Apakah Yesus Tuhan? Benarkah Yesus disalib? Tunjukan dimana Yesus menyatakan dirinya Tuhan! Tahukah Anda bahwa kedatangan Muhammad ditulis dalam Alkitab?
Itu adalah sedikit contoh pertanyaan yang diajukan oleh saudara kita Muslim yang hendak menyerang mempertanyakan keimanan kita. Pertanyaan yang sudah saya sensor tentunya. Beberapa pertanyaan bahkan lebih kasar dari itu. Bagaimana menjawab mereka?

Sebenarnya sudah lama aku mau menulis ini. Tapi karena keterbatasan pengetahuan maka tidak pernah kucoba tulis. Aku tidak pernah belajar Theologia, tarsingotna aka amang/inang pandita do mangajari on seharusnya
. Sebagian dari kita pasti pernah berjumpa dengan berbagai pertanyaan dari saudara terkasih kita Muslim. Pertanyaan-pertanyaan yang”mengguncangkan iman”, yang agak sulit dijawab oleh orang awam, dan butuh sedikit pengetahuan lebih dalam tentang iman Kekristenan kita. Sudah ada pula yang sudah jadi korbannya, alias murtad, karena pertanyaan-pertanyaan yang sebenarnya mudah dijawab dan hanya perlu sedikit usaha, yaitu : baca Alkitab. Ada juga website yang bagus dan lengkap : www.answering-islam.org. Cuma karena halak kita marpasir-pasir bahasa inggerisnya jadi agak sulit ya bacanya. Kucobalah ya.
Mulai dari mana ya? Ya mungkin mulai dari kata Apologetika saja. Apologetika berasal dari kata Yunani Apologia yang artinya “berbicara untuk membela diri”. Sebenarnya lucu kalau orang Kristen membela diri, karena Tuhanlah yang akan membela kita. Apalagi kalau ini diartikan sebagai membela Tuhan, lebih konyol lagi, Tuhan kok minta dibela.
Tokoh yang paling terkenal dari Apologetika adalah Ahmed Deedat. Ahmed Deedat adalah seorang ulama muslim yang banyak menyerang menulis tentang yang katanya “kesalahan-kontradiksi-kepalsuan” dari Alkitab. Untuk lebih lengkapnya ttg siapa itu Ahmed Deedat ini, lahir dimana atau apa warna favoritnya silahkan ketik kata kunci “Ahmed Deedat” di Google.com atau di Wikipedia.org. Jarang diberitakan oleh saudara kita muslim, bahwa beliau meninggal setelah diserang stroke yang membuatnya lumpuh selama 9 tahun dari leher ke bawah. Ia tidak bisa berbicara atau menelan dan hanya berkomunikasi melalui gerakan matanya selama 9 tahun itu. Entah apa yang diperbuatnya sehingga orang yang begitu terkenal dan disanjung itu meninggal dengan cara seperti itu. Hii…serem ya.
Apa yang memotivasi orang-orang seperti Ahmed Deedat tertarik untuk menggali Alkitab dan mempergunakannya untuk menyerang mempertanyakan iman kita? Tanyalah sama mereka, mana kutahu! Yang pasti banyak yang kukategorikan SKSD. Ya benar! Singkatan terkenal dari zaman 80-an plesetan dari istilah satelit Palapa (saya sendiri sudah lupa apa singkatan aslinya) : Sok Kenal Sok Deket. Yaitu menggunakan ayat-ayat Alkitab untuk membuktikan bahwa Muhammad sudah diprediksi kedatangannya oleh Nabi-nabi sebelumnya.
Ayat yang paling sering dipergunakan diantaranya :
1. Ulangan 18-18 : “Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.“
Sekilas memang kelihatannya ada seorang nabi (yang sekiranya Muhammad) yang diberitakan Alkitab. Bagaimana menjawab ini? Kalau kita mau sedikit menelusuri ke ayat sebelumnya yaitu ayat 1-2 jelaslah bahwa Tuhan sedang berbicara kepada Musa dalam konteks kesukuan bangsa Israel, bukan bangsa lain, apalagi bangso Batak sub species Dolok Sanggul :
ayat 1-2 :“Imam-imam orang Lewi, seluruh suku Lewi, janganlah mendapat bagian milik pusaka bersama-sama orang Israel; dari korban api-apian kepada TUHAN dan apa yang menjadi milik-Nya harus mereka mendapat rezeki. Janganlah ia mempunyai milik pusaka di tengah-tengah saudara-saudaranya; Tuhanlah milik pusakanya, seperti yang dijanjikan-Nya kepadanya.“
Perhatikan kata-kata yang saya tebalkan. Disanalah kunci pemutarbalikkan pemakaian ayat, yang dipergunakan untuk kepentingan sendiri, tanpa mau melihat, konteks, latar belakang, atau settingnya. Padahal dengan jelas Tuhan sedang berbicara kepada Musa tentang imam-imam dari suku Lewi dengan saudara-saudaranya (suku-suku Israel lain) dan bukan diluar itu. Jadi kalau dibilang itu adalah nubuatan tentang adanya nabi lain diluar suku-suku Israel, itu bukan nubuatan tapi lubuat-buat.
2. Ayat lain yang sering dicomot digunakan adalah : Yohannes 14 : 16 “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,”
Kata “seorang” diatas memang memberikan pengaruh pada pemahaman bahwa Penolong itu bentuknya orang. Padahal kalau mereka mau melihat lagi ayat selanjutnya yaitu ayat 17, jelaslah bahwa seseorang itu bentuknya Roh : “yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.” Perhatikan keterangan yang diberikan Yesus terhadap “seseorang” itu. Bahwa dunia tidak melihat Dia, pertanyaannya manusia manakah yang kasat mata? Setahu saya semua manusia bisa dilihat. Dan tidak ada manusia yang menyertai kita terus menerus bahkan diam didalam diri kita tentunya, tapi kalau Roh itu bisa.
Ada juga dipersoalkan mengenai terjemahan Parakletos untuk “penolong itu” sebagai salah. Biasanya diplesetkan sebagai “perikleitos” yang artinya “yang dipuji”. Ini kata yang mirip tapi jelas tidak sama. Ahmed Deedat hendak membelokan arti kata Penolong (parakletos) menjadi salah satu nama/gelar Muhammad. Yang sekiranya dapat mengecohkan orang Kristen yang awam. Mungkin padanan katanya “Poltak” dengan “pultak”. Bedakan? (Maaf ya lae kalau ada yang punya nama seperti itu, ini cuma contoh). Atau Simamora dengan Shimamura. Jelas beda! karena yang satu itu IQ-nya jongkok yang lain juragan Honda.
Sampai disitu dulu saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Kalau ada pertanyaan dan aku bisa jawab, akan aku jawab. Tapi kalau tidak, silahkan cari sendiri jawabannya di website diatas. Nantikan pembahasan-pembahasan lainnya. Syalom! Horas! dan Haleluya!








Komentar Terakhir