, xixixixi)

8 04 2010
Fitri

@Om Robin @hh @Mr. Sectio…

Kan sudah aku bilang itu terjadi zaman dulu. Makanya sekarang Medan di penuhi orang-orang Batak. Memang betul kok itu, orang-orang Melayu di usir dari Medan. Saat itu orang Batak masih minoritas. Itu yang di katakan atasan saya.

8 04 2010
imankristen

@Fitri
Itu yang di katakan atasan saya.

=======

Salam saudariku….
Oh…, itu toh sumbernya. Ucapan atasan anda? Hm…, sangat ilmiah.

Salam.

8 04 2010
Fitri

@iman kristen

Salam juga.๐Ÿ˜€:mrgreen:

8 04 2010
Robinson A. Sihotang

@ Fitri
Kan sudah aku bilang itu terjadi zaman dulu. Makanya sekarang Medan di penuhi orang-orang Batak. Memang betul kok itu, orang-orang Melayu di usir dari Medan. Saat itu orang Batak masih minoritas. Itu yang di katakan atasan saya.
.
.
Sepertinya kau salah dalam menerima informasi lho fit.. . Sebenarnya Batak itu masuk ke ras Melayu lho Fit, hehehe Begini ya dari jaman kolonial sampai sekarang tidak pernah org2 Melayu terusir dari Medan oleh org Batak. Itu informasi yg tidak benar dan sangat sesat. Org2 Melayu adalah suku asli dari suku nomaden yg kehidupannya bergantung kpd aliran sungai dan pesisir laut. Itu makanya mereka banyak tersebar pd sepanjang aliran sungai-2 yg membelah kota Medan sampai ke Belawan (kota pelabuhan) dekat pantai. Sultan Deli adalah Raja org Melayu di Kerajaan Deli (sekarang Medan) di mana Istananya terletak dipinggiran sungai Deli . Mereka bukan terpinggirkan oleh arus urbanisasi kaum pendatang tetapi dgn sengaja memilih bertempat tinggal ke pesisir dan aliran sungai yg semakin jauh dari inti kota Medan. Gitu lho nak Fit… Nanti atasanmu tuh tak ketok palanya ya ? hehehe
Karena justru pengurus MABMI (perkumpulan Melayu Sumatera Utara) sekarang salah satu tetuanya yg memangku adalah org Batak TB Silalahi (Mantan Menteri PAN)

9 04 2010
mr. sectiocadaveris

Kan sudah aku bilang itu terjadi zaman dulu.
>>>dulu kapan? jaman jahiliyah? kekekeke….

Makanya sekarang Medan di penuhi orang-orang Batak
>>>ini contoh org yg ga pernah tinggal di medan, tapi sok tahu soal orang2 di medan… ada banyak etnis di medan, ada china, batak, india, melayu, minang, dsb. orang2 batak justru banyak merantau sehingga jumlahnya sedikit di medan,

Memang betul kok itu, orang-orang Melayu di usir dari Medan.
>>> saya tantang: bisa tunjukkan buktinya, berupa tulisan/link sejarah, supaya kita semua bisa sama2 melihat mana yang benar?

Saat itu orang Batak masih minoritas
>>>hahahahaha๐Ÿ˜€

Itu yang di katakan atasan saya.
>>>wah berarti referensinya itu hasil ‘kecap-kecap’ si atasan ya? cekikikikixxx… sakit perutku karena ketawa๐Ÿ˜€

10 04 2010
Setan Hizbulah

Oh, Tuhan pasti ketawa dari sorga. Hai kaum muslim, kasihan anda ketinggalan 350 tahun yang lalau. Dulu kekristen melakukan ini 350 tahun yang lalu

10 04 2010
Setan Hizbulah

Ndang tingkos. Halak Batak do na materilistis

10 04 2010
Setan Hizbulah

bumi ini milik Tuhan. Allah tertawa jika ada yang mengatakan “tanaj ini milikku!”

10 04 2010
lovepassword

Tumben nongol…. ^_^

11 04 2010
tuak i fitri...

qu da lama tinggal di medan…
semenjak dari tubu…
mana da gudek di medan
patung sisingamangaraja ditutup u blg..
da bgus”patung sisingamangaraja di buat…ngap di tutup kepala’a
lagian bilang u,org batak mo mengusir org melayu..
salah besar u dabah..
MEDAN:MELAYU,INDIA,BATAK CINA..
jd smua peace n gaul…
sirik’a medan gaul gtu…
gk da disini..larangan mbagun tmpat ibadah..yg dykini di indo
karna kta adalah satu..
las hita endehon ma…huhut hita inum tuak on..

butima…

20 04 2010
carideh

ada aja jagoan kayak gini… top deh…..

28 04 2010
ance

Ya…anda benar tapi, bukan mata patung SisingamangaRaja yang di tutup tetapi mata anda yang tertutup. ni luan ciang..; – WAM PA TAN …[kuai2 te ren]

6 05 2010
nico

kenapa harus dilarang,,,
orang kristen larang greja tau tempatnya……kristen bagun gereja bukan sembarang tempat……

kenapa harus kiita bedebat masalah bagunan….
orang indonesia hanya pnya prinsip ada uang ada segalanya,,,,,tapi orang kristen orang yang beriman berani bangun gereja untuk tempat orang gerejankristen aja,bukan suatu gangguan bagi semua oarang indonesia….

dari mana anda tau orang batak mau usir orang melayu????
tau dasarnya melayu berasal dari mana dan batak bersal dari mana?
aku lama tinggal dijawa tapi aku senang ama kota medan…karena medan kota metropolitan…key

11 05 2010
oda lot

aneh memang, di negeri yang katanya Pancasilais dan beragama…
jauh lebih mudah membangun rumah maksiat, rumah judi….
daripada membangun rumah Tuhan…

kalo yang dibangun rumah maksiat, “mereka” bisa jadi centengnya, PSK-nya, tukang parkirnya, keamanan lah….
kalo yang dibangun gereja, “mereka” ga dapat apa-apa kali ya…???

12 05 2010
jojo

Ahh,,masa??
batak juga bikin babi panggang kok..mau nyoba??
wakkakakaka..

29 12 2010
Boy Regar

Hmm Fitri Ga usah Banyak Argumentasi, Silahkan anda ke medan, setahu aku di Indonesia Ini Medanlah Kota Yang Bagus, Kalau masalah atasanmu suruh dia Ke MABMI biar dia belajar suku melayu, makanya dibilang di medan, melayu paok ya atasanmu salah satunya,

16 04 2011
marto

Mayoritas di Medan itu bukan melayu dan bukan batak, tapi JAWA tauuuuuuuuu, kalau atasanmu bilang gitu namanya oooooonnnnn

16 04 2011
marto

orang melayu dari jaman dulu mau bikin batak nggak jadi batak. Ingin bukti, coba telkiti orang batak yang di asahan yang meninggalan kebatakannya hanya karena ingin jadi melayu dan itu disituasikan demikian. Baca buku Perrwet: “Kolonialisme dan etnisitas di Sumatera Bagian Utara” jangan hanya katanya.

16 04 2011
marto

rasis anda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: