Sudah tinggi, gede, jendral, tp pintar bikin statement “dizholimi” spy rakyat merasa kasihan. mirip-mirip acara AFI (Fery) dan Indonesian Idol (lupa.yg org Medan) dan Idola cilik si Debo. Menang karena orang kasihan……kasih juga aku sama jendral a ini.
TRUS…MILIH SOPO, IKI……….YG SATU…NGNDALKAN MENDIANG DAN SUAMI SPT ITU, SATU LAGI KELUARGA TDK UTUH, TRUS YG LAIN MASIH DEKDEKDOTNYA ALMARHUM…YA…OPO….WOI…
Anggo si nuaeng on, ndang adong manang sada pe kabinetna na sian hita (nunga Batak, Karisten muse …!). Ndang godang hita na umbotosa na songon on “hansitna” na binahenna tu hita, dibahen na hugorithon apala otik di http://tanobato.wordpress.com/2008/12/11/ndang-adong-ianggo-sada-pe/. Jadi nang pe sirang nasida mambuat oroan na imbaru na gabe nomor 2 dohot nomor 3 sinuaeng, tong na songon i do muse nasibta haduan molo gabe paresiden nasida.
Si nomor 1? Ninna, adong 3 halak na naeng pamasukkonna tu kabinet muse molo saut monang gabe paresiden 2009-2014. Nang pe songon i, manat ma hita be tarsingot tu angka na naeng gabe pargomgom di hita.
Molo naeng pemilu, di dalani ma dohot gareja & dijalangi angka pangula, alai dung hundul di harajaon i………buriapus molo di bege angka perlakuan tidak adil tu hakristenon…….MABAOR I………
bah, tutu godang do ate gareja na ditutup i?. molo songoni… ta baen ma dirita sandiri be gabe presiden (paling tidak untuk diri sendiri), asa unang marsigantung tu i jolma hita on:-)
TRUS…MILIH SOPO, IKI……….YG SATU…NGNDALKAN MENDIANG DAN SUAMI SPT ITU, SATU LAGI KELUARGA TDK UTUH, TRUS YG LAIN MASIH DEKDEKDOTNYA ALMARHUM…YA…OPO….WOI…
Balas …..
geok na i…
molo adong tolu bagudung, dungi disukkun ma lae…ise do sian na toliu bagudung on na pillitonmu gabe donganmu…je ise ma pilliton….
(nb:alai ikkon adong do pilliton…jai pinillit ma bagudung naso pola gogo mangossop eme…)
Sedih tidak ada Batak calon presiden? Kitalah yang salah. Menyesal gubernur Sumut bukan Batak? Kita memang kalah? Mengapa salah mengapa kalah? Kalau sampai kita Batak tidak tahu jawaban mengapanya itu, kita lebih salah lagi, berarti kita mengenali diri, berarti kita bodoh, dan akan selalu kalah!
Dalam pemilu legislatif yang lalu, ada milioner Batak mendirikan partai, yang ternyata sejatinya nama partai itu berasal dari (akronim) kumpulan marganya (memang haknya) sekalipun memakai atribut “nasional”. Dan, caleg2nya pun (ternyata) mayoritas dari marga/klannya..! Ck..ck..ck tak bisa kita bayangkan kalau yang punya partai ini jadi presiden, maka para menteri/gubernur/bupati/walikota…hampir pasti dari marganya. Luar biasa celakanya bila marga telah menjadi ‘isme’ baru. Dia yang milioner sajapun tabiatnya begitu, apalagi saya yang tukang tahupun tidak.
Solusinya: Kita, siapapun, apapun marganya, bahkan apapun agamanya, bila si milioner tadi masih peduli pada “Batak”, tak perlu bikin partai baru. Masuklah pada partai besar yang ada, masukkan orang-orang mumpuni dalam partai tersebut, angkat tokoh-tokoh Batak ke panggung nasional, semisal TB Silalahi, Akbar Tanjung, Muchtar Pakpahan, dan lain-lainnya, maka kita semua bersatu memilihnya!! Tak berhasil kali ini, nanti, mungkin 20 tahun lagi. Yang penting kita mulai. Pepatah bijak dari Tiongkok: “Perjalanan 1000 mil dimulai dengan satu langkah!” Kita mulai dari pikiran. Semoga kita dengan modal rendah hati mau memulai. Horas!
Sedih tidak ada Batak calon presiden? Kitalah yang salah. Menyesal gubernur Sumut bukan Batak? Kita memang kalah? Mengapa salah mengapa kalah? Kalau sampai kita Batak tidak tahu jawaban mengapanya itu, kita lebih salah lagi, berarti kita TIDAK mengenali diri, berarti kita bodoh, dan akan selalu kalah!
Dalam pemilu legislatif yang lalu, ada milioner Batak mendirikan partai, yang ternyata sejatinya nama partai itu berasal dari (akronim) kumpulan marganya (memang haknya) sekalipun memakai atribut “nasional”. Dan, caleg2nya pun (ternyata) mayoritas dari marga/klannya..! Ck..ck..ck tak bisa kita bayangkan kalau yang punya partai ini jadi presiden, maka para menteri/gubernur/bupati/walikota…hampir pasti dari marganya. Luar biasa celakanya bila marga telah menjadi ‘isme’ baru. Dia yang milioner sajapun tabiatnya begitu, apalagi saya yang tukang tahupun tidak.
Solusinya: Kita, siapapun, apapun marganya, bahkan apapun agamanya, bila si milioner tadi masih peduli pada “Batak”, tak perlu bikin partai baru. Masuklah pada partai besar yang ada, masukkan orang-orang mumpuni dalam partai tersebut, angkat tokoh-tokoh Batak ke panggung nasional, semisal TB Silalahi, Akbar Tanjung, Muchtar Pakpahan, dan lain-lainnya, maka kita semua bersatu memilihnya!! Tak berhasil kali ini, nanti, mungkin 20 tahun lagi. Yang penting kita mulai. Pepatah bijak dari Tiongkok: “Perjalanan 1000 mil dimulai dengan satu langkah!” Kita mulai dari pikiran. Semoga kita dengan modal rendah hati mau memulai. Horas!
Wagner menunjuk pada bagaimana Obama lebih menekankan mengenai banyaknya mesjid di Amerika, akan tetapi tidak menyinggung mengenai larangan mendirikan gereja bagi umat Kristiani di negara-negara Muslim. Obama juga mengatakan bahwa penting bagi negara barat untuk tidak membatasi penduduk Muslim untuk melakukan ibadah mereka, namun dia tidak membicarakan tentang penganiayaan terhadap umat Kristiani di negara-negara Muslim yang hampir menyebabkan punahnya komunitas Kristiani di beberapa negara Muslim.
Menggelitik dan baru saya sadari, kenapa setiap sinetron dan film di Indonesia kalian ini, jika ada karakter Bataknya, selalu beragama islam? Apa memang Batak identik dengan islam? Hueeraaan saya!!
Saya sdh lama menyadari itu lae…. Semua film atau sinetron bila ada karakter org Batak pasti Islam… Itu sdh siasat mrk lae. Kalo tokoh bataknya Kristen takut gak laku filmnya dan juga takut diancam…
Wagner menunjuk pada bagaimana Obama lebih menekankan mengenai banyaknya mesjid di Amerika, akan tetapi tidak menyinggung mengenai larangan mendirikan gereja bagi umat Kristiani di negara-negara Muslim. Obama juga mengatakan bahwa penting bagi negara barat untuk tidak membatasi penduduk Muslim untuk melakukan ibadah mereka, namun dia tidak membicarakan tentang penganiayaan terhadap umat Kristiani di negara-negara Muslim yang hampir menyebabkan punahnya komunitas Kristiani di beberapa negara Muslim.
————————————————————-
Pencerahan.
Memang kita itu biasa di tindas, sejarah Kristen di dunia ini di mulai dengan penindasan. Seperti sejarah waktu di Roma dulu, semua orang Kristen mula-mula di umpan ke binatang buas, dan di fitnah oleh kaisar Nero. Tetapi yang terjadi setelah itu, malah banyak yang percaya akan Tuhan. Seperti Pepertua nama wanita yang akan di mangsa singa, tetapi apa yang terjadi, singa tersebut diam ketika di depan Pepertua, tidak melakukan apa-apa. Maka sampai sekarang Pepertua dijadikan sebagai Santa oleh Katolik. Dan banyak kejadian yang tidak masuk akal ketika orang-orang Kristen itu di tindas, akhir nya mereka melihat, siapa di balik kita.
Semua penganiayaan sering ada pada kita. Harap di ingat, semua jazirah Arab ketika sebelum masa Islam, mereka adalah beragama Kristen. Mesir apalagi, mereka adalah negara jajahan Romawi yang pertama beragama Kristen. Mereka 99,99 % Kristen. Tetapi pasukan Muhammad Saw membantai nya, dan langsung sang nabi pun ikut membantai. Di Mekah dulu banyak orang Kristen disana, baik Kristen Yahudi maupun Arab, sebelum Islam ada, tetapi sekarang, sebelum masuk Mekah saja, sudah ada larangan, bahwa kafir tidak boleh masuk kesitu, karena disitu tempat suci.
Turki juga adalah kerajaan Kristen. Sampai sekarang masih ada peninggalan Kristen disana. Masjid terbesar di Istambul saja sebenar nya adlah gereja yang sudah di rubah menjadi masjid. Mereka ambil tiu setelah membantai raja-raja Bizantium ketika itu. Tetapi masih banyak gambar2x Tuhan kita dan Maria sebagai bukti itu. Mereka juga semua penduduk nya Kristen, tetapi sekarang jadi kebalikan nya. Semua dibantai dan di teror oleh pasukan Islam, karena ingin menalukan Kristen. Karena bagi mereka akan mendapat kan upah di surga jika membunuh orang Kristen.
Tetapi ketika Paus Benediktus di tahun 2006 mengadakan kuliah terbuka tentang Turki, semua orang Islam di dunia ini, sudah tentu Indonesia dengan FPI nya marah atas ucapan Paus. Mereka marah karena Paus mengatakan bahwa Islam menaklukan Turki dengan pedang. Tetapi sejarah membuktikan itu. Yang jadi pertanyaan, kenapa mereka marah? lambang negara Arab saja lambang nya pedang.
Armenia pun mereka bantai, agar menjadi Islam. Sampai sekarang masih banyak bukti nya. Begitu juga dengan Spanyol, mereka menginvasi Spanyol dengan harapan agar bisa masuk Eropa dengan di mulai dari negara itu. Tetapi yang terjadi sebalik nya. Mereka tidak mampu, mereka akhir nya di usir setelah ratusan tahun hidup disana.
Dan yang aneh nya, Obama tidak pernah tau tentang toleransi sebenar nya di Indonesia. Ketika Obama pidato di Mesir, sebelum nya terjadi pemberhentian ijin gereja HKBP di depok, dan belum kejadian di gereja2x lain nya.
Dan saya berharap Presiden Obama tahu sejarah Mesir ketika dulu. Apa dia tidak tahu atau hanya pura2x saja? Mungkin disana lah tempat terjadi nya mujizat pertama di bumi ini gunung bisa pindah, sesuai janji Tuhan, karena orang2x Kristen ketika itu akan dibantai oleh pasukan sang nabi pembawa damai itu. Saya tahu cerita ini dari sejarah Mesir yang ada di majalah Kristen.
Untuk lebih jelas nya, baca blog ini untuk membuka pandangan kita. Tulisan ini adalah bagian dari sejarah mereka, dan tidak bisa dihapus sejarah mereka dari bumi ini, karena itu lah fakta nya, sejarah membuktikan.
Mengenai Film atau Sinetron memang aneh di Indonesia ini. Setiap sinetron orang Batak di konotasikan beragama Islam. Dan yang cerita di seinetron itu pun di daerah danau Toba. Dari selatan hingga utara danau Toba seperti yang kita ketahui mereka adalah Kristen. Naga Bonar pun di buat seperti itu. Sudah rancu memang par apembuat sinetron atau film kita ini. Atau mereka yang membuat haram, dengan membuat sinetron atau film orang yang beralatar belakang Kristen. Seperti si Tigor di suami-suami takut istri, tetap di buat jadi Islam. Di cerita tersebut pun adik nya si Tigor yang akan menikah di buat dengan secara Islam, dengan mas kawin kambing. Aneh dan janggal. Yang ada pinahan lobu yang dibawa.
Sudah tinggi, gede, jendral, tp pintar bikin statement “dizholimi” spy rakyat merasa kasihan. mirip-mirip acara AFI (Fery) dan Indonesian Idol (lupa.yg org Medan) dan Idola cilik si Debo. Menang karena orang kasihan……kasih juga aku sama jendral a ini.
TRUS…MILIH SOPO, IKI……….YG SATU…NGNDALKAN MENDIANG DAN SUAMI SPT ITU, SATU LAGI KELUARGA TDK UTUH, TRUS YG LAIN MASIH DEKDEKDOTNYA ALMARHUM…YA…OPO….WOI…
“NGNDALKAN MENDIANG DAN SUAMI SPT ITU” >> Yang minta dia jadi anak mendiang kan bukan dia. Suaminya “spt itu” juga asal halal dan gak korup.
“SATU LAGI KELUARGA TDK UTUH” >> Tidak berarti tidak bisa ngatur negara (siapa pula yg bilang WAKIL PRESIDEN jadi ngatur negara? hehehe)
“YG LAIN MASIH DEKDEKDOTNYA ALMARHUM” >> Tidak berarti pula Korup dan diktator
1)”MENGANDALKAN MENDIANG DAN SUAMI SPT ITU”
BETUL…tapi yg dinilaikan kwalitasnya sekarang, bro….”
2)“SATU LAGI KELUARGA TDK UTUH”
gimana mau ngurus NEGARA….ngurus KELUARGA tdk bisa…”(MASYARAKAT KECIL = KELUARGA”)
3)”YG LAIN MASIH DEKDEKDOTNYA ALMARHUM”
wah……..payah kau bro…….jangan TUTUP MATA…akh…
Jangan bohongi rakyat lagi dari mata seekor burung garuda dan badan sekokoh banteng, gitu aja kok repot.
wew…
penggiringan nih! ko yang satunya ga ada!
Yg satunya kan gak ikutan nutup 108 gereja
Lanjutkan ha ha ha ha ha
Kartunnya selalu keren2 Euy…
Salam hangat…..
Hahaha……aku golput masih bah….Masih belum jelas ku tengok arah yg 3 pasang ini……
Tidak akan pernah jelas..
kalau tidak dipilih..
One this that I like from you..
You are totally independent…
From now on, I will participate on your blog..
Horas lae..
unang golput
pillit hamu ma na undenggan sian na urroa
ise do na undenggan ni?
Anggo si nuaeng on, ndang adong manang sada pe kabinetna na sian hita (nunga Batak, Karisten muse …!). Ndang godang hita na umbotosa na songon on “hansitna” na binahenna tu hita, dibahen na hugorithon apala otik di http://tanobato.wordpress.com/2008/12/11/ndang-adong-ianggo-sada-pe/. Jadi nang pe sirang nasida mambuat oroan na imbaru na gabe nomor 2 dohot nomor 3 sinuaeng, tong na songon i do muse nasibta haduan molo gabe paresiden nasida.
Si nomor 1? Ninna, adong 3 halak na naeng pamasukkonna tu kabinet muse molo saut monang gabe paresiden 2009-2014. Nang pe songon i, manat ma hita be tarsingot tu angka na naeng gabe pargomgom di hita.
Horas!
lebih cepat lebih baik untuk menutup gereja???
Molo naeng pemilu, di dalani ma dohot gareja & dijalangi angka pangula, alai dung hundul di harajaon i………buriapus molo di bege angka perlakuan tidak adil tu hakristenon…….MABAOR I………
: D
hahahaha…hahaha..hahaahha…
…ampuuunnn dah.
hehehe..
Ayo..jangan golput..
tentukan pilihan..
bah, tutu godang do ate gareja na ditutup i?. molo songoni… ta baen ma dirita sandiri be gabe presiden (paling tidak untuk diri sendiri), asa unang marsigantung tu i jolma hita on:-)
tangan mar-deklamasi “mode on”
amen.
makanya…..unang marsirang hita sude….na toari adong partai…ion…partai..ion….jadi maputtar sudena suara i….baen hita jadi sa-UNITED
Lebih cepat lebih baik penutupan gereja, lanjutkan!!!
molo memang godang do gareja i na soboi mambahen jolma batak gabe jolma, ba tu aha be i. lanjuthon ma…. lot ma di si…
Ampara Maridup,
Jolma i do na so olo gabe jolma, ampra. Ndada gareja i na so berusaha mambahaen asa gabe jolma angka jolma na so olo i gabe jolma.
TRUS…MILIH SOPO, IKI……….YG SATU…NGNDALKAN MENDIANG DAN SUAMI SPT ITU, SATU LAGI KELUARGA TDK UTUH, TRUS YG LAIN MASIH DEKDEKDOTNYA ALMARHUM…YA…OPO….WOI…
Balas …..
geok na i…
molo adong tolu bagudung, dungi disukkun ma lae…ise do sian na toliu bagudung on na pillitonmu gabe donganmu…je ise ma pilliton….
(nb:alai ikkon adong do pilliton…jai pinillit ma bagudung naso pola gogo mangossop eme…)
BAH…BOHA MA LAE KU ON…..MOLO BAGUDUNG SUDE MAGIGI AU…..HA…HA…LAS HU PAMATE SUDE…..MOLO JOLMA DO……HALLELUYA…..
Sedih tidak ada Batak calon presiden? Kitalah yang salah. Menyesal gubernur Sumut bukan Batak? Kita memang kalah? Mengapa salah mengapa kalah? Kalau sampai kita Batak tidak tahu jawaban mengapanya itu, kita lebih salah lagi, berarti kita mengenali diri, berarti kita bodoh, dan akan selalu kalah!
Dalam pemilu legislatif yang lalu, ada milioner Batak mendirikan partai, yang ternyata sejatinya nama partai itu berasal dari (akronim) kumpulan marganya (memang haknya) sekalipun memakai atribut “nasional”. Dan, caleg2nya pun (ternyata) mayoritas dari marga/klannya..! Ck..ck..ck tak bisa kita bayangkan kalau yang punya partai ini jadi presiden, maka para menteri/gubernur/bupati/walikota…hampir pasti dari marganya. Luar biasa celakanya bila marga telah menjadi ‘isme’ baru. Dia yang milioner sajapun tabiatnya begitu, apalagi saya yang tukang tahupun tidak.
Solusinya: Kita, siapapun, apapun marganya, bahkan apapun agamanya, bila si milioner tadi masih peduli pada “Batak”, tak perlu bikin partai baru. Masuklah pada partai besar yang ada, masukkan orang-orang mumpuni dalam partai tersebut, angkat tokoh-tokoh Batak ke panggung nasional, semisal TB Silalahi, Akbar Tanjung, Muchtar Pakpahan, dan lain-lainnya, maka kita semua bersatu memilihnya!! Tak berhasil kali ini, nanti, mungkin 20 tahun lagi. Yang penting kita mulai. Pepatah bijak dari Tiongkok: “Perjalanan 1000 mil dimulai dengan satu langkah!” Kita mulai dari pikiran. Semoga kita dengan modal rendah hati mau memulai. Horas!
Sedih tidak ada Batak calon presiden? Kitalah yang salah. Menyesal gubernur Sumut bukan Batak? Kita memang kalah? Mengapa salah mengapa kalah? Kalau sampai kita Batak tidak tahu jawaban mengapanya itu, kita lebih salah lagi, berarti kita TIDAK mengenali diri, berarti kita bodoh, dan akan selalu kalah!
Dalam pemilu legislatif yang lalu, ada milioner Batak mendirikan partai, yang ternyata sejatinya nama partai itu berasal dari (akronim) kumpulan marganya (memang haknya) sekalipun memakai atribut “nasional”. Dan, caleg2nya pun (ternyata) mayoritas dari marga/klannya..! Ck..ck..ck tak bisa kita bayangkan kalau yang punya partai ini jadi presiden, maka para menteri/gubernur/bupati/walikota…hampir pasti dari marganya. Luar biasa celakanya bila marga telah menjadi ‘isme’ baru. Dia yang milioner sajapun tabiatnya begitu, apalagi saya yang tukang tahupun tidak.
Solusinya: Kita, siapapun, apapun marganya, bahkan apapun agamanya, bila si milioner tadi masih peduli pada “Batak”, tak perlu bikin partai baru. Masuklah pada partai besar yang ada, masukkan orang-orang mumpuni dalam partai tersebut, angkat tokoh-tokoh Batak ke panggung nasional, semisal TB Silalahi, Akbar Tanjung, Muchtar Pakpahan, dan lain-lainnya, maka kita semua bersatu memilihnya!! Tak berhasil kali ini, nanti, mungkin 20 tahun lagi. Yang penting kita mulai. Pepatah bijak dari Tiongkok: “Perjalanan 1000 mil dimulai dengan satu langkah!” Kita mulai dari pikiran. Semoga kita dengan modal rendah hati mau memulai. Horas!
Mohon doa restunya…
kira2 25tahun lagi…
Mari mulai berjuang!!
Wagner menunjuk pada bagaimana Obama lebih menekankan mengenai banyaknya mesjid di Amerika, akan tetapi tidak menyinggung mengenai larangan mendirikan gereja bagi umat Kristiani di negara-negara Muslim. Obama juga mengatakan bahwa penting bagi negara barat untuk tidak membatasi penduduk Muslim untuk melakukan ibadah mereka, namun dia tidak membicarakan tentang penganiayaan terhadap umat Kristiani di negara-negara Muslim yang hampir menyebabkan punahnya komunitas Kristiani di beberapa negara Muslim.
Menggelitik dan baru saya sadari, kenapa setiap sinetron dan film di Indonesia kalian ini, jika ada karakter Bataknya, selalu beragama islam? Apa memang Batak identik dengan islam? Hueeraaan saya!!
Saya sdh lama menyadari itu lae…. Semua film atau sinetron bila ada karakter org Batak pasti Islam… Itu sdh siasat mrk lae. Kalo tokoh bataknya Kristen takut gak laku filmnya dan juga takut diancam…
Orang Batak tidak usah jadi presiden, tak usah kita sedih (realistislah…sudah Batak…Kristen pulak!) , tapi jadi PENGATUR presiden harus ada!
Sinetron selalu menokohklan Batak Islam, bikin Sinetron Batak Kristen. Tak laku? Bikin Stasiun Televisi Batak? Tak punya modal?, mari menabung!
HOTNEWS:
Berita yg menanyangkan hal ini di Okezone.com sudah dihapus!!!
Silahkan klik link diatas!
@fery, masih aktif di http://news.okezone.com/read/2007/12/22/1/69911/1/selama-sby-presiden-108-gereja-ditutup
Ba toema puang. tapillit ma na umdenggan sian na ‘denggan’.
@ Willy
Wagner menunjuk pada bagaimana Obama lebih menekankan mengenai banyaknya mesjid di Amerika, akan tetapi tidak menyinggung mengenai larangan mendirikan gereja bagi umat Kristiani di negara-negara Muslim. Obama juga mengatakan bahwa penting bagi negara barat untuk tidak membatasi penduduk Muslim untuk melakukan ibadah mereka, namun dia tidak membicarakan tentang penganiayaan terhadap umat Kristiani di negara-negara Muslim yang hampir menyebabkan punahnya komunitas Kristiani di beberapa negara Muslim.
————————————————————-
Pencerahan.
Memang kita itu biasa di tindas, sejarah Kristen di dunia ini di mulai dengan penindasan. Seperti sejarah waktu di Roma dulu, semua orang Kristen mula-mula di umpan ke binatang buas, dan di fitnah oleh kaisar Nero. Tetapi yang terjadi setelah itu, malah banyak yang percaya akan Tuhan. Seperti Pepertua nama wanita yang akan di mangsa singa, tetapi apa yang terjadi, singa tersebut diam ketika di depan Pepertua, tidak melakukan apa-apa. Maka sampai sekarang Pepertua dijadikan sebagai Santa oleh Katolik. Dan banyak kejadian yang tidak masuk akal ketika orang-orang Kristen itu di tindas, akhir nya mereka melihat, siapa di balik kita.
Semua penganiayaan sering ada pada kita. Harap di ingat, semua jazirah Arab ketika sebelum masa Islam, mereka adalah beragama Kristen. Mesir apalagi, mereka adalah negara jajahan Romawi yang pertama beragama Kristen. Mereka 99,99 % Kristen. Tetapi pasukan Muhammad Saw membantai nya, dan langsung sang nabi pun ikut membantai. Di Mekah dulu banyak orang Kristen disana, baik Kristen Yahudi maupun Arab, sebelum Islam ada, tetapi sekarang, sebelum masuk Mekah saja, sudah ada larangan, bahwa kafir tidak boleh masuk kesitu, karena disitu tempat suci.
Turki juga adalah kerajaan Kristen. Sampai sekarang masih ada peninggalan Kristen disana. Masjid terbesar di Istambul saja sebenar nya adlah gereja yang sudah di rubah menjadi masjid. Mereka ambil tiu setelah membantai raja-raja Bizantium ketika itu. Tetapi masih banyak gambar2x Tuhan kita dan Maria sebagai bukti itu. Mereka juga semua penduduk nya Kristen, tetapi sekarang jadi kebalikan nya. Semua dibantai dan di teror oleh pasukan Islam, karena ingin menalukan Kristen. Karena bagi mereka akan mendapat kan upah di surga jika membunuh orang Kristen.
Tetapi ketika Paus Benediktus di tahun 2006 mengadakan kuliah terbuka tentang Turki, semua orang Islam di dunia ini, sudah tentu Indonesia dengan FPI nya marah atas ucapan Paus. Mereka marah karena Paus mengatakan bahwa Islam menaklukan Turki dengan pedang. Tetapi sejarah membuktikan itu. Yang jadi pertanyaan, kenapa mereka marah? lambang negara Arab saja lambang nya pedang.
Armenia pun mereka bantai, agar menjadi Islam. Sampai sekarang masih banyak bukti nya. Begitu juga dengan Spanyol, mereka menginvasi Spanyol dengan harapan agar bisa masuk Eropa dengan di mulai dari negara itu. Tetapi yang terjadi sebalik nya. Mereka tidak mampu, mereka akhir nya di usir setelah ratusan tahun hidup disana.
Dan yang aneh nya, Obama tidak pernah tau tentang toleransi sebenar nya di Indonesia. Ketika Obama pidato di Mesir, sebelum nya terjadi pemberhentian ijin gereja HKBP di depok, dan belum kejadian di gereja2x lain nya.
Dan saya berharap Presiden Obama tahu sejarah Mesir ketika dulu. Apa dia tidak tahu atau hanya pura2x saja? Mungkin disana lah tempat terjadi nya mujizat pertama di bumi ini gunung bisa pindah, sesuai janji Tuhan, karena orang2x Kristen ketika itu akan dibantai oleh pasukan sang nabi pembawa damai itu. Saya tahu cerita ini dari sejarah Mesir yang ada di majalah Kristen.
Untuk lebih jelas nya, baca blog ini untuk membuka pandangan kita. Tulisan ini adalah bagian dari sejarah mereka, dan tidak bisa dihapus sejarah mereka dari bumi ini, karena itu lah fakta nya, sejarah membuktikan.
——— http://trulyislam.blogspot.com/ ————-
Mengenai Film atau Sinetron memang aneh di Indonesia ini. Setiap sinetron orang Batak di konotasikan beragama Islam. Dan yang cerita di seinetron itu pun di daerah danau Toba. Dari selatan hingga utara danau Toba seperti yang kita ketahui mereka adalah Kristen. Naga Bonar pun di buat seperti itu. Sudah rancu memang par apembuat sinetron atau film kita ini. Atau mereka yang membuat haram, dengan membuat sinetron atau film orang yang beralatar belakang Kristen. Seperti si Tigor di suami-suami takut istri, tetap di buat jadi Islam. Di cerita tersebut pun adik nya si Tigor yang akan menikah di buat dengan secara Islam, dengan mas kawin kambing. Aneh dan janggal. Yang ada pinahan lobu yang dibawa.
wakakakaka…. hiks… [sedih....]