Ini bukan gosip, ini bukan isu tapi cerita lama

24 07 2009

camana


Aksi

Information

81 responses

24 07 2009
amrinsinaga

sekolah gratis ada dimana-mana… Habis dia sekolah gratisan sih, jadinya pidato juga udah kayak curhatannya Daisy, mamaknya si Manohara.

24 07 2009
GABENAMORA

hmmm…itulah…politik……..dimana…semua bisa diputar balikkan…..

24 07 2009
dongan

Kejadian kemarin itu sungguh mengejutkan. Tapi ada sisi mistisnya juga. Korban tewas ada 9 orang. Kenapa ya negara ini selalu terkait dengan angka 9? Mulai dari tahun kemerdekaan hingga korban bom ini banyak hal terkait dengan angka 9.

Sumber :
http://inilah.com/berita/citizen-journalism/2009/07/24/132243/misteri-angka-9-di-sekitar-sby/

Misteri Angka 9 di Sekitar SBY

Presiden kita, SBY, lahir pada tanggal 9 bulan 9 tahun 1949. Mungkin karena itulah ia memuja angka 9. Konon atas kekuasaannya, pemilu legislatif yang semula dijadwalkan pada 5 April 09 kemudian pun diundur menjadi 9 April 09.

Namanya pun masuk dalam daftar tokoh berpengaruh dunia versi Majalah Time dengan nomor urut 9. Rilis LSI yang menyebutkan elektabilitas SBY mencapai 70% didapat dari 2999 responden. Tim Sukses SBY mendata ada 9 kecurangan pilpres. Anehnya, kecurangan pemilu, menurut Ray Rangkuti dkk, pun berjumlah 9.

Ada keunikan lain, yaitu korban kecelakaan pesawat Hercules di Magetan, Jawa Timur, berjumlah 101 jiwa, yaitu dua penduduk setempat dan 99 penumpang pesawat. Terakhir, teror bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton meledak 9 hari pasca pilpres. Korban tewasnya pun 9 orang.

Ini bukan data intelijen, bukan rumor, bukan gosip, bukan pula sihir yang pernah dikeluhkan SBY. Bila ada tambahan data, kirim saja ke hotline SBY di nomor 999.

rianto nugroho

ryanthonugroho@yahoo.com

24 07 2009
rodrymikhael

boha ma bahenon…ai nga monang amanta bapak sby…gabe lomo2 ni rohana ma mangkatai taringot tu republik on..toe ma

25 07 2009
domba garut!

Politik.. terlepas dari dimana, seragam apa yang dipakai para pemain-nya, dari Sabang hingga terus sampai ke Monrovia.. –> sama saja, busuknya😀, nah, sekarang tinggal rakyatnya saja harus piawai agar bisa membaca benang merah perseteruan antar kalangan elit itu😀

27 07 2009
Rajagukguk17

Biasalah lae, politik belas kasihanlah itu namanya…

Tapi terbukti kok, dua pemilu dia menang pake teknik itu…
Namanya juga manusia2 kol*t di Indonesia, liat yang “terzolimi” langsung kasihan…

27 07 2009
Toba na Jogi

Saya golput kemaren, tapi dibanding calon lain, menurut saya kawan ini masih lebih baik. Yaaaah…..dipala-palain gitulah……hehehe….

28 07 2009
tanobato

Aku tak ‘nyesal, karena tak memilih beliau itu waktu pilpres … Sejak awal pun aku kurang simpati, terutama karena rasa kurang percayanya pada orang Batak yang (puji Tuhan) Kristen pula’ ! Hal ini sudah aku tengarai lewat http://tanobato.wordpress.com/2008/12/11/ndang-adong-ianggo-sada-pe/
Cuma, sayangnya, waktu pilpres yang lalu, beliau tidak punya lawan yang seimbang, hanya sekadar “barang bekas” …, jadi pasti menang dengan mudah. Bersabarlah sampai pilpres yang akan datang …

28 07 2009
Fery

Pilpres yg akan datang bakal jadi seru. Krn SBY sudah tidak bisa mencalonkan diri. Mega tampaknya mau lengser karena sudah berumur. Tinggal calon2 baru yg kemungkinan bakal cari muka selama 5 tahun ini. Kandidat terkuat : Prabowo Lumban Tobing hehehehe

28 07 2009
jeha de segi

Karena beliau sudah jadi pemenangnya, maka marilah kita dukung dia sebagai presiden yang terpilih. Sai anggiat ma diperhatikan amang peresiden i halak hita on yang sudah batak kristen pula (he…he..).

28 07 2009
parhobass

sipata maralo daging dohot tondi, di ari minggu sai tatamiangkon do Amanta-i di tangiang tinting/syafaat, hape hansit roha mamerang angka pangalahona..
toe ma nga songoni huroa bangsa Indonesia-on…
ba tarlumobi mau tu bangso Batak anggiat ma sai tu lam dengganna sude…
beta ma taulahaon angka na denggan, ai ise boe mangalo na denggan, angka na jahat do na so marhasonangkon angka na denggan..

Horas ma di saluhut na hita
Parhobass

28 07 2009
Robinson Agus Sihotang

@ parhobas

Begitulah kiranya harapan kita lae….
Ada tertulis di kitab suci, seluruh para pemerintah dan penguasa yang ada di bawah kolong langit ini seluruhnya berasal dari tangan ALLAH Yang Maha Kuasa. Siapapun pemerintah itu baik perseorangan (raja), lembaga pemerintahan (kepresidenan), negara apapun itu semua mandat kekuasaanya berasal dari ATAS, sekalipun penguasa itu sangat kejam, jahat, otoriter dan tidak se ide dengan kita, tidak punya keyakinan yang sama dengan kita. Kita tidak diminta untuk mengerti tetapi menerimanya karena iman. Memang benar , walaupun sangat berbeda faham dan kurang suka seseorang itu menjadi pemimpin tetapi kita diminta tetap mendoakan para pemimpin yang menjadi alat dan tangan TUHAN dalam melaksanakan mandat menjaga ketertiban dan keselamatan orang-orang pilihanNya. Satu keyakinan saya yang sangat teguh “Doa Orang Benar mampu menggerakkan Pemimpin Negara melaksanakan apa yang kita minta kepada ALLAH YANG MAHA KUASA”.

Itu makanya doa kita mohonkan agar selalu bangsa dan negara ini tetap punya pemimpin bangsa yang selalu TAKUT AKAN TUHAN, dan dilimpahi berkat, kasih dan kemurahanNYA yang sempurna.

Dunia ini menuju kepada titik kepunahannya, sehingga siapapun pemimpin di dunia ini adalah lambang dari perang antara yang benar dan yang jahat. Sehingga walaupun berasal dari ALLAH tetapi Iblis tetap mengambil kesempatan dlm kelicikannya agar setiap keputusan yang diambil para pemimpin bangsa di dunia adalah campur tangan dan suruhannya.

Jadi tidak sedikit para pemimpin bangsa di dunia yang otoriter, penjahat perang banyak yang jatuh dan mati karena penghukuman dari Tuhan, dan banyak juga yang meninggal dunia dengan damai dan meninggalkan kemakmuran bagi bangsa dan negaranya.

syalom

28 07 2009
GABENAMORA

BAH……..terpojok aku lae……dengan kat-katamu……..nggak pernah aku ikut PEMILU…………

29 07 2009
jephman

@ Robinson Agus Sihotang

Bisa dituliskan gak ayat2nya lae?
Soalnya seringkali aku mendengar pendapat seperti ini tapi tanpa menunjukkan ayat2, kesannya jadi hanya “meredam” api dalam sekam.

Mauliate

29 07 2009
parhobass

Lae Jeph;
Memang apa yang lae Sihotang katakan adalah benar, kita harus tunduk kepada pemerintah…dengan cara berbuat baik

Roma 13:4 Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.

2 Tesalonika 3:13 Dan kamu, saudara-saudara, janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik.

dan tentunya sudah ada ayat yang sangat mantap lagi, bahwa jika kita berbuat baik apakah kita takut terhadap pemerintah ?

Roma 13:3 Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya.

pertanyaannya bagaimana jika ternyata pemerintahnya tidak baik, tidak sama dengan ideologi, pemikiran dan harapan kita ?
maka …
mungkin kita sudah mengenal konsep ini:

Kejadian 50:20 Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.

dan sekalipun pemerintahanya jahat.. lihatlah contoh Raja-raja Babel, raja-raja Persia, mereka-mereka yang melakukan kebaikan malah dipelihara melalui tangan-tangan yang tidak percaya kepada Tuhan… Mordekhai, Esther, Sadrakh, Abed, Daniel, d.l.l…
Dan satupun dari mereka tidak ada yang memberontak melawan pemerintahannya…


48:14
Berhimpunlah kamu sekalian dan dengarlah! Siapakah di antara mereka memberitahukan semuanya ini? Dia yang dikasihi TUHAN akan melaksanakan kehendak TUHAN terhadap Babel dan menunjukkan kekuatan tangan TUHAN kepada orang Kasdim.

dan pada akhirnya
Mazmur 146:3
Janganlah percaya kepada para bangsawan, kepada anak manusia yang tidak dapat memberikan keselamatan.

dalam terjemahan lain disebut
Janganlah berharap kepada penguasa, kepada manusia yang tidak dapat menyelamatkan

29 07 2009
jephman

Saya kurang mengerti. Untuk berbuat baik itu sudah pasti, tapi siapakah yang menyatakan bahwa dengan tidak tunduk sudah pasti tidak berbuat baik?

Karena jelas ditulis :

Roma 13:4 Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.

Perhatikan kalimat2 ayat terutama yang ditebalkan. Saya tidak berbuat jahat, dan itu berarti saya tidak perlu takut dan tidak perlu dibalaskan murka Allah oleh pemerintah. Jelas sekali ditulis :

Roma 13:3 Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya.

Ini jelas tidak menyatakan: Kalau saya protes kepada pemerintah = tidak berbuat baik alias dosa. Maksudnya, mana ayat yang menyatakan kalau kita protes = tidak berbuat baik/dosa. Apalagi jika dihubungkan dengan pemerintahan yang jahat, saya pikir Perjanjian Lama penuh sekali dengan ayat2 yg menyuruh umat Tuhan melawan pemerintahan yg zhalim terutama dimana Israel sedang dijajah “pemerintahan lain” (Lae mengerti kan apa yg dimaksud pemerintahan dunia dan kerajaan Surga?)

Untuk ayat2 lain saya tidak melihat keterkaitannya dengan pemerintah:
2 Tesalonika 3:13 <– tentang berbuat baik (saja)
Kejadian 50:20 <– tentang berbuat jahat, jelas salah
Kej 48:14 <– tentang perang Israel dengan orang KAsdim, bukan tentang hubungan rakyat dgn pemerintah
Mazmur 146:3 <– tentang hubungan bangsawan dan keselamatan akhirat, bukan ttg pemerintah dan rakyat

29 07 2009
parhobass

Ayat2 di atas saya buat kira2 tujuannya demikian:
1. Bahwa yang mengaku “percaya”, seharusnya melihat ke dalam bukan keluar, ketika melihat ke luar maka kita protes,apa kegunaan protes kalau ternyata Tuhan turut campur di dalam pemerintahan (contohnya capres terpilih kita yang “aduhai”). Contohnya cerita Babel, Kasdim d.l.l… bahwa Babel membumihanguskan Israel/Yehuda dan membuang rakyatnya ke Babel/Kasdim… (orang tidak bisa menolak).. bahwa pada ujung2nya untuk menunjukkan kepada Babel/Kasdim bawha ALLAH “ada” di Israel, dan untuk Israel/Yehuda sendiri bahwa ALLAH masih perduli… bukankah raja yang protes/melawan Babel/Kasdim semuanya ditewaskan ?

2. Berbuat baik adalah.. melakukan yang di dalam, apa yang di dalam adalah Roh Kristus. Ketika Tuhan berfirman melalui nabi2 (Contoh Yeremia) supaya jgn melawan Babel, maka kita harus “baik” kepada firman itu, kalau tidak maka mati.

jadi mengenai ini…

Ini jelas tidak menyatakan: Kalau saya protes kepada pemerintah = tidak berbuat baik alias dosa. Maksudnya, mana ayat yang menyatakan kalau kita protes = tidak berbuat baik/dosa.

saya tidak berani berkata itu dosa apa tidak, tetapi seperti kata Gamaliel (Guru Paulus) perihal kekristenan di awal2nya, jika ternyata pemerintah Indonesia sekarang adalah dari Tuhan, maka mau protes gimanapun kita tidak dapat…
yang hanya dapat kita lakukan adalah menggali penyataan TUHAN atas semua yang terjadi.
Bagaimana kita bisa melihat penyataan Tuhan ?
ya itu tadi berbuat baiklah,…

kita berbuat baik, bukan karena kita baik, tetapi karena di dalam kita sudah ada Roh Kristus…
Roh Kristus adalah Allah.. dan Allah adalah baik…

pemikiran saya seperti ini:
1. http://parhobass.wordpress.com/2009/07/17/demo/
2. http://parhobass.wordpress.com/2009/07/20/tidak-percaya/
3. http://parhobass.wordpress.com/2009/07/21/layakkah-kita-marah/

apakah Roh Kristus protes kepada TUHAN ?

29 07 2009
jephman

1. Urusan Babel-Kasdim jelas ttg “turun tangannya Tuhan thd pemerintahan” bukan ttg “Pemerintah thd rakyat/ sebaliknya”
2. “jika ternyata pemerintah Indonesia sekarang adalah dari Tuhan…” << Jika itu bukan "Pasti"

“yang hanya dapat kita lakukan adalah menggali penyataan TUHAN atas semua yang terjadi. Bagaimana kita bisa melihat penyataan Tuhan ? ya itu tadi berbuat baiklah,…”

Dengan segala hormat lae. Ini ngaco betul. Dimana2 orang Kristen pasti diajarkan menggali pernyataan Tuhan itu dari Alkitab, bukan dari berbuat baik (berbuat baik itu sudah harus kalau mau mengikuti Kristus). Pada tingkat tertentu kedekatan kita dengan Tuhan, kita bisa mendengar bahkan MELIHAT petunjuk-petunjuk yang diberikanNya. Bagaimana kalau petunjuk-petunjuknya :
– Memenangkan simpati dengan memposisikan diri “terzholimi”
– Walaupun tidak mempengaruhi jumlah pemenangan suara, tapi jelas ada kecurangan
– Ditutupnya ratusan gereja selama pemerintahannya, masih berlangsung tapi tidak pernah memberikan pernyataan/perhatian apapun.
– Memberikan pernyataan atas dasar kesaksian palsu (foto kadaluarsa)
– Banyak sekali bencana alam, kecelakaan selama pemerintahannya
– Memberikan klaim “mengecohkan” seperti : “Selama beliau presiden BBM turun 3x” padahal semua tahu BBM turun krn harga munyak dunia yg turun. Atau “Selama beliau presiden angka kemiskinan 15%”, padahal batas kemiskinannya yg diturunkan jadi Rp 187.000,- perbulan (jadi kalau pendpatan 200rb per bulan belum termasuk miskin).
Baru itu yg saya temukan.

“kita berbuat baik, bukan karena kita baik, tetapi karena di dalam kita sudah ada Roh Kristus…Roh Kristus adalah Allah.. dan Allah adalah baik…”.
Itu benar. Tapi bukan berarti pemerintahan yang ada memiliki Roh Kristus sama kasusnya seperti Israel jatuh ke tangan Babel diatas.

“apakah Roh Kristus protes kepada TUHAN ?”
Tentu tidak. Tapi apakah pemerintahan sekarang sudah pasti ber-Roh Kristus?

29 07 2009
jephman

Tambahan:

Ada perbedaan jelas antara: protes, demo dan rusuh (anarkis).

Kedua yg pertama saya pikir masih dalam ketegori (berbuat baik), karena tujuannya memang perbaikan.

Dalam hal dihubungkan dengan keyakinan, saya tidak melihat ada pernyataan Alkitab : Memprotes/berdemo = melawan kehendak Tuhan.

Pemerintahan Babel/Romawi atas Israel itu sudah pasti direstui Tuhan.
Tapi bukan berarti itu pemerintahan yang bernafaskan Roh Tuhan.

29 07 2009
parhobass

tidak menutup kemungkinan memang, bahwa pemerintahan sekarang itu lalim…
tatapi kita telah mimilih wakil kita (melalui PDS mungkin?), tetapi apa yang mereka (PDS?) lakukan ?…

contoh kasarnya sebenarnya begini maksud saya lae Jeph..
-Pemerintahan sekarang (atau kapanpun) ngga usah kita protes, karena Tuhan campur tangan di dalamnya…

– Toh kalau dia “jahat”, dia akan runtuh juga kelak, karena tidak sesuai dengan Roh Tuhan

Lebih gila lagi adalah….
sudah sekian banyak presiden dari sodara sebelah, tak ada yang mumpuni?
(“mungkin” itu yang ditunjukkan TUHAN kepada rakyat Indonesia), sehingga layaklah untuk melirik ke sini (sehigga tidak ada lagi kata SUdah BATAK Kristen PulaK?)…
tetapi gimana mereka bisa melirik ke sini, kalau kita (PDS?) juga ternyata tidak becus…

kalau kita (PDS?) berbuat baik dari dalam, siapapun tidak akan berani melawan ya toh …
tetapi kita (PDS?)menjadi sama dengan dunia, jadi sama dengan pemerintahan..

otokritik dulu- maka cahayamu akan kelihatan

kecuali kalau Anda adalah wakil (PDS?) di DPR, saya haturkan suara saya ke Anda untuk Protes, karena itulah pekerjaan baik buat seorang wakil rakyat.

29 07 2009
parhobass


“apakah Roh Kristus protes kepada TUHAN ?”
Tentu tidak. Tapi apakah pemerintahan sekarang sudah pasti ber-Roh Kristus?

ini menjadi sangat alot memang…
bagaimana kita memahami pemerintahan yang bukan, kasaranya, seideologi dengan kita…

Titus 3:1
Ingatkanlah mereka supaya mereka tunduk pada pemerintah dan orang-orang yang berkuasa, taat dan siap untuk melakukan setiap pekerjaan yang baik.

bagaimana kita tunduk kalau kita protes ?
jalan “protes” kita adalah taat dan siap untuk melakukan pekerjaan yang baik

dan

Kolose 2:10
dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa.

Tuhan mahakuasa adalah Tuhan yang kepadaNya tunduk yang baik dan yang jahat, kalau pemerintahannya jahat maka melaluinyapun Tuhan bisa menjalankan maksud Tuhan.

Efesus 1:21 memang berkata musuh kita adalah pemerintahan2, penguasa2, roh-roh…
… maka kita mengambil contoh Yesus saja, cara Dia mengalahkan kejahatan (maut) adalah dengan berbuat baik, yaitu pengurbanan darah Kristus.

29 07 2009
jephman

Pertama, saya tidak melihat hubungan perumpamaan memilih PDS dengan memilih siapapun. Justru mata saya terbuka setelah lae memberikan contoh “Babel yg menjajah Israel”.🙂 Mengkaitkan partai manapun kedalam bahasan ini membuatnya menjadi bias. Karena partai bukanlah kepanjangan tangan Tuhan. Siapa bilang label Kristen dalam logo partai menjamin didalamnya Roh Kudus bekerja?.

Pemerintahan yg terpilihlah yg DIRESTUI Tuhan untuk terpilih. Tapi bukan berarti ada Roh Kristus dalam kerajaan Babel atau Romawi toh? Bukan begitu lae?

Kedua, Ayat-ayat yg lae kutip diatas tidak membahas hubungan rakyat-pemerintah yg zhalim. Maksud saya, tidak memberikan pernyataan : “Babel dipenuhi Roh Kudus”. Mengerti lae?

“bagaimana kita tunduk kalau kita protes ? jalan “protes” kita adalah taat dan siap untuk melakukan pekerjaan yang baik “

Maaf beribu maaf lae. Jelas sekali ada kesenjangan pengetahuan lae ttg DEMOKRASI dibandingkan Theologia yang tidak disangsikan lagi lae sangat menguasainya.

Tunduk kepada Tuhan itu pasti dan harus.
Tuhan memilih Babel/Romawi itu benar.
Tunduk kepada Babel/Romawi?

Ada “jembatan” yang hilang antara Tuhan –> Babbel/Romawi –> sudah pasti dipenuhi Roh Kudus???

Protes itu tidak ada hubungannya dengan berbuat baik atau taat. Karena protes tidak sama dengan berbuat jahat dan tidak taat. Tolong bedakan protes dengan tindakan rusuh anarkis. Bedakan juga dengan berdemo. Ini tentang KOMUNIKASI yang tidak lancar.

Yesus memprotes keras kepada para ahli Taurat (yg saat itu berkuasa) ttg kemunafikan mereka. Yesus bertindak anarkis dengan mengobrak-abrik kios pedagang yg merusak kesucian Bait Suci. Banyak contoh2 lain protes Yesus kepada alim ulama, orang Farisi, Saduki dll.

Apa protes Yesus itu = berbuat jahat?

Menurut saya jika kita mau mencontoh Kristus dengan Pengorbanan DarahNya, justru dengan memprotes dan berdemo, tidak perlu ada darah lagi yang ditumpahkan. Kecuali ada kelompok semacam FPI yg memukuli sampai berdarah2 hehehehe

29 07 2009
parhobass

hmmm.. dalam hal tunduk itu begini maksud saya lae Jeph…

tentu kita ingat perihal Firaun, hatinya dikeraskan untuk tujuan supaya Firaun mengakui bahwa hanya TUHANlah Allah…

itulah arti pemerintah yang lalim ini masih dipakai Tuhan (masih terpilih sampai 2014)..
(”mungkin” itu yang ditunjukkan TUHAN kepada rakyat Indonesia), sehingga layaklah untuk melirik ke sini (sehigga tidak ada lagi kata SUdah BATAK Kristen PulaK?)…sudah ada 5 bahkan 6 dari seberang, semua tidak bener… apakah sudah layak dari sini ?.. semoga Lae paham maksud saya di sini

Yesus protes, karena itulah “tugas”Nya, meluruskan Jalan…
DPR (PDS??) protes, karena itulah tugas wakil rakyat, “mangaliccing pamaretta” na jogal…

rakyat protes ????, inilah yang saya belum paham

29 07 2009
jephman

Mungkin akan memperjelas jika diskusi ini saya pertajam:

Apakah memprotes pemerintah yg direstui Tuhan untuk memerintah = memprotes pilihan Tuhan?

Ingat : Pemerintah yg direstui tidak berarti sama dengan pemerintah yg sejalan dengan Tuhan (Babel/Romawi)

Rakyat protes, tidak aneh jika semua saluran komunikasi putus. Justru rakyat harus protes ketika anggota DPR diam saja, waktu gereja digusur. Ketika pemerintah tak memberikan perhatian apapun dalam hal ini.

Dan bukanlah tidak taat dan berbuat jahat ketika rakyat protes. Apalagi thd pemerintahan yg zhalim (contohnya Romawi/ahli2 Taurat yg berkuasa di zaman Yesus).

“Yesus protes, karena itulah “tugas”Nya, meluruskan Jalan…”
Dari semua pernyataan lae termasuk ini, memberikan saya kesan bahwa lae selalu bersandar kepada “takdir”, atau “semua sudah ada blueprintnya” jadi diam sajalah.

Setahu saya Alkitab tidak pernah mengajarkan kita berserah kepada “takdir” atau “nasib”.

Setahu saya Alkitab memberikan kita PILIHAN BEBAS, bahwa kita berhak menentukan pilihan mau dikuasai Romawi atau diam saja.

Ketika Yesus melihat Bait Suci berubah jadi pasar, saya yakin kejadian selanjutnya BUKAN karena “tugas”Nya. Begitu naifnya kah Yesus sehingga bagai robot yg terprogram? (Bahkan oleh Rohnya sendiri?????)

Setahu saya Alkitab mengajarkan “Berdoa dan Bekerja. Ora et Labora”. Bukan “Berdoa dan diam saja berserah kepada takdir”.

Bagi saya bersuara, protes adalah salah satu bagian dalam proses bekerja dan berfikir. Bahwa penindasa Romawi sedang terjadi kepada gereja kita.

Dengan diam dan berdoa saja, mirip dengan para Ahli Taurat dalam Bait Suci, ketika Yesus sibuk “membereskan” hal-hal yg tidak beres diluar.

Horas!

29 07 2009
Gala_ren

hahahaha…

emang pemimpin satu ini susah kali..

saat orang lagi susah..dia mancing di air keruh..
mengharapkan simpati dengan
mengkaitkan aksi teroris dengan pilpres..
padahal belum tentu teroris yang sama..
apalagi datanya udah basi.

pesan moral APA yang disampaikan???
pargabus..

JANGAN2 cuma rekayasa..dan kelompok nurdin m. top kambing hitamnya..
biar densus 88 ada kerjaan..
akh..cuma perasaanku aja kali ya..

Horass..Syalom.

29 07 2009
4sudut

Pernyataan resmi Nordin M Top di http://sudutp4nd4ng.wordpress.com

30 07 2009
parhobass

Lae Jeph;

Kita alihkan tema ke-kekristenan di awal (untuk memperjelas maksud saya)

Yahudi mengharapkan Mesias yang dinantikan adalah seorang raja, salah satunya memimpin pergerakan politik. Politik pembebasan umat Allah dan cengkeraman Romawi.

Mesias memang datang, tetapi ketika apa yang mereka lihat pada Pribadi Yesus berbeda, politik pembebasan yang mereka idamkan tidak ada pada “misi” Yesus, maka mereka menolakNya.

Tetapi….
setelah kekristenan yang dikuatkan oleh Roh Kristus, romawi malah tumbang… bukan dengan protes, bukan dengan politik pembebasan, bukan dengan pikiran manusia, tetapi dengan .. perbuatan baik oleh para Rasul yang dikuatkan Roh Kristus… dan itupun membutuhkan lebih kurang 300 tahun

Rasul berbuat baik dengan menyebarkan Injil,
Pendeta berbuat baik dengan memberitakan Injil
Presiden berbuat baik dengan mengayomi rakyat
Wakil Rakyat (PDS???) berbuat baik dengan meneruskan suara rakyat..
Rakyat berbuat baik dengan mendoakan peimimpinnya (termasuk didalamnya presiden yang wajahnya “memuakkan” itu)

nah melanjutkan dari kata saya… sudah 5 bahkan 6 dari sana, mungkin kelak akan melirik ke sini adalah…

sudah 5 bahkan 6 presiden dari saudara muslim (bahkan satu diantaranya adalah Kiai)… dengan note besar, tak ada yang berhasil.. apakah sudah layak melihat dari non-muslim ?

penyataan inilah yang harus kita kuatkan, apakah Tuhan mau terus memakai pemerintahan2 yang tidak “becus” ini supaya rakyat tahu bahwa sudah tidak saatnya agama memegang peran penting untuk menentukan siapa presidennya, tetapi siapa yang terbaik…

Kalau kader kita baik, apakah suatu saat kelak akan dipilih ?
tetapi bagaimana mau dipilih, ternyata kader kita juga korupsi, juga protes2 mulu, juga , juga yang lain…

Obama bisa terpilih (pada akhirnya), bukankah karena ia yang terbaik dari sekian calon ?

30 07 2009
jephman

@ Parhobas
Jadi benar bahwa lae menyandarkan pilihan pembaruan tersebut pada “takdir” atau “nasib”.

Saya tidak melihat Rasul yang menumbangkan Romawi. Setahu saya Kekristenan berkembang JUSTRU dengan Romawi. Kaisar Konstantinus lah yang berjasa mengkristenkan Roma & hampir semua daerah jajahannya. Jauh lebih banyak dari yg semua rasul lakukan. Apakah selama 300th dijajah Roma tidak ada “protes” ? Sepertinya lae perlu memikirkan kenapa begitu banyak orang terkesima tentang KERAJAAN yang dijanjikan Yesus, dan hubungannya dengan kerajaan yang sedang menjajah mereka dan membuktikan bahwa hal itu tidak terkait protes (politik) mereka thd tekanan hidup yg diderita.

Menyebarkan injil itulah PROTES yang bisa dilakukan para Rasul.
KABAR BAIK itulah POLITIK PEMBEBASAN.
Dan memang itu bukan pikiran manusia, tapi apa yg bisa dilakukan Injil tanpa manusia??

Kalau memang semua sudah sesuai Alkitab, kenapa perlu menyebarkan Injil?
Karena TIDAK SESUAI FIRMAN TUHAN lah maka para Rasul bergerak, memimpin “demo” Rohaniah.

Saya tidak melihat keterpilihan dari yang paling jelek menjadi masalah disini.
Maaf kalau saya pakai huruf2 besar ya lae, tapi spertinya saya perlu menegaskan ini supaya gak berputar2:
YANG SUDAH TERPILIH DAN TETAP MELAKUKAN KEZHALIMAN, itu yang menjadi masalah disini.

Tidak ada yg maksud menggulingkan yg sudah terpilih disini. Mohon buang dulu prasangka buruk itu dari pikiran lae. hehehehe

Tambahan:
Entah darimana, tapi saya mendapat kesan dari lae, kalau PROTES itu sama dengan berbuat jahat.
Sudah berulangkali saya minta, dimana ayat yang menyatakan protes itu dosa. Kalau memang benar protes itu jahat, sepertinya Yesus tidak perlu berkali-kali mengkritik para Ahli Taurat, Farisi, Saduki,dll. Yesus hanya perlu berdoa, berdoa terus dan diam saja. hehehehe

30 07 2009
parhobass

Lae Jeph;


Jadi benar bahwa lae menyandarkan pilihan pembaruan tersebut pada “takdir” atau “nasib”.

bukan lae… tetapi… meminjam kata Anda

memimpin “demo” Rohaniah.

artinya…
mengembalikan ke Pekerjaan Primer yaitu berbuat baik
.. “protes”, menumbangkan pemerintahan bejad, lalim d.l.l adalah pekerjaan Sekunder, pekerjaan turunan dari pekerjaan Primer tadi.

pada intinya kita sebenarnya sama, cuman maafkan saya yang ngomong kadang2 berbelatbelit (karena dari awal saya “takut” mengutarakan 5 atau 6 itu, maklum blog saudara diawasi juga sama sodara kita yang lain)

30 07 2009
jephman

“pada intinya kita sebenarnya sama, cuman maafkan saya yang ngomong kadang2 berbelatbelit ”

Jadi pada intinya apa lae?

Protes itu berbuat baik/jahat?
Beda tidak dengan Demo dan Rusuh?

Ada tidak ayat yang melarang kita mengkritik pemerintah yg telah menzhalimi gereja kita?

30 07 2009
parhobass

intinya yang sama…


memimpin “demo” Rohaniah.


Protes itu berbuat baik/jahat?
Beda tidak dengan Demo dan Rusuh?

Berzinah beda ngga dengan menyetubuhi si wanita, dibanding dengan melihat dan menginginkannya di dalam hati ?


Ada tidak ayat yang melarang kita mengkritik pemerintah yg telah menzhalimi gereja kita?

seperti di awal…
kembali ke Primer…
melihat si wanita adalah primer.. tinggal menunggu waktu, dia melakukan sekundernya yaitu memperkosanya…

30 07 2009
jephman

Saya tidak melihat protes = berzinah
Tolong jelaskan itu lae.

Dan juga jelaskan mengkritik pemerintah = memperkosa?????

30 07 2009
parhobass

Protes adalah sesuatu yang timbul dari dalam hati kita…
Seperti berzinah adalah sesuatu yang ada atau timbul dari dalam hati…
sehingga, definisi berzinah, secara rohaniah, adalah keinginan dari dalam hati kita untuk memiliki si wanita… tinggal menunggu waktu kita “memperkosanya”
dan protes adalah keinginan dari dalam hati untuk katakanlah “mengganti” pemimpin yang baik menurut saudara Jeph
Protes semacam ini tinggal menunggu waktu untuk “mengkudeta”, membomi, memerangi d.l.s, bisa saja bukan Anda, tetapi ada orang yang lebih militan dari Anda setuju dengan pendapat Anda ini, bayangkan jika ada bom di tangannya maka iapun akan membomi disana sini…

Nah tujuan primer kita adalah, seperti yang sudah dibeberkan ayat2nya di atas, berbuat baik…

jika Presiden, primernya, mengayomi rakyat, maka tidak kan ada kerusuhan d.l.l
jika DPR (PDS???), primernya, mendenagrkan suara rakyat, maka tidak kan ada demo-demo
jika Rakyat, primernya, tidak mencuri, tidak memerkosa, dll, maka tidak kan ada protes-protes
jika Gereja, primernya, melayani jemaah, maka tidak kan ada pendirian gedung gereja liar d.l.l

Jika kader kita Primernya, tampil baik, maka dengan melihat kader2 yang lain yang walaupun agamanya sama dengan dia tetapi tidak baik, saya kira saatnya kelak rakyat akan melihat kebaikan kader kita bukan agamanya…
itulah penyataan menurut saya yang kemungkinan sedang terjadi
mungkin 300 tahun lagi kali Indonesia akan dipimpin seorang yang beriman dan baik

30 07 2009
jephman

“Protes adalah sesuatu yang timbul dari dalam hati kita…”
>> Protes ada karena ketidakadilan yang dialami. Bukan dari dalam hati. Kalau dari dalam hati itu keinginan/nafsu.

“Seperti berzinah adalah sesuatu yang ada atau timbul dari dalam hati…
sehingga, definisi berzinah, secara rohaniah, adalah keinginan dari dalam hati kita untuk memiliki si wanita… tinggal menunggu waktu kita “memperkosanya””
>> Dalam protes tidak ada keinginan-keinginan itu lae. Yang ada hanya PERBAIKAN/PEMBARUAN. Mohon bedakan dengan nafsu berkuasa yg saya jamin tidak ada hubungannya dengan nafsu seksual hehehehe dan mohon hilangkan presangka buruk bahwa protes itu tinggal menunggu waktu “memperkosa”. Itu beda kasus lae. Itu sudah ada fase “keinginan pribadi/kelompok”.

“dan protes adalah keinginan dari dalam hati untuk katakanlah “mengganti” pemimpin yang baik menurut saudara Jeph”
>> Sama sekali tidak. Mengganti kebijakan ya. Pemimpin? Tidak perlu.

“Protes semacam ini tinggal menunggu waktu untuk “mengkudeta”, membomi, memerangi d.l.s, bisa saja bukan Anda, tetapi ada orang yang lebih militan dari Anda setuju dengan pendapat Anda ini, bayangkan jika ada bom di tangannya maka iapun akan membomi disana sini…”
>> Sama sekali tidak. Banyak protes berakhir damai Win-win solution tidak mesti mengerikan seperti itu. Jangan berlebihan lae.

Semua penjelasan “Primer-primer” diatas membuat saya makin tidak jelas dengan maksud lae. Semua “Primer2” diatas tidak menjelaskan kenapa mengkritik pemerintah = memperkosa?

Jelaskan sekali lagi kenapa : Protes = Zinah ?
Saya tidak melihat JEMBATAN antara mengkomunikasikan ketidakadilan yang dialami dengan keinginan seksual yang tidak semestinya.

Mungkin lae bisa mulai dari definisi Zinah?

30 07 2009
parhobass

duh susah juga yah…

hehehehe..

kalau di dalam hati anda ada yang baik, apakah akan keluar sesuatu yang tidak baik… itulah melihat ke dalam.. Primer…

Jika dunia sana ada ketidakadilan, dan di dalam Anda ada keadilan, apakah protesnya yang keluar apa keadilan Anda yang keluar ?…
Primernya adalah Keadilan, itu dulu yang keluarkan, baru Sekundernya akan mengikut, dan biasanya itu bukan urusan kita… itu urusan Tuhan.

persis seperti Mesias… Dia datang Primernya adalah “mempertegas primer” umatNya, Sekundernya mengikut contohnya Romawipun tumbang…
bandingkan dengan Israel pada waktu itu yang memandang tumbangnya Romawi adalah primernya…

30 07 2009
Garfield

Hmm…menarik juga diskusi antara Lae Jeph dengan Lae Parhobass.
Pertanyaan saya ke Lae Jeph,
1. Percayakah Lae bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan (Vox populi Vox Dei)?
2. Percayakah Lae bahwa kemenangan pemimpin (yg notabene zhalim menurut Lae) ada rencana Tuhan untuk kebaikan umatnya yg percaya?
Kalau jawabannya ya, berarti sudah ada sedikit titik temu dengan Lae Parhobas.

Kalau menyangkut protes terhadap pemimpin yg zhalim, menurut saya tidak berdosa dan tidak sama dengan zinah, karena memang kita menyuarakan kebenaran yg mengacu kepada standar kita yaitu ayat2 alkitab, apapun risikonya.

Kira2 begitu mnrt saya (yg sok tau), hehehe

30 07 2009
jephman

@ Parhobas

“kalau di dalam hati anda ada yang baik, apakah akan keluar sesuatu yang tidak baik… itulah melihat ke dalam.. Primer…”
>> Mungkin ya, mungkin tidak. Tergantung keinginan orangnya. Dan tetap saya tidak melihat HUBUNGANnya dengan Protes apalagi menyamakannya dengan Zinah.

“Jika dunia sana ada ketidakadilan, dan di dalam Anda ada keadilan, apakah protesnya yang keluar apa keadilan Anda yang keluar ?…”
>> Tentu yang diinginkan adalah keadilan. Untuk mencapai keadilan itu tentu harus KOMUNIKASI. Kalau mampet komunikasinya, maka keluarlah protes.

“Primernya adalah Keadilan, itu dulu yang keluarkan, baru Sekundernya akan mengikut, dan biasanya itu bukan urusan kita… itu urusan Tuhan.”
>> Ini semakin menyatakan pendapat lae yang berserah kapead nasib atau “takdir”.

“persis seperti Mesias… Dia datang Primernya adalah “mempertegas primer” umatNya, Sekundernya mengikut contohnya Romawipun tumbang…
bandingkan dengan Israel pada waktu itu yang memandang tumbangnya Romawi adalah primernya…”
>> Terus terang, lae tidak membuat diskusi ini makin maju.
Dari awal ayat yg lae berikan tidak membahas “protes=dosa”, tidak ada ayat2 yang melarang orang Kristen untuk meprotes Ketidakadilan yang dialami.

Kemudian contoh Israel yg jatuh kedalam kerajaan Babel dari Lae, justru memberikan contoh Alkitabiah ttg kerajaan zhalim yang memperkuat protes rakyat kepadanya sehingga mencari “kerajaan” lain,

Lantas ttg “Protes=zinah”, lae sama sekali tidak bisa membuktikan dimana logikanya sehingga protes itu sama dengan zinah. Apakah ada yang “diduakan” dalam memprotes? Apakah ada yang “diselingkuhi” dalam memprotes? Apakah ada perzinahan dalam memprotes??????

Sampai sekarang pun lae hanya berputar2 tidak jelas dlam “primer-Sekunder” yang tidak jelas maksudnya.

Ada baiknya diskusi ini dihentikan saja. Karena tidak ada gunanya berdiskusi cuma berkutat disitu2 saja tanpa mau menjelaskan maksud2nya. Mauliate lae.

@ Garfiled
1. Tidak. Suara Tuhan adalah suara Tuhan. Suara rakyat adalah suara rakyat. Apa yang diingin rakyat yang kanibal/hedonis, misalnya, saya yakin bukanlah suara Tuhan.

2. Secara jangka panjang ya, dan didalamnya ada saat kita protes ketika ada ketidakadilan. (Dan ini yang saya perdebatkan dgn Parhobas).

30 07 2009
parhobass

Laeku Jeph;

>> Mungkin ya, mungkin tidak. Tergantung keinginan orangnya. Dan tetap saya tidak melihat HUBUNGANnya dengan Protes apalagi menyamakannya dengan Zinah.

kalau sudah dikatakan percaya/pengikut Kristus, bukanlah Roh Kristus ada di dalamnya ?

kalau Kristus ada di dalamnya kenapa masih milih ya dan tidak untuk sebuah kebaikan ?

bukankah Allah itu baik ?

kalau Yang Baik di dalam kita, apakah masih ada celah untuk yang “Tidak baik” keluar ?

sejak awal saya sudah bilang, saya ngga berani berkata protes itu dosa apa tidak..
yang menjadi masalah bagi kita adalah jika protes itu dijadikan yang utama…

protes=zinah saya buat hanya untuk sebuah analogi,
Bahwa ketika Sang Nabi berkata, “Kamu telah berzinah dengan melihat wanita” (bandingkan dengan anggapan Yahudi kalau itu, kasarannya zinah = menyetubuhi wanita yang bukan istri sah kita), artinya segala sesuatu dimulai dari dalam kita.. kalau Roh itu sudah ada pada orang Yahudi atau Kristen sekarang, atau umat manusia manapun, apakah masih ada “lirik” sana sini ?.. nah kalau Roh itu ada pada kita, apakah masih protes2 lagi,.. ngapain protes karena ada “penyataan” bahwa Tuhan sengaja mempertahankan pemerintahannya jalim supaya suatu saat pilihanNya ada di sana, dimana ia bukan dari mayoritas agama tertentu, tetapi yang benar2 baik.

takdir tidak sama dengan menunggu penyataan Tuhan…
Israel membutuhkan 300 tahun supaya penyataan Romawi tumbang…

mungkin Indonesia membutuhkan 500 tahun, karena kader kita masih protes, korupsi, mendirikan gereja secara liar, d.l.l

30 07 2009
jephman

“kalau Kristus ada di dalamnya kenapa masih milih ya dan tidak untuk sebuah kebaikan ?”
>> Lae berbicara dalam konteks “Sudah pasti semua orang Kristen punya Kristus dalam hatinya”. Apakah semua orang di bumi ini Kristen yg punya Kristus lae?

“protes=zinah saya buat hanya untuk sebuah analogi,
Bahwa ketika Sang Nabi berkata, “Kamu telah berzinah dengan melihat wanita” (bandingkan dengan anggapan Yahudi kalau itu, kasarannya zinah = menyetubuhi wanita yang bukan istri sah kita), artinya segala sesuatu dimulai dari dalam kita.. kalau Roh itu sudah ada pada orang Yahudi atau Kristen sekarang, atau umat manusia manapun, apakah masih ada “lirik” sana sini ?.. nah kalau Roh itu ada pada kita, apakah masih protes2 lagi,.. ngapain protes karena ada “penyataan” bahwa Tuhan sengaja mempertahankan pemerintahannya jalim supaya suatu saat pilihanNya ada di sana, dimana ia bukan dari mayoritas agama tertentu, tetapi yang benar2 baik.”
>> Masih juga saya tidak melihat apa yang salah dengan protes. Karena protes bukanlah zinah. Dan tidak ada dasar dari pernyataan protes itu = lirik sana-lirik sini. Protes ya protes. Bukan mau kesana-kemari. Bukan pula selingkuh apalagi otak mesum hehehehe protes tujuannya adalah perbaikan. Tidak lebih tidak kurang, kecuali memang mau dilebih-lebihkan atau dikurang-kurangkan.

“takdir tidak sama dengan menunggu penyataan Tuhan…
Israel membutuhkan 300 tahun supaya penyataan Romawi tumbang…”
>> Ya inilah beda kita lae. Ada yg mau nunggu segitu lama supaya tumbang. Ada yg mau lebih cepat. hehehehe

“mungkin Indonesia membutuhkan 500 tahun, karena kader kita masih protes, korupsi, mendirikan gereja secara liar, d.l.l”
>> Wah….ngaco lagi lae ini. Lae menyamakan protes sama dengan korupsi dan mendirikan gereja liar. HAHAHHAHA

Udah ah lae.

30 07 2009
togarsilaban

Dang sanga be huparate-atehon diskusi ni lae “Parhobas” dohot lae Jephman. Ai saik gajjang, jadi ba dang pola nijaha be sude.

Monang amatta i, alani na nipillit ni natorop i, ima horoa pangidoan ni natorop saonari on, ba dia ma dohonon.

Ba sai tagogo ma martangiang tu Namarhuaso i, asa tottong diramoti hita on sude. Horas ma.

30 07 2009
parhobass

ollo bollo ni.. emma tutu
hehehe..

ta endehon ma….
sai horasma sai horasma sai horassssss…..

30 07 2009
Robinson Agus Sihotang

@ Jephman
Meredam Api dalam sekam ? hehe , sy coba dulu ya lae pendapat saya

Lae, banyak ayat yang mendukung ttg pemerintahan-pemerintahan di dunia ini semuanya memang berasal Tuhan ALLLAH, saya hanya mengambil satu selain ayat dari lae parhobas di atas.

YA TUHAN, ALLAH NENEK MOYANG KAMI, BUKANKAH ENGKAU ALLAH DI DALAM SORGA? BUKANKAH ENGKAU MEMERINTAH ATAS SEGENAP KERAJAAN BANGSA? KUASA DAN KEPERKASAAN ADA DI TANGANMU SEHINGGA TIDAK ADA ORANG YANG DAPAT BERTAHAN MELAWAN ENGKAU ( 2 Taw 20:6 )

Sengaja saya mengambil ayat tsb karena itu merupakan ayat yang pertama di Alkitab ttg rujukan bhw pemerintahan dan penguasa di dunia ini berasal dari Surga. Saya mengambil point di sini bhw Allah mencipkan seluruh kejadian dalam sejarah, semua para penguasa, raja, presiden dan segala tindakan pemerintahan , politikus, militer dan polisi sesuai dengan kehendakNya. (Efesus 1:11)

Dalam pengertian rasa percaya kita kepada Allah, kedaulatan Allah thd bangsa-bangsa sekilas kelihatannya spt teoritis dan jauh dari kehidupan kita sehari-hari spt di negara ini. Apakah kita sebagai orang Kristen harus menerima ketidakadilan itu kpd eksistensi kita di negara ini. Bila di negara Barat yang umumnya warganya adalah umat kristen tidak pernah ada ada protes akibat ketidak adilan, itu lumrah karena sistem pemerintahan mereka di dasarkan kpd mayoritas pendapat masyarakatnya. Demikian jua dengan sistem hukum dan undang-undang mereka adalah lahir dari para pemikir pendiri negara mereka yang dahulu sangat didasarkan kpd kepercayaan yang mereka anut. Hal itu sangat berbanding terbalik dengan di negara kita yang umat Kristennya hanyalah kaum minoritas, dimana pola penyusunan undang-undang, hukum dan dasar negara adalah ide para pendiri negara kita yang memiliki hampir seluruhnya adalah kaum mayoritas negeri ini. Sehingga sudah pasti banyak ketidak adilan kita jumpai spt pembakaran gereja, penutupan gereja, diskriminasi krn SARA dsb. Untuk itulah kita dipanggil menjadi garam dan terang. Sesuai apa-apa yang dikaruniakan kpd kita masing-masing pribadi agar kita bersuara atas ketidak adilan yang dilakukan negara kpd rakyatnya. Bukankah Pemerintah ini adalah alat dan tangan Tuhan dlm melaksanakan kehendaknya, ya itu sangat benar. Apakah salah atau dosa memprotes pemerintah yang merupakan mandat Tuhan menjadi pemerintah bagi kita, ya tentu tidak dosa karena hikmat yang dari Allah makanya kita harus meluruskan apa yang salah.

Begitu juga bhw dlm Kristen tidak dikenal yang namanya takdir, itu adalah penyesatan yg dilakukan Iblis spy manusia tdk perlu datang kpd Allah. Kita harus hidup sekehendak dengan Tuhan Allah bukan berarti kehendak Tuhan tidak dapat kita pinta untuk berubah. Kita harus bergantung kpd Allah bukan berarti bergantung kpd nasib. Bergantung kpd Allah berarti memampukan kita untuk melakukan apa yg harus kita lakukan bagi diri kita sendiri.

Dalam diri Kristen yang sejati pendapat yang salah harus dikatakan salah. Pendapat yang benar harus dikatakan benar. Contohnya cerita Johannes Pembaptis dengan langtang dan marah mengatakan perbuatan salah ttg kelakuan Raja Herodes, padahal dia adalah Raja pada saat itu. Demikian Jesus mengecam kebusukan dan kemunafikan ahli-ahli Taurat yang saat itu adalah soko guru terhormat penentu moralitas pemimpin bangsa Yahudi saat itu. Jesus sendiri berkata “memang kursi Musa sudah mereka duduki, tundukklah dan lakukan apa yang mereka katakan tetapi perbuatan mereka jangan kamu tiru” Bukankah itu contoh teladan yg patut kita contoh dalam mengkritik dan memprotes kebijakan-kebijakan pemerintah kita saat ini bila ada yang menyimpang dari jalannya.

Presiden yang terpilih saat ini sudah dipilih Tuhan jauh sebelum dunia ini ada.
YANG MAHA TINGGI BERKUASA ATAS KERAJAAN MANUSIA DAN MEMBERIKANNYA KPD SIAPA YANG DIKEHENDAKI-NYA, BAHKAN ORANG YANG PALING KECIL SEKALIPUN DAPAT DIANGKATNYAUNTUK KEDUDUKAN ITU ( Dan 4:17, dn ayat 32 ) Jadi kpd yang satu Dia berikan kuasa yang besar dan kepada yang satu kuasa yang lebih kecil. Allah membiarkan orang yang Ia pilih memerintah menurut HikmatNya yang tak terselami, ada yang bertangan besi, ada yang pembunuh, ada yang berahlak budi dan bermoral yang semuanya ada hanya untuk menghasilkan kemuliaan bagi NAMA-NYA yang BESAR. Bagaimana dosa dan kejahatan akhirnya berakibat kemuliaan bagi Allah itu adalah suatu misteri, tetapi inilah suatu kebenaran yang ditegaskan di seluruh kitab suci ALKITAB.

Keyakinan kita harus teguh bahwa Allah yang mampu mengendalikan kekuatan Raja-Raja yang Kuat Jaman Dahulu Kala adalah Allah yang masih tetap berdaulat mengendalikan pemerintah-pemerintah sekarang ini. Kemuliaanlah bagi Allah Di tempat yang Maha Tinggi dan Damailah bagi orang-orang yang berkenan bagi Dia. Haleluya Amen

31 07 2009
jephman

@ Robinson Agus Sihotang

“Demikian Jesus mengecam kebusukan dan kemunafikan ahli-ahli Taurat yang saat itu adalah soko guru terhormat penentu moralitas pemimpin bangsa Yahudi saat itu.”

>> bagi saya itu sudah cukup.🙂 Bahwa protes bukanlah perbuatan buruk/jahat/tidak taat apalagi disamakan dengan ZINAH. Karena TUHAN SENDIRI MENGECAM RENCANANYA SENDIRI.

Menyamakan PROTES dengan perbuatan buruk/zinah/tidak taat, sama saja mengatakan Yesus……silahkan meneruskan sendiri hehehehehe

Mauliate

31 07 2009
parhobass

Betul Lae Hotang,

Yang Pertama : Tunduk kepada Allah
Yang kedua : Tunduk kepada Allah
Yang ketiga : Tunduk kepada Allah

….
Yang terakhir : Kalau kita disuruh Tuhan untuk protes, maka kita pun harus protes

31 07 2009
Robinson Agus Sihotang

@Jephman
@Parhobas

Untuk lae-laeku nadua, prinsip dan ketegasan lae dalam menyuarakan kebenaran memiliki kesamaan arti dan visi walau disertai bobot perbedaan karakter pribadi masing-masing dalam mengungkapkan suatu pendapat hal masalah yang sama. Sebenarnya Iblis geram y dengan orang-orang yang pintar dan beriman seperti lae berdua karena berusaha melepaskan orang-orang dlm genggamannya untuk datang kpd Anak ALLAH Yang Hidup, karena itulah patut kita berkarya dan berargumentasi dilandasi TAKUT AKAN TUHAN. Supaya setiap komentar dan ide-de yang kita tuliskan mampu menjadi berkat yang menambahkan bagi kita orang-orang yang belum percaya menjadi percaya kpd Kristus. BOAN SADA NARI adalah prinsip hita naporsea , sai anggiat ma lam bertambah-tambah na porsea di Ibana Kristus Tuhantai asa adong dongan rap mekkel rap marende i Surgo hasonangan i.

Mauliate ma, syalom

3 08 2009
Fery

@ Parhobass

“Yang Pertama : Tunduk kepada Allah
Yang kedua : Tunduk kepada Allah
Yang ketiga : Tunduk kepada Allah”

INI YANG NAMANYA FANATISME BUTA. TUHAN TIDAK INGIN ANAK-ANAKNYA HANYA TUNDUK DAN TIDAK MIKIR.

Yang terakhir : Kalau kita disuruh Tuhan untuk protes, maka kita pun harus protes

KAPANLAH ITU KAWAN? HEHEHEHE

3 08 2009
parhobass

fanatisme seorang kristen adalah…. “lakukanlah yang baik”, itulah arti tunduk kepada Allah.

kapan disuruh protes?

maka lakukanlah terus yang baik… Tuhan akan menyatakannya…

3 08 2009
parhobass

lihat!
http://hakadosh.wordpress.com/2009/08/03/fanatisme/
sebagai pemikiran ok bung Fery

3 08 2009
Fery

@Parhobas

“lakukanlah yang baik”
ITU ARTINYA BUKAN HANYA TUNDUK KAWAN. MELAKUKAN ITU ARTINYA ADA YANG DIKERJAKAN. BUKAN CUMA TUNDUK DAN DIAM. TAPI BERDOA & BEKERJA.

ALKITAB TIDAK PERNAH MENYURUH KITA DIAM, TUNDUK DAN BERDOA SAJA.
TAPI BERDOA DAN BEKERJA. ORA ET LABORA.
DALAM BEKERJA ADA PROSES B-E-R-F-I-K-I-R.
BUKAN CUMA TUNDUK
TUNDUK
TUNDUK
TUNDUK
TUNDUK
TUNDUK SAMPAI MAMPUS

TAPI BERDOA DAN BEKERJA.

YANG TIDAK MENGERTI SUDAHLAH DIAM SAJA.
JANGAN SOK TAHU MEMBAGIKAN FIRMAN TUHAN TAPI TERLIHAT BODOH.

3 08 2009
parhobass

“lakukanlah yang baik”

kata Anda ora et labora
Bekerja sambil berdoa

lihatlah kata di atas “lakukanlah”, bukanlah itu kata kerja? artinya bekerja?
bukankah itu “labora”

bener kata Anda, kita tidak boleh diam, sebab “pekerjaan utama kita adalah.. lakukan yang baik”.

Kalau Anda berpikir sesuatu itu adalah baik, apakah Anda menahannya?
tidak bukan?

Kalau anda berpikir baik, maka yang baiklah yang keluar.

3 08 2009
Fery

@ Parhobas

“Kalau Anda berpikir sesuatu itu adalah baik, apakah Anda menahannya?
tidak bukan?
TERMASUK PROTES?

Kalau anda berpikir baik, maka yang baiklah yang keluar.
TERMASUK PROTES?

3 08 2009
parhobass

Bung Fery;
Kalau Anda disuruh Tuhan untuk protes, proteslah…
itulah namanya tunduk kepada Tuhan

sebagai bahan pemikiran ajah…(data hanya untuk memperjelas maksud saja)
40 nabi 4000 tahun, bisa anda bayangkan.
rata2nya:
1 nabi protes, 100 tahun jaraknya.

Kalau Anda mengaku percaya kepada Kristus, maka Anda hidup bukan karena oleh diri Anda tetapi Kristus yang ada di dalam Anda, sedemikian sehingga pikiran Andapun dikuasai oleh Roh Kristus.
Kalau Roh Kristus berpikir yang baik, maka yang baiklah yang keluar dari pikiran Anda, jikka termasuk di dalamnya protes maka keluarkanlah protes itu.

3 08 2009
Fery

JADI PROTES = ZINAH ??

3 08 2009
parhobass

Bung Fery;

Zinah dalam pemikiran Yahudi adalah (kasarannya), menyetubuhi wanita di luar nikah. Walaupun didalam pengertian yang lain bisa juga penyembahab berhala, tetapi kita fokus di dalam pengertian pertama, karena itulah yang saya maksudkan sejak awal.

Sementara ditegaskan di dalam jaman PB, melihat wanita saja itu sudah zinah.

artinya apa?
artinya adalah sesuatu yang di dalam hati anda, di pikiran anda, itulah yang mengawali apa yang Anda lakukan.

Applikasinya adalah..
Jika Kristus sudah anda percayai, dan Dia diam di dalam Anda, apakah niat seperti itu masih ada?, jikalaupun masih ada, apakah anda tidak berusaha untuk melawannya?

Nah kenapa Protes=Zinah, (walaupun ini saya analogikan hanya dari segi niatannya), karena terkadang orang telah menjadikan Protes bagian dari hidupnya, tanpa melihat apakah protes itu suruhan Tuhan (bagian dari ketundukannya) atau malah sebagai “penghakiman” atas kesalahan di luar sana.
Apakah Anda Hakim?, tidak. Hanya Yesuslah-Hakim.
Kalau Anda mengetahui Yesuslah Hakimnya, kenapa Anda tidak sabar menunggu penyataan kapan protes yang dikasih tau oleh Yesus.

3 08 2009
parhobass

@Fery
Kalau Anda seorang yang baik, apakah “huruf besarmu” itu akan keluar kalau berdiskusi tentang hal2 yang baik?

itulah contoh kecilnya, bahwa memang benar… lakukanlah yang baik. dan itu tidak sekedar slogan… segera lakukanlah yang baik… dan jangan jemu2

4 08 2009
Fery

@ Parhobas

DENGAR KAWAN, SEDARI AWAL BANG JEPHMAN SUDAH MEMBERITAHU ADA URUTAN LOGIKA BERFIKIR ANDA YANG KACAU :

1. TUNDUK KEPADA ALLAH ITU BENAR
2. PEMERINTAH ITU DISETUJUI TUHAN ITU BENAR

APAKAH DENGAN DEMIKIAN : PEMERINTAH = TUHAN???

INGAT INI PEMERINTAH YANG MENUTUP RATUSAN GEREJA. BUKAN RATUSAN BAR DANGDUT, PANTI PIJAT/DISKOTIK.

