Mari Menjawab Mereka 7
Sumber dari vonis muslim dalam masalah ini adalah Alquran : “dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. (An Nisaa’: 157)”. Sebagian ulama mereka menafsirkan bahwa orang yang “diserupakan” itu adalah Yudas Iskariot.
Sebenarnya gampang saja untuk cepat-cepat menyudahi debat kusir ini : Apakah anda percaya pada Tuhan yang menipu atau anda percaya pada Tuhan yang memang berkuasa atas maut? Bagi saya, Tuhan yg menyerupakan seseorang untuk menggantikan Yesus dikayu salib itu, adalah Tuhan yang menipu. Bagaimana mungkin Tuhan mau melakukan hal yang Dia sendiri mengutuknya? Lebih mudah untuk dimengerti bahwa Tuhan yang saya percayai itu tidak takut Orang yang diurapiNya mati, tanpa melanggar hukumNya sendiri dengan menipu manusia. Mau disalib, mau dibakar, dirajam, terserah, tapi Tuhan yang saya percayai memiliki kuasa atas maut dan bukannya pengecut menimpakan kematian pada orang lain. Dia adalah Tuhan yang berdiri diatas maut.
Tapi hal itu tidak cukup disini. Kita harus memiliki bukti historis dari sekedar argumen logika. Kita sesungguhnya sudah memiliki banyak bukti historis mengenai penyaliban Kristus : Alkitab. Keempat Injil dan Kitab Kisah Para Rasul sebenarnya sudah mencatatkan bukti kuat penyaliban, kebangkitan dan kenaikan itu buat kita. Mana yang lebih akurat, kesaksian orang-orang yang menyaksikan sendiri kejadian itu atau dari Muhamad yang mengaku mendapat wahyu yang menolak penyaliban Kristus itu 600 tahun kemudian?
Tidak ada yang meragukan kredibilitas kesaksian Injil. Injil ditulis oleh orang-orang yang hidup, makan tidur dengan menjadi murid Yesus (Matius dan Yohanes), dicatatkan oleh orang yang pernah berjumpa dan berhubungan dengan murid-muridnya (Markus), dan juga dikumpulkan diverifikasi ulang dari kesaksian-kesaksian oleh orang diluar kelompok itu (Lukas). Itu saja sudah cukup, belum lagi orang-orang yang ada dalam catatan sejarah itu yang bisa dimintai keterangan verifikasi seperti: Maria Magdalena, Maria Ibu Yesus, Salome, Pontius Pilatus, para Sandhedrin, semua murid-murid Yesus, Simon dari Kyrene, Yusuf Arimatea, semua orang yang menyaksikan penyiksaan termasuk tentara Romawi, penduduk Yerusalem dan lain-lain, dan seterusnya dan sebagainya.
Jadi orang Kristen memiliki:
1. Catatan orang – orang yang menyaksikan (Matius, Markus & Yohanes)
2. Kesaksian orang – orang yang menyaksikan (Semua orang yang terlibat di kejadian tersebut)
3. Verifikasi data dan kejadian dari orang yang menyaksikan (dikumpulkan oleh Lukas)
Lantas atas dasar apa 600 tahun kemudian mendadak turun sebuah wahyu lewat seorang lain yang tidak menyaksikan (saya dapat pastikan kakek buyut beliau pun tidak menyaksikan) dan menyatakan bahwa kita orang kristen tidak meyakini penyaliban Kristus? Bahwa Tuhan kita adalah tuhan yang sama, yang menipu umatnya dengan menyerupakan seseorang supaya Yesus tidak disalib?
Orang lain boleh saja percaya begitu saja wahyu dari satu orang, tapi kita sebagai orang Kristen tidak boleh cukup puas dari sekedar kesaksian beberapa orang yang berada di fihak kita. Kalau terjadi sebuah perkara, polisi akan mengumpulkan saksi-saksi dimintai keterangan. Apakah ada kemungkinan para saksi bersekongkol untuk menutupi fakta? Tentu saja mungkin! Untuk itulah dicari saksi lain dari kelompok yang tidak mungkin merekayasanya. Siapakah mereka punya kesaksian dan tidak mungkin merekayasa fakta? Gampang jawabnya : musuh orang Kristen. Mereka punya semua alasan di bumi untuk menjatuhkan orang Kristen tapi untungnya, puji Tuhan, mereka adalah musuh yang jujur.
1. Kesaksian Orang Yahudi
Sebagai pihak terdepan dalam menentang Kristus, para ulama Yahudi adalah orang-orang jenius, teliti dan telaten mencatat kejadian-kejadian penting disekitar agama. Dalam Kitab Talmud, mereka menuliskan kesaksian tentang Yesus :
On the eve of the Passover Yeshu was hanged. For forty days before the execution took place, a herald went forth and cried, ‘He is going forth to be stoned because he has practised sorcery and enticed Israel to apostasy. Anyone who can say anything in his favour, let him come forward and plead on his behalf.’ But since nothing was brought forward in his favour he was hanged on the eve of the Passover!
—Sanhedrin 43a, Babylonian Talmud (Soncino Edition)
Terjemahan bebasnya :
Dihari sebelum Paskah Yeshu (Yesus) disalibkan. Selama 40 hari sebelum eksekusi dilakukan, pengumuman dibacakan “Dia akan dirajam karena melakukan sihir dan mengajak orang-orang murtad. Siapa saja yang mau bersaksi baginya silahkan maju dan bersaksi”. Namun karena tidak ada yang mau, ia digantung dimalam sebelum Paskah – Sanhedrin 43a, Talmud Babylonia (edisi Soncino)
Dari pihak sejarawan, kita memiliki Josephus :
Now there was about this time Jesus, a wise man, if it be lawful to call him a man; for he was a doer of wonderful works, a teacher of such men as receive the truth with pleasure. He drew over to him both many of the Jews and many of the Gentiles. He was [the] Christ. And when Pilate, at the suggestion of the principal men amongst us, had condemned him to the cross, those that loved him at the first did not forsake him; for he appeared to them alive again the third day; as the divine prophets had foretold these and ten thousand other wonderful things concerning him. And the tribe of Christians, so named from him, are not extinct at this day.
—Josephus , Antiquities of the Jews – XVIII, 3:8-10
Terjemahan bebasnya :
Ada dalam suatu masa, seorang bijaksana, Yesus, yang kalau diperbolehkan menyebutnya sebagai orang, karena beliau melakukan hal-hal yang luar biasa, seorang guru dimana manusia mendapatkan kebenaran dengan sukacita. Dia menarik perhatian banyak orang Yahudi dan Non Yahudi. Dia adalah Kristus. Dan ketika Pilatus, yang oleh karena usulan para pemimpin kita, telah menghukum dia di salib, dan mereka yang mencintai dia tidak meninggalkan dia, lalu dia muncul kepada mereka dalam keadaan hidup lagi pada hari ketiga, seperti yang dinubuatkan para nabi sebelumnya dan sepuluh ribu hal-hal ajaib lagi tentang dia. Dan suku mereka, Kristen, dinamakan oleh karena dia, tidak musnah sampai hari ini.
- Josephus, Antiquities of the Jews XVIII, 3 : 8 – 10
2. Kesaksian Orang Romawi dan Syiria
Pada masa itu, mereka adalah negara super power dengan prajurit terlatih. Kalau jaman sekarang bisa disamakan seperti Amerika dengan marinirnya. Mereka tahu betul bagaimana menyiksa orang dan membuat mereka mati dikayu salib. Seorang sejarawan mereka, Tacitus, dalam karyanya Annals (tahun 116 Masehi) menyebutkan mengenai Kristus : “Christus…suffered the extreme penalty during the reign of Tiberius at the hands of one of our procurators…”. Terjemahan bebasnya : Kristus…menderita hukuman keras semasa pemerintahan Tiberius oleh salah satu prokurator kita…”
Penulis lain seorang Syiria, Mara Bar – Serapion adalah penulis yang merujuk kepada “Raja Bijaksana” yang dieksekusi orang Yahudi. Seorang penulis lain, satiris Lucian dalam salah satu karyanya pun merujuk kepada Yesus sebagai : “the distinguished personage who introduced their novel rites, and was crucified on that account.” Terjemahan bebas : “kepribadian yang berbeda memperkenalkan kegiatan mereka yang mulia, dan disalibkan karenanya”
Jadi kita memiliki banyak kesaksian yang membenarkan kejadian penyaliban Kristus, baik dari pihak Kristen sendiri, maupun pihak yang berseberangan dengan orang Kristen. Lalu 600 tahun kemudian turunlah ayat yang menolak itu semua lewat seorang manusia dan mengaku-ngaku sebagai wahyu Tuhan, dan mengatakan bahwa kita punya Tuhan yang pintar menipu manusia dengan memiripkan Yudas Iskariot menjadi Yesus, lalu dengan suksesnya menyelamatkan Yesus dari kematian disalib.
Kita bisa berspekulasi seliar mungkin mengenai hal ini, tapi yang penting adalah ini : kita tidak ragu-ragu tentang kematian Yesus dikayu salib. Kalau ada Tuhan yang menyatakan kita ragu-ragu dan berselisih paham mengenai hal ini, padahal nyatanya tidak, entah darimana tahunya itu Tuhan. Tuhan yang penipu yang kabur dari kematian atau Tuhan yang berkuasa atas maut?




Lha.., memang benar Yesus itu disalib . Yang tidak benar itu adalah Isa Almasih.
Isa Al Masih menurut Alquran itu siapa pak jarwo?, kok kisahnya sama dengan Yesus?. apa bedanya dengan Yesus?
Ya jelas Beda Isa Adalah seoarang Nabi sedangkan Yesus ada manusia yang dituhan kan oleh para Domba
Ok, sekarang kita coba ikuti alur pemikiran anda.
kalau memang Isa beda dengan Yesus, tolong ceritakan silsilah Isa, kehebatan dan perbuatan yang telah dia lakukan sehingga dia layak di sebut nabi. karena jika menurut anda, isa dan yesus adalah 2 person yang berbeda, maka tidaklah sulit membedakan secara fisik…
Dari Bible sendiri, bukti-bukti secara kontekstual yang menyatakan Yudaslah orang yang disalib dan dibunuh ternyata jumlahnya cukup banyak, mulai ayat-ayat yang mengisahkan saat-saat beberapa hari sebelum penangkapan, saat penangkapan, saat diadili hingga saat penyaliban, semua memberikan gambaran bahwa Yudaslah orang yang dinubu-atkan Yesus sebagai orang yang terbesar, ditangkap, diadili dan disalib.
Bila yang disalib adalah Yudas, maka harus dapat dibuktikan bahwa orang yang selama ini dianggap bangkit dari kematian pastilah bukan Yesus tetapi Yudas. Dalam kajian kali ini kita akan membuktikan memang Yudaslah orang yang dianggap bangkit dari kematian.
Memang, bagi siapa saja yang membaca Alkitab kanonik -yang diterima oleh gereja- tanpa sikap kritis, maka ia akan tergiring kepada suatu pemahaman bahwa Yesus telah dibangkitkan dari kematian. Hal itu wajar saja, karena memang itulah yang ingin disampaikan oleh para penulis Injil.
Namun, bila pembaca Injil mau memberikan sikap kritis terhadap kisah-kisah yang disajikan oleh para penulis Injil, tentu akan menjumpai banyak kontradiksi antara penulis Injil yang satu dengan penulis Injil yang lainnya, dimana kontradiksi-kontradiksi tersebut bukan disebabkan adanya sudut pandang atau latarbelakang yang berbeda dari penulis Injil dalam menyajikan sebuah kisah, tetapi lebih disebabkan adanya subyektivitas penulisnya atau karena ketidaksempurnaan dan ketidakakuratan penulis yang menyebabkan kisah-kisah yang mereka susun tidak mempresentasikan fakta yang sesungguhnya.
Kajian ini akan membuktikan bahwa Yesus yang dianggap dibangkitkan dari kematian ternyata adalah Yudas, namun bukan dari kematian, tetapi dari pingsan yang disebabkan rasa sakit ketika disalib dan ditombak perutnya.
Pada bagian awal kita akan menampilkan ayat-ayat tentang kebangkitan yang saling kontradiktif antara narasi penulis Injil yang satu dengan narasi penulis Injil yang lainnya, kemudian kita akan membuktikan kebangkitan Yudas.
Kisah-Kisah Yang Berbeda
Alkitab mengisahkan bahwa pada Minggu pagi, ada wanita-wanita yang berziarah ke ku-bur Yesus, ke-4 Injil tidak sama dalam mengi-sahkan nama-nama orang yang berziarah :
Injil Matius 28:1 : Maria Magdalena dan Maria yang lain
Injil Markus 16:2 : Maria Magdalena, Maria Ibu Yakobus dan Salome
Injil Lukas 24:10 : Maria dari Magdala, Maria Ibu Yakobus, dan Yohana.
Injil Yohanes 20:1 : Maria Magdalena
Markus kontradiksi dengan Lukas perihal nama wanita ketiga, menurut Markus adalah Salome dan menurut Lukas adalah Yohana. Sementara Matius dan Yohanes berbeda dalam hal jumlah wanita yang berziarah. Walaupun perbedaan di atas tidak merubah pesan yang ingin disampaikan, namun perbedaan tersebut telah menunjukkan bahwa para penulis Injil ti-dak akurat bahkan bisa disebut salah dalam mendokumentasikan kisah tersebut.
Masih dalam kisah yang sama, ke-4 Injil berbeda dalam melaporkan waktu ziarah ke kubur Yesus :
Injil Matius 28:1 : Menjelang menyingsingnya fajar.
Injil Markus 16:1 : Setelah matahari terbit.
Injil Lukas 24:1 : Pagi pagi benar.
Injil Yohanes 20:1 : Pagi-pagi benar ketika hari masih gelap.
Di sini nampak adanya kontradiksi, terutama Markus yang mengisahkan waktu berziarah setelah matahari terbit, yang kontradiktif dengan laporan Matius dan Yohanes, sementara laporan Lukas dapat ditafsirkan sebelum atau sesudah matahari terbit. Menilai empat laporan di atas benar semua adalah tidak mungkin, pasti ada yang salah bahkan bisa semua salah, Logikanya, kalau Markus bisa salah, maka Matius, Lukas dan Yohanes juga bisa salah. Kontradiksi tersebut menunjukkan bahwa narasi para penulis Injil tidak didasari oleh data yang akurat, tetapi hanya oleh perkiraan/persangkaan belaka, atau berdasarkan cerita dari mulut ke mulut tanpa memperhatikan sumbernya.
Ke-4 Injil juga berbeda dalam melaporkan jumlah Malaikat yang disaksikan oleh wanita-wanita yang berziarah :
Injil Matius 28:2 : Seorang Maliakat.
Injil Markus 16:5 : Seorang muda.
Injil Lukas 24:4 : Dua orang.
Injil Yohanes 20:12 : Dua orang Malaikat.
Matius dan Markus melaporkan, hanya ada satu Malaikat yang disaksikan oleh wanita-wanita yang berziarah, namun Lukas dan Yohanes melaporkan ada dua. Perbedaan tersebut juga merupakan contoh bahwa informasi yang dimiliki oleh para penulis Injil tidak akurat bahkan bisa jadi salah.
Dalam kisah yang lain, Matius melaporkan bahwa kuburan Yesus dijaga oleh tentara-tentara yang dikirim Pilatus atas permintaan Imam-imam Yahudi, tetapi Markus, Lukas dan Yohanes tidak melaporkan sama sekali. Padahal laporan adanya penjaga-penjaga kuburan mempunyai kedudukan yang sangat penting karena berhubungan dengan berita bohong tentang pencurian mayat Yesus.
Perbedaan-perbedaan tersebut di atas bisa terjadi karena :
Para penulis Injil dalam menulis Injilnya hanya berdasarkan pemahamannya saja.
Para penulis Injil mempunyai keterbatasan dalam melaporkan pemahamannya.
Para penulis Injil telah mendapatkan data yang tidak sesuai dengan faktanya bahkan bisa jadi salah total.
Para penulis Injil menganggap bahwa ada kisah yang perlu disampaikan juga ada yang tidak perlu untuk disampaikan. Sehingga bisa jadi di satu Injil tertulis sebuah kisah sementara di Injil yang lainnya tidak ada.
Para penulis telah mengarang sebuah kisah yang sama sekali tidak ada faktanya.
Ke-5 kemungkinan di atas, sudah cukup untuk mempertanyakan keabsahan perihal kisah kebangkitan yang diarahkan sebagai kebangkitan Yesus, juga ditambah adanya dalil kuat yang secara kontekstual menunjukkan bahwa Yudaslah orang yang disalib. Maka pada paragraf-paragraf berikutnya akan dikaji setiap narasi dari para penulis Injil dan dialog-dialog antara orang yang dibangkitkan dengan para murid-murid Yesus, untuk mengetahui Yesus atau Yudas yang dibangkitkan.
MURID-MURID TIDAK PERCAYA
Ke-4 Injil sepakat dalam meriwayatkan murid-murid Yesus yang tidak percaya ketika mendapat berita bahwa Yesus telah bangkit dari kematian -hidup kembali-.
Injil Matius 28:16 : beberapa orang ragu-ragu.
Injil Markus 16:11 : mereka tidak percaya.
Injil Lukas 24:10 : mereka tidak percaya
Injil Yohanes 20:1 : aku tidak akan percaya.
Padahal, menurut tradisi ke-Kristen-an, Yesus adalah anak Tuhan bahkan diyakini sebagai Tuhan itu sendiri, dan masih menurut tradisi ke-Kristen-an, Tuhan Yesus telah mati, tetapi tidak satupun ayat yang menjelaskan ada murid Yesus yang tidak percaya. Adalah aneh bila mereka tidak percaya ketika menerima kabar Yesus telah bangkit dari kematian. Bukankah mempercayai Yesus telah mati akan jauh lebih sulit daripada mempercayai Yesus telah bangkit dari kematian ?, Keanehan tersebut semakin kental kadarnya bila dihubungkan dengan narasi Matius yang menyatakan bahwa imam-imam Yahudi pernah mendengar Yesus berkata �Sesudah tiga hari Aku akan bangkit�. Matius 27:63.
Tentu saja nubuat yang menyatakan bahwa Yesus akan bangkit pada hari ketiga, akan menjadikan murid-muridnya mempersiapkan segala sesuatunya dan menunggu hari kebangkitannya, dan bila Yesus telah bangkit pada hari yang ketiga pastilah murid-murid tidak akan ada yang tidak percaya, karena mereka telah me-ngetahui sebelumnya.
Sulit bagi kita untuk mempercayai riwayat yang menyatakan murid-murid Yerus tidak percaya ketika mendapat kabar Yesus telah bangkit dari kematian. Seperti seorang polisi, yang tentu tidak akan percaya terhadap keterangan seseorang yang nampak rancu dan tidak selaras dengan keterangan-keterangan lainnya, pastilah ada sesuatu yang tersembunyi.
Lalu, apa sebenarnya yang telah membuat murid-murid Yesus tidak percaya ?, investigasi terhadap ayat-ayat tentang kebangkitan Yesus sangat menarik untuk mengetahui kebenaran tersembunyi. Untuk itu mari kita kutip kisah selengkapnya pada salah satu narasi penulis Injil berikut.
Pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, Maria Magdalenada pergi ke kubur orang yang disalib, dia terkejut karena batu penutup kubur telah terbuka, kemudian dia lari dan bertemu dengan Petrus. Petrus langsung pergi ke kubur orang yang disalib dan hanya mendapatkan kain kapan di tempat orang yang disalib dibaringkan. Lalu pulanglah Petrus sementara Maria tetap berdiri didekat kubur sambil menangis, setelah itu ia menjenguk ke dalam kubur. Lalu ia mendapatkan orang yang disalib berdiri dibelakangnya dan berkata kepada dirinya :
“Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudaraKu dan katakanlah kepada mereka, bahwa seka-rang Aku akan pergi kepada BapaKu dan Bapamu, kepada AllahKu dan Allahmu.” Injil Yohanes 20:17
Kata-kata �janganlah negkau memegang aku� menunjukkan bahwa orang yang berkata tubuhnya masih merasakan sakit bekas penyaliban, dan kata-kata �aku belum pergi kepada bapa� sangat mungkin dia belum mati, tetapi selama ini dia hanya pingsan karena rasa sakit yang amat sangat akibat penyaliban dan tusukan tombak diperutnya.
Setelah itu Maria menyampaikan apa yang dialaminya kepada murid-murid Yesus, namun mereka menganggap semua itu hanyalah sebagai omong kosong � Mereka tidak percaya-.
Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu. Injil Lukas 24:11
Sikap para murid-murid Yesus inilah yang sulit untuk diterima akal sehat, padahal Injil mengisahkan secara implisit murid-murid telah tahu bahwa Yesus pernah mengatakan akan bangkit dari antara orang yang mati, dan menurut nubuat dalam Perjanjian Lama, katanya Yesus akan bangkit dari kematian. Adalah mustahil bila kemudian mereka mengatakan OMONG KOSONG terhadap berita kebangkitan Yesus, pastilah bukan berita kebangkitan Yesus yang membuat mereka sangat tidak percaya dan mengatakan OMONG KOSONG. Tetapi sangat mungkin mereka tidak percaya bila disampaikan berita bahwa orang yang disalib adalah Yudas, karena selama ini mereka menyangka Yesuslah orang yang disalib.
Ketika hari sudah malam pada hari itu juga, murid-murid Yesus berkumpul di suatu tempat dengan pintu terkunci karena takut kepada orang-orang Yahudi, lalu datanglah orang yang disalib dan bangkit :
“Damai sejahtera bagi kamu!” Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. Injil Yohanes 20:19-20
Kepada murid-murid Yesus, orang tersebut memberikan bukti luka tusukan paku di tangannya bekas penyaliban dan tusukan tombak pada perutnya, Yohanes memberikan narasi dalam Injilnya bahwa orang tersebut adalah Yesus dan sikapnya menunjukkan tangan dan perut yang luka menurut narasi Yohanes adalah untuk membuktikan bahwa Yesus telah bangkit dari kematian.
Adalah aneh, bila Yesus menunjukkan luka tangan dan perutnya untuk membukti-kan bahwa dia telah bangkit dari kematian, kalau memang untuk membuktikan Yesus telah bangkit dari kematian, maka kehadiran Yesus di hadapan mereka sudah cukup sebagai bukti bahwa Yesus telah hidup lagi?.
Menunjukkan luka di tangan dan perut, bukanlah bukti-bukti sebab kebangkitan, tetapi lebih ke arah untuk membuktikan bah-wa luka di tangan dan peut adalah bekas pe-nyaliban dan tusukan tombak, jadi orang yang berdiri dihadapan murid-murid Yesus sebetulnya ingin membuktikan bahwa dirinya-lah yang disalib. Dan hal berarti, bahwa orang tersebut bukan Yesus, karena kalau orang itu Yesus, pastilah tidak perlu membuktikan bahwa dirinyalah yang disalib.
Setelah orang tersebut membuktikan bahwa dirinya yang disalib dengan menunjukkan luka tusukan paku di tangan dan luka di perut ketika penyaliban, maka murid-murid Yesus menjadi percaya. Tetapi salah seorang murid Yesus tidak hadir dalam pertemuan tersebut, sehingga tidak percaya ketika murid-murid Yesus yang telah percaya menyampaikan berita bahwa Yudaslah orang yang disalib.
Murid tersebut adalah Tomas, ia tidak akan percaya sebelum membuktikannya sendiri :
“Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.” Injil Yohanes 20:25
Wajar saja kalau Tomas tidak percaya kalau dikatakan orang yang disalib adalah Yudas Iskariot, sehingga dia ingin membuktikan sendiri benarkah orang yang telah disalib adalah Yudas dengan mengecek secara langsung benarkah ada bekas tusukan paku di tangan dan bekas tusukan tombak di perut pada diri Yudas ?.
Delapan hari kemudian, murid-muird Yesus termasuk Tomas berkumpul di rumah yang sama dengan pertemuan sebelumnya, kemudian datanglah Yudas menemui mereka, dan berkata kepada Tomas :
“Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tanganKu, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambungKu dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” Injil Yohanes 20:27
Setelah Tomas membuktikannya sendiri, barulah dia percaya bahwa orang yang disalib adalah Yudas Iskariot.
Sikap Tomas tersebut membuktikan bahwa ketidak-percayaan murid-murid Yesus bukan karena mendapat kabar Yesus telah bangkit lagi, tetapi karena mendapat kabar bahwa Yudaslah orang yang disalib. Setelah mereka melihat Yudas secara langsung dan melihat ada bekas tusukan paku di tangan dan bekas tusukan tombak di perutnya, barulah mereka percaya.
Satu bukti lagi, bahwa orang yang disalib dan kemudian dikubur adalah Yudas adalah, Ibu Yesus sama sekali tidak pernah berziarah ke kubur.
@fitri
bagus kali tafsirannya bu,semakin menguatkan iman saya bahwa Yesus dan Allah adalah satu…….,anda memang LUAAAAARRRRRRRRRRRRRRRRR………..BINASA!!!!
terima kasih bu Fitri atas tulisannya. Benar2 menambah pengetahuan kami hehehehehe
Syukurlah,, ternyata udah makin rajin ibu Fitri ini baca Alkitab. Makin sering, ya Bu. Biar makin paham akan kebenaran yang ibu dapatkan di sana. Rajin2 lah memposting ayat Alkitab di sini. Karena ku suka membaca ayat yang ibu pilihkan. Jadi makin ngerti euy. Tuhan memberkatimu.. ^_^
Bagiku sederhana saja, kalo yang ditangkap dan disalib itu Yudas, pasti dia sudah teriak: woi….aku Yudas, kalian salah tangkap. Bukankah Yudas yang bersekongkol untuk menyerahkan YESUS? Bukankah Yudas pergi bersama prajurit-prajurit untuk menangkap YESUS? Prajurit2 Romawi itu terlatih…rasanya tidak masuk akal kalau mereka salah tangkap……Botima jolo … Bu Fitri…salut…lanjutkan pembacaan alkitabnya, tapi jangan setengah2
GB
Terima kasih Bu Fitri, semoga ibu semakin mengetahui kebanaran….
akh ini cuma opini..sya juga bisa
“Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudaraKu dan katakanlah kepada mereka, bahwa seka-rang Aku akan pergi kepada BapaKu dan Bapamu, kepada AllahKu dan Allahmu.” Injil Yohanes 20:17
Kata2 “Bapa” adalh kata2 yang sering dipakai Yesus dalam sehari-harinya (sudah menjadi kebiasaan).ini menunjukkan bahwa yang berkata2 adalah benar2 Tuhan Yesus bukan seorang Yudas.
hehehe,
itu aj cukup akh..
GB..
@Brsibarani
Isa Al Masih menurut Alquran itu siapa pak jarwo?, kok kisahnya sama dengan Yesus?. apa bedanya dengan Yesus?
>>> Begini bung brsibarani
NAMA ISA AL-MASIH itu ADA tertulis DALAM AL-QURAN TETAPI NAMA YESUS TIDAK ADA
Orang Kristen mengatakan bahwa Isa Al-Masih yang ada dalam Al-Quran adalah Yesus Kristus yang mereka sembah. Padahal Isa Al-Masih yang diimani oleh umat Islam sangat berbeda dengan Yesus yang mereka pertuhankan.
1. ISA AL-MASIH ADALAH SEORANG NABI YANG DIPERTUANKAN
Firman Allah dalam Al-Quran: “Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. (Q.S. 19:30-34)
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia bahwa Nabi adalah orang yang menjadi pilihan Allah untuk menerima wahyu-Nya. “Orang” adalah manusia, manusia hanya boleh diper”TUAN”kan (T, U, A, N = tanpa huruf H), tetapi tidak boleh diper”TUHAN”kan (T, U, H, A, N = ada huruf H).
2. ISA AL-MASIH DICIPTAKAN OLEH ALLAH
Allah adalah Tuhan satu-satunya, tiada Tuhan selain Dia. Allah adalah pencipta segala sesuatu. Yang “mencipta” dinamakan KHALIQ, yang “dicipta” dinamakan MAKHLUQ. Kalau sudah bersifat dengan KHALIQ maka tidak mungkin bersifat dengan MAKHLUQ. KHALIQ bukan MAKHLUQ dan begitu sebaliknya.
Firman Allah dalam Al-Quran 3:59.“Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia.”
3. ISA AL-MASIH ADALAH PUTRA MARYAM
Menurut Al-Quran bahwa Nabi Isa adalah putra Maryam. Lihat Al-Quran surat 2:87, 2:253, 3:45, 4:45, 4:171, 5:46, 5:78, 5:110, 5:112, 5:114, 5:116, 19:34, 23:50, 43:57, 57:27, 61:6 dan 61:14.
Seorang anak manusia yang lahir kedunia ini biasanya dibangsakan kepada Ayah atau Bapak, bukan kepada Ibu, seperti dikatakan Muhammad (anak) bin Abdullah (ayah), tidak dikatakan Muhammad (anak) bin Aminah (Ibu). Lalu kenapa dalam Al-Quran dikatakan “Isa bin Maryam”? padahal Maryam adalah seorang Ibu? Itu karena sesungguhnya Nabi Isa lahir kedunia ini tidak ada ayah, makanya Isa dalam Al-Quran tidak dibangsakan kepada ayah karena Isa tidak ada ayah, yang ada hanya Ibu.
Sampeyan juga harus tahu , bhw dalam Taurat kitab orang Yahudi dikatakan bahwa ada orang yang akan diramalkan akan menderita sengsara Tetapi Yesus tidak pernah disebutkan nama-Nya dalam Taurat. Kenapa orang Kristen mengatakan Dia telah diramalkan dalam Taurat ? Jikalau sampeyan mengatakan beliau itu adalah orangnya mengapa namanya tidak tertulis jelas di sana ? Nah itu lah perbedaan keyakinan Muslim dan Kristen … spy sampeyan mengertos ??
Di Alkitab juga gak ada Sulaiman, tapi Salomo. Gak ada nabi Idris, gak ada nabi Dawud, adanya Daud, gak ada nabi Luth adanya Ruth (itu juga bukan nabi), gak ada nabi Shaleh, gak ada nabi Ismail (itu cuma saudara Ishak), gak ada nabi Ibrahim, adanya Abraham, dan seterusnya….
Kalo ente bilang Isa bukan Yesus, ente jawab nih disini:
1. http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/tahun-baru-masehi-sejarah-kelam-penghapusan-islam.htm
2. http://kotasantri.com/bilik/mualaf/2009/12/03/m-syarif-hidayatullah-hidayah-melalui-buku
3. http://hidayatullah.com/opini/opini/135-mengenal-gerakan-yahudi
dst masih bejibun lagi sumber Islam yg bilang Isa = Yesus
ente ngomong deh, dakwah disitu. debat dulu tuh ulama2 baru kesini ye
“Sampeyan juga harus tahu , bhw dalam Taurat kitab orang Yahudi dikatakan bahwa ada orang yang akan diramalkan akan menderita sengsara Tetapi Yesus tidak pernah disebutkan nama-Nya dalam Taurat.”
–> ini ane yg mesti tahu apa ente yg sok tahu? Baca dong Yesaya 7: 14, & kitab2 lain, baru komen. Baru tahu Taurat doang udah serasa tahu semua
@sujarwo
kamu benar Isa tidak sama dengan Yesus Kristus, karena mereka dari sumber yg berbeda, yaitu sumber dari Firman Tuhan yg berbeda. dan informasi dari tuhan kamu kalau di nalar menjadi bahan humor… begitu kira kira
http://kristen.hexat.com/
woi bung nech baca…
tp inget ya, harus pke logika, hilangin dulu doktrin khayalan yg udh nancep di otak anda, biar lebih objectif, ok…
salam kenal…
Ada apa disana, bung?
@ Napoleon
Sdr Napoleon yg terkasih …
Mari kita berdialog dgn lebih manusiawi. Jangan memakai emosi. Apapun yg hendak ingin kamu ketahui mari kita berbagi pengetahuan dgn lebih beradab. Bagaimana ??
tenang aja dgn kasus ini dong…sebenarnya, Isa( dlm Al Qur’an) itu adalah Yesus Kristus (Alkitab) adalah pribadi yang sama. kok jgn kita jd kebinggungan pula. kerana manusia itu cencerung tidak pernah ngerti akan tujuannya Allah makanya Allah menjelma dlm tubuh manusia ( inkarnasi) untuk membawa tujuan Allah itu tercapai. memang benar bahawa hanya Allah satu-satunya yang layak disembah tapi ingat, bahawa Allah hanya mengambil bagian dalam kedudukan yang paling rendah, menjadi manusia melalui Yesus, supaya melalui perbuatan Yesus dan apa yang Dia lakukan dalam dunia ini dapat membawa manusia itu menyedari bahawa keselamatan itu ada dalam dirinya Yesus.
Al-Qur?an secara umum menyatakan, bahwa murid-murid nabi Isa as, (Hawariyyin) adalah orang-orang yang sholeh, setia dan beriman. Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Abi Hatim yang diterima dari Ibnu Abbas dikisahkan, bahwa ketika nabi Isa as sudah mengetahui akan keingkaran kaum Israel dan ingin membunuhnya, nabi Isa u menawarkan kepada murid-muridnya untuk diserupakan dengan dirinya, maka tampillah salah seorang yang paling muda menyatakan kesediaanya. Seingga secara implisit ?tersamar- orang yang diserupakan dengan nabi Isa as adalah orang yang rela berkorban demi menyelamatkan gurunya, umat Islam tentu sepakat bahwa orang yang diserupakan dengan nabi Isa as adalah orang yang kemudian dibunuh dan disalib.
Sementara itu Bible mengisahkan bahwa Yesus memberikan informasi kepada murid-muridnya perihal salah seorang dari antara mereka yang akan menyerahkan dirinya, kemudian para murid-murid Yesus mempersoalkan siapa yang terbesar di antara mereka sebagai respons atas informasi Yesus tersebut, menyaksikan perbincangan siapa yang terbesar di antara murid-muridnya, Yesus memberikan petunjuk, bahwa orang yang terbesar diantara mereka adalah yang paling muda, dalam kisah yang lain, Yesus terharu akan orang tersebut.
Ada keserasian antara kisah al-Qur?an, al-Hadits dan Bible yaitu, pertama, al-Qur?an dan al-Hadits mengisahkan bahwa salah seorang dari murid nabi Isa as bersedia untuk diserupakan dengan nabi Isa as, sementara Bible mengisahkan bahwa Yesus memberikan informasi salah seorang muridnya akan menyerahkan dirinya dan hal itu membuat Yesus sangat terharu, bukankah salah satu sebab yang membuat seseorang sangat terharu adalah pengorbanan demi dirinya?. Kedua, al-Qur?an, al-Hadits dan Bible sama-sama sepakat bahwa orang yang telah menjadi fokus pembicaran adalah yang termuda dari antara murid-muridnya. Umat Kristiani tentu sepakat bahwa orang itu adalah Yudas, jadi dengan demikian Yudaslah yang diserupakan, dibunuh dan disalib.
Selanjutnya bible mengisahkan, ketika orang-orang Yahudi dan sepasukan tentara telah berhasil mengepung Yesus dan murid-muridnya, Yesus bertanya kepada mereka ?siapa yang kalian cari?, mereka menjawab ?Yesus dari Nazaret?, Yesus menjawab ?akulah dia?, sesaat setelah itu, orang-orang Yahudi dan pasukannya mundur dan terjatuh ke tanah. Bible sama sekali tidak menyinggung penyebab dan maksud hingga mereka mundur dan terjatuh ke tanah, padahal mundur hingga terjatuh pastilah bukan kejadian biasa, pasti ada sesuatu yang luar biasa, karena sebelum dan sesudah mereka mundur hingga terjatuh, mereka menghadapi Yesus biasa-biasa saja.
Dalam al-Hadits yang diriwayatkan Abi Hatim dari Ibnu Abbas, sesaat sebelum penangkapan, terjadilah proses penyerupaan dari wajah Yudas menyerupai wajah Yesus dan sebaliknya. Sangat mungkin apa yang dikisahkan Bible mereka mundur dan terjatuh ke tanah adalah saat proses penyerupaan wajah Yudas ke wajah Yesus dan sebaliknya, sehingga mereka tidak mengetahui proses tersebut, atau saat mereka mundur dan terjatuh ke tanah adalah saat penggenapan dari nubuat yang disampaikan Yesus bahwa salah seorang muridnya akan membuatnya sangat terharu, dan satu alasan yang paling mungkin yang membuat Yesus sangat terharu adalah karena pengorbanan muridnya tersebut, umat Kristiani tentu sepakat bahwa orang yang dinubuatkan Yesus tersebut yang membuatnya sangat terharu adalah Yudas Iskariot, jadi secara kontekstual, Yudas sebenarnya adalah seseorang yang berkorban demi Yesus, dan bentuk pengorbanan itu sangat mungkin seperti yang diinformasikan al-Hadits yaitu penyerupaan wajah Yudas ke wajah Yesus yang menjadikan Yudas ditangkap untuk menggantikan Yesus.
Setelah itu orang-orang Yahudi membawa Yudas yang dikiranya Yesus untuk diadili dan ditentukan nasibnya. Petrus salah seorang murid Yesus mengikuti Yudas dari kejauhan, sesampainya di tempat Yudas diadili, Petrus menunggu dari luar memperhatikan jalannya sidang dan menunggu putusan nasib atas Yudas tersebut.
Ketika Petrus sedang menunggu, datanglah orang-orang Yahudi kepada Petrus dan mendakwa Petrus sebagai orang yang selalu bersama-sama dan sebagai murid Yesus orang yang sedang diadili, namun Petrus menyangka dakwaan tersebut, karena Petrus yakin bahwa orang yang sedang diadili bukanlah Yesus.
Kisah selanjutnya, orang yang diadili tersebut diserahkan kepada penguasa setempat yaitu Pontius Pilatus untuk diadili, dan Pontius Pilatus akhirnya memutuskan untuk menyalib Yesus yang sesungguhnya adalah Yudas. Umat Kristiani tentu sepakat bahwa orang yang disalib adalah orang yang sebelumnya diadili dan orang yang disangkal oleh Petrus, dan orang itu adalah orang yang ditangkap di taman Getsemani, berdasarkan argumentasi sebelumnya, bahwa yang ditangkap, diadili oleh orang-orang Yahudi dan disangkal oleh Petrus adalah Yudas, maka orang yang disalib dengan sendirinya adalah Yudas Iskariot yang telah diserupakan dengan Yesus.
IBU, ITU ANAK IBU
Sebetulnya, dari kisah pra penyaliban tersebut di atas, sudah cukup untuk membuktikan bahwa bukan Yesus yang disalib, melainkan Yudas Iskariot yang bersedia diserupakan de-ngan Yesus, namun, sangat menarik untuk menggali bukti bahwa yang disalib adalah Yudas Iskariot bukan Yesus, dari sisi saat-saat penyaliban itu sendiri.
Ketika Yudas Iskariot telah disalib, datanglah Ibu Yesus untuk menyaksikan orang yang disalib. Kemudian ibu Yesus berdiri dekat tiang salib, Yudas Iskariot yang disalib me-lihat Ibu Yesus dan salah seorang murid yang dikasihi Yesus berdiri disamping ibu Yesus, kemudian Yudas berkata kepada ibu Yesus :
?Ibu, itu anak Ibu?
dan berkata kepada murid yang dikasihi Yesus yang ada disamping Ibu Yesus :
?Itu Ibumu?
Perkataan Yudas tersebut sepertinya untuk menunjukkan kepada ibu Yesus bahwa anaknya adalah yang ada di sampingnya, bukan dirinya yang sedang disalib. Adalah wajar bila ibu Yesus mengira orang yang disalib adalah anaknya, karena memang orang yang disalib berwajah Yesus. Karena alasan itulah Yudas memberitahu kepada ibu Yesus ?ibu, itulah anakmu?, dan berkata kepada orang yang di samping ibu Yesus ?Itu Ibumu?, perkataan Yudas kepada kedua orang tersebut, seakan-akan ingin menyentuh dari sisi bathiniah bahwa antara keduanya terdapat ikatan yaitu antara ibu dan anak.
Sekarang mari kita kutip kisah selengkapnya tentang perkataan orang yang disalib tersebut dalam Alkitab bahasa Indonesia sehari-hari :
Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan pengikut yang dikasihi-Nya berdiri di situ, Ia berkata kepada ibu-Nya, “Ibu, itu anak Ibu.” Kemudian Yesus berkata kepada pengikut-Nya itu, “Itu ibumu.” Semenjak itu pengikut itu menerima ibu Yesus untuk tinggal di rumahnya. Injil Yohanes 19:26-27
Kata-kata yang bergaris bawah adalah ucapan orang yang disalib, dan kata-kata yang tidak bergaris bawah adalah komentar atau narasi dari penulis Injil ?Yohanes-, penulis berusaha menggiring pembacanya agar meyakini bahwa orang yang disalib adalah Yesus, namun, narasi tersebut menjadikan ucapan orang yang disalib tampak janggal, karena kata-kata ?ibu, itu anak ibu? berarti yang mengatakan bukan anaknya.
Dalam Alkitab terjemahan lama, ucapan orang yang disalib berbunyi sebagai berikut :
“Hai perempuan, tengoklah anakmu”
Perkataan semacam itu, tidak mungkin keluar dari mulut seorang anak kepada ibunya, kalimat seru ?hai perempuan? menunjukkan bahwa yang menyeru bukanlah anak dari orang yang diseru, berarti orang yang disalib bukanlah anak dari ibu Yesus, dan itu berarti orang yang disalib bukanlah Yesus.
Kalimat seru ?hai perempuan?, terasa sangat kasar dan menjadikan orang yang diseru bisa terperanjat dan bertanya-tanya, apakah mungkin anaknya berkata seperti itu, kasar dan seperti orang lain ?, Namun sepertinya Yudas memang menginginkan ibu Yesus segera berpikir dan percaya bahwa orang yang disalib bukanlah anaknya, tetapi anaknya adalah yang ada di sampingnya, hal itu ditunjukan oleh Yudas dengan ucapan selanjutnya ?tengoklah anakmu?, dan kepada pengikut Yesus yang ada disamping ibu itu Yudas berkata ?tengoklah ibu-mu?, ucapan Yudas ini akan menjadikan Ibu Yesus mengok kepada pemuda yang ada disampingnya dan menjadikan pemuda yang di sampingnya menengok kepada ibu Yesus, maka selanjutnya yang akan terjadi adalah naluri seorang ibu akan mengetahui bahwa pemuda yang ada di sampingnya adalah Yesus anak-nya. Fragmen tersebut di atas sudah lebih dari cukup untuk membuktikan bahwa orang yang disalib bukanlah Yesus.
Sekarang mari kita kutip ucapan orang yang disalib dari berbagai versi Alkitab :
1. King James Version : KJV
?Woman, behold thy son?
2. Cotemporary English Version
“This man is now your son.”
3. Alkitab today?s Englis Version
“He is your son.”
4. Alkitab Terjemahan Dunia Baru
“Wanita, lihatlah Putramu!”
5. Alkitab Sunda
“Ibu, eta teh putra ibu!”
6. Alkitab Jawa
“Ibu, menika ingkang Putra.”
Tidak satupun kutipan ucapan orang yang disalib dari berbagai versi Alkitab di atas me-nunjuk bahwa dirinya adalah anak ibu Yesus, bahkan lebih tegas orang yang disalib mengatakan bahwa orang yang ada di samping ibu Yesus itulah yang sebagai anaknya.
Namun di dalam Alkitab Terjemahan Baru yang diterbitkan LAI ?Lembaga Alkitab Indonesia- kata ?itulah? telah berubah menjadi ?inilah?, seperti kutipan berikut :
?Ibu, Inilah anakmu?
Tentu saja perubahan itu telah mengubah makna secara radikal, bila yang diucapkan orang yang disalib ?Ibu, itulah anak ibu? maka artinya orang yang disalib bukanlah Yesus, tetapi bila yang diucapkan ?Ibu, inilah anakmu? berarti orang yang disalib adalah Yesus. Tentu saja perubahan tersebut telah menjadikan para pembaca Alkitab tergiring dalam satu pemahaman bahwa yang disalib adalah Yesus, namun bagi siapa saja yang kritis perubahan itu justru melahirkan sebuah keraguan, untuk apa Yesus menunjukkan bahwa dirinya adalah Yesus, bukankah kalau memang benar bahwa yang disalib adalah Yesus, Ibu Yesus pasti mengenali?
KISAH DALAM AL-QUR?AN
dan karena ucapan mereka:
“Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putera Maryam, Rasul Allah”,
padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesung-guhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. QS. 4:157
Al-Qur?an sama sekali tidak menyangkal adanya penyaliban, al-Qur?an menyatakan bahwa yang dibunuh dan disalib adalah seseorang yang diserupakan dengan nabi Isa as yaitu Yudas.
Al-Qur?an lebih jauh menyatakan, bahwa mereka dalam keragu-raguan tentang orang yang disalib, mereka tidak yakin bahwa yang disalib adalah nabi Isa as, mereka hanya mengikuti persangkaan belaka.
Setelah kita kaji ucapan orang yang disalib, telah cukup membuktikan apa yang dinyatakan al-Qur?an bahwa mereka dalam keragu-raguan terhadap orang yang disalib. Kalau mau secara jujur menafsirkan apa yang diucapkan oleh orang yang disalib, tentulah akan timbul pertanyaan, apa mungkin orang yang disalib itu Yesus, mengapa dia mengatakan bahwa anak dari Ibu Yesus adalah yang disamping ibu Yesus, bukan orang yang disalib, mengapa orang yang disalib menyatakan ?hai perempuan? kepada ibu Yesus kalau orang yang menyatakan itu adalah anak dari ibu Yesus ?
Perubahan dari ?Ibu, itulah anakmu? menjadi ?Ibu, inilah anakmu?, juga membuktikan bahwa sebenarnya mereka dalam keragu-raguan terhadap orang yang dibunuh dan disalib, kalau mereka sudah yakin mengapa harus mengubah-ubah apa yang diucapakan orang yang disalib ?.
SEJARAH MEMBUKTIKAN
Pada abad-abad petama -s/d110 M-, telah banyak aliran-aliran dalam agama Kristen, setiap aliran mempunyai versi kitab dan keyakinan yang berbeda dengan aliran yang lain. Salah satu contoh, ada sebuah aliran yang meyakini bahwa penyaliban Yesus merupakan ilusi belaka. Ignatius, uskup Antiokia menyerang mati-matian aliran tersebut, Ignatius merasa kuatir terhadap perkembangan aliran Kristen yang meyakini penyaliban Yesus hanyalah ilusi . Serangan dan kekuatiran Ignatius membuktikan bahwa aliran tersebut berkembang sangat luas dan kuat, artinya, pada masa-masa Kristen awal banyak yang meyakini penyaliban Yesus adalah ilusi.
Iganatius dalam bukunya ?Trallians? menulis :
?Namun jika, seperti yang dikatakan sebagian orang ?penderitaannya hanyalah penampakan/ilusi, maka mengapa aku dipenjara, dan mengapa aku harus melakukan perjuangan panjang melawan hewan-hewan liar? Jika memang demikian, aku hanya mati sia-sia?
Tulisan Ignatius tersebut membuktikan, betapa kuat keyakinan orang-orang yang meyakini penyaliban Yesus hanya merupakan ilusi, sehingga Ignatius harus mati-matian melawan mereka hinga dipenjara dan mati karenanya.
Bukti sejarah tersebut telah menguatkan apa yang dikatakan al-Qur?an, bahwa bukan nabi Isa as yang disalib dan dibunuh, tetapi orang yang diserupakan dengan beliau, sekaligus membuktikan bahwa mereka ragu-ragu tentang orang yang disalib dan dibunuh.
@ fitri
aduh, gimana ya bu jawabnya, saya sendiri pusing baca tulisannya, antara opini, fakta dan kutipan ngawur campur aduk dan distempel sbg “bukti” .itu aja deh jawabannya.
kita yg kristen ini bukannya gak bisa jawab, tapi jadi cengengesan sendiri dan habisin waktu hanya untuk menjelaskan dimana kesalahan tulisan anda
salam
@Ompung Jephman:
Hohoho,, tadi aku mampir kemari, komentar ini blm ada kyakna. Stlah lht tglnya, eh trnyata baru diposting. Lama2 postingan ompung ini bisa dapat rangking 1 dengan jumlah koment terbanyak sepanjang masa.. ^_^
gabe oto2 halaki alani so hea mangallang lomok2….
benar2 bentuk pembodohan..
pantas saja…
kasihan sekali..
yang dimaksud ayat al quran itu bahwa orang yahudi ragu2 apakah yg mereka salib itu (yesus)/isa atau bukan dan jawabannya adalah
mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesung-guhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu
pahami al -quran dengan benar
@mar…..sampean masih ngerti ora…?
SEMASA DITANGKAP DITEMPAT PERSEMBUNYIAN ITU SUDAH PUN DITUKAR DGN JUDAS ISCARIOT..YG MENYEBUT ELI ELI NAMA SABAKTANI ITU ADALAH JUDAS DIATAS SALIB.
INI PERKARA MUKJIZAT.
PADA ZAHIR MMG NAMPAK JESUS DISALIB.TP KAN TUHAN MENGUTUK ORG YG DISALIB DAN MATI TERGANTUNG.
JADI MMG SESUAI JUDAS ITU DIKUTUK KERANA DUSTAKAN ISA .NABI.
TIIT!!
Wakakakakak…bgni lah cara muslim ngejawab.kalo gak ad hominem ya kabur ke tafsiran. hehehehe jadi ada 2 nabi yang punya nama beda tapi sama2 ibunya Maryam, sama2 pernah beri makan 5000 orang, sama pernah nyembuhin orang2, sama2 diangkat ke surga, tapi yang satu Isa Almasih yang lain Yesus Kristus, dua2nya pernah disalib, yang satu kabur, yang lain disalib? ya…ya..ya…ya oke deh hehehe
saya sih lebih percaya Alkitab, sebagaimana disuratkan para sahabat2 dekat Yesus sendiri dan saksi-saksi mata di TKP. bukan hasil “kecap” seorang “nabi” yang datang 600 tahun setelah Yesus dan bahkan tidak pernah mengenal Yesus sendiri secara pribadi.
sejarah tidak pernah menipu, apalagi jika terdapat sumber-sumber yang valid dan bisa di cross check. berbeda jika ‘sejarah’ itu dibuat/dibelokkan oleh ‘satu orang’ yang bukan saksi mata, tidak mengenal Yesus, melainkan hanya ‘dengar-dengar saja tentang Dia’ bro…hahaha
@cerdas,
kecap dari nabi palsu yg di Nubuatkan Yesus.. itu memang dia lae…. makanya ceritanya jadi aneh aneh… hehehe
Emangnya Tuhan bisa mati?
kalau mati untuk selama2nya, dipendam dlm kubur seperti anjing kelindes mobil, ya enggak
tapi kalau mati lalu kemudian bangkit lagi, ya pasti bisa, namanya juga Tuhan.
saya sendiri memandangnya bukan sbg kematian, melainkan sebagai perjalanan ke alam maut untuk bertemu dgn orang2 yang sudah mati sebelum Yesus datang. biar semua kebagian selamat dan masuk sorga, bukan cuma buat yang masih hidup pada setelah Yesus datang
aha do lae maksud ni hata muna naeng pajuppang dohot akka jolma naung parjolo lao, tikki so ro dope Jesus?
Namanya juga Tuhan : Tidak terbatas. Maha Segala-galanya. Maha Bisa.
Bahkan saya perlu ingatkan saudara-saudara : “jangan coba menafsirkan Tuhan dengan pikiran yang terbatas”. Apa yang bisa kita lakukan dengan Tuhan? adalah mengimani, percaya, itu saja. Dan anda akan mengalami kuasaNya… Percayalah kepada Tuhan…
Aku Percaya Tuhan ku AJAIB…………
Maksudnya yang ini ya:
1. Yehezkiel 23: 1−21, ayat−ayat jorok tentang seksual.
Diceritakan di dalamnya penyimpangan seksual yang sangat berbahaya bagi perkembangan psikologis bila dibaca oleh anak−anak di bawah umur.
Ada kalimat−kalimat yang sangat cabul dengan menyebut buah dada, buah zakar, menjamah−jamah, memegang−megang, birahi, dan lainlain.
2. Yehezkiel 16: 22−38, ayat porno yang bugil−bugil.
“….Waktu engkau telanjang bugil sambil menendang nendang dengan kakimu ..(ay.22). “…dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan meregangkan kedua pahamu bagi setiap orang yang lewat, sehingga persundalanmu bertambah−tambah” (ay.25). “Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu…..”(ay.26). “engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum puas” (ay.28).
“Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (ay.30). “….engkau yang memberi hadiah 1 umpan kepada semua yang mecintai engkau sebagai bujukan, supaya mereka dari sekitarmu datang kepadamu untuk bersundal” (ay. 33). Aku akan menyingkap auratmu di hadapan mereka, sehingga mereka melihatseluruh kemaluanmu: (ay.37).
3. Ulangan 23: 1−2, Tuhan menyebut “Buah Pelir”.
4. Hosa 3: 1, nabi Hosea disuruh Tuhan untuk mencintai perempuan yang
suka bersundal (pelacur) dan berzinah. Jika benar bahwa Tuhan pernah
menyuruh nabi−Nya untuk mencintai pelacur, semua laki−laki akan
rebutan menjadi nabi. Dan, semua wanita akan rebutan untuk menjadi
pelacur, supaya dicintai oleh nabi Allah.
5. Kidung agung 4:1−7, puisi rayuan yang memuji kecantikan dengan
menyebut buah dada dan susu.
6. Kejadian 38:8−9, kisah asal−usul onani (masturbasi) oleh leluhur
Yesus.
7. Kidung Agung 7:6−13. Puisi Kenikmatan Cinta yang memuji kecantikan
dan cinta yang memakai kata−kata seksual, yakni keindahan buah dada
dan keinginan untuk memegang−megang buah dada. “Sosok tubuhmu seumpama
pohon korma dan buah dada gugusannya. Aku ingin memanjat pohon korma
itu dan memegang gugusan gugusannya.Kiranya buah dadamu seperti
gugusan anggur.
Dan sebagainya.
@bu Fitri,
kalo baca FIRMAN TUHAN berdoa dulu supaya otak ga ngeres kayak bu fitri
@fitri : Semakin kau ber cerita, semakin kami tambah PERCAYA AKAN KEBENARAN-NYA, Ibu yg terkasih KITAB kami sudah jelas menceritakan yang BENAR tanpa ditutup-tutupi, karena kami bisa MENGERTI yang kami baca dan APA yang akan kami PERBUAT. (Ulangan 4:2; Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, Ulangan 12:32 dan Wahyu 22:18). Jadi Sudah JELAS apa yang tercatat di KITAB tidak ada yang ditutup-tutupi.
Coba ibu bandingkan dengan kitab ibu….yang kata-katanya banyak Hiperbola dan orang menjadi MENAFSIRKANKAN berbeda-beda, jadi ada BENAR(FADURAIN), SALAH (HARAM) dan TENGAH-TENGAH(SUNAH)….sedangkan kami hanya ada BENAR dan SALAH.
Dan mayoritas orang yang baca Al-Quran belum mengerti ARTInya…TETAPI..ME-NAF-SIR-KAN…jadi kata orang ‘MUNGKIN”atau KIRA-KIRA”BARANGKALI…..HALELUYAA………..
@ gabenamora ,
BENAR(FADURAIN), SALAH (HARAM) dan TENGAH-TENGAH(SUNAH)….sedangkan kami hanya ada BENAR dan SALAH.
belajar islam dulu baru ,,,, tau tulisan yang benar se[erti apa … ok
biar dapot hdayah
@alain, ; thax aku hanya menulis apa yg ku dengar dari sesama ku, muslim…..
KAU turun tangan jamah mereka…..
nunggu komentar yg pakai kitab buatan muhammad + otak atik ahmad deddat!
Menunggu…
Thanks
Manuk
muhammad mana Om Manuk? Kalau Nabi Muhammad ya nggak bisa baca tulis.
gak bisa baca tulis trus dapet “wahyu” : boleh poligami, boleh kawinin anak kecil, orang lain cuma dapet 4 istri, dia sendiri belasan, boleh penggal yahudi & kafir yg ngelawan, boleh ambil istri&anak musuh buat jdi gundik, boleh punya budak, boleh rampok pedagang selama buat musli, boleh bunuh yg murtad, boleh nipu,…dst…dst… hmmm…ya yaya…boleh lah…wakakakakak
@fitri
sugguh begitu tolol tuhan muhammad memilih manusia tak berpendidikan, apakah allah swt tidak tau zaman yunani 300 tahun SM sudah ada akademi? 3000 SM orang mesir,india , china dan mesopotamia sudah membaca dan menulis, kemana aja allah swt?
Ok kita ikuti alur logikamu…
kalaupun mau memilih manusia tak bisa baca tulis, ada berapa manusia spt muhammad di arab zaman itu? gak mungkin satu… jaman sekarang aja masih banyak yg tidak bisa baca tulis…tapi hebatnya buta huruf sekarang bukan berarti buta uang
dengan pembenaran manusia buta huruf, pemikiran ini sudah mengajak kita menjadi terkebelakang
yg pasti Tuhan sejati tidak ingin umatNya menjadi TOLOL! kecuali tuhan tolol menghasilkan umat tolol…
salam
manuk
Kamu itu sedemikian ofensifnya… Padahal dalam Kristen pun manusia semacam Paulus toh bisa dipilih menjadi rasul dadakan
Kalo masalah pilih memilih itu ya suka-suka yang milih. Kalo masalah percaya gak percaya, ya silahkan yang mau percaya, silahkan juga yang tidak percaya….
Tetapi dalam ajaran manapun tidak ada parameter untuk menghakimi Tuhan…
Kayaknya gicu sih….
SALAM Iya
GBU
Kisah seputar Isa Almasih versi Alquran banyak terdapat pada kitab Maryam, salah satunya saya kutip
Kitab Maryam 33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.
Jika dicermati sebenarnya ada banyak kontradiksi pada konten kiitab mereka ini, Salah satunya adalah ayat tersebut tadi yg mengakui kebangkitan Isa (hidup kembali), sementara di ayat lain mereka tidak mengakuinya.
Penjelasan seputar ayat2 yg saling kontradiktif di kitab tersebut mungkin dapat dibeberkan oleh sdr Jephman, he’s the expert
Fery Emang Wawansyah
Itu kan versi ajaran Syiah loe! Dasar geblek!
@Om Manuk
Tanya aja sama Fery emang Wawansyah. Aku ga mau debat sama loe yang ga mau dengar pendapat lawan bicara.
@lae Jephman
Artikel yang mandatp dan ruuuaaarrr biasa..
Salam
Hahaha.. @para org kristen:
ngaca dulu kalian njing.. Alkitab kalian uda terbukti sering di ubah2 malah nuduh alquran yg di otak atik? Mana buktinya njing?
Kasar sekali ya koment yg di atas ini.., mari berdialog dgn pikiran yg intelek dan penuh kasih. Beginilah pemikiran yg selalu terkukung dan tidak punya toleransi…
kira2 begitulah yang diajarkan agamanya. mungkin sekali agamanya adalah agama yang ‘rahmat lil alamin’ itu.
Pas hian i lae…
sungguh komen yang sangat islami rahmat lil alamin sekali
Mana buktinya kalau Alkitab sudah diubah?. Kalau punya yang asli, tolong saya di kirim . Ok ..?
Halo Sobat..! Tahu kah kamu akan apa yang km ucapkan ini..?
sekarang kamu punya agama apa..? Muslim, Hindu, Budha atau komunis…?
Apakah tuhanmu mengajarkan begini..? ataukah moral dan ahlakmu memang sudah seburuk ini..? Jika iya mungkin ajaran yg pernah kamu pelajari perlu di robah..! bagusnya kamu baca alkitab aja yakin dan percaya kamu akan menjadi manusia yang baik..! sebap semua yg tertulis dalam ajaran kristen itu baik kawan,,..! (Tuhan memberkatimu)
Ty.
itulah..kalian otak sebiji sesawi, nafsu sebesar gunung……wkwkwkwkkwkwkw
Jadi orang Kristen memiliki:
1. Catatan orang – orang yang menyaksikan (Matius, Markus & Yohanes)
2. Kesaksian orang – orang yang menyaksikan (Semua orang yang terlibat di kejadian tersebut)
3. Verifikasi data dan kejadian dari orang yang menyaksikan (dikumpulkan oleh Lukas)
Salam buat pemilik blog ini, semoga perbedaan pendapat ini tidak menjadikan kita bermusuhan dan semoga pendapat saya ini tidak menjadikan kita saling menghujat :
1. Menurut saya Markus dan yohanes hidup setelah beberapa abad kematian yesus jadi mereka tidak menyaksikan sendiri, dan mereka bertiga bukanlah bagian dari khawari atau 12 murid Nabi Isa
sedangkan Matius sendiri walau ada nama yang sama diantara 12 murid Nabis Isa As, tapi bukanlah matius yang dimaksud
Baca Matius 9:9
” Setelah Yesus pergi dari situ. Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk dirumah cukai. Yesus berkata kepadanya: “Ikutilah Aku”. Maka berdirilah Matius mengikuti Dia”
silahkan anda terjemahkan dengan sendirinya
2. Mohon jelaskan siapa-siapa saja yang menjadi saksinya …???
3. Bukankah dia saksi hidup menurut anda, lalu tujuan verifikasi buat apa … tolong dijelaskan dan siapa-siapa saja yang menjadi tokoh saksi lainnya.
Kesaksian orang Yahudi dan Romawi, kenapa kita musti percaya padahal mereka sendiri yang telah memfitnah, membunuh dan menyalib Yesus …….
dalam sebuah film yang pernah ditayangkan di TV jelas sekali kebencian kaum Yahudi terhadap Nabi Isa As, lalu kenapa kita musti percaya terhadap pembunuh Yesus itu sendiri
Semoga perbedaan ini tidak menjadikan kita saling menghujat
Salam
@ omiyan
“1. Menurut saya Markus dan yohanes hidup setelah beberapa abad kematian yesus jadi mereka tidak menyaksikan sendiri, dan mereka bertiga bukanlah bagian dari khawari atau 12 murid Nabi Isa”
>> Bisa dibuktikan dari sumbermana Yohanes bukan murid Yesus dan Markus tidak hidup dimasa Yesus?
“2. Mohon jelaskan siapa-siapa saja yang menjadi saksinya …???”
>> Gaya bahasa penulisan seperti itu jangan menjebak anda. Sampai sekarangpun banyak orang menyebut nama dirinya untuk menjelaskan sebuah kejadian. Contoh : “Kemarin adik jatuh, jadi Putri lari ke sana”. Apa yang dimaksud “Putri” disana orang Pertama atau Kedua?
“3. Bukankah dia saksi hidup menurut anda, lalu tujuan verifikasi buat apa … “
>> Tujuan verifikasi adalah untuk membuktikan kejadian dan hal itu telah dilakukan Lukas yang mewawancarai mereka yg menyaksikan, mengumpulkan data, memverifikasinya :
Lukas 1 : 1-4 :
“tolong dijelaskan dan siapa-siapa saja yang menjadi tokoh saksi lainnya.”
>> Sudah disebutkan diatas : Maria MAgdalena, Maria Ibu Yesus, Salome, Pontius Pilatus, dll dst
“Kesaksian orang Yahudi dan Romawi, kenapa kita musti percaya padahal mereka sendiri yang telah memfitnah, membunuh dan menyalib Yesus …….”
>> Masalahnya bukan pada siapa yg membunuh dan kita membalas dendam dgn tidak perlu mencari kebenaran. Masalahnya ada pada obyektifitas kesaksian. Kalau hanya bersandar pada satu orang (seperti muslim) atau beberapa orang di pihak kita tentu kurang afdol. Mesti ada kesaksian dari pihak yang tidak memiliki kepentingan merekayasa fakta.
“dalam sebuah film yang pernah ditayangkan di TV jelas sekali kebencian kaum Yahudi terhadap Nabi Isa As, lalu kenapa kita musti percaya terhadap pembunuh Yesus itu sendiri”
>> itulah bedanya Kristen pak, kita tidak diajarkan mata ganti mata, gigi ganti gigi. Yang diajarkan adalah “Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.”
“Semoga perbedaan ini tidak menjadikan kita saling menghujat”
>> saling menghujat kurang bisa dikurangi kalau belum tahu apa-apa sudah menghakimi duluan pak. Ini yg bikin sebagian orang emosi. Saya sebisa mungkin menyaring komen2 yang bisa memancing emosi, tapi sulit pak. Karena tiap orang tidak selalu bisa mengontrol dirinya.
Terimakasih pertanyaanya Omiyan, pesan saya cobalah untuk memverifikasi sebuah pernyataan dari kedua belah pihak.
Salam
Omiyan
Kesaksian orang Yahudi dan Romawi, kenapa kita musti percaya padahal mereka sendiri yang telah memfitnah, membunuh dan menyalib Yesus …….
.
.
Kalau begitu
Apakah kamu sudah mulai percaya bhw kaum Yahudi dan Romawi telah menyalibkan Yesus ??
hehehe .. disini kamu sudah mulai inkonsisten dlm membaca dan berpendapat .
1. “Kesaksian orang Yahudi dan Romawi, kenapa kita musti percaya padahal mereka sendiri yang telah memfitnah, membunuh dan menyalib Yesus …….”
2. “dalam sebuah film yang pernah ditayangkan di TV jelas sekali kebencian kaum Yahudi terhadap Nabi Isa As, lalu kenapa kita musti percaya terhadap pembunuh Yesus itu sendiri”
=>Mas Omiyan,
dalam pengadilan, bukankah kesaksian/pengakuan pelaku yang paling kuat?
salam
@Mas Omiyan,
Baca Matius 9:9
” Setelah Yesus pergi dari situ. Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk dirumah cukai. Yesus berkata kepadanya: “Ikutilah Aku”. Maka berdirilah Matius mengikuti Dia”
=>Menurut Mat 9:9 diatas, Matius adalah murid Yesus. Ketika Yesus berkata: “Ikutlah Aku”, dia berdiri dan mengkut Yesus.
Lalu, Matius yang mana yang mas maksudkan yang bukan murid Yesus?
—
Dari duabelas murid Yesus, hanya Matiuslah yang mati wajar karena sudah tua, yang lainnya adalah mati martir untuk memberitakan kabar keselamatan/penebusan yang telah dilakukan oleh Yesus.
salam
Gak juga lae, si Matius itu juga mati martir, lupa aku dimana dia matinya. Tapi dia matinya dengan cara tangan dan kaki dipaku ke tanah, terus kepalanya dipenggal di atas tanah itu.. Tepat seperti yang dia tulis :
Mat 5: 10-12
10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu
Yang matinya wajar itu setauku cuma Yohanes, walopun dia juga pernah dihukum mati dengan cara digoreng di minyak yang mendidih..
Haleloyah!!
Mungkin juga lae, waktu menulisnya saya tidak melihat catatan hanya mengingat. Pesan yang saya sampaikan adalah: hanya satu dari 12 murid itu yang mati wajar demi memberitakan kabar keselamatan (penebusan) itu.
salam
. Maaf kan lah mereka, karena mereka tak tau sama sekali apa yang mereka katakan. Aggaplah perkataan mereka sebagai penguji iman kita.
Salam Damai
Artikel yang bagus.
Walau pun tidak yakin, tapi semoga artikel ini membuka wawasan & hati mereka supaya kebenaran itu dapat mereka terima.
GBU
@manuk :
hahaha.. Umat islam tidak mengangkat nabi muhammad menjadi tuhan.. Dia itukan pembawa agama dan juga manusia
tidak seperti kristen yg mengangkat seorang pembawa agama dan juga seorang “MANUSIA” menjadi tuhannya. . Wkhahahaha
napa ngakak sendirian nih orang?
@Yesus palsu
Umat lia eden, charles manson, jim jones, david koresh tidak mengangkat pemipinnya menjadi Tuhan. mereka ini hanya pembawa agama dan juga manusia… banyak persmaan mereka ini dengan muhammad, yaitu SINTING ..Wkhahahaha
Setelah Aku akan ada Rasul yang lain (Kata Yesus), dan yang lain itu tidak mengulang kata Jesus… karena Rasul Muhammad menggenapi nabi lain, Injil, Taurat, Al-Quran tutup buku kisah Nabi. Kalau diakhir jaman sekarang ada yang ngaku-ngaku….. berarti benar kata Jesus akan ada Nabi lain… siapa ayoooo
Dimana tuh pak ada kata Yesus begitu?
jadi secara sadar bahwa menurut anda di sini telah percaya apa yg dikatakan YESUS.
selamat pak urip harjito … anda tinggal selangkah lagi untuk bisa menerima YESUS 100%.
(padahal di Islam tidak ada itu yg namanya YESUS, adanya kan isa. entah siapa si isa itu ??).
lah klo anda percaya dg perkataan YESUS, jd anda juga percaya donk dg Injil. krn di alquran tidak ada satu ayatpun yg menulis ttg nama YESUS.
thx – GBU
@borusibarani:
buat apa aku kirimi ke kau? Kalian sendiri juga sebenarnya sudah tau kalau alkitab yg “sekarang” uda gk jelas
masa ada perjanjian lama dan perjanjian baru? Buset, itu perjanjian maksudnya perjanjian antara tuhan yesus dengan tuhan lainnya atau gimana? Hahahaha mari tertawa
buset deh, udah sok tahu ketawa-ketiwi lagi
kalo gak ngerti tanya baik2, kita yg ngerti jadi kasian liatnya
tipikal muslim newbie
@yesus palsu
ini orang maksa sekali …
sudah di bilang nggak tahu , nggak percaya.
Apa lebih suka dibohongi kali ya?
inilah contoh orang buta tapi maksa ingin menunjukkan jalan…
@ emanuel setio:
walah, “kebenaran” yg gimana nih?
Kalau menurut sejarah, galileo di hukum oleh gereja karena menentang pernyataan gereja tentang bumi (padahal, gereja yg salah). Trus, tentang “The Dark Ages” yg pada saat itu Gereja yg menyebabkan kemunduran peradaban, dan masih banyak lagi. Kebenaran macam apa?
bedain dong sejarah gereja yg salah….. itu krn manusianya apa krn Tuhanya?
mbok ya sekali2 ada muslim yg NYAMBUNG ke topik
kok jd bahas agama Kristen?
Dia yg bertahta di atas bulatan bumi… di Yesaya 40 : 22 ( gak tau apa klo di Al – quran) udh di jelaskan kok di alkitab, mengenai bulatan bumi. tp grj yg salah akan hal tsb. alkitab ttp dlm kebenaranNya.
Kepada semua Kristiani . Agama Islam mengajarkan kemuliaan kpd para para Nabi-nabi yg dirahmati Allah SWT. Jadi mengapa ajaran Islam tidak mengakui penyaliban itu adalah beberapa faktor :
1. Adakah di dunia ini seorang bayi yang dilahirkan dari rahim seorang wanita suci (perawan), tanpa melalui hubungan jasmani pada saat itu ? 2. Siapa “bayi ajaib” tersebut, sehingga Allah harus mengutus malaikat2-Nya (Jibril), untuk menyampaikan berita tentang kelahiran-Nya yang sangat kontroversial itu ? 3. Siapa Isa Almasih itu sebenarnya, sehingga disebutkan sebagai orang yang suci (tak berdosa), bahkan sebagai satu2nya bayi yang lahir kedunia tanpa disentuh oleh setan ? 4. Apakah ada orang lain, selain Isa Almasih yang dilahirkan dari Kalimat dan Roh Allah sendiri ? 5. Isa putra Maryam terkemuka di dunia dan di akhirat ?
Jadi harus kita catat bhw polemik ajaran kita itu sangat berbeda krn dimana Islam memandang sangat mulia nabi Isa Almasih As . Sekali-kali Allah tidak akan mengizinkan nabiNya itu dibunuh dgn keji spt binatang begitu.
jawaban:
1. tentu tidak ada, makanya Dia special
2. “bayi ajaib” itu Firman Tuhan yang menjadi manusia
3. Isa Almasih = Tuhan yang turun ke bumi, jadi manusia. Krn Tuhan gak mgkn langgar hukumnya sendiri, maka dia lahir lewat perawan
4. tentu tidak ada
5. betul. siapa yg terkemuka di dunia & akhirat selain Tuhan?
“Sekali-kali Allah tidak akan mengizinkan nabiNya itu dibunuh dgn keji spt binatang begitu.”
–> justru dengan kematian keji bgt kita bisa melihat kebesaran kasihNya. Mau dihinakan demi menebus umat manusia. bukan dgn cara pengecut kabur dari kematian dgn menipu
@ Ferryanto
justru dengan kematian keji bgt kita bisa melihat kebesaran kasihNya. Mau dihinakan demi menebus umat manusia. bukan dgn cara pengecut kabur dari kematian dgn menipu
>> Nah ., disitulah letak perbedaan keyakinan dua agama semawi itu. Kami tidak menyalahkan keyakinan anda , hanya harap dicatat bhw Islam adalah agama yg meluruskan akan apa yg telah diselewengkan oleh kaum Al’Kitab jaman dahulu hanya demi kepentingan sesat mereka. Islam hanya menekankan bhw Isa Almasih As adalah nabi yg terkemuka dan tidak pernah disalibkan oleh siapapun juga.
Itu bukan pelurusan atuh, mas Tedjo. Itu adalah pembelokan. Penebusan itu sudah dinubuatkan, dilambangkan, dan dilaksanakan, kok tiba tiba sih muncul pernyataan bahwa itu semua tidak ada?
salam
@ Jarwo
tuk topik Penyaliban, jelas gak ada urusannya dgn pelurusan, perbedaan keyakinan, dll. ga ada urusanya ente gak percaya Yesus itu Tuhan apa gak dgn semua kesaksian yg ngakui bahwa Yesus memang disalib. Itukan kepercayaan ente, yg ada sangkut pautnya dgn Kristen dan sering dikotbahkan dimasjid oleh ustad2 ente
Kalo ente bilang Isa bukan Yesus, ngapain repot2 ente jelasin perbedaan keyakinan? juga kan bukan orang yg sama yg dibicarakan?
trus ngapain juga Awlohmu nurunin ayat An Nisa diatas? kan bukan Yesus?
plis deh, elu pikir semua orang sebego ente gampang dikibulin
@ Feriyanto
Kalo ente bilang Isa bukan Yesus, ngapain repot2 ente jelasin perbedaan keyakinan? juga kan bukan orang yg sama yg dibicarakan?
>> Lha ini anak koq berlagak bego super duper peyang ..? Kan sampeyan bilang Isa Almasih itu adalah Yesus Kristus. Nah sayah terangkan tapi loe malah ngeyel …
@ Feriyanto
trus ngapain juga Awlohmu nurunin ayat An Nisa diatas? kan bukan Yesus?
>> Dapatkah sampeyan buktikan bhw ayat An Nisa di atas memang diturunkan untuk Yesus dan bukan Isa Almasih ?? wehehehe … goblok banget ..
1 . Adakah di dunia ini seorang bayi yang dilahirkan dari rahim seorang wanita suci (perawan), tanpa melalui hubungan jasmani pada saat itu ?
jawab:
Ada, tertulis dikitab anda sendiri :
Maryam :
[16] Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Qur’an, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur,
[17] maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.
[18] Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa”.
[19] Ia (Jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci”.
[20] Maryam berkata: “Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusia pun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang
21] Jibril berkata: “Demikianlah. Tuhanmu berfirman: “Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan.”
[22] Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.
Kenapa maryam mengandung? apakah bersetubuh dengan malaikat jibril?
2.Siapa “bayi ajaib” tersebut, sehingga Allah harus mengutus malaikat2-Nya (Jibril), untuk menyampaikan berita tentang kelahiran-Nya yang sangat kontroversial itu ? 3. Siapa Isa Almasih itu sebenarnya, sehingga disebutkan sebagai orang yang suci (tak berdosa), bahkan sebagai satu2nya bayi yang lahir kedunia tanpa disentuh oleh setan ? 4. Apakah ada orang lain, selain Isa Almasih yang dilahirkan dari Kalimat dan Roh Allah sendiri ? 5. Isa putra Maryam terkemuka di dunia dan di akhirat ?
Jawab :
Lha itu anda mengetahui bahwa berkat yang diterima Isa Almasih jauh lebih tinggi dan mulia daripada muhmmad. Mengapa anda tidak bernabikan nabi Isa Almasih saja? yang jelas-jelas “bersih” sifatnya
3. Mengapa umat islam tidak mengakui penyalipan Yesus?, padahal itu jelas tertera dalam alquran anda?
Maryam:
[33] Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.
[34] Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.
Apa arti di bangkitkan hidup kembali dalam kalimat alquran diatas?
–>Apakah mungkin “orang” yang terbaik menurut Allah di gantikan oleh seorang manusia muhammad yang sifatnya bertolak belakang dari Isa?
WWW
Ke’Tuhanan’ YESUS Adalah Alasan Mengapa Harus YESUS Yang Disalib
« on: April 14, 2008, 11:27:15 PM »
Sebagian besar penyimpangan ajaran dan aliran sesat adalah tidak mengakui bahwa YESUS adalah Allah. Tulisan ini akan membahas alasan-alasan mengapa harus YESUS dan hanya YESUS saja yang memenuhi syarat untuk menebus dosa manusia.
Rencana Allah Bapa bagi Dunia
Alasan pertama berkaitan dengan sifat Allah yang penuh kasih terhadap manusia.
Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah YESUS dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu. Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka. – Kis 2:22-23
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. – Yoh 3:16
Menggenapi Nubuatan
Alasan kedua mengapa harus YESUS adalah untuk menggenapi nubuatan para nabi. Perjanjian Lama mencatat sekitar 300 nubuatan tentang kelahiran, pelayanan, kematian dan kebangkitan YESUS KRISTUS. Semua nubuatan tersebut dicatat oleh nabi-nabi yang berbeda dalam jangka waktu beberapa ratus tahun. Dr. Peter Stoner seorang profesor sains dari Westmont College menghitung bahwa kemungkinan untuk satu orang secara kebetulan memenuhi 48 (dari 300) nubuatan saja adalah 1 banding 10157 (artinya ada 157 angka nol)*! Suatu angka yang luar biasa besar. Artinya adalah tidak mungkin YESUS secara kebetulan menggenapi 48 nubuatan secara kebetulan, apalagi Alkitab mencatat bahwa semua 300 nubuatan digenapi oleh YESUS. Hal ini bukan kebetulan, tetapi memang sudah menjadi rencana Allah. (* J.R. Cross, All that the Prophet have spoken, 2001, Goodseed International)
YESUS Tidak Berdosa
Sejak kejatuhan manusia, Allah sudah memberikan pola kepada manusia tentang cara penebusan yang ditentukan olah Allah.
Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka. – Kej 3:21
Allah menjadi pribadi yang pertama kali dalam sejarah menumpahkan darah ketika Ia menyembelih binatang untuk diambil kulitnya untuk membuat pakaian bagi Adam dan Hawa. Jika kita renungkan, yang berdosa adalah Adam dan Hawa, tetapi yang harus mati adalah binatang yang tidak bersalah.
Pola ini juga tampak ketika korban Kain yang berupa hasil tanah dan pertanian tidak diterima oleh Allah, tetapi korban Habel yang berupa anak sulung kambing domba diterima oleh Allah (Kej 4:1-4). Demikian juga sepanjang sejarah Perjanjian Lama, kita melihat bahwa penumpahan darah dari yang tidak bersalah menjadi pola bagi penebusan.
Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa. – Im 17:11
Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan. – Ibr 9:22
Tetapi kematian binatang dan pencurahan darah dalam perjanjian lama hanya berfungsi sebagai penutup dosa saja tidak dimaksudkan untuk menghapus dosa manusia secara sempurna.
Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya. – Ibr 10:1
Oleh karena itulah YESUS turun ke dunia ini sebagai korban penebus dosa yang sempurna.
Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh YESUS KRISTUS… Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan. – Ibr 10:10, 14
Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. – 2 Kor 5:21
Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah KRISTUS yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. – 1 Pet 1:19
YESUS adalah Allah
Alasan yang lain adalah karena YESUS adalah Allah. Mengapa demikian? Mari kita lihat ilustrasi berikut:
Ada seseorang bernama Wira dan istrinya Lina bertamu ke rumah sahabat mereka, Yudi. Karena agak ceroboh, Wira menyenggol vas bunga milik Yudi sehingga jatuh dan pecah berantakan. Wira kemudian minta maaf kepada Yudi sebagai pemilik dari vas tersebut.
Jika kemudian Yudi berkata “Saya maafkan kamu, tetapi tolong bayar 10.000 rupiah untuk mengganti vas tersebut!” Apakah itu dapat dikategorikan memaafkan secara sungguh-sungguh? Tidak! Jika kesalahan seseorang sudah dimaafkan, maka tidak ada lagi kesalahan yang harus dibayar. Itulah inti dari memaafkan.
Jika Yudi berkata “Saya maafkan kamu, tetapi saya minta istri Anda, Lina, untuk membayar 10.000 rupiah” Apakah itu dikategorikan memaafkan secara sungguh-sungguh? Tidak! Itu hanya memindahkan pembayaran kesalahan kepada orang lain yang tidak ada kaitannya dengan kejadian tersebut.
Jadi siapa yang harus membayar kesalahan tersebut? Karena Wira sebagai pihak yang bersalah sudah dimaafkan, maka yang tersisa adalah Yudi! Yudilah yang harus membayar kerugian akibat kesalahan tersebut.
Wira bersalah kepada Yudi, pihak yang memaafkan adalah Yudi dan siapa yang harus membayar? Yudi.
Demikian juga terjadi dalam hubungan kita dengan Allah.
Manusia bersalah kepada Allah, pihak yang memaafkan adalah Allah dan siapa yang harus membayar? Allah sendiri!
Itulah sebabnya YESUS adalah sepenuhnya Allah. Karena hanya Dialah memiliki hak untuk memaafkan, tetapi karena setiap pelanggaran harus ada hukuman, tidak ada pihak lain yang bisa melakukannya kecuali Allah sendiri.
Hal ini juga menjelaskan mengapa harus ada Tritunggal. Jika YESUS bukan Allah, maka YESUS tidak berhak menebus dosa umat manusia, itu artinya sama seperti Yudi dalam ilustrasi tersebut meminta pihak lain untuk membayar ganti rugi vas bunga tersebut.
Puji syukur kepada Allah, karena pengorbanan YESUS maka kita beroleh keselamatan dan hidup yang kekal. YESUS adalah Allah!
Amin!
WWW
Ke’Tuhanan’ YESUS Adalah Alasan Mengapa Harus YESUS Yang Disalib
Sebagian besar penyimpangan ajaran dan aliran sesat adalah tidak mengakui bahwa YESUS adalah Allah. Tulisan ini akan membahas alasan-alasan mengapa harus YESUS dan hanya YESUS saja yang memenuhi syarat untuk menebus dosa manusia.
Rencana Allah Bapa bagi Dunia
Alasan pertama berkaitan dengan sifat Allah yang penuh kasih terhadap manusia.
Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah YESUS dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu. Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka. – Kis 2:22-23
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. – Yoh 3:16
Menggenapi Nubuatan
Alasan kedua mengapa harus YESUS adalah untuk menggenapi nubuatan para nabi. Perjanjian Lama mencatat sekitar 300 nubuatan tentang kelahiran, pelayanan, kematian dan kebangkitan YESUS KRISTUS. Semua nubuatan tersebut dicatat oleh nabi-nabi yang berbeda dalam jangka waktu beberapa ratus tahun. Dr. Peter Stoner seorang profesor sains dari Westmont College menghitung bahwa kemungkinan untuk satu orang secara kebetulan memenuhi 48 (dari 300) nubuatan saja adalah 1 banding 10157 (artinya ada 157 angka nol)*! Suatu angka yang luar biasa besar. Artinya adalah tidak mungkin YESUS secara kebetulan menggenapi 48 nubuatan secara kebetulan, apalagi Alkitab mencatat bahwa semua 300 nubuatan digenapi oleh YESUS. Hal ini bukan kebetulan, tetapi memang sudah menjadi rencana Allah. (* J.R. Cross, All that the Prophet have spoken, 2001, Goodseed International)
YESUS Tidak Berdosa
Sejak kejatuhan manusia, Allah sudah memberikan pola kepada manusia tentang cara penebusan yang ditentukan olah Allah.
Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka. – Kej 3:21
Allah menjadi pribadi yang pertama kali dalam sejarah menumpahkan darah ketika Ia menyembelih binatang untuk diambil kulitnya untuk membuat pakaian bagi Adam dan Hawa. Jika kita renungkan, yang berdosa adalah Adam dan Hawa, tetapi yang harus mati adalah binatang yang tidak bersalah.
Pola ini juga tampak ketika korban Kain yang berupa hasil tanah dan pertanian tidak diterima oleh Allah, tetapi korban Habel yang berupa anak sulung kambing domba diterima oleh Allah (Kej 4:1-4). Demikian juga sepanjang sejarah Perjanjian Lama, kita melihat bahwa penumpahan darah dari yang tidak bersalah menjadi pola bagi penebusan.
Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa. – Im 17:11
Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan. – Ibr 9:22
Tetapi kematian binatang dan pencurahan darah dalam perjanjian lama hanya berfungsi sebagai penutup dosa saja tidak dimaksudkan untuk menghapus dosa manusia secara sempurna.
Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya. – Ibr 10:1
Oleh karena itulah YESUS turun ke dunia ini sebagai korban penebus dosa yang sempurna.
Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh YESUS KRISTUS… Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan. – Ibr 10:10, 14
Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. – 2 Kor 5:21
Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah KRISTUS yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. – 1 Pet 1:19
YESUS adalah Allah
Alasan yang lain adalah karena YESUS adalah Allah. Mengapa demikian? Mari kita lihat ilustrasi berikut:
Ada seseorang bernama Wira dan istrinya Lina bertamu ke rumah sahabat mereka, Yudi. Karena agak ceroboh, Wira menyenggol vas bunga milik Yudi sehingga jatuh dan pecah berantakan. Wira kemudian minta maaf kepada Yudi sebagai pemilik dari vas tersebut.
Jika kemudian Yudi berkata “Saya maafkan kamu, tetapi tolong bayar 10.000 rupiah untuk mengganti vas tersebut!” Apakah itu dapat dikategorikan memaafkan secara sungguh-sungguh? Tidak! Jika kesalahan seseorang sudah dimaafkan, maka tidak ada lagi kesalahan yang harus dibayar. Itulah inti dari memaafkan.
Jika Yudi berkata “Saya maafkan kamu, tetapi saya minta istri Anda, Lina, untuk membayar 10.000 rupiah” Apakah itu dikategorikan memaafkan secara sungguh-sungguh? Tidak! Itu hanya memindahkan pembayaran kesalahan kepada orang lain yang tidak ada kaitannya dengan kejadian tersebut.
Jadi siapa yang harus membayar kesalahan tersebut? Karena Wira sebagai pihak yang bersalah sudah dimaafkan, maka yang tersisa adalah Yudi! Yudilah yang harus membayar kerugian akibat kesalahan tersebut.
Wira bersalah kepada Yudi, pihak yang memaafkan adalah Yudi dan siapa yang harus membayar? Yudi.
Demikian juga terjadi dalam hubungan kita dengan Allah.
Manusia bersalah kepada Allah, pihak yang memaafkan adalah Allah dan siapa yang harus membayar? Allah sendiri!
Itulah sebabnya YESUS adalah sepenuhnya Allah. Karena hanya Dialah memiliki hak untuk memaafkan, tetapi karena setiap pelanggaran harus ada hukuman, tidak ada pihak lain yang bisa melakukannya kecuali Allah sendiri.
Hal ini juga menjelaskan mengapa harus ada Tritunggal. Jika YESUS bukan Allah, maka YESUS tidak berhak menebus dosa umat manusia, itu artinya sama seperti Yudi dalam ilustrasi tersebut meminta pihak lain untuk membayar ganti rugi vas bunga tersebut.
Puji syukur kepada Allah, karena pengorbanan YESUS maka kita beroleh keselamatan dan hidup yang kekal. YESUS adalah Allah!
Amin!
…Sekali-kali Allah tidak akan mengizinkan nabiNya itu dibunuh dgn keji…
Mas Tedjo,
Saya pikir sudah berulang dijalaskan akan hal itu, tetapi mas tidak mau tau.
Begini mas,
Kematian Yesus itu adalah untuk menggantikan (mengambil alih) kematian yang akan dialami oleh manusia akibat dosa, supaya setiap orang yang percaya dan menerima penebusan itu boleh lepas dari kematian kekal di hari penghukuman kelak, dan beroleh kembali kehidupan kekal sebagaimana tujuan semula dari penciptaan manusia.
Mengapa harus digantikan (diambil alih)?
Karena akibat dosa adalah maut dan hukuman itu harus terlaksana!
Hukuman maut itulah yang dilaksanakan dengan kematian Yesus. Bagi orang yang menerima penebusan itu boleh lepas dari hukuman tersebut, dan bagi yang tidak menerima, hukuman itu akan terlaksana.
salam
hh
Kematian Yesus itu adalah untuk menggantikan (mengambil alih) kematian yang akan dialami oleh manusia akibat dosa, supaya setiap orang yang percaya dan menerima penebusan itu boleh lepas dari kematian kekal di hari penghukuman kelak, dan beroleh kembali kehidupan kekal sebagaimana tujuan semula dari penciptaan manusia.
>> Ali ‘Imran 3 :
[55] (Ingatlah), ketika Allah berfirman: “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya”.
“Idz qaalallahu yaa Isa, innii mutawafika, wa raafi’uka ilayya, wa muthahhiruka minal ladzinaa kafaruu, wa jaa’ilul ladzina tabauka fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil qiyamati.” (Qs.3 Ali Imran 55)
Tidakkah sampeyan lihat ayat di atas itu mas hh ? Adakah di ayat itu dituliskan ttg penyaliban ? Tidak ada diutarakan Allah SWT sejak semula spt sampeyan katakan bhw Isa almasih akan mati spr yg mas katakan ??
hh :
Hukuman maut itulah yang dilaksanakan dengan kematian Yesus. Bagi orang yang menerima penebusan itu boleh lepas dari hukuman tersebut, dan bagi yang tidak menerima, hukuman itu akan terlaksana.
>> Apakah perbuatan manusia nista harus ditanggung nabi Isa Alamsih AS ? Bukankah disitu yg tidak dapat dimenegrti kedua agama Semawi sekarang ??
Tidakkah sampeyan lihat ayat di atas itu mas hh ? Adakah di ayat itu dituliskan ttg penyaliban ? Tidak ada diutarakan Allah SWT sejak semula spt sampeyan katakan bhw Isa almasih akan mati spr yg mas katakan ??
=>Tentu saja tidak ada, mas Tedjo, karena itu bukan Alkitab. Dalam Alkitab, rencana penebusan itu jelas dinubuatkan, dilambangkan, dan dilaksanakan.
Apakah perbuatan manusia nista harus ditanggung nabi Isa Alamsih AS ?
=>Ya, harus.
Karena Tuhan itu Maha Suci, dosa harus dilenyapkan. Manusia yang memilih untuk berdosa, juga akan dilenyapkan bersama dosa. Itu sebabnya hukuman itu diambil alih, supaya orang yang menerima penebusan itu bisa lepas dari hukuman itu.
salam
Bukankah disitu yg tidak dapat dimenegrti kedua agama Semawi sekarang ??
Gue pusing dengan koment2 masalah Ketuhanan Yesus, apalagi soal dosa maut dan hukuman yang dipercaya pihak kristen. Logikanya, manusia lahir tanpa dosa… berjalan dan hidup menurut jalan hidupnya, Tuhan takan akan mengubah nasib manusia atau suatu kaum bila bukan dilakukan manusia itu sendiri… jadi ga lucu kalau ada makelar apalagi “markus”, yang bisa beresin akibat dosa dan maut…. Emang Tuhan bisa disogok apa.. atau kedudukanNya ga legal. Jesus punya mukjizat itu tidak terbantahkan, itu baru mukjizat menghidupkan orang mati. Dan Allah SWT yang telah menciptakan bumi dan langit ini… Dia juga Tuhannya Jesus, kalau pun bukan Tuhannya Jesus, pasti ada 2 Tuhan bakal duel, tentu kiamat lebih dekat. ternyata kiamat masih jauh, jadi Tuhan cuma satu.. yang menciptakan langit dan bumi.. menciptakan manusia dari segumpal daging….. dan tak’ akan menuding dosa maut segampang di hapus karena perilaku seseorang…..
@urip harjito
kalau pun bukan Tuhannya Jesus, pasti ada 2 Tuhan bakal duel, tentu kiamat lebih dekat. ternyata kiamat masih jauh, jadi Tuhan cuma satu.. yang menciptakan langit dan bumi.. menciptakan manusia dari segumpal daging….. dan tak’ akan menuding dosa maut segampang di hapus karena perilaku seseorang…..
.
.
Kalau begitu mengapa kamu tidak memberi hati untuk percaya kpd berita Injil itu hai saudaraku yg terkasih ?? Tidak mudah mengenal dosa org lain sebelum engkau mengenal dosa yg ada pd dirimu sendiri. Tidak akan mudah mengatakan Yesus adalah Tuhan jikalau engkau tidak merendahkan hatimu untuk mempercayai kabar baik itu
Salam kasih
@sujarwo
Paman khadijah adalah Kristen Nestorian, jadi muhammad mendapat cerita ttg Yesus dari dia ini, Kristen Nostarian adalah Bida’ah dari ajaran kristen. jaman itu Kristen nostarian sudah berkembang di mekah, sebelum allah swt tuhan nya orang arab mengangkat muhammad menjadi nabi ( Manuk :padahal menganngkat diri sendiri ), muhammad tidak tau menahu soal ajaran kristen yg sudah dipegang dari jaman rasul Kristus..
wah kok jadi gini. mending kita semua ga usah berantem. tunggu aja ampe kita semua mati. trus kita tanya deh ama yang diatas yang bener tuh kejadiannya gimana.
eh jangan dikatain. ini kan komen netral doang
Tujuan Yesus disalib buat apa?
Wek wek wek wek wek wek. . . .
Yesus itu siapa?
Isa Almasih itu siapa?
Kuburannya di mana?
Yesus lahir dr dara perawan Maria,Maria anak dari Eli (menurut Alkitab/Injil. Isa Almasih lahir dr Maryam saudara Harun (sudara Musa juga),Maryam anak dr Imran (menurut Al-Quran) brarti Isa almasih masih ponakan Musa (lahir pd jaman Musa) Dalam Alkitab/Injil berarti Yesus # Isa Almasih mnurut Al-Quran ( TIDAK SAMA),makanya berdamailah,jgn bertengkar,yakinilah iman masing2 krna itu pribadi dgn Tuhan tetapi KASIH untuk sesama. maaf…..kalo ad yg salah mohon di koreksi,saya hanya ingin supaya kita BERDAMAI
Nampaknya nggak ada yang bisa jawab pertanyaanku.
@Mb Fitri
Ada beberapa alasan mengapa orang tidak menjawab suatu pertanyaan:
1. Tidak bisa menjawab; misalnya anak playgroup ditanya tentang soal-soal matematika tingkat SD, pasti tdk akan di jawab
2. Pertanyaan yang keluar topik ; topiknya A, pertanyaannya B. Makanya di seminar2, sering diarahkan untuk bertanya sesuai dengan topik.
3. Pertanyaan yang konyol; maksudnya kalau dijawab bukannya menyelesaikan masalah, tapi menimbulkan masalah baru.
4. Pertanyaan yang di buat-buat ; maksudnya sang penanya sendiri tdk tahu maksud dan arah pertanyaannya, tidak menguasai permasalahannya. Jadi kalaupun di jawab tidak akan ada gunanya.
(silahkan mbak fitri renungkan, mengapa pertanyaan mbak tidak ada yang jawab..)
Pertanyaan mbak fitri 1 dan 2, sudah terjawab dari berbagai komentar di atas, silahkan analisa sendiri. kalau masalah kuburan, tanyakan ke alquran yang mengatakan bahwa yesus tdk bangkit.
Buat lae jephman tolong buka http://www.shroud.com/….mudah2an menambah referensi lae.
Percuma ngomong sama bani kedar……sama dengan menjelaskan kepada keledai………………….
Beginilah tipikal kristen, di sisi lain tidak mengakui kebenaran Al-Qur’an dan menganggap cuma karangan Muhammad. Tapi ketika di hadapkan masalah kalau Yesus tidak sama dengan Isa Almasih maka kristen mengambil referensi ayat-ayat Qur’an yang di anggap cocok dengan Alkitab.
Jadi mana yang benar?
Ini seperti menjilat ludah sendiri.
Kalau Qur’an memang karangan Muhammad maka anggaplah kisah Isa Almasih juga karangan Muhammad.
Maka dari itu saya tanya Yesus itu siapa? Isa Almasih juga siapa?
Tapi ya itulah bodohnya minta ampun. Pertanyaan begini ternyata nggak bisa jawab.
Jadi gini ya . . .yesus emang disalib. Kalau Isa Almasih nggak disalib.
Ngapain kalian percaya omongan orang yang lahir 600 tahun kemudian dan mendapat wahyu kalau Isa Almasih nggak disalib yang tertulis dalam Qur’an?
Isa Almasih tuh tidak sama dengan Yesus. Isa Almasih cuma karangan Muhammad yang menurut kalian cuma ngku-ngaku dapat wahyu.
Dalam Al-Qur’an nggak ada satupun nama Yesus. Udah di jelasin ustad Tedjo panjang kali lebar dan alas kali tinggi masih saja nggak ngerti.
Kesimpulan :
Yesus tidak sama dengan Isa Almasih karena Isa Almasih terdapat dalam Al-Qur’an dan Al-Qur’an menurut kristen cuma karangan/buatan Muhammad + otak atik Ahmad Deedat.
@ Fitri
Dalam Al-Qur’an nggak ada satupun nama Yesus. Udah di jelasin ustad Tedjo panjang kali lebar dan alas kali tinggi masih saja nggak ngerti.
.
.
Oh si Fitri lagi ngedumel disini hihi …, baiklah saya terangkan dikit ya Fit
Yesus di dalam Kekristenan juga dikenal dengan sebutan Yesus Kristus. Orang Kristen percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah, Tuhan, Mesias, dan Juru Selamat umat manusia. Di dalam Islam, Yesus (bahasa Arab: Isa) disebut sebagai Isa Almasih yang berarti Yesus yang terpilih, sering juga disebut sebagai Isa bin Maryam yang berarti Yesus putera dari perawan Maria, pembawa Injil, dan pembuat keajaiban, Dia adalah salah seorang nabi penting yang memiliki julukan Ulul Azmi karena kesabaran dan ketabahannya yang luar biasa, namun Islam tidak mengakui bahwa Yesus itu adalah ILAHI . Sedangkan Agama Yahudi menolak anggapan bahwa Yesus adalah seorang Mesias yang telah dinubuatkan dalam kitab suci mereka.
Nama “Yesus” adalah alih aksara dari bahasa Yunani Ιησους [Iēsoûs], yang pada gilirannya juga merupakan alih aksara dari bahasa Aram atau bahasa Ibrani yaitu:Yeshua, yang berarti : Juru Selamat manusia yang berdosa, atau “Tuhan adalah keselamatan”, “Tuhan menyelamatkan”. “Kristus” adalah gelar dalam teologi juga berasal dari bahasa Yunani Χριστός [Christos], yang dari bahasa Ibrani “Mesias”, berarti “yang diurapi” atau “yang terpilih” http://hakadosh.wordpress.com/2009/10/16/yeshua-ha-mashiach/ .
Jadi nama Yesus yg ada di Alkitab (Holy Bibel) itu juga yg diterangkan didalam Alquran itu. Hanya saja dalam perkembangan kepercayaan sdr kita muslim tidak merujuk pokok pd arti namaNya yg ajaib itu. Artinya Yesus hanyalah nama manusia saat Dia menjadi manusia. Tetapi sesungguhnya Dia adalah Allah yg menjadi manusia jauh sebelum Dia turun ke dunia ini…
@ Robinson A. S
Yesus (bahasa Arab: Isa) disebut sebagai Isa Almasih yang berarti Yesus yang terpilih, sering juga disebut sebagai Isa bin Maryam yang berarti Yesus putera dari perawan Maria, pembawa Injil, dan pembuat keajaiban, Dia adalah salah seorang nabi penting yang memiliki julukan Ulul Azmi karena kesabaran dan ketabahannya yang luar biasa,
>> Nah pernyataan anda ini sangat benar dlm ajaran Islam. Hanya saja mengapa Alquran tidak mencatat bhw Isa Almasih itu akan mengalami kematian dan hal-hal spt yg ada di Alkitab .
Bukankah nabi Allah SWT adalah seseorang yg mendapat kedudukan mulia dan tidak boleh mendapat hal-hal hina spt itu ? Banyak kesalahan di Alkitab yg membuat pikiran anda jd sesat ??
kalau begitu mudah jawabnya pak Jarwo:
Jangan ada lagi kotbah2 bahwa Yesus adalah salah satu nabi dalam Islam.
Jangan ada lagi pernyataan kalau Isa itu hanya nabi, bukan Tuhan.
Jangan ada lagi pernyataan Isa Almasih itu ditukar dgn Yudas Iskariot.
Toh bukan oknum yang sama yg dibicarakan? ngapain capek2 dakwah kalo bukan oknum yg sama yg dibicarakan? betapa bodohnya
Mari kita lihat betapa konyolnya pernyataan Anda:
Pernyataan: Isa Almasih bukanlah Yesus
Isa Almasih & Yesus Kristus sama-sama memiliki ibu bernama Maryam (Maria)
Isa Almasih & Yesus sama-sama memiliki bapak bernama Yusuf
Isa Almasih & Yesus sama-sama diakui berasal Firman Tuhan (Kalimatullah)
Isa Almasih & Yesus sama-sama berasal dari Roh Tuhan sendiri
Isa Almasih & Yesus sama-sama tertinggi di Bumi dan di Surga
Isa Almasih & Yesus sama-sama membawa Injil
Isa Almasih & Yesus sama-sama menyembuhkan orang sakit
Isa Almasih & Yesus sama-sama menyembuhkan orang buta
Isa Almasih & Yesus sama-sama menyembuhkan kusta
Isa Almasih & Yesus sama-sama memberi makan 5000 orang
Isa Almasih & Yesus sama-sama memiliki teman yg bernama Yudas Iskariot
Isa Almasih & Yesus sama-sama diangkat ke surga
dst, dst
Kesimpulan : Isa Al masih bukan Yesus karena Isa Almasih ditukar waktu mau disalib sedangkan Yesus berhasil disalib.
Anda mau mengatakan bahwa ada 2 orang berbeda yang tertinggi di Bumi dan di Surga sementara Tuhan Anda (Awloh) mengakui bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang sama?
Anda dan teman2 anda yg berpendapat bahwa Isa bukan Yesus harus merevisi semua ajaran Islam yang mengatakan bahwa Isa Almasih adalah Yesus Kristus. Setelah semua muslim setuju, barulah bicara disini.
Saya hanya melihat Anda dkk hanya berkelit dari permasalahan karena semua bukti ada, baik dari sumber Islam sendiri maupun dari komen anda sendiri bahwa Isa adalah Yesus. Sebenarnya saya bisa menunjukan salah satu komen anda sendiri bahwa Isa adalah salah satu nabi dalam Islam, ada bisa berkelit bahwa yg dimaksud bukan Yesus, tapi mudah saja jawabnya : buat apa anda mengatakan itu ke kami kalau itu bukan Yesus? toh gak ada urusannya ke kami
salam
@lae Jeph;
ciri khas yang saya suka dari lae Jeph;
tegas, keras dan mantap..
salut
Saya rasa perlu tak omongken sedikit saja … Di dalam Islam memang ada yang mengatakan bahwa Isa itu identik dengan Yesus , tentu dengan konsep masing2…
Tetapi memang ada juga yang mengatakan bahwa keduanya berbeda…
Jadi ada aneka pendapat, yang saya rasa itu juga cukup biasa terjadi dalam agama apa saja….
Cuma cerita, sekalian ngisi daftar absensi di blog ini
SALAM Mister Jephman
Ngapain percaya sama kisah Isa Almasih? Dasar pak Tua Bangka!!!
Katanya Qur’an cuma karangan Muhammad. Ngapain loe mengakui kisah Isa dalam Qur’an?
eh cewek gak laku! elu pernah denger yg namanya crosscheck ga? yg dijelasin bang Jeph itu namanya crosscheck. ngapain percaya ama kitab kibulan muhamad….mau diembat bidadari bencong? wakaakakakkkk
@Fitri
Loe banyak omong ya….
dah pernah makan Lomok2 blom,
kalau blom, ga usah banyak omong…
@lomoklomok
Dang diallang i lomoklomok ito, dangket2 do diallang..
@ Sujarwo Tedjo
Nah pernyataan anda ini sangat benar dlm ajaran Islam. Hanya saja mengapa Alquran tidak mencatat bhw Isa Almasih itu akan mengalami kematian dan hal-hal spt yg ada di Alkitab .
.
.
Kalau anda konsekwen dan pelan-pelan meminta urapan Roh Kudus maka anda dapat menemukan hal-hal yg ada paralel spt yg tertulis di Alkitab. Anda mau bukti ..? baiklah saya berikan dua ayat :
Menurut Al-Quran, wahyu telah diterima tentang ucapan Yesus, seperti yang berikut: “Selamatlah diriku ketika dilahirkan dan ketika mati dan ketika berbangkit kembali hidup” (Q.Maryam 33)
Teks aslinya: Wassalaamu’ala yauma wulidtu wa yauma amutu wa yauma ub’asyu hayya.”
Dengan kata “ub’asyu hayya” (bangkit hidup kembali) adalah merupakan kehidupan yang nyata sesudah mengalami kematian (amutu) yang nyata. Perkataan ub” asyu hawa itu merujuk akar kalimat dari kebangkitan dari kematian yg ajaib ??
Di dalam Surah Ali Imran 55:
“(Ingatlah) ketika Allah berfirman: ‘Ya Isa, sesungguhnya Aku membuat engkau mati (‘inni mutawaffeeka’) dan meninggikan (darjat) engkau kepada ku.”
Nah .., saya hanya ingin berdeiskusi dgn pak Tedjo selama ini bukankah sdr/i semua hanya percaya Isa Almasih hanya diangkat langsung ke langit tanpa pernah mengalami kematian ?
Berdasarkan ayat-ayat Al-Quran ini, jelaslah bahawa Yesus memang telah mengalami kematian yang nyata walaupun kematian-Nya di kayu salib dinaifkan oleh sdr kita Muslim
Salam kasih
@ Robinson A.S
: “Selamatlah diriku ketika dilahirkan dan ketika mati dan ketika berbangkit kembali hidup” (Q.Maryam 33)
>> Wehehehehe … sampeyan salah menafsirkan itu bung !! Saat Isa Almasih diangkat ke langit maka kelak beliau juga akan diturunkan dan mengalami kematian sama spt manusia lainnya. Nah disitulah baru beliau mengatakan itu .
@ Robinson A.s
Berdasarkan ayat-ayat Al-Quran ini, jelaslah bahawa Yesus memang telah mengalami kematian yang nyata walaupun kematian-Nya di kayu salib dinaifkan oleh sdr kita Muslim
>> Allah SWT sekali-kali tidak akan membiarkan hambaNYa akan mengalami kematian seperti yg disalibkan itu. Itu hanyalah karangan manusia sesat spt sampeyan .
@ Sujarwo Tedjo
Allah SWT sekali-kali tidak akan membiarkan hambaNYa akan mengalami kematian seperti yg disalibkan itu. Itu hanyalah karangan manusia sesat spt sampeyan .
.
.
Begini ya pak Ted .. ada tertulis
Dalam 1 Korintus 15:3-4 ada tercatat:
Apa yang aku sampaikan kepada kamu adalah apa yang sudah aku terima. Inilah perkara terpenting: Kristus mati kerana dosa kita, sesuai dengan yang tertulis di dalam Alkitab. Hal ini juga tertulis di dalam Alkitab: Dia dikuburkan dan pada hari ketiga Dia dihidupkan semula.
Peristiwa penyaliban Yesus telah dinubuatkan oleh para nabi Allah beratus-ratus tahun sebelum nubuat itu menjadi kenyataan. Hal itu merupakan satu peristiwa nyata yang telah terjadi dalam sejarah manusia. Misalnya, Raja Daud dalam Mazmur 22 telah bernubuat tentang:
1. Seruan Yesus kepada Allah. Mazmur 22:2 banding Matius 27:46
2. Ejekan para penonton. Mazmur 22:9 banding Matius 27:43
3. Pakaian Yesus. Mazmur 22:19 banding Yohanes 19:24
Nabi Yesaya bukan sahaja bernubuat tentang penyaliban Yesus tetapi juga memberikan sebab-sebab mengapa hal itu terjadi. Yesus sendiri mengesahkan nubuat Nabi Yesaya dengan ucapan-Nya sendiri yang terdapat dalam Lukas 22:37 dan Lukas 23:34. Bandingkan dengan Yesaya 53:12.
Nah .. jikalau anda dapat merenungkan itu semua anda akan mendapat kesimpulan untuk apa Yesus Kristus harus mati di kayu salib. Jikalau bukan karena kematian maka sia-sialah semua apa yg kami pertahankan ttg iman kpd Kristus itu. Kita semua tidak dapat memahami itu semua tetapi justru krn kita tidak memahaminya sehingga kita dapat diselamatkan. Itu semua yg ingin didengar para malaikat tetapi tidak dapat mereka mengerti.
@ Robinson A.S
Peristiwa penyaliban Yesus telah dinubuatkan oleh para nabi Allah beratus-ratus tahun sebelum nubuat itu menjadi kenyataan. Hal itu merupakan satu peristiwa nyata yang telah terjadi dalam sejarah manusia.
>> Sampeyan cukup hanya membaca Al-Quran S.An Nisan 157 yang mengatakan: “Dan kerana ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh Almasih Isa anak Maryam seorang Rasul Allah, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya, melainkan orang yang diserupakan dengan dia. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih faham tentang (pembunuhan) Isa itu benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh.”
Ini adalah dasar kami kaum Muslim menolak hal-hal yg anda katakan itu ..
Segala kebenaran hanyalah milik Allah SWT
@Sujarwo terkasih,
Dalam Qur’an surah al-Maaidah ayat 33 dijelaskan bahwa hukuman salib juga merupakan bentuk hukuman kepada orang-orang yang membuat huru-hara dan mengobarkan perang kepada Allah dan Rasul-Nya :
“Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan diakhirat mereka beroleh siksaan yang besar. -Qs. al-Ma’idah 5:33″
Salib atau shalb berasal dari kata ash-shaliib yang berarti sumsum atau lemak. Dalam bahasa Arab dikatakan ash-haabush-shulubi, yakni orang-orang yang mengumpulkan al ‘idhaama (tulang) dan mengeluarkan sumsumnya serta mencampurkannya. Di dalam Al Qur’an dikatakan,
“yakhruju min bainish shulbi wat taraaib”
(keluar dari antara tulang belakang yang paling bawah dan tulang-tulang dada – QS 86:7).
Dalam ayat yang lain dikatakan,
“Wa ammal aakharu fasyushlabu fatakuluth-thairu min rasihii”
(Dan adapun mengenai yang lain, ia akan disalibkan, burung-burung akan memakan sebagian dari kepalanya – QS 12:41).
Jika kita meneliti asal dan makna kata yang terbentuk dari huruf sh-l-b (shalb) maka artinya adalah tulang atau sumsum.
Prosesi hukuman shalb (salib) itu adalah prosesi hukuman mati yang perlahan-lahan, dan biasanya memakan waktu sampai dengan tiga hari hingga ajalnya tiba. Terhukum akan dipaku ke dua tangannya di tiang salib, dikarenakan berat tubuhnya maka si terhukum akan mengalami kesulitan nafas karena terhimpit paru-parunya hingga akhirnya hal ini akan mempercepat kematian. Oleh karena itu untuk menambah penderitaan (memperlama proses kematian) maka pada telapak kaki diberikan sandaran papan di kakinya dipakukan kepada papan tersebut (sehingga dengan kaki ini terhukum dapat berdiri menyangga tubuh).
Terhukum akan dibiarkan menderita haus dan rasa sakit bahkan gangguan dari mangsa hewan liar. Pamungkas dari proses kematian ini adalah dipatahkannya tulang-tulang kaki (shalb-salib/patahkan tulang mengeluarkan sumsum) yang akan mempercepat kematian. Inilah hukuman salib (pematahan tulang dan sumsum di pancang / tiang kayu dan berakhir pada kematian). Jadi seseorang yang hanya mengalami pemakuan di tiang kayu namun tidak mengalami pematahan tulang dan sumsum dan mati maka tidak bisa dikatakan telah di hukum salib tetapi dia disebut menyerupai penyaliban saja.
Inilah yang terjadi pada diri Nabi Isa al-Masih sebagaimana termaktub dalam al-Qur’an :
Dan perkataan mereka:”Bahwa kami telah membunuh Isa al-Masih putera Maryam, utusan Allah”, padahal tidaklah mereka membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi disamarkan untuk mereka. Orang-orang yang berselisihan tentangnya selalu dalam keraguan mengenainya. Tiada pengetahuan mereka kecuali mengikuti dugaan, dan tidaklah mereka yakin telah membunuhnya. -Qs. an-Nisa’ 4:157
Kalian yang salah mengerti dengan ayat itu.
ayat yang bercerita mengenai penyaliban dan pengangkatan dalam Nissa 4:157 harusnya dimaknai sebagai berikut :
“Tidaklah mereka (…berhasil) membunuhnya dan tidaklah pula mereka menyalibnya (… dalam arti sebenarnya), melainkan disamarkan (…kejadian pembunuhan dan penyaliban itu) kepada mereka, dan mereka yang berselisih tentang itu berada dalam keadaan ragu tentang itu; mereka tidak punya pengetahuan tentang itu dan hanya mengikuti suatu dugaan, dan (dugaan) itu tidak diobah mereka menjadi kepastian” – Qs An-Nisaa 4: 157.
Jadi, bukan orangnya yang disamarkan, tetapi kejadian penyaliiban itu.
Ini ada catatan dari seorang Muslim ahli tafsir Qur’an. Jadi, bukan saya yang nafsir, tapi orang Muslim sendiri.
“Dari sudut bahasa perkataan syubbiha lahum bukan berarti Nabi Isa disamarkan (diganti) dengan orang lain, hal ini tidak tepat karena sebelum lafad syubbiha tidak disebut nama seseorang yang telah diserupakan dengan nabi Isa, padahal disini ada lafad syubbiha yang majhuwl dan dalamnya ada damir mufrad yang mustatir. Dan menurut hukum nahu damir itu harus terdahulu sebutannya dengan lafad atau makna atau hukum.
Dan apabila nabiul fa’il kata syubbiha disebutkan maka itu akan berarti bahwa Nabi Isa lah yg diserupakan wajahnya menjadi rupa orang lain, bukan orang lain yang diserupakan menjadi wajah nabi Isa. Ringkasnya bukanlah rupa beliau yang disamarkan dengan orang lain, melainkan keadaan (kondisi) beliaulah yang diserupakan/samarkan seolah-olah telah mati.
Ringkasnya riwayat bahwa yang disalib adalah Yudas adalah tidak bersesuaian baik terhadap injil, Al Qur’an, Sunatullah, tata bahasa, maupaun sejarah. Dan jika riwayat ini diterapkan maka akan banyak kegelapan akan sejarah Nabi Isa a.s. Oleh karena itulah orang-orang yang memegang faham ini tidak dapat menemukan jawaban atau hal yang terang benderang mengenai riwayat “perjuangari” suci Nabi Isa a.s. dan argumentasi mereka senantiasa berakhir pada ucapan “wallohu ‘alam”.
Begitu kira2, Pak Jarwo. Kalau Bapak tidak terima juga bahwa Isa dalam Qur’an itu “disalib”, Bapak tentang saja orang Muslim yang menafsirkan begitu. Ini linknya: http://islamic.xtgem.com/isa_almasih4.htm
Kalau soal keyakinan Bapak bahwa Yesus yang disalibkan (yang diceritakan di Alkitab) bukanlah Isa Al Masih dalam Qur’an, ya itu urusan Bapak.Saya sendiri tidak mau ngotot bilang bahwa Itu adalah pribadi yang sama. Bukan karena saya sama seperti Bapak “sama2 tidak meyakini.” Tapi karena tidak saya bilang pun, toh banyak teman2 Muslim yang percaya bahwa Yesus dalam Alkitab dan Isa Al Masih dalam Qur’an adalah pribadi yang sama.
Salam
@ Sujarwo Tedjo
S.An Nisan 157 yang mengatakan: “Dan kerana ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh Almasih Isa anak Maryam seorang Rasul Allah, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya, melainkan orang yang diserupakan dengan dia. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih faham tentang (pembunuhan) Isa itu benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh.”
.
.
Pak Tedjo yg terkasih
Jikalau anda membaca teks aslinya , ada beberapa kesalahan ayat tsb ..?
1. Kaum Yahudi yg mengakui telah membunuh Isa Almasih samapai detik ini tidak pernah mengakui Isa Almasih ( Yesus Kristus adalah Juruselamat (Almasih)
2. Yang membunuh dan menyalibkan Isa adalah tentara Romawi.
Jadi kesimpulan ayat di atas itu adalah kesimpulan dari orang yg mendengar perbantahan dan kemudian tulisan utk membuktikan bhw Kristus ( Isa Almasih) tidak pernah disalibkan.
Semoga anda memahaminya
Salam kasih
Tedjo udah mulai bingung karena ucapannya apara kayaknya……..hehehehehe….mana bala bantuannya tedjo si surti fitri….
@ Robinson
Kaum Yahudi yg mengakui telah membunuh Isa Almasih sampai detik ini tidak pernah mengakui Isa Almasih ( Yesus Kristus adalah Juruselamat (Almasih)
>> Sdr Robinson dari tulisan anda itu nyatalah bhw kaum Yahudi sudah nyata-nyata menolak Yesus sbg Juruselamat ( Al Masih) nah mengapa anda kaum Karisten malah mempertuahnkan beliau. Bhw sama dgn di atas dlm Islampun Yesus bukan merupakan penebus dosa manusia, Islam menolak konsep dosa turunan dan menganut konsep bahwa setiap manusia bertanggung jawab dan akan diadili atas perbuatannya sendiri. Bagaimanakah menurut sampeyan ttg itu ??
kaum Yahudi sudah nyata-nyata menolak Yesus sbg Juruselamat ( Al Masih) nah mengapa anda kaum Karisten malah mempertuahnkan beliau
>>>memangnya ada patokan bahwa siapa yang dipertuhankan oleh Yahudi maka haruslah dipertuhankan Kristen..?? hah?? Yahudi menolak Yesus dan Kristen percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, keduanya merupakan dua hal berbeda yang tidak ada hubungannya
Islam menolak konsep dosa turunan dan menganut konsep bahwa setiap manusia bertanggung jawab dan akan diadili atas perbuatannya sendiri.
>>>maka dengan demikian TIDAK AKAN ADA UMAT ISLAM YANG MASUK SORGA KARENA SEMUA ORANG DALAM HIDUPNYA PASTI PERNAH BERBUAT DOSA TERMASUK ISLAM SEKALIPUN. nabi adam saja yang baru berbuat satu dosa langsung diusir dari taman firdaus/surga, ingat juga kisah nabi luth dan nuh di mana manusia diluluhlantakkan karena dosa2nya. MANUSIA YANG PENUH DOSA dan ALLAH YANG MAHA SUCI adalah terpisah ibarat langit dan bumi. maka disitulah diperlukan peran JURUSELAMAT YANG MENANGGUNG SEMUA DOSA UMAT MANUSIA, SEHINGGA MANUSIA BERSIH DARI DOSA DAN BISA MENCAPAI SURGA DAN KEMULIAAN ALLAH.
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan ALlah (Roma 3:23), sebab UPAH DOSA IALAH MAUT (Roma 6:23)
Yesus tidak mengajarkan cara masuk sorga (sebagaimana diajarkan “nabi2″ lain) tapi YESUS ITU SENDIRILAH JALANNYA.
“Akulah JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP.TIDAK ADA seorang pun yang datang kepada BAPA kalau tidak melalui AKU” (Yoh 14:6)
di dunia ini, sejak jaman purbakala sampai jaman modern saat ini, TIDAK ADA SATUPUN orang yang berani tunjuk dirinya sebagai JALAN KESELAMATAN KE SORGA, kecuali YESUS. kebanyakan orang/nabi2 HANYA MENGAJARKAN CARA2 MENGGAPAI SORGA TANPA PERNAH SEKALIPUN TAHU/PERNAH MENGINJAK SORGA ITU SENDIRI
@ Pak Tedjo
nyatalah bhw kaum Yahudi sudah nyata-nyata menolak Yesus sbg Juruselamat ( Al Masih) nah mengapa anda kaum Karisten malah mempertuahnkan beliau. Bhw sama dgn di atas dlm Islampun Yesus bukan merupakan penebus dosa manusia, Islam menolak konsep dosa turunan dan menganut konsep bahwa setiap manusia bertanggung jawab dan akan diadili atas perbuatannya sendiri .
.
.
Pak Tedjo yg saya muliakan
Kitab suci Alkitab sudah sedemikian gamblang menceritakan ttg Kristus. Narasi dan nubuatan ttg diri Kristus itu sangat jelas dan telah dibukakan Allah kpd manusia jaman sekarang ini. Jikalau memang itu belum membuka pikiran dan hati anda maka bukan berarti Alkitab itu yg salah. Jikalau Yahudi tahu bahwa Yesus adalah Mesias yg diberitakan didalam Taurat mereka itu so sudah pasti mereka tidak akan menyalibkan Kristus itu. Sama juga dgn sdr kita muslimi jikalau tidak mempercayai Dia maka itu bukan menjadi urusan kami atau urusan Tuhan itu, tetapi itu menjadi urusan anda dan hukum Tuhan yg telah ditetapkan untuk itu. Hukum itu sudah sangat jelas yakni barangsiapa menolak Anak Allah sbg Juruselamatnya yg telah mati disalibkan maka dia sudah pasti akan dihukum. Itu bukan perkataan kami tetapi perkataan kitab suci. Karena konsep itu sudah sejak semula diperbuat sebelum dunia diciptakan karena Allah akan dipermuliakan dgn kita dan dirimu memuliakan karya kematian dan kebangkitan Yesus Kristus.
.
.
Saya juga sudah berulangkali mengatakan bhw Yesus tidak pernah dipertuhankan oleh org-2 Kristen atau pengikutNya. Tetapi jauh sebelum dunia ini diciptakanNya oleh Dia maka Allah membuat segala sesuatu yg ada ini menjadi ada maka Dia adalah Rabb ( Tuhan) yg berkuasa krn Dia yg menjadikan semuanya. Jadi anda harus bedakan antara yg dipertuan dgn Tuhan..? Yesus Kristus adalah Tuhan yg mengambil keadaan menjadi manusia dan dgn kemanusiaanNya itu Dia mampu melaksanakan apa yg direncanakan Allah untuk menghapuskan dosa dunia ini. Jadi walaupun Dia menjadi manusia tetapi ke AllahanNya itu tetap tidak terjamah sampai semua rencana kudus Allah itu terlaksana dgn kematianNya sbg manusia.
Semoga anda mendapat kasih
@ Robinson A
Saya juga sudah berulangkali mengatakan bhw Yesus tidak pernah dipertuhankan oleh org-2 Kristen atau pengikutNya. Tetapi jauh sebelum dunia ini diciptakanNya oleh Dia maka Allah membuat segala sesuatu yg ada ini menjadi ada maka Dia adalah Rabb ( Tuhan) yg berkuasa krn Dia yg menjadikan semuanya
>> Al- an”am
Katakanlah (Muhammad) ,” Apakah (patut) aku mencari tuhan selain Allah. Padahal Dia adalah Tuhan bagi segala sesuatu. Setiap perbuatan dosa seseorang, dirinya sendiri yg bertanggung jawab. Dan seorangpun tidak akan memikul beban dosa orang lai. Kemudian kpd Tuhanmulah kamu kembali, dan akan diberitahukanNya kpdmu apa yg dahulub kamu perselisihkan.
Sampeyan lihat bukan bhw secara jelas Alquran menyatakan hanya Allah stu-satunya Tuhan. Sampeyan ngertos apa ndak wehehehe
orang batak memanggil Yang Maha BESAR / Tuhan = Ompu mula jadi Nabolon (sebelum ad agama lain yg masuk ke tanah batak), bagaimana dgn suku yg lain ?siapakah nama Tuhan yg sebenar-benarnya supaya kita menyembah yg BENAR? (takut nyasar soalnya banyak nama tuhan sebanyak bahasa manusia)
Mengapakah Yesus telah ditolak oleh bangsa-Nya sedangkan sudah begitu banyak perbuatan baik yang Dia telah lakukan di tengah-tengah mereka dan untuk mereka?
Pada hari ini jawaban saya adalah “sebab Dia telah dinubuatkan untuk ditolak dan menderita sehingga mati bagi manusia supaya manusia mendapat jalan keselamatan..”
Maz 118:22 mendeklarasikan bahwa Kristus akan ditolak. Kristus yang diibaratkan dengan batu penjuru yang menopang semua bangunan, akan ditolak oleh orang Yahudi, bandingkan dengan (Mat 21:42).
Kalo semua orang Yahudi pada saat itu menerima Yesus maka nubuatan ini akan gagal, tapi tentu saja di hari-hari ini kita semua tahu bahwa Allah yang kita kenal dalam nama Tuhan Yesus Kristus tidak pernah gagal. Tuhan Yesus bahkan rela mati di kayu salib dan konsisten pada rencana Allah (meskipun bisa saja Ia menggantinya dengan si yudas yang mengkhianatinya, tapi puji Tuhan Allah kita bukanlah Allah yang Ingkar janji en gak konsisten seperti itu)
Buat temen-temen Kristen maupun yang ingin mengetahui keotentikan Alkitab, silahkan kunjungi situs yang saya rekomendasikan ini
http://www.pemudakristen.com/artikel/inspirasi_dan_kanonisasi_alkitab.php
ada banyak arikel pembelajaran di web ini
Horas bang Jeph!
yg pasti muhammad mengenal/mendengar ttg Yesus, ,pasti dari orang2 kristen di mekah saat itu, atau minimal dia tahu dari Khadijah dan warakah (paman Khadijah ) , cuma ada kesimpang siuran mengenai Kisah Yesus, itu sangat wajar karena muhammad tidak mengenal Yesus dgn BENAR!
@Feryandrianto Emang Wawansyah
Kalau loe udah tau Al-Quran cuma kibulan Muhammad ngapain loe sama jeph mengakui kisah Isa Almasih? Isa Almasih bukan Yesus! Isa Almasih terdapat dalam Al-Quran kibulan Muhammad dan nggak ada satupun nama Yesus.
Kalau ada nama Yesus dalam Al-Quran, silakan loe tunjukkin ke gue. Gue tunggu!
Ada yang namanya Batak Yahudi disini, berarti betul kalau Batak emang keturunan Yahudi.
aku perhatiin ini orang kok maksa banget kalo batak itu keturunan yahudi..
kalo emang iya so what gitu loch..
@ Fitri
Nanti om jewer telinga mu ya ?? hehehe
Batak tidak pernah memiliki hubungan apapun dgn Yahudi …
kasihannya dirimu nak fitri. istighfar nak
Kasih apaan? Semuanya cuma OMDO!!!
Aku baca juga di faithfreedom kalau Batak emang keturunan Yahudi. Faithfreedom (FFI) itu kan situs favorit kebanggaan kaum kristen. Nah, jadi saya belajar asal mula suku Batak juga dari FFI.
@ Fitri
Aku baca juga di faithfreedom kalau Batak emang keturunan Yahudi. Faithfreedom (FFI) itu kan situs favorit kebanggaan kaum kristen. Nah, jadi saya belajar asal mula suku Batak juga dari FF
.
.
Itulah kesalahanmu Fitri yg manis…
Di jaman sekarang ini bertebaran berbagai sumber informasi . Nah ada yg benar dan ada yg salah. Sekarang kamu harus bertanya kpd yg mengerti sambil belajar untuk menyeleksi setiap informasi yg datang kepadamu. Sangat jauh perbedaan Israel dgn suku Batak . Terlampau jauh perbedaan itu seperti semut dan gajah. Israel adalah bangsa pilihan Allah sendiri yg ditetapkan spy dari mereka lahir Juruselamat dunia itu. Sekalipun mereka tegar tengkuk dan keras hati tetapi pilihan Allah atas mereka tidak dapat dibatalkan. Nah kalau suku Batak itu hanyalah suku yg terpilih dari beribu suku di Indonesia utk menerima kasih karuniaNya saja spy percaya di dalam namaNya. Sumber-2 yg kamu sebutkan itu hanyalah argumen tanpa dasar bukti yg kuat. Sekalipun dia dibaca oleh banyak org Kristen bukan berarti sumber itu valid dan benar. Orang Kristen sangat banyak membaca Alquran tetapi bukan berarti org Kristen itu adalah Islam..,
gitu ya Fitri …
Loh kristen – kristen di sini kan belajar Islam juga dari faithfreedom, karena faithfreedom dianggap valid. Padahal saya dulu sudah berulangkali menjelaskan kalau itu fitnah.
lho, saya ga pernah belajar dari faithfreedom, itu terlalu subjektif. saya gak suka itu. saya belajarnya langsung dari situs Alquran Online. dan ternyata betul bahwa isinya di dalam adalah…xixixi
Neh linknya
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/batak-toba-keturunan-israel-yang-hilang-t21695/
jaka sembung bawa golok
ga nyambung…..goblok
Feryandrianto Emang Wawansyah
Dari dulu elo emang kagak nyambung! Bego dipelihara!
bukan ah orang ane Fotrok hehehee dasar katrok
Dasar Geblek!!! mentang-mentang dosa udah ditebus Yesus terus bebas buat dosa dengan memakai nama saya!
Kalau betul Batak Toba keturunan Yahudi, bisa2 digebuk’in FPI tuh. Darahnya hallaaallll……….
Aduh, lucunya … Salah satu yang membuatku tertarik melihat blog ini adalah banyak yang lucu-lucu. Apalagi kalau sudah membahas topik agama, jadi makin lucu. Istimewanya kalau yang ‘nimbrung orang yang tidak tahu apa-apa (atau hanya sekadar tahu sedikit tapi nyata salahnya karena datang dari sumber yang ‘ngawur …) tapi merasa yang paling tahu segala-galanya. Selain itu, memang niatnya sudah salah, bukan untuk menambah wawasan, malah untuk menyalahkan dan menyudutkan.
Terima kasih pada Tuhan, karena makhluk yang Tuhan ciptakan sangat beragam. Dan di dalamnya ada yang lucu-lucu …
@tanobato:
kamu benar sekali…
salah satu mahluk tuhan yg paling lucu adalah lae jephman ini..
@lae jephman:
kartun bataknya kok gak dilanjutin lae?? kok malah isi blog ini kebanyakan tentang agama lae? oot atau gimana lae ini?
@ dikmesiah
ah libur dulu lae ada piala dunia nih
Lah yang nulis artikel di atas juga orang yang tidak tau apa-apa tentang Islam tapi merasa paling tau, sok pinter daripada umat Islam. Artikel-artikelnya juga menyalahkan dan menyudutkan Islam dengan sumber blog-blog penghujat Islam seperti faithfreedom salah satunya.
Al-Quran saja dibilang kibulan muhammad. Kalau emang isinya cuma kibulan, ngapain juga percaya sama kisah Isa Almasih. Apa tujuannya buat kristenisasi? Saya minta tunjukkan nama Yesus dalam Al Quran tapi umat kristen cuma bisa OMDO (omong doang) tapi tak ada hasil!!
@ fitri
kalo ga ada hasil nape ente marah? itu kitab emang kibulan muhamed makanye dijelasin disini, bukanye ane percaya sama kitab karangan buta huruf. ketauan bener belom pernah baca kitab injil, jadi kitabnye ngaco abeeesss……mending ente cari jawaban dari pada mare2 ga jelas dasar katrok
Dasar Geblek!!!
Wah ne logika si fitri gak maen, kok memperdebatkan diriku.
Akukan menyebut Batak Yahudi untuk diriku sendiri
Gene neh logikanya:
Kalo mbak fitri ketemu orang di Jalan yang mengaku Keturunan Jawa Banjar, harusnya mbak fitri menangkap bahwa yang dimaksud orang itu bukanlah bahwa “semua orang banjar berasal dari suku jawa” melainkan orang itu memiliki pertalian darah dari dua suku “Yang berbeda” yaitu banjar dan jawa (bisa saja bapaknya Jawa dan ibunya Banjar).
Kedua, suka2 saya dong mau menyebut diri saya apa. Waktu Argentina maen aja saya mengaku diri saya “Batak Argentina”, lalu apakah lantas mbak fitri mau langsung percaya kalau “semua orang batak berasal dari Argentina”? soal kejujuran nama banyak kok yang namanya gak asli di blog ini (contoh lovepassword, apakah benar nama orang ini adalah lovepassword?)
Hue he, maka ijinkan saya untuk meminjam kata2 pahlawan Indonesia yang saya kagumi
“Gicu aja kok repot!”
Kerenlah lae…
Aku juga mau bilang diriku Batak Arab ah, kalo ngambil logikanya si fitri, semua orang Batak keturunan Arab..wkwkwkwk..
Kalau gitu aku juga akan ambil logika kalau Rajagukguk berati Raja *sensor*.
Mo bilang raja anjing? Silakan…
Logika yang mantap Ibu Fitri, silakan digunakan terus di forum ini, dan saya jamin komen2 anda akan selalu ditampilin lae jephman, karena semakin anda komen, semakin anda memperlihatkan ketidakjelasan cara berpikir anda…haha
Maksudnya mungkin “raja singa”. Huehuehe…
Ho hoho sudah kebakaran jenggot. Mirip kayak wartawan infotainment yang suka menjelekkan artis tapi kalau dibalas langsung me….
@rajagukguk: Ha ha jangan Arablah lae, ntar kacau kalo qt Pulkam ke Mekkah en bawa jagal biang, bisa2 Opung Muhamad bangkit dari kuburnya
@Fitri: berhubung mbak fitri mulai mengartikan nama2, neh saya kasi satu referensi:
Yesus Kristus merupakan sebuah nama dan sebuah gelar/sebutan. Nama Yesus dalam bahasa Yunani adalah Iesous; Kata itu berasal dari Jeshua/Joshua (bahasa Ibrani) yang artinya “Yehuwa – Juruselamat” atau “TUHAN menyelamatkan”. Sebutan Kristus dalam bahasa Yunani adalah Christos, yang bahasa Ibrani : Mashiach, yang artinya “Yang diurapi”.
Kesimpulan : Yesus artinya Yehuwa-Juruselamat atau TUHAN menyelamatkan. Dahsyatnya neh nama gak berasal dari manusia melainkan dari Tuhan itu sendiri.
Trus boleh nanya gak, Muhamad artinya apaan yak? kalo mbak fitri gak bisa jawab, tolong deh yang laen bantu ngartiin
Di google banyak.
@batak yahudi:
hei jangan suka menghina kamu! Nanti om jes bisa marah lo!! Atau kamu gak takut klo ntar kebanyakan menghina gak masuk sorga? Apa gak mau ketemu om jes?
Bukannya kristen agama kasih %?BULLSHIT??%???
Kok menghina org y?
lam’s,
anda melarang orang lain menghina, tetapi anda sendiri menghina.
salam
JBU all
Eeee salah saya, GBU ALL
@ Iam’s:
Wah ane gak kenal om jes neh, yang ane kenal tuh Papa Yesus.
Orang2 kristen di blog ini menegur ente2 dengan keras adalah sebagai tanda kasih dari kami bahwa kami tidak ingin kalian terus berada dalam pengajaran nabi palsu yang sudah dinubuatkan di Alkitab, menjadi kerinduan bagi kami bahwa kita semua menerima keselamatan dari Yesus Kristus en menikmati Indahnya Surga (tentunya tanpa puluhan bidadari en kolam susu by Koes Ploes, he he)
Maksudya yang ini kan:
1. Yehezkiel 23: 1−21, ayat−ayat jorok tentang seksual.
Diceritakan di dalamnya penyimpangan seksual yang sangat berbahaya bagi perkembangan psikologis bila dibaca oleh anak−anak di bawah umur.
Ada kalimat−kalimat yang sangat cabul dengan menyebut buah dada, buah zakar, menjamah−jamah, memegang−megang, birahi, dan lainlain.
2. Yehezkiel 16: 22−38, ayat porno yang bugil−bugil.
“….Waktu engkau telanjang bugil sambil menendang nendang dengan kakimu ..(ay.22). “…dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan meregangkan kedua pahamu bagi setiap orang yang lewat, sehingga persundalanmu bertambah−tambah” (ay.25). “Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu…..”(ay.26). “engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum puas” (ay.28).
“Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (ay.30). “….engkau yang memberi hadiah 1 umpan kepada semua yang mecintai engkau sebagai bujukan, supaya mereka dari sekitarmu datang kepadamu untuk bersundal” (ay. 33). Aku akan menyingkap auratmu di hadapan mereka, sehingga mereka melihatseluruh kemaluanmu: (ay.37).
3. Ulangan 23: 1−2, Tuhan menyebut “Buah Pelir”.
4. Hosa 3: 1, nabi Hosea disuruh Tuhan untuk mencintai perempuan yang
suka bersundal (pelacur) dan berzinah. Jika benar bahwa Tuhan pernah
menyuruh nabi−Nya untuk mencintai pelacur, semua laki−laki akan
rebutan menjadi nabi. Dan, semua wanita akan rebutan untuk menjadi
pelacur, supaya dicintai oleh nabi Allah.
5. Kidung agung 4:1−7, puisi rayuan yang memuji kecantikan dengan
menyebut buah dada dan susu.
6. Kejadian 38:8−9, kisah asal−usul onani (masturbasi) oleh leluhur
Yesus.
7. Kidung Agung 7:6−13. Puisi Kenikmatan Cinta yang memuji kecantikan
dan cinta yang memakai kata−kata seksual, yakni keindahan buah dada
dan keinginan untuk memegang−megang buah dada. “Sosok tubuhmu seumpama
pohon korma dan buah dada gugusannya. Aku ingin memanjat pohon korma
itu dan memegang gugusan gugusannya.Kiranya buah dadamu seperti
gugusan anggur.
Dan sebagainya.
kasian banget nih muslimah sampe maksa gini
@ Fitri
1. Bukan berarti perzinahan/kemaksiatan dianjurkan alkitab
2. Bukan berarti perzinahan/kemaksiatan dianjurkan alkitab. sudah pernah dibahas disini : http://jephman.wordpress.com/2009/09/09/psst-di-alkitab-nabi-nabi-pada-mabok-loh/
dan disini :
http://jephman.wordpress.com/2009/12/04/apakah-tuhan-di-perjanjian-lama-berbeda-dengan-tuhan-dalam-perjanjian-baru/
3. Kalau pakai kata “buah zakar” apa jadi lebih baik untuk menjelaskannya?
4. Logika terbalik. Justru mencintai itu untuk membantu mereka lepas dari dosa. bukan untuk berbuat maksiat.
5. Sama spt jawaban no 3 dan 1
6. Yesus memang keturunan orang2 berdosa. Justru krn itu Ia datang utk menyelamatkan
7. sama spt jawaban no 1. Itu memang kitab Puisi Cinta Salomo dan bukan berarti menganjur berbuat maksiat.
salam!
@Fitri
Bu Fit yg terkasih,
Klu mau kutip pasal dari Alkitab, jangan sebahagian saja. Yehezkiel 23 itu tidak dibagi dalam beberapa perikop, yang artinya pasal 23 itu harus dimengerti dari ayat 1 – 49 (karena memang terdiri dari 49 ayat).
Sehingga setelah ayat 1-21 yang ibu cantumkan, akan ibu temukan dia ayat 22 – 49 bahwa perzinahan pada ayat sebelumnya itu tidak diingankan Tuhan. Demikian juga pasal 16.
Semua nas yang ibu cantumkan tidak bisa ditafsirkan secara harfiah. “Persundalan” yang dimaksud disana adalah gambaran ketidaksetiaan orang Israel pada zaman Yehezkiel kepada Allah yang menyelamatkan mereka dari penindasan di Mesir. Itulah latar belakang penulisan Kitab itu.
Soal Kitab Kidung Agung, sama dengan Ompung Jephman bilang, ” itu kitab Puisi Cinta Salomo dan bukan berarti menganjur berbuat maksiat.”
Salam
Yohanes 5:39-40
5:39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, 5:40 namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.
BANGSAT KAU KATROK! MENJIPLAK NAMA ORANG SEENAKNYA! SEMUA CUMA BISA OMDO DOANG!
DASAR TUA BANGKA! EMAIL SAYA DIPAKAI SEENAKNYA!
Wahai domba – domba Yesus. Ikutlah pada Yesus Sang Juru Selamat.
Haleluya.
Ya… ya.. ya…
Oh … JESUS … you really make me insane …
Can’t You see down here ???
So many people care about You … Hate about You …
Curious about You …
Fight for You … Fight against You ..
You are always are … Alpha and Omega …
@Rikky
Sambil marende ho attong rikky,
Las ta endehon ma…
Yang mau masuk Kristen akan kuberi Indomie gratis. Maka dari itu murtadlah dan terimalah Yesus sebagai Juru Selamat. Wakakakakakak.
daripada dikasih 72 bidadari bro? gara2 perek surga Awloh jadi murtad? pantesslah yg berlomba2 mau masuk surga islam orang2 spt amrozi, baasir, FPi, osama, dll hiiii amit2. kebayang emak sama bapaklu pd orgi party di surga awloh? WAKAKAKAKK
mending indomie aja, halal, murah meriah bersodakoh kan perbuatan baik, menolong orang ga mampu.
Maka dari itu wahai Bu Fitri ikutlah ajaran Yesus karena Aku adalah Sang Juru Selamatmu yang menjelma menjadi Fery.
Bapa telah mengutusku untuk menjemputmu ke surga.
Haleluya.
DASAR TUA BANGKA! PAKAI NAMA DAN EMAIL SAYA SEENAKNYA! KUSUMPAHI KAU DITABRAK TRUK SAMPAH!
@Fitri and Fery
Kawin ma hamu bah…
Bantu aku merayu Bu Fitri agar mau menikah denganku. Kelak anak kita berdua akan ku utus turun ke dunia untuk menebus dosa-dosa manusia.
Selama ini Aku sakit hati karena Bu Fitri lebih mencintai CosmicBoy.
FERY EMANG WAWANSYAH
TAK SUDI AKU NIKAH DENGAN KAU!!! DASAR GOBLOK!! BIARPUN ELO MENGAKU SEBAGAI TUHAN, GUE KAGAK PEDULI!
gue ni yeeeee…….. kagak ah…..
eh ada yg ngomong sendirian…hiiii… jangan pakai cekikikan kayak pak love ya mbak, nanti jadi kabur kita semua
Salah satu tindakan pengecut memakai nama dan email saya untuk berkomentar!!!!!
gak lah bu, anda sendiri yg sering blogwalking, ya banyak yg tahu deh email anda. Jangan suudzon dulu, bukankah begitu ajaran agama anda?
Tak kusangka dikau sedemikian ngefans padaku Mister Jephman… Hik hik hik…
Terimakasih deh….
mulai ngawur. yah, memang beginilah karakteristik kita
ai roa do si Fitri on… nga hubereng sian jonok..
didia do dibereng ho, manuk?
Rondaron do manuk ndang boi mamereng jonok, na jeges pe olo do gabe roa. Hehehe.
Yeah semua pada ngawur, pertanyaanku malah gak di jawab. tak tanya lagi deh “Muhamad artinya apaan yak? “, masak seh semua orang di sini gak bisa jawab, ato emang gak ada artinya ya, masak seh nama Nabi orang Islam sekaliber Muhamad gak ada artinya
“tak tanya lagi deh”
Apa sih arti sebenarnya dari kata TAK? Bingung aku.
Yang saya tau tak itu sama dengan tidak.
salam
mas hh
TAK itu kalau di bahasa Jawa bisa diartikan “AKU” atau “SAYA”,
contoh,
“rene renneo…Tak kandani ya,,,”
terjemahannya,
“sini sini … saya bilangin yah….”
Terimakasih, Lae Parhobas. Selama ini saya bingug. Sekarang tak lagi.
seeplah….
tak tak, kalau di bahasa batak adalah DAKI,
jadi tak tak tak, kalau dibahasa jawa + batak, DAKI KU atau mungkin AKU DAKI hahahhahaa
kalau si lovepassword di gabung sama lae Sihotang + Lae Jeph mendengar tak tak tak.. mreka akan menarik napas.. dan.. mulai menyayi.. SATU NUSA.. sATU BANGSA… SATU BAHASA KITA…dst
hahahhaa lagi deh
iseng aja lae…
salam
Hahaha, tertawaku sampai 4 tak, tak henti hentinya.
Mbak Fiet kok tak muncul, tak tak (tidak saya/saya tidak) lihat komentarnya.
Hi Hi Hi, kamu itu emang ada-ada saja , Par….
sekali lagi,
mas hh, bisa jadi seseorang Batak Yahudi di atas adalah orang jawa, atau orang batak yang sudah tinggal di kawan jawa… hehehhe
salam batak Yahudi…
Syalom semua met beribadah di gereja. Tuhan Yesus memberkati kalian semua. Amien.
Fery yang mana nih? Fery asli atau Fery yang udah dikatrok? Hehehe.
Dear all, silahkan lihat menteri kita yang satu ini :
untuk marga Sembiring dan keturunannya, maafkanlah beliau krn gak nyambung WAKAKAKKKK
Pak Tif, Penyaliban Tak Berhubungan Dengan Tragedi Moral Ariel Cs!
Jakarta, RMOL. Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring lagi-lagi bikin ulah. Ia menyeret-nyeret persoalan keyakinan umat agama ke dalam polemik video porno. Keterlaluan!
Tadi pagi, saat pertemuan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Dewan Pers, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Polri, Tifatul mengungkapkan keseriusan untuk menuntaskan kasus perederan video syur yang mirip dengan artis Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari.
Tifatul menegaskan, “orang-orang yang mirip-mirip” ini harus segera ditindak. Dari itu, perlu ada jawaban betul atau tidak bahwa itu mirip artis atau tidak.
“Kalau yang mirip ini tidak dituntaskan, akan panjang implikasinya,” tutur Tifatul kepada wartawan di kantornya Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pagi ini (Kamis, 17/6).
Namun, sayangnya, pengungkapan niat baik itu, tak dikemas Tifaltul dengan baik. Polemik video yang amoral dibandingkan dengan perbedaan keyakinan umat Islam dan Nasrani soal penyaliban Nabi Isa.
Tifatul mengatakan, bagi umat Islam, orang yang mirip Nabi Isa itu yang disalib di bukit Kalvari atau Golgota. Sementara umat Nasrani menganggap, Yesus Kristus itu sendiri yang disalib.
“Perbedaan ini kemudian berimplikasi panjang,” terangnya.
Menteri Tifatul harusnya tahu, persoalan keyakinan yang berusia ribuan tahun itu, dan yang sebenarnya tak pernah diungkit-ungkit kedua umat beragama sebagai perbedaan yang jadi alasan untuk berseteru, tak pantas diangkat dalam kerangka penuntasan video porno!
Tifatul pun harusnya tahu, peristiwa penyaliban merupakan momen suci bagi umat Nasrani yang dirayakan tiap tahun di Jumat Agung. Peristiwa penyaliban yang sakral itu tak pantas dibanding-bandingkan dalam tragedi moral Ariel Cs!
Menteri Tifatul seakan mendramatisir, perbedaan keyakinan soal penyaliban di bukit Kalvari itu telah jadi polemik panjang. Padahal, soal keimanan tak pantas dijadikan polemik. Apakah Pak Tif tidak tahu kalau keimanan itu tak perlu diperdebatkan, karena itu persoalan individu dengan Tuhan-nya!
Sekali lagi, saat Tifatul mengungkit peristiwa penyaliban, mereka sedang membahas tentang pornografi dalam media. Apa kaitan?
Tak sekali ini Tifatul bikin ulah. Pernah pula Presiden SBY menegurnya lewat pidato di Istana Negara, menyinggung soal Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, tentang konten multimedia. RPM ini menuai kecaman banyak pihak terutama dari kalangan media massa.
Presiden secara terbuka memberi teguran kepada seluruh menteri yang suka nyelonong soal penyusunan Peraturan Pemerintah, Menteri atau RUU.
“Ada pemikiran atau rencana untuk menyusun sebuah PP atau RUU maka wajib untuk melaporkan kepada Presiden melalui Seskab atau Mensesneg tentang pemikiran atau rencana itu,” terang SBY di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/2).
Lanjut SBY, setelah Presiden memberikan disposisi maka bisa dimulai untuk menyusun rancangan peraturan. Tak berhenti di situ, menteri harus melaporkan kembali rancangan peraturan itu dalam sidang, baik terbatas atau paripurna demi mendapat persetujuan sebelum diterbitkan.
“Saya berharap para menteri tidak mengeluarkan statemen yang terlalu dini atau jajarannya yang bisa timbulkan salah persepsi di kalangan masyarakat luas,” ujar SBY.
Perhatikan kalimat SBY. Ia berharap menteri-menterinya tidak keluarkan pernyataan yang bisa timbulkan salah persepsi di kalangan masyarakat luas.
Sekarang, sebelum nasi jadi bubur, lebih baik Pak Tif cabut pernyataannya soal peristiwa penyaliban itu. Atau, Pak SBY, silakan Anda tegur lagi menteri Anda yang satu itu. Sebelum semua jadi salah tanggap. Ingat, dalam pengalaman kita berbangsa belakangan ini, kerukunan umat beragama begitu mudah pecah oleh persoalan sepele. Bisakah pernyataan Tifatul itu dianggap sepele?[ald]
sumber: http://www.rakyatmerdeka.co.id/news/2010/06/17/96253/HEBOH-VIDEO-ARIEL-Pak-Tif,-Penyaliban-Tak-Berhubungan-Dengan-Tragedi-Moral-Ariel-Cs!
http://kerajaanagama.wordpress.com/2010/06/21/pks-siap-tampung-ariel-paterpan-dan-luna-maya/
bukti PKS partai yang bejat moral, pelacur dan pesundal…………
@gabe simanjuntak
husss, jangan begitu dong…..
“Jangan membunuh”, kata Kitab Suci kan…
dengan menghakimi manusia, kita telah menjadi pembunuh, kalau kata2 kita itu berbuah, alias daging kita bergerak , benar2 menggerakkan tubuh kita untuk membunuh,.. mampuslah kita ya toh…
santai ajah bleh…
@lae Jeph;
baguslah…. semoga dengan begitu banyak orang akan kritis dan belajar, bahwa KRISTUS harus diberitakan baik dengan maksud baik maupun dengan maksud tidak…
kalau mengaku pintar maka artikel lae Jeph bisa menjawab…
dunia memang dipenuhi para hakim,…
walaupun masih mengaku bahwa TUHAN-lah HAKIM…
salam
@parhobas
“bahwa KRISTUS harus diberitakan baik dengan maksud baik maupun dengan maksud tidak…”
Hohoho,, mungkin maksud Tulang, “memberitakan Firman: baik atau tidak baik waktunya.” (2 Tim 4 : 2) ^_^ Bukan “dengan maksud baik maupun dengan maksud tidak …”
@borusasada..
untuk kutipan yang tepat sesuai masalah “Pak Tifatul” adalah dari Kitab Filipi….pasal awal
kutipan Anda tepat untuk kita yang berapologist di sini, baik atau tidak baik waktunya, beritakanlah Kristus dengan hati yang damai, senantiasa….
salam
@parhabos
Hmm.. I see. Dah q baca. Itu untuk Pak Tifatul, yak?? Kirain buat Bu Fitri.. hehehe..
@borusasada
yup;
karena saya mengkomentari komen dari Lae Jeph yang panjang itu….
tepatnya bukan untuk Pak Tifatul, tetapi untuk kita yang mengkomentari Pak Tifatul… ehhehhe harus jelas saya kira…
saya malah berhadap bahwa memang pelakunya adalah orang yang dianggap mirip di video itu, dengan demikian Pak Tifatul bs yakin bahwa yang disalib memang YESUS ehehehhe….
@parhobas
Sepertinya harapan Tulang terkabul tuh.. Td aq nonton berita. Doamu didengar, Tulang,, hahaha..
Btw, diriku merindukan Bu Fitri dan Fery. Kmn mrk?
@borusasada
kita tunggu sajalah berita lanjutannya hehehe
eh btw,
kenapa manggil saya tulang?
marga apa ito?
@parhobass
Songon ido di adat Batak, Tulang. Molo dang tangkas binoto dope margana ingkon hormat do iba daba. Apalagi martandang au nangkin tu blog ni Tulang. Nga di ginjang ni umur niba ternyata mangihuthon info muna disi.
Saya boru Tobing, Tulang. Boha kira2, beremuna do au? Manang na marito do hita? Karena kayakna parhobass adalah orang Tarutung meski tinggal di daerah lain sekarang
@borusasada
Bah ngasalah, boru tobing nomor piga ma ito? ompu dia,
ia ahu marga Tobing do tong, nomor 16, Ompu Tuna, Ompu Raja I Jae-Jae
si Rodry pe marga tobing do ito
horas;
maaf lae Jeph martarombo jo hami di blog muna on ateh…
bah, ahu pe marga tobing do. nga boi tabahen partangiangan lumban tobing boru bere di son
Mbak Fitrie mungkin sibuk, beliau kan admin dan penulis dalam berbagai blog.
@Bapak Tua Parhobass
Wadohhhh,, horas Bapak Tua. Saya (tadinya pake “Aq” hehe) Tobing nomor 17, Ompu Raja I Jae-jae. Klu yang setara ama Ompu Tuna, ga tau lagi saya Pa’ Tua. Yang saya tau, Tobing Op. Parhorbo, Op. Sotargoling, Ompu Raja I Jae-jae.
Salam buat Ma’ Tua ama keluarga, ya Pak.
@mr. sectiocadaveris
Hamu do na nidok ni Pa’ Tua Parhobass as Rodry?? Bah horas ma ito.
Usul na denggan doi bahh. Alai sotung muruk annon Ompung Jephman. Dipalao annon hita sian jabuna on. Di tempat na asing ma hita bahh. Kaburrrr…!!
@Ompung Jephman
Pola do martutur hita Ompung? Molo pe martarombo hami di jabu ni Ompung on, unang muruk Ompung da. Hu tongos pe pasi timbahom. Alai jolo manjomur eme ma jo Ompung..
@borusasada;
sahali nai, marsantabi hami ateh lae Jeph…
horas ma bah Inang,…
salah ketik do ahu antong, Oppu Tuan do na tingkos.
Anak ni Si Raja Lumban Tobing adong dua, ima Op Saribu Raja, dohot Raja Najurjur. Siangkangan do memang Raja Na Jurjur alai molo diparadatan Si Saribu Raja do siangkangan.
Anak ni Saribu Raja adong lima, molo ndang sala, ima 1) Datu Tontang Diaji, 2) Rangkea Sipapagan (molo ndang sala siaon on ma amang si Rodry/Sectiocadaveris), 3) Op Raja I Jae-Jae (sian On ma hita padua), berarti manjou Bapa Tua ma inang tu au, molo amang si Rodry manjou Amang Uda do hape…., 4) Parumarea, 5) Raja Bonan Dolok,…
Op Raja I Jae-Jae, anakna opat, siangkangan ma 1) Op Tuan, 2) Op Sotargoling, 3) Op Mogot, 4) Op Datupanggana-gana…
ido dabah inang, jadi Op Raja I Jae-jae dia mahalak inang?
horas ma ateh…
mauliatema sahali nari di lae Jephman..
buat yang tidak bisa bahasa batak, saya sedang menjelaskan garis keturunan saya dan hubungannya dengan garis keturunan borusasada dan sectiocadaveris….
@borusasada,
ngahusungkun nangkin ahlina bah
ai toema puang ngamatua huroa daging nga sai lupa-lupa angka partuturan di ompu-ompu on ehhehehe
Si Raja Lumban Tobing 2 Anakna,
Sariburaja dohot Siraja Najurjur,
Si Saribu Raja, 2 anakna,
Tumonggo Tua dohot Guru Tontang Diaji
Tumonggo Tua 2 anakna,
Namorahian<–hita sian on, dohot Rangkea Sipapagan<–Rodry sian on
Namorahian 3 anakna,
Op Raja I Jae Jae, Raja Bonan Dolok, Parumarea
Op raja I Jae-Jae 4 anaknya
1) Op Tuan, 2) Op Sotargoling, 3) Op Mogot, 4) Op Datupanggana-gana
ido ra na tingkos bah,…
jadi mar Bapa tua do hamu padua tu ahu…
@Pa’ Tua Parhobass
Ido Pa’ Tua, Op. Sotargoling do ahu..
Ai nomor piga do tahe ito si Rodry i? Namboru na dope ra ahu ate??
@borusasada
ooo; berarti pas do Bapa Tuamu do ahu inang bah,
si Rodry sarupa do nomor muna…
mariboto do hamuna..
horas ma
Pak Tifatul itu kayaknya emang gak terlalu cocok jadi Menkominfo. Bagusnya dia itu jadi menteri Kesra .
begitulah kalau kefanatikan mengisi pikiran.
Hmm…
belum ada muslim yang bisa membuktikan seca teologis bahwa Isa Almasih adalah benar-benar pribadi yang berbeda dari Yesus.
hanya karena beda nama penyebutan, berarti orangnya beda…ckckck hanya segitu dasar perbedaannya?
Jika:
saya = aku (bhas ind)
I’am = aku (english)
ana = aku (arab)
anata = aku (jepang)
kulo = aku (jawa)
ahu = aku (batak)
apakah aku adalah pribadi yang berbeda hanya karena penyebutannya berbeda?. Mungkin pak tifatul juga perlu belajar.
tambah satu ito Sibarani
anni = aku (bhs Ibrani)…
[...] lupa berkunjung ke “Yesus Tidak Pernah Disalib?” [...]
Meski bersedih aku karna tak ada yang menjawab pertanyaanku soal Muhamad, cukup salut aku sama Penghuni blog ini.
Tapi keknya udah bosan aku jadi Batak Yahudi, mau jadi Batak Portugal aja deh biar ada yang ngira kalo semua orang batak berasal dari Portugal.
Hidup Ronaldo!
Wakakakakak nggak nyambung.
@Ompung Jephman
Dah saatnya melaporkan kasus ini ama si Togol Man. Biarkan dia yang bertindak..
Kalo diikuti dari awal ya lucu juga perdebatan ini, mbak fitri terkesan mau bilang gini ‘emang Isa en Yesus beda kok jadi ngapain kalian urusi?’
Lalu bak petir di siang bolong terlontarlah gelegar suara dari seorang muslim sekaliber Tifatul Sembiring yang bahkan di jidatnya terdapat noda hitam tanda sangat rajin sholat. Lae Tifatul membuat pernyataan yang intinya menghubungkan Isa dan Yesus sebagai pribadi yang sama namun memiliki versi cerita yang berbeda. Weleh weleh kok ne pak Lae Tifatul nggak dukung mbak Fitri seh
Bingung aku mau panggil pak Tifatul ato lae Tifatul, jangan2 ne orang ntar keberatan kupanggil lae
@ Jephman, Robinson, Parhobas dll
Dapatkah sampeyan buktikan secara tata bahasa Arab bhw Isa Almasih adalah Yesus Kristus ?? Jangan banyak ngomong sampeyan ?? Lha memangnya dimana salah pak Tifatul dlm hal ini , yg menganalogikan bhw Isa Almasih digantikan Yudas salah seorang muridnya utk disalibkan .. bukankah itu adalah keyakinan kami ??
Lha, justru kalian yang harus buktikan hal itu karena kalian yang koar2 menyamakan Yesus dengan Isa. Terakhir saya dengar ceramah Zainudin MZ juga bilang gitu. sebagai orang Kristen yang tinggal di sebuah kampung muslim di Sumsel saya terbiasa mendengar khotbah2 islami bahkan sejak SD hingga SMA saya terpaksa mengikuti kelas Pendidikan Agama Islam, dan sejak SD sampai SMA juga guru2 Agama Islam menyamakan Yesus dengan Isa. buka dong telinga loe, dengerin pendapat temen2 muslim disekitar loe! pasti mereka juga menyamakan Yesus en Isa, kalau kami orang Kristen justru gak terima dengan hal ini
@ST
Dapatkah sampeyan buktikan secara tata bahasa Arab bhw Isa Almasih adalah Yesus Kristus ?? Jangan banyak ngomong sampeyan ??
saya ngga ahli bahasa Arab, so no comment, tetapi kalau Anda mau jujur, di kalangan Islam, bahwa Isa Almasih adalah Yesus Kristus, tidak usah repot menjelaskan itu….
Lha memangnya dimana salah pak Tifatul dlm hal ini , yg menganalogikan bhw Isa Almasih digantikan Yudas salah seorang muridnya utk disalibkan .. bukankah itu adalah keyakinan kami ??
Tidak ada yang salah dengan pernyataan Pak Tifatul, karna Anda merefer bahwa Yesus Kristus adalah Isa Almasih, sekali lagi kalau Anda mau jujur…tetapi kalau Anda membuka mata Anda untuk membaca artikel di atas dan beberapa komen lanjutan, sudah sangat jelas bahwa Pak Tifatul itu sangat salah,… TUHAN tidak pengecut dan TUHAN tidak berdusta dan TUHAN tidak mau menipu manusia… kalau Anda percaya, maka akan amat sangat berat saya katakan kepada Anda, wahyu kepada pengkut Isa Almasih harus legowo bahwa Isa Almasih bukanlah Yesus Kristus… nah pertanyaan saya kepada Anda dan teman2 Islam dari dulu adalah… allah Anda yang salah, atau nabinya yang salah, atau umatnya yang salah?
Salam Kasih di dalam YESUS TUHAN DAN JURU SELAMAT…
Salahnya Pak Tifatul itu jelas bukan di situ tetapi karena dia membuat analogi yang jauh banget sampai gak ada juntrungannya malah nyamber ke agama. He he he…
Dari sisi komunikasi publik itu pernyataan semacam itu rada gak bagus bukan dari sisi analoginya tetapi karena membuat masalah baru yang justru mengaburkan masalah yang seharusnya lebih cepat dia selesaikan.
Konsentrasi penyelesaian masalah itu kan jadi sedikit terbelah karena adanya analogi tersebut.
@ Sujarwo
Seingat saya, Isa Almasih adalah bahasa Arab dari nama Yesus dalam bahasa Ibrani : Iesua Hamashia
iesu (ibrani) = isa (arab) = Yesus (Yunani)
Hamashia = Al Masih = Kristus
Salahnya Tifatul adalah salahnya anda juga. Tifatul dan Anda tak perlu repot2 komentar jika memang Isa bukanlah Yesus. Jadi urusannya adalah antara anda dan muslim yang mengatakan Isa adalah Yesus
Tulisan ini untuk menjawab mereka yg mengatakan Isa adalah Yesus yang digantikan stuntman Yudas Iskariot oleh Awlohmu.
Jadi gak ada urusannya dengan pendapat Anda yg mengatakan Isa Almasih bukan Yesus.
Selama ada muslim yg usil mengomentari KEYAKINAN KAMI, bahwa Isa Al masih adalah Yesus Kristus yg notabene hanya sekedar nabi dalam keyakinan anda, tulisan semacam ini akan selalu ada untuk meluruskannya.
Jadi selama ada yg mengatakan bahwa Isa Almasih yg adalah Yesus Kristus hanyalah seorang nabi, kami berhak menjawab.
Sama seperti pertanyaan pak Jarwo : bukankah itu adalah keyakinan kami ??
salam
@Pak jarwo
Kenapa kami harus membuktikan Yesus hanya dari tata bahasa arab?, Karena Yesus adalah orang YAHUDI.
Seharusnya anda dan muslim yang lain yang bisa membuktikan bahwa Isa adalah benar-benar orang arab yang mempunyai kisah kenabian yang berbeda dengan Yesus yang orang yahudi.
Anda mengatakan bahwa Isa Almasih adalah orang arab, tapi kenapa Isa mempunyai murid seorang Yahudi (Yudas?)… hahaha , lucuna.
Sekarang tolong di jawab :
1. Siapakah yang pertama kali mengatakan bahwa Isa digantikan oleh Yudas?
Tidak mungkin muhammad, karena buyutnya muhammad pun belum lahir ketika Isa bangkit.
Kalo yang mengatakan Olwoh anda, berarti dia Olwoh yang buta sejarah dan Plin plan . Karena Olwoh anda sendiri mengatakan bahwa Isa akan bangkit:
Maryam:
[33] Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.
[34] Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya
Berarti Isa siapakah yang di bangkitkan Olwoh anda dan Isa siapa lagi yang di gantikan Yudas? yang benar ayat di alquran anda atau pak tifatul?
Nyambung nggak sih pak?
Dimana salah pak Tifatul?
salahnya, karena dia dan kalian gampang di bodohi muhammad !!
An
@ Sujarwo Tedjo
Dapatkah sampeyan buktikan secara tata bahasa Arab bhw Isa Almasih adalah Yesus Kristus ?? Jangan banyak ngomong sampeyan ??
.
.
Sdr Sujarwo Tedjo yg terkasih ..
Perlu kiranya anda pahamin .. , bhw Sebelum muncul agama Islam maka yg menjadi bhs pengantar pada jaman penginjilan murid-murid Kristus adalah bhs Ibrani, Yunani dan Latin. Pada era setelah murid-murid Kristus maka berkembanglah ajaran itu ke jazirah tanah Arab. Lalu mulailah dipakai mereka juga bhs Arab sebagai bhs pengantar itu. Salah satu gereja itu adalah gereja di Mesir ( koptik) dsb.
.
.
Nah .., anda harus pahamin bhw sebelum Islam muncul maka ucapan ttg puji-pujian kepada karya kematian Yesus Kristus itu sudah ratusan tahun telah ada.
Kuduslah Engkau, wahai Firman Allah yang tidak berkematian yang disalibkan bagi kami, kasihanilah kami yg dlm bhs Arab ” Qudushu anta , yaa Ghayr al-maati , Ya man shulibta ‘ana irham na”
.
Siapakah Firman Allah itu ? Bukankah DIA Anak Allah yg diutus ke dunia ini. Jikalau dlm bhs Ibrani Anak Allah itu adalah Yesua maka dlm bhs Arabnya Dia adalah Isa . Hanya kita tahu bhw arti dlm bhs Arab itu selalu terbalik maka sebaiknya nama yg benar itu adalah YESUS KRISTUS. Siapapun Yesus itu jikalau engkau tidak mengakui kematian dan kebangkitanNYa maka kamu itu sama saja spt orang Farisi yg telah menyalibkanNya tetapi tidak mengakui kebangkitanNYa.
.
Sujarwo Tedjo
memangnya dimana salah pak Tifatul dlm hal ini , yg menganalogikan bhw Isa Almasih digantikan Yudas salah seorang muridnya utk disalibkan .. bukankah itu adalah keyakinan kami ??
.
.
Tidak ada yg salah dlm hal perkataan pak Tifatu itul… karena beliau pasti belum marguru malua . Jikalau engkau tahu dgn ROH KuDUS yg berkata-kata melalui anak-anakNYA maka dlm hatimu akan terpancar kasih yg selalui ingin berdamai dgn siapapun lawan bicaramu..
@Lae Sihotang
ahh tahe ate…. ketawa terpingkal-pingkal saya baca tulisan lae… hahaaha
@ Parhobas
Hehehe … songonin ma jo lae halak ion
@ Jephman, Robinson, Parhobas, BoruSibarani
Sampeyan semua mengatakan bhw Isa Almasih adalah Yesus yg disalibkan itu. Kami hanya meyakinin bhw muridnya yg telah diserupakan menggantikan beliau. Itu makanya beliau itu bukan Tuhan ? Justru pandangan keyakinan sampeyan bertiga itu sangat tidak beralasan ?? Bukan dgn memberi bukti spr sampeyan katakan di atas..
Robinson
Apa pula marguru malua itu ?? Bagaimana pula Tuhan Allah keyakinan sampeyan bisa mati, itu kan sangat menyimpang dari akidah Tawhid keIslaman ?
Jephman
Jadi selama ada yg mengatakan bahwa Isa Almasih yg adalah Yesus Kristus hanyalah seorang nabi, kami berhak menjawab.
>>> Kan sudah jelas nabi Isa Alamasih AS bukannya seorang Tuhan ?
Parhobas
nah pertanyaan saya kepada Anda dan teman2 Islam dari dulu adalah… allah Anda yang salah, atau nabinya yang salah, atau umatnya yang salah?
>> >Makanya kami perlu meluruskan keyakinan sampeyan itu ?? Hal itu mendapatkan ganjaran hukuman dari Allah SWT yg mempersekutukanNYa
Boru sibarani
Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya
>> >Begini ya cah kankung .
Isa Almasih hendak mengutarakan bhw hal itu akan terjadi pada saat dia kembali ke dunia ini dan akan mati spt manusia biasa lainnya. Sampeyan jangan sok pintar dlm menerjemahkan ayat-ayat suci di Alquran itu
@ST
Parhobas
nah pertanyaan saya kepada Anda dan teman2 Islam dari dulu adalah… allah Anda yang salah, atau nabinya yang salah, atau umatnya yang salah?
>> >Makanya kami perlu meluruskan keyakinan sampeyan itu ?? Hal itu mendapatkan ganjaran hukuman dari Allah SWT yg mempersekutukanNYa
Anda ingat aliran2 sesat di Islam sekarang kan, dan bagaimana kalian mengatakan mereka sebagai penjahat atas tuduhan PENISTAAN Agama, nah Jika Anda dan Pak Tifatul percaya bahwa YESUS KRISTUS adalah Isa Almasih, maka kira2 tahun 650 M kalian termasuk golongan penjahat dengan tuduhan PENISTAAN agama…
@ Sujarwo
” Kan sudah jelas nabi Isa Alamasih AS bukannya seorang Tuhan ?”
nah lho! bukankah menurut pak Jarwo Isa Al masih BUKAN Yesus Kristus?
Robinson
Apa pula marguru malua itu ?? Bagaimana pula Tuhan Allah keyakinan sampeyan bisa mati, itu kan sangat menyimpang dari akidah Tawhid keIslaman ?
.
.
Marguru Malua adalah ilustrasi yg berasal dari bhs Batak yang menerangkan tentang seseorang yg diajar ttg prinsip-2 ajaran keKristenan pada gereja HKBP, GKPS dan sejenisnya. Setammat itu mereka diharapkan mengerti akan iman dalam Kristen dan diharapkan dapat berbuah dalam perkataan dan perbuatan sesuai iman di dalam ajaran Kekristenan. Kalau pak Tedjo berminat , pak Tedjo dapat menghubungin gereja-2 yg dekat dengan tempat tinggal bapak…
.
.
@Sujarwo Tedjo
Bagaimana pula Tuhan Allah keyakinan sampeyan bisa mati, itu kan sangat menyimpang dari akidah Tawhid keIslaman ?
.
.
Begini ya pak Tedjo yg gaul …
Perspektif keyakinan Islam dan Kristen itu sudah sangat jauh walaupun anda dan sdr/i Muslimin lainnya menganggap kedua agama itu hampir sama. Inti keKristenan itu ada pada diri Yesus Kristus . Itu disebabkan krn DIA yg menciptakan langit dan bumi serta segala isinya. Yesus Kristus menurut keyakinan Kristen adalah Firman Allah itu sendiri. Artinya .., melalui Dia maka ALLAH menciptakan segala sesuatu apa adanya. Firman Allah dlm bhs Yunaninya disebut dgn Logos adalah Akal Ilahi yg sepenuhnya selalu berdiam dalam Zat Allah (keadaan) secara azali tanpa permulaan. Maka bhs Arab mengisyaratkan Al’Aqal al-Illahi al-kanu fi adz Dzat Ilahi mundzu’ azali.
Jadi secara langsung bukankah bhs Arab itu telah menunjukkan Logos ( Fiman Allah/ Anak Allah / Anak Manusia ) itu adalah ALLAH sendiri ?
.
.
Kalau dalam ajaran Islam anda mendapat penegasan bhw Allah adalah satu-satunya rabb al-’a-lamin (Tuhan Penguasa alam semesta) maka dlm Kekristenan gelar kedua (rabb) ini diterapkan kitab suci Alkitab hanya kpd Yesus Kristus. Karena ada tertulis Dan bagi kita hanya ada satu rabb (Tuhan) , yaitu Yesus Kristus yg melaluiNya segala sesuatu diciptakan. Firman Allah itu kekal tanpa permulaan bersama-sama dgn Dzat Allah ( Yoh 1:3). Dan Firman Allah itu telah menjadi manusia.
Yang sulit anda mengerti dan terima adalah tidak mungkin Allah mau menjadi manusia hanya utk hal-hal yg tidak masuk akal. Disitulah kegagalan anda serta pak Tifatul dalam memahami pola pikir ALLAH Yang Maha Kuasa. Anda hanya memikirkan pikiran dan isi hatimu untuk Allah dan tidak mau menerima pikiran dan rencana Allah bagi dirimu.
Semoga anda mendapat pencerahan
@ Sujarwo Tedjo
Apa marguru malua itu
Marguru Malua adalah ilustrasi yg berasal dari bhs Batak yang menerangkan tentang seseorang yg diajar ttg prinsip-2 ajaran keKristenan pada gereja HKBP, GKPS dan sejenisnya. Setammat itu mereka diharapkan mengerti akan iman dalam Kristen dan diharapkan dapat berbuah dalam perkataan dan perbuatan sesuai iman di dalam ajaran Kekristenan. Kalau pak Tedjo berminat , pak Tedjo dapat menghubungin gereja-2 yg dekat dengan tempat tinggal bapak…
@Mas Tedjo
Lha memangnya dimana salah pak Tifatul dlm hal ini , yg menganalogikan bhw Isa Almasih digantikan Yudas salah seorang muridnya utk disalibkan.
=>Salahnya pak Tifatul adalah salah membuat analogi.
Pihak kristen tidak sedang mempertanyakan atau mencari siapa sebenarnya yang dihukum di kayu salib itu, dan tidak sedang mencari benar tidaknya peristiwa penyaliban itu (disalibkan, dikuburkan, dan bangkit pada hari yang ketiga). Peristiwa itu adalah benar dan yang dihukum itu adalah Yesus. Pihak lainlah yang mencoba membuat pernyataan bahwa peristiwa itu tidak benar.
Nah, sementara dalam kasus video asusila yang sekarang sedang dicari siapa pelakuknya, semua pihak mempertanyakan apakah benar Ariel atau bukan. Pada peristiwa ini pelakunya hanya diduga karena mirip, bukan yang diserupakan untuk menyelamatkan si Ariel.
Satu hal yang lebih penting, mengapa menganalogikan perbuatan asusila dengan perbuatan penebusan?
salam
@ hh
Mas hh
Pak Menteri itu adalah seorang agamawan Islam yg menjunjung tinggi ajaran-ajaran Islam dgn sangat benar. Setiap perkataannya memang mencerminkan seorang Islam sejati. Sama seperti saya yg adalah sahabat baik beliau
Justru disitu masalahnya, mas Tedjo, sebagai agamawan yang sejati, mengapa beliau membuat kesalahan yang tidak perlu terjadi?
salam
@ kanjeng Jarwo
–>>> Sama seperti saya yg adalah sahabat baik beliau
nitip salam & pesan deh pak = kalo ngomong mikir dulu, namanya menteri informasi & KOMUNIKASI harus nyambung ngomongnya
keKristenan itu ada pada diri Yesus Kristus . Itu disebabkan krn DIA yg menciptakan langit dan bumi serta segala isinya. Yesus Kristus menurut keyakinan Kristen adalah Firman Allah itu sendiri. Artinya .., melalui Dia maka ALLAH menciptakan segala sesuatu apa adanya. Firman Allah dlm bhs Yunaninya disebut dgn Logos adalah Akal Ilahi yg sepenuhnya selalu berdiam dalam Zat Allah (keadaan) secara azali tanpa permulaan. Maka bhs Arab mengisyaratkan Al’Aqal al-Illahi al-kanu fi adz Dzat Ilahi mundzu’ azali.
Jadi secara langsung bukankah bhs Arab itu telah menunjukkan Logos ( Fiman Allah/ Anak Allah / Anak Manusia ) itu adalah ALLAH sendiri ?
Jawaban menarik ala Saudara Robinson . He he he…
Apakah Firman Allah = Allah ????
Apakah Kalam Allah = Allah ???
Mungkin ini pertanyaan , perdebatan super duper lintas jaman, baik antar agama maupun internal seagama…
Di dalam Kristen perdebatan soal ini ada, hubungan keduanya .
Di dalam Islam juga pernah ada…
Misalnya apakah Kalam Allah itu dianggap sebagai makhluk atau bukan.
Saya rasa secara umum kalo yang dibicarakan sekarang, maka mainstream agama mengatakan bahwa Kalam Allah bukan makhluk atau bukan buatan. Dia ada sejak semula.
Lha pertanyaannya adalah bagaimana hubungan antara Kalam Allah dan Allah ???
Saya tidak sedang ngomongin Kalam Allah dari sudut pandang Islam itu apa/siapa atau dari sisi Kristen apa/siapa ?
Tetapi saya ingin tahu dulu. Menurutmu apakah hubungan antara Kalam Allah dan Allah.
Apakah Kalam Allah = Allah ???? Apakah keduanya sama atau berbeda ???
SALAM
@lovepassword
Apakah Kalam Allah = Allah ???? Apakah keduanya sama atau berbeda ???
>>>yahahaha..kalau mau tahu jawabannya ya langsung tanya sama Allah dong. caranya gimana ya terserah.
tapi. kalau kita mikir, (eh ga usah mikir…merenung aja lah…) Allah kan maha kuasa, maha bisa, maha hebat, maha tahu, maha dahsyat, dan maha-maha lainnya…
apakah mustahil bagi Allah untuk menjelma menjadi kalam-Nya tanpa kehilangan wujud aseliNya di awang2 sana..?
buat yang menganggap Allah itu lemah, sehingga manusia boleh membunuh manusia lain atas perintah Allah dan agama (atau lebih tepatnya, membunuh karena Allah tidak sanggup menghukum orang tersebut), ya pasti akan sulit menerima kalau kalam Allah sama dengan Allah.
any Q?
GBU/jazakhallah khair
buat yang menganggap Allah itu lemah, sehingga manusia boleh membunuh manusia lain atas perintah Allah dan agama (atau lebih tepatnya, membunuh karena Allah tidak sanggup menghukum orang tersebut), ya pasti akan sulit menerima kalau kalam Allah sama dengan Allah.
===> Contoh premis premis yang gak nyambung ya yang kayak gini ini
Saya nggak ngomongin soal bisa atau nggak bisa karena ada banyak hal lain juga yang mesti ikut dikaitkan jika ngomong itu misalnya Allah tidak bertentangan dengan diriNya dengan sifatNya sendiri. Misalnya Allah itu Kekal kan ya nggak mungkin karena Maha Kuasa lalu memusnahkan diriNya sendiri. Karena Allah juga Maha Ada…
Jadi masalah bisa atau nggak bisa itu di luar topik pertanyaannya . Pertanyaannya itu sama atau berbeda ? Lha yang menjawab sama /beda alasannya apa ?
Gicu dulu deh
SALAM
BUAT UMAT ISLAM YG DOYAN DEBAT AGAMA!!! SATU HAL AJA YG MAU GW SAMPAIKAN….
DARIPADA NGURUSIN AGAMA ORG!!! MENDING URUSIN AGAMA LO SENDIRI AJA!!! MASIH BNYK DOSA AJA GAYANYA SELANGIT NGURUSIN AGAMA KRISTEN!!!
“PRAISE THE LORD”
“HOW GREAT IS OUR GOD”
-JBU ALL-
Trimakasih mbak Fitri telah baca alkitab, carilah kesalahan-kesalahan maka akan kau temukan kebenaran.
Sekali-sekali ziarah ke Gunung Sempu Mbak. BERKAH DALEM
@all
Lebih baik semua berdoa kepada “TUHANmu” dia punya karya untuk menciptakan dan juga menghilangkan.
lakukan apa yang menjadi “kehendak” Tuhan.
Hamu akka dongan…
Asa lam tabo pangkataion di jabuni lae Jephman on…
Marende ma jo hita bah,,,,,,,
Molo boi, bahen hamu ma tambul lomok2 i
asa lam tabo hita marende…
Togihon hamu ma jo si Fitri laho mangallang lomok2….
mr. tifatul ini udah salah tetep nggak mau ngaku salah..
analoginya nggak pas..
padahal jelas2 beda bnget.
bedanya:
adegan penyaliban banyak yang menyaksikan sedangkan adegan ariel dkk, hanya mereka yang tahu dan owloh.(termasuk yang nyebarin).
mungkin analogi yang tepat seperti ini:
ad yang menyaksikan adegan langsung ariel dkk, tp 600 thn kmdian dtng Gala_ren mengatakan bahw pelakunya hnya di”mirip”kan saja (dia liat lewat video doank).eh..stlh 2000 thn si bapak tifatul muncul jd menkominfo, dia percay aj ama Gala_ren..yang cuma liat lewat video,bkn ama yang liat lngsung.
Tape dehh…dengan pede dia bilang “memang itulah fakta sejarah”.pdhl sumbernya pasti cuma dari buku wahid.pasti itu..
begitulah kira2
terima kasih..
GBu all.
eit..tp jadi pertanyaan dlam pikirn sya:
implikasi panjang bgmna yang dimaksud bapak kita ini??
jng2 semua muslim punya pikiran spti itu..
hehehe..
dasar tolol….jaman dulu dibahas jaman sekarang…udah basi…,jang sok ber analog lu….,ilmu baru seumur jagung….,gaya khotbahnya seperti hakim memutuskan perkara ke terdakwa….,jangan x2 lu…emang bego dari kecil yach…
capek kali kalian bersitegang….jangan kalian bertikai..semakin bertikai
berarti kalian mempertanyakan Keagungan TUHAN
Jangan pertanyakan KEAGUNGAN TUHAN…apa yang kalian diskusikan tak ada ujung…cuma kelihatan bodoh..cukup muliakan namaNya…HAleluya
oalah…aku nyesel banget selama ini aku menyembah Yudas Iskariot.
ya Allah ampuni hambamu yang tidak tau ini.
Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Nya.
@ agustinus
Pak Agustinus ini pikir kita bakal kecele
Kasihan dia ya, katanya tiada Tuhan selain Allah, tetapi yang disembah selama ini Judas Iskariot. bertolak belakang pengakuan dengan perbuatan ya.
@Tulang HH
Dang marguru malua dope si Agustinus i, Tulang. Makana si Yudas i disomba..
Ima da, bere, asi roha mamereng.
@Agustinus
sudah dijabarkan oleh Jephman di atas bahwa Yesus itu benar2 disalib, baik menurut catatan sejarah yang sahih maupun kitab suci Alkitab, bisa di cross-check dan hasilnya sama.
Adapun Yudas Iskariot sendiri mati gantung diri setelah berpisah dgn Yesus, dan itu dicatat di Injil yang ditulis langsung oleh sahabat2 Yesus sendiri. bukan ditulis oleh seorang arab yang datang 500 tahun setelah Yesus naik ke surga (dia sendiri tidak kenal atau berjumpa dengan Yesus secara pribadi, hanya sebatas “dengar2 saja” tentang Dia).
“Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.” (Injil-Ulangan 18: 18)
Saya bertanya, “Kepada siapa ramalan tersebut ditujukan?”
@ iyan
Anda bukan yg pertama yg OOT, tapi okelah coba saya jawab.
Menurut banyak tafsiran yang ditujukan adalah Harun dan sudah pasti BUKAN MUHAMAD. Sudah pernah saya bahas disini : http://jephman.wordpress.com/2009/01/23/mari-belajar-menjawab-mereka/
@Iyan
Nambahin sikit, Kitab yg disebut Injil cuma empat (Matius, Markus, Lukas, Yohannes). Kitab Ulangan adalah bagian dari Pentateukh (Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan).
ramenya, ..
Horas ma di akka halak amang dohot inang…nompang nongkrong ya…wkwkwkwkwk
kucing dapur, lagak lu serba tahu…,lagak lu mendamaikan ….tapi kenyataannya lu menghasut…. TIDAK ADA SATU PUN AJARAN AGAMA MANAPUN yang mengajarkan menghasut dan menjelekkan yang lain….,lu lagaknya kaya yang maha tahu…,baru bisa sedikit logika dan hukum sebab-akibat lagak lu kayak rosul dan nabi mendamaikan kedua belah pihak….,semua tulisan lu hasutan…tidak ada bukti real….,boleh lu mengeong tapi cari tempatnya…didapur sana……
pada umumnya orang Islam mengatakan bahwa Nabi Isa tidak disalib tapi diserupakan dengan seseorang. kata “syubbiha” yang artinya diserupakan tidak mesti diartikan diserupakan dengan seseorang tapi bisa juga diartikan bahwa Isa diserupakan dengan orang yang disalib dan mati. Artinya bahwa betul Nabi Isa disalib tapi dia tidak mati, dia hanya mirip mirip orang mati. karena kalau tidak salah setelah peristiwa penyaliban itu ada orang yang ketemu lagi dengan Nabi Isa, sampai-sampai dikira hantu.
salam
wah bentuk mengelak yang baru nih
siapa yang mengelak mas, barangkali karena anda belum baca pendapat lain. Alquran tidak pernah membantah injil malah bertindak sebagai “musaddiq” (pembenar) kitab sebelumnya yang diturunkan oleh Allah. emang sih di samping itu Alquran juga memberi kritikan dengan adanya “tahrif” pada kitab terdahulu yang berarti mengubah makna kata dari makna asli ke makna lain dimana kata itu dengan makna asli di pandang memiliki kemiripan dan manusia berpikir bahwa makna itu memiliki arti yang dekat dengan makna arti kata yang asli. Kritikan ini sangat alami menurut saya, contoh mudah saja tidak mungkin bahasa terjemahan dapat mewakili bahasa asal 100 persen pasti ada makna yang tidak ikut terangkut. Trus knapa banyak orang Islam yang mempelajari kitab suci lain, karena seluruh kitab suci yang turunkan sebelum Nabi Muhammad wajib diimani, termasuk kitab suci agama Hindu.
tentang kata syubbiha saya copas saja dari tetangga
Ayat 157: “Wa qoulihim inna Qotalnal masiiha ‘isa ibnu maryama rasulullah, WAMA QOTALUUHU, WAMA SHOLABUUHU WALAKIN SYUBBIHALAHUM ” artinya, Dan karena ucapan mereka(Kaum Yahudi), Sesungguhnya kami telah membunuh Isa bin Maryam, Utusan Allah. Mereka (Yahudi) tak membunuh Dia(Isa), dan tak menyebabkan dia(Isa) mati pada kayu palang, melainkan ditampakkan kepada mereka(Yahudi) seperi demikian (seolah-olah benar-benar mati).
Selanjutnya, Wainnaladzii nakhtalafuufiihi lafii syakkimminhu, maa lahum bihii min ‘ilmin illattiba’adzdzonn, wama qotaluuhu yaqiinan” artinya “Sesungguhnya orang-orang(yahudi dan kaum kristen) yang berselisih tentang itu (peristiwa penyaliban Isa yang benar-benar dilakukan oleh umat Yahudi) mereka berada dalam kebimbangan. Mereka tak mempunyai penggetahuan tentang itu (masalah hidup dan matinya Isa dalam kayu palang) selain hanya mengikuti dugaan, dan mereka(kaum Yahudi) tak membunuh dia(Isa) dengan yakin. (ingat disini tidak ada kata ganti yang digunakan untuk orang lain, tetapi kepada mereka kaum yahudi dan dia Isa AS.)
Ayat 158 : ” Bal RAFA’AHU llahu ilah, wa kaanallahu ‘azizan khakiiman”, Tidak Allah mengangkat dia(Isa) ke hadapan-Nya, dan Allah itu senantiasa yang Maha Perkasa, Yang Maha Bijaksana.
Konstruksi pemikiran yang terkandung dalam Qur’an Suci dengan terjemahan kata perkata dapat diterjemahkan sebagai berikut, “Kalimat Ma-shalabuuhu ini tidak sama sekali mendustakan disalibkannya Isa Al-Masih pada kayu palang, dan memang benar demikian pula yang tercatat dalam Al-Kitab, akan tetapi kata Shalb, yang berarti sebagai sebuah tindakan pembunuhan yang sangat terkenal (menurut Tajul Arus dan Lane lexicon) adalah bentuk pembunuhan terhadap seseorang dengan cara dipaku dan gantungkan pada kayu palang hingga orang tersebut meninggal TIDAK TERJADI PADA DIRI YESUS, karena beberapa argumentasi yakni:
1. Beliau hanya disalibkan selama kurang lebih tiga jam (Markus 15:25; Yahya 19:14) padahal kematian ditiang salib membutuhkan waktu yang lama.
2. Yesus disalibkan bersama-sama dengan dua orang penjahat, dan pada saat diturunkan dari tiang salib, kedua penjahat tersebut masih hidup sehingga Jelas penyaliban tersebut belum menyebabkan kematian beliau.
3. Kedua penjahat tersebut dipatahkan kedua kakinya untuk membunuhnya, akan tetapi tidak demikian dengan Yesus (Yahya 19:32-33).
4. Yesus ditusuk lambungnya oleh prajurit romawi dengan tombak dan masih mengeluarkan darah.
5. Pontius Pilatus tidak percaya kalau Yesus sudah wafat secepat itu (Markus 15:44)
6. Yesus tidak dikubur seperti kedua penjahat tersebut, akan tetapi diserahkan kepada muridnya Yusuf Annajr, dan dirawat dengan rempah-rempah dan diselimuti dengan kain (Kain kaffan Turin) lalu disimpan dalam gua batu, dan pada hari ketiga telah bangkit. (berarti yesus hanya pingsan saja dan siuman pada hari ketiga, karena sesorang yang telah meninggal tidak akan hidup lagi)
Pokok masalah dalam ayat ini terdapat pada tulisan kapital yakni : Syubbiha dan Rafa’a, kata Syubiha (menurut Lane Lexicon) memiliki arti: 1. Ia dibuat seperti itu, atau dibuat menyerupai itu, atau 2. Perkara itu dibuat samar-samar atau kabur, dan menurut Kitab Ruhul Ma’ani kata Syubbiha lahum bermakna perkaranya menjadi bimbang dan ragu bagi mereka. Adapun cerita bahwa yang disalibkan adalah seseorang yang diserupakan dengan Isa, sama sekali tidak berdasarkan Qur’an sama sekali.
Ayat berikutnya yang berkaitan dengan arti kata Rafa’a dijelaskan menurut Tajul Arus, dan Lane Lexicon yakni; 1. mengangkat atau menaikkan, dan berarti pula 2, meninggikan atau memuliakan. Maka kata kata rafa’a ilallah yang tersebut dalam Qur’an sepanjang berkaitan dengan manusia maka lebih tepat pada arti yang kedua sebagaimana do’a-do’a kaum muslimin ketika i’tidal.
Jadi menurut Qur’an Suci tidak ada seseorang dengan badan jasmaninya yang tiba-tiba naik ke angkasa kecuali dalam cerita-cerita Al-kitab (Lukas 24:51), dan berdasarkan cerita Al-kitab tidak hanya Yesus saja yang dapat pergi ke angkasa tetapi juga Eliyya (2 Raja-raja 2:11) yang disaksikan juga oleh Elyassa yang bahkan beliau mengambil baju Eliyya yang jatuh . Juga Nabi Henokh (5:24) yang bergaul dengan Allah lalu tidak ditemukan lagi karena telah diangkat oleh Allah. Mohon dibandingkan dengan ayat Qur’an Suci; ” Wahai Isa, Aku akan mematikan engkau dan mengangkat derajat engkau dihadapan-Ku, (QS 3:4) dan juga ayat-ayat yang lain diantaranya : QS 4:32; Qs 6:84; QS 12:76, dan masih banyak lagi yang kesemuanya menjelaskan dimulikannya manusia atau ditinggikannya derajat manusia.
salam damai
ini menarik untuk dibahas.
kata anda:
1. Beliau hanya disalibkan selama kurang lebih tiga jam (Markus 15:25; Yahya 19:14) padahal kematian ditiang salib membutuhkan waktu yang lama.
sepertinya anda lupa membaca ayat2 sebelumnya, di mana sebelum Yesus disalib Ia terlebih dulu disiksa habis2an, dicambuk, dan dihajar dengan senjata tajam hingga terjadi perdarahan massif (pernah nonton film The Passion of Christ?). tidak perlu waktu lama untuk membunuh orang dgn cara seperti itu, penyaliban hanya mempercepat prosesnya saja.
2.Yesus disalibkan bersama-sama dengan dua orang penjahat, dan pada saat diturunkan dari tiang salib, kedua penjahat tersebut masih hidup sehingga Jelas penyaliban tersebut belum menyebabkan kematian beliau.
jangan ngasal bung. kedua penjahat itu sudah mati saat diturunkan dari kayu salib
3. Kedua penjahat tersebut dipatahkan kedua kakinya untuk membunuhnya, akan tetapi tidak demikian dengan Yesus
sebab Yesus sudah mati duluan sebelum kedua penjahat di sisiNya mati. (pernyataan anda yg nomor 3 ini sangat menggelikan, karena berlawanan dengan pernyataan anda sendiri yang nomor 2 di atas)
4. Yesus ditusuk lambungnya oleh prajurit romawi dengan tombak dan masih mengeluarkan darah
Yesus mengalami perdarahan yang sangat hebat pada saat disiksa sebelum disalibkan, bahkan organ dalam mengalami memar dan perdarahan sehingga ketika ditusuk mengeluarkan darah. ini logika sederhana, kalau anda membaca Alkitab tidak sepotong-sepotong
5. Pontius Pilatus tidak percaya kalau Yesus sudah wafat secepat itu
sebab Pontius Pilatus secara pribadi menolak untuk meyetujui penyaliban Yesus, namun ia menyerahkannya kepada kaum yahudi untuk melakukannya sendiri. maka Pilatus tidak percaya kalau Yesus sudah wafat secepat itu. (baca ayat sebelumnya: Markus 15:15)
6. Yesus tidak dikubur seperti kedua penjahat tersebut, akan tetapi diserahkan kepada muridnya Yusuf Annajr, dan dirawat dengan rempah-rempah dan diselimuti dengan kain (Kain kaffan Turin) lalu disimpan dalam gua batu, dan pada hari ketiga telah bangkit. (berarti yesus hanya pingsan saja dan siuman pada hari ketiga, karena sesorang yang telah meninggal tidak akan hidup lagi)
tidak mungkin seseorang hanya pingsan saja setelah disiksa, dicambuk, dipaku tangannya, lalu ditusuk lambungnya.
kitab anda (Alquran) ditulis oleh kira2 500 tahun setelah kematian dan kebangkitan Yesus. sudah pasti penulisnya (atau bahkan kakek buyut penulisnya) tidak pernah bertemu langsung dengan Yesus secara pribadi. mereka tidak akan pernah tahu kronologi kejadian sebenarnya, sehingga hanya mereka-reka kisah berdasarkan apa yang diucapkan orang secara sepotong-sepotong. berbeda dengan para penulis Injil (Matius, Markus, Lukas dan Yohanes), di mana mereka merupakan sahabat-sahabat Yesus sendiri, hidup di jaman dan waktu yang sama dengan Yesus, serta mengamati kejadian secara langsung. hasilnya keempat penulis Injil secara kompak melaporkan tentang kematian-kebangkitan-kenaikan Yesus ke surga. bahkan berita itu dikonfirmasi kebenarannya oleh kitab2 Yahudi (seperti yang sudah dipaparkan sdr Jephman), padahal kita tahu kalau Yahudi-lah yang menyalibkan Yesus.
Dengan rendah hati sebelumnya saya meminta maaf karena ini menyangkut keyakinan saudara. sebenarnya saya cuma ingin menyampaikan bahwa dalam islam setidaknya ada 2 versi tentang kisah penyaliban Yesus. ENamun itu terserah anda mau percaya atau tidak. Jangankan saudara yang hidup beberapa abad setelah Alquran diturunkan, orang yang semasa bahkan sekampung dengan Nabi Muhammad saja ada juga yang tidak percaya Alquran, bahkan menuduh Nabi sebagai orang gila, kerasukan dll. Agama dan kitab suci hanyalah alat dan bukan tujuan, jangan sampai kita membuat tuhan baru yang bernama agama dan kitab suci. pis
Dengan sharing begini saya dapat ilmu gitu loh, setidaknya saya menelusuri arti kata salib dalam bahasa arab ternyata seakar dengan kata sulbi atau tentang tulang; artinya membunuh dengan menyalib bukan saja dengan sekedar memaku tangannya tapi juga diremukkan tulangnya seperti kedua penjahat tadi. kembali ke laptop, Yesus kan waktu disalib ditikam dan darahnya keluar katanya orang yang darahnya keluar itu menandakan jantungnya masih berdenyut alias masih hidup tapi pingsang plus ada gosip kematiannya dirahasiakan untuk tindakan penyelamatan. untuk lengkapnya saya copas dari tetangga lagi nih, jadi kalo ada yang salah atau keliru jangan salahkan saya tapi salahkan tetangga, (maklum saya cuma bisa copas). saya cuma ingin tanggapan saudara , mudah-mudahan pengetahuan saya tentang kristen bertambah
Penangkapan dan Pengadilan
Isa a.s. (yesus) yg sudah mengetahui akan rencana penangkapan akan diri beliau, menjelang penangkapan beliau bersama murid beliau pergi ke bukit Getsmani. Di sana beliau berdoa dengan penuh ratap sangat pilu memohon keselamatan dari hukuman salib (kematian terkutuk).
”Dan mulailah ia merasa sedih dan gentar. Lalu katanya kepada mereka, “Hatiku sangat sedih seperti mau mati rasanya…” Maka ia maju sedikit, lalu sujud, dan berdo’a, katanya, “Ya Bapaku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan (kematian) ini lalu dari padaku, tetapi janganlah seperti yg kuhendaki, melainkan seperti yg Engkau kehendaki”. (Injil Matius 26: 37-39).
”Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdo’a; peluhnya menjadi seperti titik-titik darah yg bertetesan ke tanah”. (Injil Lukas 22 : 44).
Nabi Isa a.s. menangis bukan karena takut melainkan menyesali apa yg diperbuat oleh kaum Yahudi karena semata-mata kebencian dan purba sangka kepada beliau dan hendak membuktikan bahwa beliau adalah seorang pendusta dengan kematian terkutuk di tiang salib.
Kaum Yahudi yg dimotori oleh para Pendeta/Rabbi Yahudi mengadukan Isa a.s. kepada Pilatus (Gubernur) agar ia menangkap dan mengadili Isa. Namun sebenarnya Pilatus enggan untuk menangkap Isa a.s. dan berkata : “Aku tidak mendapati kesalahan apa pun padanya” (Injil Yohanes 18 : 38).
Kecewa karena Pilatus membela Isa a,s, maka para Musuh Isa a.s. mengancam akan mengadukan sikap Pilatus kepada Kaisar. Mereka berkata : “Jika engkau membebaskan dia, engkau bukanlah sahabat Kaisar…..” (Injil Yohanes 19:12)
Pilatus sebenarnya merasa dan mengetahui bahwa Isa a.s. bukanlah seorang biasa, terlebih-lebih istri Pilatus memperoleh mimpi bahwa Isa a.s. adalah orang yg benar sehingga ia berkata kepada suaminya : “Jangan engkau mencampuri perkara orang yg benar itu, sebab karena dia aku sangat menderita dalam mimpi tadi malam”. (Matius 27 : 19).
Akhirnya dengan berat hati Pilatus tidak bisa menghindar dari desakan nafsu kaum Yahudi untuk membunuh Isa a.s. : “Ia harus disalibkan!” Pilatus mengambil air dan membasuh tangannya. Di hadapan orang banyak dan berkata, “Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini; itu urusan kamu sendiri”. (Injil Matius 27 : 23-24).
Hakikat Hukum Salib (shalb)
Hukuman salib adalah hukuman yg terkenal dan lazim digunakan oleh bangsa-bangsa tertentu zaman dahulu. Orang Romawi sebenarnya tidak pernah menggunakan hukuman salib untuk bangsa mereka sendiri melainkan menerapkannya pada bangsa-bangsa jajahan mereka untuk menghukum orang-orang yg dianggap memberontak kepada Kaisar.
Salib atau shalb berasal dari kata ash-shaliib yg berarti sumsum atau lemak. Dalam bahasa Arab dikatakan ash-haabush-shulubi, yakni orang-orang yg mengumpulkan al-’idhaama (tulang) dan mengeluarkan sumsumnya serta mencampurkannya. Di dalam Al Qur’an dikatakan, “yakhruju min bainish shulbi wat taraaib” (keluar dari antara tulang belakang yg paling bawah dan tulang-tulang dada – QS 86:7). Dalam ayat yg lain dikatakan, “Wa ammal aakharu fasyushlabu fatakuluth-thairu min rasihii” (Dan adapun mengenai yg lain, ia akan disalibkan, burung-burung akan memakan sebagian dari kepalanya – QS 12:41). Jika kita meneliti asal dan makna kata yg terbentuk dari hutuf sh-l-b (shalb) maka artinya adalah tulang atau sumsum.
Prosesi hukuman shalb (salib) itu adalah prosesi hukuman mati yg perlahan-lahan, dan biasanya memakan waktu sampai dengan tiga hari hingga ajalnya tiba. Terhukum akan dipaku ke dua tangannya di tiang salib, dikarenakan berat tubuhnya maka si terhukum akan mengalami kesulitan nafas karena terhimpit paru-parunya hingga akhirnya hal ini akan mempercepat kematian. Oleh karena itu untuk menambah penderitaan (memperlama proses kematian) maka pada telapak kaki diberikan sandaran papan di kakinya dipakukan kepada papan tsb (sehingga dengan kaki ini terhukum dapat berdiri menyangga tubuh). Terhukum akan dibiarkan menderita haus dan rasa sakit bahkan gangguan dari mangsa hewan liar. Pamungkas dari proses kematian ini adalah dipatahkannya tulang-tulang kaki (shalb-salib/patahkan tulang mengeluarkan sumsum) yg akan mempercepat kematian. Inilah hukuman salib (pematahan tulang dan sumsum di pancang / tiang kayu). Jadi seseorang yg hanya mengalami pemakuan di tiang kayu namun tidak
mengalami pematahan tulang dan sumsum maka tidak bisa dikatakan telah di hukum salib.
Misi Rahasia Menyelamatkan Isa a.s. (Yesus)
Pilatus secara rahasia menolong Isa dengan menetapkan hari hukuman salib pada Jum’at siang (jam 12 siang) (Matius 27 : 46), dan pada jam 3 sore (jam 15) Isa diturunkan dari Tiang Salib dengan kondisi tampak “Mati”. Seperti yg telah lazim bahwa hukuman salib adalah hukuman mati secara perlahan (umumnya 3 hari) dan belum pernah ada yg mengalami kematian dlm hitungan jam. Lalu mengapa Isa diturunkan padahal baru 3 jam (nampak tergesa-gesa)?
Jawabannya karena dalam Taurat ada tertulis hukum :”Maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yg digantung terkutuk oleh Allah, janganlah engkau menajiskan tanah yg diberikan Tuhan Allahmu kepadamu menjadi milik pusakamu” (Ulangan 21:23).
Jadi dikarenakan menurut hitungan hari Yahudi bahwa Hari Raya Sabath telah mulai sejak hari Jum’at petang (jam 18), maka tidak boleh ada najis (mayat orang terkutuk) yg menodai kesucian hari Sabath. Oleh karena itu haruslah tidak boleh ada orang yg terpantek di kayu salib. Maka dari itu Orang Yahudi sendiri yg meminta Isa a.s. diturunkan secepatnya dari kayu salib.
Pada saat Isa dihukum salib ada juga dua penjahat yg dihukum berserta beliau, namun tidak seperti Isa, mereka masih nampak segar atau hidup, sehingga bagi mereka diperlakukan cara cepat untuk menghabisi nyawa mereka dan mereka di hukum salib (shalb) dengan mematahkan tulang-tulang kaki mereka (yg menyangga tubuh mereka). Sedangkan bagi Isa a.s. karena pada saat akan diturunkan kondisi beliau nampak terlihat mati maka beliau tidak dihukum salib (shalb – pematahan tulang-tulang). Hal ini nampaknya merupakan perwujudan dari ramalan suci (nubuatan) : “Ia melindungi segala tulangnya, tidak satu pun yg patah”. (Mazmur 34 : 21). Sedangkan bagi perajurit Romawi alasan mereka tidak mematahkan tulang belulang Isa a.s. adalah karena Jasad Isa a.s. nampak seperti yg sudah mati : “Melihat bahwa ia telah mati, mereka tidak mematahkan kakinya” (Yohanes 19 : 33).
Perlu diperhatikan bahwa dasar yg menyatakan bahwa Isa mati itu adalah hanya atas Melihat, tidak mendekati, apalagi menyentuh, sehingga bisa dipastikan lebih jauh apakah masih berdenyut nadinya mati sungguhan atau tidak?
Karena hanya sekedar melihat itu tidak pasti dan inilah pangkal keragu-raguan Orang Yahudi kelak bahwa mereka sendiri tidak yakin bahwa dalam waktu tiga jam tersebut dan tanpa hukum shalb mereka telah memutuskan ajal Isa (membunuh Isa). Hal ini berhubungan dengan ucapan Isa sebelum dihukum, “Kamu akan melihat dan melihat, namun tidak merasa” (Matius 13:14).
Ketika Yohanes berkata bahwa tentara itu melihat, bahwa maksudnya mereka menduga bahwa Isa telah wafat. Jadi inilah cara Allah untuk menolong Isa. Dengan menserupakan beliau nampak seperti yg telah wafat dan hanya membiarkan tentara Romawi hanya melihat dan menduga-duga.
Allah menyelamatkan Isa a.s. dalam kondisi pingsannya dengan menampakan kepada Tentara Romawi dan Orang Yahudi bahwa mereka melihat Isa seperti dalam kondisi mati. Karena itulah tentara Romawi tidak mematahkan tulang sumsum Isa a.s.. Setelah tubuh Isa telah diturunkan dari tiang maka untuk memastikan Isa telah wafat maka seorang Tentara Romawi menggoreskan lembing nya ke sisi rusuk tubuh Isa a.s. dan setelah melihat tidak adanya respon gerakan dari tubuh Isa maka ia yakin bahwa Isa telah wafat. Namun….sebenarnya tidak demikian.
”Hanyalah seorang lasykar menikam rusuk Yesus dengan tombaknya, maka sekejap itu juga mengalir keluar darah dengan air” (Yahya 19 : 34).
Adalah rahmat Allah SWT yg telah membuat tubuh manusia (Isa a.s.) pingsan karena menahan rasa sakit dan letih. Seseorang yg berada dalam kondisi pingsan mengakibatkan peredaran darahnya menjadi lamban dan tidak lancar.
Dengan adanya pelukaan akibat goresan ujung lembing membuat peredaran darah lancar kembali dan memancarlah darah keluar, perlu diperhatikan bahwa hal ini (darah mengalir) hanya dapat terjadi pada tubuh yg mana jantungnya masih berdenyut (masih hidup). Dan perlu diperhatikan kata “Sekejap Itu Juga” menandakan bahwa darah memancar dengan cepat yg mana hal itu menunjukan bahwa sebenarnya Yesus/Isa masih hidup manakala diturunkan dan hanya pingsan (yg disangka telah mati oleh Yahudi dan Orang Romawi).
Dr. W.B. Primrose, seorang ahli anastesi RS. Royal Glasgow dalam tulisan beliau dalam harian “Thinker Digest” mengatakan, “Bahwa air tersebut disebabkan oleh adanya gangguan syaraf pada pembuluh darah lokal akibat rangsangan yg berlebihan dari proses penyaliban”.
Perlu dicari tahu bahwa selain karena rasa sakit apakah gerangan yg membuat Isa jatuh pingsan dlm waktu yg singkat itu?
Adalah rahmat Allah SWT beliau menjadikan Isa pingsan karena menahan sakit, perih, dan lelah dari hukuman tiang salib, namun disaat yg sama dua orang penjahat yg turut dihukum masih nampak siuman, lalu sebab apakah Isa dalam waktu kurang dari tiga jam sudah jatuh tak sadarkan diri?
Jawaban yg logis bisa kita telusuri, pada Yohanes 19: 29-30 tertulis :”Di situ ada suatu benda penuh anggur asam (tertulis Vinegar-bukan ). Maka mereka mencucukan bunga karang yg telah dicelupkan dalam anggur asam pada sebatang hyssop (tanaman semak yg harum untuk obat) lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus. Sesudah Yesus meminum anggur asam berkatalah ia :”sudah selesai”, lalu ia menundukan kepalanya dan menyerahkan nyawanya”. Adakah Vinegar ini telah berpengaruh kepada Yesus?
Vinegar memiliki efek stimulasi yg sementara sebagaimana obat amonia yg dicium dan bahkan dipakai untuk menstimulasi budak-budak pengayuh perahu kapal. Memberikan anggur yg dibumbui dengan Myrrh atau kemenyan kepada orang yg akan dihukum mati sebagai usaha untuk menghilangkan rasa sakit (efek narkotik) adalah sesuai dengan kebiasaan Yahudi, seperti yg tertulis : “Dia yg dieksekusi diberi sedikit kemenyan dicampur anggur dalam piala sehingga dia kehilangan kesadaran” (Sahn 43 – Kitab Talmud).
Pada saat menjelang penyaliban Serdadu Roma bukan saja membolehkan pemberian minuman narkotik ini bahkan salah satu dari mereka terbukti membantu meminumkannya pada Yesus (Matius 27:48, Markus 15:36, Lukas 23:36, Johanes 19:29).
Vinegar yg disebutkan dlm Injil dalam bahasa Latin disebut Acetum/Acidus/Acere/Acida. Dalam budaya Persia dan Timur Tengah umumnya mengenal Minuman persembahan suci (Haoma Drink). Haoma Drink dibuat dari tanaman Asclepias Acida. Efek minuman ini adalah membuat seseorang menjadi koma (mati suri). Varietas asclepias acida ini di Eropa disebut dengan “Swallowwort”. Untuk membuat ramuan Haoma Drink ini perlu keahlian agar takarannya tepat dan Orang-orang dari Golongan Yahudi Essene sangat mahir dalam bidang pengobatan/penyembuhan sangat mengenal ramuan minuman ini. Salah satu efek dari ramuan Swallowwort (Asclepias Acida) ini adalah Extreme sweating and a dry mouth, dan ini sesuai dengan apa yg di alami oleh Isa, “Yesus mengatakan: “Saya haus” (Yohanes 19:28).
Jadi para murid rahasia Yesus (Isa) dari golongan Essenes bekerja sama dengan Pilatus telah memberikan Haoma Drink ini kepada Isa a.s. sebelum beliau di paku di tiang salib dan ini merupakan rencana rahasia untuk menolong Isa. Dan akibat dari ramuan inilah beliau menjadi koma (mati suri) di tiang salib.
Setelah kita mengetahui apa sebab Yesus (Isa) mengalami pingsan yg demikian cepat dalam kurun waktu tiga jam di tiang salib, kini saya ingin mengajak anda kembali pada saat tubuh Isa masih berada di tiang salib.
Meski Injil menerangkan dengan berbeda-beda namun adalah suatu kepastian bahwa pada saat menjelang jam 15 (3 sore) terjadi gemuruh, guntur, gempa, serta langit pun menjadi gelap. Hal ini adalah suatu mukjizat yg mana Allah menampakan gejala alam ini untuk membuat ciut dan takut hati kaum Yahudi yg saat itu berpesta pora disekitar (dekat) lokasi tiang-tiang salib, yg serta merta hati mereka menjadi takut akan kutuk Tuhan atas perbuatan mereka dan lari berhamburan menyelamatkan diri.
Peristiwa ini adalah rencana Tuhan yg karenanya para murid “rahasia” Isa (yg bukan 12 orang itu-mereka semua melarikan diri karena takut) dapat mendekati tiang salib, menurunkan jasad beliau, dan mengurus beliau a.s.
Adalah Nikodemus dan Yusuf Arimatea (murid Isa dari golongan Essenes) yg telah meminta jasad Yesus kepada Pilatus. Nikodemus, Yusuf Arimatea, Maria Magdalena, dan murid-murid rahasia lainnya dari Essenes lah yg menolong dan mengurus jasad Isa a.s. setelah diturunkan dari tiang salib (Markus 15:47). Perlu diingat bahwa kondisi dan situasi saat itu sangat genting, karena jika orang Yahudi mengetahui bahwa Isa masih hidup maka mereka akan mencoba untuk membunuh untuk yg kedua kali.
Kaum Yahudi Ragu dan Tidak Yakin
Orang – orang Yahudi mulai menaruh curiga. Mereka sama sekali tidak yakin apakah mereka telah membunuh Isa…. jangan-jangan… Isa masih hidup(?).
Maka setelah hari Sabath mereka datang kepada Pilatus, ” Keesokan harinya….. datanglah Imam-Imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus dan mereka berkata, “Tuan, kami ingat bahwa si penyesat sewaktu hidupnya berkata,… Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yg ketiga; jikalau tidak……. penyesatan yg terakhir akan lebih buruk akibatnya daripada yg pertama”. (Matius 27:62-64). Orang Yahudi memohon untuk menjaga kubur Isa – perlu difahami bahwa kubur Isa bukan seperi kubur yg kita kenal, melainkan berupa ruang kamar atau gua yg mana terdapat sirkulasi udara masuk.
Kesalahan orang Yahudi adalah bahwa mereka tergesa-gesa menurunkan Isa dari tiang salib (hanya 3 jam lamanya), lalu mereka tidak melakukan hukuman salib (shalb – pematahan tulang dan sumsum) pada Isa karena melihat (menduga, mengira-ngira) bahwa Isa mati, lalu mereka membiarkan jasad Isa diambil oleh murid-murid rahasia Isa tanpa pengawasan mereka, dan yg terakhir mereka telah sangat terlambat mendatangi Pilatus.
Di manakah Yudas sang Pengkhianat?……
Yudas sang Pengkhianat
Sebagian orang percaya bahwa telah terjadi pensamaran wajah antara Yesus (Isa) dan murid beliau yg berkhianat yaitu Yudas Iscariot. Hal ini sangat menarik sekali untuk diteliti bahwa apakah benar Allah telah merubah sedemikian rupa wajah Yudas menjadi wajah Isa? Agak aneh bahwa bagi seorang Kristolog senior seperti Ahmed Deedat sama sekali tidak menyinggung peristiwa ini.
Kita bisa melakukan penyelidikan dari beberapa sudut. Pertama dari keterangan Injil, ke dua dari Al Qur’an, dan ketiga dari sunatullah.
Memang benar bahwa Yudas telah berkhianat kepada Yesus dengan imbalan 30 keping perak untuk memberitahukan dimana Yesus berada, namun perlu diingat bahwa sejak ditangkapnya Yesus maka Yesus selalu berada dalam (ditengah-tengah) kawalan tentara Romawi dan orang-orang Yahudi sejak penangkapan, pengadilan, hingga eksekusi.
Sehingga jika ada switch face maka tentu akan ada kegemparan dimana ditemukan dua Yesus. Lagi pula tidak ada keterangan dalam injil atau riwayat dari kalangan Israil bahwa Yesus yg tertangkap itu berteriak-teriak “Aku Yudas !!!…Yudas !!! kalian keliru menangkap !”. Bahkan mengenai Yudas pasca penyaliban diriwayatkan bahwa ia sangat menyesal akan perbuatannya dan mati gantung diri… (Matius 27:5).
Mengenai riwayat yg konon berasal dari Injil Barnabas, maka hal ini pun diragukan karena Barnabas sendiri termasuk yg melarikan diri jauh-jauh dari diri Yesus saat peristiwa penangkapan itu terjadi.
Dari sudut sunatullah, setiap Nabi mendapatkan ujian masing-masing yg khas dari Allah. Nabi Ibrahim dibakar, Nabi Yusuf di buang ke sumur, Nabi Yunus dibuang kelautan dan dimakan ikan, bahkan Nabi besar kita pun sedemikian terkepung mara bahaya manakala terpojok di dalam sebuah gua sempit sedangkan kaki orang-orang yg ingin membunuhnya nampak di luar gua. Namun semuanya diselamatkan oleh Allah, kesabaran para Nabi dalam menghadapi ujian selalu mendatangkan pertolongan dari Allah, namun tidak pernah Allah menolong dengan cara menggantikan ujian tersebut kepada diri orang lain sehingga bukan sang nabi yg menghadapi ujian namun justru orang lainlah yg mendapatkan ujian tersebut.
Dari sudut bahasa perkataan syubbiha lahum bukan berarti Nabi Isa disamarkan (diganti) dengan orang lain, hal ini tidak tepat karena sebelum lafad syubbiha tidak disebut nama seseorang yang telah diserupakan dengan nabi Isa, padahal disini ada lafad syubbiha yang majhuwl dan dalamnya ada damir mufrad yang mustatir. Dan menurut hukum nahu damir itu harus terdahulu sebutannya dengan lafad atau makna atau hukum. Dan apabila nabiul fa’il kata syubbiha disebutkan maka itu akan berarti bahwa Nabi Isa lah yg diserupakan wajahnya menjadi rupa orang lain, bukan orang lain yg diserupakan menjadi wajah nabi Isa. Ringkasnya bukanlah rupa beliau yang disamarkan dengan orang lain, melainkan keadaan (kondisi) beliaulah yg diserupakan/samarkan seolah-olah telah mati.
Ringkasnya riwayat bahwa yg disalib adalah Yudas adalah tidak bersesuaian baik terhadap injil, Al Qur’an, Sunatullah, tata bahasa, maupaun sejarah. Dan jika riwayat ini diterapkan maka akan banyak kegelapan akan sejarah Nabi Isa a.s.
Selanjutnya bagaimanakah proses penyelamatan rahasia Nabi Isa a.s. oleh para murid beliau?
Ointment of Jesus (Marham/Salep Isa)
Dengan amat menjaga kerahasiaan misi penyelamatan, Yusuf Arimatea dan Nikodemus juga Magdalena membawa jasad Isa yg telah dibungkus dalam kain kafan menuju ruang kubur (gua) dan meletakan beliau di sana serta menutup pintu kubur dengan batu.
Yusuf dan Nikodemus adalah kaum Essenes yg terpelajar khususnya dibidang ilmu pengobatan. Merekalah yg merawat dan mengolesi tubuh Yesus dengan salep obat untuk menyembuhkan luka-luka akibat hukuman. Mereka membawa banyak sekali ( 100 Pounds ) rempah-rempah obat myrr dan gaharu untuk diurapi (dilulurkan) ke tubuh Yesus yg terluka (Yohanes 19:39). Perlulah diperhatikan, apalah gunanya obat rempah ini untuk seorang yg sudah wafat?
Bagi seorang Yahudi yg wafat adalah tidak boleh hukumnya disentuh-sentuh apalagi dilulur, menurut adat Yahudi haruslah jenazah dikuburkan apa adanya. Namun para murid rahasia Yesus benar-benar mengetahui bahwa beliau masih hidup bahkan mereka sendiri yg menurunkan tubuh Yesus dari tiang salib, jadi hal ini memang menunjukan telah dipersiapkannya suatu rencana rahasia oleh para sahabat (murid) rahasia Yesus untuk menyelamatkan Yesus.
Oinment of Jesus alias marham Isa (salep Isa) sangat mahsyur sekali, mengenai salep obat ini banyak sekali pustaka pengobatan kuno baik yg berbahasa Ibrani, Persia, Yunani, dan Arab yg memuat perihal salep yg memiliki daya sembuh atas luka ini, dan diakui bahwa riwayat salep ini adalah pada awalnya untuk mengobati luka-luka Yesus/Isa a.s.
Mengenai Marham Isa ini terdapat di Kitab Kuno Qanun karya Bapak Kedokteran Abu Sina (Aviciena) dan banyak lagi (bisa dilihat langsung di http://www.tombofjesus.com/Ointment.htm)
Demikianlah Jasad Yesus yg telah dilulur oleh obat rempah ditidurkan di dalam ruang kubur (gua) dan berada dalam perawatan dari murid-murid rahasia beliau.
Diambil dari http://www.geocities.com/almasih_israili/
almasih_israili@yaho…
Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik…(29:46) so kepada saudara saya yang muslim kalau diskusi jangan campur dengan caci maki seperti blog tetangga karena itu bukan adab Alquran
Jangan pake katanya katanya dong pak, cek dulu ke kitabnya darah apa air? Cek dulu ayat2 yang bapak kutip itu ayat sebelum atau sesudah disalib?
Kalo sudah cek baru kesini pak
@uccienk
Pembahasan yg menarik dan logic…….
thanks.
salam
menarik dan logic drmn???
wkwkwkwk..
emang ya..klo ud sesuai keinginan aj..dibilang menarik dan logic.
kesimpulan tulisan diatas itu adalah
murid “rahasia” Yesus begitu canggih dalam merencanakn setiap adegan. sepertinya setiap kejadian sudah direncanakan matang dan pas,termasuk fenomena alamnya.
entahlah..sapa murid “rahasia” yang disebut ini.
hehehe..sang murid terlalu cerdas.
pake kerjasama ama pilatus,ama gol essenes lagi kan.
luar biasa..padhal saat itu mereka(pengikut Yesus) pasti sedang diburu.
fanya,
Anda tau tidak,ternyata mbah Marijan yang diidolakan masyarakat sbagai kasatria itu sebenarnya tidak meninggal…karena yang ditemukan adalah mayat seseorang dengan kondisi wajah yang kurang jelas karna sudah terbakar oleh panasnya abu vulkanis.
sebenarnya dia adalah seorang anggota intelijen Amerika,yg ditempatkan di lereng gunung merapi untuk memantau keadaan pulau jawa…karena misinya udah selesai,Amerika menarik dia kembali dan membuat gunung meledak dengan bom. kematiaannya direkayasa agar tidak ada kecurigaan atas mksud dan tujuan Amerika.
begitulah kejadiaannya,^^
@Pangopu
Pembahasan yg menarik dan logic…….
thanks.
salam
19:34 LAI TB, tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.
BIS, Namun seorang di antara prajurit-prajurit itu menusuk lambung Yesus dengan tombak dan segera mengalir keluar darah dan air.
KJV, But one of the soldiers with a spear pierced his side, and forthwith came there out blood and water.
TR, αλλ εις των στρατιωτων λογχη αυτου την πλευραν ενυξεν και ευθυς εξηλθεν αιμα και υδωρ
Translit, all eis tôn stratiôtôn logkhê autou tên pleuran enuxen kaieuthus exêlthen haima kai hudôr
http://portal.sarapanpagi.org/artikel-kristen/injil-yesus-yang-diilhamkan-kepada-yahya-8.html
salam damai
Coba cek dong, setelah itu Yesus diturunkan dari salib masih hidup apa sudah mati, dikuburkan apa masih hidup?
Cuapek bgt baca disini, enak juga, hehehe
Satu hal mungkin yang perlu saya sampaikan bahwasanya agama jangan ditanggapi seutuhnya dengan logika, melainkan dengan IMAN.
Satu hal juga yang perlu diperhatikan, mohonkanlah rahmat Tuhan untuk membacanya agar mengerti, setidaknya untuk diri sendiri dulu tanpa harus mengomentari dan menghakimi sesama.
Siapakah Tuhan yang sebenarnya, ada baiknya bila saat kita berdoa dengan cara kita masing-masing setiap saat, mintalah ditunjukkan bahwasanya SIAPAKAH atau APAKAH yang membuat kita bingung.
Boleh juga kalau ada yang mau meminta di dalam doanya senantiasa untuk ditunjukkan SIAPAKAH sebenarnya yang menjadi Tuhan atas semua yang ada dalam pikiran kita masing-masing, baik itu bumi, surga, ataupun neraka atau kitanya sendiri, dan kelak kita semakin akan boleh memiliki suatu pengetian yang mendalam tentang suatu keyakinan akan IMAN.
Melalui suatu debat, diharapkan seseorang semakin dewasa dalam IMAN nya, dan bukan untuk saling menjatuhkan, syukurilah atas warna warni keragaman yang ada.
Terima kasih
PENYALIBAN YESUS : FAKTA VS LELUCON ALA QUR’AN
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/penyaliban-yesus-fakta-vs-lelucon-ala-qur-an-t26091/
TRIMAKASIH BUAT YANG RAJIN NULIS, TAPI….YANG BENER MIH…BIAR DI SENANGI ORANG, END KALAU BUAT PERBANDINGAN OBJEKTIF YEH…BIAR KEREN… JANGAN ASAL NULIS…AWAS TANGANNYA KESELEOOOOO
yang paling penting adalah.,.,., Iman itu d dalam hati, bukan d pikiran nanti jadinya d akal2i.,.,.,
” Rosul kita bersabda: bahwa ada d antara umat muslim yg d tanya tentang tuhanmu.,., maka beritahulah isi d surah Al-Ihklas.”
buat pengikut2 Jesus….ng penting apa pendapat orang tentang siapa yg di salib…. yg penting pesan dari Jesus soal salib itu sendiri….Dia rela disalib di anaiaya dan dihina untuk membuktikan pada dunia bhwa….KASIH itu yg utama… makanya Dia memaafkan semua penganiayaNYa……dengan kasihnya yg begitu besar terhadap manusia… dia mampu menahan siksaan dan aniaya manusia dan tidak membalas dengan kekejian….dengan KASIHNYA kepada BAPAk ,,,DIA mau melakukan semua kehendak BAPAK…. kita semua lihat pada akhirnya NAMANYA dipermuliakan…..
Semuanya boleh berpendapat yg berbeda2 soal yesus.
Tapi suatu saat nanti akan datang suatu kebenaran yg nyata dan mutlak, dimana kebenaran itu akan mengungkapkan segalanya.
Dan orang yg berada di dlm kebenaran tsb adalah orang yg beruntung tetapi jika sebaliknya dia adalah orang yang merugi/sia2 selama hidupnya.
100 untuk Raden Mas Kanjeng Tumenggung Parhobass.
Mas HH kamu kan kayaknya jagoan bahasa Sunda, apa iya di Sunda nggak ada istilah : tak tanya lagi..?
Orang Jawa Tengah di Jawa barat kan ya ada…
SALAM deh Semuanya
Ndak sampe jagoan, mas Love, secukupnya saja, yang penting tidak sampai tersesat dan kebingungan di daerah yang tidak ada sama sekali bahasa Indonesianya. Hehehe.
Orang Jawa Tengah yang menjadi teman saya selama di Jawa Barat adalah orang Cirebon, yah, mereka pake bahasa Sunda juga.