Hahaha, ada-ada aja nih… Gambar di atas untuk merepresentasikan emas dan kemenyan sih sudah ok banget, tapi mur-nya itu lho, hehehe… Saya yakin sih sebenarnya Lae Jephman tahu bahwa yang dibawa orang-orang Majus bukan mur yang berbentuk logam, melainkan minyak mur. Saya pernah dengar kotbah dari seorang Pendeta bahwa minyak mur ini melambangkan penderitaan Tuhan Yesus. Ingat kan bahwa pada penderitaan-Nya, Tuhan Yesus diberi anggur yang dicampur dengan minyak mur? Jadi, minyak mur dari orang-orang Majus menjadi sebuah nubuatan akan penderitaan Tuhan Yesus. Sungguh luar biasa: di Perjanjian Lama nubuatan kelahiran Tuhan Yesus dan penderitaan-Nya sudah disampaikan. Di Perjanjian Baru juga, tepat pada hari kelahiran-Nya, nubuatan akan penderitaan itu dikonfimasi lagi.
Kemenyan nya itu kemungkinan besar dari tanah Batak, peneliti Prancis pernah meneliti nya. Karena sejak jaman Ramses atau Firaun, sudah ada perdagangan kemenyan di Barus dan tanah Batak di pedalaman dengan dunia luar, terutama timur tengah.
Jadi Tuhan Jesus pun sudah mengadakan hubungan diplomatik dengan Bangso Batak sebelum Ompu i Nommensen datang ke tano Batak.
Porlu do tutu boanon pelean niba mur na pamomoshon/pagompishon, asa unang ruhet-ruhet haporseaon i.
kok dombanya bersukacita sekali ya….
Kalo Yesus lahirnya di Toba, trus yang jadi orang majus Bang Jephman, pasti ‘kado’nya buat Yesus : Emas, MUR dan BAUT. Mahahahahahahaha…
kartun edisi natalnya kapan keluar, lae?
“…mas dan kemenyan dan mur dipersembahkannya…Tuhan jadi sama dengan manusia..salam..salam….”
selamat natal lae…
horas,
bonar
http://sihotang407.wordpress.com
Hahaha, ada-ada aja nih… Gambar di atas untuk merepresentasikan emas dan kemenyan sih sudah ok banget, tapi mur-nya itu lho, hehehe… Saya yakin sih sebenarnya Lae Jephman tahu bahwa yang dibawa orang-orang Majus bukan mur yang berbentuk logam, melainkan minyak mur. Saya pernah dengar kotbah dari seorang Pendeta bahwa minyak mur ini melambangkan penderitaan Tuhan Yesus. Ingat kan bahwa pada penderitaan-Nya, Tuhan Yesus diberi anggur yang dicampur dengan minyak mur? Jadi, minyak mur dari orang-orang Majus menjadi sebuah nubuatan akan penderitaan Tuhan Yesus. Sungguh luar biasa: di Perjanjian Lama nubuatan kelahiran Tuhan Yesus dan penderitaan-Nya sudah disampaikan. Di Perjanjian Baru juga, tepat pada hari kelahiran-Nya, nubuatan akan penderitaan itu dikonfimasi lagi.
O iya Lae Jeph, gimana cara meng-upload foto nih? Yang laen pada punya foto, saya sendiri hanya gambar diamond…
Ide yang kreatif Lae. Selamat Hari Natal dan Tahun Baru tu sudena halak hita. Kalo ada waktu jenguk aku di tobakartun.wordpress.com. mauliate.
@ Lae Simanullang
Mesti daftar / punya account di WordPress lae
Ngakak
@ Lae Jephman and all….
Kemenyan nya itu kemungkinan besar dari tanah Batak, peneliti Prancis pernah meneliti nya. Karena sejak jaman Ramses atau Firaun, sudah ada perdagangan kemenyan di Barus dan tanah Batak di pedalaman dengan dunia luar, terutama timur tengah.
Jadi Tuhan Jesus pun sudah mengadakan hubungan diplomatik dengan Bangso Batak
sebelum Ompu i Nommensen datang ke tano Batak.