Genosida di Darfur.

12 01 2009

Adakah yang peduli ?

Saya sama sekali tidak mendukung serangan Israel ke Gaza. Walaupun tidak membenarkan juga Hamas yang terlebih dahulu meluncurkan roket-roket tanpa sasaran jelas. Tapi jelas ada keanehan dalam pemberitaan mengenai konflik Israel – Palestina. Begitu menggebu-gebu media meliputnya. Bahkan ada yang memiliki jam khusus “siaran langsung” relay dari stasiun TV Al Jazeera. Begitu juga reaksi partai tertentu yang paling heboh sendiri.

Lupakan mengenai pembantaian pemberontak etnis Tamil di Srilangka oleh pemerintahnya sendiri. Berita seperti itu tidak bakalan laku disini, karena tidak menyangkut penganut agama tertentu di negeri ini. Lupakan juga aksi terorisme di Mumbai beberapa waktu lalu yang bak film action itu, kejadian seperti ini malah mendapat simpati karena sekali lagi bukan penganut agama tertentu di negeri ini yang jadi korban.

Jadi harus penganut agama tertentu yang jadi korban sehingga statusnya jadi konflik kemanusiaan? Tidak juga. Ini dia anehnya, ratusan bahkan ribuan saudara-saudari kita sebangsa-sedarah-setanah air sendiri, para TKW diperkosa, disiksa, dibunuh, atau bahasa populernya dizhalimi, tidak juga menarik ribuan orang mengecam, mencaci maki, berdemo apalagi sampai menawarkan diri berperang sampai mati membela para TKW. Jangankan meluncurkan roket, cuma gara-gara salah mengkilapkan Mercedez Benz tuannya, mereka bisa disetrika bahkan dilecehkan secara seksual. Adakah yg mencaci-maki, menginjak atau membakar bendera negara para tuan perbudakan modern itu?

Adalagi satu konflik yang luar biasa anehnya tidak menarik “minat” para pendemo dan pembenci Israel laknatullah beserta konco-konconya itu. Beritanya amat sangat jarang ditemukan di media di Indonesia. Pembantaian etnis terbesar di Afrika di zaman modern, dimana informasi dalam hitungan detik dapat didapat, tapi tidak pernah diberitakan secara khusus apalagi diadakan penggalangan dana bahkan penggalangan nyawa untuk membantu mereka di Indonesia.

sudan_genocide_genocide_in_sudan_1

Genosida di Darfur, Sudan adalah bukti keanehan ini. Pembantaian muslim keturunan Afrika oleh saudara-saudara mereka sendiri muslim keturunan Arab (Janjaweed) sudah berlangsung sejak 1990 alias hampir 20 tahun. Apakah harus muslim yang menjadi korban sehingga mengalir bantuan? Ini muslim sendiri yang menjadi korban. Apakah harus rakyat yang tak bersenjata yang perlu dibela? Ini rakyat yang tak punya AK 47 apalagi roket Qassam atau Katyusha. Apa harus membela tanah airnya sendiri sehingga mesti dibantu? Ini etnis pribumi di negeri tanah kelahirannya sendiri yang dibantai etnis pendatang. Apa harus sampai ribuan orang, wanita dan anak-anak jadi korban? Tahun lalu sudah sampai 400.000 orang termasuk wanita dan anak-anak meninggal. Apa mereka melawan dengan melakukan bom bunuh diri? Tidak perlu. Kelaparan akan membunuh mereka dengan perlahan-lahan.

Aneh jika melihat reaksi segolongan orang dan partai yang begitu berapi-api, padahal skala konflik Israel – Hamas hanya bagai tawuran anak sekolah jika dibandingkan dengan konflik di Darfur. Dan ini benar-benar genosida karena etnis membasmi etnis lain, sedangkan setahu saya Israel tidak memerangi bangsa Palestina di Tepi Barat.

Adakah yang peduli? Hanya mereka mengambil kesempatan mencari popularitas diatas penderitaan orang lain itulah yang tahu.

darfur1


Aksi

Information

45 responses

12 01 2009
Bang Poltak

Sepertinya sampe detik ini belum ada yg menyatakan kesediaan untuk berkorban nyawa untuk korban Lapindo.

13 01 2009
dnial

Di AS isu ini lebih kencang daripada Israel vs Hamas. Padahal Sudan adalah negara yang mayoritas penduduknya muslim, maka asumsinya, banyak korban muslim di sini.

13 01 2009
Tentang Darfur : Sebuah Genosida « Zero Reality

[…] Tentang Darfur : Sebuah Genosida Saat mata dunia terarah ke konflik tak berujung di Palestina. Ketika 2 ekor teroris Israel dan Hamas berperang dengan warga sipil Gaza sebagai korban. Di Afrika, sebuah negara berteriak kesakitan, mengerang karena genosida yang terjadi di sana. […]

14 01 2009
radja nadeak

nah itu dia … kebetulan sekarang ini moment untuk cari simpatik jelang pemilu… jadilah perang di jalur gaza itu sebagai ladang rejeki bagi partai2 islam di indonesia, juga para tokoh tikusnya…dan gayung bersambut, rakyat indonesia yang memang bodoh.. oke2 aja angkat bicara dan berdemo..

padahal mereka tidak tau persoalan israel dan palestina.. mereka anggap itu perang antar agama…dari jaman dulu.. perbatasan itu udah terjadi sengketa…
perlu juga diketahui.. penduduk israel 30% kristen, 30% muslim, 30% jahudi, sisainya agama lain..

14 01 2009
Pandulo

Aku juga heran, kenapa ketika menyangkut palestina, “warga negara kita” banyak yang jadi agak “sentimentil”……

15 01 2009
Lalita

Ini mah permasalahan media kita aja yang rada kurang2 berimbang. Tapi ya nggak mesti dong kalau dulu kita kurang awas sama Darfur terus kita juga ga boleh awas sama isu Palestina dan Israel. Dua2nya adalah pembantaian pada orang2 tidak berdosa dan tidak berdaya. Ya udhlah bantu aja dua2nya, ga ush jangankan ini jangankan itu, Piss….

15 01 2009
ruly

semalem sempat nonton debat di salah satu tv swasta, antara JIL dan satu lagi yg barisan antibanget zionis n pendukung jihad ke sana.. cukup menarik buat saya yg awam karena yg berdebat adalah tipikal semacem ortodoks dan liberal, ternyata toh ga semua masyarakat indonesia kita seperti yg ditunjukkan berita2 televisi yg cm mikirin rating.

tanpa mengurangi simpati pada korban yg jatuh di Gaza, sebenarnya klu hamas cantik main mungkin mereka bisa menangkan perang seperti Hizbullah di Libanon selatan..

15 01 2009
fery

PKS itu sayap politiknya aliran Wahabi di Indonesia. FPI, Majelis Mujahidin itu sayap ormasnya. Wahabisme itu Islam aliran garis keras yg anti Pancasila, anti kebhinekaan. Aliran Islam Wahabi ini yang dianut Hamas, Amrozy, Imam Samudra dkk, Dr Azhari, Osama bin laden (AlQaeda), dll. Jadi tidak heran kalau mereka reaksinya sama. Kader-kader mereka menyusup di berbagai media termasuk TVOne. Kalau media koran yang dimiliki mereka itu Republika. Majalah Sabili, Detik.com itu penuh dengan kader-kader mereka. Di departemen2 yang menterinya orang PKS pun sudah mendudukan kader2nya menggantikan orang2 lama.

15 01 2009
Firmansyah

Analisa yang menarik bung Fery, PKS adalah aliran wahabi yg bermain dengan lebih cantik, bahkan terkesan bermuka 2 dan oportunis. Gejalanya antara lain : menggandeng caleg non muslim di daerah2 non muslim, bersekutu dengan kekuatan nasionalis di daerah2 bahkan saat ini mereka mencoba membawa partai mereka ke “tengah” untuk mendapatkan lebih banyak pemilih pada pemilu mendatang.

Dan ketika mereka sudah berkuasa nantinya, atau paling tidak mempunyai banyak caleg di pemerintahan, semua ideologi2 tunggangan mereka akan disingkirkan dan kita akan melihat semangat kewahabian mereka di Indonesia tercnta ini.
Para wanita Indonesia siap2 aja menerima kenyataan bahwa poligami adalah hal yang lumrah di Indonesia

Ngapain selingkuh? terang2an aja dengan poligami, kan jelas lebih halal hehehehehe…

15 01 2009
Mang Ucong

Awak ini setuju dengan pendapat Bang Poltak……Kondisi tragis (Lapindo) dan bencana (gempa, banjir, tanah longsor, kapal tenggelam dll) di negara kita sendiri banyak yang harus dibantu –> butuh dana dan relawan tapi sedikit sekali pihak yang terlibat membantu. Daripada ngumpulin dana untuk negara lain nan jauh di mata, mengapa tidak dana tsb ditujukan untuk membantu saudara sendiri di Indonesia?? Tanya.. kenapa??

16 01 2009
bonar sihotang

isu di timur tengah [mungkin] nilai jualnya lebih tinggi ketimbang konflik di belahan bumi manapun…
ini membuktikan bahwa solidaritas ternyata [masih] mengenal batas2…

salam,

bonar
http://sihotang407.wordpress.com

16 01 2009
tobakartun

Saya rasa cuma Iran dan negara muslim melarat saja yang berkoar. Negara Arab kaya yang lain sudah memilih untuk lebih moderat. Soalnya, warga negara2 kaya minyak seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Qatar banyak menanamkan sahamnya di Amerika. Banyak perusahaan multi nasional di AS mayoritas pemegang sahamnya adalah orang Arab.
Jangan harap, Negara Arab sekarang bisa bersatu total seperti tahun 1978 melawan Israel. Kepentingan ekonomi sekarang lebih dominan.
Ini terlihat jelas ketika perang sudah berlangsung 3 minggu, Negara2 Arab belum juga bisa memberikan suara yang solid dan padu.

Dan saya rasa masyarakat di negara2 kaya diatas, juga udah sadar. Kalo ngurusin agama secara membabi buta, hanya akan membawa negara pada kemunduran seperti Taliban di Afganistan. Dan kelompok garis keras seperti di Indonesia hanya akan subur di negara2 muslim yang melarat. Ya..seperti di Indonesia ini.

Kalau warganya hidup makmur, ngapain dia pergi ke Gaza cari penyakit. Itu hanya kerjaan kelompok pengangguran yang stress. Ya..lagi2 contohnya di Indonesia ini.

18 01 2009
Cinta Damai

Lae Jephman.. kembali “bermain” diluar Kartun.. mungkin lae lebih baik bikin blog khusus ttg ini agar terpisah dari kartun.. Ma’af ini lae.. saya pecinta kartun lae.. dan sekarang mulai terganggu dengan posting lae yang tidak bersifat kartun.. sudah lama saya mau “protes” (kalo boleh ya.. itu juga lae kalo peduli dengan fans nya”.

soal agama sulit didebatkan disini, yang ada hanya kita saja yang ribut. Mau lihat bagaimana Israel melancarkan Genosida dengan warga Palestina.. bagi yahudi itu Jihad. walau secara historis membunuh Tuhan Yesus juga termasuk jihad bagi mereka.
Mau lihat soal konflik Darfur? itulah peperangan satu suku dan agama.. yang saya harap.. tidak terjadi di blog ini.. karena kita adalah saudara anak dan cucu dari oppu Radja Batak…

itu pendapat saya.. mohon ma’af jika ada yang tersinggung..

19 01 2009
jephman

Saya tidak pernah menetapkan aturan bahwa blog ini musti, kudu, harus, wajib kartun. Dan “fans” gak bisa juga memagari aspirasi curhat 😛 saya jadi tidak boleh menulis. Tidak semua permasalahan bisa dikartunkan, apalagi menyangkut masalah yg kompleks.

Membunuh Tuhan Yesus oleh orang Yahudi itu juga atas skenario Tuhan sendiri. Kan Tuhan Maha Tahu, zadi buat apa pula kita dendam?

itu juga pendapat saya, mohon maaf kalo tersinggung.

20 01 2009
tanobato

Banyak benarnya komentar itu semua. Ma’af aku terlambat nimbrung, karena masih bergumul dengan banjir di banyak lokasi Jakarta dan sekitarnya.

Bangsa kita ini memang banyak anehnya. Kalau sudah menyangkut Israel, mudah kali ‘nyala. Langsung saja banyak mendaftar jadi sukarelawan (kemarin ada yang ‘nyelutuk: “Kita harus dukung rencana pengiriman sukarelawan itu ke Gaza, asa dipasuda sude di san, ai i do na mambahen gaor di negaranta on …”).

Padahal di negara sendiri banyak orang miskin dan tertindas yang tentunya masih sangat membutuhkan uluran tangan bantuan.

Kalau parpol xxx yang saat ini dipimpin orang Batak itu memang sangat perlu diwaspadai. Sekali lagi: DIWASPADAI. Ajaran dan prinsip-prinsipnya sangat mengkhawatirkan kelanjutan kebebasan beragama di negara ini. Pemilu lalu mereka unggul di DKI Jakarta, dan Gubernur Sumatera Utara saat ini (yang sangat terkenal di seantero nusantara karena ke…annya) adalah juga kadernya. Jadi, bersatupadulah untuk membendung perkembangan mereka.

Sangat setuju dengan lae Jephman untuk tidak membatasi hanya kartun yang bisa di-posting. Dan alasannya juga masuk akal. Tapi pendapat yang mengatakan bahwa “Membunuh Tuhan Yesus oleh orang Yahudi itu juga atas skenario Tuhan sendiri”, aku tidak setuju. Tuhan memang punya rencana keselamatan melalui kematian Yesus, namun memakai orang Yahudi sebagai pelaku pembunuhannya sebagai skenario, kita tidak tahu … Hanya Tuhan yang tahu …

Horas!
http://www.tanobato.wordpress.com

20 01 2009
sarael

wahabi ama miyabi sama kah?
😀

21 01 2009
Gabe Simanjuntak

Kalo palestina kan ada triggernya…seolah-olah orang-orang yahudi membunuhi dan memusnahkan orang-orang muslim….itu yang dicari…..supaya ada alasan buat mereka membalaskan dendam kepada teman2 yahudi yang lain yang ada disini…….semoga Tuhan membukakan mata orang-orang picik dan mengampuni dosa mereka….

22 01 2009
jephman

@ tanobato

Iya. Mungkin kata yang tepat adalah : Tuhan mengizinkan hal itu terjadi.

22 01 2009
darmadi

Benar kata si Cinta Damai, anda kembali bermain di luar kartun. Habitat anda sebenarnya di kartun. Janganlah bermain di wilayah yang anda sendiri kurang begitu kuasai.
Akibatnya, begitu ada komentar yang sifatnya mengkritik, anda langsung kehilangan kendali, gelagapan dan cenderung mengeluarkan pernyataan yang emosional kayak pengamat politik kelas warung kopi.

22 01 2009
jephman

@ darmadi

Ah…anda juga hanya menyerang pribadi saya. Kalau anda politikus kelas atas, kritik dong “kutipan-kutipan” saya. Tunjukan dimana saya emosionalnya/kehilangan kendali/gelagapan, dimana saya tidak menguasainya. Kan anda lebih menguasai.

Lagipula HABITAT saya tidak dipagari harus kartun. Kalau saya tidak boleh menulis, e…tanya kEnapa?

Heran, masih saja ada yang melarang orang berpendapat.

23 01 2009
Emanuel Setio Dewo

Weh, rupanya ada genosida di Darfur tho?
Lha daku kok baru tahu ya?
Jangan-jangan banyak juga yang tidak tahu seperti daku ya?
Pantas saja tidak ada pasukan jihad yg berangkat ke sana!

23 01 2009
Israel Rio RP

Darimana pulak ada aturan kalau blog lae ini isinya harus kartun? Kok jadi klen yang ngatur? Sibuk kali klen, tulis aja blog klen sendiri, gitu aja kok repot!!!!

25 01 2009
adieska

Hm… *Jadi makin banyak berpikir*

27 01 2009
JP.Mamora

PKS (Palestina Kita Sayangi)
Kalau memang kita sayang sama Palestina, mari kita angkat semua warga Palestina ke Indonesia ini, jadi transmigran. Banyak pekerjaan disini. Banyak tempat, tanah subur. Biar jangan rebutan lagi tanah tandus di Palestina.
Tengok tuh, dikampung Tifatul, masih ada lahan kosong, tanam jeruk. Nanti pemasarannya bisa kita urus, diaturlah…

28 01 2009
jephman

bah…malu aku jadi Simamora

itu cuma MEMINDAHKAN masalah appara
tidak MENYELESAIKAN masalah

Siapa bilang disini tidak banyak pengangguran? Nanti segala kultur Wahabisme dibawa pula…memang kita mau poligami jadi hal yang normal ditanah Batak? Atau mkin sulit nanti pomparan Oppung Simamora bangun gereja?

28 01 2009
JP.Mamora

Bah ? maksud saya pra jeph… Kalau orang-orang itu datang ke Indonesia, ya ikut aturan kita disini dong, kan ada pepatah kita : “sisoluk adat do na ro”. Mereka harus mengikuti adat kita lah. Nanti kita ajari biar mereka tak boleh kawin duakali, tak boleh kawin yang semarga, tapi sebelumnya kita bikin dululah marganya, kita pestakan dulu, entah mau nasution, tanjung, hasibuan, siregar, simamora pun boleh lah.

Tapi ambal ni hata Debataraja yang sipaipiga nya kau pra jeph, and nomor berapa?

29 01 2009
jephman

XV

29 01 2009
JP.Mamora

XV yang mana satu ?
Babiat? Sampetua? atau Marbulang?
Asa huboto mar-amanguda manang mar-amangtua.
Ahu XVI, Marbulang-Najongjong-Namorasele.
Huta : Sosor Siparbue Jln.Siliwangi Doloksanggul (banjar bulu)

30 01 2009
jephman

Sampetua.

30 01 2009
darmadi

Buset, ini blog untuk tarombo atawa silsilah. Bikin aja blognya Simamora. Kalo martarombo di luar sono. Bikin malu aja.

30 01 2009
JP.Mamora

Sorry darfur! eh sala,, Darmadi!
Blog ini kan tak terbatas kata-kata, ha ha memang keyboard tak bertulang…
Ide bagus tuh : Bikin Blog Simamora. Pasti keren! and ferfecto numbero uno.
Loh malah ….ha ha memang keyboard tak bertulang…

Kembali ke laptop!
Saya tegaskan saya tidak setuju genosida dimanapun jua.

9 02 2009
gunawan sihombing

mereka munafik, bro

16 02 2009
Willy

Sebenarnya bukan muslim Afrika saja yang di bantai. Sepengetahuan saya sejak dulu, bahwa umat Kristen di sana juga di bantai. Karena pernah saya baca, di internet, bahwa LSM Kristen di Amerika mendesak Pemerintah AS untuk turut campur tangan di Darfur sana.

23 03 2009
aking

Gimana kalo TANAH PERJANJIAN itu ternyata wilayah SUMUT? Gimana tanggapan kita?

28 04 2009
muslich

disetiap negara ada masalahnya, konflik disuatu negara belum tentu hal tidak baik bagi negara tersebut, mereka sedang menyelesaikan masalah dengan caranya, sampai akhirnya mereka akan mencapai titik temu terhadap masalah tersebut. konflik atau perang antar agama atau perang antar suku bukan hanya monopoli negara tertentu, semua negara biasanya negara yang baru lahir atau baru merdeka atau apalah namanya, pasti akan merasakan konflik. contoh amerika saja sebelum menjadi sebuah negara besar seperti sekarang ini diawali dari sebuah konflik, yang pertama banyak penduduk asli indian yang jadi korban, kedua perang utara selatan, ketiga rasisme terhadap warga kulit hitam, sehingga melahirkan kelompok yang tugasnya membunuh warga kulit hitam. dan masih banyak contoh konflik dinegara lainnya. perang adalah sesuatu yang dibenci oleh semua manusia, tapi ada rahasia yang tersembunyi dibalik itu semua. biarlah mereka menyelesaikan persoalannya sendiri, mereka akan belajar dari itu semua, yaitu sebuah sikap menghargai orang lain.
trim’s

28 04 2009
jephman

@ muslich

justru itu pak. Di Darfur sudah lama sampai sekarang pembantaian muslim keturunan Afrika oleh saudara mereka sendiri muslim keturunan Arab masih terjadi. Kenapa yang disorot PKS dgn berapi-api justru perang Hamas-Israel yg skalanya gak ada apa-apanya dibanding genosida Sudan.

Perang memang terus terjadi spt yg bapak bilang itu (kedatangan bangsa Eropa ke Amerika). Tapi masalahnya kalau ada pembantaian Indian yg dasyat spt bapak ceritakan itu, kenapa yg disorot dan berapi-api cuma hal kecil saja?

28 04 2009
G. Meha

Bah, par Banjar Bulu do hamu lae JP?

3 05 2009
Gala_ren

akkhh..

Namanya juga kampanye..
Cari muka,cari simpati..
Tapi klo pake perang sebagai ajang kampanye..
Kejam sekali…

Makasih bang jeph buat infonya..
Tapi..
nggak ab bikin pun contoh di darfur,saya lihat betapa munafik partai yang satu ini..
Sederhana..
Indonesia juga masih prihatin,,banyak yang perlu dibantu..

28 05 2009
fuck

fuck for all,, fucker u mother,, sibuk ngurusin orang jesus kita udah pada kedinginan tuh,,,, mari kita selimutin

13 07 2009
HPA

PKS, “calon2 penghungni surga”, katanya…

10 08 2009
IVAN

Gue punya koleksi patung yesus.
siapa yang berminat hubungi saya.
ivan

28 09 2009
Richard

Kirain cuma aku yang menyadari hal itu…
Ternyata memang gampang kebaca manuver mereka…

28 09 2009
Richard

Sama-sama menganggap X X X itu sebagai motivasi, hehehe…

28 09 2009
Richard

kasian kali kau lae…
Sok berbahasa Inggris, tapi asal-asalan jadi Mama mu sendiri kau maki-maki…
Tumagon ma tutup pamanganmi…

15 09 2014
Tiara Laras Arlista Hakim

apapun yang terjadi sudah ada takdirnya. manusia merencanakan, tapi tuhan yang menentukan.
semoga diberikan kemudahan. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: