Mana lebih pintar

31 03 2009

selingkuhpoligami

Lihat beritanya disini dan disana


Aksi

Information

211 responses

31 03 2009
Emanuel Setio Dewo

Iya bener, judulnya pas banget: Lebih Pintar Mana.
Sangat mengena.

31 03 2009
Sura

Bah, jangan bawa2 rokok lah, rokok itu halal su halal bin halal

31 03 2009
Ronsen

perempuan, jangan mau pilih caleg tukang poligami

31 03 2009
Fery

Rokok itu ma’ruh. Kecuali buat cewek dan anak-anak.
Poligami itu halal, buat laki-laki, bukan buat cewek.

……sama juga logikanya ya?
pintar mana šŸ˜›

2 04 2009
tanobato

Ah, itu semua pendapat “orang-orang pintar” yang menganut prinsip azas pembenaran. Bagi kita yang lebih waras, pastilah sudah lebih tahu mana yang terbaik. Kelihatannya, sekarang ini lebih dibutuhkan orang-orang waras daripada orang-orang pintar …

Horas orang-orang waras! Tu bondar “orang-orang pintar” ?
http://www.tanobato.wordpress.com

2 04 2009
dongants

Benar itu, kalau sudah sala tetap saja dicari pembenarannya. Ujung-ujungnya hanya untuk memenuhi nafsu dibawah perut aja.
Selingkuh dan poligami itu sama saja, untuk memenuhi syahwat manusia. Bedanya mereka menganggap zinah itu sah setelah berpoligami.
Walaupun begitu prediksiku pemilu ini mereka bakal ada dimana-mana dan makin besar.
Semprul…

2 04 2009
borusibarani

Bang Jephman, jangan salah .. mereka itu pintar-pintar lho !!!.
1. Pintar menghitung perbandingan laki ama perempuan,
2. Pintar meniadakan perasaan istri dan anak-anak (krn babenya kawin lagi)
3. Pintar memaksa istri pertama untuk menerima istri kedua .
4. Pintar memilih istri kedua, karena pasti lebih cantik dan lebih muda dari
istri pertama. Mereka tahu masa expired istri pertama.
4. Pintar memaksa anaknya untuk tidak merokok (padahal anaknya ingin meniru kenikmatan yang dirasakan babenya juga, bukankah anak mencontoh sikap orangtua ya??).
5. Pintar memilih hal yang menguntungkan mereka dengan kedok agama.
6. Pintar menentukan haram dan halal berdasarkan kemauan mereka. (berarti yang menentukan babi, anjing dll haram, mungkin manusia juga ya..he..he..ssst, mungkin dulunya yang menentukan itu pengin babi tidak dapat, daripada orang lain yang dapat, akhirnya diputuskan bahwa babi haram jadi semua orang tdk makan sama seperti dia)

2 04 2009
latteung

tapabereng-bereng ma namasa on lae…

3 04 2009
ruly

menurut saya brdasarkan hitungan logika lebih jahat poligami, klu diskalakan berapa pkm (satabi) :
– selingkuh ga sengaja 1 pkm
– selingkuh non rutin yg tidak ketahuan pasangan 2 pkm
– selingkuh non rutin yg ketahuan pasangan 3 pkm
– selingkuh rutin yg tidak ketahuan pasangan 4 pkm
– selingkuh rutin yg ketahuan pasangan 5 pkm
jadi kalau poligami merupakan skala terakhir lalu dikalikan 7 utk setiap minggunya.

3 04 2009
Putu Lekong

Ini Presiden PKS yang udh semau dewe buat rakyat makin sengsara dan hancur.
Tampangnya aja udh haram, pa lagi omongannya …..
Hi..hihihihih. Udh ga waras.

3 04 2009
Lambas Siahaan

@ Putu Lekong

Terserah anda mau bilang apa. Yang jelas anggota Legislatif PKS di DPR/D terkenal bersih dalam arti tidak terkait korupsi.

Untuk apa Caleg yang monogami tapi korupsi dan menyengsarakan rakyat.
Kalau dia poligami, kan tidak merugikan rakyat.
Jangan lah mengomentari Caleg PKS dengan sentimen keagamaan. Pasti jadi curiga terus.

Gue Kristen sejati. Tapi untuk kader PKS gue angkat jempol karena bersih dan didukung oleh simpatisan yang militan.

Banyak kader/Caleg Partai ( Di luar PKS) di Sumut kelakuannya kayak preman. Bahkan banyak yang dari preman jadi Caleg. Begitu terpilih jadi Anggota Legislatif, ehhh kemenangannya di rayakan di kode tuak sambil mabuk.

3 04 2009
rtampubolon

bahwasanya sangat diharamkan selingkuh,
jadi daripada selingkuh dan di bilang ber-zi-na-h
mendingan menikah. nafsu besar, takut dosa, ya menikah (poligami) lagi solusi tepatnya.

nah, kalo yang perempuan ada suka ama pria lain, daripada selingkuh lebih baik menikah s-a-j-a. jadi jangan takut di poligamikan. wanita yg menjadi istri pria yg berpoligami disarankan untuk berpoliandri juga. adil…(?)

3 04 2009
jimboe

Ntah kayak mana bisa ada seorang pemimpin kayak ini … mengatakan “selingkuh itu lebih jahat dari poligami”. Pemimpin koq standardnya “selingkuh”, sehingga “poligami” lebih baik dari standard itu. Memangnya ini jaman jahilliyah ??? Buatlah standard ideal, misalnya “keluarga yang ideal adalah satu istri dan satu suami yang terikat perkawinan yang sah, dan anak2nya”, lalu bandingkan standard ini dengan poligami….

Memang mental pemimpin kita yang satu ini perlu dipertanyakan…!!!

4 04 2009
leonar tambunan

Molo jemaat ni HKBP si Hidayat on, pasti ma dapot RPP !

“Ruhut-ruhut ni Parmahanion dohot Paminsangon”

Tumatangis ma saompu….

Adong do nian rencanahu poligami, alai biar do roha tu RPP on šŸ˜‰

5 04 2009
G. Meha

Kalau lebih jahat, itu berarti sama sama jahat ya?
Kalau leibh baik, itu berarti sama sama baik ya?
Hehehe. Sama sama pintar.

6 04 2009
dongants

@Lambas Siahaan
Terserah anda mau bilang apa. Yang jelas anggota Legislatif PKS di DPR/D terkenal bersih dalam arti tidak terkait korupsi.
bla bla bla
Gue Kristen sejati. Tapi untuk kader PKS gue angkat jempol karena bersih dan didukung oleh simpatisan yang militan.

@me
Anda bilang angkat jempol pada PKS? Jawab dulu pertanyaan ini sebelum asbun.
Partai mana yang dulu mengajukan piagam madinah tapi di belakang layar mendukung piagam jakarta? Anda tahu itu piagam madinah? Partai mana yang bersikap sara terhadap pembangunan gereja-gereja di daerah? Partai mana yang anggotanya kedapatan lagi di panti pijet esek-esek di jambi bulan lalu? Partai mana yang menerima juga uang dari si Abdul Jamal tapi dengan entengnya bilang “saya tidak mungkin korupsi”?
Dasar asbun kau lae… Kristen sejati, mana buktinya lae??? Omonganmu itu tidak menunjukkan anda kristen apalagi kristen sejati.
Jangan karena mengisi komentar di blog ini dan memakai kata lambas, kami akan berpikir anda orang kristen.

6 04 2009
borusibarani

Untuk bang Lambas,
“Untuk apa Caleg yang monogami tapi korupsi dan menyengsarakan rakyat.
Kalau dia poligami, kan tidak merugikan rakyat”

wah bang Lambas lagi demam kampanye ya??
Masak sih anda seorang Kristen Sejati?? kok orang poligami lebih baik daripada korupsi?? Anda dulu sekolah minggu di mana sih??.
Di Alkitab saya, dalam kesepuluh hukum TUHAN, berzina dan mengingini harta/ hak orang lain (korupsi) adalah sama besar dosanya. Mungkin beda sama Alkitab bang Lambas.
Poligami memang tidak merugikan rakyat secara langsung tapi membunuh harga diri dan perasaan istri dan anak-anaknya, mertuanya dan keluarga besar istri SEUMUR HIDUP.

Yah, saya tdk memaksa bang Lambas untuk mengerti, karena hal-hal seperti ini hanya bisa di mengerti oleh orang-orang yang hatinya penuh dengan kasih TUHAN. bukan dengan kasih manusia, dimana kalau sudah bosan ya cari kasih yang lain…

6 04 2009
Tristan

dalam kali…….. maksudnya………..

6 04 2009
Fery

Si Lambas sama pintarnya dgn HNW.
kekekek :))

6 04 2009
borujuntak

Sabar lah, kawan. Walaupun mereka berbeda keyakinan dan agama dengan kita..mari saling menghargai lah. Kalau ito Lambas melihat PKS seperti itu, marilah menghargainya dengan tutur yang baik. Bukankah bangsa ini, dilahirkan dari keberagaman.

6 04 2009
tanobato

Songon pandok ni natua-tua: jempek do pat ni gabus …

6 04 2009
Mossack Anme

Caleg mereka bukannya bersih,,tetapi ber-strategi memberikan “uang suap” yang mereka terima sebelum perintah resmi untuk mengembalikan “uang suap” kepada negara. Itu mereka lakukan agar mereka terlihat benar dengan mengembalikan uang itu.
Kalau kita lebih jeli,,berarti sebenarnya mereka menerima juga khan? Siapa tahu juga yang dikembalikan hanya 99,9999999999999999999%…sisanya kemana ya? Dijadikan biaya administrasi transfer mengembalikan “uang suap”ke rekening negara? Sama aja korupsi…
Kalau mereka tidak korupsi,,harusnya malah tidak ada yang mengembalikan apa2 ke negara..kan emang ga korupsi…
Kalau mengembalikan paling banyak ke negara,,berarti khan paling banyak korupsi…

6 04 2009
Mossack Anme

Eh,,ngelantur jadi korupsi…

Kalau poligami,,itu sih sudah jelas2 memang nurutin laki-laki…
Kalau alasannya “kahn perempuan lebih banyak dari laki2,,masakan ada perempuan yang tidak kebagian”,,,emangnya pernikahan itu urusan bagi-membagi antar laki2 ataupun antar perempuan?!!!?!?!?!? Gila aja kau!!

Pernikahan itu seperti mengarungi lautan kehidupan menggunakan kapal pernikahan…
Tidak ada 2 kapal yang bisa bersatu…tidak ada awak kapal dari 2 kapal yang bisa disatukan 100% di satu kapal…tidak akan pernah ada nahkoda yang bisa berdiri menentang lautan dengan berdiri di atas 2 kapal…

7 04 2009
dongan

Lae jephman, kartunnya bagus dan kritik sosialnya mengena sekali. Tapi panas-panas begini bisa tidak disediakan gambar es cendol atau es campur di situsnya untuk mendinginkan kepala tapi bisa sambil tertawa juga? Kasian kita jadi gontok-gontokan. Btw ada situs bagus Reverend Fun di http://www.reverendfun.com/ sebagai referensi kartun kita.

Shalom
Nb: saya numpang promosi juga ya…
http://altoba.wordpress.com – Alkitab Batak Toba
http://almakassar.wordpress.com – Alkitab Makassar
http://almadura.wordpress.com – Alkitab Madura
http://alsunda.wordpress.com – Alkitab Sunda
http://alkjv.wordpress.com – King James Version Bible

9 04 2009
gunawan sihombing

DASAR PEMBENARAN ADALAH “EGOIS”
ITULAH MEREKA, TIDAK PUNYA DASAR “KASIH”
HORAS…..IMMANUEL FOR ALL HUMAN IN EARTH

9 04 2009
gunawan sihombing

HATI-HATI SEMUA BROā€¦ā€¦ā€¦DIA (LAMBAS) ITU BUKAN HALAK HITA DAN BUKAN NASRANI
DIMOHON AGAR SEMUA TIDAK TERPANCING DAN TERPROVOKATORā€¦DI STOP DARI SEKARANG..OKEā€¦.PISSSā€¦ā€¦.I LOVE U ALL. JBU

10 04 2009
P. Pasaribu

saya setuju dengan lambas… PKS tu luar biasa… dikala banyak orang miskin, anak putus sekolah, penganguran berlimpah dan banyak kesulitan negara ini, PE KA ES dengan gagahnya menyumbang 2 m ke palestina. terbukti sekali kalo hati nurani nya jalan..mungkin tetangganya yg kesakitan krn gak makan 3 hari gak lebih penting dari org jauh yg bahkan ga dikenalnya sama sekali.
terimakasih kpd lae jephan atas inspirasinya..
jaya terus jephman.wordpress.com

11 04 2009
nfre

setujaaa….harusnya kan labbbas bukan lambas,.,

13 04 2009
lambas siahaan

Mengapa halak kita (kristen) susah menerima poligami ?. Karena budaya dan agama yang kita terima ( yang juga) mendarah daging dalam kultur kita menolak dengan tegas hal itu.

Tapi bisakah kita berlapang pikiran sedikit, bahwa ada juga orang lain (yang sebangsa dengan kita) lahir dengan budaya/kultur dan agama yang membenarkan poligami.

Lalu mengapa kita tarik urat leher dan bersitegang kepada saudara2 kita yang jelas berbeda pemahaman. Pasti membuang energi dan melelahkan.

Jelas kita sendiri yang bodoh. Menertawakan/ mencerca orang lain karena berbeda
denga kita. ?

13 04 2009
Willy

@ Lambas Siahaan
ho ma na oto kedan! Hami daong!

14 04 2009
jephman

@ Lambas Siahaan

Tentu saja tidak menjadi masalah kalau mereka yang pro poligami TIDAK MEMOLES poligami jadi benar dan MENGKAMPANYEKAN bahwa berpoligami itu baik. Kalau itu yang terjadi tarik urat leher dab bersiteganglah yang terjadi. Dan hal ini tidak bodoh selama dilakukan dengan baik dan benar dalam beragumentasi.

Karena biarbagaimanapun juga SETIA pada satu istrilah yang paling baik dan benar.

16 04 2009
Parbatamsenter

Bagaimana dengan nasib UU pornografi?
Tidak berlaku kan…?
Kampanye kemarin…
Partai-partai yang mengusung UU pornografi…
Mempertontonkan apa dalam kampanyenya?
Panwaslu : Masalah pornografi tidak diatur dalam peraturan pemilu.
Masak peraturan KPU yang tidak mengatur masalah pornografi malah lebih kuat dari
Undang-undang?
Hassur ma negara on…. holan nabalik-balik

16 04 2009
daeng limpo

padanannya mungkin seperti ini : Mengisap Ganja itu lebih buruk daripada mengisap rokok..ha…ha…ha

20 04 2009
gabenamora

@parbatam
UU porno garfi adalah sebagai alat kampanye salah satu partai yg menghalalkan poligmi….biasa…… kamuflase aja….biar merasa “BERSIH” di mata masyarakat, api apa nyatanya……LACUR……

3 05 2009
Gala_ren

Hahaha..
Lae lambas lagi..

dalam arti tidak terkait korupsi..dalam arti lain bersih nggak lae??
lae bisa pastikan yang lae bela itu nggak korupsi??
klo saya sih nggak bilang beliau2 itu nggak korupsi juga nggak bilang beliau2 itu korupsi..
Tapi saya bilang..
Klo pelaku poligami aja udah bentuk korupsi.
Nggak percaya..??
Harusnya satu eh malah lebih dari satu..
kan korupsi namanya (menurut pendapat saya)

3 05 2009
Gala_ren

Hahaha..
Lae,,saya bantuin umumkan ya..

Bagi yang bernafsu besar..nggak bisa setia..
butuh solusi untuk menyalurkan..
silahkan mendaftar ke R. Tampubolon..

Buat anak2 Tuhan..
ini contoh keinginan daging yang terlalu besar dan tidak terkendali..
jangan diikutin bro
hahaha..

inilah salah satu contoh pembenaran itu.
merasa nggak ya mereka??
Nggak kali ya..abis enak kali yee..
Pindah sana-sini.

3 05 2009
Gala_ren

Masak poligami tidak merugikan rakyat lae..

Mikirnya yang luas lae..dampaknya juga dipikirin..

Klo saya tiru itu..wah istri saya pasti menderita batinnya..
walaupun katanya nggak apa2 nikah lagi..

Klo istri saya menderita..berarti rakyat menderita donk
istri saya kan bagian dari rakyat??

gmn donk lae??
mana lae peduli ya..

3 05 2009
Gala_ren

Pertanyaan lae berkualitas sekali..hahaha
sampe ngakak aku..

Klo Kristen bukan susah lae..tapi nggak
bahasa kerennya say no tu poliwarung..

Lae ini aneh..Budaya orang yang diikutin..
Ngapain ngikutin budayanya orang..jelas2 aneh

KLO CUMA NGIKUTIN BUDAYA ORANG,saya nggak mau..
apalagi..budaya itu MEMBENARKAN sesuatu yang bertentangan dengan hati saya..
CUMA lae lah klo gitu yang bodoh..bisanya ngikut2 aja..nggak kreatif

klo menurut ajaran lae kan poligami sah..
tapi klo menurut hati lae gmn??
seandainya lae dilahirkan sebagai perempuan..
ehh..berandai-andai lagi..

5 05 2009
hh

Kalau rokoknya disisipin ganja, bagaimana itu pak Daeng Limpo? Hehehe.

15 05 2009
karaeng mattarada

wajarlah kalian semua ngomong gitu.,,kalian kan pengikutnya yesus,,,yesus kan tidak kawin2,,..
intinya klo semua yang mengaku kristen sejati harusnya mengikuti yesus dengan benar,,biar umat kristen punah sudah,,..kecuali ada yang mau menyelamatkannya dengan cara yang tidak benar,..
yesus kan terlibat skandal dengan maria magdalena.,,

15 05 2009
Fery

@ karung mataroda

ya pantaslah. ente pengikut nabi doyan sex ya pikiranya memang ke selangkangan melulu.

“yesus kan terlibat skandal dengan maria magdalena.,,” << kekeekkkek šŸ™‚ udah otak mesum gxblxk pula! ente dapet isu darimana? Novel? hehehehe šŸ™‚

15 05 2009
borusibarani

@ Karaeng
intinya klo semua yang mengaku kristen sejati harusnya mengikuti yesus dengan benar,,biar umat kristen punah sudah,,..kecuali ada yang mau menyelamatkannya dengan cara yang tidak benar,..
yesus kan terlibat skandal dengan maria magdalena.,,
—> wah..wah untungnya umat kristen nggak pernah punah, justru penghuni paling banyak di muka bumi… he..he.. doanya kurang manjur mang. Intinya kalian harus terima kenyataan itu…

yesus kan terlibat skandal dengan maria magdalena.,,
—> Ha..ha.. sumbernya dari The Da Vinci Code ya, tunggu deh episode berikutnya, nanti sampaikan ke kami lagi ya ceriitanya. Kami sih Sangat TIDAK terpengaruh cerita gombal seperti itu. Tapi mungkin untuk anda bisa menjadi sumber terpercaya… seperti sumber-sumber lain yang selama ini kalian comot.

15 05 2009
Karaeng Mattarada

Bayangkn bung kalo smua pengikut yesus benar2 saleh., menjadi pelayan tuhan [tuhan kok dilayani]., hidup berselibat., mau jadi apa umat manusia ini??

15 05 2009
Fery

hehehehehe dasar dodong…kekekek šŸ˜›
yg selibat itu cuma yg hidup di biara, gak semua manusia jadi biarawan kan?
melayani itu artinya “berbakti” cuy!

lae jephman, di spam aja nih orang, bikin malu umat muslim aja

15 05 2009
Gala_ren

Lha anda pengikut siapa??

Siapa yang berkuasa..
Ya dilayani donk..masak ditimpuki.

klo di bela..itu yang aneh!!
Kesannya nggak mampu gitu..

Klo anda yang dilayani..
itu zinah namanya..
ee..ehhh…nunga salah
musrik namanya.

16 05 2009
Karaeng Mattarada

Emang tuhan kalian bisanya apa sih?? Kok dilayani??
Yg jelas bohong kalo dia ngaku ciptain bumi., masak bumi dikira datar?? Harusnya gereja malu sama copernicus.,,

16 05 2009
hh

bah, Gala_ren bisa bahasa batak.

17 05 2009
Gala_ren

molo marbahasa batak..
huatusi do lae
hape saotik..

17 05 2009
Gala_ren

Nah lho..

Yesus yang kami sebut..
MENURUTMU kan nabi Isa,,dimana penghormatanmu akan nabimu??
Klo kau sendiri nggak menghormati nabimu..bisa berarti kamu tidak menghormati Tuhanmu yang mengutus nabimu..

Buka pikiranmu Karaeng..jangan tinggal terus dalam karung..GELAP.
dilayani dalam arti apa??dan siapa yang dilayani??kenapa melayani??

Cari sendiri jawabannya..

18 05 2009
Riyanto sihaloho

Kalau kubaca, semua ini sangat memprihatinkan……akan merusak persatuan batak, yang mana orang batak ada yang islam dan kristen, masing masing punya argumen, udah kita kan bersaudara ngapain kita saling menjelekkan, toh tidak ada yang akan menang. Masing-masing kan punya strategi ada kristenisasi ada islamisasi. ya udah memang dah begitu. Klau kristenisasi dengan cara apa.? Islamisasi dengan cara apa…? berarti itu sudah ajaran dari kedua agama mari kita jalankan dengan sehat, ngapain kita berantam bapatuaku pendeta bapakku Ustad…masing-masing urusan agam ya sendiri-sendir kalau dirumah ngakak aja….sambil bercanda….eh jesus lagi ngapain…eh muhammad gue lagi nulis nih…

Jadi biasakan berhati damai, sebagaimana kasih dan damai yang setiap saat kita omongin….

rapmahita sude, slautna huddul berdampingan dang adong gunani sude…anggo au mekkel do terkadang mamereng jolma saling hujat, hape diri saddiri dang dibenahi, hoin mabbaen ulah do iboto…

botima saudaraku akka lae, ito tulang sude saluhutna… moleate unang sogo roham tuau alai au padenggakkon do…. hita salutna asa ilehon tuhita dalan nadenggan Oppung mula jadi nabolon (atau keyakinan masing-masing)

18 05 2009
jephman

@ Riyanto Sihaloho

Saya tidak melihat dimana merusak persatuannya. Justru dengan berdialog di internet begini aman, baik dan melatih kita berargumen. Masing2 tahu dimana kekurangan kelebihannya.Bayangkan kalau kita ngobrol langsung, bukannya pencerahan yg didapat malah ditebas mungkin leher kita šŸ˜›

Kita yg tidak setuju poligami tentu akan menolak mereka yang membuat poligami seakan2 bisa diterima moral. Poligami adalah degradasi moral. Kalau ada pemimpin/politikus mengkampanyekan “poligami itu baik” harus berhadapan dengan kami. Karena mengajarkan hal yang salah.

18 05 2009
karaeng mattarada

sorry yah,,,nabi Isa ‘alaihissalam tidak di salib.,,

yang disalib itu adalah sahabatnya yang penghianat,,,

18 05 2009
karaeng mattarada

setuju bung.,,,kemarin saya ikut seminar tentang kristenisasi, pembicaranya bilang orang kristen biasanya tidak mau diajak diskusi,,..

mudah2n tidak dalam forum ini..,,

klo tidak salah dlam injil saya pernah baca bahwa Solomon yang bijaksana punya 100 orang isteri,, dan Abraham sahabat Tuhan punya dua orang isteri,,mereka kan orang yang disucikan dalam kristen..dan mereka juga berpoligami.,,

belum lagi Absalom yang menzinahi 10 istri ayahnya di depan mata seluruh bani israel (samuel 16: 21-23).,,dan masih banyak lagi cerita2 cabul yang ada dalam injil.,,(saya kira anda lbih tau)..,

jadi saya bisa simpulkan bahwa agama Islam memberikan solusi poligami untuk menyalurkan naluri seksualnya,,..sedangkan solusi agama kristen adalah berzinah.,,,

18 05 2009
Gala_ren

wajarlah kalian semua ngomong gitu.,,kalian kan pengikutnya yesus,,,yesus kan tidak kawin2,,..
intinya klo semua yang mengaku kristen sejati harusnya mengikuti yesus dengan benar,,biar umat kristen punah sudah,,..kecuali ada yang mau menyelamatkannya dengan cara yang tidak benar,..
yesus kan terlibat skandal dengan maria magdalena.,,
Bayangkn bung kalo smua pengikut yesus benar2 saleh., menjadi pelayan tuhan [tuhan kok dilayani]., hidup berselibat., mau jadi apa umat manusia ini??

>>
jadi menurutmu..
Yang kamu bicarakan itu Siapa??
Bukankah..
Mariam yang ditulis dalam (maaf) Al’quran bukan Maria yang tertulis dalam Alkitab..
Bukankah nabi Isa ā€˜alaihissalam dikatakan juga dalam Al’quran bahwa Ia lahir dari Mariam yang masih perawan??

Klo kata-katamu yang di atas tidak dikatakan tidak menghormati nabi
Artinya apa??
Kamu sendiri menentang yang tertulis dalam Al’quran..

Padahal saya cuma mo bilang..Hormati,,itu saja.

sorry yah,,,nabi Isa ā€˜alaihissalam tidak di salib.,,
yang disalib itu adalah sahabatnya yang penghianat,,,
>>
OK..itu keyakinanmu

18 05 2009
Gala_ren

@ karaeng mattarada

Mau diskusi atau mau ngapusi(bahasa Jawa) atau
mo maksai trus mo ngabisi??
Yang betullah kau..

18 05 2009
uthafreak

@ saudara karaeng mattarada

saya sangat setuju sekali dengan anda??? menurut umat kristen yesus itu tidak menikah?? tapi jika kita memakai logika di According to luke atau lukas dimana yesus ber umur 13 kalau tidak salah sampai berumur 30 tahun itu menghilang ceritanya.. mengapa hal itu bisa terjadi?? apakah karna budaya orang yahudi yang biasa menikah pada saat berumur 13-15 tahun… dan jika mereka umat kristen masih menuhankan yesus,mereka harus berfikir bahwa yesus datang hanya untuk bani israel yang tersesat.. apakah umat kristen di indonesia ini orang yahudi atau bani israel??
tuhan itu yang mengatur kiamat atau hari akhir, dia maha tahu.. tapi mengapa yesus tidak tahu hari kiamat?? apakah layak disebut tuhan??

19 05 2009
jephman

@ Utha freak

Saya gak bisa melihat L-O-G-I-K-A dari tidak kawin, hilangnya cerita Yesus dari umur 13 sd 30 thn, Yesus hanya datang untuk bani Isrel, lantas nyambung lagi di hari kiamat??
Hehehehe

Yesus tidak kawin karena memang tidak kawin (siapa pula yg mau kawin kalau tahu dia akan disalib?).
Tidak ada cerita antara umur 13 sd 30 karena hidup Yesus sama seperti manusia lainnya.
Yesus tidak datang HANYA pada bani Israel, baca Matius pasal terakhir.
Yesus tidak tahu hari kiamat, memangnya mau dikasih tahu pada waktu itu???

Talking abut ACCORDING. hehehehe šŸ˜›

19 05 2009
borusibarani

Iya Ito jeph,
saya lihat sudah tidak terarah lai pertanyaannya, kalau saya tidak salah topiknya membahas poligami,, eh yang di tanya sampai kemana-mana. sampai-sampai mempertanyakan orang Indonesia itu orang Yahudi atau bani Israel??. Mereka orang Indonesia atau arab ya ?? orang Indonesia kok berbahasa Arab. apa Tuhannya hanya tahu bahasa Arab ya??. Muhammad mungkin sebenarnya hanya datang untuk orang Arab.

Ito, dari browsing yang saya lakukan, ternyata pertanyaan mereka kepada umat kristen hampir 100% sama, antara lain :
– Alkitab hanya 17% yang disampaikan oleh yesus lainnya “hilang”
– Agama kristen baru muncul setelah paulus
– Mana ayat di alkitab yang menyatakan tidak boleh poligami, dengan contoh nabi-nabi terdahulu

jadi sebenarnya mereka itu tidak membaca Alkitab, hanya mengekor pertanyaan orang lain dan hanya comot ayat sana sini, makanya kadang tidak mengerti isi pasal secara keseluruhan. Makanya kelihatan di jawaban mereka yang tidak nyambung…

19 05 2009
borusibarani

@Karaeng matarada
Sebelumnya perlu saya sampaikan bahwa dalam Alkitab orang Kristen ada dua PERJANJIAN : yaitu PERJANJIAN LAMA (PL) dan PERJANJIAN BARU (PB).
PL : Berisi kisah-kisah penciptaan Tuhan dan nabi-Nabi SEBELUM Yesus datang
PB : Berisi Kisah -kisah Yesus Lahir sampai Kisah Akhir Jaman
PB Merupakan Jantungnya orang Kristen, karena disitulah Yesus Berfirman.
Bagaimana dengan PL??
PL adalah kisah Kisah untuk melihat bagaimana Firman Tuhan pada masa Sebelum Tuhan Yesus, dan tidak bisa di pisahkan dari Perjanjian Baru.

Contoh Nabi nabi yang anda sampaikan terjdi di PL. dan betul sekali hampir semua nabi mempunyai istri lebih dari satu. (Dan jangan lupa, bukan hanya poligami, banyak Nabi-nabi tersebut juga melakukan kejahatan lain sebagai manusia normal. contohnya: daud membunuh suami orang utnuk mendapatkan istrinya, salomo menikah dengan gadis-gadis atheis, dll) tapi, Tuhan masih menyayangi mereka karena Tuhan mempunyai RENCANA yang lebih besar dan lebih baik.
Kembali ke Poligami, Tetapi bukan berarti Tuhan MENYETUJUI Poligami,
karena kita perlu melihat Firman Yesus di PERJANJIAN BARU. Dimana Yesus melarang utnuk Poligami::

1. Matius 19:5-6 ā€œDan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.ā€

2. 1Tesalonika 4:3-5
Karena inilah kehendak Allah : Pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan, supaya kamu masing-masing mengambil seorang perempuan menjadi istrimu sendiri dan hidup dalam pengudusan dan penghormatan. Bukan di dalam keinginan hawa nafsu, seperti yang dibuat oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah.

3. 1 Timotius 3:2 dan 12
ā€œKarena itu penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercacat, suami dari satu isteri, dapat menahan diri, bijaksana, sopan, suka memberi tumpangan, cakap mengajar orang,ā€
ā€œDiaken haruslah suami dari satu isteri dan mengurus anak-anaknya dan keluarganya dengan baik.ā€

4. 1 Korintus 7 : 2
Tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah tiap laki-laki mempunyai istrinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri.

Jadi bisa saya simpulkan bahwa agama Islam memberikan solusi adanya percabulan, sedangkan solusi agama kristen adalah Hidup dalam pernikahan yang Kudus…

19 05 2009
karaeng mattarada

Thuan masih menyayangi mereka.,,

Tuhan membenci poligami dan pencabulan.,,

tapi mereka adalah orang2 cabul da berpoligami.,,

what the hell????

19 05 2009
borusibarani

@karaeng matarrada
tapi mereka adalah orang2 cabul da berpoligami.,,

bagaimanapun ,mereka adalah nabi kalian juga. karena mereka di sebutkan demikian dalam Alquran.

Berarti anda sadar kalau berpoligami itu cabul!

19 05 2009
Riyanto sihaloho

Kalau seumpama nabi ibrahim, nabi musa, nabi isa (jesus) nabi muhammad hidup lagi, semua yang ada diforum ini termasuk saya sendiri Mereka akan berkata :

Hei manusia kamu semua berbuat goblok dan saling serang, kan yang saya ajarkan kepada Kamu berbuat baik kepada sesama umat manusia, menyembah Tuhan Kamu seperti diajarkan oleh nabi dan rasul yang Saya utus. Maka terimalah pembalasanku, kamu akan masuk neraka dengan ucapan dan kebohongan Mu karena kamu ikuti langkah-langkah setan. Disampaikan atau tidak disampaikan sama saja bagi mereka yang dengar, karena semua merasa benar, maka tunggu pembalasan ku karena engkaupun tau yang benar itu ada.

Maka ada baiknya, mari umat islam sholat lima waktu perbanyak kebajikan, hormati agama lain, kecuali kamu diganggu, jangan curiga, jangan kamu campur adukkan agama, karena nyatanya memang beda dari pembahasan ini

Untuk orang kristen Ikuti ajaran Jesus, Kegeraja tiap minggu dan perbanyak berbuat baik dan jangan curiga gak usah kau urusin agama orang lain karena kitab kamu dan Alquran itu beda, sumber beda bagaimana hukumnya bisa disamakan (sekali lagi tidak akan bisa sama karena sumber hukum yang berbeda).

itulah Saudaraku Persamaan dan perbedaannya harus kita hormati, sampai 50 tahun dipaksakan kehendak kamu kepada orang lain tidak akan bisa, ingat gak anaknya Nabi Nuh yang dengan kesombongannya diajak oleh Ayahnya tidak mau ikut naik perahu malah mau naik keatas gunung yang akhirnya tenggelam juga… itu pelajaran jauh sebelum ada Jesus dan Muhammad SWT.

padahal dia seorang utusan Allah, yang anaknya saja gak bisa dia tolong, karena semuanya sudah kehendak Tuhan yang Maha Esa…

cara orang islam menghormati kristen:
jangan diganggu kalau mereka beribadah dan membangun gerejanya, dinasehati dengan baik kalau punya tetangga kristen, kalau lagi beribadah jangan berisik begitu juga sebaliknya.

cara orang kristen menghormati Islam:
jangan mengkristenkan orang islam yang sudah islam begitu juga sebaliknya
apalagi dengan berbagai cara , sebenarnya hal seperti ini yang ditakuti orang islam, jadi mereka menghalangi pembangunan tempat ibadah.

Karena islam pernah membuat perjanjian tidak saling mengislamkan orang kristen dan tidak mengkristenkan islam, tapi dewan gereja seluruh indonesia tidak menyetujui dan gak mau tanda tangan ( ini dalam pertemuan lintas agama di jawa saya lupa tahun berapa..)

Mohon maaf Saudara Ku ini semua saya ambil garis tengah, Karena saya hanya
Hamba Allah tidak mau menyakiti saudara sendir, jadi saya tidak mau terlibat
dengan diskusi kalian, karena saya dah alami 15 tahun silam ketika saya ngontrak dengan para saudara kristen pendeta lagi) jadi saya banyak diskusi sama beliau yang sampai saat ini saya hormati.

Salam sejahtera bagi kita semua…Amin……

19 05 2009
Fery

@ Riyanto Sihaloho

SAYA YAKIN 100% BAHWA YESUS TIDAK DI SURGA DENGAN 72 BIDADARI BAHENOL BERMATA BIRU YANG PERAWAN TERUS BERSAMA AMROZI dkk, DR AZAHARI, Osama Bin laden, dll.

Bisa Anda bayangkan Yesus di surga yg macam tempat bordil kayak gitu???

Kita tidak sedang menyembah Tuhan yang sama!!! CAMKAN!!

19 05 2009
lohot simanjuntak

@Fery
oot mode :on
siak nai fuang cabe rawit
hona tu ngadol na tungkolon on
oot mode:off

19 05 2009
Riyanto sihaloho

kayak apa pun yang saya perbuat tetap salah,

pembantaian bosnia, rohingnya, checnya, hamas, palestina, semuanya sah karena mereka berhati binatang tidak percaya pada tuhannya, padahal dalam kitabnya tidak ada yang mengajarkan seperti itu, ganas sekali dan mengerikan
Mereka membantai ribuan di irak dan afganistan bukan teroris tapi amrozi yang tidak kita setujui kelakuannya menjadi dalih menyerang saya….
pake bidadari segala, entah darimana taunya itu mungkin penafsiran sendiri benci yang amat sangat dan berlebihan, saya menawarkan obrolan yang damai malah mengganas bagai serigala….

maaf jadi emosi juga… ini terakhir saya menulis disini….. padahal saudara-saudara teman kristen yg lain tidak begini… ini oknum barang kali

19 05 2009
uthafreak

@ saudara jephman yang tidak bisa lihat pakai logika

mengapa tidak semua catatan tentang yesus tidak ditulis semua di injil lukas???
bukankah hal itu untuk menutupi kebusukan yang nantinya akan menjadi peluru untuk kalian para kaum trinitarian?? kita lihat dari sejarah yang teramat memaksakan, yesus di angkat menjadi tuhan saat konsili nicea tahun 325 sedangkan yesus tidak pernah mengaku bahwa dirinya adalah tuhan dan dia hanyalah seorang utusan dan yesus pun berkata bahwa seorang utusan tidaklah lebih besar dari yang mengutus, roh kudus di sejajarkan dengan Allah bapa/tuhan pada saat konsili konstantine pada abd ke 4, dan roh kudus bukan lah tuhan tetapi dijadikan tuhan sama halnya seperti yesus. mana yang lebih dulu antara kaun unitarian dan kaum trinitarian???

anda tahu tidak ayat yang menyatakan bahwa ia tidak tahu hari kiamat??
kalau anda tahu lihatlah konteks kalimatnya!!! atau anda penderita disleksia yang hanya mendengar dari orang lain saja????

19 05 2009
uthafreak

yesus ajah gak pernah bilang bahwa ia adalah tuhan semesta alam, kok jadi kalian yang ngaku-ngaku bahwa yesus adalah tuhan semesta alam..
lihat matius 21:11 dan orang banyak itu menyahut : “inilah nabi yesus dari nazaret di galilea” … bisa dibaca kan??? tuhan atau nabi??

19 05 2009
uthafreak

@ saudari borusibarani

PB : Berisi Kisah -kisah Yesus Lahir sampai Kisah Akhir Jaman
PB Merupakan Jantungnya orang Kristen, karena disitulah Yesus Berfirman.>>>> yang lebih tepatnya firman Allah, karena jika tannpa seizin Allah yesus tidak dapat membuat mujizat dan semua firman itu sesuai dengan apa yang dia dengar dari sang Bapa.

19 05 2009
Gala_ren

@ uthafreak

Ketemu lagi..
Nyasar ksini juga kau..

Wah..kerusakanmu sudah sangat parah..
betul2 parah..

Dengan apalagi harus diperbaiki selain dibuang..

mikir bung..!!kalau Yesus memberitahu saat itu..
Trus kau tahu hari kiamat..kau donk yang jadi tuhan..(kan kau tahu kapan hari kiamat).
Enak betul kau..trus bisa-bisa kau sebut dirimu tuhan..
wah parah..betul2 parah..
Kau itu bertanya..kemudian dijawab..tapi tetap saja pada pendirianmu, cobalah sedikit kau terima jawaban itu.
Percuma saja orang menjawabmu..dan kau tahu??pertanyaanmu selalu sama dengan yang lain..KAMU JIPLAK SIAPA??

Kau itu udah JUGUL..OTO pula..

Sory temen2 semua..aku harus kasar sama yang satu ini..karena kerusakannya sudah cukup parah.

19 05 2009
Gala_ren

@ uthafreak..

Wuooohh..makin parah..
Itulah bijaknya Yesus..tidak seperti kau..

jangan laju kau anggap Yesus pembohong..
Makin kubilang parah kau..

Dia tahu yang apa yang baik buat kau..apa yang perlu kau ketahui..
apa batasan antara kau dengan Dia..

19 05 2009
Gala_ren

@ uthafreak..

Poligami woi..inget poligami..
topiknya poligami jadi bahas poligami..
koq lari2 kemana-mana sih..??

Gampang itu..nanti Tuhan Yesus sendiri yang bilang ke kau..
Itu juga KALAU KETEMU..kan yang pasti masuk neraka orang berdosa..kamu orang berdosa bukan..??saya juga berdosa..tapi ada perbedaan BESAR antara kita.

OK..

19 05 2009
Gala_ren

@ uthafreak..

Yah..yah..bolehlah pendapatmu itu..
sekarang balik keasalmu ya..
Bukan disini bahas itu..

19 05 2009
Gala_ren

@ uthafreak..

Yah..yah..bolehlah pendapatmu itu..
sekarang balik keasalmu ya..
Bukan disini bahas itu..

(Duhh yang atas salah tempat..
kita geser kebawah..)

20 05 2009
jephman

@ uthafreak

Injil itu bagaikan empat orang duduk dalam suatu perjalanan ke tujuan sama dengan kendaran yang berbeda, waktu yg berbeda. Masing-masing memiliki cerita tentu dengan kekhasannya sendiri, sudut pandang sendiri.

Lukas adalah seorang tabib yang menulis ulang “biografi” Yesus berdasarkan wawancara, kesaksian dan catatan-catatan injil lainnya. Berbeda dengan Matius dan Yohanes yg pernah hidup dan menjadi murid Yesus, berbeda pula dengan Markus. Jadi KEBUSUKANNYA DIMANA?? Apa salah orang 2000 thn yang lalu, sekali lagi DUA RIBU TAHUN YANG LALU, tidak menulis secara lengkap dan seksama?

Justru dengan adanya empat penulis yang berbeda menceritakan orang yang sama kita bisa mempelajari PERBANDINGANNYA SEMAKIN OBYEKTIF. Bayangkan jika cuma 1 orang ngaku2 nabi padahal gak ada nabi lain yang mengakui/menubuatkannya? Saya pribadi justru heran kalau ada orang manu menemia informasi begitu saja tanpa cross check.

Kosili Nicea itu bagaikan MUI sedang mengeluarkan fatwa. Yesus sudah mengakui dirinya Tuhan 325 tahun sebelum Konsili Nicea. Kan sudah saya posting (Mari Menjawab Mereka 2).

“anda tahu tidak ayat yang menyatakan bahwa ia tidak tahu hari kiamat??
kalau anda tahu lihatlah konteks kalimatnya!!! atau anda penderita disleksia yang hanya mendengar dari orang lain saja????”
>> Waduh gak usah naik darah gitu dong. Hehehe jadi makin ketahuan anda memang freak. KEkekek šŸ™‚
Saya tahu ayatnya. Pada saat mengatakan itu Yesus sedang melihat dari sudut pandang Manusianya (Ingat Yesus 100% Tuhan dan 100% Manusia = Guru dan Tuhan) dan inni yg paling penting DASAR LOGIKANYA : apakah kalau dikasih tahu kapan kiamat, orang2 akan bersiap2 jadi alim semua?

Dan kalau dikasih tahu kapan hari kiamat, Yesus sudah memberitahukan bahwa KIAMAT ITU RAHASIA ILAHI. MAsak Rahasia diberitahu????

Talking about logic hehehehe

20 05 2009
jephman

ā€œyesus ajah gak pernah bilang bahwa ia adalah tuhan semesta alam, kok jadi kalian yang ngaku-ngaku bahwa yesus adalah tuhan semesta alam..
lihat matius 21:11 dan orang banyak itu menyahut : ā€œinilah nabi yesus dari nazaret di galileaā€ ā€¦ bisa dibaca kan??? tuhan atau nabi??ā€
>> Kalau saya bilang : Saya bernafas, makan, minum berjalan dengan 2 kaki, tidak berekor, tidak bertanduk, dll, dlsb dst, lantas orang bilang : ā€œKamu monyet!ā€

Talking about logic hehehehe

20 05 2009
borusibarani

@uthafreak
Tolonglah…sekali lagi tolong, jangan hanya mencomot satu ayat Alkitab saja kemudian anda sodorkan ke kami dan anda menjadi sok jago dan sok tahu tentang ayat tersebut. Tolong di baca satu pasal Alkitab yang lengkap baru anda sampaikan apa yang anda tidak mengerti MAKNA dari pasal tersebut.

Kita Lihat Matius 21:11 yang anda permasalahkan.
Matius 21:11 merupakan bagian dari Matius 21:1-11, berarti yang anda sampaikan adalah ayat terakhir. Mengapa anda tidak membaca ayat 1-10 dulu?. Karena ayat 11 adalah lanjutan dari 10 ayat terdepan..
Itulah makanya anda bingung atau…??

Anda mempermasalahkan Yesus Nabi atau Tuhan:
Sekarang kita bahasa ayat per ayat ya…
Matius 21:1-2. Yesus menyuruh murid-muridnya untuk mengambil keledai di perkampungan yang nantinya akan di naiki oleh Yesus.

Matius 21:3. Dan Jikalau ada orang yang menegor kamu (murid-muridnya) katakanlah : Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya.

Diayat tersebut Yesus sendiri menyebut dirinya TUHAN di hadapan muridnya.

Matius 21:9.
Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikutiNya dari belakang berseru, katanya:
“Hosana bagi anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan. Hosana di tempat yang maha tinggi”

sekarang langsung ke matius 21: 10-11
Dan ketika Ia masuk Yerusalem, gemparlah seluruh kota itu dan orang berkata:” Siapakah orang ini?”. Dan orang banyak itu menyahut” Inilah nabi Yesus dari Nazaret di Galilea.

Diayat tersebut diatas, yang menyebut Yesus dengan sebutan nabi adalah orang banyak, Bukan Yesus!.
Apakah Yesus marah di sebut Nabi?? NO, Dia tahu orang orang tersebut memang belum terbuka hatinya untuk menerima Yesus, jadi Dia tidak mempermasalahkannya.
Sama seperti anda saat ini , terserah mau menyebut Yesus sebagai apa. Yesus sudah menyebut dirinya Tuhan, tinggal anda percaya atau tidak.

Bisa minta tolong di baca lagi khan Alkitabnya?? Soalnya kalau diskusi yang sehat harus ada modal pengetahuannya, jangan asal cuap-cuap…

20 05 2009
Pakdhe

Hmmm…secara garis besar ada dua kubu ya?
Hmm..
Hmm..
Hmm..

Kalu sedang baca-baca, ada baiknya coba baca:
Lukas 5: 20-21

Ayyuuk…

20 05 2009
Pakdhe

Hmm…
Ada satu lagi nih…agak aneh juga ngebacanya…

Yesaya 9 : 5
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Hmm…aneh,,kok “anak” itu disebut orang juga sebagai “Allah yang Perkasa ya?
Jadi, sebenarnya yang lahir itu manusia atau siapa, atau apa, atau bagaimana?

20 05 2009
Pakdhe

Hmm..

Jadi keinget bagian ini nih…

Yesaya 40 : 22
Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman!

Subanallah…

Jadi, Alkitab bener ga? Copernicus itu korban dari masa gelap gereja. Saya sadar dan mengakui, gereja pernah terjerumus dalam masa kegelapan. Hal itu terjadi ketika gereja menginvasi wilayah negara dan menjadi pengatur wilayah publik dari masing-masing orang. Jadinya, ya ngaco.
Lewat dari masa itu,apalagi lewat masa Luther, gereja menjadi bercabang ke banyak mahzab, memastikan kebenaran berita ini:
I Korintus 11:19
Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.

Subanallah…

20 05 2009
Pakdhe

Baca lagi aaahhh…
Yuk bareng-bareng…

Yohanes 21 : 25
Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

Subanallah…

20 05 2009
Pakdhe

Owh,,ada lagi ternyata…

Baca lagi aaahh…

Yohanes 21 : 25
Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

Subanallahā€¦

21 05 2009
uthafreak

@ baru sibarani

di jelaskan tidak tuhan itu siapa pada ayat itu,, saya sudah membaca dari ayat sebelumnya,, dan tampaknya anda yang terlihat sok jago di hadapan saya…
jelas di situ tidak dikatakan tuhan mu yesus memerlukannya.. orang-orang itu sudah tahu bahwa yesus itu seorang utusan atau nabi…
coba sodorkan lagi sebuah pembenaran dari ayt itu pada saya… pembenaran loh ya, bukan kebenaran..

21 05 2009
uthafreak

@ gala_ren

dmn donk???

21 05 2009
uthafreak

@ borusibarani

hosana bagi anak daud, anak daud atau anak siapa sih????
yang asal cuap-cuap saipa ya?? nabi yesus?? msih bisa bacakan?? apa disitu diceritakan perasaan yesus ketika ia di bilang nabi??
kalau di fikir dengan logika itu tidak ada… dan disambungkan dengan pengakuan yesus bahwa ia adalah seorang utusan, maka ayat itu benar yang menyatakan yesus itu nabi..dan ditambah dengan persamaan ibraninya bahwa bapa itu Tuhan dan Anak itu utusan atau nabi… maka benarlah ayat itu… apa anda punya bukti??

21 05 2009
Pakdhe

Wah,,ada yang kelewat ngebaca… ^^

Yesaya 9 : 5
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Hmmā€¦aneh,,kok ā€œanakā€ itu disebut orang juga sebagai ā€œAllah yang Perkasa” ya?
Jadi, sebenarnya yang lahir itu manusia atau siapa, atau apa, atau bagaimana?

Dan Yesaya 11:10
Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.

Jadi si manusia (??) itu adalah sebuah taruk, tunas dari pangkal Isai – Ayah Daud.

Bingung yang lain lagi? Baca aja Lingkar Studi – Jalan Lurus

21 05 2009
uthafreak

Allah yang perkasa dan masih berdoa…

manusia berdoa pada tuhan,, lalu jika yesus itu perkasa dan ia tuhan ia berdoa kepada siapa?? tuhan yang senior??

apa saja bentuk keperkasaan dari yesus??
apakah keperkasaan itu dia miliki begitu saja?? ataukah keperkasaan itu sebuah pemberian???
disalibkan, mati dan dikuburkan… kehidupan tuhan itu abadi (dia tidak mati). dia bangkit dari kematian (Hebat),, siapa yang membangkitkan?? dirinya sendiri atau yang lain??dia bangkit dari kematian dan manusiapun nantinya akan dibangkitkan dari kematian?? dari awal yesus trus yang di bahas, jadi ini sebenrnya dwitunggal atau tritunggal?? omni present yang menguatkan trrinitas dan 3 kepriadian dalam satu (3 kepribadian dalam satu, infigurasi, inkarnasi) tapi jika kita lihat kejadian saat yesus di salib itu terjadi keluarnya 3 kepribadian di dalam 3 dan bukan satu..
jika Allah itu yesus maka kepada siapa dia berdoa?? jika Allah itu bukan yesus,, maka ada berapa person?? 1 atau lebih??

21 05 2009
uthafreak

di ayat mana lagi yang menyatakan yesus itu tuhan dan dia itu adalah satu atau sama??
trinitas bukan ayat alkitab dan juga bukan ajaran yesus… yesus itu anak allah,, ok saya setuju,, dan mari kita abaikan dulu anak allah yang lain seperti afraim,dll.. tapi apakah seorang anak dan bapa dalam kehidupan sehari-hari atau kehidupan yang bagaimana bisa disebut sama/satu?? dan kaum trinitarian berkata yesus itu allah anak,
adakah di alkitab yang menyebutkan yesus itu allah anak?? y esus sang penebus,, apakah di alkitab hanya yesus satu-satunya sang penebus?? dan adakah di alkitab di nyatakan tidak ada nabi terakhir sesudah yesus?? coba kalian pahami ulangan18:18 dan yang lebih akurat alkitab versi kingjames..

21 05 2009
uthafreak

@ saudara jephman

perkataan monyet yang menjurus pada diri anda itu hanya menyebutkan ciri,, dan mungkin masih banyak ciri yang seperti itu…. nah tetapi orang2 itu berkata nabi…
dan itu sudah sangat spesifik…

talking about logic?? tapi tak pke logika…
terlanjur dah ngakuin dia tuhan sih yah???

21 05 2009
uthafreak

di alkitab sudah dikatakan sendiri tahuhid dari yesus dan di al”quran punn sama…
jadi sepertinya anda membuat tauhid yang tersendiri yah?? tauhid yang tidak pernah di ajarkan yesus itu sendiri…

21 05 2009
Pakdhe

Yohanes 10:30
Aku dan Bapa adalah satu.”

Answered.

Ulangan 18:1.
“Imam-imam orang Lewi, seluruh suku Lewi, janganlah mendapat bagian milik pusaka bersama-sama orang Israel; dari korban api-apian kepada TUHAN dan apa yang menjadi milik-Nya harus mereka mendapat rezeki.
dst….dst….
Ulangan 18:18
seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.

Karena suku Lewi adalah satu-satunya suku yang tidak ikut menyembah berhala, maka setiap Imam Israel harus dari suku Lewi, begitu kata TUHAN. Tetapi ternyata, TUHAN menghendaki nabi yang akanyang akan datang bukan dari suku Lewi, tetapi dari antara saudara-saudara mereka (suku Israel yang lain).

Answered.

21 05 2009
Pakdhe

Waduh,,masukin TUHAN dalam logika,,sama aja masukin TUHAN dalam otak…

Meledaklah otak itu…

^^

TUHAN itu tidak spesifik. Dia ada dan Dia tidak ada.
Dia sempurna dan Dia tidak sempurna.
Dia baik dan Dia jahat.
Itulah Kesempurnaan TUHAN.

Tuhan itu Maha Kuasa dan Dia Tidak Maha Kuasa.
Mau jadi apapun Dia bisa.
Dia bisa menciptakan batu yang tidak bisa Dia angkat.

Kalau sudah memasukkan TUHAN dalam logika, dalam akal, maka meledaklah akal itu.

^^

21 05 2009
Pakdhe

Haduh…

Alkitab duluan terbit daripada AlQuran…
Jadi, yang nyama2in tuh siapa dan ada dimana yah?

(-.-‘)

21 05 2009
Pakdhe

Ayat demi ayat dalam Alkitab dapat diibaratkan seperti kepingan-kepingan puzzle yang belum tersusun. Tiap keping puzzle pastilah punya gambar yang berbeda. Namun perbedaan yang ada adalah perbedaan yang saling melengkapi agar terbentuk gambaran yang utuh. Gambar yang utuh hanya akan muncul setelah ayat demi ayat dikaji dan disusun. Bila terjadi kontradiksi, maka kembali ke teks asli, karena besar kemungkinan terjadi kesalahan dalam penterjemahan atau penafsiran yang mengakibatkan kontradiksi.

Tapi terkadang pula kontradiksi hanya terjadi pada pikiran, penafsiran, dan pemahaman pembaca yang hanya mengambil satu atau dua keping puzzle dari keseluruhan puzzle yang diperlukan untuk mendapatkan gambaran utuh, bukan pada teks asli dan terjemahan.

22 05 2009
hh

Kembali ke topik dulu ya, teman teman.

Pernah saya baca disebuah artikel bahwa mani itu sama halnya dengan darah, butuh waktu yang lama untuk mengembalikannya bila sudah terbuang. Maka, persetubuhan yang sehat se-sehat-sehatnya adalah sekali dua minggu.

Masuk akal memang. Bersetubuh yang enak adalah saat mani itu penuh, dan mani itu tidak akan penuh dalam satu dua hari. Apalagi masa krisis sekarang ini, penghasilan tidak ada tetapi harga sembako meroket trus.

Bila seseorang punya istri empat orang, maka setiap istri akan mendapat jatah sekali dalam dua bulan. Itu bisa berlaku kalau ke empat istrinya itu sama sama jelek atau sama sama cantik, sehingga gak terlalu milih milah. Tapi kalau istri istrinya itu ada yang cantik, ada yang jelek, maka yang jelek bisa dapat jatah sekali dalam empat bulan, itupun karena kasihan saja, karena si istri sudah merengek tak karuan.

Tapi gak taulah ya, katanya ada orang yang bisa bersetubuh sekali dua hari. Itupun sudah terlalu lama ya. Bila terlalu lama tidak dapat jatah, pikiran si istri bisa mengarah ke selingkuh. Berarti, poligami bisa juga mengakibatkan selingkuh ya?. Lain hal kalau si istri cinta banget dan setia amat sama sang husband.

22 05 2009
parhobass

untuk menguji Yesus ada 5 langkah :

1. Uji keakuratan Perjanjian Baru (puluhan ribu manuscript menunjukkan keabsahan dan keakuratan, PB ditulis )

jika anda belum beranjak dari point ini jangan beranjak ke poin selanjutnya.
uji terussss.. tanya terusss….
banyak skeptis yang sudah melewatinya…

2. Uji mukjizatNya
anehnya Islam melewati uji ini, sumbernya al-quran (pertanyaanya uji alkitab tidak bisa diterapkan ke al-quran, alkitab sudah jauh dalam tingkat tinggi kritik, al-quran belum pernah dan tidak ada yang berani menyentuh titik kritik tingkat rendah sekalipun)
Tuhan menciptakan manusia (dari tidak ada menjadi ada), Yesus menghidupkan manusia mati (dari tidak ada hidup jadi ada hidup)
so manusiaNya Yesus ini manusia yang mana ? yang bagaimana ? itu yang hrs ditanyakan…
(Alkitab menjawab : Manusia Yesus yang RohNya adalah ROH TUHAN, itulah arti Seorang Putera telah diberikan lihat Nubuat Yesaya)

3. Uji kematianNya
setiap manusia akan mati, perintah TUHAN, tetapi TUHAN tidak mati (studi kasus: Islam mentok dalam manusiaNya YESUS)…
Manusia Yesus memang mati, karena Firman telah menjadi manusia (daging)… setiap manusia harus mati.
pertanyaanya adalah kenapa harus mati ?
(Kristen menjawab : demi penghapusan dosa, makanya Dia juga disebut Anak Domba ALLAH), seterusya ……

4. Uji kebangkitanNya
……tetapi Manusia Yesus ini rohNya adalah ROH TUHAN, dan TUHAN tidak mati, makanya PB mencatat Dia dibangkitkan dalam Roh. Kenapa daging ini harus mati, karena Dia harus menumpahkan darahNya demi penebusan manusia… kenapa Dia harus bangkit ? karena tugas penghapusan dosa sudah selesai… dan Dia harus Esa dan harus kembali lagi untuk menghakimi yang menerima HIDUP dan yang menolakNya.

5. Uji perkataanNya
… nubuatan eskatologis yang Yesus ucapkan hari2 belakangan ini bukankah sudah terlihat… ?
telah ada banyak antikristus (yang menolak BAPA maupun ANAK), yang menolak bahwa Kristus telah datang sebaai manusia, lihat 1 Yohanes 1, 2)
d.l.l..

yang terakhir…

6. Uji perbuatan.
Jika berkata Tuhan itu KASIH, Berkuasa, d.l.l, tetapi kelakuan Yesus tidak selaras itu namanya tepu-tepu…

selamat menguji;
sebab TUHAN berfirman : “Ujilah AKU”
sebab dosa itu sangat serius dampaknya.

sodara @uthafreak
berani kah menguji Allah Anda ?

TUHAN, Adonai, Kristus, Juruselamat, Penebus, Elohim, YHWH, ALLAH kami adalah Tuhan yang berani, siap dan mau diuji.

22 05 2009
parhobass

bagaimana tanggapan Anda akan dua kitab yang berjarak +/- 1000 tahun
:
YESAYA :

Yesaya 41:4 Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semuanya itu? Dia yang dari dahulu memanggil bangkit keturunan-keturunan, Aku, TUHAN, yang terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga.

Yesaya 44:6 Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku.

Yesaya 48:12 Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian!

dengan WAHYU :

Wahyu 1:8 Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.

Wahyu 21:6 Firman-Nya lagi kepadaku: “Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.

Wahyu 22:13 Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.”

22 05 2009
parhobass

hmmmm…

Pakdhe, hati2lah dalam konsep dualisme
TUHAN disebut ALLAH yang HIDUP…Dia bukan ALLAH orang mati
dan tidak TUHAN yang MATI.

satu2nya konsep negatif TUHAN adalah
TUHAN tidak bisa meniadakan keberadaanNya.
artinya Jika disebut TUHAN MAHA KUASA maka Dia tidak bisa menjadi TIDAK MAHAKUASA…

perihal …
“Dia bisa menciptakan batu yang tidak bisa Dia angkat.”
bagaimanapun pertanyaan yang melahirkan wacana ini adalah salah kategori..
sinomin pertanyaan ini adalah “pak prof math buatin dong buat aye si dul neh Lingkaran berbentuk segitiga”…

Jika dikatana Dia sempurna maka yang di luar Dia adalah ketidak sempurnaan, semua yang tidak sempurna ini diajak/ditawari supaya sempurna melalui Yesus Kristus.

Dosa manusia awal tidak pernah akan menjadi sedemikian serius kalau konsep dualisme ini dipergunakan.
nyatanya ? keterpisahan dari TUHAN itu sangat serius.
Akhir kata : PL dan PB mengajak umatNya KUDUS karena ALLAH itu Kudus adanya, artinya yang dalam keadilanNya yang tidak KUDUS itu layak terbakar sampai hangus di Neraka.

Salam;
Semoga dipahami

22 05 2009
tanobato

Owalah … kita masih ada di sini rupanya …

22 05 2009
amanikirei

menurut ilmu hukum yang aku tau (walau latar belakangku S.E.) Kalau di peraturan pemilu tidak diatur, seharusnya bisa mengacu ke peraturan yang ada dan berlaku di negeri ini, bila perlu ke KUHP.

22 05 2009
hh

ai lam rarat do hubereng, lae.

22 05 2009
812417d0

Harus bisa membedakan antara gereja, agama dan Tuhan..
kalo ada unsur manusianya ya pasti gak sempurnalah…

sesimpel itu aja..

tentang poligami:
di kristen ya gak boleh, itu jelas..
di islam ya gak tau saya šŸ™‚

satu hal, sebagai public figure sebaiknya bijak dan hati2 dalam memberi statement, karena dampaknya bisa meluas dan bisa diartikan berbeda..
tingkat pemahaman orang berbeda2 terhadap suatu statement disebabkan oleh latar belakang yang berbeda2 pula..

22 05 2009
uthafreak

sekarang mempermasalahkan poligami..

karna nabi-nabi sebelum Muhammad itu masih ada yang berbuat cabul maka saat nabi Muhammad di utus sebagai rasul ia memperbolehkan poligami itu.. lebih baikman berstatus atau menjadi penzinah…

22 05 2009
G. Meha

@uthafreak (10:58:44) :

sekarang mempermasalahkan poligami..

1. karna nabi-nabi sebelum Muhammad itu masih ada yang berbuat cabul maka saat nabi Muhammad di utus sebagai rasul ia memperbolehkan poligami itu..
>Sebatas yang saya ketahui, belum ada nabi yang tercatat di alkitab berbuat cabul. Bolehkah anda sebutkan siapa saja nabi nabi yang berbuat cabul itu?
____________________________________________________________
2. Lebih baik mana berstatus atau menjadi penzinah?

>Tidak ada yang baik dari antara kedua hal itu. Dengan alasan:
Bagaimanapun juga, dasar seseorang untuk menikahi lebih dari satu orang hanyalah karena otaknya sudah dipenuhi hawa nafsu syahwat ingin menikmati tubuh orang lain selain tubuh dari pasangannya yang sah.

Perhatikan alasan ini: “Daripada berzinah, kan lebih baik nikah/berstatus?”
Memangnya siapa yang suruh berzinah? Bukankah istri sudah ada (sudah berstatus)?

Kalaupun keinginan bersetubuh dengan yang bukan pasangan sah dapat disebut sebagai tidak berzinah dengan cara menikahinya, bukankah itu tetap saja sebagai perzinahan? Karena yang mendasarinya bukanlah cinta, tetapi nafsu syahwat belaka.

Mari jujur kawan,
kalau memang kita mencintai istri kita, kita tidak akan tega menduakan cintanya.

Saya ada pertanyaan, kalau sudah menikahi wanita lebih dari satu, apakah ada jaminan tidak akan terjadi lagi perzinahan?

22 05 2009
Pakdhe

Pakdhe ga mau memasukkan TUHAN dalam otak.
Pakdhe ingin menerima Dia apa adanya.
Mau seperti apa Dia, ya seperti itulah Dia, itulah makna YHWH.
Pakdhe tidak ingin membatasi TUHAN dalam keadaanya sekarang, dulu, esok, masa depan, dan bagaimanapun Dia.

Kata-kata adalah tingkat pemahaman manusia akan sebuah hal.
Jadi, kalau suatu saat TUHAN menciptakan lingkaran berbentuk segitiga, who knows? TUHAN itu Mahakuasa.
Kalau dipaksa dimasukkan logika, “ya tidak mungkin ada lingkaran berbentuk segitiga,” maka TUHAN itu tidak Maha Kuasa. Who knows?

Dia-lah Dia.

Apa yang Ada, apa yang Dia firmankan, apa yang Dia kehendaki, adalah ada di Diri-Nya, dan ada juga di luar Diri-Nya.
“Aku di dalam kamu dan kamu di dalam Aku.”

Ini bukan konsep dualisme, bukan cuma quarterisme, tetapi sampai tidak terbatas-isme dan terbatas-isme.
TUHAN itu segalanya, dan tidak segalanya.

Jadi, ketika TUHAN ditanya, siapa sebenarnya Dia? Bagaimana sebenarnya Dia? Apa sebenarnya Dia?
Dia hanya menjawab “Aku adalah Aku.”

22 05 2009
Pakdhe

Nha gitulah kalau negara ini mulai memupunyai lebih dari satu payung hukum.
Jadi, para pelaku ya suka-suka aja memakai hukum yang sesuai dengan kepentingannya.
Lama-lama, ya ngaco, kaya Romawi dulu.

23 05 2009
parhobass

@Pakdhe

Pakdhe ga mau memasukkan TUHAN dalam otak.
Pakdhe ingin menerima Dia apa adanya.
Mau seperti apa Dia, ya seperti itulah Dia, itulah makna YHWH.
Pakdhe tidak ingin membatasi TUHAN dalam keadaanya sekarang, dulu, esok, masa depan, dan bagaimanapun Dia.

Kata-kata adalah tingkat pemahaman manusia akan sebuah hal.
Jadi, kalau suatu saat TUHAN menciptakan lingkaran berbentuk segitiga, who knows? TUHAN itu Mahakuasa.
Kalau dipaksa dimasukkan logika, ā€œya tidak mungkin ada lingkaran berbentuk segitiga,ā€ maka TUHAN itu tidak Maha Kuasa. Who knows?

Dia-lah Dia.

>>>— Konsep: Dia-lah Dia itu keluar dari mana ? bukahkah juga dari otak ?
artinya TUHAN bukannya tidak bisa dipahami, Dia bisa dipahami sepanjang apa yang Dia berikan untuk diketahui, caranya? ya itulah gunanya pewahyuan, melalui Alkitab maupun dari Yesus.

Apa yang Ada, apa yang Dia firmankan, apa yang Dia kehendaki, adalah ada di Diri-Nya, dan ada juga di luar Diri-Nya.
ā€œAku di dalam kamu dan kamu di dalam Aku.ā€

Ini bukan konsep dualisme, bukan cuma quarterisme, tetapi sampai tidak terbatas-isme dan terbatas-isme.
TUHAN itu segalanya, dan tidak segalanya.

>>—–
sekali lagi kosep : A adalah B dan A adalah Tidak B
ini pertentangan logika.
Bagaimana kita ketahui bahwa TUHAN dala batas kita melalui alkitab dpt diketahui bahwa Tuhan adalah Maha kuasa, adalah tertulis Tuhan tidak Maha Kuasa ? karena itu berlawanan dengan naturNya…

Jadi, ketika TUHAN ditanya, siapa sebenarnya Dia? Bagaimana sebenarnya Dia? Apa sebenarnya Dia?
Dia hanya menjawab ā€œAku adalah Aku.ā€
>>>—-
Aku adalah yang ada dan akan Ada
Aku adalah Aku,
apakah dapat juga dikatakan Aku adalah tidak Aku ?
logikanya salah toh ?

Aku adalah Aku berimplikasi kepada Dia berlaku, bertindak dan sebagainya tidak membutuhkan pendamping untuk menentukan segala sesuatu, karena Ia adalah Maha Kuasa, Ia berotoritas mutlak.

23 05 2009
uthafreak

daud, nabi lot, dll lebih baik kunjungi blog saya saja…

23 05 2009
uthafreak

@ saudara Gala_ren

anda tidak buta hurufkan? perkataan anda itu seperti manusia.. bukankah anda setuju bahwa tiap ajaran itu di lihat dari buahnya??

nah kita lihat konteks kalimatnya… malaikat tidak tahu, anakpun tidak, hanya bapa yang tahu.. ngerti tidak dengan kata “hanya”??

23 05 2009
Pakdhe

Ga mau berdebat.

Saran Pakdhe, temuilah TUHAN dahulu secara langsung, dan Anda akan menemui jawaban yang mungkin akan sangat banyak menyesakkan hati dan pikiran Anda ketika banyak hal dibukakan oleh-Nya.

God Bless U..

23 05 2009
hh

@uthafreak (13:40:58) :

daud, nabi lot, dll lebih baik kunjungi blog saya sajaā€¦

–>Daud itu bukan nabi, tetapi raja. Demikian juga Lot bukanlah nabi.

25 05 2009
parhobass

salam damai

…..
TUHAN sudah “ditemukan” sejauh wahyuNya dalam Alkitab dan Yesus.

Yang diluar Alkitab bisa ditemukan kebenaran.
Tetapi jika yang di luar berkontradiksi dengan Alkitab itu pasti salah.

25 05 2009
Pakdhe

Salam Damai juga…

TUHAN tidak ada di dalam apapun tetapi Dia juga ada dalam apapun.

Kontradiksi itu ketika dikaji secara lurus akan makin mengukuhkan TUHAN. Alkitab itu tetap buatan manusia, walaupun diilhami oleh TUHAN.
Alkitab itu KESAKSIAN IMAN. KESAKSIAN IMAN dari orang-orang yang mencari TUHAN. Bukan mencari di dalam kitab2 seperti para Imam Yahudi, tetapi mencari TUHAN, TUHAN YANG SEUTUHNYA di dalam Dia dan di luar Dia.

25 05 2009
Pakdhe

Untuk yang mencari referensi pendapat mengenai sepak terjang “orang-orang itu”,,dapatkan satu referensi yang cukup berkelas di buku Ilusi Negara Islam (Prof.Dr.Ahmad Syafii Maarif, KH. A. Mustofa Bisri, KH. Abdurrahman Wahid).

28 05 2009
Gala_ren

@uthafreak
Intinya..
sekarang anda tidak tahu kan hari terakhir??
Trus kalau saat itu dikatakan kapan tepatnya hari terakhir..
karena anggapan anda sendiri..
“tuhan itu yang mengatur kiamat atau hari akhir, dia maha tahu.. tapi mengapa yesus tidak tahu hari kiamat?? apakah layak disebut tuhan??”

Maka kamu mengakui YESUS itu TUHAN??yah..

OK..diberitahulah rahasia itu.
Anda tahu kapan harinya??
anda bisa dong jadi tuhan, karena anggapan anda sendiri..
“tuhan itu yang mengatur kiamat atau hari akhir, dia maha tahu.. tapi mengapa yesus tidak tahu hari kiamat?? apakah layak disebut tuhan??”

kamu tahu nggak yang pernah diajarkan..?jangan lupa.
seandainya anda membaca juga..
banyak perumpamaan disana.
Intinya
SUPAYA WASPADA dan BERJAGA-JAGA.
Karena yang akan datang itu, akan datang layaknya seorang PENCURI.
(bukan maksudnya..Tuhan pencuri)
Yang pasti adalah..
YESUS akan datang lagi.
Tapi datangnya tidak pasti..
bisa besok..bisa lusa..bisa minggu depan..bisa bulan depan..dst.
Sekali lagi..
WASPADA dan BERJAGA-JAGA
Kalau saya katakan :
tidak pasti menjadi tidak tahu..terserah saya donk.
rahasia tetap menjadi rahasia.
OK..
“Hanya” sekali lagi saya bilang..
Emang..Biarlah Tuhan sendiri yang memilih waktuNYA.
jangan kau atur2 kedan.

Peace..

28 05 2009
Gala_ren

@ uthafreak

Di Sebelah kiri..
Tinggal klik sekali

Yang kamu bicarakan itu
Tepatnya di Bagian..
“Mari Belajar Menjawab Mereka 2”
Sory..

1 06 2009
Gala_ren

Yah..memang butuh beberapa hari
untuk mendapatkan kualitas sperma yang baik
ini disebut masa inkontinensia.

Tambahan saja..untuk info
Mani=sperma=semen
saya sebut saja sperma..

sperma terdiri dari spermatozoa + cairannya

spermatozoa merupakan sel haploid dengan rumus 22+x atau 22+y
dihasilkan pada bagian testis
cairannya di produksi oleh kelenjar2 yang ada di sana..
ada kel. vesicula seminalis, cairan yang dihasilkan merupakan 75% pnyusun sperma, terdiri atas fruktosa yakni gula sederhana sebagai sumber energi bagi spermatozoa..
ada kel. prostat, cairan yang dihasilkan memberikan suasana basa pada sperma untuk mengimbangi suasana asam pada vagina.
dan kelenjar2 lain sebagai tambahan.

Sperma y–>menentukan jenis kelamin laki2
Sperma x–>menentukan jenis kelamin perempuan

Semoga berguna..

2 06 2009
Gala_ren

Eiiit..sory, ada yang salah
pantasan perasaanku koq agak aneh..
bukan masa inkontinensia, maap ya mungkin saya ngantuk.

tetapi masa abstinensia. 3-5 hari minimal 3 hari lebih lama lebih bagus.

12 06 2009
iyudh

Ketemu artikel menarik ni :

http://lucianafera.wordpress.com/2009/05/05/poligami-di-larang-alkitab-gak-sih/

Sori, no offense ya. Cuma pengen tahu both side of the story aja, gimana sih sebenarnya Kristen itu memandang poligami. Lae Jephman and the gank di sini jelas2 bilang Kristen melarang poligami, tapi “Lucifer” di atas bilang boleh. Yang bener yang mana sih?

Piss, moga2 tidak ada yang tersinggung..

13 06 2009
hh

Mau ikut lusiper, silakan bro.

13 06 2009
hh

@Mas Iyudh

Pada saat penciptaan, Tuhan menciptakan pasangan dari manusia pertama itu hanya satu orang saja. Dpl, pasangan manusia pertama itu hanya Adam dan Hawa.

Kalau ada orang memiliki istri lebih dari satu, itu bukanlah perintah Tuhan. Kedegilan manusialah yang menyebabkan hal itu terjadi.

Tuhan sudah berulangkali memperingati manusia itu agar berbalik dari kejahatannnya, bahkan menghukum manusia itu melalui air bah, akan tetapi manusia itu tetap degil.

Tuhan itu panjang sabar. Tuhan kembali memperingatkan manusia itu agar mempunyai istri satu orang saja.

Salam

13 06 2009
iyudh

@hh :

Oh, saya nggak ikut “Lucifer” kok. Saya muslim bung. Kitab saya Al-Quran, beda ama kitabnya si Lucifer.

Masalah Adam dan Hawa, apa hubungannya dengan dilarangnya poligami?

Saya kutip kalimat Anda ya :

“Tuhan sudah berulangkali memperingati manusia itu agar berbalik dari kejahatannnya, bahkan menghukum manusia itu melalui air bah, akan tetapi manusia itu tetap degil.”

Tanggapan : Maksudnya air bah di sini, air bah waktu jaman Nuh? Berarti waktu itu poligami sudah dilarang ya? Lantas bagaimana dengan Abraham? Beliau poligami juga kan? Kenapa tidak dihukum juga? Yakub? Bukannya Yesus itu garis keturunannya menyambung ke dua orang tersebut?

“Tuhan itu panjang sabar. Tuhan kembali memperingatkan manusia itu agar mempunyai istri satu orang saja. ”

Tanggapan : Jadi air bah itu karena orang-orang mempraktekkan poligami? Agak beda sih dengan di Islam, air bah itu bukan karena poligami, tapi karena politheis.

13 06 2009
MossackAnmeā„¢

Ga nyambung antara maksud saudara hh dan iyudh.

Dalam post di lucianafera,,tolong dibaca dulu literatur dari Alkitab secara lengkap yah,,jng dipotong2 gitu..

Sudah jelas dijelaskan dalam ayat2 disekitarnya kok apa makna sebenarnya dari ayat2 yg saudara lucianafera sampaikanā€¦ ^_^

NB: be careful, everythings symbolizeā€¦
NB2: Alkitab itu satu kesatuan utuh dari jaman Taurat sampai syi’ar ke seluruh dunia.

13 06 2009
borusibarani

Maaf mas iyudh,
masalah poligami dan ayat-ayat alkitab yang mendukungnya sudah tertera di komentar2 kami diatas, mohon di baca ulang…
daripada kami copy paste lagi….capekkk

semoga dimengerti.
salam

13 06 2009
iyudh

@borusibarani :

Ya, tentu saja saya sudah baca ayat alkitab yang menentang poligami di atas.

Tapi yang saya tanyakan bukan itu.

Yang saya tanyakan : Kristen itu sebenarnya membolehkan poligami atau tidak?

Anda menjawab boleh, dengan argumen ayat di atas. OK. Saya sih no comment aja.

Tapi tampaknya ada orang Kristen lain (si Lucifer) yang nggak setuju poligami dilarang, pakai argumen dari Alkitab juga.

Lalu yang bener itu yang mana? Kan saya sebagai orang yang tidak mengerti Alkitab jadi bingung. Jangan2 komentar yang menghujat poligami di sini itu tidak mewakili Kristen yang “sejati”. Jangan2 si Lucifer yg benar. Jangan2 *terusin sendiri deh*

Lalu si hh nambahin lagi masalah Adam dan Hawa, pakai bawa2 air bah segala. Hubungannya apa bro (atau sis) hh?

Pertanyaan saya soal Abraham dan Yakub a.k.a Israel juga belum terjawab.

Katanya Lae Jephman mau “Belajar menjawab mereka”?

Semoga bisa dimengerti apa yang saya maksud.

13 06 2009
hh

Orang orang yang beristri lebih dari dua seperti yang anda sodorkan di Alkitab melalui blognya lucifer diatas bukanlah atas petunjuk Tuhan. Anda mengerti sampai disini?

Karena manusia itu degil dan selalu melanggar aturan “Lembaga Rumah Tangga” yang Tuhan ciptakan pada awalnya, dan juga peraturan2 Tuhan lainnya, maka Tuhan menghukum manusia itu melalui ari bah. Itu hubungannya, kawan.

Walau sudah dihukum sperti itu, manusia tetap degil, keras tengkuk.
Karena kekerastengkukan manusia itu yang cenderung punya istri lebih dari satu, apakah peraturan yang diberikan pada bangsa Israel seperti yang tercatat di Keluaran 21:10, lantas anda artikan itu bahwa Tuhan mennyetujui adanya poligami?

Pelajari lebih lanjut apa penyebab Abraham dan Yakub mempunyai istri lebih dari satu. Apakah Tuhan yang mengusulkan? Tidak!

Setelah peristiwa pelanggaran2 itu semua, kembali Tuhan memperingatkan manusia itu agar beristeri satu orang saja. Mengapa hal ini susah sekali anda terima, sementara pendapat dari lucifer dalam blognya langsung anda terima mentah mentah?

13 06 2009
iyudh

@borusibarani, jephman, n all orang kristen penentang poligami :

Bro, kalo capek njawab pertanyaan saya, sebenernya gampang aja kok. Bilang aja “Saya lebih percaya kepada ayat Alkitab yang melarang poligami”.

Karena udah menyangkut keimanan Anda pribadi, ya sudah, habis perkara. Saya nggak akan tanya2 lagi atau mengejek2 Anda semua karenanya.

Tapi kalau memang benar begitu jawaban Anda (terutama Lae Jephman), saya minta dg hormat Lae Jephman tidak lagi mengejek poligami dengan mengatasnamakan agama Kristen, karena toh nyatanya dalam Kristen ada dua pendapat tentang poligami.

Semoga bisa dipahami.

13 06 2009
iyudh

@hh :

Saya tidak menerima pendapat Lucifer mentah-mentah, sebagaimana saya juga tidak menerima pendapat para penentang poligami di sini, termasuk pendapat Anda yang menurut saya agak ‘maksa’, dengan mentah-mentah. Ok? Bisa dimengerti?

Oleh karena itulah saya konfirmasi dua pendapat yang berlawanan itu, agar pendapat mana pun yang saya terima, statusnya tidak “mentah-mentah” lagi, paling tidak sudah “setengah mateng”. Bisa dimengerti bro hh?

Kata Anda :

“Pelajari lebih lanjut apa penyebab Abraham dan Yakub mempunyai istri lebih dari satu. Apakah Tuhan yang mengusulkan? Tidak!”

Kata saya :

Well, paling tidak Anda sudah mengakui bahwa Tuhan membiarkan Abraham dan Yakub melakukan poligami. Artinya, dalam kondisi tertentu (seperti kasus Abraham dan Yakub), Tuhan mengijinkan (atau minimal memaafkan) poligami.

Pertanyaan Anda aneh : Apakah Tuhan yang mengusulkan? Maaf, tapi kalau dalam Islam, Tuhan tidak mengajukan usul yang mana manusia bisa menerima atau menolaknya. Tuhan bukan mengusulkan, tapi memerintah dan memaafkan sekehendak-Nya (please don’t abuse this statement, Tuhan dalam Islam tetap Maha Adil kok. Subhanallaah).

Tapi itu dalam Islam. Anda tidak sependapat? No problem. Tapi paling tidak saya tahu bahwa bisa saja dalam Kristen, Tuhan mengusulkan pada manusia, dan manusia degil melanggarnya tanpa ada konsekuensi. Toh hanya usul kan? Atau mungkin saya salah menangkap maksud Anda?

13 06 2009
MossackAnmeā„¢

Tidak ada dua pendapat, tetapi banyak pendapat tentang poligami.
dan Jephman tidak mengatasnamakan Kristen, karena dari awal dia tidak berkata mengenai hal itu.

Alkitab itu refleksi iman, dan Kristen adalah orang-orang yang merefleksikan hasil refleksi iman para pendahulunya. Hanya pemahaman para agamis saja yang memposisikannya menjadi sebuah “agama.”

Ketika Anda membicarakan Kristen, berarti Anda membicarakan kesatuan seluruh hal yang hakiki di dunia, bukan hanya sepotong-sepotong, dan itu bukan hal kasat mata, tetapi Kalam Allah yang ditulis dalam bahasa manusia. Everythings symbolize. Dan coba klasifikasikan banyak hal tersebut dengan melihat dari banyak aspek. Alkitab itu refleksi iman, bukan kitab yang tiba-tiba diwahyukan ke bumi.

Jawaban saya untuk Anda, Alkitab itu bukan buku manual robot. Gampang aja kok. ^_^
Semoga bisa dipahami.

…everythings symbolize…

13 06 2009
Gala_ren

: )
siapa disini laki2 yang rusuknya hilang 3, 4, 5 atau lebih??sampai2 tidak mempunyai tulang rusuk lagi..
hehe..
atau mungkin, hanya hilang satu..tetapi mengambil rusuk orang lain..
menjadi bagiannya..

weleh-weleh..

13 06 2009
Gala_ren

@ iyudh..

saya sudah baca apa yang kamu tunjukkan..

nampaknya..Lucianafera bukan Kristen.
sepertinya ia hanya tahu Alkitab..tetapi tidak memahaminya.

13 06 2009
iyudh

@Gala_ren :

Saya juga tidak tahu siapa Lucianafera itu.

Jadi sekarang Anda menuduh Lucianafera itu bukan Kristen? Dasarnya apa? Karena dia membolehkan poligami? Padahal dia membolehkan poligami, berdasar Alkitab juga kan? Bagaimana kalau Lucianafera yang menuduh Anda sebagai bukan Kristen sejati, hanya tahu Alkitab tapi tidak memahaminya? Wajar juga kan? Logis juga kan?

Kalau hanya asal klaim Anda yang paling benar, Lucifer salah, jadinya debat kusir bung. Buktikan dong, buktikan!!!

Intinya bro Gala_ren, kita gak usah lihat siapa Lucifer itu deh, kita lihat aja apa yang dia sampaikan. Ayat-ayat yang dia sampaikan itu, memang benar ada di Alkitab to? Alkitab itu kitab yang Anda akui sebagai kitab suci kan? Jadi, apa yang dia sampaikan itu nggak mengada-ada kan? Siapapun Lucifer itu, fakta yang dia sampaikan itu memang benar kan?

Mengenai tulang rusuk, weleh-weleh-weleh. Jangan asal njeplak deh. Alkitab kok dijawab pakai logika tulang rusuk. Anda sendiri mengakui tidak kalau Tuhan itu bisa menciptakan alam semesta ini dari tiada? Lalu apa susahnya bikin 2,3,4, atau 5 perempuan dari 1 tulang rusuk?

14 06 2009
MossackAnmeā„¢

Emang ga susah, tetapi ternyata TUHAN hanya menciptakan 1 perempuan dari 1 tulang rusuk. ^_^

Yang kusir tuh siapa…yang dituduh siapa…

Keluaran 21:10
Sebuah ayat dari dari pasal 21 yang membahas mengenai hak-hak budak Ibrani. Jika seorang tuan mengambil seorang perempuan menjadi budak/pembantunya, maka tuannya tidak boleh melakukan persetubuhan dengan perempuan itu. Menekankan bahwa budak itu tidak lebih rendah dari tuannya. Bukan tentang poligami.
Jelas.

Matius 22:25
Sebuah ayat dari kumpulan mengenai Pertanyaan orang Saduki mengenai kebangkitan. Yesus menjawab pertanyaan itu dengan berkata “Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!
Saduki bertanya jika ada kejadian ada wanita seperti itu, Yesus menghardik mereka karena mereka memahami Kitab Suci dengan logika manusia seperti itu.
Jelas. Yesus tidak menghendaki poligami.

Ulangan 21:15
Sebuah ayat awal dalam pembahasan mengenai Hak Kesulungan. Bila ternyata seorang pria terlanjur punya 2 istri (karena tidak taat ataupun kesalahannya pribadi), walaupun pria itu lebih mencintai istri muda, bagian warisan pria itu kepada anak sulungnya (dari istri pertama) tidak boleh diserahkan pada anak dari istri muda, karena anak sulung adalah yang empunya Hak Kesulungan.
Jelas. Bukan membolehkan poligami, tetapi intinya tentang Hak Kesulungan.

Yesaya 4:1
Ayat terakhir dari pembahasan mengenai Hukuman TUHAN terhadap wanita-wanita Sion yang sombong.
Menerangkan hukuman pada wanita-wanita Ibrani yang larut dalam kehidupan bersenang-senang. Maka TUHAN akan memberikan hukuman pada mereka seperti tertera pada Yesaya 3:17-26. Dan di-ilustrasikan akan ada 7 perempuan Sion (ilustrasi dari para perempuan2 Ibrani) yang memegang seorang pria dan memohon agar aib mereka akibat cara hidup mereka dilepaskan dari diri mereka.
Jelas. Itu mengenai hukuman pada perempuan2 yang senang hidup bersenang-senang. Jauh sekali dari masalah poligami.

Ternyata ayat-ayat yang dituliskan Lucianafera tidak ada yang membolehkan mengenai poligami, tetapi malah ada peringatan keras mengenai hak sulung ketika seorang pria tidak taat dan sampai terlibat poligami.

Hmm.. ^_^

15 06 2009
borusibarani

@Iyudh,
saya COPY PASTE lagi jawaban saya yg sudah ada di atas, siapa tahu anda kelewatan membacanya.

Sebelumnya perlu saya sampaikan bahwa dalam Alkitab orang Kristen ada dua PERJANJIAN : yaitu PERJANJIAN LAMA (PL) dan PERJANJIAN BARU (PB).
PL : Berisi kisah-kisah penciptaan Tuhan dan nabi-Nabi SEBELUM Yesus datang
PB : Berisi Kisah -kisah Yesus Lahir sampai Kisah Akhir Jaman
PB Merupakan Jantungnya orang Kristen, karena disitulah Yesus Berfirman.
Bagaimana dengan PL??
PL adalah kisah Kisah untuk melihat bagaimana Firman Tuhan pada masa Sebelum Tuhan Yesus, dan tidak bisa di pisahkan dari Perjanjian Baru.

Contoh Nabi nabi yang anda sampaikan terjdi di PL. dan betul sekali hampir semua nabi mempunyai istri lebih dari satu. (Dan jangan lupa, bukan hanya poligami, banyak Nabi-nabi tersebut juga melakukan kejahatan lain sebagai manusia normal. contohnya: Abraham memperlakukan Hagar/selirnya dengan menindas bahkan mengusirnya, daud membunuh suami orang untuk mendapatkan istrinya, salomo menikah dengan gadis-gadis atheis, dll) tapi.
dengan kejahatan selain poligami, Apakah berarti Tuhan juga mengijinkan kita untuk menindas, membunuh dan menikah dengan orang atheis penyembah berhala???.
Kenapa Tuhan tidak menghukum mereka??
Tuhan masih menyayangi mereka karena Tuhan mempunyai RENCANA yang lebih besar dan lebih baik.
Kembali ke Poligami, Tetapi bukan berarti Tuhan MENYETUJUI Poligami,
karena kita perlu melihat Firman Yesus di PERJANJIAN BARU. Dimana Yesus melarang utnuk Poligami::

1. Matius 19:5-6 ā€œDan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.ā€

2. 1Tesalonika 4:3-5
Karena inilah kehendak Allah : Pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan, supaya kamu masing-masing mengambil seorang perempuan menjadi istrimu sendiri dan hidup dalam pengudusan dan penghormatan. Bukan di dalam keinginan hawa nafsu, seperti yang dibuat oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah.

3. 1 Timotius 3:2 dan 12
ā€œKarena itu penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercacat, suami dari satu isteri, dapat menahan diri, bijaksana, sopan, suka memberi tumpangan, cakap mengajar orang,ā€
ā€œDiaken haruslah suami dari satu isteri dan mengurus anak-anaknya dan keluarganya dengan baik.ā€

4. 1 Korintus 7 : 2
Tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah tiap laki-laki mempunyai istrinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri.

Dan Yesus secara tegas merombak hukum Taurat khususnya di ayat yang berbunyi ” JANGAN BERZINAH”.
Untuk kalangan yahudi jaman dulu dan sekarang kalangan Muslim, ayat ini dipelintir untuk MELEGALKAN POLIGAMI, dengan alasan DARIPADA berzinah lebih baik poligami.
Kemudian Yesus merombak dan menggenapi Hukum Taurat tersebut menjadi lebih ketat lagi, supaya tidak disalahgunakan,

yaitu di ayat Matius 5: 27 – 29:
27: Kamu telah mendengar firman : JANGAN BERZINAH,( dari hukum taurat)
28: Tetapi Aku (Yesus) berkata kepadamu : Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.
29. : Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cukilah dan buanglah iu, akrena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhnu binasa, daripada tubuhmu dengan utuh di campakkan ke dalam neraka.

Maksudnya, berzinah bagi yesus bukan hanya hubungan fisik yang tidak sah dengan istrinya, tapi memandang dan MENGINGINKAN wanita lain yang bukan istrinya adalah juga berzinah.
Bukankah Poligami bermula dari memandang kemudian menginginkan???

Jadi Kalau memahami Alkitab harus dipahami dari awal sampai akhir, jangan separo-separo. Kita mau meniru tingkah para nabi atau firman Tuhan??

15 06 2009
MossackAnmeā„¢

Completely answered..

Sepertinya benar kata saudara Pakdhe:
Ayat demi ayat dalam Alkitab dapat diibaratkan seperti kepingan-kepingan puzzle yang belum tersusun. Tiap keping puzzle pastilah punya gambar yang berbeda. Namun perbedaan yang ada adalah perbedaan yang saling melengkapi agar terbentuk gambaran yang utuh. Gambar yang utuh hanya akan muncul setelah ayat demi ayat dikaji dan disusun. Bila terjadi kontradiksi, maka kembali ke teks asli, karena besar kemungkinan terjadi kesalahan dalam penterjemahan atau penafsiran yang mengakibatkan kontradiksi.

Tapi terkadang pula kontradiksi hanya terjadi pada pikiran, penafsiran, dan pemahaman pembaca yang hanya mengambil satu atau dua keping puzzle dari keseluruhan puzzle yang diperlukan untuk mendapatkan gambaran utuh, bukan pada teks asli dan terjemahan.

Completely answered..

15 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Salut!! Salut untuk bro MossackAnme.
Model jawaban seperti itulah yang saya harapkan untuk menjawab pertanyaan saya. Tapi kalau masalah “Completely answered”, sepertinya belum bro. Tapi nanti sajalah, saya tanggapi borusibarani dulu.

@borusibarani :

Mau Anda tambahkan seribu ayat lagi tentang pelarangan poligami, saya tetep no comment bro. Masalahnya bukan di situ. Masalahnya adalah, ada ayat lain yang “seolah-olah” bertentangan. Yang saya harapkan adalah penjelasan tentang ayat yang seperti ini. Ya, kayak model jawabannya si MossackAnme lah.

@all :

Masih tersisa pertanyaan awal saya tentang Abraham dan Yakub. Saya pilih dua orang ini karena sependek pengetahuan saya, keduanya punya kedudukan istimewa di dalam agama Kristen. Menilik penjelasan bro borusibarani, sepertinya anggapan saya salah. Sepertinya dua orang itu di dalam Kristen tidak lebih dari “just another sinner” yang kebetulan namanya ada di Alkitab. Mungkin karena nama keduanya ada dalam silsilah Yesus. Well, cukup berbeda memang dengan keyakinan saya, tapi no problem kalau memang begitu.

Ada yang menarik dari penjelasan bro MossackAnme tentang hak kesulungan. Karena ternyata, meskipun berpoligami katanya dilarang dalam Kristen, Alkitab (entah PL atau PB, saya kurang tahu) mengatur hukum hak anang sulung bagi mereka yang berpoligami! Paham maksud saya?

Sebenarnya ada beberapa pertanyaan lain, terutama soal mencungkil mata. Tapi sepertinya tulisan ini sudah terlalu panjang untuk sebuah komentar. Nanti sajalah, kapan-kapan.

Thx

15 06 2009
MossackAnmeā„¢

Tepatnya bukan mengatur, tetapi memberi penekanan bahwa poligami bukan sebuah alasan untuk membenarkan suatu hal. Walau atas dasar cinta, atas dasar menghindari zinah, atas dasar membutuhkan keturunan, poligami tetap bukan alasan untuk tidak melakukan syari’at Taurat yang lain. Bagaimanapun keadaan si wanita beserta anak-anaknya, maka tetap anak sulung-lah yang berhak mendapat Kesulungan, sama seperti ketika pria itu tidak berpoligami.

Lalu, bagaimana jika ternyata yang punya anak duluan adalah istri muda?

Balik lagi, kebutuhan akan keturunan bukanlah alasan untuk berpoligami. Ketika memutuskan berpoligami karena hal itu, kita berarti meninggikan keinginan pribadi (manusia) daripada keinginan TUHAN. Bisa saja TUHAN memang tidak atau belum memberi keturunan pada pasangan tersebut. Jadi, andai memang anak sulung berasal dari istri muda dan selanjutnya istri pertama ternyata melahirkan, maka anak sulung (dari istri kedua) tetap mendapat Hak Kesulungan, tetapi pewaris adalah tetap anak dari istri pertama, karena anak-anak dari istri pertama-lah yang diakui sebagai silsilah asli keluarga tersebut.

15 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Kata Anda :

“…ada peringatan keras mengenai hak sulung ketika seorang pria tidak taat dan sampai terlibat poligami.”

Kata saya :

Terus terang saya kurang mengerti, dimana letak peringatan kerasnya? Bisa tolong dijelaskan?

Dari kasus tentang anak sulung yang Anda jelaskan, secara tidak langsung saya bisa menyimpulkan, anak dari istri kedua, tetap diakui sebagai anak yang sah. Betul begitu kan? Bahkan menurut Anda sendiri, hak sulungnya tidak berubah, dijamin oleh Alkitab.

Terus terang membaca contoh kasus yang Anda sodorkan, mengingatkan saya pada kisah Abraham. Persis sekali dengan yang dialami Abraham bukan? Anak sulungnya, Ismail, adalah dari istri kedua. Saya pikir kita sepakat akan hal ini. Betul?

Barusan browsing ke wikipedia, mau mencari tahu tentang Abraham, ketemu ayat Alkitab yang menarik :

“Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal” (Ibrani 11:8, 17).”

Di sini disebutkan anak Abraham yang tunggal adalah Ishak. Padahal anak sulungnya harusnya adalah Ismail bukan? Seharusnya yang sempat menjadi anak tunggal Abraham, adalah Ismail. Betul begitu bukan?

Terus terang membaca Wikipedia ini, saya jadi semakin bingung tentang posisi Abraham (dan mungkin juga Yakub) dalam agama Kristen. Tampaknya mereka berdua lebih dari sekedar “just another sinner”, seperti kesimpulan saya yang terakhir berasar penjelasan borusibarani. Mungkin ada yang bisa menjelaskan pada saya?

16 06 2009
MossackAnmeā„¢

Keras. Tegas. Jika tidak terasa keras, berarti pembacanya yang keras. ^_^ Jujur, ini bukan maksud saya menyindir Anda, tetapi itulah sifat Alkitab. Everythings symbolize, semua menuntut proses pendekatan yang sempurna dan kontinyu, tidak bisa instan dalam memahami kalam dan Kalam TUHAN melalui peristiwa dan kata-kata yang disampaikan para Nabi, Raja, Hakim, dan Imam.

Maaf, saya bukan tidak mau atau tidak bisa menjelaskan, tetapi alangkah baiknya ketika proses itu ada di dalam diri Anda sendiri. Kata-kata Alkitab yang sering bisa disalahartikan merupakan sifat kalam dan Kalam yang symbolized, dia bisa menjadi sebuah interpretasi positif atau negatif pada setiap pembacanya. Mengapa bisa begitu? Hal itu ada sebagai proses seleksi alami menuju Hari Akhir. Seleksi bagi setiap manusia yang bisa dan tidak bisa menceburkan diri dalam lautan rohani (bukan agamis) dan bisa atau tidak bisa merefleksikannya dalam kehidupan. Alkitab itu Refleksi Iman para Nabi, Raja, Imam, Hakim, dan kita yang harus selanjutnya merefleksikan dalam kehidupan kita.

Mengenai Hak Kesulungan, anak dari istri setelah istri pertama tidak dihitung sebagai silsilah asli. Tetapi TUHAN tetap memberikan Hak-nya sesuai urutan lahirnya jika memang anak dari istri selanjutnya memang secara biologis lahir duluan.

Mengenai kisah Abraham, bisa dijadikan contoh kasus. Anak yang masuk silsilah asli adalah anak dari istri pertama, sedang anak dari istri kedua tetap diberikan Hak Sulung karena memang lahir duluan, sehingga disana disebutkan “anak yang tunggal” karena memang cuma Ishak-lah anak Abraham dari istri pertama ketika peristiwa “pengorbanan” itu terjadi.

Just another sinner? Tidak. Peristiwa itu malah menjadi titik awal dari sebuah cerita mahabesar mengenai dunia ini. Abraham “menghampiri” Hagar yg akhirnya melahirkan Ismail disebabkan keinginan Sara yang tidak tega dan menginginkan Abraham punya keturunan. Itu bukan alasan, itu terjadi karena ketidaksabaran dan ketidaktaatan Abraham terhadap janji TUHAN yang berjanji mengenai keturunannya, dan bahkan TUHAN sudah menekankan sebelum Ismail dan Ishak lahir bahwa “..anak kandungmu (anak dari istri pertama), dialah yang akan menjadi ahli warismu” (Kejadian 15:4). Dengan demikian, kejadian Hagar melahirkan Ismail adalah murni keinginan manusia, bukan keinginan TUHAN, sedangkan Ishak dilahirkan setelah TUHAN mengulangi janjinya ketika Abraham sedang berada di Mamre (Kejadian18:1-15), dan akhirnya hal itu tergenapi (Kejadian 21:1-7).

Sedangkan Ismail dan Hagar akhirnya diusir sehingga jauh dari keluarga inti Abraham, yaitu Sara dan Ishak. Tetapi TUHAN tetap menyertai Ismail sebagai anak sulung Abraham secara biologis. Dan TUHAN juga menyebut bahwa keturunan Ismail akan menjadi sebuah bangsa yang besar dan hidup berhadap-hadapan dengan saudara-saudaranya (dari keturunan Abraham yang lain). Itulah yang sekarang ini terjadi di dunia pada umumnya dan Timur Tengah pada khususnya. ^_^ Kalam TUHAN dalam Alkitab benar dan tergenapi sampai saat ini.

Perlu digarisbawahi, ketika TUHAN menguji kepercayaan dan kesetiaannya pada TUHAN (dengan menyuruh Abraham mengorbankan anaknya), Hagar dan Ismail sudah pergi. Jadi, satu-satunya anak yang ada di rumah Abraham adalah anak dari silsilah aslinya, anak dari istri pertama Sara, yaitu Ishak, sehingga tidak ada alasan lagi untuk memperdebatkan siapa sebenarnya “anak yang diminta TUHAN untuk dikorbankan” dan siapa “anak tunggal Abraham”. Jelas.

Hmm.. ^_^

16 06 2009
borusibarani

@iyudh

saya copy pertanyaan anda ke Gala_ren:
“Kalau hanya asal klaim Anda yang paling benar, Lucifer salah, jadinya debat kusir bung. Buktikan dong, buktikan!!”

jawaban anda setelah kami buktikan:
“Mau Anda tambahkan seribu ayat lagi tentang pelarangan poligami, saya tetep no comment bro. Masalahnya bukan di situ. Masalahnya adalah, ada ayat lain yang ā€œseolah-olahā€ bertentangan.”

Anda lihat, siapa yang sebenarnya bertentangan?? yaitu Hati anda sendiri, karena tidak mau menerima.
Tunjukkan ayat yang “SEOLAH_OLAH”bertentangan donk, jangan hanya debat kusir!! (seolah-olah, subjektif sekali).

Kami sangat menghormati Nabi nabi kami sebagai orang yang diutus dan dipilih oleh Tuhan. Bahkan kami menyebut Abraham sebagai Bapa orang beriman. Yakub adalah Moyangnya bangsa Israel, Daud dan Salomo dengan pujian dan mazmurnya kepada Tuhan yang sampai sekarang kami abadikan dalam lagu-lagu.
TAPI…
Kami tidak pernah melihat kekurangan dan kelemahan mereka sebagai patokan bagi kami bahwa Tuhan mengijinkan itu semua (poligami, pembunuhan, penyembahan berhala dll). Karena kami memahami mereka tetaplah manusia yang bisa melakukan kesalahan dan saat itu mereka hidup dalam lingkungan yang belum mengenal Tuhan. Untuk itulah YESUS telah datang membawa PERJANJIAN BARU dengan manusia.

wah, anda sumbernya hanya wikipedia ya? pantas saja…
cobalah baca Alkitab, anda akan tahu cerita sebenarnya tentang Abraham dan Yakub.
Bagaimana anda bisa menyimbulkan kalau sumbernya terbatas? dan ngeyel pula itu yang paling benar… ujung-ujungnya No Comment!!

16 06 2009
parhobass

Abraham (perihal Ismael dan Ishak)

Keturunan Abraham menjadi bermasalah akibat ada tiba2 manusia “beriman” yang lain yang berkata bahwa yang dikurbankan adalah Ismael, merujuk (saya juga kurang tau yang mana rujukan Allah manusia beriman ini, karena tak satupun sumber baik Kitab Sucinya maupun catatan2 lainnya) sepertinya pada kata anak tunggal..

padahal dalam Alkitab tertulis :
Kejadian 22:2 Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”

bagi Kristen dan Yahudi kalimat di atas adalah realita/senyata2 kejadiannya, bahwa Ishaklah yang dikorbankan.

tetapi bagi saudara kita Muslim, adanya pendapat kemungkinan korupsi ayat, menekankan kata Ishak, setelah ada kata anak tunggal. dengan logika bahwa yang terdahululah yang disebut anak tunggal yaitu Ismael..
merujuk kepada Ulangan 21:15-17
21:15 Apabila seorang mempunyai dua orang isteri, yang seorang dicintai dan yang lain tidak dicintainya, dan mereka melahirkan anak-anak lelaki baginya, baik isteri yang dicintai maupun isteri yang tidak dicintai, dan anak sulung adalah dari isteri yang tidak dicintai,

21:16 maka pada waktu ia membagi warisan harta kepunyaannya kepada anak-anaknya itu, tidaklah boleh ia memberikan bagian anak sulung kepada anak dari isteri yang dicintai merugikan anak dari isteri yang tidak dicintai, yang adalah anak sulung.

21:17 Tetapi ia harus mengakui anak yang sulung, anak dari isteri yang tidak dicintai itu, dengan memberikan kepadanya dua bagian dari segala kepunyaannya, sebab dialah kegagahannya yang pertama-tama: dialah yang empunya hak kesulungan.”

memang benar Ismael-lah yang terlahir dahulu dan menurut ayat di atas berhak atas hak kesulungan, tetapi Ishaklah anak tunggal Abraham dari Sarah, dari janji. artinya jika dijanjikan akan ada, maka yang ada itu tidak mungkin dua, tetapi hanya satu, itu identik dengan jika dijanjikan Mesias, maka Mesias itu tunggal, tidak akan ada dua mesias. Jika yang satu sudah datang maka yang berikutnya adalah PALSU.

Tetapi dengan pembuktian “waktu” kita dapat melihat:
1. waktu sebelum kejadian : Dengan mendalami ayat2 sebelumnya maka kita dapat menelusuri bahwa Ishaklah yang dijanjikan Tuhan menerima gelar anak tunggal (bahwa ternyata masih banyak anak Abraham yaitu Ishmael,Isaac,Zimran,Jokshan,Medan,Midian,Ishbak,Shuah)

2. waktu setelah kejadian : Dengan mendalami ayat2 bahkan kitab-kitab setelah itu bahwa ternyata keturunan Ishaklah yang terpanggil (Nabi, Raja, Hakim, Rasul, d.l.l)

terlebih YHWH setelahnya itu lebih di kenal dengan Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub.
Keluaran 3:15 Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun.

Merekalah bapa-bapa yang dijanjikan, tetapi mereka juga adalah poligamis-poligamis sejati…
mereka cenderung mengikuti adat istiadat Yahudi, bahwa mereka bisa menikah lagi dengan syarat2 tertentu :
1. Ulangan 25:5-10 (syarat tinggal bersama2 dan mati tanpa anak laki2)
25:5 “Apabila orang-orang yang bersaudara tinggal bersama-sama dan seorang dari pada mereka mati dengan tidak meninggalkan anak laki-laki, maka janganlah isteri orang yang mati itu kawin dengan orang di luar lingkungan keluarganya; saudara suaminya haruslah menghampiri dia dan mengambil dia menjadi isterinya dan dengan demikian melakukan kewajiban perkawinan ipar.
…..dst
2. Keluaran 21:10 (jika diambil, maka syarat adil)
21:10 Jika tuannya itu mengambil perempuan lain, ia tidak boleh mengurangi makanan perempuan itu, pakaiannya dan persetubuhan dengan dia.

Lalu apa hubunganya dengan Yesus Kristus yang menekankan Monogamis.
Terlebih Yesus berkata Markus 10:5 Lalu kata Yesus kepada mereka: “Justru karena ketegaran hatimulah maka Musa menuliskan perintah ini untuk kamu.

Jadi, seolah TUHAN berkompromi dengan ke-keras-kepala-an Israel sehingga poligamis itu seolah dianjurkan, tetapi kita lupa bahwa Hukum sebelumnya adalah :
Kejadian 2:24 Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.

dengan sejarah para nabi yang poligami-pun kita melihat banyaknya masalah-masalah yang terjadi. contoh yang nyata yang kemudian masih mendunia adalah perihal Ishak dan Ismael.
tetapi dengan demikianpun kita semakin dikuatkan oleh ayat ini :
Kejadian 50:20 Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.
itulah bukti kuasa TUHAN, bahwa apa yang jahat di dunia bisa IA rubah menjadi kebaikan.

lebih dari itu semua kita yang hidup sekarang diberi contoh :
Tunduklah lebih dahulu kepada Allah, baru ikuti perintah yang lainnya
artinya jika para leluhur (termasuk abraham, ishak, yakup d.l.l) lebih dulu tunduk kepada hukum monogami di atas, maka masalah yang ada sekarang tidak akan terjadi. tetapi semisal pun itu terjadi Tuhan bisa mengubahnya menjadi kebaikan.

Shalom;
Parhobass

16 06 2009
iyudh

@parhobass :

Menarik sekali menyimak penjelasan Anda, panjang, lebar, dalam, dan yang terpenting : tidak menyimpang dari permasalahan.

Baiklah, sebagai pembelaan terhadap perilaku poligami Abraham a.s. dan Yakub a.s., Anda mengatakan : “mereka cenderung mengikuti adat istiadat Yahudi”, lalu mengutip ayat Alkitab sebagai penunjangnya.

Saya merasa ada kekeliruan besar di sini, dilihat dari sisi sejarah. Sependek pengetahuan saya, Yahudi adalah bani Israel, anak-anak Israel, keturunan Israel. Israel adalah nama lain dari, -tak lain dan tak bukan-, Yakub a.s. sendiri. Sedangkan Abraham a.s. adalah kakek dari Yakub a.s.

Jadi bagaimana mungkin, kakek buyut dan ayah mengikuti adat-istiadat anak-anaknya? Justru yang sangat mungkin dan lumrah terjadi adalah sebaliknya : anak-anak mengikuti kebiasaan orangtuanya. Setuju?

Satu catatan lagi dari saya, Anda mengatakan yang dimaksud Alkitab sebagai anak tunggal adalah : “anak tunggal Abraham dari Sarah”, yang notabene adalah istri pertamanya. Mungkin senada juga dengan yang disampaikan MossackAnme. Saya tidak tahu bagaimana Anda berdua bisa mengetahui hal ini, padahal yang tertulis di (terjemahan) Alkitab jelas-jelas hanya anak tunggal, tanpa embel-embel apapun. Another mistranslation, or….can anyone explain it to me?

@MossackAnme :

Anda mengatakan bahwa anak dari istri selain istri pertama tidak dianggap sebagai silsilah asli? Dengan kata lain mereka tidak berhak menyandang nama bapaknya? Benarkah begitu? Lalu bagaimana halnya dengan mereka yang menyandang nama bani Israel? Kenapa semuanya diakui, tanpa memandang dia berasal dari istri pertama atau bukan?

@borusibarani :

Sepertinya kita berdua ada masalah miskomunikasi yang serius bro. Kalau memang ada kata-kata saya yang menyakiti Anda, mohon dimaafkan. Tapi saya rasa memperpanjang diskusi dengan Anda tidak akan menambah apa-apa selain rasa permusuhan. Sekali lagi mohon dimaafkan kalau ada kata-kata saya yang menyinggung Anda.

Thx

16 06 2009
MossackAnmeā„¢

Memang hanya tertulis anak tunggal. Perlu digarisbawahi, ketika TUHAN menguji kepercayaan dan kesetiaannya pada TUHAN (dengan menyuruh Abraham mengorbankan anaknya), Hagar dan Ismail sudah pergi, dan satu-satunya anak Abraham yang ada bersama Abraham adalah dari silsilah aslinya, anak dari istri pertama (Sara), yaitu Ishak, sehingga tidak ada alasan lagi untuk memperdebatkan siapa sebenarnya ā€œanak yang diminta TUHAN untuk dikorbankanā€ dan siapa ā€œanak tunggal Abrahamā€. Jelas.

Mengenai bani Israel. Bani Israel adalah sebutan bagi keturunan Abraham dimulai dari Yakub. Bani Israel adalah bani Israel, sedang silsilah keluarga adalah silsilah keluarga. Anak-anak dari istri setelah istri pertama tetaplah anak, tetapi bukan termasuk silsilah asli. Jadi, mereka tetap bani Israel, tetapi ketika silsilah sebuah keluarga bani Israel dirunut, hanya anak dari silsilah asli yang dihitung. Begitu…

^_^

16 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Hmm, jadi begitu ya. Ada perbedaan antara silsilah dan anak. Tapi saya yakin saya tidak salah baca, yang tertulis di ayat yang bersangkutan memang anak, dan bukan silsilah. Atau memang ada salah terjemahan?

Berpikir lebih jauh tentang anak dan silsilah, terus terang saja saya gagal menemukan perbedaan keduanya. Dari segi warisan, sama saja. Hak sulung tidak membedakan silsilah asli atau bukan. Dilihat dari contoh bani Israel, keduanya pun sama-sama berhak secara sah menyandang nama bapaknya.

Ya, saya tahu Anda menyebut perbedaannya adalah ketika silsilah keluarganya dirunut. Dirunut ke atas, dari anak ke ayah, jelas bukan, karena selain silsilah asli pun berhak menyandang nama bapaknya. Dirunut ke bawah, kalau memang hanya anak dari silsilah asli yang dihitung….kenapa Yesus dimasukkan dalam silsilahnya Yusuf? Sependek pengetahuan saya, Yesus bahkan jelas-jelas bukan anak (secara biologis) dari Yusuf. Atau memang ada perlakuan khusus untuk kasus ini?

16 06 2009
gabenamora

Subanallahā€¦eehh..aha didok hamu iii…
suban = kayu bakar (fire)
allah = tuhan

bah….raja ni si BOLIS…he..he..hi..hi……

16 06 2009
MossackAnmeā„¢

Bukan antara “silsilah” dan “anak”, tetapi antara “anak dari istri pertama” dan “anak dari istri selanjutnya”. Disitu perbedaannya. Mungkin Saudara Iyudh gagal menemukan perbedaan karena masih terpancang pada kata-kata yang tertulis, bukan pada keadaan sejarah yang terjadi pada masa itu. Kajian Alkitab harus dilakukan pada “waktu, tempat, dan cara” yang tepat, yang tepat sesuai dengan konteks yang diceritakan pada sebuah pasal atau bahasan. Hal itu menjaga agar kita tidak terjebak dengan pemahaman kita sendiri yang cenderung untuk melihat segala sesuatu dari cara pandang “orang sekarang” dan dari “daerah sini.”

Mengenai Yesus, disitu penulisnya bukan ingin bercerita mengenai adat silsilah, tetapi penulis ingin menyatakan bahwa Yesus itu memang keturunan dari Daud dan Abraham, baik dari Maria atau Ayah. Hal itu untuk menggenapi janji TUHAN bahwa Mesias/Nabi/Pemimpin yang dijanjikan berasal dari keturunan Daud anak Isai.

Mengenai masalah biologis dan perlakuan khusus, rasanya proses kelahiran Yesus terjadi memang secara khusus deh.. ^_^

17 06 2009
parhobass


Menarik sekali menyimak penjelasan Anda, panjang, lebar, dalam, dan yang terpenting : tidak menyimpang dari permasalahan.

Baiklah, sebagai pembelaan terhadap perilaku poligami Abraham a.s. dan Yakub a.s., Anda mengatakan : ā€œmereka cenderung mengikuti adat istiadat Yahudiā€, lalu mengutip ayat Alkitab sebagai penunjangnya.

Saya merasa ada kekeliruan besar di sini, dilihat dari sisi sejarah. Sependek pengetahuan saya, Yahudi adalah bani Israel, anak-anak Israel, keturunan Israel. Israel adalah nama lain dari, -tak lain dan tak bukan-, Yakub a.s. sendiri. Sedangkan Abraham a.s. adalah kakek dari Yakub a.s.

Jadi bagaimana mungkin, kakek buyut dan ayah mengikuti adat-istiadat anak-anaknya? Justru yang sangat mungkin dan lumrah terjadi adalah sebaliknya : anak-anak mengikuti kebiasaan orangtuanya. Setuju?

saya setuju dengan Anda
karena penjelasan itu adalah, adanya logika2 nuzul Taurat/Alkitab secara Alquran, padahal Alkitab ditulis mengikuti proses kehidupan lebih kurang 4000 tahun…
sehingga saya katakan di atas
tetapi bagi saudara kita Muslim, adanya pendapat kemungkinan korupsi ayat, menekankan kata Ishak, setelah ada kata anak tunggal. dengan logika bahwa yang terdahululah yang disebut anak tunggal yaitu Ismael..
merujuk kepada Ulangan 21:15-17

kejatuhan Adam dalam dosa adalah efek dari segalanya, sampai akhirnya Lamekh si poligamis pertama dan Salomo si Poligamis ter”gila”… biarpun sudah dilarang oleh Tuhan bagi seorang raja, dalam
Ulangan 17:17 Juga janganlah ia mempunyai banyak isteri, supaya hatinya jangan menyimpang; emas dan perakpun janganlah ia kumpulkan terlalu banyak.

sekali lagi poligami itu seolah didiamkan Tuhan bukan karena diperbolehkan, tetapi oleh karena kekerasan hati manusianya…
kita perhatikan perihal Kain berikut ini:

Kejadian 4:15 Firman TUHAN kepadanya: “Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat.” Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia.

dengan perihal Lamekh yang membuat hukum sendiri:

Ulangan 4:23 Berkatalah Lamekh kepada kedua isterinya itu: “Ada dan Zila, dengarkanlah suaraku: hai isteri-isteri Lamekh, pasanglah telingamu kepada perkataanku ini: Aku telah membunuh seorang laki-laki karena ia melukai aku, membunuh seorang muda karena ia memukul aku sampai bengkak;
4:24 sebab jika Kain harus dibalaskan tujuh kali lipat, maka Lamekh tujuh puluh tujuh kali lipat.”

si Lamekh bapanya para poligamis adalah seorang yang keras kepala, dan “penantang” Tuhan dengan membuat hukum sendiri..

sehingga Kejadian 50:20 Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar. itu berlaku…
bahwa yang jahat di dunia bisa dipergunakan Allah, itu juga membuktikan betapa Maha KuasaNya Dia… , jadi teringat Yudas Iskariot-pun tidak butuh bunuh diri untuk menyesali kejahatannya, sebab dosanya sama dengan Petrus dalam hal penyangkalan, tetapi Petrus merespon dosanya dengan “bertobat”..

Mengenai anak tunggal,
Anak Abraham seluruhnya adalah Ishmael,Isaac,Zimran,Jokshan,Medan,Midian,Ishbak,Shuah, tetapi Ishaklah yang disebut anak tunggal, kenapa?
saya kira sudah terjawab di

1. waktu sebelum kejadian : Dengan mendalami ayat2 sebelumnya maka kita dapat menelusuri bahwa Ishaklah yang dijanjikan Tuhan menerima gelar anak tunggal (bahwa ternyata masih banyak anak Abraham yaitu Ishmael,Isaac,Zimran,Jokshan,Medan,Midian,Ishbak,Shuah)

2. waktu setelah kejadian : Dengan mendalami ayat2 bahkan kitab-kitab setelah itu bahwa ternyata keturunan Ishaklah yang terpanggil (Nabi, Raja, Hakim, Rasul, d.l.l)

artinya bahwa Allah berjanji kepada Abraham, sebelum keluar dari Ur-Kasdim, semua janji itu tergenapi dalam Ishak dan keturunannya (yang telah tinggal di Kanaan)
dan dari keturunan Ishaklah semua Nabi2/ Raja/ Hakim2/ Rasul2 yang terpanggil untuk memberitakan Mesias yang akan datang (kemungkinan pengecualian AYUB)

karena itulah saya katakan

…., tetapi Ishaklah anak tunggal Abraham dari Sarah, dari janji. artinya jika dijanjikan akan ada, maka yang ada itu tidak mungkin dua, tetapi hanya satu, itu identik dengan jika dijanjikan Mesias, maka Mesias itu tunggal, tidak akan ada dua mesias. Jika yang satu sudah datang maka yang berikutnya adalah PALSU.

Jadi janji kepada Ishak itu adalah Janji Tunggal Allah kepada Abraham…, yang diteruskan kepada Yakub, yang kemudian melahirkan Bangsa Israel.
janji kepada Abraham perlahan digenapi, terlebih nama Yang Kudus itupun dipanggil Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.

dan janji “lewat keturunanmu semua dunia mendapat berkat”.. terpenuhi dalam anak-anak Kristus..
sebab Kristus memberi sabda :

Matius 28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: /”Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.*
28:19 /Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,*
28:20/dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”*

dari pelajaran tentang poligamis ini kita dapat menarik sesuatu untuk jaman kita supaya :“Tunduk dulu kepada Allah, baru pikirkan tentang hukumNya”

semoga dipahami;
Shalom
Parhobass

17 06 2009
parhobass

Poligamis dan pleidoinya,

Lamekh:
Si pembunuh, “penantang Tuhan”

Abraham:
Abraham menikahi Sarah, tetapi karena “ketidakpercayaannya” kepada Janji dalam usianya yang semakin lanjut, maka ia menghampiri Hagaar

Yakub:
Yakub mengingini Rahel sejak awal, tetapi ia telah ditipu mertuanya sehingga menikahi saudara-saudara Rahel

Esau:
Tidak patuh kepada orang tuanya, sehingga menikahi non-Ibrani

Daud:
Salah satunya karena keinginan dagingnya menikahi istri Uria

Salomo:
Karena hadiah.

Jadi semuanya berujung kepada : titik nadir keimanan mereka untuk berpoligami, bukan pada anjuran Tuhan itu sendiri…
Dan bagaimana respon mereka terhadap dosa yang mereka lakukan…

semoga dipahami.
Parhobass

17 06 2009
parhobass

Allah Bapa, Allah Anak, Allah Roh Kudus
… dari pemikiran saya paralel
dengan namanNya : Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub
seperti terlihat dalam apa yang ketiga bapa leluhur ini alami di kehidupan rohani mereka :

Allah Bapa/Allah Abraham
Abraham adalah sumber

Allah Anak/Allah Ishak
adalah yang dijanjikan, yang “dikurbankan”

Allah Roh Kudus/Allah Yakub
Yahub adakah orang yang selalu disertai, teman bergumul

17 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Mengapa Anda berkelit, seolah-olah tidak memahami arti dari istilah “silsilah asli” yang saya gunakan? Bukankah Anda sendiri yang pertama menggunakan istilah ini? Saya kutipkan pernyataan Anda, kalau-kalau Anda lupa :

“…satu-satunya anak yang ada di rumah Abraham adalah anak dari silsilah aslinya, anak dari istri pertama…”

Terus terang saja, in my humble opinion, jawaban Anda yang terakhir ini sangat jauh berbeda nuansanya dengan jawaban Anda yang biasanya ketika menanggapi pertanyaan-pertanyaan saya yang sebelumnya. Masih ingat pernyataan Anda sendiri yang menyatakan bahwa pertanyaan saya sudah “completely answered”?

Baiklah, saya akan coba sekali lagi memahami ayat itu sesuai dengan saran Anda :

“Kajian Alkitab harus dilakukan pada ā€œwaktu, tempat, dan caraā€ yang tepat, yang tepat sesuai dengan konteks yang diceritakan pada sebuah pasal atau bahasan.”

Tapi sebelumnya, saya ingin memastikan sekali lagi, waktu, tempat, cara, konteks seperti apa yang Anda pakai dalam memahami ayat ini, sehingga dengan mudahnya Anda bisa melihat kata-kata “anak tunggal” dan menafsirkannya menjadi “anak tunggal dari istri pertama”? Bisa tolong dijelaskan?

Mengenai pernyataan Anda :

“Mengenai Yesus, disitu penulisnya bukan ingin bercerita mengenai adat silsilah, tetapi penulis ingin menyatakan bahwa Yesus itu memang keturunan dari Daud dan Abraham, baik dari Maria atau Ayah”

Ada dua catatan dari saya :

1. Anda hanya menggunakan istilah “penulisnya” untuk merujuk pada penulis ayat Alkitab ini. Saya merasa ada yang aneh di sini. Bukannya Anda meyakini kitab ini sebagai firman Tuhan? Mengapa di sini Anda tampak ragu-ragu untuk menyebut “Tuhan”, sehingga hanya menggunakan kata “penulisnya”?

2. Yesus adalah keturunan Daud dan Abraham, baik dari Maria atau…..AYAH? Hah?? Menurut Anda Yesus punya ayah? Jadi benar menurut Anda Yesus itu punya ayah? Saya nggak salah baca kan? Apalagi dengan keterangan tambahan bahwa hal ini adalah untuk menggenapi janji Tuhan. Tidak cukupkah hanya menggunakan silsilah dari ibu saja untuk membuktikan bahwa “Mesias/Nabi/Pemimpin yang dijanjikan berasal dari keturunan Daud anak Isai.”? Sampai harus dibuat silsilah dari ayah?

Pernyataan Anda :

“Mengenai masalah biologis dan perlakuan khusus, rasanya proses kelahiran Yesus terjadi memang secara khusus deh.. ”

Tanggapan saya :

Well, sepertinya Anda salah menangkap maksud saya. Maksud saya bukan Yesus yang diperlakukan khusus, tapi si Yusufnya, sehingga adat silsilah pun boleh dilanggar demi memasukkan seseorang yang bukan anaknya sebagai “silsilah aslinya”.

Tapi, hey, bukannya Anda tadi memang menyatakan Yesus punya ayah ya? Ah, bodohnya saya. Tapi tetep ada catatan : berarti Anda tidak mengakui kalau proses kelahiran Yesus itu memang khusus ya?

17 06 2009
iyudh

@parhobass :

Kata Anda :

“saya setuju dengan Anda
karena penjelasan itu adalah, adanya logika2 nuzul Taurat/Alkitab secara Alquran, padahal Alkitab ditulis mengikuti proses kehidupan lebih kurang 4000 tahunā€¦”

Kata saya :

Siapakah yang Anda maksud telah melakukan hal ini : “adanya logika2 nuzul Taurat/Alkitab secara Alquran”? Paling tidak, bisakah tolong tunjukkan salah satu pelakunya?

Saya? Benarkah saya telah melakukannya? Kalau memang begitu Anda harusnya jangan menyatakan setuju dengan saya dong. Well, kalau memang begitu, maafkan saya, dan terima kasih telah mengingatkan saya.

Kalau begitu, bisa tolong dijelaskan lebih detail tentang logika nuzul Taurat / Alkitab yang benar menurut Anda?

Karena kalau menurut MossackAnme (sependek pengetahuan saya, dia orang Kristen juga) logika nuzul Alkitab yang benar adalah seperti ini :

“Kajian Alkitab harus dilakukan pada ā€œwaktu, tempat, dan caraā€ yang tepat, yang tepat sesuai dengan konteks yang diceritakan pada sebuah pasal atau bahasan.”

In my humble opinion, cara MossackAnme itu memang tidak jauh berbeda dengan cara orang Islam memahami Al-Qur’an.

Thx

17 06 2009
MossackAnmeā„¢

Susah… ^_^ Ayo kita tidak berkelit… ^_^

Perlu digarisbawahi, ketika TUHAN menguji kepercayaan dan kesetiaannya pada TUHAN (dengan menyuruh Abraham mengorbankan anaknya), Hagar dan Ismail sudah pergi, dan satu-satunya anak Abraham yang ada bersama Abraham adalah dari silsilah aslinya, anak dari istri pertama (Sara), yaitu Ishak, sehingga tidak ada alasan lagi untuk memperdebatkan siapa sebenarnya ā€œanak yang diminta TUHAN untuk dikorbankanā€ dan siapa ā€œanak tunggal Abrahamā€. Jelas.

Alkitab ditulis mengikuti proses kehidupan lebih kurang 4000 tahun. Tidak tiba-tiba jatuh atau diwahyukan ke bumi. Alkitab ditulis oleh manusia berdasarkan ilham. Alkitab itu refleksi iman, bukan buku manual robot.

Tidak ada yang berkelit.

Kodrat insani Isa Al Masih memang tidak ber-ayah biologis karena kodrat insani Isa Al masih diciptakan secara langsung oleh Allah dalam rahim Maryam (Injil Matius 1:20; Injil Lukas 1:35). Frase ā€œDzat Allah akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi menaungi engkauā€ menunjukkan bahwa kodrat insani anak yang dikandung Maryam itu terjadi melalui mujizat, yaitu mujizat penciptaan secara langsung. Karena itulah, Isa tidak punya orang tua biologis, baik itu ayah biologis maupun ibu biologis.

Kalau begitu, mengapa Isa disebut sebagai anak Maryam atau putra Maryam? Karena Maryam adalah wanita yang mengandung dan melahirkan Isa Al Masih. Sebagaimana wanita yang mengandung dan melahirkan kita disebut sebagai ibu kita, demikian punya wanita yang mengandung dan melahirkan Isa Al Masih disebut ibu Isa Al Masih. Juga sebagaimana kita yang dikandung dan dilahirkan ibu kita disebut sebagai anak dari ibu kita itu, demikian pula Isa Al Masih yang dikandung dan dilahirkan oleh Maryam juga disebut sebagai anak (putra) Maryam. Inilah sebabnya Isa Al Masih punya silsilah dari garis keturunan Maryam (Injil Lukas 3:23-38).

Pada saat Isa Al Masih dilahirkan keluar dari dalam rahim Maryam, Yusuf telah menjadi suami Maryam (Injil Matius 1:24-25). Suaminya ibu kita adalah ayah kita, demikian juga Yusuf suaminya Maryam (ibu Isa Al Masih) adalah ayahnya Isa Al Masih.

Silsilah garis Yusuf (Injil Matius 1:2-16) selalu menggunakan kata ā€œmemperanakkanā€ untuk menghubungkan satu generasi dengan generasi berikutnya. Hanya untuk Isa Al Masih saja digunakan kata ā€œmelahirkanā€ (Injil Matius 1:16), karena proses terjadinya kodrat insani secara langsung. Meski demikian, tetap saja Isa adalah anak Yusuf karena dikandung dan dilahirkan oleh istrinya Yusuf. Inilah sebabnya Isa Al Masih punya silsilah garis keturunan ayah.

Di hadapan adat, hukum, hukum Taurat, administrasi pemerintah, dan masyarakat dimana keluarga Yusuf itu tinggal, status Yusuf dan Maryam adalah orang tua (ayah-ibu) Isa Al Masih.

Hmm… ^_^

Apa lagi ya selnajutnya? Ayo-ayo cari lagi…

Sebenarnya memang completely answered dari kemarin-kemarin, tapi ya mungkin bagi yang melihat dengan komprehensif, bukan dengan kacamata “yang penting elu salah, ga peduli gua benar atau salah.”

Hmm… ^_^

18 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Hm… ^_^, lagi-lagi saya menemukan pernyataan yang menarik dari Anda :

“Di hadapan adat, hukum, hukum Taurat, administrasi pemerintah, dan masyarakat dimana keluarga Yusuf itu tinggal, status Yusuf dan Maryam adalah orang tua (ayah-ibu) Isa Al Masih.”

Baiklah, jadi menurut Anda ayat Alkitab tentang silsilah Yusuf itu ditulis agar tidak bertentangan dengan “adat, hukum, hukum Taurat, administrasi pemerintah, dan masyarakat dimana keluarga Yusuf itu tinggal”? Ok, saya bisa menerima itu. Hmm… ^_^

Lalu bagaimana dengan pernyataan Anda yang ini :

“Alkitab ditulis mengikuti proses kehidupan lebih kurang 4000 tahun. Tidak tiba-tiba jatuh atau diwahyukan ke bumi. Alkitab ditulis oleh manusia berdasarkan ilham.”

Ilham dari siapa? Kalau merujuk dari pernyataan Anda yang saya kutip sebelumnya, jawabannya – minimal untuk ayat tentang silsilah Yesus- seharusnya adalah ilham dari : “adat, hukum, hukum Taurat, administrasi pemerintah, dan masyarakat..”. Hmmm…. ^_^ ?? Kok nggak ada Tuhan ya? Apakah Anda lupa menyebutkan-Nya? Tapi saya yakin Anda orang yang cerdas, bukan pelupa.

Well, bodohnya saya. Saya kira kitab suci itu harusnya 100% berasal dari Tuhan, meskipun penyampai, pencatat, serta penulisnya tentu saja manusia. Karena Tuhan Maha Tahu, tentu saja tidak mungkin Tuhan memasukkan seorang ayah tiri dalam silsilah Yesus. Ya kan? Ya kan? Ya, ya, tentu saja, kecuali karena ayat tentang silsilah itu memang ada agar sesuai dengan “adat, hukum, hukum Taurat, administrasi pemerintah, dan masyarakat dimana keluarga Yusuf itu tinggal”. Lagi lagi… hmmmmm…… ^_^.

“Di hadapan adat, hukum, hukum Taurat, administrasi pemerintah, dan masyarakat dimana keluarga Yusuf itu tinggal, status Yusuf dan Maryam adalah orang tua (ayah-ibu) Isa Al Masih.” Ya, ya, ya. Lalu bagaimana di hadapan Tuhan? Ahh, bodohnya saya.

Jadi memang menurut Anda, seharusnya “Di hadapan adat, hukum, hukum Taurat, administrasi pemerintah, dan masyarakat dimana keluarga Yusuf itu tinggal”, Yesus dikenal sebagai Isa bin Yusuf ya? Bukan Isa bin Maryam??

Lagi lagi, hmmm…..^_^

Kalau memang menurut Anda pertanyaan saya sudah “completely answered”, ya tidak usah ditanggapi lagi bro. Seingat saya pertama kali kita mempermasalahkan poligami, ehh…sekarang tahu-tahu silsilah Yesus yang dipermasalahkan. Padahal, saya cuma menanggapi berdasar jawaban Anda lo. Kalau Anda tidak menjawab, tentu tidak ada pertanyaan lanjutan. Hmm…. ^_^

18 06 2009
MossackAnmeā„¢

Lagi-lagi, hmm… ^_^
Siapa yang nanya, siapa yang jawab. Kalau tidak dijawab makin terjerumus Anda dalam pemikiran Anda sendiri. (-.-‘)

Ok, gini deh, silahkan Anda kaji seluruh isi Alkitab, seluruhnya, dengan komprehensif, baru setelah itu saya akan jawab pertanyaan Anda, itupun kalau ada pertanyaan. ^_^
Saya sendiri langsung terdiam tanpa pertanyaan lagi begitu melihat sendiri isi Alkitab secara menyeluruh. ^_^ Gile, ni kitab ditulis selama ribuan tahun, ditulis oleh orang yang berbeda, latar belakang berbeda, profesi berbeda, lingkungan berbeda, kehidupan berbeda, tapi punya alur komprehensif dan saling melengkapi yang tidak pernah terlihat dimanapun.

Siapa yang mengilhami ya? ^_^

Ayat demi ayat dalam Alkitab dapat diibaratkan seperti kepingan-kepingan puzzle yang belum tersusun. Tiap keping puzzle pastilah punya gambar yang berbeda. Namun perbedaan yang ada adalah perbedaan yang saling melengkapi agar terbentuk gambaran yang utuh. Gambar yang utuh hanya akan muncul setelah ayat demi ayat dikaji dan disusun. Bila terjadi kontradiksi, maka kembali ke teks asli, karena besar kemungkinan terjadi kesalahan dalam penterjemahan atau penafsiran yang mengakibatkan kontradiksi.

Tapi terkadang pula kontradiksi hanya terjadi pada pikiran, penafsiran, dan pemahaman pembaca yang hanya mengambil satu atau dua keping puzzle dari keseluruhan puzzle yang diperlukan untuk mendapatkan gambaran utuh, bukan pada teks asli dan terjemahan.

Lagi-lagi…hmm… ^_^

Silahkan Anda kaji dulu seluruh isi Alkitab.

Amin. (-.-‘)

18 06 2009
borusibarani

@Iyudh
statement anda:
“Sepertinya kita berdua ada masalah miskomunikasi yang serius bro. Kalau memang ada kata-kata saya yang menyakiti Anda, mohon dimaafkan. Tapi saya rasa memperpanjang diskusi dengan Anda tidak akan menambah apa-apa selain rasa permusuhan. Sekali lagi mohon dimaafkan kalau ada kata-kata saya yang menyinggung Anda”

menurut saya,
saya tidak melihat ada miskomunikasi disini, dimana miskomunikasi antara saya dan anda?,
saya hanya merangkum antara pertanyaan dan jawaban anda sendiri… yang justru saling bertentangan.

semoga dipahami,

18 06 2009
parhobass

— kadang kita memang tidak perlu membuktikan, tetapi pengalaman saya berdialog dengan teman2 Muslim ,mereka selalu beranggapan bahwa Alkitab itu diturunkan/nuzul secara langsung.
dalam tempo yang sangat singkat, merujukke Alquran yang hanya puluhan tahun ,CMIIW, 23 tahun. Dan ada surat-surat tertentu diturunkan ketika Nabi Muhammad mendapat “serangan/sanggahan”.

jikalau Anda bukan tipe seperti ini ya maafkan saya.

Alkitab tidak ada istilah nuzul saya kira, tetapi lebih ke istilah KANON, kasarannya Kitab-kitab yang terpercaya dikumpulkan jadi satu, dimana kitab itu berjenjang plus minus 4000 tahun

Kitab-kitab itu dituliskan manusia:
1. ada yang didiktekann secara langsung oleh ALLAH (Yeremia, Daniel d.l.l)
2. ada yang melalui jalan hidupnya, sejarah (Ayub, Musa, Yosua, Ester d.l.l)
3. ada dari pengalamannya (Ayub, Musa, Yosua, Mazmur, Pengkotbah, Amsal, Injil-injil, d.l.l)
4. Ada berupa nasehat, tulisan (Tulisan2 Paulus)
5. Sanggahan-sanggahan, puisi (Kidung agung, Mazmur, Tulisan Paulus, Petrus, d.l.l)

Secara garis besar isinya : Kesaksian-Pegangan/Hukum-Ajaran-Wahyu(nubuatan)
dan saya kira tidak ada kitab yang diminta sendiri oleh Nabi/Hakim/Raja/Rasul dari Allah karena mendapat “sanggahan/serangan”

jadi untuk membahas Kitab yang beragama itu memang satu metode tertentu bisa digunakan, tetapi tidak bisa digunakan untuk Kitab yang lain.
Contohnya kitab sejarah bisa menggunakan metode waktu, tempat, dan caraā€
tetapi tidak bisa digunakan untuk kitab yang bukan sejarah…

18 06 2009
MossackAnmeā„¢

Melengkapi saja..

Jadi untuk membahas Kitab yang beragama itu memang satu metode tertentu bisa digunakan, tetapi tidak bisa digunakan untuk Kitab yang lain. Karena caranya berbeda.

Jadi untuk membahas Kitab yang beragama itu memang satu metode tertentu bisa digunakan, tetapi tidak bisa digunakan untuk Kitab yang lain. Karena waktunya berbeda.

Jadi untuk membahas Kitab yang beragama itu memang satu metode tertentu bisa digunakan, tetapi tidak bisa digunakan untuk Kitab yang lain. Karena tempatnya berbeda.

Wupz..wupz.. ^_^ Berarti, kalau ingin memahami makna Alkitab, harus tahu waktu, tempat, dan cara kitab itu ditulis, berarti, harus memakai pemahaman waktu, tempat, dan cara yang berbeda.

Hmm… ^_^ Saya sendiri langsung terdiam tanpa pertanyaan lagi begitu melihat sendiri isi Alkitab secara menyeluruh. ^_^ Gile, ni kitab ditulis selama ribuan tahun, ditulis oleh orang yang berbeda, latar belakang berbeda, profesi berbeda, lingkungan berbeda, kehidupan berbeda, tapi punya alur komprehensif dan saling melengkapi yang tidak pernah terlihat dimanapun.

18 06 2009
iyudh

@borusibarani :

Saya akan tunjukkan masalah miskomunikasi antara kita berdua.

Kata Anda kepada saya :

“saya hanya merangkum antara pertanyaan dan jawaban anda sendiriā€¦ yang justru saling bertentangan.”

Tanggapan saya :

Bisa tolong ditunjukkan manakah pertanyaan yang berasal dari saya sendiri? Sependek ingatan saya, saya selalu bertanya berdasar isi ayat kitab suci Anda sendiri. Itupun saya selalu berusaha menghindari menggunakan penafsiran saya sendiri, kecuali bila memang isinya sangat jelas. Tapi tetap saja, itu adalah dari ayat kitab suci Anda sendiri, dan bukan semata-mata dari saya. Juga bukan semata-mata dari wikipedia.

Bisa tolong ditunjukkan juga, manakah yang Anda maksud jawaban yang berasal dari saya sendiri? Atau jangan-jangan Anda beranggapan MossackAnme, parhobass, dan iyudh itu sebenarnya orang yang sama? ^_^

Masalah yang sangat serius bro, apa yang saya sampaikan selalu salah Anda tangkap…dan itu bisa berarti memang masalahnya dari saya sendiri, tidak harus dari Anda.

Semoga tidak disalahpahami lagi.. ^_^

18 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Kata anda :

“Ok, gini deh, silahkan Anda kaji seluruh isi Alkitab, seluruhnya, dengan komprehensif, baru setelah itu saya akan jawab pertanyaan Anda, itupun kalau ada pertanyaan.”

Tanggapan saya :

Boleh percaya boleh tidak, tapi saya memang sudah *mengkaji seluruh isi Alkitab* seperti yang Anda syaratkan. Dan sayangnya, bukan cuma ada, tetapi banyak, banyak sekali pertanyaan yang timbul dari saya. Dan pertanyaan ini gagal dijawab oleh orang Kristen, termasuk oleh pendeta atau pastornya sendiri. Kalau tidak demikian, tentu saya sudah menjadi penganut Kristen sejak 7 tahun yang lalu.

Well, rasanya cukup tentang masa lalu saya, kembali ke topik.

Sepertinya Anda agak kesulitan menangkap pertanyaan saya ya? Maafkan, sepertinya saya memang agak terburu-buru waktu mengetiknya tadi. Rasanya ini yang dimaksud bro borusibarani sebagai jawaban yang berasal saya sendiri. He he, kalau yang satu ini, sepertinya memang begitu. Maaf ya … ^_^

Saya akan ulangi pertanyaan saya lagi dengan singkat deh :

Mengapa Tuhan salah mewahyukan tentang silsilah Yusuf, sehingga memasukkan *anak tirinya* sebagai anak yang sah?

Thx

18 06 2009
MossackAnmeā„¢

Banyak pertanyaan, itu bagus. Tapi kalo ga nemu jawabannya, berarti Anda belum selesai mengkajinya. Itu saja. ^_^ Kebetulan, saya sudah mengkaji Alkitab selama 7tahunan juga, sejak 2001, sekarang sedang menginjak tahun ke-8.

Silakan baca disini.
Catatan : Segala perdebatan tidak akan ditampung disitu. Disitu adalah tempat sumber studi, bukan mengenai salah atau benar.

Bagaimana Isa Bisa Punya Silsilah?
Bagaimana Isa bisa punya silsilah (Injil Matius 1:1-16; Injil Lukas 3:23-38), sedangkan Isa tidak berayah dan disebutkan berasal dari Roh Kudus (Injil Matius 1:20; Injil Lukas 1:35)?
Jawab :
Kodrat insani Isa Al Masih memang tidak ber-ayah biologis karena kodrat insani Isa Al masih diciptakan secara langsung oleh Allah dalam rahim Maryam (Injil Matius 1:20; Injil Lukas 1:35). Frase ā€œDzat Allah akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi menaungi engkauā€ menunjukkan bahwa kodrat insane anak yang dikandung Maryam itu terjadi melalui mujizat, yaitu mujizat penciptaan secara langsung. Karena itulah, Isa tidak punya orang tua biologis, baik itu ayah biologis maupun ibu biologis.
Kalau begitu, mengapa Isa disebut sebagai anak Maryam atau putra Maryam? Karena Maryam adalah wanita yang mengandung dan melahirkan Isa Al Masih. Sebagaimana wanita yang mengandung dan melahirkan kita disebut sebagai ibu kita, demikian punya wanita yang mengandung dan melahirkan Isa Al Masih disebut ibu Isa Al Masih. Juga sebagaimana kita yang dikandung dan dilahirkan ibu kita disebut sebagai anak dari ibu kita itu, demikian pula Isa Al Masih yang dikandung dan dilahirkan oleh Maryam juga disebut sebagai anak (putra) Maryam. Inilah sebabnya Isa Al Masih punya silsilah dari garis keturunan Maryam (Injil Lukas 3:23-38).
Pada saat Isa Al Masih dilahirkan keluar dari dalam rahim Maryam, Yusuf telah menjadi suami Maryam (Injil Matius 1:24-25). Suaminya ibu kita adalah ayah kita, demikian juga Yusuf suaminya Maryam (ibu Isa Al Masih) adalah ayahnya Isa Al Masih.
Silsilah garis Yusuf (Injil Matius 1:2-16) selalu menggunakan kata ā€œmemperanakkanā€ untuk menghubungkan satu generasi dengan generasi berikutnya. Hanya untuk Isa Al Masih saja digunakan kata ā€œmelahirkanā€ (Injil Matius 1:16), karena proses terjadinya kodrat insani secara langsung. Meski demikian, tetap saja Isa adalah anak Yusuf karena dikandung dan dilahirkan oleh istrinya Yusuf. Inilah sebabnya Isa Al Masih punya silsilah garis keturunan ayah.
Di hadapan adat, hukum, hukum Taurat, administrasi pemerintah, dan masyarakat dimana keluarga Yusuf itu tinggal, status Yusuf dan Maryam adalah orang tua (ayah-ibu) Isa Al Masih.

Penyebab Silsilah dalam Matius berbeda dengan Silsilah dalam Lukas
Mengapa silsilah dalam Injil Matius (Injil Matius 1:1-16) berbeda dengan silsilah dalam Injil Lukas (Injil Lukas 3:23-38). Matius mencatat ada 14 nama dari Ibrahim sampai Daud (Injil Matius 1:2-6), sedangkan Lukas mencatat ada 15 nama dari Ibrahim sampai Daud (Lukas 3:31-34). Matius mencatat ada 28 nama dari Daud sampai Isa (Injil Matius 1:6-16), sedangkan Lukas mencatat ada 43 nama dari Daud sampai Isa (Injil Lukas 3:23-31). Di samping itu, nama di kedua silsilah banyak yang berbeda. Mengapa?
Jawab :
Tentu saja silsilah dalam Injil Matius dan dalam Injil Lukas itu berbeda karena memang ada dua silsilah yang berbeda. Silsilah yang tercantum dalam Injil Matius adalah silsilah Isa dari garis keturunan Yusuf, sedangkan silsilah yang tercantum dalam Injil Lukas adalah silsilah Isa dari garis keturunan Maryam. Jadi wajar saja kalau berbeda.
Bahwa silsilah dalam Injil Matius adalah silsilah Isa dari garis keturunan Yusuf dapat diketahui dari:
1. Injil Matius 1:16 ā€ Yakub memperanakkan Yusuf suami Maryam yang melahirkan Isa yang bergelar Al Masihā€
2. Konteks kalimat (referensi internal) Matius 1:1-16 adalah sampai Matius 1:18-25. Injil Matius 1:18-25 menceritakan Yusuf yang mengalami peristiwa gaib dan menjadi ayah bagi Isa Al Masih Kalimatullah. Dengan melihat konteks, kita bisa mengetahui bahwa Matius menuliskan pasal 1 itu dari sisi Yusuf.
Bahwa silsilah Isa Al Masih dalam Injil Lukas (Injil Lukas 3: 23-38) berasal dari garis keturunan Maryam bisa dilihat dari ayat-ayat yang menjadi konteks daftar silsilah itu, yaitu Lukas 1:5-80 dan Lukas 2: 16, 19, 21, 34, 48, 51 serta Lukas 3: 1-22 yang menceritakan Maryam dan keluarga saudaranya yang bernama Elizabeth.

Penyebab Isa tidak disebut Isa bin Maryam dalam silsilah di Injil Lukas
Jika silsilah dalam Lukas 3:23-36 adalah silsilah Maryam, mengapa Lukas 3:23 menyebut Isa dengan sebutan Isa anak Yusuf (Isa bin Yusuf) dan bukannya dengan sebutan Isa anak Maryam?
Jawab :
Karena dalam konteks budaya Ibrani purba, nama istri disebut dengan menggunakan nama suami. Budaya ini mirip dengan budaya di Indonesia, dimana istri Budi (Pak Budi) juga akan disebut Budi (Bu Budi). Istri Yusuf (Pak Yusuf) juga disebut Yusuf (Bu Budi) dalam silsilah. Sehingga untuk menyebut Isa putra Maryam digunakan sebutan Isa anak Yusuf. Penyebutan ini juga sesuai dengan konteks budaya Ibrani purba yang menyebut nama anak bersama dengan nama bapak. Nama gadis seorang wanita dapat muncul seperti dalam Matius 1 bila ada sesuatu yang hendak penulis tekankan secara khusus saja.

20 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Menurut Anda, masalahnya karena saya belum selesai mengkajinya? Saya tidak setuju dengan pendapat Anda. Kalau menurut saya, masalahnya sama sekali bukan itu. Mungkin masalahnya memang dari saya sendiri, tepatnya dari ekspektasi saya yang terlalu tinggi terhadap Alkitab sebagai sebuah kitab suci. Tapi sama sekali bukan karena saya belum selesai mengkajinya. Well, ini pendapat saya sendiri dalam menilai apa yang telah saya lakukan.

Kembali ke topik.

Baiklah, mari kita susun puzzlenya.

Pertanyaan :
Bagaimana cara Alkitab menyusun silsilah keturunan?

Puzzle #1 :
Untuk Abraham, hanya anak dari istri pertama yang dianggap sebagai anak.

Puzzle #2 :
Untuk Yakub, semua anaknya yang jumlahnya 12 dimasukkan dalam silsilah keturunannya.

Puzzle #3 :
Untuk Yusuf, *anak tiri* atau *anak menurut anggapan masyarakat waktu itu* dimasukkan juga dalam silsilahnya.

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Sudah terjawab semua di komentar-komentar saya sebelumnya.

Amin.

20 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Ya, dan berdasar jawaban Anda, saya berkesimpulan Alkitab telah melakukan diskriminasi terhadap Abraham dan Yusuf. Menurut “anggapan orang waktu itu”, Ismail a.s. adalah anak sulung Ibrahim a.s. Bahkan menurut orang jaman sekarang pun juga demikian. Menurut fakta yang sebenarnya juga demikian. Selama beberapa tahun, Ismail a.s. punya semua syarat yang diperlukan untuk disebut sebagai “anak tunggal” Ibrahim a.s. Syarat yang tidak pernah bisa dipenuhi Ishak, karena Ishak mempunyai kakak seayah.

Di sisi lain, Yesus yang hanya memenuhi syarat untuk disebut sebagai anak Yusuf berdasar “anggapan orang waktu itu”, bisa dimasukkan sebagai silsilahnya.

Rasanya memang tidak perlu diteruskan lagi perdebatan ini. Kita berdua memang punya ekspektasi yang jauh berbeda untuk sebuah benda yang sama.

“Tidak ada paksaan dalam agama, sesungguhnya telah jelas antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. …” (sebagian QS 2:256)

Thx

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Bila ada sesuatu yang tidak sesuai, seperti Anda bilang “diskriminasi”, berarti ada sesuatu yang penulis kitab itu ingin tekankan lebih daripada apa yang biasanya terjadi.
Itu yang saya katakan bahwa Anda “belum selesai mengkaji.”

Perkataan Yesus
Yohanes 16:1-4
“Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku.
Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.
Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.
Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.”

Amin.

20 06 2009
iyudh

“Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS 5:8)

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Mengenai ekspektasi, mungkin Anda mirip dengan imam-imam Yahudi yang berontak ketika menemui ketidaklogisan ketika berhadapan dengan pertanyaan yang dibawa Firman:

Matius 22:43-45
Kata-Nya kepada mereka: “Jika demikian, bagaimanakah Daud oleh pimpinan Roh dapat menyebut Dia Tuannya, ketika ia berkata:
Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.
Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Perlu diperhatikan, pertanyaan tersebut bukan ditujukan kepada murid-murid Isa Al Masih, melainkan ditujukan kepada orang Farisi-Yahudi (Injil Matius 22:41).

Dalam pemahaman orang Farisi, Mesias (Al Masih) adalah anak (keturunan) Daud secara biologis. Istilah ā€œanak biologisā€ disini adalah anak hasil pembuahan sel telur oleh sel sperma atau anak hasil ā€œhubungan suami-istriā€.

Andai pemahaman orang Farisi bahwa Mesias (Al Masih) itu anak (keturunan) biologis Daud, bagaimana mungkin Daud menyebut anak (keturunan) biologisnya itu sebagai tuannya? Dalam konsep Ibrani purba hal ini tidak mungkin terjadi, karena para leluhur raja (ayah, kakek, buyut, dst) adalah pihak yang memperanakkan raja, sehingga mereka bukanlah hamba raja, jadi tidak mungkin menyebut raja dengan sebutan tuan. Tafsiran orang Farisi itu kontradiktif. Yang kontradiktif bukanlah kitabnya, melainkan tafsirannya.

Menurut kitab-kitab para nabi dari era pra-Masihi, Al Masih itu memang keturunan (anak) Daud, namun kitab Zabur juga menyatakan bahwa Daud menyebut Al Masih itu dengan sebutan tuan.

Untuk dapat disebut sebagai keturunan (anak) Daud, Mesias (Al Masih) harus lahir dari melalui pasangan anak (keturunan) perempuan Daud secara biologis dan anak (keturunan) laki-laki Daud secara biologis pula. Di lain pihak, untuk dapat disebut Tuan oleh Daud, Al Masih itu haruslah bukan anak biologis dari pasangan suami-istri tersebut. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Inilah teka-teki yang tidak dimengerti oleh orang-orang Farisi sehingga mereka terdiam tanpa bisa menjawab pertanyaan tersebut.

Apa yang sulit dan tak bisa dimengerti oleh orang Farisi itu ternyata mudah saja bagi Allah. Allah hanya tinggal menciptakan kodrat insani Isa Al Masih secara langsung dalam rahim Maryam (Injil Matius 1:20; Injil Lukas 1:35) sebelum Maryam menikah dengan Yusuf (Injil Matius 1:18) dan masih perawan (Injil Lukas 1:27). Ini perlu untuk menunjukkan bahwa embrio bayi Isa Al Masih (kodrat insani Isa Al Masih) bukanlah anak hasil seksual antara Yusuf dan Maryam, melainkan langsung diciptakan oleh Allah (Injil Matius 1:20; Injil Lukas 1:35). Maryam adalah anak (keturunan) biologis Daud (Lukas 3:23-31). Setelah dalam rahim Maryam berisi bayi Isa Al Masih, Allah menitahkan Yusuf untuk menikahi Maryam (Injil Matius 1:18-24). Yusuf adalah anak (keturunan) biologis Daud (Injil Matius 1:6-16). Sehingga, ketika bayi Isa Al Masih dilahirkan oleh Maryam (Injil Matius 1: 16, 25; Injil Lukas 2:6-7), Yusuf telah menjadi suami Maryam (Injil Matius 1:24). Dengan demikian, secara adat budaya dan secara hukum Taurat, Isa disebut Isa bin Yusuf bin Daud, baik melalui jalur Yusuf (Injil Matius 1: 6-16) maupun melalui jalur Maryam (Lukas 3:23-31). Allah juga menggerakkan pemerintah Roma untuk mengadakan sensus penduduk, sehingga secara hukum dunia dan secara administrasi pemerintahan pun Isa disebut Isa anak (keturunan) Yusuf, anak (keturunan) Daud.

Kiranya dapat dimengerti mengapa Isa yang adalah anak (keturunan) Daud disebut Daud dengan sebutan tuan.

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Matius 5:3-12
“Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”

20 06 2009
iyudh

Mengenai ekspektasi saya :

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.” (QS 4:82)

Bukan masalah logis atau tidak logis.

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Matius 5:47
Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Berarti Anda melihat Alkitab dari standar AlQuran?

Pantes ga nyambung.. (-9′)

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Seorang guru saya pernah berkata:

“Letakkan dulu imanmu, harapanmu melihat segala sesuatu yang kamu inginkan. Karena melihat dunia Alkitab adalah melihat dunia Sang Mahabesar yang telah menyertai umatnya dari Adam sampai hari ini. Kajilah, dan lihatlah bahwa segala yang ada di balik setiap tulisan dalam Alkitab adalah rahasia yang dibukakan kepada manusia, sesakit apapun dan sesilau kenyataan yang harus diterima karena engkau melihat Kebenaran Yang Sejati.”

20 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Itulah yang saya maksudkan ekspektasi saya yang terlalu tinggi kepada Alkitab. Dan itulah yang saya maksudkan bahwa kita berdua memang punya ekspektasi yang jauh berbeda terhadap benda yang sama.

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Berarti Anda gagal memahami Alkitab. Itu saja.

“Kajilah, dan lihatlah bahwa segala yang ada di balik setiap tulisan dalam Alkitab adalah rahasia yang dibukakan kepada manusia, sesakit apapun dan sesilau kenyataan yang harus diterima karena engkau melihat Kebenaran Yang Sejati.”

Karena memahami kebenaran Alkitab itu bukan memahami kebenaran ekspektasi kita terhadap Alkitab, tetapi menyelami rahasia-rahasia Allah yang tertuang dalam tulisan, bukan cuma kebenaran jasmani yang ada di depan mata.

20 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Ya, saya akui saya gagal memahami Alkitab.

Dan saya merasa berhasil memahami Al-Qur’an dengan ekspektasi yang sama.

Itulah alasannya kenapa saya masih menjadi seorang muslim sampai sekarang. Kalau tidak, sangat mungkin saya akan menjadi atheis.

Itu saja.

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Alhamdulillah saya juga merasa sudah memahami AlQuran dari asalnya, dan itu yang membuat saya memeluk Jalan yang Lurus, sesuatu yang bukan agama seperti yang diekspektasikan orang lain. Kristen, yang disebut juga Jalan yang Lurus, kumpulan pengikut Isa Sang Penjamin Keselamatan.

20 06 2009
iyudh

“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS 2:256)

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Mohon hilangkan seluruh kata yang ada di dalam kurung ketika Anda membaca terjemahan Quran. Banyak hal menjadi kelihatannya jelas padahal itu mengaburkan maksud asli ketika kurung itu menjadi tafsir sah.

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Yohanes 14:6
Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

20 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Terjemahan adalah selalu terjemahan, dan tidak ada istilah terjemahan sah. Teks aslinya bisa selalu Anda periksa, apakah benar ada salah terjemahan atau tidak, tentunya dengan syarat kalau Anda mengerti bahasa Arab.

Mungkin maksud Anda mengutip terjemahan yang benar itu seperti ini :

========================================================

Dan ketika Allah berfirman:

“Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?.”

Isa menjawab:

“Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku. Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib.

Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku yaitu: ‘Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu’, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.”

(QS 5:116 – 117)

========================================================

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Wadoooooh….

3 dalam 1 itu Allah, Isa, dan Rohul Qudus…sesuai dengan penemuan-penemuan yang menuliskan risalah dari abad pertama….

Bukan Allah, Isa, dan Maryam….

Wuaadooooh….

(-.-‘)

20 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya.

Jadi bahkan Anda pun mengakui kebenaran ayat Al-Quran di atas, bahwa Isa memang tidak pernah mengatakan “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?.”

Anda memang tidak menuhankan Maryam? Bagus itu, karena memang Rasulullah Isa a.s. juga tidak pernah memerintahkan seperti itu.

Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya.

20 06 2009
iyudh

Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar.

Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “TIGA”, berhentilah, lebih baik bagimu!

Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.

Al Masih sekali-kali tidak enggan menjadi hamba bagi Allah, dan begitu juga malaikat-malaikat yang terdekat. Barangsiapa yang enggan dari menyembah-Nya, dan menyombongkan diri, maka Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya.

(QS 4:171-172)

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Bukan mengakui kebenaran, tetapi karena ayat tadi tidak mengatakan mengenai kesalahan Trinitas, tetapi ayat tersebut salah berkata mengenai Trinitas.

Jadi, ayat AlQuran tersebut salah.

Yesus berkata
Yohanes 10:30
Aku dan Bapa adalah satu.”

Isa yang ngomong lho.

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Segala kemuliaan bagi Allah senantiasa.

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
(Maius 6:33)

Segala kemuliaan bagi Allah senantiasa.

20 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Kata Anda :

“… tetapi ayat tersebut salah berkata mengenai Trinitas.

Jadi, ayat AlQuran tersebut salah.”

Kata saya :

Ahhha, baru saya mengerti apa yang dikatakan parhobass tentang Trinitas dalam Al-Quran.

Bagaimana bisa Anda mengira ayat itu berbicara mengenai Trinitas? Apalagi lebih dikhususkan lagi : Trinitas menurut Anda?

Bung, lagi-lagi saya melihat Anda hanya menambahkan kata-kata “Trinitas” itu dalam kepala Anda saja, padahal jelas-jelas tidak ada dalam teks aslinya. Sama seperti yang Anda lakukan terhadap kitab suci Anda sendiri ketika berbicara mengenai anak tunggal Ibrahim. Hanya bedanya, kali ini Anda melakukannya untuk menyudutkan Al-Quran, sedangkan sebelumnya hal tersebut Anda lakukan untuk membela Alkitab.

Semoga Anda bisa lebih memahami mengapa saya katakan ekspektasi saya terlalu tinggi terhadap Alkitab.

Thx

20 06 2009
iyudh

Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; “Ini dari Allah”, untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu.

Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan.

(QS 2:79)

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Trinitas menurut saya? Tidak. Menurut semua tulisan mengenai risalah abad pertama.

Ya iyalah ga ada kata “Trinitas”, lha wong “Trinitas” itu hanya sebuah istilah…haduh…gimana sih? Sekali lagi Anda hanya membaca dan membaca, tidak menyelami rahasia Allah di dalamnya.

Segala kemuliaan bagi Allah senantiasa.

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
(Matius 28:19-20)

Segala kemuliaan bagi Allah senantiasa.

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Nha…mulai…mulai…mulai pake jurus “pemalsuan.” Padahal segala dalil “pemalsuan Alkitab” sudah dipatahkan oleh penemuan-penemuan arkeologi seperti Qumran.

Beuh…udah males kalo gini…

Mengenai Akhir Jaman.
Segala kemuliaan bagi Allah senantiasa.

Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.
(Wahyu 19:20)

Segala kemuliaan bagi Allah senantiasa.

Amin.

20 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Kata Anda :

“Nhaā€¦mulaiā€¦mulaiā€¦mulai pake jurus ‘pemalsuan.’ Padahal segala dalil ‘pemalsuan Alkitab’ sudah dipatahkan oleh penemuan-penemuan arkeologi seperti Qumran.”

Kata saya :

Bung, santai sajalah, kalau memang Anda tidak memalsukan firman Tuhan, berarti ancaman ayat tersebut tidak berlaku untuk Anda. Ayat ini berlaku salah satunya untuk nabi-nabi palsu yang banyak bermunculan sekarang ini, macam Lia Eden.

Oya, yang dimaksud ‘alkitab’ di ayat itu, bukan khusus pada kitab tertentu kok. Pengertiannya adalah kitab secara umum, yaitu buku. Jadi, jangan tersinggung ya. OK?

Semoga bisa dimengerti.

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Tapi mengapa ayat tersebut Anda cantumkan dalam pembicaraan kita ya?
Dari dulu saya selalu santai dalam menanggapi Anda.. ^^ dan ga pernah tersinggung.. ^^

Pada jaman Muhammad, orang Nasrani (dan Yahudi) disebut “Ahl-al-kitab yang tedahulu”, “Ahli Kitab sebelum kamu”, dan ayat-ayat dalam AlQuran tentang pemalsuan selalu ditujukan pada mereka, yang berarti AlQuran selalu menyerang Nasrani (dan Yahudi) sebagai orang-orang yang memalsukan Alkitab. Padahal sekarang semua tuduhan tersebut tidak terbukti. Parahnya, para pemercaya AlQuran malah mempergunakan kitab-kitab yang benar-benar terbukti palsu sebagai tameng untuk membenarkan Quran. Jadi ya ga pernah nyambung. (-.-‘)

Semoga bisa dimengerti semua yang pernah saya tuliskan. Completely ansewered. Coba selesaikanlah dulu kajian Anda, Anda akan temukan jawabannya bukan dari tulisan kasat mata Alkitab, tetapi rahasia di balik semuanya, dari TUHAN Semesta Alam, YHWH, Dzat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Isa Al Masih, Pemimpin Yang Dijanjikan, Rohul Qudus, Dzat Allah yang menyertai kita sampai akhir jaman.

20 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Tampaknya Anda-lah yang perlu menyelesaikan kajian Anda terhadap Al-Quran. Pernyataan Anda : “…AlQuran selalu menyerang Nasrani (dan Yahudi)…” sangat jelas menunjukkan Anda hanya setengah-setengah dalam memahami Al-Quran.

Coba simak beberapa ayat Al-Quran berikut ini :

“Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidaklah mereka bersedih hati.” (QS 2:62)

“… Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: ‘Sesungguhnya kami ini orang Nasrani.’ Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri.” (sebagian QS 5:82)

Semoga bisa menambah wawasan Anda tentang Al-Quran.

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

“…dan ayat-ayat dalam AlQuran tentang pemalsuan selalu ditujukan pada mereka…”

Tampaknya Anda yang belum menyelesaikan pembacaan dan pemahaman Anda terhadap komentar saya… (-.-‘)

20 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Saya semakin yakin Anda memang hanya setengah-setengah dalam mempelajari Al-Quran.

Kata Anda :

“..ayat-ayat dalam AlQuran tentang pemalsuan selalu ditujukan pada mereka..”

Kata saya :

Mungkin perlu sedikit saya luruskan anggapan Anda. Menurut Al-Quran, Taurat dan Injil memang diturunkan kepada kaum Yahudi. Kalau ada yang melakukan pemalsuan terhadap dua kitab suci itu, siapa lagi kalau bukan mereka? Atau mungkin perlu sedikit saya koreksi menjadi : siapa lagi kalau bukan sebagian dari mereka?

“Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud.” (QS 3:113)

“Dan sesungguhnya diantara ahli kitab ada orang yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka sedang mereka berendah hati kepada Allah dan mereka tidak menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sesungguhnya Allah amat cepat perhitungan-Nya.” (QS 3:199)

Semoga bisa semakin menambah wawasan Anda tentang Al-Quran.

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Berarti Anda melihat orang Kristen (dan Alkitab) dari sudut pandang AlQuran?
Pantes aja ga pernah dapet jawaban dari ekspektasi Anda… (-.-‘)

“Diturunkan…”? Saya bertanya pada Anda, bagaimana proses “nuzul”nya Alkitab? Btw, kitab Nasrani itu “Taurat, Neviim, Ketuviim, Injil, Surat-surat,….,sampai Wahyu” lho…bukan cuma Injil…

Ok, kalau memang ada (sebagian) yang memalsukan, sekarang tunjukkan mana orang Nasrani yang memalsukan dan mana yang tidak memalsukan?
Dan mana Alkitab yang asli dan mana yang palsu? ^_^ Silakan katakan saja, jangan ragu-ragu.

20 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Kata Anda :

“Berarti Anda melihat orang Kristen (dan Alkitab) dari sudut pandang AlQuran?
Pantes aja ga pernah dapet jawaban dari ekspektasi Andaā€¦”

Kata saya (sekali lagi) :

Itulah yang saya maksudkan ekspektasi saya yang terlalu tinggi kepada Alkitab. Dan itulah yang saya maksudkan bahwa kita berdua memang punya ekspektasi yang jauh berbeda terhadap benda yang sama.

Mungkin perlu saya tambahkan juga, sekitar 7 tahun yang lalu saya memandang Alkitab dan Al-Quran dari pandangan seorang atheis. Dan hasilnya? Alhamdulillaah, saya masih muslim sampai sekarang.

Kata Anda :

“… bagaimana proses ā€œnuzulā€nya Alkitab? Btw, kitab Nasrani itu ā€œTaurat, Neviim, Ketuviim, Injil, Surat-surat,ā€¦.,sampai Wahyuā€ lhoā€¦bukan cuma Injilā€¦”

Kata saya :

Saya bicara tentang Taurat dan Injil, dan tidak ada urusannya dengan Neviim, Ketuviim, dan kitab-kitab lainnya itu. Taurat diturunkan kepada Rasulullah Musa a.s., sedangkan Injil diturunkan kepada Rasulullah Isa a.s. Kitab lainnya : no comment ^_^

Kata Anda :

“Ok, kalau memang ada (sebagian) yang memalsukan, sekarang tunjukkan mana orang Nasrani yang memalsukan dan mana yang tidak memalsukan?
Dan mana Alkitab yang asli dan mana yang palsu? ^_^ Silakan katakan saja, jangan ragu-ragu.”

Kata saya :

Bung, sepertinya perlu saya ingatkan lagi, saya tidak pernah menuduh sebagian orang Nasrani memalsukan kitab. Yang saya bicarakan adalah sebagian orang Yahudi, karena memang Taurat dan Injil diturunkan di tengah-tengah mereka. Silahkan Anda periksa sendiri, Anda akan dapati Al-Quran mempunyai pandangan yang positif terhadap kaum Nasrani.

Bukan berarti Al-Quran memiliki pandangan yang melulu negatif tentang orang Yahudi. Kalau Anda perhatikan, Islam sangat memuliakan Yusuf a.s. bin Yakub a.s., Musa a.s., Harun a.s., Daud a.s., Sulaiman a.s., Zakaria a.s., Yahya a.s., Isa a.s., dan sebagaimana kita ketahui bersama, nabi-nabi (menurut Al-Quran) yang saya sebutkan itu semuanya adalah orang Yahudi (bani Israel). Termasuk juga bapak-bapak mereka Yakub a.s., Ishak a.s., dan Ibrahim a.s., mempunyai tempat yang sangat mulia di mata Islam.

Mana Alkitab yang asli, dan mana yang palsu? Wallaahua’lam. Allah-lah yang lebih mengetahui. Anda sendiri bukannya telah mempelajari seluruh isi Alkitab dengan komprehensif? Mengapa Anda bertanya kepada saya? Coba tanyalah kepada diri Anda sendiri. Saya yakin Anda orang yang cerdas. Kalau menurut Anda semuanya asli, saya cuma bisa bilang :

“Tidak ada paksaan dalam agama; sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS 2:256)

Thx

20 06 2009
MossackAnmeā„¢

Segala kemuliaan bagi Allah senantiasa.

Saya dulu Kristen lahir, Kristen yang memahami sebuah Taurat, Neviim, dan Ketuviim (kitab Yahudi yang lengkap) dan Injil s.d. Wahyu secara stagnan layaknya Muslim memahami Quran. Akhirnya saya lakukan kajian komprehensif terhadap semua kitab, sampai kitab-kitab yang jelas palsu-pun saya kaji, untuk mendapatkan hasil yang benar-benar komprehensif, tidak setengah-setengah. Dan sekarang, dengan anugerah TUHAN yang telah memberikan jiwa, otak, dan hati ini, Alhamdullilah, kajian komprehensif saya selesaikan, saya melepaskan diri dari agama Kristen lahir, dan memilih Jalan yang Lurus sebagai jalan hidup saya, bukan sebagai sebuah agama. \(^o^)/

Segala kemuliaan bagi Allah senantiasa.

Ok, kalau menurut Anda kita berbeda ekspektasi, sekarang katakan pada saya, “Apa ekspektasi Anda terhadap Alkitab?> Sampai Anda bisa menilai bahwa ekspektasi Anda tersebut Anda letakkan terlalu tinggi.” ^_^
Atheis itu “tidak mengakui adanya TUHAN,” bukannya “tidak beragama.” Dan Firman itu qidam dan huduts, bukan hanya “benda.”

Lagipula, kalau Anda berkata “tidak ada urusan” dan “no comment” terhadap kitab lain (Neviim, Ketuviim, s.d. Wahyu) selain Taurat dan Injil, jelas bahwa berarti kajian Anda belum selesai. Mengerti maksud saya? ^^

Orang Yahudi TIDAK PERNAH memalsukan kitab. Itu yang terjadi dan hanya itu yang terjadi sampai sekarang. Isa-pun tidak mengatakan bahwa Yahudi memalsukan kitab, tetapi Yahudi terlalu melihat sebuah kitab dengan pemahaman yang stagnan dan terpaku pada yang tertulis, layaknya saya dulu dan sekarang Anda.

Aduh…susah…kalau Anda bilang “Wallaahuaā€™lam”, berarti Anda mempercayai Quran secara buta dan tidak melakukan kajian komprehensif. Mengerti maksud saya? ^^
Kita memang harus mempercayai TUHAN secara penuh dan tanpa ragu-ragu, tetapi bukan berarti kita membabi buta melihat kitab-kitab lain dengan cara pandang satu kitab saja. Malah Anda yang jelas terlihat setengah-setengah dalam mempelajari AlQuran, apalagi mempelajari yang lain. Mengerti maksud saya?

Kalau “telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat”, mana yang sesat? Mana yang benar? Dan apa buktinya? (^?^)

Bagi saya, Tanakh (kitab Yahudi) itu ASLI, AlKitab (kitab Kristen) itu ASLI, dan AlQuran (kitab Islam) itu ASLI. \(^o^)/ Saya memastikan bahwa Tanakh itu TIDAK dipalsukan, AlKitab itu TIDAK dipalsukan, dan AlQuran juga TIDAK dipalsukan. Benar-benar masih ASLI sampai sekarang.
Benar-benar ASLI buatan tangan manusia. (-.-‘) Yang berbeda adalah antara “Peng-ilham” AlKitab dan AlQuran. ^^

Memuliakan sih memuliakan, berpandangan positif sih berpandangan positif, tapi tetep aja “yang bener yang mana?”

21 06 2009
iyudh

“Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka ma’afkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS 2:109)

“Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah kepada suatu kalimat yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah.” Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: ‘Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri.'” (QS 3:64)

21 06 2009
iyudh

@MossackAnme :

Saya rasa sekarang benar-benar saat yang tepat untuk mengakhiri “diskusi” ini. Mengenai ekspektasi saya terhadap sebuah kitab suci, sudah pernah saya jawab, silahkan dicari lagi.

Mengenai komentar Anda tentang pemahaman Yahudi yang stagnan, terima kasih, hal itu semakin menambah keyakinan saya kepada Al-Quran.

“Dan orang-orang Yahudi berkata: “Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan”, dan orang-orang Nasrani berkata: “Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan,” padahal mereka membaca Al Kitab. Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui, mengatakan seperti ucapan mereka itu. Maka Allah akan mengadili diantara mereka pada hari Kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya.” (QS 2:113)

Kalau ada pertanyaan lain tentang Al-Quran, silahkan dikaji sendiri, saya yakin Anda orang yang cerdas.

21 06 2009
MossackAnmeā„¢

Dan saya malah jadi punya tanda tanya besar, bahwa Anda tidak pernah melakukan kajian yang komprehensif terhadap kitab-kitab yang ada dan masih sangat jauh dari kebenaran kenyataan yang sudah ada dan akan tetap ada. Terimakasih, Anda memperkuat saya bahwa hanya AlKitab-lah kitab yang paling terakhir berdiri ketika kajian komprehensif sudah dilakukan dengan benar-benar komprehensif dan tidak setengah-setengah.

Kristen itu berpegangan pada kitab Yahudi juga, karena Isa-pun tidak membatalkan Taurat, tetapi meyelesaikan semua Janji-Janji Allah mengenai Pemimpin Yang Dijanjikan. Malah Yahudi punya cara pandang sangat-sangat mirip dengan Muslim. Kalau saudara Iyudh makin kuat karena saya berkata “stagnan,” tanda tanya besar lagi.

Ok, kita akhiri disini. Kalau masih ada ekspektasi tersisa, ekspektasi itu ga akan sia-sia kalau kajian dilakukan dengan benar-benar komprehensif dan tidak setengah-setengah. Saya yakin Anda orang yang cerdas.

Segala kemuliaan bagi Allah senantiasa.

Aku bersaksi tiada yang disembah kecuali Allah, dan aku bersaksi bahwa tiada yang berkuasa kecuali Kristus
(Syahadat asli Jalan Yang Lurus, yang diserap dan diubah Muhammad menjadi syahadat Muslim).

Segala kemuliaan bagi Allah senantiasa.

“Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.
(Injil Matius 7:15-20)

Segala kemuliaan bagi Allah senantiasa.

Allah, YHWH Tuhan Semesta Alam, Isa, Pemimpin Yang Dijanjikan, Rohul Qudus, Dzat Yang Menuntun, selalu menyertai Anda sampai kesudahannya.

Amin.

22 06 2009
lohot simanjuntak H16

@mossackanme
bagi saya, yang sangat menarik adalah masalah patung yang disebut diatas
kalau boleh tau patung yang mana ya ?karena dijelaskan bahwa sipenyesat itu telah memberi kuasa nya yang besar kapada patung itu,dan disembah pula.apakah dia patung liberty,atau patung yang di rio dejaneririo,atau……

22 06 2009
MossackAnmeā„¢

Pertama, apa yang Anda maksud ketika menulis “apakah dia patung liberty,atau patung yang di rio dejaneririo,atauā€¦ā€¦“? (^?^)

Maksud Anda bagaimana? Tuliskan saja, jangan ragu-ragu.. ^_^

22 06 2009
lohot simanjuntak H16

maksudnya atau patung yang mana saja dimuka bumi ini
mauliate godang parjolo-horas

23 06 2009
parhobass

bung iyudh;
minta penjelasan soal Alquran boleh kan ;
ini saya copy dari postingan Anda langsung

Al Masih sekali-kali tidak enggan menjadi hamba bagi Allah, dan begitu juga malaikat-malaikat yang terdekat. Barangsiapa yang enggan dari menyembah-Nya, dan menyombongkan diri, maka Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya.

siapa Object, Subject nya, keterangan tempatnya?
jika Object ketiga adalah orang yang sombong, kenapa Subject pertama mengumpulkan kepadaNya…? orang sombong ke nereka apa ke sorga ? Subject pertama di Surga apa neraka ?

23 06 2009
MossackAnmeā„¢

Iya tahu, tetapi mengapa Anda menuliskan “patung liberty” dan “patung yang di rio dejaneririo”,,patung apa yang ada di “riodejneririo”? ada apa dengan kedua patung tersebut?

23 06 2009
lohot simanjuntak H16

oke deh case close

24 06 2009
MossackAnmeā„¢

case closeD

Hadooh…
Ga jelas nie…buka tutup nggantung gitu…

(-.-‘)

16 07 2009
Naraja

Inilah pesan Jesus bagi manusia yang percaya kepadaNya:

“Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.” (Yohannes 6:40)

Dan inilah juga ‘pesan’ Jesus bagi mereka (siapa saja) yang tidak (mau) mengerti Alkitab:

“Yesus menjawab mereka: “Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!” (Matius 22:29)

Salam buat Bung Jeph dan Cs-Cs yang bergabung di web ini.

Horas.

20 07 2009
Robinson Agus Sihotang

@ For All
Segala sesuatu akan diuji pada waktunya.
Lihat manusia itu berdasarkan karya hidupnya apakah selaras dengan imannya hingga waktu akhir hidupnya. Pegang segala sesuatunya berdasarkan keyakinan kita masing-masing. Amin

12 09 2009
rodrymikhael

saya yakin bahwa secara nurani mereka sebagai manusia (terlepas dari ajaran agama), mereka tahu bahwa poligami dan selingkuh itu menyakiti perasaan orang lain dan menimbulkan kecemburuan… tapi ya itu, mereka udah terlanjur dibutakan oleh ajaran mereka, apalagi yang mereka “teladani” melakukan hal serupa… perasaannya ditumpulkan oleh keinginan biologist semata

7 01 2010
san

Baik menurut orang belum tentu baik menurut yang lain…
ahhh,,, memang lah dunia ini…

9 10 2010
itong sumalunga

Mantab kali ni ngomongnya … tak percaya aku bacanya… tapi marilah kita introspeksi diri .. klo menurutkan akal manusia gak bisa kita putuskan… kembali saja ke Kitab Masing-masing… Al Qur’an Yang Benar, Injil Yang Benar… Buang itu semua Kitab-Kitab Yang Sudah DIpalsukan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: