Ancaman Penutupan Gereja

16 01 2009

Lagi-lagi  penindasan terjadi. Tidak hanya di tanah Batak yang mayoritas kristen, di Manado, Sulut pun mendirikan rumah ibadah adalah sesuatu yang haram. Heran, padahal daerah yang mayoritas kristen terkenal damai dan tidak ada sejarahnya penutupan masjid.

Ancaman Penutupan Gereja
Kapolda: Ormas Jangan Main Hakim Sendiri

Oleh
Novie Waladouw


Manado–Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Brigjen Pol Bekto Suprapto mengungkapkan bahwa ormas yang membawa nama agama jangan main hakim sendiri. Mereka tidak berwenang menutup tempat ibadah. ”Prinsipnya ormas jangan main hakim sendiri. Indonesia negara hukum. Masalah ini harus diserahkan kepada pemerintah dan akan ditangani oleh pihak berwajib,” ujar Bekto kepada wartawan dalam rapat koordinasi di Kantor Gubernur, Rabu (14/1).  Namun, menurut Bekto, masalah yang terjadi di Bolmong masih terkontrol dan dalam penanganan pemerintah setempat. Meskipun sudah menimbulkan keresahan, masalah ini sudah ditangani Muspida Bolmong.


Kapolda mengimbau masyarakat agar tetap menciptakan kedamaian, kerukunan dan keamanan di Sulut. Potret kerukunan antarumat beragama yang sudah sekian lama mengakar di Sulut bahkan menjadi contoh nasional dan internasional tidak boleh dikotori. Ancaman sebuah ormas yang menatasnamakan agama di Bolaang Mongondow (Bolmong) untuk menutup Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) Imanuel Kotamobagu di Sulut harus disikapi.

Jangan Terprovokasi
Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang kepada wartawan di Manado, Rabu, meminta masyarakat dan umat beragama di Sulut jangan terpancing atau terprovokasi. ”Seluruh elemen diminta menyikapi masalah GMIBM dan salah satu ormas di Bolmong itu dengan kepala dingin. Apalagi kerukunan antarumat beragama yang sudah terpelihara dengan begitu baik selama ini mutlak dipertahankan karena ‘torang samua basudara’ (kita semua bersaudara). Untuk itu semua pihak harus menyerahkan sepenuhnya penanganan masalah ini kepada pemerintah serta aparat keamanan,” ujar Sarundajang.


Tokoh masyarakat Bolmong, Jambat Damopolii yang juga mantan bupati Bolmong mengatakan, pesan “torang samua basudara” harus terus dipelihara, juga moto leluhur Bolmong ”Mototompiaan, Mototabian bo Mototanoban” (saling memperbaiki, saling menyayangi dan saling mengingatkan) .Menurut dia, persoalan ini jangan dibawa lebih jauh karena justru akan memicu konflik dan mengganggu kerukunan antarumat beragama. Oleh sebab itu, marilah kita jaga persatuan dan kesatuan.
Ketua Badan Pekerja Sinode GMIBM, Pdt AO Rumengan melalui Sekretaris Pdt CH Raintama yang dihubungi SH, Rabu, mengaku pihaknya belum menerima surat resmi terkait suka dan tidak suka lokasi peribadatan di GMIBM Imanuel Kotamobagu. ”Kalau ada surat resmi dari Depag, sudah pasti kami akan bahas di tingkat sinode,” ujar Raintama.


Kakandep Agama Bolmong, Suhada Mokoagow, menegaskan semua agama yang diakui pemerintah, sama di mata Depag. Begitu juga dalam mendirikan lokasi peribadatan tidak ada yang dianaktirikan. Namun, dalam hal lokasi ibadah harus mengantongi izin dari pemerintah.
Ketua Forum Kerja Sama Antarumat Beragama (FKUB) Sulut, Nico Gara yang dihubungi terpisah, juga menyampaikan supaya jemaat GMIBM Imanuel Kotamobagu tenang. Masyarakat di Sulut jangan sampai terpancing.

Antisipasi permasalahan ini FKUB Sulut meminta masyarakat berdoa supaya masalah ini jangan sampai memancing emosi umat beragama. ”Masalah ini perlu ditangani oleh seluruh FKUB baik kabupaten/kota setempat maupun provinsi,” ujarnya. Sebagaimana diketahui, 7 Januari 2008, sebuah ormas yang mengatasnamakan agama mengeluarkan surat meminta GMIBM Imanuel Kotamobagu ditutup karena tidak mengantongi izin untuk pelayanan ibadah. Surat itu ditujukan ke Wali Kota Kotamobagu, Kajari Kotamobagu, Kapolres, Dandim, Kandepag, MUI Bolmong dan FPI Jakarta.

http://www.sinarhar apan.co.id/ berita/0901/ 15/nus01. html


Aksi

Information

38 responses

16 01 2009
Bang Poltak

Lagi-lagi ormas itu.
Sepertinya pemerintah sengaja membiarkan mereka hidup terus.
Mungkin unjuk menjaga agar selalu ada konflik.
Jadi polisi dan politisi selalu punya kerjaan.
Minimal buat ngebacot di tv.

17 01 2009
Pandulo

Ah………sudah kemana akal orang-orang yang di atas sana ya………keqi kali kurasa dengan kejadian yang menghina kemampuan berfikir orang yang paling goblok sekalipun……. e tehe……

Alai molo so songoni dang halakinon i, ninna roha muse ma…….

18 01 2009
Cinta Damai

Horas…

Memang melihat hal seperti ini tidak akan habisnya, apalagi jika penuh dengan emosi. saya pikir kegiatan menutup tempat ibadah adalah salah. kecuali memang tidak sesuai dengan aturan resmi yang berlaku. Namun perlu juga dilihat dalam konteks yang lebih luas, bahwa perbedaan ini harus mulai di rapikan.. cuplikan berita diatas terlihat hanya disorot dalam 1 sisi yang memang sangat manjur disampaikan di blog ini. mengingat penulis blog, ma’af.. “hanya meletakkan saja artikel ini dengan disertai tulisan pengantar yang menurut pandangan saya provokatif.

padahal bila dicermati ada point diparagraph terakhir yang tertulis ttg masalahnya. yaitu izin.

Yuk.. dengan kartun orang batak ini, bikin kita yang satu suku batak dan punya beda agama ini bisa menjadi motor solusi dan contoh bagaimana batak itu saudara dari oppu Radja Batak.

Mohon ma’af jika ada yang kurang berkenan..

19 01 2009
jephman

itu dia bung cinta damai, IZIN itu tidak pernah diberikan walaupun sudah diusahakan bertahun-tahun.

Lagi pula apakah semua Masjid, Pura, Klenteng, dll di daerah YANG MAYORITAS penganut agama tempat ibadah itu berdiri mengantongi ijin?

Tolonglah adil & jujur sekali-kali.
Jangan Si IZIN jadi kambing hitam terus, kasihan dia.

19 01 2009
pandoit

Bah puang boha na ma i, hurippu do holan di Jawa on songoni, ck..ck..ck..

19 01 2009
fery

Hahahaha…kalau sudah kebuka borokna baru ngaku2 keturunan Oppu Radja Batak. (padahal kadang malu mengaku sbg org batak) Harusnya Bang Jephman nulisnya lengkap: “Heran, padahal daerah yang mayoritas kristen terkenal damai dan tidak ada sejarahnya penutupan masjid (TERMASUK YANG TIDAK ADA IZINNYA)”

20 01 2009
Cinta Damai

hahaha..

Lae Fery..
ya sudah gpp lae.. mau bicara begitu. mungkin memang lae berpikiran begitu.
semoga dunia lebih baik setelah komentar lae fery 🙂

20 01 2009
fery

dunia ga lebih baik setelah saya komen. tp pasti lebih baik kalau ga ada orang munafik yg mau menang sendiri. cobalah cek masjid di sekitar rumah anda, punya izin belom?

23 01 2009
Israel Rio RP

FYI Bolaang Mongondow di Sulut memang kantong Islam makanya agak terbelakang..saya pernah kesana. Padahal, di tanah Batak, masjid (termasuk yg tak berizin) bebas berdiri megah di pusat kota (entah kenapa juga mereka doyan meletakkan masjid di pintu masuk dan pusat kota), lihat contohnya Tiga Dolok, Parapat, Balige, Parsoburan, dll, kesannya pamer dan ingin bilang, “ini lho kami, yg paling berkuasa, paling benar”. Ahh…

Tapi seperti yg dibilang lae Pandulo, “kalau nggak gitu ya bukan mereka”

24 01 2009
farel

Manado ?? kok bisa yahh ??

kok di Sumut ga ada penutupan mesjid yah .. dah mayoritas tetap aja ditutup gereja

heyan dechh

ayooo goyang duyuuu pak aji

25 01 2009
adieska

Lagi-lagi FPI. Sialan emang tuh ormas… Front Perusak Indonesia

30 01 2009
Polan

Ya maklum saja “kaum” yang propaganda sebagai “cinta damai”, padahal pengacau, gampang tesinggung dan kebakaran jenggot, dan sulit mengampuni dengan idiologi “mata ganti matanya / gigi ganti giginya” . memang hanya orang2 yang punya jenglot eh.. jenggot yang bisa kebakaran. Saya hanya mau kita tetap sabar, terus mengasihi mereka yang membenci kita, karena kalau kita hanya mengasihi orang-orang yang mengasihi kita, maka apa lebihnya kita dari mereka, apa bedanya kita dari mereka (orang2 yang hanya mengasihi orang yang mengasihi mereka) demikian kata Tuhan Yesus. Ijin gereja adalah salah satu dari sekian banyak ketidak adilan di negeri ini. Tapi alkitab berkata kita harus terus mendoakan kesejahteraan bangsa (termasuk para pemimpinnya) yang ke dalamnya kita diutus Allah. Paulus tetap mengingatkan kita bahwa kewargaan kita adalah dari sorga. Kiranya Tuhan Yesus memberkati para pemimpin agar bisa lebih arif dan takut akan Tuhan dalam kebajikannya…Amiiiin…. I do tong…. i ma tong

2 02 2009
Andy Sailla

Mungkin sebagai berita buat teman-teman sekalian.
Kemaren saya Gereja tepatnya di HKBP bandung timur.
Saya baca tingting 😀 (Warta Jemaat) tentang penolakan tokoh masyarakat sekitar terhadap pembangunan Gereja HKBP didaerah panyileukan. Akhirnya rencana pembangunan Gereja dibatalkan.

Kenapa dimasa yang sedemikian modren ini masih ada aja praktek begituan ?
Apakah keberadaan Gereja menganggu masyarakat sekitar ? Setahu saya tanahnya legal dan dalam proses pembelian. Dan itu rumah ibadah, bukan diskotik yang mungkin bisa mengarah kearah tindakan kriminal.
Sedemikian takutnya kah Islam terhadap pembangunan Gereja ?

16 02 2009
Willy

Kan i do parmurukku tu halak i !!! hehe…..
Tp tidak apalah…… Saya kadang suka dengar berita ada gereja yang mau ditutup atau di rusak. Karena semakin Kristen itu di tekan, semakin dia menyebar kemana2. Ibarat air kan? Tapi itulah…. kadang mereka itu tidak tau… bahwa dimana gereja berdiri pasti di sekitarnya mendapat berkat. Satu contoh saya sebutkan ketika saya di Aceh, Padang dan Riau. Di lingkungan gereja itu selalu ada umat non Kristen yang buka toko. Nah, di bandingkan hari2 biasa, hari minggulah mereka banyak dapat untung. Karena pasti aja ada orang yang beli di tempat mereka, kalo sudah pergi atau pulang gereja. Jadi kita hanya bisa serahkan kepada Tuhan. Karena dia tau apa yang terbaik buat umatnya. GBU

25 02 2009
olihnurjaman

Saya sebagai muslim tidak suka dengan adanya perusakan gereja sebagai mana saya juga tidak suka dengan adanya pembangunan gereja seenaknya……soooo….. duluan ayam apa telur…….

26 02 2009
jephman

Saya tidak menampik kalau ada gereja yang SEENAKNYA dibangun. Masalahnya kata “SEENAKNYA” itu juga harus diberlakukan ke semua agama. Jangan hanya gereja yang dicap SEENAKNYA. Dan siapa yang bilang kalau mereka membangun gereja yg “sesenaknya ” itu tidak pernah mencoba meminta izin ?

Kalau mau jujur, siapa sih yang memberlakukan harus mencari tanda tangan minimal 90 KK disekitar lingkungan yang mau dibangun sehingga sebuah tempat ibadah bisa berdiri? Apa mau kalau mendirikan masjid di Papua misalnya, mau diperlakukan seperti itu?

Sebagai minoritas, hal ini tentu sulit sekali karena tempat tinggalnya jauh dari lokasi. Masak harus pindah rumah dulu, kumpul disatu RT supaya bisa bangun itu gereja?

Jadi kalau ditanya duluan ayam apa telur, tanyalah pada diri anda sendiri.
Tapi menurut penelitian terakhir, yang keluar adalah telur dahulu. Karena nenek moyang ayam adalah reptilia mirip unggas yang menelurkan bakal species unggas. hehehehe 😛

15 03 2009
supini sofia siahaan

itulah harga yang hrs kita byr ketika kita memilih ikut TUHAN YESUS. Mengucap syukurlah untuk segala sesuatu dan dalam segala sesuatu…HORAS

4 04 2009
Leonar Tambunan

@olihnurjaman,

Bagaimana pendapat saudara dengan saudara2 di Jambi yang harus beribadah di tenda-tenda karena tidak mungkin memenuhi aturan KENTUT skb menteri ttg ijin pendirian tempat ibadah yang tidak masuk akal itu ?

http://www.suarapembaruan.com/indeks/News/2009/04/04/FaithLif/faith01.htm

Di kampung saya, cuma ada 3 keluarga muslim, tapi keberadaan masjid disana tidak pernah kami persoalkan. Orang Batak tidak sepicik FPI.

5 04 2009
Olih NUrjaman

@ Leonar T
Sampai saat ini saya masih menaruh percaya bahwa aturan itu di buat demi kemaslahatan, seandainya sodara2 kristen dijambi atau dimana aja mendirikan gereja terus tidak menimbulkan gesekan……. peduli amat sama aturan SKB yang penting masyarakat sekeliling menerima, toh aturan itu tujuannya sekedar demi keamanan saja…. tidak ada MISI. Sebagaimana di kampung sodara yang ada 3 keluarga muslim, seandainya kampung sodara “mempersoalkannya”… pasti SKB akan turun tangan….. tapi saya yakin dan menaruh hormat… orang BATAK islam ataupun kristen tidak “sepicik” FPI.
Saya seratus persen yakin ……. seandainya “kentut” itu wangi pasti tidak akan dilarang kentut di depan umum…..he…he
Salam Hormat.

5 04 2009
dbose

Akka Narittik Do Halak i,,sojelas do hubereng visi dan misi ni akka silatteung i..blo prinsip ni halaki membangun mesjid sebanyak mungkin,,dohot disapping nikamar mandi pe dibangun,,hahaha:)

baru manggaori ma halaki,,dijam trtentu

shhshshs,,

Inget Bro Ini Negara Pancasila,,negara mengakui ada 5 agama yg sah diindonesia
hahah

5 04 2009
leonar tambunan

@Olih NUrjaman,
Salam hormat juga, mengakui kepicikan rekan-rekan FPI.

6 04 2009
Olih Nurjaman

@leonar’
Maaf pa Leonar, saya bukan mengakui…. cuman pimjem istilah aja. Saya bisa “mengakui” seandainya FPI itu posisinya sebagai pemerintah yang punya aturan, yang harus melindungi semua kepentingan, logikanya…. saya tidak bisa mengatakan “picik” seandainya misionaris kristen membela kepentingannya sendiri… itu adalah tugas mereka, loyalitas mereka… dan emang itu kerjaan mereka…..justru tanda tanya besar apabila misionaris membela kepentingan ummat islam. Tapi saya bisa faham ko….. orang islam aja banyak yang kontra terhadap kiprah FPI…. apalagi non Muslim…..
Salam hormat

4 05 2009
Bhineka Tunggal Ika, dimanakah kamu berada??? - Page 7 - KompasForum

[…] Gereja di Indonesia (Beberapa Kasus 1996-2005) bahkan di menado sendiri terjadi hal yang sama Ancaman Penutupan Gereja Kartun Orang Batak itu dulu aja lah, gak akan habis beritanya klo mau dibuat semua linknya, dan ini masih angka2 aja […]

5 05 2009
Gala_ren

Cinta Damai..

KLo Emang cinta Damai..menurut saya.
Yang berbeda agama itu, mari..
BERSAMA_SAMA mengusahakan,mengurus perizinan yang resmi
ITU SOLUSINYA..

TUL NGGAK??(apa bisa??ap pernah??)
Yang ada..
Teriakan2 ormas agama tertentu untuk menutup tempat ibadah agama yang sudah lama berdiri..

Provokasi???
Kyaknya tulisan ini memaparkan kenyataan..
Saya nggak terprovokasi tuh..
Udah nggak heran, ormas yang nggak punya kerjaan itu
CARI2 tempat ibadah yang BELUM memiliki Izin.
Trus himpun massa buat tutup itu tempat ibadah..
ya nggak??
Dimana Toleransinya??

Kayaknya mustahil bisa saya dengar..
Pihak gereja bersama-sama FPI mengurus surat perizinan.
atau
FPI mendesak pemerintah untuk mengeluarkan IMB gereja secepatnya.
WOW indahnya..

Jadi 10 tahun kedepan Indonesia kita yang tercinta bisa maju..
Karena nggak cuma itu2 aja yang diurusin pemerintah kita.

12 05 2009
Gala_ren

MiNIMAL,,PALING TIDAK..(kata apalagi ya??)

Misionaris itu tidak mengumpulkan massa
untuk mengganggu kepentingan ummat islam..

Betul..
Sahabat saya juga ada yang muslim..
saya tanyakan padanya tentang FPI..
dan dia juga nggak suka sama yang satu ini..

13 05 2009
Jeges

Buat Sdr Olih Nurhajab..eh Nurjaman,
pada intinya, pengikut Islam sangat khawatir Kristen berkembang di Indonesia. Minoritas aja kaum Nasrani, sudah memegang beberapa sektor/sentra penting baik di bidang ekonomi, hukum dan lainnya, apalagi jika 45% nantinya.
Saya mau tanya pada Sdr Olih, seandainya orang Kristen di kantong2 Kristen (Parapat,Tarutung, Porsea, samosir, Papua)memperlakukan pengikut Islam dan mesjidnya seperti yg dilakukan org muslim di pulau jawa ini (misalnya mesjidnya dibakar, mesjid dilempari, muslimnya tak diperbolehkan kumpul2 di rumahnya, muslim tak boleh tahlilan dll); gimana perasaan Anda? Beruntunglah, kami tdk punya panutan yg memerintahkan ‘balas-membalas’ namun justru harus mengasihi mereka. Satu lagi, yang namanya ukuwah islamiyah itu nonsen. Lihat saja, ketika kita krismon thn 98, mana tuh bantuan negara-negara arab/timur tengah/negara petro $ yg kaya2 itu ke Indonesia? Mereka tak ada yg peduli ke Indonesia, padahal Indonesia ikut OKI, negara berpenduduk islam paling besar di dunia. Ketika Israel menggempur Palestina akhir 2008, Mesir aja menutup perbatasannya, agar orang Palestina dibom oleh pesawat Israel. Negara islam tetangganya tk ada yang membantu. Bukankah banyakan muslim munafik, di satu pihak menghujat dan memaki Israel dan USA, padahal bantuan IMF dan bank Dunia diterima. Tahu ndak siapa2 di IMF & Bank Dunia? George Soros, org Yahudi dan orang2 Amerika keturunan Yahudi, itulah yg ada di IMF dan Bank Dunia.
jadi Sdrku, orang Kristen tk boleh membalaskan kejahatan, penganiayaan yg dilakukan oleh muslim kepada orang Kristen di Indonesia, lihatlah tangan Tuhan saja yang akan membalaskannya…..karena Tuhanlah yang berhak atas pembalasan dengan caraNya sendiri……

12 09 2009
rodrymikhael

ya, itulah bedanya agama kita dengan mereka…

27 09 2009
olihnurjaman

@ all, bedanya kalo kalian tidak ( ato blom ) keliatan. buat moderator, kok saya ga tahu kalo ada pesan dari jeges? ga ada bantuan, mungkin hibah gesss… lagian yang nerima siapaaaa… kawatir juga mungkin gess, yang jelas islam adalah Harokah. @ Rodry, prinsip islam itu keadilan, kristen…. pengampunan, itulah mungkin maksud dari “ditampar pipi kiri kasih pipi kanan”. ga usah di benturkan.

27 09 2009
hh

Memang berbeda sekali keadilan yang anda maksud itu dari pengampunan, mas Nurjaman. Paman saya pernah menguraikan pajang lebar tentang keadilan itu, antara lain: Kalau seseorang mendaratkan jab kiri ke tubuh kita dengan tekanan 50 kg, kita boleh membalasnya dengan jab kiri juga dengan tekanan yang sama, jangan lebih dan tidak dengan jab kanan. Tentu adil bukan? Tanyanya samaku. Aku jawab: Tapi paman, keadilan seperti itu akan menimbulkan amarah selanjutnya. Lawan kita itu akan mengganti jabnya dengan yang kanan dan tentu dengan tekanan yang lebih tinggi. Jangankan kita balas mendaratakan jab, melihatnya saja dengan mata melotot, lawan kita sudah akan mendaratkan jab yang lain lagi.

Kemudian aku menjelaskan sedikit apa itu pengampunan itu. Tamparan di pipi itu adalah sebuah kiasan, bukan arti sesungguhnya. Kalaupun itu adalah arti sesungguhnya tidak apa apa, memang harus demikian. Arti dari kiasan itu adalah: Jangan membalaskan yang jahat terhadap kejahatan yang orang lain perbuat kepada kita. Itu saja. So simple, bro. Mari perhatikan kalimat itu selengkapnya: Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.=> janganlah kamu melawan orang yang berbuat “JAHAT” dengan membalas berbuat JAHAT, atau merencanakan sesuatu yang jahat. Ampunilah.

Memang tarasa sangat sulit mengampuni itu, sama sulitnya memberikan pipi yang lain untuk ditampar. Kalau pipi kita ditampar sakit bukan? Sakitnya itu apalah, mungkin masih bisa ditahan. Tapi malunya itu yang tak tertahankan karena terasa dihinakan. Sudah sakit ditampar, lebih sakit lagi kalau tidak membalas bukan? Nah, kalau kita bisa maafkan orang itu dan tidak merencanakan membalasnya dengan kejahatan, itulah bentuk lain dari memberikan pipi yang lain itu untuk ditampar.

11 02 2010
Horas

Penutupan rumah ibadah itu adalah suatu tindakan yang haram. Cuman paham komunis sudah merajalela di negeri ini, sehingga rumah ibadah ditutup, ijin tidak di berikan dsb. Coba bayangkan orang mau beribadah kepada Tuhan kok dilarang. Itukan Atheis namanya tindakan seperti itu.

Mari kita saling mengasihi, sebangsa dan setanah air. Tuhan menginginkan kita bersatu hati datang menyembah kepadanya dari berbagai aliran agama dan kepercayaan. Sebab semua kita adalah ciptaan Tuhan. Tuhan tidak pernah melihat rupa atau penampilan. Namun hati yang bersih dan tulus, itulah ibadah yang sejati dihadapan Tuhan.

Bagaimana kita mau berbadah kepada Tuhan, kalau ada dengki didalam hati kita, dan tangan kita kotor karena telah merusak rumah ibadah.

Rumah ibadah adalah tempat kita bersekutu untuk datang kepada Tuhan. Jadi janganlah kita melarang umat datang beribadah apalagi merusak dan tidak memberi ijin untuk rumah ibadah..

Salam damai Sejahtera bagi kita Semua.

Horas.

25 01 2012
Herry

Mungkin perlu dipikirkan bahwa lembaga agama (Gereja) perlu memperhatikan Keapsahan Badan Hukumnya yaitu yang disahkan atau dikeluarkan oleh KemenKum & HAM, selama ini gereja-gereja tidak memperhatikan hal ini, negara kita negara hukum bukan negara agama tetapi gereja-gereja belum menyadari pentingnya Badan Hukum yang dikeluarkan oleh KemenKum & HAM. Bila gereja-gereja telah memiliki Badan Hukum yang dikeluarkan oleh KemenKum & HAM, tidak akan ada pihak yg akan semena-mena melakukan penutupan terhadap gereja.

4 07 2012
Rossefelt

Laeng bolmong Laeng Manado deng Minahasa bRANI Dorang beking bagitu di tanah toar lumimuut siap siap dorang pe masjid biapong tu dia dapa bakar deng bom NUKLIR, karena GEREJA DI MANADO TETAP TEGUH SELAMA-LAMANYA.
he he… kidding

4 07 2012
Christmas

Agama Mayoritas Di SULUT Memang Kristen Namun Sebagai Orang Kristen kita Harus mengetahui bahwa Kota Manado Aman karena TUHAN YESUS Sayang kita semua baik engkau Islam Hindu Buddha atau apapun TUHAN YESUS tetap Sayang kita Semua, jadi Prinsip SebenarNya Kota Manado adalah TORANG SAMUA BASUDARA…..(masih ada lanjutannya)…BASUDARA DI DALAM TUHAN YESUS, tapi kalimat ini sering dipotong orang. dan asal tahu saja Bahasa Asli kalimat ini yaitu,”Kita waya matuari, matuari wia Opo Wailan” (dalam bahasa MINAHASA). sehingga Sampai sekarang MANADO terbuka dengan Agama Lain dan Mengasihi Mereka walaupun mereka sering cari muka di Manado
Kemudian asal tahu juga bahwa sampai sekarang ada lebih dari 5000 Gereja berdiri di SULUT dengan jumlah penganut agama Kristen 2.500.000 Orang banyaknya. jadi siapakah yang perlu menghormati Kristen selain mereka agama pendatang, sehingga selama Manado masih Mayoritas Nasrani maka KEAMANAN,KEDAMAIAAN, DAN KASIH PERSAUDARAAN AKAN TETAP TERBINA.

sekian Tuhan Yesus Memberkati kita

5 07 2012
Urip

Yesus juga nabi kami, tapi tidak seperti yang Kristen Eropa katakan. Ia hanya seorang utusan, yang pernah memanggil Bapa, Eli-eli….. atau…. akan ada peggantiku yang bernama ahmad….

6 07 2012
Robin MS

@ Urip…
Kata siapa ? hehe

16 07 2012
Kalfin

Maaf saudara, saya tahu kalau anda berpendapat bahwa Isa
(Nabi Kalian) yang menurut kami Ia adalah Tuhan Allah sendiri dalam Rupa Manusia,yang datang kedalam Dunia untuk Tebus Dosa anda dan kita umat manusia yang Berdosa, jadi ADA POKOK YANG PERLU ANDA TAHU BAHWA KRISTUS TIDAK PERNAH MENGATAKAN AKAN ADA PENGGANTIKU YANG BERNAMA MUHAMMAD, KARENA TUHAN YESUS KRISTUS HANYA MENJAJIKAN ROH KUDUS YANG AKAN TURUN DIANTARA UMATNYA YANG PERCAYA PADANYA, PADA HARI KELIMA PULUH, DAN KRISTUS MENEGASKAN BAHWA ELIAS-LAH YANG AKAN DATANG SEBELUM KEDATANGAN KRISTUS YANG KEDUA KALINYA,dan Bukan Nabi Aspal mu…..

Thanks ini Pendapat Gue…

4 06 2014
Anonim

montong kurung batok hirupmah, melek lihat dunia seluas luasnya. disisi kamu mungkin orang kristen yang lagi di aniyaya. tapi di sisi belahan dunia lain tidak sedikit orang islam yang lagi dinistakan. mayoritas akan tetap menjadi superior ( ini tidak bisa dibantah) mau dengan kerangka berpikir bagaimanapun tetap logika sehat tidak akan mengikis rasa, sebab agama dasarnya adalah hati…… ingatlah dan rasakanlah goblooooopg

9 08 2014
peco

Nda ada yang seperti ini qt orang kotamobagu tinggal dekat greja GMIBM. nda ada msalah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: