Stop Press : Keadaan Terakhir Mahasiswa SETIA

7 10 2008

Berbahagialah anda jika pada malam hari anda masih bisa tidur nyenyak tanpa gangguan basah karena hujan atau sengatan nyamuk hutan yang ganas. Berbahagialah anda jika masih bisa menjalankan ibadah pada siang hari. Berbahagialah anda jika masih bisa buang air besar ataupun kecil dengan tidak antri bak ular Karena semua ini sedang di alami oleh 500 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Theologia di pengungsian mereka di Bumi Perkemahan Cibubur, 400 orang di Wisma Transito Jakarta TImur dan kurang lebih 450 orang di Bekas Kantor Walikota Jakarta Barat. Parahnya penderitaan ini sudah mereka alami selama 2,5 bulan lamanya.

Direktur STT SETIA Pd Dr Matheus Mengentang MTh kepada wartawan di Jakarta (6/10) mengatakan pihaknya sangat-sangat memprihatinkan keadaan anak didik mereka. “Bayangkan di Bumi Perkemahan ini kami tidur di atas tanah dan dibawah tenda sudah dua setengah bulan. Ini menyebabkan kurang lebih lima orang mahasiswi kami harus dilarikan ke rumah sakit karena sakit paru-paru. Sementara di Bekas Kantor Walikota Jakarta Barat ada tiga orang mahasiswa kami yang harus dilarikan ke rumah sakit untuk sedot kotoran di dalam usus mereka karena menahan buang air selama berhari-hari. Mengapa? Karena ketika mereka ingin buang air mereka harus antri sebanyak kurang lebih 50 orang sebab fasilitas MCK disana sangat minim. Di Wisma Transito kami juga sangat tertekan karena mahasiswa kami dilarang beribadah pada siang hari karena disana ada mesjid. Padahal kita tahu bersama negara ini menjamin kemerdekaan setiap warga negara untuk beribadah menurut agamanya masing-masing.

Curahan hati Mangentang sangat beralasan karena setelah kasus pengusiran paksa Mahasiswa STT Setia dari kampus sah mereka di Kampung Pulo Kec Makasar Jakarta Timur sekarang ini praktis tidak ada lembaga atau organisasi termasuk pemerintah yang bersedia turun tangan membantu mereka. “ Sejak tanggal 21 September yang lalu Pemda DKI melalui Bapak Bambang dari Kesbang sudah menyatakan bahwa Pemda DKI angkat tangan dalam pembiayaan di Bumi Perkemahan Cibubur. Dia menyuruh kami untuk segera relokasi dan pindah ke bekas Kantor Walikota Jakarta Barat. Padahal disana sudah ada kurang lebih 450 orang mahasiswa yang sangat memrihatinkan hidupnya karena persolan air bersih, MCK dan berbagai fasilitas lainnya. Nah jika kemudian ditambah lagi dengan 500 orang Mahasiswa dari Bumi Perkemahan Cibubur ini mau jadi apa kami disana. Sebetulnya kami hanya mengharapkan agar Pemda atau aparat memfasilitasi kami dan menjaga keamanan kami untuk kembali ke kampus. Karena kampus itu adalah sah milik kami. Kami memiliki dokumen yang resmi. Sejak 21 tahun lalu kami sudah tinggal disana. Mengapa kami harus terusir hanya karena kami ini Kristen?,” tegas Mangentang.

Mengentang kemudian membeberkan bahwa sebelum mereka di usir dari kampus mereka terlebih dulu di kata-katai dengan teriakan yang sangat menyesakkan. “Lewat pengeras suara dari Mesjid dekat kampus yang kami bantu pembangunannya dengan memberikan ratusan sak semen, puluhan truk pasir, besi dan batu orang-orang itu mengusir kami dan mengatakan beragam kalimat yang tak pantas. Lalu ketika kami diusir paksa dengan kawalan polisi ada tujuh belas mahasiswa kami yang jadi korban mereka antara lain di siram dengan air panas, terkena lemparan batu, dibacok dengan clurit, ditikam dengan samurai, disiram dengan air keras di kepala, wajah dan leher, serta lebam-lebam karena dipukuli dan ditendang berkali-kali. Ini pelanggaran kemanusiaan yang sangat berat. Dan sangat kami sesalkan ini terjadi di Jakarta ibukota Republik Indonesia yang katanya negeri cinta damai dan yang mengalami kami orang Kristen, Mahasiswa Theologia SETIA yang berasal dari daerah yang mayoritas Kristen yakni dari Nias, Kalbar, Alor, Sumba , Mamasa, Atambua dan Manado ,” kisah Mangentang sambil berurai air mata.

Beberapa isu yang beredar menyatakan sebelumnya pihak Yayasan Setia telah menerima dana milyaran untuk relokasi STT Setia namun ini dibantah Mangentang. “TIdak benar isu itu. Kami pihak rektorat maupun Yayasan yang sudah kami klarifikasi kebenarannya tidak pernah menerima uang itu. Isu itu sangat menyesatkan. Kami sudah cek kepada Almaharhum Ketua Yayasan sebelum beliau meninggal maupun pimpinan yayasan lainnya semua tidak pernah menerima uang,” tangkisnya.

Mangentang kemudian berharap agar semua pihak mendukung mereka kembali ke kampus mereka semula di Kampung Pulo Makasar Jakarta Timur. “Semua karena alasan kemanusiaan semata. Saya selaku Direktur tidak tega melihat penderitaan mahasiswa kami lebih lama lagi. Cukup sudah. Karena Pemerintah dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur bahkan Presiden sendiri telah memberikan pernyataan bahwa seusai lebaran kami boleh kembali lagi ke kampus kami. Nah sekarang sudah selesai lebaran jadi kami menagih janji itu,” katanya. (Hendra)

Kronologi Peristiwa Penyerangan Terhadap Mahasiswa dan Kampus Sekolah TInggi Theologia Injili Arastamar (SETIA) Di Jakarta 25-27 Juli 2008
Mesjid Dijadikan Arena Provokasi
Waktu dan tanggal kejadian : JUMAT 25 Juli 2008

Pada hari Jumat 25 Juli 2208 jam 21.00 seorang mahasiswa Setia, Junius Koly berasal dari Alor NTT keluar dari Kampus Setia menuju ke Asrama Putra yang terletak di RT 04/RW 04 Kampung Pulo Pinang Ranti Makasar Jaktim. Ia berjalan kaki melintasi Gang Melinjo yang memisahkan Kampus Setia dan Asrama Putra. DI tengah jalan ia melihat seekor tikus melintas secara spontan ia mengambil sandal yang dipakainya dan melempar tikus itu. Sandal itu masuk secara tidak sengaja ke halaman rumah seorang warga yang ada di gang itu. Saat Junius akan mengambilnya tiba-tiba ia diteriaki maling. Sehingga dalam waktu singkat warga berkumpul dan menganiaya Junius. Akhirnya Junius diserahkan ke pihak kepolisian.

Pada hari Sabtu 26 Juli 2008 setelah diperiksa Junius tidak terbukti bersalah sehingga dikembalikan ke pihak STT SETIA. Jam 10 malam massa melempari asrama putra STT Setia lalu dari mesjid terdengar ajakan berjihad melawan Setia.

Hari Minggu 27 Juni 2008 Pukul 01.00 massa merusak dan menyerang asrama putri sambil berteriak Allahu Akbar, Allahu AKbar bahkan mereka mencoba membakar asrama tersebut. Penyerangan ini menyebabkan mahasiwi SETIA sangat ketakutan dan trauma mereka berteriak-teriak dan berlarian kesana kemari.

Selanjutnya pada Pukul 03.00 massa bergerak ke Kampus Utama SETIA dengan membawa beragam senjata tajam dan batu sambil berteriak-teriak bahwa mereka akan berjihad melawan Setia. Tapi saat itu pihak mahasiswa tidak melakukan perlawanan apapun. Mereka bahkan mendoakan agar massa itu sadar akan kejahatan yang sedang mereka lakukan terhadap sesama dan agar mereka diberkati oelh Tuhan. Hingga pagi hari ribuan massa telah datang dan memblokir semua akses ke Kampus SETIA. Hal ini menyebabkan mahasiswa tersandera dan kelaparan. Pagi hari pihak kepolisian tampak bisa meredakan suasana dan mengendalikan massa .

Namun Pukul 21.30 dari arah mesjid terdengar lagi provokasi agar massa bersiap untuk berjihad. Sementara pihak polisi yang sudah tiba dilokasi sejak pagi itu tidak dapat berbuat apa-apa malahan menyuruh mahasiswa untuk waspada dan menghindari serangan.

Senin 28 Juli 2008 Pasukan Brimob dari Polda Metro Jaya bukannya menangkap para pelaku penyerangan dan provokator malahan memaksa Mahasiswi Setia untuk dievakuasi. Saat evakuasi terjadi mahasiswi dihujani dengan batu-batu besar sehingga membuat badan dan kepala mereka berdarah-darah sementara aparat polisi tidak menghardik penyerang atau mengusir mereka. Hal sama juga dialami para mahasiswa ketika mereka dievakuasi dari tempat kejadian itu. Mereka ditombak dengan bambu runcing, dipukuli, dibacok dan diclurit serta di siram dengan air keras. Hingga saat ini ada seorang mahasiswa Setia yang masih berada di rumah sakit dalam kondisi kritis karena kepalanya terkena siraman air keras.

Pada hari minggu itulah hingga dini hari pihak STT Setia terpaksa meninggalkan kampus mereka yang sudah didiami selama 21 tahun lamanya. Mereka terusir dari tanah dan bangunan yang sah yang mereka miliki. Mereka diejek, dihina, ditendang, dibacok hanya karena mereka Kristen. Mereka tidak lagi dianggap sebagai warga negara yang sah yang sama hak dan kedudukannya dimata hukum dan pemerintahan. (Seperti yang dituturkan Pdt Matheus Mangentang dan Pdt Edison Djama kepada Hendra Kasenda)

17 Korban STT Setia
(Mereka memilih mengalah dan membalas aniaya yang mereka alami dengan doa dan kepasrahan karena mereka adalah para Hamba Tuhan, Calon Pendeta dan Calon pendidik. Sebetulnya kalau mau mereka bisa saja mereka membalas tapi mereka memilih meniru apa yang Yesus katakan, “Jika ada yang menampar pipi kirimu berikanlah pipi kananmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”)
1. Ardian asal Sumba terkena siraman air keras di pundak kanan
2. Marthen Lalo asal Sumba terkena lemparan batu di pelipis kanan dan dipukuli di kepala bagian belakang
3. Gabriel Besi asal Atambua dibacok dengan clurit di bagian kepala dan kedua tangan
4. Jupiter asal Atambua ditikam dengan samurai di pundak dan ditikam dengan bambu runcing di perut
5. Lukas Asal Manado disiram dengan air keras di kepala, wajah dan leher
6. Yunus asal Alor disiram dengan air keras di leher, bahu dan terkena lemparan batu
7. Ramaeli asal Nias luka di wajah dan kepala akibat lemparan batu
8. Disiplin asal Nias luka bakar di bahu karena terkena siraman air keras
9. Demaus asal Luwu Sulawesi luka kepala akibat lemparan batu
10. Henok asal Sumatra Utara Luka tusukan di leher akibat bambu runcing
11. Kristian asal Mamasa seluruh badan terkena siraman air keras
12. Alfred asal Kalbar luka-luka akibat lemparan batu
13. Gabriel Umbi asal NTT luka memar pada paha kiri akibat tendangan berkali-kali
14. Oktavianus Asal Maluku luka di punggung akibat ditendang berkali-kali
15. Yohanes asal Sumba luka di kepala akibat pukulan benda keras
16. Daniel asal Sumba luka akibat pukulan kayu dan pecah bibir
17. Salmon asal Sulut luka di pelipis

Pesan saya :
Apabila anda yang membaca ini kebetulan seorang muslim, saya tidak mengharapkan komentar-komentar berbau advokasi apalagi provokasi.

Hanya pandai bicara tanpa berbuat, itu hanya kemunafikan yang tak akan menyelesaikan masalah.


Aksi

Information

57 responses

7 10 2008
Ajaran

Saya turut berdukacita, itu yang cuma bisa saya ucapkan sebagai muslim yang munafik

7 10 2008
nich

waa.. apa ini bentuk “ketidakadilan” perlindungan hukum di negeri ini, ya?

7 10 2008
David

wah, gue baru tahu soal ini. pemerintah masa ngga turun tangan? apa yang bisa kita perbuat? minta ijin lae utk post artikel ini di blog gue.

7 10 2008
Islam Indie

boleh turut kutip ttg ini di blog saya?
maaf, tadi keburu di send..

7 10 2008
narakushutdown

hiperbola

7 10 2008
Erwin Baja

Ini cuma salah satu test case lagi dari sekian test case-test case sebelum ini..(HKBP Binjai, Sekolah Sang Timur, dsb..dsb yang semakin susah buat disebut satu per satu).

Dari semua test case itu semakin terlihat indikasi bahwa Pemerintah tidak mampu (atau tidak mau??) menjalankan dan menegakkan pasal 29 UUD 1945 dan sila Pertama dari Pancasila..

Apa tujuan test case-test case ini ? Hanya Tuhan yang tahu, mungkin bagian dari grand design menuju pembentukan negara Islam Indonesia..mungkin bagian dari pertarungan politik, mungkin hanya sekedar pesanan dari orang berduit buat bikin kacau Indonesia dan mengadu domba sesama bangsa, dan entah berapa banyak kemungkinan lainnya.

Tapi buat kita sebagai pengikut Kristus, satu hal yang sudah pasti, bahwa menjadi pengikut Kristus memang harus siap menanggung salib di dunia.. saya cuma bisa mendoakan teman-teman mahasiwa SETIA untuk tetap dikuatkan imannya dan supaya permasalahan ini cepat selesai. Saya juga mendoakan orang-orang yang memusuhi mereka supaya Tuhan mengampuni mereka jika (benar-benar) tidak tahu apa yang mereka perbuat.

Salam,

8 10 2008
Bong

Apa yang dapat kami bantu?

8 10 2008
takseorangpun

itulah Indonesia……
cape dech urusan dengan yang ‘satu itu’

8 10 2008
batuhapur

Sakit hati ini makin bertambah setelah membaca tulisan ini… sangat sakit hati pada mereka yang merasa negeri ini negeri muslim, muak jadinya bila mendengar kerukunan beragama. sakit hati dan benci bila melihat orang2 pake topi kupluk dan sarung seenakny aja naik motor tanpa liat rambu2 lalu lintapi lebih sakit hati kepada pemimpin dan pejabat negara ini klo diwawancari selalu berbicara keadilan, tapi pada dasarnya mereka juga sama jahatnya denngan mereka yang membakar Gereja.

Kami kristen diajarkan kasih. tapi bukan berarti kami harus diam dan memaafkan… ada saatnya kam harus angkat senjata. ingat pertarungan Daud melawan Goliath…

Merdeka….

8 10 2008
tren di bandung

saya merasa prihatin dengan segala ketidaknyamanan itu. semoga ada jalan keluar yang tepat

9 10 2008
Admin sitompul.net

Horas…

Mengapa kalian semua ngomong ajaran kristus adalah kasih kalau kalian semua ingin membalaskan perbuatan orang yang jahat terhadap kalian???
Cukup kalian berdoa dan selalu berbuat baik ke mereka yang ada disekitarmu, biarkan TUHAN YESUS yang berkehendak!!!

butima jo,

9 10 2008
Datyo

@ batuhapur
Saya pribadi sangat tidak setuju dengan tindakan tindakan terhadap saudara kristen saya. kehidupan beragama menjadi hak tiap warga negara yang mengaku Indonesia.
Tetapi penyelesaiannya bukan dengan angkat senjata.
Begitu senjata diangkat maka indonesia akan menjadi lautan api. Perang saudara gila gilaan tidak terhindarkan.
Islampun mengajarkan kasih, setiap muslim selalu membaca Bismillahirrohmaniirrohiim yang artinya Dengan nama allah Yang Maha PENGASIH dan MAHA Penyayang…
masih banyak muslim yang belum memahami kalimat indah tersebut.

Sekali lagi jangan sampai mengangkat senjata….
Kalau itu terjadi maka saya akan menjadi garda depan membela agama saya dan berhadapan dengan anda..

Mohon kita bersama berdiskusi dengan kepala dingin…
mari kita cari jalan keluar bersama…
Saya sangat prihatin dan dengan hati yang tulus ingin membantu meringankan…

9 10 2008
jephman

@ Datyo

Sebelumnya maaf krn jadi jubirnya Batuhapur,tapi…SIAPA PULA YANG MAU ANGKAT SENJATA?

pernyataan anda yang ini: “Kalau itu terjadi maka saya akan menjadi garda depan membela agama saya dan berhadapan dengan anda..”

jelas sekali menunjukkan 2 muka islam yg selama ini yang saya kenal.

Yang satu bilang : “Islampun mengajarkan kasih”
Yang lain bilang : “Kalau itu terjadi maka saya akan menjadi garda depan membela agama saya dan berhadapan dengan anda..”

Itu bedanya kami dengan anda.

Karena kami di ajarkan : “Jika ada yang menampar pipi kirimu berikanlah pipi kananmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”

NB : Ini juga peringatan bagi anda, karena komentar anda sudah berbau provokasi.

9 10 2008
Lionel

Saya prihatin dan ber-empati dengan tragedi yang menimpa teman-teman di SETIA, dan makin saya sadari, saya makin merasa berdosa, karena saya (belum) tidak bisa berbuat sesuatu untuk membantu mereka.

itulah Indonesia……
cape dech urusan dengan yang ’satu itu’.

..
Sekali lagi jangan sampai mengangkat senjata….
Kalau itu terjadi maka saya akan menjadi garda depan membela agama saya dan berhadapan dengan anda…

Terlepas dari agama/keyakinan apa yang dianut oleh John Lennon, saya jadi teringat lirik lagu Imagine ..


..
Imagine there's no countries
It isn't hard to do
Nothing to kill or die for
And no religion too
Imagine all the people
Living life in peace
...

Saya berjuang tidak berjuang untuk agama, karena agama hanyalah tradisi dan buatan manusia.
Saya tidak berjuang untuk Tuhan saya, berjuang? what??, karena saya hanya setitik debu di suatu masa di jagat raya dengan Tuhan sebagai penciptanya. Tuhan tidak pernah meminta saya untuk memperjuangkannya. Karena Dia adalah Penyelamat..

Regards,

Lionel

9 10 2008
batuhapur

@ Datyo

kasih yamng bagaman dijajarkan agama anda…kalau benar ada kasih diajarkan, kog ada teroris? kog ada amrozi cs, kog ada FPI yang bertindak brutal pukal sana pukul sini?? apakah itu kasih… dan juga anda gak perlu bilang klo kristen itu saudara anda.. bukankah di ajaran anda, selain muslim adalah kafir???

anda bilang senadainya angkat senjata. anda sebagai garda depan… silahkan… sedikit kami gak merasa takut. .. krm kami tau anda2 seperti ini hanya berani di depan rumah… silahkan anda melangkah kedaerah yang minoitas agama anda. apakah anda diperlakukan hina dan diusir??? apakah anda di initimidasi dan dianggap kafir??? apakah anda dilarang beribadah???

Jadi itulah bedanya kita, ajaran kasih yang bagaimana yang anda anut,.

@admin sitompul.net

betul lae…memang kita harus berdoa…tapi apakah kita harus cukup berdoa aja??

9 10 2008
Datyo

Peryataan bung batuhapur yang saya kutib :

Kami kristen diajarkan kasih. tapi bukan berarti kami harus diam dan memaafkan… ada saatnya kam harus angkat senjata. ingat pertarungan Daud melawan Goliath…

tulisan saya diatas mengomentari tulisan bung Batuhapur diatas. saya kira cukup jelas.

Tidak semua islam mengganggap non muslim kafir 🙂
Setiap orang perlu proses dalam memahami agamanya masing masing, otomatis keluarannya juga berbeda.

Dua anak saya, saya sekolahkan di sekolah Kristen. alasannya, agar mereka memahami bagaimana menjadi minoritas, kalau mereka diluar, bagaimana mereka menjadi bagian dari mayoritas. Ketika SD pun saya juga sekolah di sekolah kristen.

Permasalahan sekolah teologi saya kira bukan masalah agamanya, kita tahu bahwa FPI pun tidak lepas dari unsur politik. Jadi pendekatannya juga harus dari politik saya kira.

mohon maaf kalau ada kata saya yang kurang sopan,
o ya alamat saya cukup jelas, artinya kalau anda kurang puas mari silahkan mampir ke malang. Tamu adalah raja…..

9 10 2008
cakbrewok

hendra kasenda ini siapa ya? sejak awal sampai akhir saya tidak melihat identitasnya yang jelas. adakah pengunjung blok ini yang mengetahui cerita yang sama? sekedar untuk verifikasi data saja.

10 10 2008
jephman

@ cak brewok

Tulisan ini saya kutip dari salah satu milis.
Hendra Kasenda salah satu anggotanya dan orang pers/media.

@ Datyo

Kasih dalam kristen bukan mengedepankan kekerasan jika ditindas.

Pernyataan ini juga cukup jelas membedakannya.

10 10 2008
Untuk Para Pengkhianat « Anti Kristus

[…] sudah HALAL DARAHnya. Karena tidak saja mereka merugikan dan menghancurkan diri sendiri tetapi juga menghalangi orang lain untuk menemui KEDAMAIAN di dalam islam. Mereka menakut-nakuti orang-orang yang sudah berkeinginan menjadikan islam sebagai […]

10 10 2008
par biang

to all :

Emang benar tuh kalau orang muslim di tempat mayoritas kristen atau menjadi minoritas bilang toleransi, tapi kalau di mayoritas muslim bilang telor asin. Merasa arogan, ga usah jauh2x, datang aja ke Banten, liat apakah di sini toleransi nya tinggi? boro2x, bikin Gereja aja susah nya minta ampun. Tapi kalau bikin diskotik gampang nya mint aampun.

Jadi kalau ada di negri rantau nya org muslim atau di tempat mayoritas kristen bilang toleransi, omong kosong. Sekolah minggu disini aja di ganggu, kebaktian di ganggu.

Jadi kalau kapan2x ada obrolan diskusi tentang kebebasan agama di luar negri, apalagi pembicara nya dr Indonesia dan berasal dr provinsi yg mayoritas islam, akan saya tantang bicara. Dimana arti toleransi itu? semua nonsense.

Di kampung kami di Toba, sedikit pendatang dari jawa dll yang Islam saja bisa bikin langgar, tapi kalau kami ke rantau, boro2x bisa bikin Gereja. Lihat lah ke Merak dan Cilegon, dulu sudah di bikin pondasi, langsung di rusak oleh orang islam, yang mengaku beragama, ini nyata, bukti silahkan datang kesini, dan mereka bilang Kafir, harus nya mikir yang Kafir itu siapa?

Lihat saja di negara barat, mereka bilang toleransi agama di negri kami (islam) tinggi, agama apapun bebas di jalankan. OMONG KOSONG. Kalau saya ketemu ada org Indonesia bicara seperti itu di luar negri akan saya tanya, dimana letak toleransi itu, dan saya yakin mereka asal bunyi.

Mentri luar negri Jerman bulan Maret lalu ke Indonesia. Dan berkata investasi Jerman di Indonesia akan meningkat, karena Jerman melihat toleransi di Indoensia semakin meningkat (sumber kompas). Saya yakin Menlu Jerman itu di kibulin sama Din Syamsudin dan kawan2x. Di bilang toleransi, tau nya telor asin, dasar orang Indonesia pintar ngomong dan ngibul.

Ini akta loh kawan2x!!!

11 10 2008
dana

@Jephman

Berarti komen batuhapur yang dikutip oleh datyo bukan ajaran kasih kristen itu ya lae?

13 10 2008
Bosk Tarutung Son

Saya tidak paham betul dengan agama Islam.
Tapi yg saya tahu (dari teman muslim) bahwa semua yg tidak beragam islam dianggap kafir dan layak dimusnahkan dari muka bumi.
Miris sih pertama mendengar, tapi begitulah kenyataannya.
Apalagi setelah mendengar statement2 dari pelaku bom Bali, sangat membenarkan perkataan teman saya.
Beruntungah kita umat pengikut Kristus karena Tuhan sendirilah yg memilih kita, bukan kita yg memilih Dia, sehingga kita tidak pernah mendapat ajaran untuk memusnahkan kaum tertentu dari muka bumi melainkan untuk mengasihi.
We are the choosen one. Tuhan sendirilah yg memilih kita untuk diselamatkan.
Segala Syukur dari Dahulu, Sekarang, dan Sepanjang Segala Abad hanya bagi Yesus Tuhan Kita.
Penderitaan Pengikut Kristus tidak akan pernah habis selama di Dunia ini.
Bukankah kita harus memilkul sendiri Salib kita?
Kiranya Tuhan senantiasa meneguhkan hati Kita.
Amin.

HORAS sian TARUTUNG.

13 10 2008
jephman

@ Dana
Apa yang ditulis (diinginkan) Lae Batuhapur itu, tidak memiliki akar/suruhan Theologis dalam Kristen. Ayat2 yang disertakan di postingan diatas sudah jelas.

Tapi yang namanya manusia, siapa sih yang tahan melihat saudara/keluarga/tetangga/teman atau siapa saja ditindas dan kita diam saja?

Apa yang terjadi di Poso/Ambon menyatakan hal ini, dan itu SALAH dan DOSA jika dilihat Kekristenan.

Semoga menjawab pertanyaannya & salam kenal ! 🙂

13 10 2008
HS for PEACE INDONESIA

Horas,

saya ikut prihatin dengan kejadian di SETIA maupun gereja2 yang dianiaya, tetapi pertanyaannya adalah “apakah hal itu membuat legitimasi bagi orang Kristen untuk membalas hal yang sama atau bahkan mengangkat senjata?”, jawabannya adalah TIDAK!!!, karena jelas sekali Tuhan kita mengajarkan “KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA”, dan itu adalah HUKUM TUHAN YANG PALING UTAMA, jadi sudah selayaknya kita lebih fokus untuk berdoa dengan mendoakan saudara-saudara kita yang teraniaya agar IMAN mereka tetap teguh kepada Tuhan Yesus, dan juga kita HARUS mendoakan orang-orang yang selama ini “menganiaya” agar mereka sadar, dan selanjutnya biarkanlah Tuhan yang bekerja, karena Tuhan Yesus sudah pernah mengatakan bahwa “HAK UNTUK MENGHAKIMI” adalah merupakan hak absolut dari Tuhan BUKAN kita, jadi saudara2ku umat Tuhan, TETAPlah mengedepankan KASIH dalam situasi apapun!!!, dan jangan biarkan kebencian menyala-nyala di hatimu, karena bukan gedung gereja yang utama, biar saja gedung gereja dibakar atau ga boleh dibangun, tetapi yang penting HATImu tetap yakin dan percaya kepada Tuhan Yesus, itulah yang utama, dan mari kita tunjukkan kepada semua orang bahwa apapun yang terjadi, kita tetap mengasihi mereka dan mengampuni dosa-dosa dan kejahatan mereka, karena TUHAN sendiri sudah mengampuni dosa-dosa kita, lalu kenapa kita yang jelas2 merupakan orang berdosa tidak bisa mengampuni? lalu apa bedanya kita dengan orang-orang yang menganiaya kita? thanks & Jesus bless this nation and PEACE to all of us.
Syaloom.

ps: tolong kita dari kedua belah pihak menghentikan semua komentar2 yang bernada Provokasi dan berbau SARA, karena TIDAK ADA gunanya sama sekali, marilah hidup berdampingan dengan damai, karena PERBEDAAN itu sangat indah 🙂

15 10 2008
imankristen

Sedih….

16 10 2008
loui

Kepada Allah yang dipuja di label dunia atas nama agama
Diagung-agungkan sebagai pencipta dan pengatur semesta
Aku mohon kehancuran agama
Jika atas nama agama tidak ada penghargaan martabat sesama manusia
Jika atas nama agama, ada yang terluka bahkan mati binasa
Terinjak-injak oleh bejat dan nafsu belaka
Bahkan oleh teriak para pemangku agama
Jika salaman saja bagi yang berbeda menjadi sia-sia
Dan nista hukumnya
Jika kedatangan sesama manusia menjadi berjarak hanya karena beda agama
Jika karena pantang-pantang, persaudaraan menjadi baur mengudara
Jika manusia telah menjadi “allah” atas sesamanya
Jikapun dengan cara demikian orang masuk surga,
Maka akulah orang yang pertama memilih masuk neraka
Sekali lagi aku mohon kehancuran agama

16 10 2008
noschy

Molo adong peristiwa songon mahasiswa Setia, unang torus hita tudu haporsea on ni saudara sepupu ta parjahat, halakna do namangulahan hajahaton, dang haporsea onna i namangulahon hajahaton, ingkon boi do bedahonon ta i. hita bayangkon ma jolo sa menit…., molo… haporseaon ni dongan sepupu ta do namangulahan hajahaton……, piga ratus juta halak nasida……, hape molo nihitung namangulahon hajahaton tu mahasiswa setia, ndang pola sampe sajuta halak ra?. sian perbandingan on, boi do dokkon onta haporseaonni saudara sepupu i parjahat ? daong kan! halak na do namangulahon hajahaton kan?
dos doi nang tu hita. jujur majo hita, naung serep marroha do hita on? daongkan! hita bereng ma huria ta piga-piga taon na salpu, na marsital likan di bagas joro, na serep marroha do hita on? sungkun-sungkun ma i tu hita asa unang hatop-hatop hita marrimas roha.
haporsea onta dohot haporsea on ni saudara sepupu ta, denggan do sudena i, ale angka halak na do na hurang mangulahon na denggan, adong do bonar ni hata ni si Datyo i, dang sude saudara sepupu ta i olo mangulahon hajahaton. ung-godangan do sian nasida na mangulahan nadenggan dibagasan haporsea onna.
na porlu muse ingotononta, ima dang dos haporsea on ta tu haporsea on ni saudara sepupu ta. jadi, pangidoan ni rohangku da, dang adong lapatan na di hita mardebat mengenai haporsean ta tu saudara sepupu ta i, cukkup ma habonaran ni haporsea on ta i di bagasan roha ta be. horas ma.

17 10 2008
Rudy

@ Noschy
Untuk yang satu ini saya ada perbedaan pendapat dengan lae.

Justru yang mayoritas itu yang diam saja. Cocok dengan namanya: Silent Majority. Entah setuju dan diam atau tidak setuju tapi diam, yang jelas tidak ada tindakan apapun untuk mentidakbenarkan yg dilakukan teman-temannya.

Dan yang menjadi muslim yang baik, damai, bersahabat dan penuh toleransi itu JUSTRU mereka yang TIDAK MEMPRAKTEKAN ISLAM MURNI.

Sebut saja Islam Moderat, kalau memang dari sananya sudah modern, buat apa pakai embel2 moderat?

Ada pula Islam Liberal yang sangat bersahabat dengan Non Muslim, kalau memang bersahabat buat apa pakai iliberalisme? Memang Islam kurang bersahabat kalau tidak dicampurkan dengan Liberalisme?

Ada juga Islam Pluralis, KALAU MEMANG ISLAM PLURALIS buat apa pakai pemikiran pluralisme supaya toleran?

Yang paling banyak adalah Islam Abangan, muslim yang mencampuradukan adat istiadat budaya ASLI INDONESIA, ini juga sangat bersahabat dengan non muslim. Lagi-lagi yang jadi pertanyaan : kalau DARI SANA-nya sudah bagus, kenapa yang sudah tercampur dengan budaya Asli Indonesia yang membuatnya terasa adem, damai?

Lucunya, kebanyakan dari mereka yang ada dan kita rasakan toleran, damai dan bersahabat JUSTRU DICAP SESAT.

Dan memang terbukti bahwa mereka yang HANYA mempraktekan Islam TOTAL 100% MURNI dari Al Quran dan Hadits itulah yang diluar kelompok-kelompok yang saya sebutkan diatas.

19 10 2008
kristbreb

Indahnya persaudaraan kasih. Saling berbagi, tidak cemburu, tidak memegahkan diri, tidak berlaku sombong. Kasih itu sabar dan murah hati. Hidup di dalam kasih adalah hidup di dalam surga dunia. Mati pun tak mengapa. Bila aku memiliki kasih. Sayangnya, hingga mati, kita berjuang untuk memiliki kasih. Tuhan berilah kami kasihMu, kasih yang sama seperti yang Kau berikan kepada kami. Amin.

19 10 2008
hh

Lae Batuhapur, tenangkan hati lae jangan terbawa emosi. Benar seperti yang ditanyakan lae Dana dan jawaban dari lae Jephman. Kita harus memafkan, dan harus tujuhpuluh kali tujuh kali untuk setiap kesalahan.

Melihat kenyataan memang, dimana aparat keamanan tidak sepenuhnya melindungi masyarakat yang sedang terancam dengan alasan takut melanggar HAM padahal orang yang menyerang nyata nyata sudah melanggar HAM, melihat ketidaksungguhan pemerintah mengembalikan para mahasiswa ke kampus miliknya, wajar hati kita memberontak lae. Hati boleh panas, tetapi kepala harus tetap dingin. Yang perlu kita lakukan adalah mendoakan mereka, agar mereka sadar bahwa tindakan seperti itu adalah salah. Kalau tidak berdamai terhadap setiap orang, mustahil seseorang itu akan melihat Kerajaan Surga. Hanya orang yang menghidupkan kehidupan surga selama di dunialah yang akan mewarisi kerajaan surga itu.

Terimakasih.

20 10 2008
Papua

Wah…cape juga yah..Gabe dohot do iba emosi. Kapan ya kita bisa kayak di papua?? Mereka menjadi minoritas yang hanya ikut arus. No FPI…Ga ada bakar gereja…Kita merdeka disini…

HOras

20 10 2008
Ninggor Pardede

Jadikanlah kita bermanfaat buat orang lain. Jadilah garam, lilin.

21 10 2008
bonar

may God bless us all…

saya pernah baca tulisan di salah satu blog [mungkin lae juga ingat karena pernah kasih komen di tulisan itu, tentang seorang mualaf yang akhirnya melihat kebenaran kristen setelah di jadi mualaf, yang saya mau utarakan disini adalah komen-komen yang dilontarkan atas tulisan tersebut justeru membuat suasana semakin memanas karena masing2 pihak [ islam dan kristen] mengklaim kebenarannya masing-masing, kalo saya boleh kasih saran dan usulan lae [usul konkrit nih yah..hehehe…], untuk tulisan lae yang satu ini di tutup aja akses untuk kasih komennya, sotung tambah panas bah lae ku…
permusuhan dan saling mengklaim kebenaran bukan ajaran yang di ajarkan Tuhan kita Yesus Kristus…

boti ma jolo sian ahu…

horas,

-bonar sihotang-
http://sihotang407.wordpress.com

21 10 2008
jephman

saya pikir saling mengklaim itu perlu
daripada salah satu pihak mengklaim sendiri padahal kenyataan jauh dari klaiman
(macam perusahaan asuransi saja 😛 )

dengan saling mengklaim kitapun saling mengerti dimana perbedaannya

menutup komentar menutup juga komunikasi antar umat beragama
dimana lagi kita bisa bicara langsung ttg agama tanpa emosi kalau tidak di internet

Yang perlu ditutup (dan di spam 😛 ) itu komentar2 menghasut, provokasi dan yg cuma “turut berduka cita” plus plus… 😛

22 10 2008
bonar

oke deh lae…lanjuuutt…
[seru juga nih jadinya…hehehehe…!!]

30 10 2008
faithFACTOR

“Kiamat sudah dekat?”
Kiamat sudah dimulai…

…bahwa gereja akan terpecah…
…bahwa umatnya akan dianiaya oleh orang-orang yang mengira mereka berbuat demi Tuhan…
…bahwa telah datang nabi palsu yang mengaku dia utusan Tuhan…
…bahwa orang-orang yang berdiri dalam nama TUHAN akan dimusuhi oleh dunia…

Semuanya begitu dekat…
Semuanya begitu nyata…
Tetapi sedikit orang yang memahaminya…itupun secara sepotong-sepotong…
Karena semuanya tertulis dalam kitab yang masih tersegel…
Kitabullah…
Kalamullah…

…yang telah datang kembali…
…yang telah muncul kembali…
…yang datang bagaikan pencuri…

11 11 2008
Qky

secara pribadi, bagi saya agama/keyakinan adalah hak individu, perbedaan adalah niscaya, tak perlu diperdebatkan… tho, tanggung-jawab bagi masing-masing

sayang sekali, kedewasaan beragama, tidak semua orang miliki sehingga kadang benturan di akar rumput tak bisa dihindari, disinilah perlunya kebijaksanaan Pemerintah sebagai payung bagi semua keyakinan

Alhamdulillah, sebelah rumah adalah seorang gembala, yang menghidupkan kristiani lewat “sekolah minggu” pada hari sabtu sore, sedang saya ketua Taman Pendidikan Al-Qur’an di masjid depan rumah kami. Nggak ada masalah. “Lakum dienukum waliyadin. Bagimu agamamu, bagiku agamaku.”

Mungkin yang perlu ditekankan dan disosialisasikan bagi agama dakwah adalah “Tuhan tidak meminta kita untuk bertanggung jawab atas keyakinan berbeda orang lain, taatlah pada keyakinan yang sudah kita pilih, dan jadikan keyakinan itu menyebabkan kita bermanfaat bagi kehidupan kita dan orang-orang disekitar kita tanpa pamrih”

Salam

16 11 2008
faithFACTOR

Ayat itu, “Lakum dienukum waliyadin. Bagimu agamamu, bagiku agamaku”, hanya berlaku ketika Muslim belum menjadi mayoritas/lebih kuat. Ketika sudah menjadi kuat, Muhammad membatalkan ayat itu karena haus kuasa.
Kubaca itu di Qur’an.

Wa’an Lailaha ilallah al-ahad…faa lana nahbu ilahu wahidu huwa al-Abu alladzi minhu kullu syai’in wa ilaihi narji’u,wa rabbu wahidu wa huwa Yasu’al-Masihu alladzi bihi kullu syai’in wa bihi nahya.

“Dzalika al-Nur aladdzi kana qabla al-‘alam, wa al-Hikmat al-asasiyat al-‘Aqliyat al-kaanahu qabla al-Duhr, wa al-Kalimat al-Hayy, al-kainu ma’a al-‘Abi min al-‘abad’i, alladdzi huwa Allah, al-mauludu al-‘Awwal al-wahid min Allah, al-kainu qabla kulla khaliqat…”
Itulah Nur atau cahaya yang sudah ada sebelum alam semesta diciptakan, hikmat dan akal Ilahi yang sudah ada sebelum zaman-zaman, yaitu Firman yang hidup, yang bersama-sama dengan Bapa sejak kekal. Ia adalah Allah sendiri. Karena Firman itu satu-satunya yang keluar dari Allah dan pertama dilahirkan-Nya, sudah ada sebelum segala diciptakan…

“… Huwa Yasu’a an-Nashiri al-nadhiru alladzi yarghabu fii qiyadihi jami’i ikhwatihi ila Mukhtar al-Habib, alladzi Masahahu ilah bizaiti qudsihi, huwa al-Kalimat allati kana fii al-bad’I ma’allah.”
… Dia adalah Yesus yang ingin membimbing semua saudaraNya dalam satu ikatan kebersamaan menuju kepada Al-Mukhtar al-Habib (insan pilihan yang terkasih), yaitu Sang Kudus yang diurapi Allah. Dialah Sang Sabda yang sejak kekal bersama dengan Allah.

16 11 2008
faithFACTOR

Ayat itu, “Lakum dienukum waliyadin. Bagimu agamamu, bagiku agamaku”, hanya berlaku ketika Muslim belum menjadi mayoritas/lebih kuat. Ketika sudah menjadi kuat, Muhammad membatalkan ayat itu karena haus kuasa.
Kubaca itu di Qur’an.

Sedangkan Kristen Orthodox (Persia-Yordania) dari dulu sudah berseru:
Wa’an Lailaha ilallah al-ahad…faa lana nahbu ilahu wahidu huwa al-Abu alladzi minhu kullu syai’in wa ilaihi narji’u,wa rabbu wahidu wa huwa Yasu’al-Masihu alladzi bihi kullu syai’in wa bihi nahya.

“Dzalika al-Nur aladdzi kana qabla al-’alam, wa al-Hikmat al-asasiyat al-’Aqliyat al-kaanahu qabla al-Duhr, wa al-Kalimat al-Hayy, al-kainu ma’a al-’Abi min al-’abad’i, alladdzi huwa Allah, al-mauludu al-’Awwal al-wahid min Allah, al-kainu qabla kulla khaliqat…”
Itulah Nur atau cahaya yang sudah ada sebelum alam semesta diciptakan, hikmat dan akal Ilahi yang sudah ada sebelum zaman-zaman, yaitu Firman yang hidup, yang bersama-sama dengan Bapa sejak kekal. Ia adalah Allah sendiri. Karena Firman itu satu-satunya yang keluar dari Allah dan pertama dilahirkan-Nya, sudah ada sebelum segala diciptakan…

“… Huwa Yasu’a an-Nashiri al-nadhiru alladzi yarghabu fii qiyadihi jami’i ikhwatihi ila Mukhtar al-Habib, alladzi Masahahu ilah bizaiti qudsihi, huwa al-Kalimat allati kana fii al-bad’I ma’allah.”
… Dia adalah Yesus yang ingin membimbing semua saudaraNya dalam satu ikatan kebersamaan menuju kepada Al-Mukhtar al-Habib (insan pilihan yang terkasih), yaitu Sang Kudus yang diurapi Allah. Dialah Sang Sabda yang sejak kekal bersama dengan Allah.

Jadi, siapa yang harusnya disebut penjiplak menurut akal pikiran manusia?
Tetapi ternyata kenyataan terbalik, kan?
Mengapa? Hanya ada 2 pilihan: TUHAN melawan Iblis!
“Kiamat sudah dekat?”
Kiamat sudah dimulai…bahwa umatnya akan dianiaya oleh orang-orang yang mengira mereka berbuat demi Tuhan…

18 11 2008
iruka

menyedihkan…..

ga ada kata damai di mereka.

bukan berlaku buat kristen aja..
bali juga di bombardir…

pemerintah juga musang berbulu domba,

solusinya,
mungkin perlu vakansi ke mana aja yg mereka jadi minoritas di situ.
liburan buat pengetahuan.bila perlu ke luar negeri tetapi jangan jadi tki apalagi buat jihad…sejenis traveling..

kenapa?
agar mereka tidak katak dalam tempurung.

mauliate ma.

19 11 2008
Kaila

Ini yang dimuat menurut saya bukan komentar tp provokasi.Hiperbola.

19 11 2008
Sinaga Dubai

Malah lebih nyaman hidup di Timur Tengah.
Ironis memang..

Salam dari Dubai UAE

Batak Kristen

21 11 2008
Marolop Simanullang

Buat Saudara/i Kaila, saya rasa suasana hati Anda “rada panas” ketika membaca artikel ini (karena Anda mengatakan bahwa ini provokasi, hiperbola). Apa yang disebut dengan fakta akan tetap menjadi sebuah fakta sampai kapanpun walaupun fakta itu ditutup-tutupi. Kebenaran akan tetap mempertahankan dirinya sendiri. Peristiwa ini memang benar-benar terjadi. Media di Indonesia mungkin kurang berani untuk mempublikasikan kebenaran peristiwa itu. Tapi tidak masalah. Memang sejak zaman dahulu orang Kristen memang sudah sering menanggung penderitaan karena mengikut Kristus. Karena memang itulah salib yang harus dipikul. Dan sebagai orang Kristen, walaupun dalam penderitaan, sukacita dalam Kristus tetap ada :-).

9 03 2009
ucoxx

bisalah mereka itu pengecut yg bisanya cm mprovokasi

19 03 2009
hari

bung…. mari berfikir kembali….
siapa kita dimata-Nya????
hanya seonggok tanah yg dibentuk sesuai dengan penggambaran-Nya
hanya itu…..
manusia berperang dengan satu alasan yaitu “Perbedaan” yang biasanya diredam dengan embel2 kata2 “munafik” benar bukan???

salut dengan adanya blog ini….. dialektika antar manusia yg mengedepankan ego dan kebenaran diri masing2 tanpa melihat siapa kita…. mengasah kepintaran berbicara hanya untuk lebih unggul daripada individu lain….

(seru juga jadi manusia di bumi pertiwi ini…. hidup penuh tantangan!!)

21 03 2009
HollaNd

heheheh nimburng doang!!!nih

karna saya kul di hukum!!!utnk yg satu ini kayanya lebih baik di selesaikan bukan dengan menjelek-jelekan yg lain, atau membenarkan beberapa pihak…

kita punya konstitusi, kita punya UUD kita punya KUHP….

tolonglah !!!kan banyak nih orang-orang kita yg pinter…

aku percaya semua orang disni pinter2…makanya bisa ngasi koment

Udah Bw masalh in lewat jalur Hukum

sebagai minoritas kita harus kuat!!!

“tu liat israel cuman 7jt nya orang itu diamerika tapi 80% amerika dia pegang”

Jgn Memandang gelas 1/2 ksong tetapi 1/2 isi

Bangung diri kita semaksimal mungkin

Karna Yg membuat Kita berbeda adalah KEMAPUAN KITA!!!!!!!!!!!!!!!!!!

DAH DAMAI AJA INI NEGARA MAJEMUK!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

NGOMONG CUSCAS CASCUS JUGA NTAR LU JUGA YG RUGI….

MULUT MU HARIMAU MU!!!!

MERDEKA

25 03 2009
Olih nurjaman

Salam damai…. Sodaraku sebangsa dan setanah aer….

28 04 2009
carolina

provokasi sih Gak kali..tapi w aga BT juga waktu w kerja di suatu kantor dan Mahasiswi yang ditampung di sana ga ada kebersihan dan ketertibanya, jadi kita harus bisa menilai kenapa mereka tidak disukai oleh masyarakat sekitar… God Bless

12 05 2009
Gala_ren

Ya Tuhan..
Aku baru baca ini…

Sedih..Emosi..Geram..Gemas..
menjadi satu di dadaku,,sesak rasanya.

Kiranya Tuhan mengampuni mereka..
supaya murka Tuhan tidak turun atas mereka.

Akhh..masih juga sesak,,
Ternyata sulit juga mengampuni orang jahat dan penganiaya..
Tuhan ampuni aku..

28 06 2009
AHADO

hah.. sudahlah..
maafkan dan doakan saja..
upahnya lebih besar di sorga…

11 11 2009
septy

ternyata kamu orang yang memiliki hati lembut ya?

11 11 2009
septy

tidak cukup berdoa saja melainkan berusaha untuk memperjuangkan.

11 11 2009
septy

benar… tapi kita susah berdialog dengan orang-orang yang beragama muslim tapi masih dangkal dalam hal hati nurani. punya kebebasan tapi tidak memiliki akal budi. itu sama saja dengan binatang. katanya manusia tapi tingkah laku binatang.

11 11 2009
septy

sekalipun sulit diterima. kita sebagai orang Kristen yang bukan hanya agama saja, tetapi harus menyadari dan ingat bahwa dibalik kekerasan ini ada jangka panjang yang terindah dari Tuhan Yesus Kristus yang menjadi penyelamat dan penebus dos-dosa umat-Nya yang percaya Rom 10:1-
selain itu ingat bahwa ada yag indah dibalik penganiayaan, ingat bahwa kekristenan ada oleh karena adanya KASIH, KESETIAAN DAN KEKUDUSAN dari orang-orang yang dianiaya. semangat dan tetap mengasihi Kristus yang telah lebih dahulu mengasihi kita. Amin…

4 01 2010
dalimunthe

plis deh jangan lebai……. orang batak kok cengeng
ada beberapa point yang harus digaris bawahi :
jika ingin mencapai keadilan di kdua belah fihak

1. jangan hanya melihat di indonesia
( di luar sana , banyak umat muslim yang tersiksa oleh nasrani & yahudi )
apakah ada mentri muslim di USA ?
apakah ada gubernur islam d Inggris ?
jawab dengan nurani , bukan emosi, kita harus bersukur bisa
hidup di indonesia ini yang lebih indah daripada di SANA

2. Beda kepala Beda fikiran, begitu juga pendidikan & lingkungan
bertahun-tahun saya tinggal di tanjung morawa ( pinggiran medan )
dan di Patumbak ( dekat amplas ) saya tidak menemukan kendala
berarti mengenai SARA , karena perbedaan itu sudah biasa, malah
sudah menjadi candaan … Hoi BATAK !

tapi lain halnya ketika sampai di JaMbi ( sekitar 9 tahun )
orang sini ( termasuk kurang pengalaman hidup ) langsung
bertingkah aneh ketika mendengar saya memakai marga &
berasal dari Medan ( makan babi ya mas ?, oang BATAK kok
sholat jum at ? , di Medan Banyak orang jual BABI Panggang
ya ?
sungguh aneh , hal-hal yang sudah saya anggap biasa di medan
malah disini di anggap aneh & melawan arus ( memelihara anjing )

jadi saya menyimpulkan jangan sama kan WATAK setiap orang
hanya karena anda melihat seseorang atau kelompok membenci anda

be mature aja dah !

11 04 2010
butido

dame na so murung ma di hita sude….
na minum tuak on ma jo….biasa di..
balga do upah ta di surgo….i believe jesus….
bhwa dtg bt kedua kali’a..bt umat yaa..smua.
kita berdoa bt mereka yg menganiaya kta..
ido tarsurat…
Gbu

6 12 2016
Opung Nami

@All ; perlu kalian tau..
klo ada Muslim yg bilang ISLAM itu “DAMAI” berarti dia itu islam KTP.

dan klo ada Muslim yg membunuh para “KAFIR” (kafir = non muslim) berarti dia itu adalah islam yg sejati.

Muhammad:4
فَإِذَا لَقِيتُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فَضَرْبَ ٱلرِّقَابِ حَتَّىٰٓ إِذَآ أَثْخَنتُمُوهُمْ فَشُدُّوا۟ ٱلْوَثَاقَ فَإِمَّا مَنًّۢا بَعْدُ وَإِمَّا فِدَآءً حَتَّىٰ تَضَعَ ٱلْحَرْبُ أَوْزَارَهَا ۚ ذَٰلِكَ وَلَوْ يَشَآءُ ٱللَّهُ لَٱنتَصَرَ مِنْهُمْ وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَا۟ بَعْضَكُم بِبَعْضٍۢ ۗ وَٱلَّذِينَ قُتِلُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ فَلَن يُضِلَّ أَعْمَٰلَهُمْ
“Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berakhir. Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.”

Pahamkan maksud nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: