Horas…
di kristen dan apalagi batak memang sangat menentang hal yang demikian, tapi pernahkan kalian bayangkan kalau banyak juga ama-ama(batak) sekarang yang sudah beristri dua(termasuk selingkuhannya)? coba maen dulu kalian ke cafe-cafe batak teman! barulah bisa kalian komentar.
mohon lae jephman lain kali tidak usah berbau poligami, karena orang yang menentang poligami tidak harus komentar, CUKUP PERBUATAN SAJA!
dimuat terus kreatifitasnya yang berhubungan dengan kartun batak, jangan dengan sara seperti ini ya lae! masih banyak yang harus lae muat seperti tambak yang menggunakan bangunan layaknya rumah gedongan yang terang benderang ada diantara rumah-rumah yang kecil dan listrikpun tidak ada(aku tunggu karikatur lae untuk ini!)
justru perbuatanku ini mencoba bikin mereka yg tukang selingkuh dan poligami itu malu.
Kalau tidak “disentil” sama kartun…nanti masyarakat memandang mengawini anak dibawah umur itu adalah hal yg normal…
apalagi kalau ada agama yg mengamininya, bahkan memberi contoh
dan bagi saya, bila melihat kezhaliman dan DIAM SAJA TANPA BERBUAT APAPUN itu sama saja menyetujui dgn kezhaliman
apalagi kalau KORBANNYA ANAK-ANAK
apa mau anak lae dipoligami ?
Kalau ada anak2 terhilang masa depan….HANYA TUHAN YANG BOLEH MEMBUNGKAM MULUT SAYA
hehehhe….klo baca coment lae jephman ini,… selalu mengobarkan semangat….setuju sekali lae….malah klo mau lebih kristis lagi… hanya dengan cara seperti ini kita bisa merdeka.
sebelum lae bilang kebarakan jenggot, aku jelaskan bahwa aku orang yang tidak mendukung poligami, aku juga masih single dan beragama kristen protestan. paham? dan tidak ada perkataanku yang membungkan mulut lae!
aku kira tidak ada sangkut paut antara title “Kartun Orang Batak” dengan poligami [cmiiw].
jadi intinya komentarku adalah “lucu(ga nyambung apalagi berbau sara) kalau blog lae membahas poligami padahal title dari blog lae adalah kartun batak dan masih banyak hal-hal yang mengenai orang batak yang perlu lae lukiskan, sehingga title blog lae masih nyambung dengan isi blog”
ok lae? klo ga oke berarti lae bukanlah orang yang bijak untuk terima masukan dan percuma ada button “TAMBAHKAN KOMENTAR” diblog lae yang gretongan ini
Maksud Apparaku menggambar ini, biar ga ikut2an orang batak berpoligami. Jadi masih nyambung la ini Kartun Orang Batak. ya ga appara ??
Masalah menggambar yg berbau SARA atau apa pun itu, menurutku sah2 aja. Gambar apa yg ada di hatimu, tulis apa yg ada di hatimu. baik itu pro dan kontra. Mumpung belum dikeluarkan UU blogging di Indonesia.
@jeph
teruslah berkarya,mungkin ada perpanjangan tangan pembungkam
dan saya pribadi sangat risi mendengar ucapan :”paham?”,mirip seperti tetangga sebelah ketika mendoktrin dan mencuci otak pengikut nya
@Richard Sitompul:
Sombong kali orang lae ini, pakek ngatain blog ini karena gratisan. Bukan berbayar atau gratisan yang membuat sebuah blog bagus, tapi content-nya. Daripada situs lae apalah itu, layoutnya aja amburadul, belum lagi isinya yang kurang informatif.
Kadang2 memang miris sekali, kalo melihat orang yang punya banyak uang, sehingga menghalalkan segala cara agar bisa mempoligami anak kecil (yang sudah tentu masih ijo dan belum bisa berfikir secara rasional), hai kambing2 yg penuh nafsu sadarlah dan bertobatlah.
Poligami itu masalah yg mulai merusak orang Batak beserta adatnya. Kalau tidak ada yang komentar TEGAS MENOLAK POLIGAMI dari orang Batak, apa bedanya kita dengan mereka?
Kalau dibilang tidak ada hubungan antara poligami dengan orang Batak, coba perhatikan kalimat lae sendiri yang ini :
“tapi pernahkan kalian bayangkan kalau banyak juga ama-ama(batak) sekarang yang sudah beristri dua(termasuk selingkuhannya)? coba maen dulu kalian ke cafe-cafe batak teman! barulah bisa kalian komentar.”
Tarbereng ma dison pangalaho ni halak hita, naso olo talu, kasar, hatop tersinggung. ondo na parlu si ubaon.
Mulai di tompa do banua tonga on hasomalan ni jolma mar imbang / mangimbang (selingkuh) nga adong, dang namasa si saonarion be i,
jala ndang ha ubahan be i.
na porlu, unang gabe dohot hita songan dongan ta i.
Sitompul..
Tidak ada website yang nge link ke sitompul.net karena content nya, terkecuali org2 yg merasa bermarga sitompul. Beda dengan web gratisan pak jephman ini, saya lihat banyak web yg nge link ke web ini karena konten nya yang memang berisi dan layak utk dipublikasikan.
Mengenai isi kartun diatas, tidak ada yang salah sebenarnya dalam agama si kambing tersebut. Mau membunuh, pedofilia, poligami, semua nya sah dalam agama tersebut. Seperti yang sudah dicontohkan oleh nabi besar mereka nabi Mahmud SAW… (ketawa kaw!!)
saya pikir “naso olo talu”, itu penting untuk menghadapi mereka yang mau mereduksi nilai-nilai kebenaran.
“kasar” itu kalau masih dalam koridor tata bahasa yang baik, bukan memaki, itu masih diperbolehkan untuk menghadapi orang2 tertentu, agar tidak masuk kuping kiri keluar kuping kanan.
Saya tidak melihat ada yang “hatop tarsinggung” disini.
Yesus sendiri pernah memarahi ulama Yahudi dengan “wahai keturunan ular beludak” (apa komentar disini ada yang lebih kasar dari itu?)
Yesus juga pernah menyindir perempuan SiroFenisia dengan kata “anjing” sebagai sindiran terbalik.
Yesus juga pernah “mengamuk” mengobrak-abrik kios2 pedagang di depan Bait Tuhan di Yerusalem.
Apa ini berarti kita diperbolehkan melakukan kekerasan? Tidak. Yesus tidak pernah menyuruh membunuh orang agar kebenaran ditegakan, bahkan yang disuruh itu mencungkil mata dan memotong organ tubuh KITA SENDIRI, bukan orang lain, jika berbuat dosa.
Tapi yang pasti perkataan & tindakan keras itu dipraktekkan Yesus untuk menghadapi mereka yang mau memutarbalikkan fakta dan membungkam kebenaran.
itu bukan situs aku lae, tapi situs toga sitompul OK! situs itu jelas jati dirinya dan terdaftar atas nama punguan sitompul se-indonesia. jadi kalau ada yang bermasalah dengan isi situs itu bisa di cari pengurusnya karena jelas orangnya siapa.
dimana isi gambar lae yang menyinggung masalah di bawah?
—quoted—
“tapi pernahkan kalian bayangkan kalau banyak juga ama-ama(batak) sekarang yang sudah beristri dua(termasuk selingkuhannya)? coba maen dulu kalian ke cafe-cafe batak teman! barulah bisa kalian komentar.”
—quoted—
orang yang lae gambarkan adalah kambing yang jenggotan bukan domba
jangan nge-leslah lae
“tapi pernahkan kalian bayangkan kalau banyak juga ama-ama(batak) sekarang yang sudah beristri dua(termasuk selingkuhannya)? coba maen dulu kalian ke cafe-cafe batak teman! barulah bisa kalian komentar.”
Lae Richard Sitompul, orang batak banyak juga koq yang jenggotan. Kecuali anda memiliki pengertian yang lain soal “batak”
Karena saya pernah berkenalan dengan batak yang aneh (beragama Islam)
Alkisah pertama bertemu saya bertanya, orang apa ya pak (maksud saya menayakan sukunya) dia malah jawab, “orang Islam”
Jadi Karikatur ini sudah cukup bagus, agar batak yang jenggotan tidak meniru para onta mania
Bah…nggak nyambung…
Saya menjawab itu karena Lae menyatakan ini :
“jadi intinya komentarku adalah “lucu(ga nyambung apalagi berbau sara) kalau blog lae membahas poligami padahal title dari blog lae adalah kartun batak dan masih banyak hal-hal yang mengenai orang batak yang perlu lae lukiskan, sehingga title blog lae masih nyambung dengan isi blog”
Padahal LAE SENDIRI mengatakan ini :
“tapi pernahkan kalian bayangkan kalau banyak juga ama-ama(batak) sekarang yang sudah beristri dua(termasuk selingkuhannya)? coba maen dulu kalian ke cafe-cafe batak teman! barulah bisa kalian komentar.”
>>Dan ini INTINYA : <<<
memangnya yang SEKARANG SEDANG RAMAI itu kasus orang Batak maen ke cafe-cafe atau kasus poligami anak kecil?
Sudah nyambung lae?
Belum?
Baca lagi…
sudah?….
lanjut!
>>”orang yang lae gambarkan adalah kambing yang jenggotan bukan domba jangan nge-leslah lae , setelah komen ini mau nge-les apa lagi lae”
Ngeles apalagi?
Saya dulu SMP ngeles Bhs Inggris & Ngeles Komputer lae.
Mau ngeles apalagi udah tua gini?
Mungkin ngeles besi pagar hehehe
@Richard Sitompul:
Yang http://richard.sitompul.net/ nya maksudku lae. Kalau itu bukan punya punguan sitompul kan? Punya lae, tapi lae cuman “numpang” aja kan? Itu yang maksudku design dan isinya pas-pasan
Bah, panas pula Lae admin.sitompul.net, langsung keluar empat commentnya.
@Lae Sitompul
Lae sitompul, klo memang berpikir positif, mungkin lae juga perlu positif thinking dengan memandang kartun poligami Lae Jephman dari sisi positifnya, contohnya:
1. Kalau memang ada tau lae ada bapak-bapak batak ke cafe lalu selingkuh, berarti dengan kartun ini, positifnya adalah kita diingatkan supaya jgn selingkuh dan poligami kita seperti di kartun itu. Jadi jangan langsung menjudge Lae Jephman.
2. Positifnya yg kedua adalah, dengan kartun ini Lae Jephman mungkin punya maksud yang baik, ingin mengikrarkan kembali , “batak jangan seperti gambar ini ya…”
aha do foang.. lapatan ni antisilom. Anggo na ni boto antisilam do na adong ima parang di tusukkon tu tano, manang sakkul ditusukkon tu tano (matani sangkul diginjang) molo boi foang.. lae, tukkar hamu ma foang.. inisial munai, sotung di badai angka dongan ta hita, godang do dongan ta na sa ompu mar haporsea on disi. hita palambok saotik rohatta i, jala unang pahatop hu mang-hakim-i jolma, ni begei sian angka dongan di Arab pe ninna godang do dongan sa haporsea on.
Mantap….
Kambing jenggot??? orang batak kristen yang doyan kawin bisa juga di analogikan seperti kambing bandot berjenggot. Jadi ini bukan SARA. Semua orang yang merasa sama dengan Kambing Jenggot pasti tersinggung lihat karikatur lae ini. Maju terus lae…!!!
Sorry dulu akka pak ketua..!!
Memang si Richard ini ada lain-lainnya..
________________________________
Appara Richard ! Komen mu buat bingung aja..Jangankan yang baca, kau aja pun bingungnya kurasa klo baca komenmu sekali lagi..
_________________________________
” masih banyak yang harus lae muat seperti tambak yang menggunakan bangunan layaknya rumah gedongan yang terang benderang ada diantara rumah-rumah yang kecil dan listrikpun tidak ada(aku tunggu karikatur lae untuk ini!) ”
Pertama di dunia..ada org udah baca gratis, komentar dan request pula..molo adong hancit ni roham, derita lu aje kali ya..koq jadi minta ini/itu… emangnya kau baca ini bayar..??sudah bagus lae jephan mau bagi2 hasil kreatifitasnya..soal kambing, babi, sapi atau itik ya urusan jephan. tiap org ada penekanan dgn ciri khas sendiri2. koq sewot..?? memang kau ini kambing..?? makanya bung richard jgn tlalu lama di balik monitor, burn your brain man. CRT pulak…
Honna pamohop-mohop pon, do torus..
Wah…., ini luar biasa sekali…, karikaturnya…
Salam.
ehehehe…
aisyah saja nikah dini.
hehehehe….namanya juga kambing….main sruduk aja… gak peduli apa udah pantas di seruduk atau kagak…
Horas…
di kristen dan apalagi batak memang sangat menentang hal yang demikian, tapi pernahkan kalian bayangkan kalau banyak juga ama-ama(batak) sekarang yang sudah beristri dua(termasuk selingkuhannya)? coba maen dulu kalian ke cafe-cafe batak teman! barulah bisa kalian komentar.
mohon lae jephman lain kali tidak usah berbau poligami, karena orang yang menentang poligami tidak harus komentar, CUKUP PERBUATAN SAJA!
dimuat terus kreatifitasnya yang berhubungan dengan kartun batak, jangan dengan sara seperti ini ya lae! masih banyak yang harus lae muat seperti tambak yang menggunakan bangunan layaknya rumah gedongan yang terang benderang ada diantara rumah-rumah yang kecil dan listrikpun tidak ada(aku tunggu karikatur lae untuk ini!)
Butima jo, Horas…
Richard Sitompul
wah jangan-jangan lae bung sitompul juga melakukan selingkuh ya? hehheheh
bah! ada yang kebakaran jenggot
justru perbuatanku ini mencoba bikin mereka yg tukang selingkuh dan poligami itu malu.
Kalau tidak “disentil” sama kartun…nanti masyarakat memandang mengawini anak dibawah umur itu adalah hal yg normal…
apalagi kalau ada agama yg mengamininya, bahkan memberi contoh
dan bagi saya, bila melihat kezhaliman dan DIAM SAJA TANPA BERBUAT APAPUN itu sama saja menyetujui dgn kezhaliman
apalagi kalau KORBANNYA ANAK-ANAK
apa mau anak lae dipoligami ?
Kalau ada anak2 terhilang masa depan….HANYA TUHAN YANG BOLEH MEMBUNGKAM MULUT SAYA
paham?
HANYA TUHAN YANG BOLEH MEMBUNGKAM MULUT SAYA
paham?
===> Iya…Iya ….Kami paham deh.
hehehhe….klo baca coment lae jephman ini,… selalu mengobarkan semangat….setuju sekali lae….malah klo mau lebih kristis lagi… hanya dengan cara seperti ini kita bisa merdeka.
sorry… kalau membuat lae sense,
sebelum lae bilang kebarakan jenggot, aku jelaskan bahwa aku orang yang tidak mendukung poligami, aku juga masih single dan beragama kristen protestan. paham? dan tidak ada perkataanku yang membungkan mulut lae!
aku kira tidak ada sangkut paut antara title “Kartun Orang Batak” dengan poligami
[cmiiw].
jadi intinya komentarku adalah “lucu(ga nyambung apalagi berbau sara) kalau blog lae membahas poligami padahal title dari blog lae adalah kartun batak dan masih banyak hal-hal yang mengenai orang batak yang perlu lae lukiskan, sehingga title blog lae masih nyambung dengan isi blog”
ok lae? klo ga oke berarti lae bukanlah orang yang bijak untuk terima masukan dan percuma ada button “TAMBAHKAN KOMENTAR” diblog lae yang gretongan ini
butima jo ateh,
RS
Maksud Apparaku menggambar ini, biar ga ikut2an orang batak berpoligami. Jadi masih nyambung la ini Kartun Orang Batak. ya ga appara ??
Masalah menggambar yg berbau SARA atau apa pun itu, menurutku sah2 aja. Gambar apa yg ada di hatimu, tulis apa yg ada di hatimu. baik itu pro dan kontra. Mumpung belum dikeluarkan UU blogging di Indonesia.
Tapi kenapa harus pake kambing analoginya Tulang?
Adakah maksud lain??
@jeph
teruslah berkarya,mungkin ada perpanjangan tangan pembungkam
dan saya pribadi sangat risi mendengar ucapan :”paham?”,mirip seperti tetangga sebelah ketika mendoktrin dan mencuci otak pengikut nya
@Richard Sitompul:
Sombong kali orang lae ini, pakek ngatain blog ini karena gratisan. Bukan berbayar atau gratisan yang membuat sebuah blog bagus, tapi content-nya. Daripada situs lae apalah itu, layoutnya aja amburadul, belum lagi isinya yang kurang informatif.
Buti ma jo,
-TM
Kadang2 memang miris sekali, kalo melihat orang yang punya banyak uang, sehingga menghalalkan segala cara agar bisa mempoligami anak kecil (yang sudah tentu masih ijo dan belum bisa berfikir secara rasional), hai kambing2 yg penuh nafsu sadarlah dan bertobatlah.
@ admin sitompul.net
Poligami itu masalah yg mulai merusak orang Batak beserta adatnya. Kalau tidak ada yang komentar TEGAS MENOLAK POLIGAMI dari orang Batak, apa bedanya kita dengan mereka?
Kalau dibilang tidak ada hubungan antara poligami dengan orang Batak, coba perhatikan kalimat lae sendiri yang ini :
“tapi pernahkan kalian bayangkan kalau banyak juga ama-ama(batak) sekarang yang sudah beristri dua(termasuk selingkuhannya)? coba maen dulu kalian ke cafe-cafe batak teman! barulah bisa kalian komentar.”
sekali lagi : paham?
Tarbereng ma dison pangalaho ni halak hita, naso olo talu, kasar, hatop tersinggung. ondo na parlu si ubaon.
Mulai di tompa do banua tonga on hasomalan ni jolma mar imbang / mangimbang (selingkuh) nga adong, dang namasa si saonarion be i,
jala ndang ha ubahan be i.
na porlu, unang gabe dohot hita songan dongan ta i.
Sitompul..
Tidak ada website yang nge link ke sitompul.net karena content nya, terkecuali org2 yg merasa bermarga sitompul. Beda dengan web gratisan pak jephman ini, saya lihat banyak web yg nge link ke web ini karena konten nya yang memang berisi dan layak utk dipublikasikan.
Mengenai isi kartun diatas, tidak ada yang salah sebenarnya dalam agama si kambing tersebut. Mau membunuh, pedofilia, poligami, semua nya sah dalam agama tersebut. Seperti yang sudah dicontohkan oleh nabi besar mereka nabi Mahmud SAW… (ketawa kaw!!)
saya pikir “naso olo talu”, itu penting untuk menghadapi mereka yang mau mereduksi nilai-nilai kebenaran.
“kasar” itu kalau masih dalam koridor tata bahasa yang baik, bukan memaki, itu masih diperbolehkan untuk menghadapi orang2 tertentu, agar tidak masuk kuping kiri keluar kuping kanan.
Saya tidak melihat ada yang “hatop tarsinggung” disini.
Yesus sendiri pernah memarahi ulama Yahudi dengan “wahai keturunan ular beludak” (apa komentar disini ada yang lebih kasar dari itu?)
Yesus juga pernah menyindir perempuan SiroFenisia dengan kata “anjing” sebagai sindiran terbalik.
Yesus juga pernah “mengamuk” mengobrak-abrik kios2 pedagang di depan Bait Tuhan di Yerusalem.
Apa ini berarti kita diperbolehkan melakukan kekerasan? Tidak. Yesus tidak pernah menyuruh membunuh orang agar kebenaran ditegakan, bahkan yang disuruh itu mencungkil mata dan memotong organ tubuh KITA SENDIRI, bukan orang lain, jika berbuat dosa.
Tapi yang pasti perkataan & tindakan keras itu dipraktekkan Yesus untuk menghadapi mereka yang mau memutarbalikkan fakta dan membungkam kebenaran.
…percuma ada button “TAMBAHKAN KOMENTAR” diblog lae yang gretongan ini..
kalo orang sudah tak mampu lagi berdebat maka yang diserang itu bukan isi debat lagi, melainkan hal2 di luar itu…
tetap berkreasi lae,
kalo tentang subprime mortgage belum ada ide lae?
-salam-
Appara, buatla jephman.com. biar ga ada yg ngejek gratisan. hehehe. ntar kami bantu pun, (aq dan lae Manik). Lumyan appara, ntar pasang iklan, biar dapat uang.
yg pasti si sitompul ini pengikut “nabi” yg melakukan poligami itu, biasalah pengikut orang gila dari arab sana!
klo awak lebih milih anak dipoligami daripada diSelingkuhin
sebelum poligami memang tidak selingkuh pak?
@parmitu…
itu bukan situs aku lae, tapi situs toga sitompul OK! situs itu jelas jati dirinya dan terdaftar atas nama punguan sitompul se-indonesia. jadi kalau ada yang bermasalah dengan isi situs itu bisa di cari pengurusnya karena jelas orangnya siapa.
@jephman
dimana isi gambar lae yang menyinggung masalah di bawah?
—quoted—
“tapi pernahkan kalian bayangkan kalau banyak juga ama-ama(batak) sekarang yang sudah beristri dua(termasuk selingkuhannya)? coba maen dulu kalian ke cafe-cafe batak teman! barulah bisa kalian komentar.”
—quoted—
orang yang lae gambarkan adalah kambing yang jenggotan bukan domba
jangan nge-leslah lae
setelah komen ini mau nge-les apa lagi lae
@antisilom
lae klo mau komen baca dulu dari atas baru komen ya lae!
ga perlu lae buat “antisilom” jika memang lae kristen yang moderat!
@bodatgila
—quoted—
kalo orang sudah tak mampu lagi berdebat maka yang diserang itu bukan isi debat lagi, melainkan hal2 di luar itu…
—quoted—
inti debatnya bukan disini lae. jangan-jangan lae yang ga bisa debat
be positive thinking man!
“tapi pernahkan kalian bayangkan kalau banyak juga ama-ama(batak) sekarang yang sudah beristri dua(termasuk selingkuhannya)? coba maen dulu kalian ke cafe-cafe batak teman! barulah bisa kalian komentar.”
Lae Richard Sitompul, orang batak banyak juga koq yang jenggotan. Kecuali anda memiliki pengertian yang lain soal “batak”
Karena saya pernah berkenalan dengan batak yang aneh (beragama Islam)
Alkisah pertama bertemu saya bertanya, orang apa ya pak (maksud saya menayakan sukunya) dia malah jawab, “orang Islam”
Jadi Karikatur ini sudah cukup bagus, agar batak yang jenggotan tidak meniru para onta mania
@ admin sitompul.net
Bah…nggak nyambung…
Saya menjawab itu karena Lae menyatakan ini :
“jadi intinya komentarku adalah “lucu(ga nyambung apalagi berbau sara) kalau blog lae membahas poligami padahal title dari blog lae adalah kartun batak dan masih banyak hal-hal yang mengenai orang batak yang perlu lae lukiskan, sehingga title blog lae masih nyambung dengan isi blog”
Padahal LAE SENDIRI mengatakan ini :
“tapi pernahkan kalian bayangkan kalau banyak juga ama-ama(batak) sekarang yang sudah beristri dua(termasuk selingkuhannya)? coba maen dulu kalian ke cafe-cafe batak teman! barulah bisa kalian komentar.”
>>Dan ini INTINYA : <<<
memangnya yang SEKARANG SEDANG RAMAI itu kasus orang Batak maen ke cafe-cafe atau kasus poligami anak kecil?
Sudah nyambung lae?
Belum?
Baca lagi…
sudah?….
lanjut!
>>”orang yang lae gambarkan adalah kambing yang jenggotan bukan domba jangan nge-leslah lae
, setelah komen ini mau nge-les apa lagi lae”
Ngeles apalagi?
Saya dulu SMP ngeles Bhs Inggris & Ngeles Komputer lae.
Mau ngeles apalagi udah tua gini?
Mungkin ngeles besi pagar hehehe
@Richard Sitompul:
Yang http://richard.sitompul.net/ nya maksudku lae. Kalau itu bukan punya punguan sitompul kan? Punya lae, tapi lae cuman “numpang” aja kan? Itu yang maksudku design dan isinya pas-pasan
Bah, panas pula Lae admin.sitompul.net, langsung keluar empat commentnya.
@Lae Sitompul
Lae sitompul, klo memang berpikir positif, mungkin lae juga perlu positif thinking dengan memandang kartun poligami Lae Jephman dari sisi positifnya, contohnya:
1. Kalau memang ada tau lae ada bapak-bapak batak ke cafe lalu selingkuh, berarti dengan kartun ini, positifnya adalah kita diingatkan supaya jgn selingkuh dan poligami kita seperti di kartun itu. Jadi jangan langsung menjudge Lae Jephman.
2. Positifnya yg kedua adalah, dengan kartun ini Lae Jephman mungkin punya maksud yang baik, ingin mengikrarkan kembali , “batak jangan seperti gambar ini ya…”
Sotung diukur halak hita anon Lae.
@antisilom
aha do foang.. lapatan ni antisilom. Anggo na ni boto antisilam do na adong ima parang di tusukkon tu tano, manang sakkul ditusukkon tu tano (matani sangkul diginjang) molo boi foang.. lae, tukkar hamu ma foang.. inisial munai, sotung di badai angka dongan ta hita, godang do dongan ta na sa ompu mar haporsea on disi. hita palambok saotik rohatta i, jala unang pahatop hu mang-hakim-i jolma, ni begei sian angka dongan di Arab pe ninna godang do dongan sa haporsea on.
mauliate.
he..he..he…Syeh Puji kah lae?
He..he.. kambing berlibido besar.
Lihat tulisan terkait disini. http://togarsilaban.wordpress.com/2008/10/24/justifikasi-menikahi-anak-usia-12-tahun/
wah keren kali lae bah… persis seperti komik di blog ku lae….
huahauahaeaha…. saya gak bisa nahan diri untuk tidak ketawa. Tertawalah sebelum Tertawa itu dilarang….
Kartun Orang Batak = Kartun yang dibuat orang batak
peace on earth
Hahaha… Lae Jeph, gak pernah habis kreatifitasmu ya…Mantap dan teruskan, Lae
Mantap….
Kambing jenggot??? orang batak kristen yang doyan kawin bisa juga di analogikan seperti kambing bandot berjenggot. Jadi ini bukan SARA. Semua orang yang merasa sama dengan Kambing Jenggot pasti tersinggung lihat karikatur lae ini. Maju terus lae…!!!
Bagi yang merasa Kambing Bandot berjenggot, tak usah panas lihat karikatur ini.
Sorry dulu akka pak ketua..!!
Memang si Richard ini ada lain-lainnya..
________________________________
Appara Richard ! Komen mu buat bingung aja..Jangankan yang baca, kau aja pun bingungnya kurasa klo baca komenmu sekali lagi..
_________________________________
Atau tersentil ? ? Syeh Richard ??
yg kubingung sama si Sitompul itu dia mempertanyakan “tambahkan komentar” tapi juga melarang orang lain komentar
???
jeruk makan jeruk
@ lae fery
Aku juga bingung lae lihat Sitompul ini, kabur ahhh daripada tambah bingung.
@ Jephman
Horas buat Jephman, terus berkarya, anjing meng gong-gong kafilah tetap berlalu.
Ai kalifah do hamu tahe?
mohop hian huida.
@ Admin sitompul.net (01:03:49) :
” masih banyak yang harus lae muat seperti tambak yang menggunakan bangunan layaknya rumah gedongan yang terang benderang ada diantara rumah-rumah yang kecil dan listrikpun tidak ada(aku tunggu karikatur lae untuk ini!) ”
# Maksud nya apa Lae ?
boa boa tu hita sude,,,ai apala sadarion do di seket(kurban)p bendot dohot akka pomparan nai,,
horas parparapat topi tao….
Pertama di dunia..ada org udah baca gratis, komentar dan request pula..molo adong hancit ni roham, derita lu aje kali ya..koq jadi minta ini/itu… emangnya kau baca ini bayar..??sudah bagus lae jephan mau bagi2 hasil kreatifitasnya..soal kambing, babi, sapi atau itik ya urusan jephan. tiap org ada penekanan dgn ciri khas sendiri2. koq sewot..?? memang kau ini kambing..?? makanya bung richard jgn tlalu lama di balik monitor, burn your brain man. CRT pulak…
Lucu juga tuh karikaturnya….
salam kenal.
Lebih baik menikahi wanita yg lebih muda, dari pada lahir sebagai anak haram seperti kau lae dan dari rahim ibu pe-zina seperti ibu kau.
Bah, minum juice timun/bonteng dulu lae,,,,,,,segarnya kemana mana.
Jangan campurkan emosi dengan komentar mu, bruder.
Remora itu nama ikan bukan? Ikan yang makan dari serpihan makanan Hiu.
Salam Rahim
@Black Remora
Tidak ada bayi yang haram. Yang haram adalah hubungan kedua orangtuanya yang melakukan tanpa nikah.
@MBak Pit Pit : Komentarmu sungguh keren. Hi Hi Hi