NB: KEYBOARD SAYA MEMANG RUSAK. ADA MASALAH DENGAN HURUF BESAR?? APAKAH SAYA TIDAK MAKI2 ANDA DGN KATA2 KASAR?.

4 08 2009
parhobass

Bung Fery;
1. Urutan logika saya salah, menurut Lae Jeph…
dimana salahnya ?
apakah kita harus test logika di sini ?

y = sin(x+y)
berapa dy/dx ?
gimana logika penyelesaiannya ?

APAKAH DENGAN DEMIKIAN : PEMERINTAH = TUHAN???
tidak ada yang mengatakannya, saya katakan, setiap pemerintah ada alasan menjadi pemerintah. bagi orang yang beriman harus percaya bahwa mereka adalah pilihan Tuhan…(baik itu yang jahat, baik itu yang baik)

INGAT INI PEMERINTAH YANG MENUTUP RATUSAN GEREJA. BUKAN RATUSAN BAR DANGDUT, PANTI PIJAT/DISKOTIK.
Babel juga menghancurkan seluruh Israel…
tetapi Tuhan berfirman (melalui Jeremia), siapa yang tidak mau tunduk kepada Babel akan mati…
Mengenai pemerintah yang menutup gereja,…
wakil rakyat kita (PDS???) ngga bisa berbuat apa2, karena mereka tidak melakukan yang baik dalam predikat sebagai wakil rakyat, dan banyak juga gedung gereja liar…
Yang saya serukan dari awal, jangan lihat gedung gerejanya, tetapi lihatlah gerejanya (Anda pasti tau artinya), kalimat ini saya dan Lae Jeph sepakat dalam kata “Demo Rohaniah”

NB: KEYBOARD SAYA MEMANG RUSAK. ADA MASALAH DENGAN HURUF BESAR?? APAKAH SAYA TIDAK MAKI2 ANDA DGN KATA2 KASAR?.
baiklah…
banyak orang memang memulai tanpa membaca manual…
banyak orang protes tanpa tau apa yang terjadi…

On Internet chat systems, forums and Usenet, typing a sentence in all capitals is considered rude,…
sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Capslock

maaf kalau itu terlalu keras.

4 08 2009
Fery

YA. JELAS SEKALI ANDA SESAT.

SIAPA YANG BILANG SEKARANG = ZAMAN BABEL???????

ADA PERNYATAAN TUHAN KEPADA ANDA BAHWA PEMERINTAH SEKARANG ADALAH SAMA DENGAN BABEL, DAN BUKAN ROMAWI ATAU MESIR ATAU APAPUN ????? (KALAU ANDA MENGERTI MAKSUD SAYA JUGA)

NB: TIDAK USAHLAH PERMASALAHKAN KEYBOARD SAYA. SUDAH SY BILANG RUSAK. YA MAU APA? APAKAH SAYA NGOMONG KASAR??

4 08 2009
parhobass


YA. JELAS SEKALI ANDA SESAT.

koq ?

SIAPA YANG BILANG SEKARANG = ZAMAN BABEL???????

tidak ada yang mengatakannya…
sekali lagi, itu analogi. Analogi tentang orang2 yang berkoar2 tanpa menerima penyataan terlebih dahulu.
Ketika seorang nabi (yang melawan Jeremia), tidak menerima penyataan Tuhan, tetapi dia “protes” (dibaca melawan) terhadap Babel, ia mati.
Sebab penyataan Tuhan adalah.. “Menyerahlah ke Babel”

ADA PERNYATAAN TUHAN KEPADA ANDA BAHWA PEMERINTAH SEKARANG ADALAH SAMA DENGAN BABEL, DAN BUKAN ROMAWI ATAU MESIR ATAU APAPUN ????? (KALAU ANDA MENGERTI MAKSUD SAYA JUGA)

Penyataan Tuhan di Alkitab, bahwa semua pemerintahan, raja, penguasa adalah atas pilihan TUHAN, baik pemerintahannya jahat mapun tidak jahat.
Premis:
1. TUHAN Maha Kuasa (artinya: segala sesuatu ada di atas kendaliNya)
2. TUHAN itu baik
3. Yang jahat bisa direkakan Tuhan buat kebaikan kita.

Konklusi (sekaligus contoh) : Walaupun pemerintahan sekarang “menutupi gedung gereja”, itu semua demi kebaikan kita.

sesatnya dimana ?

NB: TIDAK USAHLAH PERMASALAHKAN KEYBOARD SAYA. SUDAH SY BILANG RUSAK. YA MAU APA? APAKAH SAYA NGOMONG KASAR??
Kalau Anda tahu ini sesuatu yang baik

On Internet chat systems, forums and Usenet, typing a sentence in all capitals is considered rude,…
sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Capslock

maka gantilah Keyboard CapsLock Anda…
itulah “melakukan yang baik” bagi seorang menggunakan chat, forum atau usenet.

sesatnya dimana ?

4 08 2009
Fery

JADI KALAU ANDA MENGATAKAN PROTES ITU BUKAN ZINAH DAN PEMERINTAH SEKARANG BUKAN BABEL, LANTAS BUAT APA KAU TULIS ITU SEMUA??

1. TUHAN Maha Kuasa (artinya: segala sesuatu ada di atas kendaliNya)
2. TUHAN itu baik
3. Yang jahat bisa direkakan Tuhan buat kebaikan kita.
Konklusi (sekaligus contoh) : Walaupun pemerintahan sekarang “menutupi gedung gereja”, itu semua demi kebaikan kita.
sesatnya dimana ?

MAU TAHU SESATNYA?
TIDAK SADAR ANDA MENYATAKAN BAHWA TUHAN YANG MAHA BAIK SETUJU DENGAN KEJAHATAN?

MAU TAHU SESATNYA?
TIDAK SADAR RIBUAN ORANG TIDAK BISA BERIBADAH DAN ANDA BILANG BUAT KEBAIKAN??

SEJAK KAPAN TUHAN MENYATAKAN TIDAK BERIBADAH ITU = BUAT KEBAIKAN??

BUSSSSSSSSEEEEEETTT!!!!!!!!
MUNGKIN INI SAATNYA SAYA KASAR :
TAPI MAKIN SAYA DEBAT KUSIR DENGAN ANDA, MAKIN TOLOL JADINYA. WAKAKAKAK

KAU COBALAH JADI KORBAN POSO ATAU AMBON, GEREJA DIBAKAR, RUMAH DIBAKAR, ANAK-ISTRI DIPERKOSA DAN DIBUNUH DAN KAU BILANG ITU REKAAN TUHAN BUAT KEBAIKAN. WAKAKAKAKAKAK

KEBLINGER ITU NAMANYA KAWAN

HEHEHEHE
MINJAM KATA BANG JEPHMAN
UDAH AH
HEHEHE

4 08 2009
parhobass


MAU TAHU SESATNYA?
TIDAK SADAR ANDA MENYATAKAN BAHWA TUHAN YANG MAHA BAIK SETUJU DENGAN KEJAHATAN?

MAU TAHU SESATNYA?
TIDAK SADAR RIBUAN ORANG TIDAK BISA BERIBADAH DAN ANDA BILANG BUAT KEBAIKAN??

SEJAK KAPAN TUHAN MENYATAKAN TIDAK BERIBADAH ITU = BUAT KEBAIKAN??

BUSSSSSSSSEEEEEETTT!!!!!!!!
MUNGKIN INI SAATNYA SAYA KASAR :
TAPI MAKIN SAYA DEBAT KUSIR DENGAN ANDA, MAKIN TOLOL JADINYA. WAKAKAKAK

KAU COBALAH JADI KORBAN POSO ATAU AMBON, GEREJA DIBAKAR, RUMAH DIBAKAR, ANAK-ISTRI DIPERKOSA DAN DIBUNUH DAN KAU BILANG ITU REKAAN TUHAN BUAT KEBAIKAN. WAKAKAKAKAKAK

KEBLINGER ITU NAMANYA KAWAN

HEHEHEHE
MINJAM KATA BANG JEPHMAN
UDAH AH
HEHEHE

Bung Fery,
Kejahatan ada, itu semua atas persetujuan TUHAN.
Contoh:
Babel menghancurkan Israel, itu atas persetujuan TUHAN..(reka kebaikan TUHAN, Israel bisa bertobat, TUHAN bisa memberi nubuat2 melalui Daniel d.l.l)
Gereja Anda dibakar, itu atas persetujuan TUHAN…(kebaikannya, bukankah iman semakin dikuatkan?, sebab kita dipanggil untuk menderita, tetapi yang tidak memahami ini akan turut juga memanggul senjata untuk perang, untuk membalas?, kebaikan yang lain adalah.. kita semakin tahu bahwa Yesus adalah TUHAN, Ia menubuatkan penderitaan yang akan datang, dan itu nyata tergenapi)

(Lihatlah Ayub, bacalah di pasal pertama perihal kejahatan ada atas persetujuan TUHAN).

Bung Fery,
Untuk predikat baik sebagai pemain forum, Anda cukup mengeluarkan 125ribu untuk sebuah Keyboard “tanpa” Caps Lock semua.
Karena CapsLock di dalam forum, itu tidak baik… Mau? (teringat iklan 3)

Itu saja Anda tidak mengerti/tidak mau, hal2 rohaniah mungkin akan lebih susah.

4 08 2009
parhobass

@Fery
semua dituliskan untuk:
1. Menjawab Lae Jeph di awal
2. Menjawab Bung Fery
dengan maksud supaya:
1. Kitab lebih tunduk kepada TUHAN
2. Kitab lebih tunduk kepada TUHAN
3. Kitab lebih tunduk kepada TUHAN
…..
….
terakhir
n. Kitab lebih tunduk kepada TUHAN

daripada tunduk kepada diri sendiri.

Janganlah kamu bersandar pada kekuatan, dan pikiranmu sendiri.. Firman TUHAN.

4 08 2009
Fery

UNTUK TERAKHIR KALINYA, DENGAR KAWAN :

TIDAK ADA YANG TIDAK SETUJU DENGAN TUNDUK KEPADA TUHAN. PAHAM?

MASALAHNYA LOGIKA ANDA KACAU BALAU.
BILANG PROTES SAMA DENGAN ZINAH, LALU MEMBANTAHNYA
BILANG PEMERINTAH SEKARANG DICONTOHKAN SEBAGAI BABEL, LALU MEBANTAHNYA

SIAPAKAH YANG BILANG PEMERINTAHAN INI = TUHAN?
KALAU DIBILANG PEMERINTAHAN INI DISETUJUI TUHAN ITU BENAR.
TAPI, SIAPAKAH YANG BILANG PEMERINTAHAN INI = TUHAN? PAHAM?

APAKAH ANDA TIDAK PERNAH MEMBACA PERJANJIAN LAMA KETIKA NABI2 HABIS2AN MENGUTUK BANGSA2 YANG MEMERANGI DAN MENJAJAH ISRAEL?

KENAPA ITU TIDAK ANDA KUTIP?

PAHAM?

4 08 2009
parhobass

Bung Fery;
Ganti dulu CapsLock Anda itu, supaya kelihatan kebaikan Anda, dan Anda paham arti tunduk.


MASALAHNYA LOGIKA ANDA KACAU BALAU.

test Logikanya belum selesai bung
y=sing(x+y)
dy/dx = ???
gimana logikanya?
sebelum Anda menghujani kata kacau balau ke saya…


BILANG PROTES SAMA DENGAN ZINAH, LALU MEMBANTAHNYA

Telusurilah di atas .. tidak ada yang mengatakan demikian.
Semua dosa sama dimata Tuhan, karena apa?
karena semua dosa berasal dari dalam diri kita.
(itu yang saya katakan.. lihatlah ke dalam lebih dulu)

BILANG PEMERINTAH SEKARANG DICONTOHKAN SEBAGAI BABEL, LALU MEBANTAHNYA

Telusurilah di atas apa yang saya tulis.
Bahwa jika Tuhan mengatakan tunduk, kita harus tunduk.
Jika tidak ada penyataan TUHAN untuk protes, kita jangan protes.. Jangan sampai seperti Babel. Sudah dinyatakan tunduk, tetapi tetap protes, maka semua yang tidak tunduk ke Firman itu, mati… ini analogi yang saya tuliskan.

SIAPAKAH YANG BILANG PEMERINTAHAN INI = TUHAN?

tidak ada yang bilang

KALAU DIBILANG PEMERINTAHAN INI DISETUJUI TUHAN ITU BENAR.

sepakat, bung

TAPI, SIAPAKAH YANG BILANG PEMERINTAHAN INI = TUHAN? PAHAM?

Telusurilah di atas .. tidak ada yang mengatakan demikian.
Pemerintahan, penguasa, raja, semua ada atas persetujuan TUHAN dan tantap tidak diketahui TUHAN. Itu yang saya tuliskan di atas.

4 08 2009
Garfield

Diskusi yg menarik:
@ Lae Parhobass :
Punya perspektif bahwa seluruh para pemerintah dan penguasa yang ada di bawah kolong langit ini seluruhnya berasal dari tangan ALLAH Yang Maha Kuasa. Siapapun pemerintah itu baik perseorangan (raja), lembaga pemerintahan (kepresidenan), negara apapun itu semua mandat kekuasaanya berasal dari ATAS. Tugas kita sebagai rakyat adalah berbuat baik dan tunduk kepada Tuhan. (Dalam hal ini kita sependapat)

Di dalam perdebatan ini, kesan yg tertangkap seolah-olah Lae Parhobass menempatkan diri seperti Nabi Yeremia (dengan analogi Babel/Romawi) yg mengingatkan agar kita tidak perlu protes-protes baik langsung maupun tdk langsung yg menurut beliau nantinya berpotensi menimbulkan anarki pemberontakan dan menggulingkan pemerintahan yg sah yg dipilih secara demokratis dan tentunya atas persetujuan Tuhan.

Lae Parhobass bisa benar, kalau niat dibalik protesnya adalah melawan pemerintah untuk menimbulkan anarkisme, tetapi kalau protesnya merupakan kritik yg membangun dan sesuai kaidah demokrasi, saya kira gak jadi masalah bukan?
Pointnya adalah niat. Dan disini “kesalahan” lae Parhobass mnrt saya, dia sudah berprejudice dengan menduga isi hati sipemrotes ujung-ujungnya akan anarkis saja.

Diskusi bertujuan mencari titik temu dari perbedaan. Titik temunya adalah niat dibalik protes. Boleh protes dong, Tuhan Yesus saja protes. Asal niatnya baik. Tidak semua protes berniat jahat. Setuju tidak, lae-lae? Kalau tidak setuju juga gak apa2…ini negara demokratis kog..hehehe

4 08 2009
parhobass

Ahh pas kalipun begitu maksudku Lae….


Lae Parhobass bisa benar, kalau niat dibalik protesnya adalah melawan pemerintah untuk menimbulkan anarkisme, tetapi kalau protesnya merupakan kritik yg membangun dan sesuai kaidah demokrasi, saya kira gak jadi masalah bukan?

di awal saya mengatakannya dengan…
Kalau kerjaan kita DPR, maka kitalah yang harus, melakukan pekerjaan yang baik, meneruskan suara rakyat.
Rakyat yang baik memberikan suaranya ke DPR.

Mauliate laeku Garfield

4 08 2009
parhobass

tambahan (copy dari atas ajah sebenarnya)

Yang Pertama : Tunduk kepada Allah
Yang kedua : Tunduk kepada Allah
Yang ketiga : Tunduk kepada Allah

….
Yang terakhir : Kalau kita disuruh Tuhan untuk protes, maka kita pun harus protes

5 08 2009
Fery

MASIH JUGA KEUKEUH GANTI KEYBOARD.
MASIH JUGA KEUKEUH TUNDUK TUNDUK TUNDUK

WAKAKAKAK

5 08 2009
jephman

“di awal saya mengatakannya dengan…
Kalau kerjaan kita DPR, maka kitalah yang harus, melakukan pekerjaan yang baik, meneruskan suara rakyat.”

>> Kalau yg kerja di DPR tidur saja?

“Rakyat yang baik memberikan suaranya ke DPR.”

>> Jadi itu bukan protes lae?🙂

5 08 2009
parhobass


“di awal saya mengatakannya dengan…
Kalau kerjaan kita DPR, maka kitalah yang harus, melakukan pekerjaan yang baik, meneruskan suara rakyat.”
>> Kalau yg kerja di DPR tidur saja?

Berarti Anda salah milih wakil rakyat… Anda memilih wakil rakyat yang tidak baik


“Rakyat yang baik memberikan suaranya ke DPR.”
>> Jadi itu bukan protes lae?🙂

Itu jalurnya. Ada Tugas, Ada penugasan.
Dan kalau DPR-nya baik, apakah rakyat protes2?
Kalau rakyatnya baik, ia memilih wakil yang baik.
sebagai bahan pemikiran ajah baca:

http://hakadosh.wordpress.com/2009/07/30/dosa-massal/

5 08 2009
parhobass

Kawan,
Integritas itu harus di jaga.

Jikalau Ayub tidak memiliki Integritas, ia tidak akan sanggup hidup dalam penderitaan. Penderitaan yang disetujui oleh TUHAN.

Jikalau Anda memiliki Integritas sebagai pemain forum, gantilah Keyboard Anda.. itu yang baik, baiknya seorang “forumist”.

Tunduklah kepada TUHAN, tetapi bagaimana bisa tunduk? perihal CapsLock ajah ngga mau tunduk… (inilah contoh dari semua yang saya utarakan di atas)
Bagaimana seorang non-Muslim bisa jadi punggawa negeri, toh mereka juga ikut dalam percaturan korupsi, dan kebejatan lain… akhirnya kita akan terus di-“raja”-i orang orang yang “tidak baik”.
Bagaimana bisa menghargai pendapat orang lain, dikit2 sudah protes…

5 08 2009
Fery

WAKAKAKAKKK…

5 08 2009
Pobinson Agus Sihotang

Bah ….
Sai na hurippu unga sae perdebatan hitaon…. ah tahe akkapinompar si Raja Batakon …. , hira dang na mangalului solusi ,
persoalan na sepele gabe mambongkak rarat tusan tuson.

Debat yang baik adalah debat yang memberikan solusi dan jalan keluar, sekaligus teguran bagi yang merasa bersalah sesuai dengan hal yang diperdebatkan. Tidak memutar kesana kemari yang membuat bingung kelian sendiri. Hal-hal yang besar sedapat mungkin kita perkecil dan hal-hal yang kecil sedapat mungkin kita kesampingkan atau hilangkan

5 08 2009
Robinson Agus Sihotang

Sebenarnya semuanya pendapat yang di atas benar, tetapi kenapa semakin meruncing ke arah keypad dan ketikkan huruf besar ya ? Semuanya menyatakan bahwa pemerintah di dunia memang berasal dari Allah, karena berasal dai Allah maka kitapun sebagai warga negara yang baik patuh dan tunduk pada kebijaksanaan dan peraturan-peraturannya untuk keamanan, ketentraman jiwakita sendiri.

Untuk hal-hal kebijaksanaan yang tidak adil, sikap pemerintah yang tidak berpihak pada kaum minoritas serta kezoliman lainnya, sebagai warga negara yang baik kita patut menyampaikan protes demi keadilan berbangsa, serta mengkritik kebijaksanaan pemerintah yang tidak menguntungkan bagi kalangan tertentu. Nah untuk menyampaikan protes tsb, alangkah baiknya melalui wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat, atau Polisi atau lembaga pemerintahan lainya. Yang menjadi masalah apabila ada pihak-pihak tertentu yang menjadikan protes-protes dari nurani yang luhur menjadi demonstrasi yang menjurus ke hal-hal yang tidak berkenan kepada kehendak Allah yang menetapkan pemerintah dimana kita berada.

Dari atas telah saya katakan bhw memandang satu masalah akan melahirkan pendapat dan aksi yang berbeda sesuai dengan karakter pribadi orang yang bersangkutan. Perdebatan ini hanya akan berkepanjangan jikalau kita tidak mengecilkan masalah-masalah yang besar ataupun menghilangkan masalah-masalah yang kecil. Jadi jawaban hanya akan menyatu pada hal-hal yang semakin mendekatin jawaban sebenarnya.

6 08 2009
parhobass

@Lae Sihotang
Saya kira kesimpulan yang Anda tarik sangat bagus, THX berat

@Laeku Fery;

Supaya bisa membantu Anda dalam masalah Capsloknya
saya kasih tips….

I. buka Excel
II. Klik Tools
III. Klik Customize
IV. Centang Visual Basic
V. nanti Akan ada Toolbarr. Pilihlah Command Button dengan mengkliknya.
setelah Anda klik geser mouse Anda ke area cells Excel, lalu tekan mouse Anda dan buatlah berupa gerakan seperti menggambar kotak.
VI. Anda akan mendapatkan CommandButton1
VII. Double Klik di sana, dan pastelah Code ini di sana

Option Explicit
‘Semoga membantu Laeku Fery, GBU, Parhobass
Private Sub CommandButton1_Click()
Dim myCaps As String, myNCaps As String
Dim myCell As Byte, A As Integer, B As Byte

On Error GoTo N

If Err.Number = 0 Then
‘menghitung cells selectted
‘A = the sum of cells selected
With Selection
A = .Rows.Count
End With

For myCell = 1 To A
myCaps = Cells(myCell, 1)
myNCaps = LCase(myCaps)
Cells(myCell, 1) = myNCaps
Next myCell
End If

N:
End Sub

VIII.Setelah itu di Toolbar yang tadi klik Exit Design Mode

Jika Anda mengetik dimana ajah, copy dulu tex yang-CAPSLOCK itu, trus paste di excelnya.
Setelah, itu select lagi, trus tekan CommandButton1 tadi.. maka Text anda akan menjadi LowerCase semua…

Note:
Code hanya mengkonfersi text yang di letakkan start dari kolom A1
Yah lumayanlah ya ngga… hehehhe

Parhobass…
GBU

6 08 2009
parhobass

atau supaya lebih ampuh bisa juga pake kode ini

Option Explicit

Private Sub CommandButton1_Click()
Dim myRng As Range
For Each myRng In Selection.Cells
If myRng.HasFormula = False Then
myRng.Value = LCase(myRng.Value)
Else
MsgBox “Ada Formula”, vbInformation, “Cek lagi”
End If
Next myRng
End Sub

selamat mencoba

6 08 2009
jephman

@ Robinson Agus Sihotang

Saya juga heran kenapa Lae Parhobas, begitu ngotot tentang huruf besar. Mungkin saja bung Fery lagi cekak hehehe

juga contohnya selalu PDS, sepertinya ada luka-luka batin lae Parhobas terhadap PDS sehingga selalu jadi contoh buruk beliau hehehe.

Tapi untuk dikatakan semua pendapat diatas benar, saya kurang setuju lae, karena dari awal seperti ada “ketidaksetujuan” dari Lae Sihotang dan Lae Parhobas sendiri tentang memprotes pemerintah. Perhatikan apa yang lae katakan ini : “Kita tidak diminta untuk mengerti tetapi menerimanya karena iman.”

Kemudian lae Sihotang menulis ini :”Apakah salah atau dosa memprotes pemerintah yang merupakan mandat Tuhan menjadi pemerintah bagi kita, ya tentu tidak dosa karena hikmat yang dari Allah makanya kita harus meluruskan apa yang salah.”

Lalu seakan-akan mengajak menerima pemerintah zhalim apa adanya alias nrimo : “Allah membiarkan orang yang Ia pilih memerintah menurut HikmatNya yang tak terselami, ada yang bertangan besi, ada yang pembunuh, ada yang berahlak budi dan bermoral yang semuanya ada hanya untuk menghasilkan kemuliaan bagi NAMA-NYA yang BESAR. Bagaimana dosa dan kejahatan akhirnya berakibat kemuliaan bagi Allah itu adalah suatu misteri, tetapi inilah suatu kebenaran yang ditegaskan di seluruh kitab suci ALKITAB.”

Lae Parhobas yang paling jelas punya prasangka buruk tentang protes . Dari awal ada kesan dari lae Parhobas bahwa protes itu tandanya tidak tunduk kepada Tuhan alias tidak berbuat baik : “Memang apa yang lae Sihotang katakan adalah benar, kita harus tunduk kepada pemerintah…dengan cara berbuat baik”. Lalu ditegaskan dengan mengatakan ini : “dan sekalipun pemerintahanya jahat….dst…Dan satupun dari mereka tidak ada yang memberontak melawan pemerintahannya…”, “…jalan “protes” kita adalah taat dan siap untuk melakukan pekerjaan yang baik”. Seakan-akan protes itu sudah pasti sama dengan memberontak atau bukan pekerjaan yang baik.

Kemudian ada batasan kabur antara Pemerintah dengan Tuhan itu sendiri:
“1. Bahwa yang mengaku “percaya”, seharusnya melihat ke dalam bukan keluar, ketika melihat ke luar maka kita protes,apa kegunaan protes kalau ternyata Tuhan turut campur di dalam pemerintahan (contohnya capres terpilih kita yang “aduhai”). Contohnya cerita Babel, Kasdim d.l.l… bahwa Babel membumihanguskan Israel/Yehuda dan membuang rakyatnya ke Babel/Kasdim… (orang tidak bisa menolak).. bahwa pada ujung2nya untuk menunjukkan kepada Babel/Kasdim bawha ALLAH “ada” di Israel, dan untuk Israel/Yehuda sendiri bahwa ALLAH masih perduli… bukankah raja yang protes/melawan Babel/Kasdim semuanya ditewaskan ?”

Dan ini dengan jelas menyatakan Tuhan menyetujui kejahatan yang dilakukan pemerintah :
“Tuhan mahakuasa adalah Tuhan yang kepadaNya tunduk yang baik dan yang jahat, kalau pemerintahannya jahat maka melaluinyapun Tuhan bisa menjalankan maksud Tuhan.”

Lebih parah lagi menyamakan bahwa protes dgn zinah :
“Protes adalah sesuatu yang timbul dari dalam hati kita…
Seperti berzinah adalah sesuatu yang ada atau timbul dari dalam hati…
sehingga, definisi berzinah, secara rohaniah, adalah keinginan dari dalam hati kita untuk memiliki si wanita… tinggal menunggu waktu kita “memperkosanya”
dan protes adalah keinginan dari dalam hati untuk katakanlah “mengganti” pemimpin yang baik menurut saudara Jeph”

Tidak usahlah saya kutip yang lain-lain tapi jelas sekali lae Parhobas punya prasangka buruk tentang memprotes pemerintah itu sama dengan tidak tunduk kepada Tuhan.

6 08 2009
parhobass

Kenapa dengan CApsLock
saya kira LAe Jeph tau, kalau di forum, chating, itu sama dengan teriak2 di dunia nyata ini… diskusi koq teriak2…? ya toh hehehehe…

Kenapa harus PDS?
karena merekalah, secara partai, paling tidak yang lebih dekat dengan predikat baik. PDS isinya orang Kristen toh? Kristen harusnya baik toh?

Protes
Saya tidak apriori terhadap protes. Saya apriori kepada “yang di dalam”
Jika disuruh Tuhan protes, lakukanlah protes.
Artinya ada orang tertentu yang memang ditugaskan untuk protes itu.
Nyatanya.. banyak orang protes di sana sini sebab merasa benar, lebih adil d.l.l…

kalau Lae Jeph anggota DPR (PDS??) ya saya hatuskan suara saya ke Anda…

Ooo tahe atehh laekkku…

6 08 2009
jephman

“saya kira LAe Jeph tau, kalau di forum, chating, itu sama dengan teriak2 di dunia nyata ini… diskusi koq teriak2…? ya toh hehehehe…”
>> Masalahnya kan sudah diberitahu lae. Keybord bung Fery RUSAK. Jangan berburuk sangka dulu bahwa beliau sedang teriak2. Huruf besar memang = teriak2 menurut peraturan itu, tapi kalau keadaan khusus lagi bokek? (Maaf ya bung Fery semoga tidak benar lg bokek hehehe)

“karena merekalah, secara partai, paling tidak yang lebih dekat dengan predikat baik. PDS isinya orang Kristen toh? Kristen harusnya baik toh?”
>> Menumpahkan semua kesalahan ke mereka juga tidak adil lae. Lagipula mereka sudah tidak ada di DPR MPR, karena tidak lulus electoral threshold pemilu kemarin.

“Saya apriori kepada “yang di dalam””
>> Apriori lae inilah yang menjerumuskan bahwa protes sudah pasti tidak tunduk kepada Tuhan dan selevel dengan korupsi, zinah dan perbuatan tidak baik lainnya.

“kalau Lae Jeph anggota DPR (PDS??) ya saya hatuskan suara saya ke Anda…”
>> Untungnya tidak lae. Jadi protes sajalah heheheheh

“Ooo tahe atehh laekkku…”
>> AGOOOOOOYYYYY AMANG TAHE…..hehehehehe

7 08 2009
Robinson Agus Sihotang

@ Jephman

lae nibaon bah, sai mulak-mulak tu pudi muse … hehehe

di atas sudah saya tulis bhw pendapat orang dan kesimpulannya, bisa berbeda-beda dalam memandang dan melihat satu permasalahan. Pendapat lae bilang potes pemerintah tidak merupakan kesalahan, pendapat lae parhobas boleh protes asal perintah dari dalam ( Roh Kudus) , nah pendapat saya sangat jelas mengapa tidak boleh asal sesuai dengan aturan undang-undang negara ini. Tidak ada yang membingungkan koq lae ????? Cuman masalah yang sangat sederhana itu lae berdua bawa kepada hal-hal yang sangat rumit, seperti lae Parhobas memakai Matematika Penurunan ( dy/dx) , kan jadi kacau …. canda ya lae Parhobas.

Mengenai pendapat lae yang mengatakan bhw saya mengajak spy kita menerima apa adanya ( nrimo) ttg pemerintahan yang Zhalim, itu kan persepsi lae. “Allah membiarkan orang yang Ia pilih memerintah menurut HikmatNya yang tak terselami, ada yang bertangan besi, ada yang pembunuh, ada yang berahlak budi dan bermoral yang semuanya ada hanya untuk menghasilkan kemuliaan bagi NAMA-NYA yang BESAR. Bagaimana dosa dan kejahatan akhirnya berakibat kemuliaan bagi Allah itu adalah suatu misteri, tetapi inilah suatu kebenaran yang ditegaskan di seluruh kitab suci ALKITAB.” Maksud saya adalah bhw pemerintahan apapun didunia ini adalah diciptakanNya menggenapi maksud dan rencana Allah atas hidup manusia yang telah Dia tentukan sejak semula sebelum dunia diciptakan. Sebagai contoh, bhw Kristus telah dinubuatkan nabi Yesaya ratusan tahun sebelum kelahiranNya ke dunia ini. Semua pemerintahan yang ada pada jaman kelahiranNya itu sudah ditentukan Allah untuk menggenapi kelahiran PutraNya yang Kudus. Oleh Kaisar Agustus disuruhlah supaya tiap-tiap orang harus mendaftarkan diri ditempat kelahirannya masing-masing. Yusuf pun membawa Maria ke tanah kelahirannya kota Betlehem, menggenapi semua nubutan para nabi bhw Mesias Juru Selamat itu akan lahir di kota Betlehem. Setelah kelahiranNYa, Herodes Raja Bangsa Yahudi hendak membunuhNYa, sehingga Yusuf membawa istri dan anaknya ke tanah Mesir, untuk menggenapi nubutan para Nabi dari Mesir Aku memanggil Anakku. Kita mengetahui itu setelah Injil menggambarkan campur tangan para pemimpin yang jahat menggenapin maksud dan rencana Allah dalam menebus dosa-dosa manusia. Dan satu yang sangat jelas dikatakan Yesus saat dihadapkan ke Pilatus Gubernur Romawi untuk Yahudi saat itu, jikalau kuasa yang ditangan Pilatus saat menjatuhkan hukum mati bagi Dia adalah kuasa yang diberikan Allah . Tidak ada yang serba kebetulan ttg pemerintahan-pemerintahan dimasa Kristus itu karena jauh hari telah dinubuatkan para nabi. Itu sekedar keterangan saya mengenai bhw maksud apapun pemerintahan yang jahat, zholim semuanya menggenapin kehendakNya yang tiada terselami pikiran manusia.

Tidak ada maksud saya supaya kita menerima dengan pasrah tentang pemerintah yang berbuat semena-mena, atau keadilan yang tidak seimbang ataupun perlakuan buruk dari orang-orang yang diskriminatif kepada kita. Saya telah menulis di atas bahwa Hikmat Allah yang ada di diri kita akan mengajarkan kita apa yang harus kita perbuat menghadapin orang-orang yang tidak seiman dengan kita, orang-orang yang semena-mena tidak menghormatin hak-hak kaum minoritas dsb. Hikmat Allah itu akan mengaruniakan ( talenta) apa yang penting dan berguna untuk membangun tubuh GerejaNYa, ada yang jadi Pendeta, ada yang jadi guru, ada yang sangat Kritis atas kebijaksanaan Pemerintah, ada yang mengurus panti asuhan dan ada yang membuat kartun ( spt lae) sebagai wujud kontrol sosial kpd pemerintah atau mereka yang merasa dirinya pura-pura benar.

Sehingga kalaupun saya menyatakan bhw semua pendapat di atas benar itu karena pendapat saya yang mengatakan bhw kita harus memiliki Hikmat dari Allah. Apa itu Hikmat Allah, Takut Akan Tuhan adalah permulaan dari Hikmat, jadi setiap kita protes kita sudah merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres dari suatu keadaan sosial bernegara makanya kita melakukan protes. Cuman lae Parhobas menerangkannya terasa mendalam dengan pendekatan kelemah lembutan agar banyak saudara-saudara sian bani ni Ismail yang umumnya duduk dipemerintahan tidak merasa sakit hati dan malah semakin melebarkan perlakuan jurang perbedaan yang ada.

Lae pasti sudah tahu ttg penyusunan Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia saat awal-awal pendirian negara ini. Pada awalnya sila Pertama bukanlah seperti tulisan sila sekarang ini, tetapi mengarah kepada tulisan yang berbau agama tertentu. Hal ini diprotes oleh rakyat Indonesia bagian Timur dengan ancaman jikalau tidak mengubah sila Pertama tsb menjadi KeTuhanan Yang Maha Esa maka mereka akan keluar dari negara Kesatuan Repulik Indonesia. Nah protes tsb kan sejalan dengan Hikmat dan Iman kita.

Jadi apapun pendapat dan karya kita di dunia ini kiranya kita tetap mengingat doa Kristus ” ……….. DATANGLAH KERAJAANMU, dan JADILAH KEHENDAKMU DI BUMI SEPERTI YANG DI SURGA……….”
Pemerintahan yang ada sekarang ini hanyalah bayang-bayang tentang Kerajaan Allah yang kita doakan. Nah itu kita wujudkan dengan talenta apa yang telah diberikan Allah kpd kita.

Syalom

10 08 2009
parhobass

@Robinson Agus Sihotang
marsisir imbulukku manjaha suratmon lae BAH…

veshalom allanu;
Parhobass

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: