Mana lebih pintar

31 03 2009

selingkuhpoligami

Lihat beritanya disini dan disana





Apakah Yesus Tuhan?

25 03 2009

Mari Belajar Menjawab Mereka 2

Melanjutkan postingan saya yang lalu, kali ini saya mencoba berbagi pengetahuan dengan tema yang sedikit lebih berat tapi sangat penting.

Banyak saudara – saudara kita terkasih muslim dengan percaya diri yang tinggi meminta kita untuk menunjukkan dimana Yesus menyatakan dirinya Tuhan atau dimanakah Yesus mengajarkan Trinitas? Saya akan membahas yang pertama, untuk Trinitas akan saya bahas nanti.

Untuk menjawab hal ini mudah sebenarnya. Dan seperti sudah saya utarakan, hanya butuh sedikit usaha yaitu : baca Alkitab. Tapi terlebih dahulu saya ingin berbagi sebuah pemikiran yang sering “dilewatkan” kalau tidak mau dibilang “aneh”.

Kalau ada orang yang percaya bahwa Tuhan menciptakan alam semesta dari kosong menjadi ada, lantas mempertanyakan : “Bagaimana mungkin Tuhan punya anak?” adalah sesuatu yang bertolakbelakang dengan kepercayaannya sendiri yaitu KEMAHAKUASAAN Tuhan. Bukankah pertanyaan yang sama berlaku :”Bagaimana mungkin menciptakan alam semesta dari kosong menjadi ada?”

“Punya anak” disini tentu saja bukan seperti makhluk hidup yang bereproduksi. Yang kita bicarakan adalah Tuhan. Tentu saja segalanya serba Ilahi. Cara Tuhan memiliki “anak” tentu tidak sembarangan. Kita semua tahu bagaimana Tuhan “memiliki anak” dalam Alkitab, dan Alquran pun menyetujui hal ini, yaitu Maria yang perawan, dengan Kuasa Ilahi dapat hamil, dan melahirkan Putra dimana Firman Tuhan (Khalimatullah) diatasnya.Tapi hanya disitu persamaannya. Selebihnya Islam mengakui Yesus Kristus atau Isa Al Masih HANYA sebagai nabi biasa.

Kita yang pernah membaca Alkitab tentu merasa ada yang kurang. Yesus itu nabi adalah tidak salah. Namun tidak lengkap. Itu hanya setengah dari informasi yang ada. Dan kita juga agak jengah, karena informasinya itu datang 600 tahun kemudian bukan dari orang yang pernah tinggal, makan, tidur, berjalan, hidup, bersama Yesus.

Yesus menyatakan dirinya Tuhan ada dalam Yohanes 13:13 :

“Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.”

Hanya itukah yang Yesus katakan mengenai Ketuhanannya ? Berikut beberapa ayat penting yang orang Kristen harus ketahui mengenai Yesus untuk menjelaskan hal ini :

1. Yoh 8:12
Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”

2. Yoh 14:6
Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

3. Yoh 11:25
Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,

4. Yoh 10:11
Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

5. Yoh 10:9
Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

6. Yoh 6:51
Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”

7. Yoh 15:1
“Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.

8. Wahyu 1:8
“Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”

Injil juga menceritakan kejadian ketika Yesus berhadapan dengan orang Yahudi (Farisi) dan menanyakan tentang diriNya. Jawaban Yesus sangat penting dan krusial karena inilah jawaban yang ditunggu-tunggu milyaran manusia selama ribuan tahun : BENARKAH TUHAN ADA ?

Selama itu manusia hanya melihat dewa-dewi dari batu, kayu, tanah, metal dll. Kali ini mereka berhadapan dengan Yesus, Anak Manusia yang melakukan banyak mukjijat irasional dan anti hukum alam,dan mendengar klaimNya tentang Anak Tuhan tapi juga Anak Manusia.

Inilah jawaban Yesus :

Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.(Yoh 8 : 58)

Jawaban ini tidak hanya menjawab Ketuhanan Yesus, tapi juga menjawab mereka yang mengaku agama samawi (agama yang berasal dari Ibrahim/Abraham) namun memberikan klaim yang berbeda dengan yang Yesus sendiri nyatakan.

Sebagai Anak, tentu kesannya kurang afdol jika Sang Bapak tidak mengiyakan/melegitimasi ucapan AnakNya, dimanakah Tuhan memberikan stempel persetujuanNya?

Mat 3 : 17 :
“lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.

Jadi kalau ada nabi yang mengaku penerus nabi-nabi sebelumnya, bahkan menyempurnakan agama sebelumnya, tapi ada perbedaan signifikan-krusial-maha penting dalam pesan-pesannya, adalah keanehan yang amat sangat luar biasa aneh.

Jika ada seorang Anak Manusia mengaku juga sebagai Anak Tuhan, lalu sekitar 600 tahun kemudian, ada nabi lain mengatakan hal yang berbeda, bahwa Yesus cuma nabi biasa seperti dirinya, kemungkinannya cuma 2 : Tuhan telah bohong atau nabi itu telah salah. Kita semua tahu Tuhan tidak bohong.

Jadi bagaimana jika seseorang mengaku sebagai Tuhan? Kemungkinannya cuma 2 : Dia benar-benar Tuhan atau dia orang gila.

Bagaimana memverifikasi klaim Yesus tersebut? Dia harus membuktikannya (kalau gak mau dibilang gila). Bagaimana Yesus membuktikan klaimnya itu?

Banyak mukjijat dilakukanNya dan membuktikan Kuasa IlahiNya. Saya membaginya jadi 5 kalau ada jenis pembagian lain atau mau menambahkan silahkan :

1. Yesus berkuasa atas alam : mengubah air menjadi anggur (Yoh 2:1-11); menghentikan badai (Mar 4:35-41; Mat 8:18-27; Luk 8:22-25); berjalan di air (Mat 14:22-33; Yoh 6:15-21; Mar 6:45-52); mengutuk pohon ara (Mar 11:12-26);

2. Yesus berkuasa mengalahkan setan : Mengusir roh jahat (Mark1:21-28; Luk 4:31-37, Mark 5:1-20; Matthew 8:28; Luke 8:26 dll)

3. Yesus berkuasa atas penderitaan manusia : menyembuhkan berbagai penyakit seperti lepra, buta, tuli, lumpuh, infertilitas, kusta, dll (Yoh 4:46-54, Mar 1:29-31; Luk 4:38-39; Mat 8:14-15 dll banyak kali bah cari saja sendiri)

4. Yesus berkuasa atas nyawa : membangkitkan orang mati (Luk 7:11-16; Yoh 11:1-46; dll)

5. Yesus berkuasa atas nafkah hidup : memberi makan ribuan orang (Yoh 6:1-14; Mat 14:13-21; Mak 6:32-44; Luk 9:10-17; Mar 8:1-10; Mat 15:32)

Yang menjadi pertanyaan : Siapakah yang berkuasa atas alam, penderitaan manusia, nyawa, nafkah bahkan setan? Bukan hanya berkuasa tapi memberikan jawaban mengatasi masalah-masalah itu? Jawaban sudah didepan hidung Anda, tapi ada sesuatu yang menghalangi Anda. Entahlah.

Biasanya seorang muslim yang pernah belajar atau membaca tulisan Apologetik mengajukan pertanyaan : Jika Yesus Tuhan, mengapa Dia berdoa kepada Tuhan? Hal ini kemungkinan ada 3 doa yang dimaksud : Doa “Bapak Kami”, doa Yesus dimalam sebelum disalibkan, serta rintihan Yesus ketika disalibkan yaitu “Eli, Eli Lama Sabakhtani”

Untuk yang pertama, Doa Bapak Kami didoakan Yesus untuk mengajarkan murid-muridnya doa yang baik dan benar.

Yoh 6 : 5-9

“Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.

Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.

Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.

Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,”

Perhatikan perkataan Yesus sebelum berdoa terutama kata-kata yang saya tebalkan, jelas sekali bahwa Yesus sedang mengajari pengikutnya waktu itu.

Untuk yang kedua dan ketiga, ini ada hubungannya dengan Trinitas, yang akan saya bahas selanjutnya. Namun saya coba bahas singkat untuk menjawab pertanyaan diatas.

Seperti kita ketahui Alkitab mengajarkan kalau ada 3 Persona yang tak terpisahkan dalam Tuhan: Bapa, Putra dan Roh Kudus. Karena mereka berbeda secara Persona, mereka memiliki hubungan khusus dan bisa berdialog diantara mereka sendiri (sekali lagi ingat hukum KEMAHAKUASAAN Tuhan seperti yang di awal saya tulis). Karenanya Yesus tidak berdoa kepada dirinya sendiri tetapi kepada Bapa. Alkitab mengajarkan kalau Yesus itu 100 % Tuhan, dan juga 100% manusia, jadi tidaklah mengherankan Kristus yang manusia yang takut akan Tuhan yang selalu mengucap doa kepada BapaNya yang di Surga.

Sekarang mengapa Yesus berteriak “Tuhan mengapa Engkau meninggalkan Aku” ini terkait erat dengan tugasnya menanggung seluruh dosa manusia dan menebusnya di kayu salib. Sama seperti doa Yesus sebelum disalib, sisi Manusia Yesus menanggung seluruh dosa manusia, teriakan dan kata-katanya selama di kayu salib, hanyalah bentuk ekspresi penderitaan yang begitu berat.

Ada yang perlu saya bagikan berdasarkan pengalaman yang saya alami sendiri. Biasanya saudara-saudara terkasih kita muslim jika sudah diberi jawaban suka mengeluarkan jurus “Pedang bermata dua” yaitu mengatakan kalau Alkitab sudah dipalsukan/diubah manusia.

Jika ditanya mana yang asli tentu mereka tidak punya, atau mereka punya “injil” Barnabas yang lebih sesuai dengan pandangan mereka (Untuk kitab khusus ini akan dibahas nanti, atau kalau sudah gatal gak tahan mau tahu, cari sendiri saja). Tapi untuk jurus “Pedang bermata dua” pandangan ini berasal dari al Quran sendiri yang menyatakan kalau Injil atau Alkitab sudah dipalsukan. Yang mana ayatnya tanyakanlah kepada mereka, mana kutahu. Yang pasti ini benar-benar “Pedang bermata dua” karena disatu sisi menusuk emosi kita, disisi lain merobek kitab mereka sendiri, karena al Quran menyuruh muslim mencari nubuatan tentang Muhammad di Alkitab.

Tetapi ketika melihat Alkitab isinya berbeda dengan yang mereka harapkan (contohnya Ketuhanan Yesus ini) mereka akan menganggap rendah Alkitab kita dengan perkataan “dipalsukan”, “diubah manusia”. Ini adalah standard ganda yang sering mereka lakukan. Di satu sisi menginginkan legitimasi, tapi jika tidak ada, menjatuhkan kredibilitas Alkitab. Lebih aneh lagi jika dihubungkan dengan klaim Muhammad sebagai penerus nabi sebelumnya, bagaimana dapat dikatakan penerus jika tidak sinkron dan kontinu pesan yang disampaikan dari kitab-kitab sebelumnya ?

Demikianlah, lebih kurangnya silahkan lebihkan – kurangi sendiri, kalau ada pertanyaan dan bisa saya jawab, saya jawab, kalau tidak silahkan mencari sendiri di website answering-islam.org.

Berikut kutipan dari Yohanes 1:1-14 untuk menggaris bawahi apa yang saya coba bagikan diatas :

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.

Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.

Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.

Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes;

ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya.

Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.

Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.

Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.

Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.





Partai Sampah

23 03 2009

partaisampah





Jangan Bohong Kau!

18 03 2009

jgn-bohong





Pasar Senen, Jakarta

11 03 2009

pasar-senen





Minta Tolong Bang

11 03 2009

bukabotolbang