Mari Belajar Menjawab Mereka 9
Beberapa tahun yang lalu, terbit sebuah buku yang eksotis dan menggemaskan kalau ku bilang, judulnya pun cukup menantang : “Mustahil Kristen Bisa Menjawab”. Ditambah pula hadiahnya yang mobil BMW itu, membuat buku ini menjadi semakin meyakinkan kalau orang Kristen bakal tidak bisa menjawab. Buku itu ditulis Ustad Ihsan L Mokoginta, seorang mualaf keturunan Manado – Tionghoa. Beliau cukup terkenal dikalangan muslim karena latar belakangnya yang mantan Kristen, membuatnya terlihat ahli dalam agama Kristen sehingga apa yang dikatakanya tentang kekristenan benar karena dianggap lebih “berpengalaman”. Bapak ini bersemangat sekali mengislamkan orang Kristen. Diberbagai pernyataannya beliau dengan terang-terangan mengaku sudah memualafkan banyak orang kristen, mendirikan lembaga serta menerbitkan banyak buku untuk Islamisasi yang menyerang Kekristenan.
Dalam buku ini ada sebelas pertanyaan dan setiap pertanyaan diberi nilai 10 juta rupiah apabila terjawab. Sebuah tantangan yang amat menarik, ditambah hadiah utama mobil BMW yang bikin ngiler tentu saja. Tapi banyak orang yang meragukan adanya hadiah tersebut yang memang agak lebay, alias berlebihan menurut istilah anak gaul sekarang. Sudah banyak jawaban yang diberikan atas “sayembara” ini, yang amat baik, diantaranya buku “Siapa Bilang Kristen Tidak Bisa Menjawab” oleh Pdt Budi Asali, di internet juga bertebaran pembahasannya, salah satunya klik disini. Namun tetap saja jawaban yang ada ini dinilai bukan jawabannya, karena memang bukan itu jawaban yang mereka inginkan. Jawaban yang benar bagi mereka adalah jawaban yang persis sama dengan yang mereka mau. Sampai sekarang tidak jelas bagaimana akhir “sayembara” ini.
Buku Ustad Mokoginta ini juga bukti bagaimana jargon Alquran “Agamaku ya agamaku, agamamu ya agamamu” menjadi mentah oleh muslim sendiri. Jargon defensif dan ekslusif ini yang sering diucapkan muslim seakan-akan tidak mau usil mencampuri agama lain, ternyata dikangkangi oleh Ustad mereka sendiri. Bagaimana tidak, tanpa ada angin tak ada hujan, tiba-tiba terbitlah buku yang ofensif seperti ini. Bayangkan kalau terbit buku semacam ini dari pihak non muslim.
Disini saya tidak mencoba menjawab satu-persatu pertanyaan dari Bapak Mokoginta, apalagi mencoba mendapatkan BMW-nya (kalau dari seri X kesukaan saya, akan saya pertimbangkan). Saya mencoba mencari tahu bagaimana cerdiknya pak Mokoginta ini. Bagi saudara-saudaraku seiman yang belum mengetahui bukunya atau bahkan duduk perkaranya, ada baiknya mencari tahu dahulu pembahasan yang sudah diberikan oleh salah satu penjawab yang ada diatas, supaya tahu jawabannya karena yang saya bahas diluar dari pada itu. Mari kita perhatikan terlebih dahulu pertanyaan-pertanyaannya:
1. Apakah Yesus beragama Kristen?
2. Mana Ajaran Yesus ketika 13 sampai 29 tahun?
3. Pernahkan Yesus Mengatakan: “Akulah Tuhanmu, maka sembahlah Aku saja”
4. Pernahkan Yesus Mengatakan: “Akulah yang mewahyukan Alkitab, Aku pula yang menjaganya”
5. Mana perintah Yesus atau Tuhan untuk beribadah pada hari Minggu?
6. Mana dalilnya dalam Alkitab Yesus 100% Tuhan dan 100% manusia?
7. Mana dalilnya asal percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dijamin “pasti masuk surga”
8. Mana foto asli wajah Yesus dan siapa pemotretnya?
9. Mana dalilnya Yesus lahir pada tanggal 25 Desember dan perintah merayakannya!
10. Buktikan siapa yang hapal Alkitab walau satu surat saja diluar kepala!
11. Pertanyaan hadiah BMW: Mana bukti ucapan Yesus yang mengatakan bahwa ada tertulis demikian: “Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga” dalam kitab Taurat, Kitab Nabi-nabi dan Kitab Mazmur.
Kalau memang Ustad Mokoginta ini tulus melakukan sayembara, beliau seharusnya membayar banyak orang Kristen minimal 10 juta rupiah masing-masing. Karena saya kira banyak orang Kristen yang baik bisa menjawab pertanyaan nomer 7 dengan mudah. Belum lagi pertanyaan lain yang orang awam seperti saya bisa menjawabnya. Jadi minimal sekali 20 Juta. Tapi itulah, jawaban yang kita berikan hampir pasti dinilai salah kalau bukan itu jawaban yang sama persis dia mau. Namanya juga dia yang melakukan sayembara, dia pula yang mengangkat diri jadi jurinya. Tapi buat muslim yang membaca tulisan ini dan ingin tahu jawabannya, ini jawabannya:
Yoh 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yoh. 14:6
Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Kis. 4:12
Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”
Kembali ke la…pooo! Perhatikan bentuk pertanyaan yang diberikan Ustad Mokoginta diatas. Hampir semua pertanyaan meminta secara presisi/akurat data/dalil atau fakta. Variasinya hanya “mana dalil” dan “pernahkan” yang intinya sama yaitu meminta data akurat. Disinilah jebakan Betmen itu berada. Kenapa saya katakan begitu, ingatlah bahwa buku ini yang walaupun ditujukan untuk orang Kristen, tetapi yang membaca sebagian besar adalah muslim. Ini keuntungan awal yang entah sengaja atau tidak oleh Ustad Mokoginta untuk membuat pertanyaan kearah data yang presisi/akurat seperti diatas. Beliau tahu betul pertanyaan-pertanyaan itu memerlukan penjelasan. Ini tampak dari setiap ulasan yang dia tulis dalam bukunya setelah 1 pertanyaan, terlihat betul dia sudah menguasai dan mengarahkan jawaban. Sehingga kita diarahkan harus menjawab yang diminta saja. Sedangkan pembacanya yang muslim, yang sebagian besar tidak tahu duduk masalahnya, sudah diarahkan oleh pertanyaan itu sendiri agar mendapat jawaban yang singkat. Sehingga apapun jawaban yang diberikan akan terasa “berputar-putar”. Bentuk pertanyaan seperti ini secara otomatis akan memangkas penjelasan yang sebenarnya diperlukan sekaligus mendiskreditkan jawabannya kalau terlalu panjang. Ini murni “kecerdikan” beliau.
Yang agak berbeda dari semua adalah pertanyaan nomer 1: Apakah Yesus beragama Kristen?. Bagi kita pertanyaan ini konyol sekali. Sama saja seperti bertanya kepada muslim: Apakah Allah beragama Islam? Bodoh sekali bukan? Tentu saja jawabannya adalah: Tidak. Bagaimana mungkin Kristus jadi pengikut Kristus?
Walaupun Yesus dalam hidupnya melakukan ibadah Yahudi, tetapi jelas Dia melakukan itu untuk reformasi besar yang dilakukanNya dari agama Yahudi seperti: Pembaptisan, Perjamuan Kudus, Konsep tentang DiriNya yang satu dengan Allah, Penebusan dosa, KedatanganNya yang kedua kali, dll, dlsb, dst yang membuat pengikutnya berbeda dari agama Yahudi. Harap diingat umumnya muslim tidak mengetahui bahwa Yesus tidak pernah membawa agama ke dunia ini. Pendapat ini dipengaruhi oleh Alquran yang menyatakan bahwa Isa Al masih adalah nabi dan pembawa agama nasrani. Dan perhatikan bahwa pertanyaan Ustad Mokoginta ini jadi berlawanan dengan Alquran. Kalau memang Yesus tidak beragama Kristen, lalu kenapa Ustad ini bertanya lagI? Konyol bukan? Bukankah Alquran jadi terbukti salah kalau Yesus tidak beragama Kristen? Ini blunder yang diciptakan oleh ustad mereka sendiri. Biarlah mereka sendiri yang bingung.
Lantas apakah ini membuat kekristenan salah? Apakah Kristen seharusnya tidak boleh ada lantaran Yesus bukan Kristen? Persepsi inilah yang sedang dimainkan Ustad Mokoginta. Bagi muslim adalah aneh kalau Yesus sendiri tidak beragama Kristen. Ini karena mereka selalu berpatokan Yesus/Isa itu sama seperti Muhammad yang mendirikan agama lantas melakukan segala ritual agama itu, sembari mencontohkannya ke pengikutnya. Begitu juga dengan pertanyaan-pertanyaan selanjutnya yang memainkan rumus yang sama: kalau tidak ada, maka salah. Simple question from simple mind.
Pertanyaan nomer 3 & 4 pun bernuansa yang sama. Kalau Yesus tidak pernah berkata: “Akulah Tuhanmu, sembahlah Aku saja” maka Yesus bukan Tuhan. Kalau Yesus tidak pernah berkata “Akulah yang mewahyukan Alkitab, Aku pula yang menjaganya” maka Alkitab bukan wahyu Tuhan. Pola pikir yang berulang-ulang dimainkan oleh banyak ulama mereka. Pertanyaan no 1, 3 & 4 diatas sudah dikondisikan dalam persepsi muslim terlihat dari pola pikir pertanyaan yang muncul. Pertanyaan nomer 5 & 9 pun masih berada dalam ruang lingkup seperti ini.Bagi mereka, kalau Yesus tidak mengatakan atau Alkitab tidak menuliskan dengan persis, maka beribadah hari Minggu itu salah, dan merayakan natal tanggal 25 Desember itu juga salah. Apakah orang Kristen tidak jadi masuk surga kalau salah tanggal merayakan Natal atau salah hari beribadah? Memprihatinkan sekali cara ulama mereka mendidik umatnya.
Dari seluruh pertanyaan yang paling konyol menurutku adalah no. 8: Mana foto asli wajah Yesus dan siapa pemotretnya? Ini pertanyaan salah secara bahasa, karena baru tahun 1930-an fotografi ditemukan. Entah bagaimana menemukan foto dari tahun awal Masehi?. Anggaplah ini bukan salah satu trik yang beliau gunakan. Anggaplah yang dimaksud adalah gambar lukisan dan pelukisnya. Kalau ditanya mana lukisan asli dan siapa pelukisnya, ini juga konyol. Dalam bukunya Ustad Mokoginta menunjukan banyak lukisan Yesus yang berbeda-beda. Tentu saja beda, sebab mereka yang melukis itu tidak ada yang pernah melihat Yesus. Jadi memang tidak ada gambar yang dijamin mirip dengan wajah asliNya.
Ustad Mokoginta sudah mengetahui bahwa tidak ada lukisan Yesus yang dijamin kemiripannya 100%. Lantas untuk apa beliau mengajukan pertanyaan ini? Kuncinya ada pada pembacanya. Mereka yang membaca buku ini kebanyakan adalah muslim yang mengira bahwa kita ini mempercayai lukisan Yesus yang banyak beredar sekarang sebagai lukisan wajah Yesus asli. Dalam pikiran mereka hal ini adalah kebodohan dan menjadi bahan tertawaan. Beliau tahu hal ini dan mempergunakan persepsi mereka ini untuk menjatuhkan kredibiltas Kekristenan. Walaupun hal itu tidak ada pengaruhnya untuk kita, karena kita sudah tahu hal ini, namun pertanyaan ini membuat mereka bersemangat karena mengira menemukan aib-aib segar yang membuat mereka semakin yakin bahwa Islam agama yang paling benar dimata Allah mereka.
Pertanyaan nomer 2 masih seragam dengan nomer 8. Bagaimanakah kita menemukan catatan tentang Yesus dari umur 13 sampai 29 tahun kalau memang tidak ada? Apa itu berarti Kekristenan runtuh kalau tidak ada catatannya? Apa itu berarti Isa Al Masih jadi bukan nabi yang diakui Alquran kalau tidak ada catatannya?
Untuk pertanyaan nomer 10 dan 11 sudah terjawab dengan baik disini >>Klik disini<<. Bahwa ada orang yang pernah hapal Alkitab dan penjelasan yang baik sekali dari pertanyaan nomer 11. Bapak Ustad Mokoginta berhutang minimal 20 juta dan mobil BMW untuk sarapanpagi.org
Jadi apa saja yang dipergunakan Ustad Mokoginta untuk menyusun buku ini? Pertama, pertanyaan-pertanyaan yang sudah dikondisikan yang meminta jawaban singkat & akurat padahal sebenarnya sudah tahu harus dijawab dengan penjelasan. Kedua, yang menjadi jurinya adalah dirinya sendiri, sehingga apapun jawabannya yang menilai Ustad Mokoginta sendiri. Ketiga, hadiah yang menghebohkan sehingga meyakinkan pembaca muslim bahwa tak ada orang Kristen yang bisa menjawab. Murni "kecerdikan" seorang ulama.
Untuk itu aku pun mau memberikan hadiah untuk Ustad Mokoginta. Hadiahnya bukan barang mewah macam mobil BMW ataupun Boeing 747. Saya tidak memiliki bentuk pertanyaan yang menjebak yang meminta dalil atau semacamnya. Begini, salah satu Hadits mengatakan : “Pada akhir jaman, umatku akan terpecah menjadi 72 (tujuh puluh dua) cabang, dan yang masuk surga hanyalah satu, yakni yang kembali kepada Al~Qur’an dan Hadist!”
Pertanyaan saya: Bapak Ustad Mokoginta yakin bahwa aliran Islam yang bapak anut sekarang adalah yang menjadi satu-satunya aliran yang bakal masuk surga?
Hadiahnya adalah anda mengatakan jawabannya pada setiap Non muslim yang anda Islamkan.




postingan baru nih bang…
pertanyaan2 semacam ini sebenarnya sangat mudah utk dijawab dan menggunakan Alkitab
pertanyaan2 ini tidak salah, yang salah adalah motivasi org yang menanyakannya. hampir semua yg menanyakan pertanyaan tsb datang bukan dengan Kerendahan hati dan ingin mengetahui kebenaran, melainkan utk menjatuhkan lawan secara triumphant/hipokrit.
o.k. itu kalau ada yg bertanya seperti ini lebih baik kita tinggalkan saja, tokh, bukannya kita tidak mampu menjawab, tapi belum selesai dijawab pasti ybs sudah membantah duluan.. lah, kalau gitu ngapain bertanya?
horas
Saya tidak perduli apa dan berapa banyak pertanyaannya. Namun, yang saya tahu yaitu ada seseorang bernama Insan L.S. Mokoginta yang dulunya adalah pengikut Yesus dan kini dia sudah meninggalkan-Nya. Betapa malangnya hidup Insan kini. Dia berbalik menjadi penghujat Yesus dan melecehkan pengikutNya. Namanya sudah dihapus dari kitab kehidupan dan rohnya akan dihukum. Tidak ada tempat untuk orang durhaka.
orang kristen yg masuk islam itu ga asal pindah agama begitu saja, beliau melalui proses yg panjang dan membanding2kan soal ajaran yg ada di kitab sucinya, lain dgn orang islam yg masuk kristen hanya semata2 krn ekonomi, ustadz mokoginta org pinter, Dr yahya waloni org pinter, jadi mereka tdk secara langsung pindah agama, mereka mengkaji semuanya, itulah pilihan mereka
ulasan anda yang baIk dan rendah hati…terima kasih
Jadi teringat akan kisah Yunus…
Semoga suatu saat nanti dia bisa sadar atas perbuatannya.
Tidak ada agama yang benar
Tetapi disetiap agama ada kebenaran
siapakah yang bisa menilai kebenaran itu?
yang bisa menilai kebenaran itu hanyalah kebenaran itu sendiri
siapakah kebenaran itu?
jawabnya ada di
Yoh. 14:6
Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”.
Semua pertanyaan yg dibuku itu terangkum dalam satu jawaban, dia tidak percaya kepada Yesus Kristus…
( mereka sendiri berkata .., gitu aja koq repot) … mudah-mudahan dapat kaos oblong nih hehe
Jephman hanya menerima komentar berisi jawaban yang dia mau. Lebay amat ya.
ck…benar tuch jephman….kalau baik pasti jawaban fitri nya…ya itu khn kontroversi dari aliran islam yang sesat itu ajah seharusnya ….
seperti dari yang dikatakan nabi muslim agamamu agamamu agamaku agamaku …
tegakkan hukum (pemerintahan )tegakkan islam
moso saya kristen tahu kata kata ini …..heheh:D
islam hanya di gunakan untuk mereka yang mau berfikir dan belajar jadi pantas saja orang diluar islam menghujad,mencela dan menghina, karena dia tidak tau dan mau tahu,hanya kita yang mau belajar yang mendoakan semoga kesesatannya segera oleh allah di tunjukan jalan yang lurus dan terang
Ulasan yang sangat bernas, lae Manalu! Luar biasa! Aku beberapa kali mau singgah ke toko kitab Islam, dengan tujuan mencari penyegaran karena seringkali mampu membuatku tertawa dalam hati yakni dengan cara melihat-lihat buku yang dipajang:
(1) yang ditulis oleh orang-orang Islam (yang mengaku) ahli kitab yang coba mengulas kekristenan yang umumnya adalah memaksakan pendapatnya, antara lain mengatakan bahwa Alkitab sudah dipalsukan, Muhamad ada tercantum dalam Alkitab (padahal ‘nggak ada manfaatnya, ‘kan? Tokh orang Kristen ‘nggak bakalan mengaku peran Muhamad itu sebagai apapun dalam sejarah keselamatan ..)
(2) “kesaksian” para muallaf yang tentu saja banyak menghujat kekristenan (kalau tidak menghujat Kristen, sudah tentu tidak akan diterbitkan … apalagi mengujat Islam, ‘kan?). Untuk “muallaf gang” alias “muallaf (fans) club” ini memang tidak ada pilihan selain mempertahankan pilihannya yang sudah terlanjur (walaupun mungkin dia belakangan sadar bahwa pilihannya salah, sehingga mungkin terpaksa menganut semboyan: “sekali tersesat tetap tersesat”, dan “lanjutkan!”), sambil mencari simpati sesamanya dengan cara menjelek-jelekkan orang lain. Tanpa melakukan sesuatu yang “luar biasa”, orang-orang yang kurang pe-de tersebut besar kemungkinan tidak mudah begitu saja diterima oleh lingkungannya yang baru.
Sangat beda dengan berkunjung ke toko buku rohani Kristen yang sangat damai suasananya karena tidak pernah memajang buku-buku yang isinya menyerang kepercayaan agama lain, misalnya membuat dalil yang memaksakan ada Yesus dalam Alquran. Bagiku sendiri tidak ada pengaruhnya kalau pun Yesus ada di Alquran karena aku hanya meyakini Alkitab sebagai satu-satunya buku yang berisi firman Tuhan. Yang lain? Wallahuallam bissawab-lah yauw …
bagaimanapun bentuk pajangan buku itu, konsep utamanya adalah keindahan layaknya ISLAM.
1. Bagi orang islam muhammad adalah junjungan,bagi orang yang berfikir peranan beliau begitu besar bukan manfaat tapi sekali lagi P E R A N A N.
2. Saya seorang muslim,dimana pada umumnya bahasa seorang muslim adalah bahasa yang berpendidikan dan berintelektualitas tinggi dan tidak berdasarkan emosi apalagi lebay,dan hal yang paling penting disini adalah saya menganut islam sejak saya dilahirkan,dan saya selalu merasakan keindahan dan hanya kebenaran dalam ajaran2 islam,mari kita fikir baik2 apa yang telah anda tulis diatas: ” sekali tersesat tetap tersesat” siapakah sebenarnya orang yang telah mendapatkan itu??? jawabannya adalah : “orang yang mendapatkan ide dan menuangkannya ke dalam satu bentuk tulisan kalimat”.
3.Dalam kalimat yg anda tuliskan:”orang-orang yang kurang pede tersebut besar kemungkinan tidak mudah begitu saja diterima oleh lingkungan yang baru.
hm….hm….hm,bagaimana jika pada kenyataanya pendapat itu berbalik bertolak belakang dan beliau diternyata diterima dengan amat sangat terbuka dan ternyata telah mendapatkan kebenaran yang mutlak???
Pada dasarnya kemanapun kunjungan seseorang jika disertai dengan hati yang putih dan bersih insyaallah sedikitpun tidak akan ada rasa yang membawa kerugian bagi orang tersebut.bagi saya Al-qur’an adalah kitab murni yang mengajarkan hanya tentang kebaikan dan kebenaran,amin….
tetapi kenapa harus membandingkan dengan TUHan dan agama kami bos ….
kristen gak nanya masalah kalian gak bisa jawab tapi koQ judulnya malah ngomong kristen mustahil bisa jawab seakan akan sudah ada kristen yang menyerang kebenaran islam duluan dan hal seperti itu kenapa harus dipublikasikan ,seakan akan takut kehilangan pemeluk islam nya
dan hal ini malah mmbuat adanya kelemahan dari perkataan itu sendiri dan logika dangkal nya “takut kalah”
atau membuat suatu pernyataan antisipasi takut kalau ada umatnya ragu sama agamnya …
bagaimanapun bentuk pajangan buku itu, konsep utamanya adalah keindahan layaknya ISLAM.
1. Bagi orang islam muhammad adalah junjungan,bagi orang yang beriman peranan beliau begitu besar bukan manfaat tapi sekali lagi P E R A N A N.
2. Saya seorang muslim,dimana pada umumnya bahasa seorang muslim adalah bahasa yang berpendidikan dan berintelektualitas tinggi dan tidak berdasarkan emosi apalagi lebay,dan hal yang paling penting disini adalah saya menganut islam sejak saya dilahirkan,dan saya selalu merasakan keindahan dan hanya kebenaran dalam ajaran2 islam,mari kita fikir baik2 apa yang telah anda tulis diatas: ” sekali tersesat tetap tersesat” siapakah sebenarnya orang yang telah mendapatkan itu??? jawabannya adalah : “orang yang mendapatkan ide dan menuangkannya ke dalam satu bentuk tulisan kalimat”.
3.Dalam kalimat yg anda tuliskan:”orang-orang yang kurang pede tersebut besar kemungkinan tidak mudah begitu saja diterima oleh lingkungan yang baru.
hm….hm….hm,bagaimana jika pada kenyataanya pendapat itu berbalik bertolak belakang dan beliau diternyata diterima dengan amat sangat terbuka dan ternyata telah mendapatkan kebenaran yang mutlak???
Pada dasarnya kemanapun kunjungan seseorang jika disertai dengan hati yang putih dan bersih insyaallah sedikitpun tidak akan ada rasa yang membawa kerugian bagi orang tersebut.bagi saya Al-qur’an adalah kitab murni yang mengajarkan hanya tentang kebaikan dan kebenaran,amin….
Daku sampai terharu membacanya. Ulasan ini benar, apa pun jawabannya pasti akan ditolak. Motivasi dari pertanyaan2 ini sungguh buruk, karena mengarahkan jawaban ke jawaban singkat & tegas yang justru memperlihatkan ketidakpedulian penanya akan jawaban yang sebenarnya. Dan lagi seharusnya buku ini mengajak diskusi, bukan soal EBTANAS berisi multiple choice atau B/S.
Sekali lagi, motivasi penanya-nya ada salah.
Dan daku tertarik terhadap pertanyaan balik dari Bang Jephman. Sayang belum ada yg menjawabnya. Hehehe…
GBU
Judul bukunya saja sudah dibuat: “mustahil”, maka letak kemustahilannya terletak pada “saleronya” Mr. Mokoginta. Sedetail dan sealkitabiahmungkinpun jawaban yang diberikan, tetap tidak akan sesuai dengan selera beliau.So pasti hadiahnya tidak akan pernah cair. Namun demikian, tetaplah kita berikan jawaban.
GBu…
Bagiku, dia cuman cari duit dari jualan buku. Supaya bukunya laku, dipilihlah tema provokasi itu. Tapi, dia tau nggak ya, waktu dia berpaling, Tuhan Jesus dan seluruh isi Surga menangisinya?
Mungkin beliau tidak mengetahui itu. Atau mungkin juga beliau mengetahuinya, tetapi lebih mementingkan kepopuleran. Dugaan saya, beliau belum pernah membaca 1 Kor 1:18: “Sebab pemberitaan tentang salib (penebusan) adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan ini adalah kekuatan Allah”
salam
“Berhadiah Mobil BMW” termasuk judul bukunya saja x
Menangisi orang mati hanya 40 hari lamanya,tetapi menangisi orang satu ini ibunya akan berkabung hingga kehadapan bapa disurga.sebab akibat kebodohannya itu ibunya harus kehilangan harta paling berharga dalam dirinya untuk masuk surga.sebab inilah salah satu pengertian dari ajaran Yesus “Mana lebih baik bagimu?masuk kesurga dengan kehilangan salah satu lenganmu bahkan kedua matamu?jika matamu menghambatmu masuk surga,maka cungkillah dan lemparkanlah dia.Sebab lebih baik kehilangan satu tanganmu atau pun matamu dari pada engkau tidak masuk surga”.biarkan ibunya memilih itu.kehilangan anak tapi masuk surga,Atau mendapatkan anaknya,tetapi tidak diselamatkan
klo udh gk bisa jawab ya udah,jangan sok tau gtu deh.yesuas emang menangis karena dia iri tidak bisa masuk islam,dan dia sudah ikut seleksi untuk pemilihan batu arang buat di neraka.
klo udh gk bisa jawab ya udah,jangan sok tau gtu deh.yesuas emang menangis karena dia iri tidak bisa masuk islam,dan dia sudah ikut seleksi untuk pemilihan batu arang buat di neraka.
=>Dari komentarmu ini, anda terkesan mengada ada, penuh dengan emosi negatip, melontarkan suatu pendapat yang tidak diketahui/dimengerti dengan baik
klo udh gk bisa jawab ya udah
=>Pertanyaan nomor berapa yang belum terjawab, mas ip?
yesuas
=>Maksudnya adalah Yesus? Mengapa anda menuliskannya seperti itu?
emang menangis karena dia iri tidak bisa masuk islam,
=>Yang saya ketahui, Islam baru ada pada thn 600-an. Apa benar seperti itu? Kalau Islam sudah ada di zaman Yesus, kapan Dia berusaha untuk masuk Islam, dan apa yang menghambatNya sehingga tidak bisa masuk?
dan dia sudah ikut seleksi untuk pemilihan batu arang buat di neraka.
=>Seseorang ikut seleksi biasanya untuk hal hal yang baik dan menguntungkan, misalnya seleksi masuk perguruan tinggi negeri, seleksi masuk pns, dll, dan biasanya yang bersangkutan secara sukarela mendaftarkan diri supaya ikut diseleksi dan berharap bisa lolos dalam seleksti tersebut. Apa untungnya ikut seleksi menjadi batu arang? Siapa yang membuat seleksi tersebut?
karena dia iri tidak bisa masuk islam,dan dia sudah ikut seleksi untuk pemilihan batu arang buat di neraka.
islam pembela (16:26:55) :
karena dia iri tidak bisa masuk islam,dan dia sudah ikut seleksi untuk pemilihan batu arang buat di neraka.
Balas :…
wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkkwkw……..islam pembela gendeng…
hahaha,,, kalian semua tak bisa menjawabnya,,, jangan banyak omong…..
mana jawaban kalian terhadap ustad mokoginta,,
kalian cuman bisa mengalihkan perhatian saja…
hahaha bapak ketahuan gak baca
saya ragu kalau komentar saya ini di moderasi… jd wajar ust. mokoginta menginginkan jawaban yg BENAR SEBENAR-BENARNYA karena memang selama ini tidak ada satupun intelektual gereja memberikan jawaban TELAK berdasarkan firman2 yg ada di injil. semua jawaban/argumen terkesan asumsi gampang dipatahkan oleh fakta2 yg terdapat di injil atau fakta sejarah. ust. mokoginta sendiri mengaku telah menghadapi ratusan pendeta tapi tanpa ada jawaban YANG TELAK yg akhirnya tak ada satupun yg berhasil membawa pulang hadiah tsb. melainkan hanya membawa pulang “PR” dlm diri masing2 pendeta.
Lihat dan tonton bgmn intelektual2 kritis islam lainnya seperti Ahmed Deedat dan Zakir Naik, dll menjawab dgn percaya diri, cerdas, lugas dan kredibel saat berhadapan dgn intelektual2 gereja. semua terjadi karena kebenaran Alqur’an sangat berkorelasi dgn logika dan fakta. Sampai sekarang dan detik ini Vatikan pun tidak pernah merespon tantangan dialog terbuka intelektual2 Islam. Tanya kenapa???
pernah mencoba cari tahu jawabannya atau hanya puas bertanya tanpa mencoba mencari tahu jawabannya. Krn kebanyakan dari muslim begitu, cuma puas setelah dikiranya orang Kristen gak bisa jawab.
cara menjawab kau aja gak langsung pada jawabannya, masih mutar sana, bolak sini.. Jawab aja apa yg ditanya, dari awal pun cara kau selalu kayak gitu, kalo kau memang merasa benar atas apa yg kau buat di blog kau ini, keluar kau, tunjukan diri kau diluar, di media masa mungkin, dan kau jawab lah pertanyaan ustad ini. Tapi, orang kayak kau bisanya cuma kayak gini, mengadu argumen, menghina dan mengejek islam di balik komputer.. Menyedihkan.. Malu kau, keluar kau kalau berani bencong
Oli via,
Saya sudah baca beberapa buku AD. Tak ubahnya seperti tulisan2 di berbagai blog yang mencoba mengkritik alkitab. Seperti blog vilaputih, xucinxgaronx, mychodet24, dll.selalu melontarkan suatu pendapat yang tidak dimengerti dengan baik.
salam
sya tidak pernah mengkritik kristen, tapi ironis dengan agamanya.. kalo islam, islam itu baik, tapi tidak semua umatnya baik, tidak semua melaksanakan perintah Allah.. seperti sekolah, Oxford, adlah top university(dgn stereotipe yg masuk sana adlh org jenius), tapi tidak semua bisa dpt ipk 3,5 keatas, berarti tidak semua jenius.
oh iya, katanya klo di kristen dilarang bercerai kan? tp kenapa pendeta apa yg kawin cerai (pernah bercerai lalu nikah lagi), kenapa tidak ada aturan pernikahan seeperti di dalam Islam? kuuu binggung
karena sangat sedikit yang akan masuk surga bahkan untuk agama kita kristen aja aakan banyak yang tidak masuk sorga ……apalagi dari agama lain sdri olivia…
—-(Bagi saudara-saudaraku seiman yang belum mengetahui bukunya atau bahkan duduk perkaranya, ada baiknya mencari tahu dahulu pembahasan yang sudah diberikan oleh salah satu penjawab yang ada diatas, supaya tahu jawabannya)—-
hehe…untuk tau jwbnnya kenapa harus baca atau dibimbing dulu oleh pendeta sih?? hehe…apa mmg harus selalu seperti itu?? bukannya umat kristen punya buku pedomannya (firman tuhan) sendiri, bisa menilai sendiri dan bisa menjawabnya sendiri berdasarkan buku pedoman itu? krn jwbn pendeta itu kan penuh tafsir dan asumsi, ya! krn tdk akan pernah sama jwbn pendeta satu dgn pendeta lainnya.
jadi injil/firman tuhan/pedomannya itulah yg hrsnya menjadi satu2nya referensi bagi umat kristen
Ps: untuk moderator tlg jgn dihapus komentar saya. karena saya siap berdialog disini bila komentar saya dianggap butuh pencerahan oleh Anda. thx
hehe…untuk tau jwbnnya kenapa harus baca atau dibimbing dulu oleh pendeta sih??
>> Pendidikan/pengetahuan setiap orang beda2. Kan lebih baik belajar dari mereka yg sudah lebih dahulu belajar.
ok lach akhir dari cerita ini…
kalian lihat azza di surat al kafirun…
di situ tertera kalimat yg arti na seperti ini…
‘untuk mu agama mu dan untuk ku agama ku’
jadi buat para komentator di atas…
JANGAN diributkan lg masalah ini…
betul ….seperti dari yang dikatakan nabi muslim agamamu agamamu agamaku agamaku …
tegakkan hukum (pemerintahan )tegakkan islam
moso saya kristen tahu kata kata ini …..heheh:D
horasss ma dihita
http://antisukujawa.wordpress.com/2011/11/23/nkri-apakah-bentuk-lain-dari-penjajahan-1/
hadiahnya keren juga…coba ditanya dulu..juri yang berhak menilai jawaban yang benar dan salah siapa. Kalo pemain merangkap juri ya repot. …Tapi bombastisnya lumayan keren juga
@Om LP
komen yg singkat tapi sangat mengena……….. cerdas!!
aku bingung, kenapa ada “bapa” dan “yesus” siapakah yang lebih tinggi sebenernya? dan dimana kedudukan “bunda maria”?
yesus itu manusia kan? kenapa sekarang disembah?
kenapa ada penghapusan dosa sama pendeta? kenapa tidak langsung meminta pada yesus? bukankah kalo dia Tuhan yang baik, dia akan memaafkanmu ..?
kenapa kita harus membuka aib pada pendeta?
mengapa alkitab memiliki banyak versi? versi mana yang asli dari mulut yesus?
yesus dulu melakukan ibadah yahudi kata komen diatas , sebelum adanya kristen.. apa jadi intinya kristen adalah agama pembaruan dari yahudi? yg masih selini dgn yahudi?
oh iya, kenapa kalo seseorang keluar dari agama kristen, maka, katanya surga menangisinya.. kalo di islam kan, Allah bakal kasih azab besar buat orang yang murtad dan kluar dari islam. disini, gak cuma murtad aja.. orang yang menyekutukan Allah juga bakal dpt siksa kejam banget di akhirat.
adakah Kristen mengatur hal-hal sedemikian?
lantas apa benar ada laskar pembaptis, yang punya misi untuk menyadarkan domba tersesat, a.k.a orang non kristiani?
katanya kristiani cinta damai? aku bingung. butuh pencerahan,
oh iya satu lagi, kenapa isi alkitab gak cocok sama teori kosmis yah , kalo bumi itu mengelilingi matahari? terbukti galileo galileo dikurung sampe mati, karena dalilnya yg ikut copernicus itu.. dikurung karena dianggap melaknati firman alkitab, dan tahukah anda Muhammad SAW hidup di tahun 700 , sedangkan Galileo di abad ke 16.
mengapa ajaran kristen sepintas lalu mirip agama budha, cuma membahas kebaikan dan kejahatan, tidak ada ibadah yg diatur didalamnya , seperti islam. tidak ada adab yg pasti dlm al kitab untuk adab makan, minum, dagang, science? kenapa?
tolong dijawb, butuh butuh buth
buat semua umat beragama…
kenapa sh kita begitu tololnya memperdebatkan masalah 2 agama (islam & Kristen)? padahal sudah jelas2 kedua agama tersebut lahirnya bukan di indonesia, bisa dibilang org indonesia yg beragama islam di bohongi sama orang arab, dan orang indonesia yg beragama kristen dibodohi sama orang2 yahudi… sudah jelas bahwa kedua bangsa tersebut dari jaman dulu sudah bertikai dan perang, kita ini cuma kena imbasnya saja, makanya cuma orang bodoh saja yg membela agama yg sudah jelas2 bukan agama leluhur bangsa indonesia, dulu sebelum agama islam dan kristen masuk ke negeri nusantara ini, disini aman tentram, dan damai, tapi kenapa setelah islam masuk yg di sebarkan oleh para sunan, indonesia mulai merasakan kehancurannya, apalagi setelah kristen datang yg disebarkan melalui penjajah portugis, inggris dan belanda negara ini benar2 hancur… SADARKAH KALIAN SEMUA….? bahwa kedua agama dari timur tengah ini telah menghancurkan dan mengadu domba rakyat indonesia seperti sekarang ini. “LEBIH BAIK ANDA – ANDA INI LEBIH BERPIKIR MAJU DARIPADA MEMPERDEBATKAN PEPESAN KOSONG AGAMA DAN MENCARI PEMBENARAN, LEBIH BAIK MEMBANGUN INDONESIA INI TANPA MELIHAT LABEL LABEL BULSIT”
Thanks
Yoh 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Boleh tanya pak ?
Allah kawin sama siapa ya kok punya anak tunggal. Saya orang awam bingung, yang jadi Tuhan itu Allah atau anaknya ? Apakah anak Allah seperti saya ? bisa lapar, haus, ngantuk, pipis, dan sebagainya ?
Kalo ia saya tidak mau menyembahnya karena mirip dengan saya pak .. saya cari Tuhan yang bener2 Tuhan saja pak.
Jadi ?
Gk bela Islam… jg gk bela Kristen….. mereka semua benar… menurut persepsi mereka…. so… klau di paksain….. ea jg slah…. gk ernahkan… Islam maupun Kristen mengajarkan untuk menghujat “habiz2an” golongan lain…. itu kan jga gk baik……..
sya org awam…. jd blum “high level”… cma pgen tanya……
@Kristen : Yesus Itu manusia apa Tuhan..??? klau mnusia.. knp bsa jd Tuhan….. klau Tuhan…. msak bntuknya manusia…. sya jga pgn donk jd Tuhan…….
@Islam :Apakah sudah yakin…. Islam 100%..??? Syahadat no 1.. adalah “Ashadu Alaa Ilaaha Illallah, wa ashadu anna muhammadur rosulullah” arti scara bhsa arab kan sya bersaksi… jdi mnyaksikan Lnagsung dengan hati nurani bahwa Allah Itu Tuhan…. Tuhan yang satu…..
holan sensasi do si mokokintol i, nga sae bei, asa laku do tiga2 nai,
nanggo kondom on tuhor hamu akka dongan
Ada satu pertanyaan yg mengganjal dibenak saya buat pemilik thread ini, yaitu;
“Adakah dalil yang terdapat didalam Alkitab yang mengatakan hari minggu adalah hari yang dikuduskan untuk beribadat ke gereja?”
Yang saya minta cuma pasal/ayat bukan hasil pikiran atau argumentasi anda, cuma itu saja tidak ada yang lain.. Terima kasih.
>Salam Damai<
@ Ale
Kalau anda membaca baik2 sudah dijawab diatas. Bahwa memang tidak ada dan hal itu tidak membuat Kekristenan salah, karena ketidakadaan ayat mengenai hari beribadah, bukan bearti hari Sabtu/Minggu beribadah jadi salah. Malah seharusnya kita beribadat setiap saat.
yang masuk surga itu sedikit so biarkan orang berkata “CINTA” itu kita yang punya hahahaha!
Kayak org tanya k pasha ungu, sha pasha Άρά Ƙάмů qlickers?? Pdhl semua org udh tau kalo qlickers tuh sebutan fans ungu
Hanya org BEGO ƔάϞƍ nanya apakah Yesus beragama kristen!! Pdhl semua org udh tau kalo kristen tuh pengikutnya Yesus
Dasar pertanyaan ƍλ̶̨̲ªќ bermutu, pake hadiah palsu lagi. ∂Ķΰ yakin ƔάϞƍ nanya itu org ƍλ̶̨̲ªќ pernah sklh