
Entah kenapa Detik.com begitu gencar menurunkan berita-berita tentang flu Babi dan foto-foto Lapo yang masih buka ketika penyakit ini merebak, padahal kita semua tahu flu Babi belum ada di Indonesia. Saya merasakan ada pemberitaan berlebihan pas disaat pemilu Presiden sudah didepan hidung dan seakan-akan yang bakal diwaspadai jadi “medium” penyebaran flu babi adalah lapo. Padahal yang namanya virus flu itu menyebar melalui udara. Saya belum melihat penghakiman massa berdasarkan hukum ilahi mereka terhadap babi, tapi kalau mau fair, tentu burung juga harusnya mendapat cap “tuh kan Tuhan juga sudah melarang”. Dan ini yang paling penting : semoga saja tidak terjadi juga penudingan bahwa medium penyebaran flu babi adalah Lapo dan tempat makan sejenis. Jika hal itu terjadi, betapa lucunya, dan capek deh bikin kartunnya.





wah fotografer nya pun orang batak lae..
Fotografer – Moksa Hutasoit
[...] Lha terus? Baru baca detikFoto yang ini, dan posting Jephman yang ini. [...]
Ini nggak aneh, emang udah kerjaan mereka seperti PEDANG dan AUM SINGA, dan itu detik.com n TV ONE, kebanyakan dari para wahibi-wahibi..
Wahabi kaleeee
sudah nggak aneh…mereka itu seperti auman singa yg slalu meraung-raung….TV one dan detik.com diisi oleh para wahibi
kita tunggu, apa yang akan terjadi jika sebentar lagi giliran flu kambing:-)
-sibalgabutuha – pinagodang ni tuhor ni babi
hahahaha tunggu tanggal mainnya
Salam kenal lae…
blog walking nih…
ikut nimbrung dulu…
emang media dan pemerintah ini aku rasa lebai kali… Semenjak berita ini keluar, aku ngerasa aneh aja…
kok semua media gencar dan sangat berlebihan didalam publikasi flu babi ini…
padahal kalo kita dengar-dengar, virus itu msh berkembang di mexico dan eropa sana…
Seolah-olah beritanya, sudah banyak x yg bermatian di Indonesia ini karena flu babi itu… Jd heran awak, org yg bermatian di negara lain, tp kita pula yg heppot…
Dan lagi pula, ntah dr mana jalan nya virus itu masuk ke Indonesia.
kl kita liat sekarang, konsumsi babi di Indonesia itu merupakan hasil dari peternakan babi lokal, bukan hasil kiriman dari luar negri…
Kl lewat org yg terjangkit mungkin bs lah datang virus itu ke Indonesia…
Dan data di dunia ini, virus flu burung lebih mematikan dari pada virus flu babi…
tp emang pantang sobilak smua org ini, sentimen kali sama babi…
ntah apa salah babi ini. lahir ke dunia langsung di cap haram…
he3x
jd awak pula yg emosi… (sabar…sabar… sabar…)
i ma jo saotik sian au…
mauliate dah lae…
itulah lae, bukannya kita tidak melihat bahayanya.
Tapi Sentimen itulah bisa dipergunakan sekelompok orang untuk membenarkan tindakannya hanya didasarkan asumsi.
Kalau flu Babi langsung deh pada bawa-bawa agama.
Tapi kalau flu burung, antrax, rabies kenapa gak bawa-bawa halal haram yeee???
Bagi yang punya FB, silahkan join di group : http://www.facebook.com/groups.php?gid=43558772045&add
Dan mari budaya Nyabang tetap kita lestarikan..
NAh kita liat aja selanjutnya… pucuk dicinta ulam tiba…. dengan adanya flu babi… mereka akan lebih semangat dan lebih gila lagi medemo lapo.
sebelum benar2 masuk ke indonesia dan demo dari pasukan bersorban…puaskan makan BPK..saksang,,dll…-))
Lissoi….lissoi…lissoi…lissoi
ooo…parmitu..
dst…
apapun yang terjadi makan panggang B2 tetap lanjut..
kalo tak masuk panggang B2 sekali seminggu bisa mirdong…
Mereka itu ribut karena cemburu mereka tak bisa makan sangsang padahal mereka tau segala makanan yg mengandung jagal BABI enak dan sangat halal
Woi..klian semua
babi tuh HARAM..
Kalo belum matang..
Tapi klo udah matang..
HARUM..
Kasian kali kau babi..
H1N1 belum masuk Indonesia..
sudah nggak heran klo orang itu berlebihan..
Di kasih tahu juga nggak mempan..
Pokoknya buat orang itu..
spesies babi jangan ada di Indonesia..
Yah cuma sebatas itu aja yang diurusin..
Aduh Indonesia..Kasian kali.
Orang2mu cuma bisa segitu aja..
wah saksang babi di Malioboro bang Ucok, buka jam 10-an malam ueenaak…. kali…….
Yeehhh..jadi iklan.
Ntar dimarahin bang Jeph lho..
tapi…
tepatnya dimana ya???
heheehee..becanda.
Ntar dimarahin kita
Koq tahu sih..
dari tempat saya klo ke malioboro nggak terlalu jauh lho..
tahu drmana??
adong dope oleh oleh di:http://mareda.wordpress.com/2009/01/17/haram-harum/
toba kartun
Waktu flu burung merebak 3 tahun lalu, di Tangerang babi yang tak bersalah ikut di bantai.
Akibatnya, ya kualat. Korban flu burung di Indonesia terbesar di dunia.
enak kok dilarang!
flu babi (atau lebih tepatnya disebut flu A, krn disebabkan oleh IV-A) TIDAK MENYEBAR melalui daging babi, apalagi daging babi yang sudah dimasak..
kenapa disebut flu babi, ini sebenarnya karena kesalahan penamaan. penyakit ini sudah ada sejak 1918, di mana pada saat bersamaan manusia mengalami flu akut, dan diduga sekumpulan babi (yg saat itu juga sakit) adalah penyebabnya. melalui penelitian ditemukan bahwa strain virus H1N1 mengalami mutasi genetik/pindah silang dengan perantaraan vektor babi dan burung..
flu babi ini sendiri memiliki banyak sinonim, antara lain flu spanyol, flu meksiko, flu fujian, flu burung (strain yang sama dengan H5N1) dll…jadi pemilihan nama flu babi hanya sebuah kebetulan
JUSTRU penyebaran flu babi yang paling potensial adalah dari MANUSIA KE MANUSIA, yaitu melalui kontak langsung, cairan tubuh, atau fasilitas umum. jika menyebar melalui babi, maka namanya bukan flu babi melainkan “zoonosis” …itupun hanya dialami oleh para pekerja lapangan yang kontak langsung dengan babi, baik melalui feses maupun cairan tubuh..namun apabila dengan tindakan preventif yang baik maka dapat dicegah/ditekan hingga risiko 0%…
apa kaitannya dengan lapo? sebagai orang batak kita tidak usah gentar dgn yg namanya flu babi… percayalah, flu babi tidak menyebar melalui sangsang, bpk, atau pinggol2 yang amang/inang santap… (dan kalaupun ada) virus H1N1 akan rusak dgn sangat mudah apabila terpapar pada suhu di atas suhu tubuh manusia (37 C)…bukankah makanan yang kita santap sudah dimasak jauh di atas suhu 37 C???
(atau kalau Anda sulit mengerti apa yg saya tulis di atas, mari berlogika sederhana: kalau memang benar flu babi menyebar melalui lapo, pasti sebagian besar orang batak sudah bermatian-krn orang batak doyan makan babi…belum lagi tukang jagal di pasar…namun kenyataannya di berita yang tewas malah orang non-batak..hehehe)
sumber:
http://www.who.int/mediacentre/news/statements/2009/h1n1_20090430/en/index.html
http://www.oie.int/Eng/press/en_090507_bis.htm
waktu ada flu burung, yang namanya unggas, ayam semuanya dilibas. Sekarang wabah flu babi, mereka habisin yang namanya semua namargoar babi, takutku datang nanti datang flu anjing, anggo on mate ma sude akka dongan ni siBleky, dohot biang humaliang. Martanggiang maho Bleky