Satan Klaus

18 12 2008

satanklaus


Aksi

Information

19 responses

18 12 2008
david tigor siregar

ora mudeng aku, lae.

18 12 2008
g o b e r

Emang iya. Sedih juga jadi Yesus kalo anak2 lebih suka menerima daripada memberi gara2 ada Santa Klaus.

18 12 2008
Ronsen

@david
natal itu sekarang bukan merayakan kelahiran tuhan yesus tetapi “satan claus”.

18 12 2008
david tigor siregar

tapi kalo santa klaus diplesetin jadi satan klaus kayanya berlebihan deh.

18 12 2008
anggriawan

menyedihkan…

18 12 2008
gandhimanalu

Sentilan yang cantik lae. Tapi yang namanya anak-anak kan cenderungnya suka sesuatu yang hura-hura, belum bisa benar-benar memaknai arti Natal.

19 12 2008
Hiras T.H Purba

Bah, nunga marlae Manalu tu Manalu. So tung diparengkeli halak hita bo.
Memang makna Natal sekarang ini sudah sangat bergeser dan kartun appara ini menggambarkannya dengan cukup jelas.

19 12 2008
divayemima

Bah tutu, ai tu huta nami so hea ro santa claus. satan claus do ro

19 12 2008
edison sitepu

mantap x lae karikaturnya…
kalo natal qta lebih ingat ama santa klaus dn bukan Tuhan Yesus,
jadi berhala tu santa klaus. jadi pas kalo lae plesetkan jadi satan klaus

^_^

19 12 2008
gandhimanalu

@Hiras T.H Purba:
Ai ndang huboto marga ni “lae” jephman bah, anggo songon i huralat ma, ampara Jeph. Mauliate ma di hamu ampara.

21 12 2008
gkmin.net

silakan baca di http://gkmin.net/?p=39

29 12 2008
poltakmarbun

wakakakakak… sudah lama ada di pikiranku pertanyaan kayak gini…. taunya udah keluar kartunnya…

5 01 2009
gunawan sihombing

hmm………HORAS…..dari dulu aku sudah tau SAINT NICHOLAUS itu. Dia tidak salah tapi yg SALAH kita, YG mau dipengaruhi oleh budaya luar, kenapa kita TIDAK BUDAYAKAN BUDAYA kita yg bagus ini. contoh. seperti kita buat kartun perjalanan opung NOMENSEN di setiap keluarga BATAK, dibuat bonekanya atao film kartunnya, ato tokoh sigale-gale menjadi karekter yg bisa diingat ama anak-anak kita nanti ato yg lainnya.sampai sekarang aku ANTI SATAN CLOSED….. SYALOM

6 01 2009
rotyyu

Setuju sama lae Sihombing, yang salah bukan Saint Nicholaus tapi kita dan masyrakat yg terlalu berlebihan, apalagi ingat ketika kecil dulu, kita memang terlanjur dicekoki dengan budaya barat…….

10 01 2009
rerere.silaen

sentilannya mantaps

25 01 2009
adieska

Hehehe… 😀

7 02 2009
Leo

Bingo!!!

8 02 2009
JP.Mamora

Horas lae Purba…

Marga Purba do amangborukku.

15 07 2009
rodrymikhael

kalau buat anak2 (menyambut santa klaus), tidak apalah (tapi itupun mesti langsung diajari yang benar)

tapi kalau orang dewasa yg sudah cukup umur dan naik sidi pun masih berpikiran demikian, gawat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: